--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 30 Desember 2004 15:30 UTC ** PRESIDEN SBY SERUKAN GAM UNTUK LETAKKAN SENJATA ** GEMPA SUSULAN DI BIRMA DAN ACEH ** BANTUAN UNTUK PARA KORBAN GEMPA MASIH KACAU ** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: DESA DEMI DESA DI PANTAI BARAT ACEH HABIS TERSAPU AIR DAN SETELAH BENCANA ADA KEMUNGKINAN PERDAMAIAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ALAM TIDAK TERPENGARUH OLEH GEMPA LAUT SUMATERA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KEKHAWATIRAN PENYAKIT MENULAR MEREBAH DI BANDA ACEH ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: APA DAMPAK GEMPA TERHADAP SITUASI POLITIK ACEH? ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MASIH BANYAK DAERAH TERISOLIR DI ACEH * PRESIDEN SBY SERUKAN GAM UNTUK LETAKKAN SENJATA Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerukan kepada Gerakan Atjeh Merdeka untuk meletakkan senjata dan membantu pembangunan kembali Aceh. Presiden menyatakan bencana alam terakhir ini harus digunakan untuk menyelesaikan konflik secara definitif. Karena itu SBY menyerukan kepada GAM untuk mempertimbangkan kembali usulan perdamaian pemerintah Jakarta. Ketika itu Jakarta menawarkan hak otonomi luas, tetapi usulan ini ditolak GAM. * GEMPA SUSULAN DI BIRMA DAN ACEH Wilayah Asia Tenggara kembali dikagetkan sejumlah gempa susulan berkekuatan cukup besar. Tetapi kali ini tidak ada ancaman gelombang baru tsunami. Di Birma dan di Propinsi Aceh dirasakan beberapa kali gempa susulan yang cukup kuat. Menurut para pakar seismologi gempa ini tidak menimbulkan bencana baru. Tetapi pemerintah India memperingatkan warganya akan bahaya tsunami baru, disebabkan gempa-gempa susulan di Kepulauan Andaman dan Nicobar. Ribuan orang melarikan diri setelah peringatan tersebut. * BANTUAN UNTUK PARA KORBAN GEMPA MASIH KACAU Para pemberi bantuan di wilayah bencana di Asia kelihatannya sangat kesulitan untuk membantu para korban yang selamat. Di banyak tempat keadaan jauh lebih parah dari yang diperkirakan sebelumnya. PBB memperkirakan lima juta penduduk tidak punya air munim bersih, makanan dan sarana saniter. Koordinator PBB Jan Egeland menyatakan masih dibutuhkan waktu dua tiga hari lagi sebelum pemberian bantuan mencapi titik optimal. Jumlah korban bencana gempa dan tsunami di Asia saat ini sudah melewati 90 ribu orang. Diperkirakan jumlah korban akan terus meningkat apabila pecah wabah penyakit menular. Di Sri Langka para korban yang selamat juga diancam bahaya baru. Akibat banjir banyak ranjau-ranjau darat yang muncul lagi ke permukaan tanah. Ranjau-ranjau itu adalah sisa jaman perang saudara. Masyarakat internasional saat ini telah menjanjikan 220 juta dolar. Selain itu juga diusulkan untuk membekukan atau menghapuskan sebagian utang negara yang tertimpa bencana. * TUJUH EKSTREMIS MUSLIM TEWAS DI ARAB SAUDI Pasukan keamanan Arab Saudi menembak mati tujuh orang yang diduga anggota ekstremis muslim di ibukota Riyadh. Tembak menembak itu dimulai setelah aksi bunuh diri yang menggunakan dua bom mobil. Satu bom meledak di depan gedung Departemen Dalam Negeri dan yang lain meledak di halaman gedung satuan militer khusus. Sejumlah orang diberitakan cedera. Tidak lama sesudahnya pasukan keamanan menyerang sebuah rumah tinggal