Kalau sudah pernah tahu ISO9000 dll, ya mirip mirip lah. Alias : nomor urut. yang sudah dibuat tak boleh dihapus tapi dikasih flag atau berita acara. kalau salah dan direvisi, maka harus kasih komentar di berita acara nya, kenapa mesti di revisi. bila order tak bisa dilaksanakan, mesti di flag dan kenapa nya mesti ditulis. kalau ada terima barang kurang dari order, mesti diapakan nya kedepan, bukan revisi yang sudah jadi (tak boleh revisi PO atau Request). kalau sudah buat invoice dan salah, tak boleh di kelir in pakai cat putih, harus di buat debit note atau credit note.....tergantung plus atau minus. flow document harus jelas dan tanggung jawab nya siapa.
dst dst dst.....banyak yang bertentangan dengan cat putih ataupun setip maupun mesin ketik. Belum pernah baca tentang tatacara buat ERP, dan itupun masih banyak yang mengikuti perkembangan jaman. (contoh: dari price list ada discount untuk distributor, agen, retail, proyek, bonus, promo dllllll....lah gimana bikin nya itu) cheers, budilaks --- In [email protected], Darsono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Wah ,.... > maksih banyak atas pencerahannya .... > basicnya sudah didapat, > > kita tidak boleh ikut user, yang cuma pingin praktis > sperti mesin tik ... > > maklum masih baru .. jadi pola pikirnya cuma mindahin > mesin tik ke komputer .... > > ok > > ngomong-ngomong jangan bosan yach kasih solusi buat > kami yang masih belajar. > > o.ya > mungkin sekalian ERP, mungkin ada buku panduan dasar > membangun / merintis ERP. > > prosedurenya mungkin ... > > :) > > makasih sebelumnya > > > ----------------------------------------------------------------- https://www.paypal.com/row/mrb/pal=RR7E5H3RKC76G--------------------- -------------------------------------------- >

