--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 11 Januari 2005 16:20 UTC ** ORGANISASI ASING DILARANG BEROPERASI DI LUAR BANDA ACEH ** TAHAP BAHAYA DI ACEH MASIH BELUM BERAKHIR ** KEBAKARAN HUTAN DI AUSTRALIA ** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: BANTUAN UNTUK ACEH DIGANGGU KORUPSI DAN PUNGLI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: NEGARA-NEGARA DONOR BAHAS HUTANG NEGARA-NEGARA BENCANA TSUNAMI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SISTIM PERINGATAN DINI TSUNAMI DI SELURUH DUNIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: HUGO CHAVEZ PERCEPAT REFORMASI AGRARIA DI VENEZUELA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KHAWATIR SERANGAN GAM, TNI BATASI GERAK GERIK REGU BANTUAN KEMANUSIAAN DI ACEH ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TAWARAN DAMAI SEBAIKNYA DIMULAI DENGAN DIHENTIKANNYA KEKERASAN DI ACEH * ORGANISASI ASING DILARANG BEROPERASI DI LUAR BANDA ACEH Organisasi dan para pemberi bantuan internasional diperingatkan untuk tidak beroperasi di luar kota-kota besar di Propinsi Aceh. Barang siapa ingin bekerja di luar ibukota Banda Aceh dan Meulaboh, harus terlebih dulu mendapat ijin dari TNI. Demikian dinyatakan Panglima TNI Jendral Endriartono Sutarto, dengan alasan pihak separatis Aceh, GAM, berencana membunuh atau menculik warga asing. Menurut Endriartono dengan cara ini GAM ingin memusatkan perhatian internasional pada tuntutan mereka. Pimpinan GAM membantah tuduhan tersebut, dan menyatakan masih tetap menghormati gencatan senjata sepihak yang diumumkan setelah gempa 26 Desember lalu. * TAHAP BAHAYA DI ACEH MASIH BELUM BERAKHIR Tahap bahaya di wilayah-wilayah bencana di sekitar Samudera Hindia masih belum berakhir. Demikian peringatan Sekjend gabungan organisasi Palang Merah dan Palang Bulan Sabit Merah, Markku Niskala. Ia terutama menyebut wilayah di Propinsi Aceh terutama di sepanjang Pantai Barat. Menurut Palang Merah Sabtu lalu di sekitar kota Meulaboh masih ditemukan 2600 mayat korban. Secara keseluruhan lebih dari 28 ribu penduduk Meulaboh tewas. Saat ini jumlah korban resmi di Indonesia tercatat 105 ribu orang, dengan total keseluruhan korban di Asia mencapai 157 ribu orang. Sementara itu Perserikatan Bangsa-Bangsa mengumumkan langkah-langkah baru mencegah korupsi dan penyalahgunaan bantuan dana. Di masa depan setiap dolar yang diberikan harus dapat diikuti prosesnya lewat internet. Selain itu harus ada aturan yang melindungi para pelapor korupsi. PBB mengingatkan kepada negara-negara donor untuk memenuhi janji bantuan kepada pada korban gempa dan tsunami di Asia. PBB ingin membuat daftar waktu mengenai besarnya dana yang masuk. Demikian agenda utama KTT negara-negara donor di Jenewa, Selasa ini, yang dihadiri para wakil dari 250 negara dan berbagai organisasi. Hingga sekarang baik pemerintah maupun pihak swasta telah menjanjikan bantuan sebesar 6 milyar dolar. Menurut PBB semakin lama waktu berlalu, semakin sulit menuntut negara donor untuk memenuhi janji mereka. * KEBAKARAN HUTAN DI AUSTRALIA Akibat kebakaran hutan di Australia Selatan sedikitnya delapan orang tewas. Menurut polisi api yang melahap hutan di semenanjung Eyre, sekitar 250 di Barat kota Adelaide, masih belum dapat dijinakkan. Kebakaran ini begitu hebatnya sehingga banyak orang terpaksa terjun ke laut untuk menyelamatkan diri. Sebagian besar korban berhasil diselamatkan oleh berbagai kapal di pantai. Polisi Australia menyatakan masih belum dapat memberikan laporan mengenai besarnya kerugian dan tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bertambah. Menurut berbagai sumber, kerugian materi