di Riyadh dan menembak mati tujuh anggota ekstremis. Mereka dituduh terlibat dalam peledakan bom tersebut. Empat orang tentara diberitakan cedera. Selama satu setengah tahun terakhir Arab Saudi berkali-kali diserang berbagai aksi teroris yang ada hubungannya dengan Al Qaida. * ISRAEL SERANG KHAN YOUNIS DI JALUR GAZA Pasukan Israel menyerang wilayah Khan Younis di selatan Jalur Gaza. Tiga orang anggota gerakan gerilya Hamas tewas akibat tembakan, enam orang lainnya cedera. Juru bicara pasukan Israel menerangkan aksi ini adalah serangan balasan terhadap pihak ekstremis yang secara teratur menyerang perkampungan Yahudi dengan menggunakan granat mortir dan persenjataan berat lainnya. * ROMARIO BANTAH GANTUNGKAN SEPATU BOLA Bintang sepakbola Brazil Romario, membantah berita bahwa ia definitif berhenti main bola. Mantan spits yang berusia 38 tahun ini menyatakan bahwa berita itu adalah salah paham. Dia hanya menyatakan bahwa untuk sementara tidak punya keinginan untuk bermain. Bintang bola yang pernah bermain untuk klub PSV Belanda, Barcelona Spanyol dan tim nasional Brazil dipecat Oktober lalu dari klub terakhirnya Fluminense, Brazil. Sekarang Romario menyatakan mendapat tawaran main dari sejumlah klub baru. * BERITA BURSA Kamis ini bursa efek di eropa sepi. banyak orang menunggu sampai pergantian tahun. Di Amsterdam indeks AEX dibuka 0,1% lebih tinggi pada 347. Frankfurt dan Paris dibuka dengan untung 0,2%, sementara Londen justru turun 0,1%. Nilai tukar euro terhadap dolar Amerika tercatat: $1,3621. Sementara pasar bursa Tokyo ditutup dengan keuntungan. Indeks Nikkei ditutup 0,5% lebih tinggi pada 11.489. Saham pabrik mobil Honda terutama menarik banyak pihak, karena nilai Yen yang turun. Selama tahun 2004 indeks Nikkei naik sekitar 7,6%. * ULASAN PERS: DESA DEMI DESA DI PANTAI BARAT ACEH HABIS TERSAPU AIR DAN SETELAH BENCANA ADA KEMUNGKINAN PERDAMAIAN Seberapa besar Aceh menderita akibat bencana sampai sekarang belum jelas. Desa-desa dan kota di sepanjang pantai barat, yang terletak di dekat pusat gempa, masih belum terjangkau regu penyelamat. Demikian harian pagi Belanda de Volkskrant. Dari foto-foto udara yang diambil dengan helikopter sepanjang pesisir Barat, jelas bahwa desa-desa itu tertimbun lumpur dan air laut. Hampir semua rumah kayu dihanyutkan air. Menurut Endang Suwarya, Pangdam Iskandar Muda tiga perempat wilayah pesisir hancur, tanda-tanda kehidupan hampir tidak ada, hanya beberapa orang yang berkeliaran di pantai mencari makanan. Kota terparah adalah Meulaboh. Demikian de Volkskrant. Hanya seperlima kota itu yang tersisa. Kemungkinan separoh warga Meulaboh tewas. Seorang penduduk yang selamat menceritakan, sebelum tsunami air laut tiba-tiba surut dan banyak ikan bergeletakan di pantai. Orang-orang yang menangkapi ikan tersebut, kemudian ditelan ombak tsunami. Banyak orang mengecam pemerintah Jakarta yang tidak bertindak cepat. Menneg Informasi dan telekomunikasi Sofyan Djalil menyatakan, seluruh sistim pemerintahan di Aceh lumpuh. Banyak anggota pemda yang tewas atau kehilangan keluarganya. Rabu kemarin untuk pertama kali penduduk Meulaboh mendapat bantuan makanan dan air bersih yang dibawa kapal TNIAL. Sementara di Pulau Simeuleu, sebagian besar dari 70 ribu penduduknya masih di wilayah pegunungan, untuk