Boleh ikutan sharing ERP ya bang..
Konsep pricing yg saya tahu dari salah satu ERP :
Pricing bisa di bagi dalam berbagai jenis komponen :
1. Trade Price
2. MWST/Tax
3. Discount
4. Stock Value
5. Intercompany price
6. Intercompany discount
7. dll

Dan dari komponen2 tsb, di buat lagi model Pricing,
ada yg cuman pake komponen 1,2,3 ato juga 1,2,5,6
terserah kombinasinya.
Tinggal di tentukan model mana yg dipake oleh aplikasi.
Dan bisa juga pemakain model pricing di tentukan 
berdasarkan jenis penjualan, jenis material dll.

Dan yg menarik salah satunya adalah bgm ERP 
tsb membangun metode dan urutan komponen price tsb.
Misal Trade Price bisa di maintain, pada level customer+material,
material, dll.

Jadi cukup flexible bagaimana metode kita akan membangun
model price dan komponennya.

--- In [email protected], "M. Aksan Kurdin" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> iya, mbah,
> kemarin mau implementasi sistem ERP, requirement study-nya saja 
ampun-
> ampunan mbah mandays-nya. Baru memakai jasa konsultasi-nya untuk 
> mencocokkan bisnis flow dia ke sistem yang berjalan sekarang sudah 
> bikin sakit perut ngeliat harganya, apalagi harga paketnya. Enak 
kali 
> kalau jualan ERP yang sudah manteph .... :)
> tapi sudah jelas ada positip-nya mbah, karena itu adalah best 
practice 
> dari sekian banyak model sistem aplikasi enterprise, paling tidak 
> untuk pribadi ada pemasukan metode-metode yang salah satu contohnya 
> seperti price list discount mbah ini.
> jadi di sistem ini, untuk maintenance price punya tabel sendiri 
lagi, 
> mbah, yang di dalamnya cuma berisi faktor pengali. Jadi apa-apa di 
> bawa ke faktor, baik itu persentasi discount, currency rate yang 
> digunakan, maupun faktor-faktor lain seperti komponen biaya yang 
> menjadi cogs-nya. Termasuk pula model price si mbah ini, mo ke 
> distributor, agen, retail, dll.
> Selama ini saya kalau maintenance price list selalu dua tabel, satu 
> tabel master list price, satu tabel lagi berisi price-price yang 
lain.
> Relasinya adalah kode barang.
> kalau saya lihat di sistem ERP itu, justru pricing model diwakili 
oleh 
> kode model price-nya saja, nanti barangnya mo pake pricing yang 
mana 
> ditentukan saat transaksi dengan memilih model price mana yang akan 
di 
> pakai, dan memang terasa lebih make sense dari yang selama ini kami 
> terapkan.
> 
> aksan kurdin
> 
> --- In [email protected], "budi laksamana" <budilaks@> 
> wrote:
> >
> > Belum pernah baca tentang tatacara buat ERP, dan itupun masih 
banyak 
> > yang mengikuti perkembangan jaman.
> > (contoh: dari price list ada discount untuk distributor, agen, 
> > retail, proyek, bonus, promo dllllll....lah gimana bikin nya itu)
> > 
> > cheers,
> > budilaks
>


Kirim email ke