cukup besar dan banyak rumah penduduk yang terbakar habis. Juga dilaporkan kebakaran hutan di sejumlah tempat lain di Australia, tetapi tidak sebesar di Eyre. Api sulit dipadamkan karena cuaca yang sangat panas di atas 40 derajat dan angin kencang. * MAHMOUD ABBAS TAWARKAN PERDAMAIAN KEPADA ISRAEL Presiden Palestina yang baru Mahmoud Abbas langsung mencari pendekatan dengan Israel satu hari setelah pemilu presiden berakhir. Abbas yang beraliran moderat dan akan diambil sumpahnya sebagai presiden Rabu besok menyatakan telah menawarkan perdamaian kepada Israel. Perdana Menteri Israel Ariel Sharon menyatakan ingin bertemu dengan Abbas dalam beberapa hari mendatang. Tetapi Sharon beranggapan terlalu pagi untuk melanjutkan perundingan perdamaian. Pertama-tama ia ingin membicarakan cara memberantas kelompok-kelompok militan. Presiden Amerika Serikat George W. Bush juga mengundang Abbas untuk bertemu di Washington. Bush memberikan ucapan selamat lewat telepon dan berjanji akan membantu pemerintah Palestina merancang kebijakan keamanan, ekonomi dan demokratisasi. Pendahulu Abbas, almarhum Yasser Arafat diboikot baik oleh Amerika maupun Israel. * 20 LUKISAN DICURI DARI WESTFRIES MUSEUM Sekitar 15 hingga 20 buah lukisan dicuri dari Westfries Museum di Hoorn, Belanda Barat Ahad malam kemarin. Lukisan-lukisan tersebut terutama karya pelukis abad ke-17 seperti Jan van Goyen dan Matthias Withoos. Sebagian besar dari lukisan ini memang tidak diasuransi. Selain itu para pencuri juga membawa sebagian besar koleksi perak yang dimiliki museum. Direktur museum Ruud Spruyt memperkirakan kerugian yang diderita mencapai 10 juta euro. Pencurian ini baru diketahui Senin pagi oleh para pegawai. Walaupun Westfries Museum punya peralatan alarm yang canggih, kemungkinan besar para pencuri berhasil merusakkan sistim tersebut. Museum Westfries di Hoorn telah berdiri 125 tahun dan merupakan salah satu museum tertua di Belanda. * VIKTOR YUSHCHENKO PEMENANG RESMI PEMILU UKRAINA Komisi pemilu Ukraina menyatakan Viktor Yushchenko sebagai pemenang resmi pemilihan presiden. Menurut komisi pemilu, Yushchenko mendapat 52% suara, sementara lawannya Viktor Yanukovich hanya mendapat 44% suara. Yanukovich menyatakan akan mengajukan naik banding ke mahkamah Agung Ukraina menolak hasil pemilu. Selama dua minggu terakhir Yanukovich telah mengajukan dua tuduhan mengenai penggelapan suara, tetapi keduanya ditolak. Kemungkinan besar gugatan naik banding Yanukovich juga akan ditolak Mahkamah Agung Ukraina. Viktor Yushchenko akan diambil sumpahnya sebagai presiden baru Ukraina akhir pekan ini. * UNHCR: JANGAN LUPAKAN DAERAH BENCANA DUNIA LAINNYA Komisaris Tinggi PBB urusan pengungsi Ruud Lubbers memperingatkan masyarakat internasional untuk tidak begitu saja melupakan wilayah-wilayah bencana lain di dunia, karena semua perhatian terpusat pada Asia. Ketika diwawancanai stasiun televisi Belanda RTL Nieuws Lubbers menyatakan dunia juga harus memberikan bantuan untuk wilayah bencana yang sekarang sepertinya terlupakan seperti Sudan, Kongo dan Burundi. Pembangunan kembali Asia menurut ketua UNHCR itu harus dapat dibiayai dari dana melimpah yang diberikan pihak perorangan dan swasta. * BERITA BURSA Ketika bursa efek Amsterdam dibuka indeks AEX turun 0,04% pada 354. Nilai tukar euro terhadap dolar Amerika tercatat $1, 3133. Di Tokyo indeks Nikkei ditutup 1% lebih tinggi pada 11.539,99, angka tertinggi selama enam bulan terakhir. * TOPIK ULASAN PERS: BANTUAN UNTUK ACEH DIGANGGU KORUPSI DAN PUNGLI Harian pagi Belanda de Volkskrant memuat berita tentang rakyat Indonesia yang massal mengumpulkan dana untuk para korban gempa dan