sementara mereka tidak berani kembali ke rumah. Presiden Amerika Serikat George W. Bush mengumumkan, bersama Australia dan Jepang akan mengkoordinasi bantuan internasional, dan membicarakan usulan Jerman untuk membebaskan sebagian utang Indonesia, agar meringakan beban Jakarta. Demikian de Volkskrant. Harian Belanda lainnya, Trouw memberitakan, dalam beberapa hari mendatang bantuan akan dipusatkan pada kota Meulaboh. Sekitar 800 anggota regu penyelamat, bersama sejumlah dokter dikirim ke wilayah pesisir. Menurut PBB kemungkinan sepertiga warga wilayah pesisir tewas. Ancaman wabah penyakit semakin lama semakin besar. Dalam dua tiga hari mendatang tanda-tanda pertama kolera akan bermunculan. Calang, ibukota kabupaten Aceh Jaya, diberitakan 60 hingga 70% warganya tewas. Gelombang tsunami yang tingginya 10 hingga 15 meter menyapu bersih rumah-rumah dan gedung-gedung lainnya. Mereka yang selamat melarikan diri ke pegunungan tanpa tempat berteduh. Semua jalan darat ke pesisir rusak berat. TNI mencoba truk-truk angkutan berat untuk mengirim bantuan pangan dan obat-obatan, tetapi sia-sia. Karena itu dikerahkan sejumlah kapal angkatan laut. Halaman opini Trouw berkomentar wilayah bencana di Thailand Selatan dan Aceh terletak berdekatan. Tetapi perbedaan keduanya sangat besar, tidak hanya dari segi kerugian tetapi juga cara penanggulangan. Di Thailand pemerintahnya bisa mengatur pemberian bantuan cukup baik. Hampir tiap jam keluar angka baru korban tewas dan cedera, yang boleh dibilang akurat. Sementara di Aceh tidak ada pihak yang bisa menyatakan berapa besar kerugian atau jumlah korban. Jumlah korban yang jauh lebih sedikit di Thailand juga memudahkan pekerjaan. Bantuan dikoordinasi secara ketat oleh pihak militer. Bangkok tidak meminta pertolongan Palang merah Internasional dan lebih senang membereskannya sendiri. Trouw berlanjut. Organisasi bantuan dan wartawan asing dapat dengan mudah masuk Thailand. Karena itu negara ini diberitakan secara luas. Sementara Aceh tertutup bagi semua wartawan atau organisasi asing sejak dimulainya operasi militer. Selain itu infrastruktur juga kurang dan sarana kesehatan hampir tidak ada. Konflik dengan GAM menutup Aceh dari dunia luar. Sekarang Jakarta memperlunak darurat sipil di Aceh, bahkan TNI memberlakukan gencatan senjata sepihak. Apabila GAM juga bertindak sama, maka TNI dapat dikerahkan untuk membantu korban. Sekarang semua pihak harus bergerak cepat di Aceh. Jenazah para korban harus cepat-cepat dikebumikan. Tidak ada waktu bagi sanak keluarga untuk berpisah atau mengidentifikasi korban. Halaman opini International Herald Tribune mengetengahkan, bagaimanapun tragisnya bencana gempa di Aceh, para politisi harus mulai berpikir cara memasuki era baru yang penuh perdamaian setelah para korban dan kerugian teratasi. Sampai Ahad lalu, 10 ribu rakyat Aceh menjadi korban pertempuran antara TNI dengan GAM. Diharapkan setelah bencana, kedua belah pihak punya dasar baru untuk memulai pembicaraan dan proses perdamaian. Saat ini Jakarta membuka Aceh untuk wartawan asing serta organisasi pemberi bantuan. Setelah para korban dibantu dan pembangunan kembali Aceh dimulai, tiba saatnya meminta bantuan para pakar dalam dan luar negeri untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan penduduk Aceh. Selain itu dapat dimulai pembicaraan dengan pihak separatis. Apabila tragedi kemanusiaan dalam skala sangat besar terjadi, dunia seakan bersatu untuk membantu, demikian juga rakyat Aceh yang terjebak dalam konflik. Sekarang bukan waktunya untuk membusungkan dada atau bagi pihak GAM menyalahgunakan kelemahan pemerintah pusat dan daerah. Bencana bukanlah dalih untuk berebut kekuasaan, mengorek kembali luka lama atau memberikan kesempatan bagi politikus maupun pmberontak mencari keuntungan. Demikian International Herald Tribune. Sementara Trouw menambahkan organisasi pemberi bantuan bisa berbuat lebih banyak di daerah konflik. Mereka bisa dijadikan alat untuk menghubungkan kembali penduduk dengan pemerintah serta tentara. Apabila pembangunan kembali dimulai, pasukan TNI harus dikerahkan untuk memulihkan kembali infrasturktur dan sarana lainnya. Dengan cara itu kepercayaan masyarakat perlahan-lahan mulai pulih, dan tentara justru bisa menjadi jembatan penghubung baru. Demikian Trouw dan sekian ulasan pers. * ALAM TIDAK TERPENGARUH OLEH GEMPA LAUT SUMATERA Dampak gempa laut di lepas pantai Sumtera bukan berupa tsunami saja. Akibat gempa ini putaran bumi juga lebih cepat dan oleh karena itu menjadi agak miring. Redaktur Johan Huizinga mewawancarai profesor Roland Klees, guru besar geologi dan tata ruang apakah kita bisa merasakan dampak ini. Perubahan kecepatan putaran bumi akibat gempa besar di Samudra Hindia, menurut Roland Klees, minim sekali sehingga tidak terasa. Juga belum jelas apakah putaran ini bertambah kencang seperti yang dikatakan oleh pakar geologi pusat penelitian antarriksa NASA, Richard Gross, atau justru lebih lambat. Diskusi juga tetap berlangsung soal penyebab konkrit kenaikan kecepatan putaran ini. Salah satu teori adalah ihwal lempeng-lempeng bumi yang saling bergeser sehingga bumi agak menciut. Nah hal ini bisa menyebabkan putaran yang lebih cepat dari bumi, namun bisa juga energi yang dihasilkan oleh gempa laut sendiri yang menyebabkan kecepatan putaran ini. Semua perubahan masa bumi yang menyebabkan ledakan energi bisa berpengauh pada kecepatan putaran ini. Guru besar Roland Klees ini juga menolak kesimpulan bahwa gempa laut ini meningkatkan kecepatan putaran bumi dengan sepertiga juta detik. Perubahan kecepatan ini minimal sekali. Selanjutnya kecepatan bumi ini juga tidak mempengaruhi jam atom, apalagi jam tipe ini secara rutin harus disetel karena waktu yang diukur oleh jam atom tidak sama dengan waktu biasa, yang mengambil tolok ukur ketinggian maksimal matahari. Namun jam atom ini baru disetel kalau selisih waktu dengan jam biasa melebihi satu detik. Dalam kaitan ini tiga mikro detik yang disebabkan oleh kenaikan putaran bumi adalah hal yang bisa diabaikan. Dampak kedua gempa laut ini adalah posisi bumi yang lebih miringatau lebih tepat sumbu putaran bumi berpindah tempat. Hal ini terjadi pada gempa di Chile pada tahun 1961. Pada gempa yang berkekuatan 9,5 di skala Richter sumbu bumi bergeser 40 cm. Dalam kaitan gempa di lepas pantai Sumatera, diperkirakan oleh profesor Klees sumbu bumi bergeser 20 sampai 30 cm. Namun hal ini tidak perlu mencemaskan kita, dalam putaran sehari-hari bumi berputar miring bak cara jalan orang mabuk. Kalau diukur untuk jangka panjang maka sumbu bumi