tsunami di Aceh. Berapa banyak dana yang telah terkumpul hingga sekarang? Tidak ada yang tahu, karena di Indonesia tidak ada satu organisasi yang mengumpulkan dana-dana tersebut. Banyak sekali lsm atau organisasi lain yang menerima bantuan baik uang, makanan atau pakaian tetapi langsung mengirim atau memberikan bantuan itu lewat jalur sendiri-sendiri. Stasiun televisi Metro TV misalnya telah menghimpun Rp. 50 milyar, atau harian Kompas Rp. 2 milyar. Orang-orang lebih senang menyalurkan bantuan kepada organisasi yang mereka percaya dan bukannya kepada pemerintah yang dikenal korup. Demikian de Volkskrant. Cap salah satu negara terkorup di dunia memang tidak bisa dihilangkan begitu saja oleh Indonesia. Banyak pemberi bantuan di luar negeri mempertanyakan, apakah bantuan mereka akan sampai ke tangan mereka yang membutuhkan. Karena itu ICW, Indonesian Corruption Watch yang berkantor di Jakarta akan mengirim para pengamat ke Aceh untuk mengawasi pemberian bantuan. Hingga sekarang mereka hanya mendapat satu dua laporan mengenai korupsi atau pungli terutama dilakukan oleh anggota TNI. Tetapi juga ada laporan tentang pegawai pemerintah yang korup di Aceh. Menurut ICW, ini dapat dimengerti karena mereka juga harus makan, tetapi kalau jumlahnya melebihi 30% dari jumlah bantuan dapat dibilang sangat banyak. Demikian de Volkskrant. Sementara International Herald Tribune memuat laporan sejumlah kelompok muslim militan Indonesia mengirim para relawan mereka ke Aceh. Misalnya Laskar Mujahidin dan Front Pembebasan Islam. Mereka berangkat dengan alasan menolong sesama muslim yang menderita. Para relawan muslim ini bahkan datang menggunakan pesawat terbang TNI, dan pesawat terbang biasa yang dicharter wapres Jusuf Kalla. Yang menarik menurut Herald Tribune para anggota militan ini tidak mencoba menutup-nutupi jati diri mereka. Seorang pejabat senior pemerintah Washington menyatakan, telah mendiskusikan masalah relawan muslim dengan Jakarta, dan meminta pemerintah untuk berhati-hati. Sementara jubir Majelis Mujahiddin Indonesia menyatakan, selama tentara Amerika memberikan bantuan kemanusiaan, maka mereka tidak akan protes. Halaman opini International Herald Tribune memuat komentar, sekarang Indonesia menjadi pusat operasi kemanusiaan terbesar di dunia, tiba saatnya untuk membuktikan kapasitas dan integritasnya. Setelah Presiden SBY berhasil meyakinkan banyak negara donor untuk memberikan banyak bantuan kepada Indonesia, sekarang tugas kabinet terutama ketua Bappenas Sri Mulyani untuk menyalurkan dana tersebut sebaik mungkin bagi setengah juta warga Aceh yang menjadi korban. Menurut Sri Mulyani, seluruh proses harus dapat dipertanggungjawabkan dan transparan. Menurut Herald Tribune adalah tantangan pemerintah untuk membangun kembali Aceh, sementara rencana ekonomi juga harus memasukkan ide-ide serta harapan penduduk Aceh. Banyak pihak cemas pembangunan kembali Aceh akan digagalkan oleh birokrasi yang tidak efisien, korupsi dan pejabat yang egois. Saat ini sudah muncul berbagai isu korupsi, pungli atau penculikan anak-anak yatim piatu korban gempa. Sudah pasti akan terjadi berbagai penyalahgunaan dana. Ujian bagi Jakarta akan dimulai jika pasukan asing dan tim-tim medik internasional meninggalkan Aceh, dan menyerahkan tugas kepada Jakarta. Saat itu rakyat Aceh sudah mulai pulih dari shock dan membuka diri terhadap Jakarta. Demikian International Herald Tribune. Yang terakhir, harian sore Belanda NRC Handelsblad menyatakan setelah dua minggu sebagain wilayah bencana di Aceh masih belum terjamah regu pemberi bantuan. Menurut PBB sebagian para pengungsi masih belum mendapat bantuan. Laporan