bergeser sampai 30 meter. Jadi dalam kaitan ini pergeseran akibat gempa laut ini bisa diabaikan. Selanjutnya dampak gempa laut ini untuk berbagai satelit komunikasi GPS juga bisa diabaikan. Satelit-satelit ini bergantung 20 ribu kilometer diatas bumi. Pada ketinggian ini pergeseran beberapa cm di bumi bisa diabaikan. Dan untuk pasang surut kenaikan dasar laut juga tidak ada akibatnya, demikian profesor Klees. Diperkirakan dasar laut naik beberapa puluh meter di tempat bergesernya lempeng-lempeng bumi di lepas pantai Sumatera. Namun efeknya hilang kalau kita kaitkan dengan luasnya samudera dunia. Jadi pasang dan surut di pantai-pantai tetap sama, tidak turun maupun naik. * KEKHAWATIRAN PENYAKIT MENULAR MEREBAH DI BANDA ACEH Intro: Kekhawatiran penyakit menular mulai merebak di Banda Aceh, terutama karena lambannya bantuan, sementara jenazah yang banyak tergetak di pinggir jalan belum juga diangkat semuanya. Lebih lanjut, Haikal, direktur Forum LSM Aceh menuturkan bagaimana kekhawatiran wabah penyakit menular itu mencekam Banda Aceh: Haikal: Bantuan sudah mulai berdatangan, walau kemarin sebagian tertahan di Jakarta, tapi ini sudah mulai masuk ke Banda Aceh. Kita lihat bahwa bantuan itu terkendala dalam transportasi atau distribusi. Karena juga kendaraan-kendaraan sangat terbatas di Banda Aceh. Kalau pun ada, kendaraan-kendaraan pemerintah mau pun TNI Polri itu juga sebagian digunakan untuk mengevakuasi keluarga dan korban-korban mereka masing-masing. Ini yang masih tampak, sehingga proses distribusi juga masih menjadi problem. Walau distribusi sudah mulai berjalan, tapi harus diketahui banyak juga masyarakat-masyarakat korban itu tersebar di rumah-rumah keluarga atau di rumah-rumah penduduk, yang ini juga belum terjangkau. Jadi semalam juga terakhir saya rapat di pendopo dengan Panglima dengan Kapolda dan juga dengan Wagub, serta tim nasional Pak Budi, di tingkat mereka juga masih merasa bahwa distribusi juga belum terkoordinasi dengan baik. Ini persoalan armada yang sangat terbatas. Sebab walau pun ada armada, baik TNI/Polri dan pemerintah, itu juga sebagian dipakai untuk membersihkan jalan-jalan, untuk membuka rotasi. Sehingga lebih mudah mengevakuasi mayat-mayat yang berserakan di seantero kota Banda Aceh. Juga dipakai untuk paramedis, para perawat dan distribusi makanan sendiri. Ini yang menjadi kendala. Sementara kalau bantuan itu sudah mulai berdatangan ke Banda Aceh. Radio Nederland [RN]: Jadi ini masalah logistik daripada distribusi bantuan itu ya. Tapi bukankah sebagian juga datang melalui helikopter, bisa langsung dibagikan, apa ndak? Haikal: Ada laporan panglima semalam, dalam rapat koordinasi tersebut, bahwa di beberapa lokasi di luar Banda Aceh, seperti di Aceh Barat itu didrop beras dari udara. Cuma saya jumlah persis juga tidak mengetahui. Tapi dropping dari udara sudah mulai dilakukan pada wilayah-wilayah yang transportasinya putus lokal dari darat. Dan tadi pagi armada laut juga mulai bergerak ke pantai Barat Selatan, untuk mendistribusikan makanan obat-obatan dan paramedis. RN: Anda sekarang berada di tengah ibukota Banda Aceh ya, bagiamana pemandangannya, apakah jazad-jazad yang terhampar di jalanan sudah mulai bersih, sudah bisa menghindarkan kemungkinan epidemi, wabah? Heikal: Sebahagian