terakhir PBB menyatakan 1550 desa di Aceh hancur, demikian pula 21.659 rumah penduduk. Jumlah warga yang hilang masih sekitar 77.000 orang, sementara korban tewas telah melebihi 100.000 orang. Demikian NRC Handelsblad dan sekian ulasan pers. * NEGARA-NEGARA DONOR BAHAS HUTANG NEGARA-NEGARA BENCANA TSUNAMI Intro: Negara-negara kaya bersedia untuk sementara membekukan hutang negara-negara yang tertimpa tsunami. Tetapi patut dipertanyakan apakah tercapai kesepakatan kongkrit pada pertemuan negara-negara donor Paris Club hari Rabu ini. Organisasi ini memutuskan hutang negara-negara ini satu per satu. Jum'at pekan lalu para menteri keuangan tujuh negara kaya sepakat untuk membekukan hutang negara-negara yang tertimpa bencana tsunami. Tetapi menurut Ad Melkert, salah seorang pejabat Bank Dunia di Washington, masih ada banyak hal yang harus diselesaikan sebelum rencana ini bisa terwujud kongkrit. Laporan redaktur ekonomi Wendy Braanker. Bencana gempa dan tsunami besar-besaran yang menimpa Asia Tenggara menggerakkan hati dunia. Menurut Ad Melkert, salah seorang pejabat Bank Dunia di Washington, bencana sehebat ini membutuhkan kerjasama seluruh dunia. Banyak negara menyatakan bersedia menyumbang dan sekarang juga diminta untuk mengumpulkan dana membantu negara-negara yang tertimpa bencana. Pembekuan hutang termasuk bantuan itu. Dana yang sedianya harus dibayarkan oleh negara-negara penghutang, untuk sementara bisa disalurkan untuk membangun kembali prasarana yang rusak akibat bencana. Di samping kesepakatan membekukan utang itu, masih belum jelas syarat apa yang dikaitkan dengan peringanan utang ini. Bank Dunia khawatir, negara-negara lain yang tidak tertimpa bencana tsunami juga akan mendesakkan peringanan utang. Berikut Ad Melkert, pejabat Bank Dunia di Washington: Ad Melkert: Pada Club Paris keadaannya lebih rumit lagi. Karena bukan hanya menyangkut negara-negara yang terkena bencana, tetapi juga negara lain yang dengan alasan serupa bisa mengatakan tertimpa bencana, apakah banjir atau kekeringan atau karena perang. Dengan kata lain, akan datang aspek dan pendapat lain yang juga meminta penghapusan utang. Itu rumit sekali. Tetapi jelas tepat kalau penghapusan utang sekarang dibahas dalam rapat Club Paris. Yang dimaksud oleh pejabat Bank Dunia Ad Melkert adalah solidaritas internasional. Baginya juga merupakan harapan besar karena negara-negara kaya sudah berbicara lebih jauh daripada bantuan darurat. Ia tidak bisa meramalkan berapa dana dan bantuan yang dibutuhkan untuk bisa membantu negara-negara yang tertimpa bencana. Yang jelas sampai beberapa milyar dolar, hanya untuk Indonesia, negara yang paling menderita. Ad Melkert: Dalam keadaan normal saja, program Bank Dunia di Indonesia sudah mencapai bermilyar-milyar dolar, itu untuk periode tiga sampai empat tahun mendatang. Jadi kebutuhan tambahannya juga sangat banyak. Tetapi sekarang masih tidak mungkin untuk menyebut jumlah kongkritnya. Indonesia adalah salah satu negara yang selain bantuan darurat, juga membutuhkan dana bantuan untuk membangun wilayah bencana. Pekan lalu pemerintah Jakarta menyatakan dalam lima tahun mendatang mungkin dibutuhkan dana sampai 1,6 milyar euro bagi pembangunan kembali Aceh. Dengan utang luar negeri sebanyak 48 milyar dolar, Indonesia jelas berada pada peringkat pertama. Hutang luar negeri negara-negara korban tsunami diperkirakan mencapai 270 milyar dolar. Pembekuan sementara utang itu jelas akan melunakkan penderitaan yang dialami Aceh. Akan ada dana yang bisa disalurkan ke wilayah bencana. Yang juga penting adalah supaya negara donor tidak mengenakan syarat tambahan terhadap negara