kecil, dengan keterbatasan aparat keamanan, dengan keterbatasan relawan, dengan keterbatasan PMI, menurut laporan semalam itu sekitar 500 sekian baru mayat dari kota Banda Aceh dan Aceh Besar yang dievakuasi. Sedangkan diperkirakan untuk Banda Aceh saja sekitar 10 ribu mayat yang berserakan. Dengan keterbatasan ini kita memprediksikan bahwa pasca bencana akan berjangkit penyakit, karena kalau kita harus berputar-putar di kota Banda Aceh, ini masyarakat sudah mencari masker dan masker itu sangat kesulitan didapat. Jadi kita presiksikan bahwa wabah akan segera berjangkit, terutama kolera, disentri, karena juga masalah air bersih. Jadi ini sangat memungkinkan akan jatuh bergelimpangan korban-korban pasca Tsunami tersebut. Demikian Haikal, direktur Forum LSM Aceh di Banda Aceh. * APA DAMPAK GEMPA TERHADAP SITUASI POLITIK ACEH? Media internasional menurunkan analisa ihwal dampak bencana alam dahsyat terhadap konfilik politik di Srilangka antara pemerintah di Kolombo dengan Macan Tamil dan Aceh antara Gerakan Aceh Merdeka dan pemerintah di Jakarta. Lalu sampai seberapa jauh dampak bencana alam ini terhadap konflik Aceh, berikut pendapat pakar Aceh Abdurachman Yacob. Abdurachman Yacob [AY]: Yah memang kondisi positif bencana alam ini yang kita harapkan dan ini membuat kesadaran masing-masing pihak untuk bisa menghilangkan perbedaan yang bisa menyebabkan konflik selama ini. Karena, korban terbesar dalam bencana ini adalah rakyat Aceh sendiri. Artinya kedua pihak yang bertikai, antara pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka itu kan saling mengklaim memiliki basis rakyat. Nah, akhirnya mereka juga akan mengarah kepada peredaan konflik dan kesadaran-kesadaran itu. Karena itu yang terlihat hari ini. Bantuan untuk mengatasi bencana ini, itu kebanyakan dari negara Republik Indonesia. Dan ini sebetulnya lebih mencuri hati rakyat Aceh. Tapi apapun yang dilakukan hari ini, tetap itu peranan pemerintah harus maksimal menangani masyarakat-masyarakat yang korban bencana di sana. Kalau tidak bisa dilaksanakan secara maksimal, kecewaan terhadap pemeritah Indonesia dari rakyat Aceh itu tetap akan seperti di sedia kala begitu. Radio Nederland [RN]: Dalam hal ini pers internasional juga menunjuk pada fakta bahwa pemerintah di Jakarta terpaksa membuka Aceh untuk organisasi bantuan asing dan para wartawan asing. Bagaimana pendapat bapak? AY: Sebenarnya itu kan hal yang positif. Tetapi itu kan tidak dikatakan oleh presidennya, tapi dikatakan oleh wakil presiden Jusuf Kalla. Wakil presiden Jusuf Kalla dalam beberapa media juga membatasi sebetulnya. Yang hanya untuk gerakan-gerakan kemanusiaan akses asing dibuka. Tetapi untuk kegiatan politik itu sama sekali dinafikan. Ada perbedaan antara keinginan dan pernyataan Jusuf Kalla sendiri.Ternyata Jusuf Kalla tetap membatasi. RN: Nah, pembatasan itu yang dikritik beberapa media di Barat ini yaitu ihwal terlambatnya masuk bantuan ke Aceh itu, bagaimana pak itu, benar apa tidak? AY: Itu sangat benar, terlambatnya masuk bantuan. Sebenarnya kan diharapkan masuknya bantuan itu dapat didistribusikan cepat. Tapi di sini panglima TNI kan yang memiliki personil dan cukup banyak di Aceh itu tidak bisa mengoptimalkan pasukan TNI yang ada di Aceh sebagai relawan kemanusiaan. Karena kita juga harus mengutip beberapa keluhan keluarga Aceh yang mengatakan pada saat diterapkan Daerah Operasi Militer itu tentara sangat cepat datang ke Aceh. Dan pada saat bencana alam itu datang yang merenggut banyak jiwa, itu tentara sangat sulit untuk datang ke Aceh secepatnya untuk menjadikan dirinya sebagai relawan menggantikan masyarakat-masyarakat lainnya. RN: Dalam hal ini juga mungkin rakyat Aceh tidak bisa mempercayai TNI yang dahulu datang sebagai serdadu kemudian berubah, beralih profesi menjadi relawan pak? AY: Tidak. Bukan di situ persoalannya. Hari ini yang dibutuhkan rakyat Aceh adalah pertolongan dari siapapun. Terlepas dari TNI atau dari siapapun. Nah, ini persoalan kecepatan pemerintah membaca situasi dan keinginan rakyat Aceh sebenarnya. Kalau menurut saya itu sebenarnya sangat lambat. Nah, bahkan beberapa negara jiran itu sudah meminjamkan pesawat sampai tanggal 3 Januari. Tetapi pemerintah Indonesia tidak bisa mengoptimalkan masa sampai 3 Januari ini yang terlihat di bandara Blang Bintang di Banda Aceh. Nah ini sebetulnya pemerintah hanya bermain pada wacana politik. Dan situasi bencana alam dijadikan sebuah momen-momen politik, baik oleh Surya Paloh, Agung Laksono, bahkan presiden sendiri dan wakil presiden. Nah, juga terlihat waktu presiden dan wakil presiden saling berlomba merebut perhatian terhadap situasi bencana itu. RN: Bisa jadi rakyat Aceh bisa membelot ke GAM nanti simpatinya itu. AY: Tapi kita kan harus hitung juga, apa yang bisa diperbuat GAM hari ini untuk rakyat Aceh itu. Kalau hanya sebuah ideologi politik yang terus menerus ditanamkan, tapi tidak bisa dibuat secara konkrit, itu saya pikir rakyat Aceh juga akan berpikir lain sebenarnya. Kedua-duanya sangat sulit akan diikuti mereka ke depan. Demikian Abdurrachman Yacob, pengamat politik Aceh. * MASIH BANYAK DAERAH TERISOLIR DI ACEH Walau pun sudah hampir seminggu gempa bumi dan gelombang raksasa tsunami mengamuk di Aceh, beberapa daerah propinsi ini masih juga terisolasi. Selain itu, beberapa pulau di sekitar pusat gempa, pada kedalaman 20 km di Samudra Indonesia hingga saat ini belum terjangkau dunia luar. Kota pantai Meulaboh yang terletak 160 km dari pusat gempa dalam kondisi rusak berat dan tetap terisolir. Dari pantauan melalui udara, Meulaboh tampak luluh lantak. Diperkirakan 80 persen infrastrukturnya hancur lebur. Meulaboh, kota di pesisir Samudra Hindia ini berpenduduk sekitar 50 ribu orang. Jalan darat tak dapat menembus Meulaboh, karena jembatan-jembatan yang menghubungkan kota itu dengan daerah lain putus. Upaya perbaikan jembatan konon sudah dilakukan, namun belum juga berhasil. Karena itu upaya menjangkau Meulaboh dilakukan melalui laut dan udara. Reporter 68H di Medan, Bahri, melaporkan dua helikopter diterbangkan dari Medan untuk melepas bantuan logistik ke kota yang tercatat berpenduduk 50 ribu jiwa ini. Bahri: Bachtiar Chamsyah selaku menteri sosial di Posko Bencana TNI Angkatan Udara Polonia Medan mengatakan hari ini telah diberangkatkan kebutuhan logistik termasuk 28 tanki minyak solar menuju Meulaboh dengan dua helikopter dari Singapura. Hal ini untuk mengatasi keterlambatan pendistribusian ke Meulaboh. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada satupun tim SAR ataupun relawan yang berhasil masuk Meulaboh, untuk mengumpulkan dan mengurus jenazah ataupun menolong para korban. Tak jauh dari Meulaboh, terletak Kepulauan Simeuleu yang hingga kini masih terkucil. Kalau dari pusat gempa ditarik garis tegak lurus ke atas, maka titik itu hanya berjarak beberapa kilometer saja dari daratan Simeuleu. Ada 41 pulau kecil lain di sekeliling Simeuleu. Namun anehnya pulau yang luasnya hanya sekitar 2.000 km persegi itu hanya rusak sedikit. Berikut keterangan Kepala Seksi Tim SAR Sumatera Utara Zainul Tahar : Zainul Tahar: Kepulauan Simeuleu dan kepulauan Banyak tidak mengalami kerusakan berarti. Hanya 147 rumah yang rusak, juga hanya ditemukan tiga jenazah. Zainul menambahkan kekurangan tenaga membuat lambatnya langkah menangani jenazah yang di seluruh Aceh mencapai puluhan ribu. Menurutnya tim SAR butuh tenaga tambahan sekitar 500 orang lagi untuk bisa bekerja cepat dan efektif. Kota lain yang belum terjangkau terletak di ujung Pulau Sumatera yaitu Sabang. Kota Sabang dipisahkan oleh sebuah selat kecil dari daratan Aceh. Sabang dikelilingi beberapa pulau yaitu Pulau Weh sebagai pulau terbesar, selain itu ada Pulau Klah, Pulau Rubiah, Pulau Seulako, dan Pulau Rondo. Tahun 1998 jumlah penduduk kota Sabang mencapai sekitar 22 ribu jiwa. Sejak Sabang kembali diberlakukan sebagai pelabuhan bebas pada tahun 2000, penduduk mulai berdatangan kembali dari daratan Aceh. Sementara itu sejumlah kawasan lain yang juga diperkirakan terkena dampak gempa, dan belum diketahui kondisinya antara lain Kabupaten Aceh Jaya, kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Pidie. Aceh Jaya diperkirakan berpenduduk sekitar 93 ribu jiwa. Kabupaten Pidie yang beribukotakan Sigli dihuni oleh lebih dari 500 ribu jiwa. Sementara di Aceh Selatan ada hampir 170 ribu jiwa. Meski punya akses keluar masuk, sejumlah daerah lain di pelosok Aceh juga dalam keadaan memprihatinkan. Di Lhokseumawe, sampai sekarang pengungsi di sejumlah pelosoknya belum mendapat bantuan pasca bencana. Daerah itu antara lain Ciludung, Tanah Pasir, Bayu, Bukit Rata dan Lhoksukon. Bahkan di daerah tersebut banyak mayat masih bergeletakan. Daerah lain seperti Bireun juga membutuhkan bantuan makan dan obat-obatan. Berikut keterangan Fadilah, seorang relawan di Lhokseumawe. Fadilah: wilayah Bireun di Aceh Jeumpa itu sangat terisolasi. Misalnya di daerah Matang, Gandapura, Samalanga tidak ada subdidi makanan dan terisolasi. Kebanyakan itu subsidi masyarakat setempat, belum ada subsidi makanan. Dan itu hanya cukup untuk dua hari setelah itu mereka harus mencari lagi ke tempat masyarakat yang lain. Selain kurang perbekalan, penyakit batuk dan demam mulai menyerang pengungsi khususnya anak-anak. Puluhan ribu pengungsi, khususnya di daerah-daerah yang belum terjangkau, masih menunggu bantuan makanan dan obat-obatan. Karena itu perlu upaya segera untuk membuka daerah-daerah yang terisolir dan menolong para korban yang selamat. Jika tidak, jumlah korban nyawa pasti akan bertambah akibat luka, penyakit dan kelaparan. Sampai Ahad lalu Aceh memang daerah tertutup, tapi masih adakah alasan untuk membiarkannya terus tertutup? Apalagi daerah bencana Tsunami di negara-negara lain sudah sangat terbuka, juga bagi relawan dan wartawan asing? Tim Liputan 68H Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