yang menerima pembekuan utang. Indonesia sudah menekankan hal ini. Sebagai syarat tambahan, Indonesia memang akan diminta untuk memberesi keuangan negaranya. Kalau tidak, maka dana yang dibutuhkan tidak akan mengalir ke Aceh dan perlunakan hutang juga tidak akan menolong. Patut dipertanyakan apakah 19 negara anggota Club Paris Rabu ini bisa mencapai kata sepakat soal pembekuan hutang negara-negara yang tertimpa bencana tsunami. Termasuk sepakat pada syarat yang harus dipenuhi. * SISTIM PERINGATAN DINI TSUNAMI DI SELURUH DUNIA Hampir bisa dipastikan bahwa sistim peringatan dini tsunami di pantai barat Amerika akan diperluas sampai ke negara-negara Samudra Hindia, bahkan juga di Karibia dan mungkin di wilayah laut Mediterania. Lebih jauh laporan koresponden Bob Kroon dari Jenewa. Pertemuan internasional membahas perluasan peringatan dini tsunami akan berlangsung tanggal 18 sampai 22 Januari di Kobe, Jepang. Namun mengenai masalah teknisnya telah dibicarakan di Jenewa oleh Organisasi Meteorologi Dunia WMO. 'Tujuannya adalah mengembangkan sistim peringatan internasional yang terandal dan bisa dipahami', demikian dikatakan direktur WMO Michel Jarrud. Organisasinya memiliki jaringan peringatan angin puyuh di seluruh dunia dan oleh karena itu berkaitan dengan gelombang pasang. Ini bisa digunakan sebagai dasar bagi laporan tsunami di masa mendatang. Berbeda dari gelombang pasang, tsunami adalah fenomena geologis dan bukan fenomena cuaca. Oleh karena itulah, WMO akan bekerjasama dengan Dinas Oceanografi Unesco, yaitu organisasi PBB untuk Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. 'Dalam tsunami, kita berhadapan dengan faktor-faktor tektonis seperti gempa laut, dan tekanan hidrolis yang berdampak pada massa air di permukaan. Demikian Francois Schindele, direktur teknik Dinas Oceanografi. 'Gempa laut berkekuatan sembilan pada skala Richter seperti yang terjadi di Sumatra, jarang terjadi, tapi alam itu penuh misteri dan tidak bisa diramalkan. Mega tsunami berikutnya bisa saja terjadi bulan depan atau mungkin seratus tahun lagi'. Dari segi teknis, memasang alat sonde di wilayah samudra Hindia dan sistim komunikasi yang terkait dengannya, sebenarnya bukanlah pekerjaan yang sangat sulit atau yang memakan banyak biaya, demikian tambah Jarraud dan Schindele. Tugas yang paling sulit adalah membangun infrastruktur dan sistim komunikasi di wilayah-wilayah pantai yang rentan. Misalnya saja mendidik para pemimpin sipil dan inspektur setempat yang bertanggung jawab atas evakuasi penduduk pantai tepat pada waktunya. 'Tepat waktu' dalam tsunami berarti secara kilat, demikian ditegaskan para pakar PBB. Siklus angin puyuh sudah bisa diramalkan beberapa hari sebelumnya, tapi dalam tsunami ini hanya masalah jam dan menit. Tsunami yang menghanyutkan Lissabon tahun 1755 membuktikan bahwa di bawah samudra Atlantik juga terjadi pergerakan bumi, yang pada akhirnya menyebabkan gempa laut dan tsunami. Hal yang sama berlaku pula untuk wilayah Karibia, misalnya saja Antilia lebih beresiko dibandingkan Belanda karena dasar Laut Utara yang dangkal itu secara tektonis tidak aktif. Namun hal ini tidak berlaku bagi wilayah Laut Mediterania, di mana Yunani, Turki, dan Italia terletak di kawasan lempengan bumi sehingga peka akan baik gempa bumi maupun gempa laut. 'Setiap dolar yang dikeluarkan untuk mewaspadai bencana alam seperti tsunami atau angin puyuh, menghemat tujuh dolar biaya kerusakan, belum lagi kalau bicara tentang jiwa manusia yang bisa diselamatkan,' demikian kata Schindele. 'Manusia tidak bisa menguasi fenomena alam, tapi kita bisa mencegah bencana atau paling tidak menguranginya'. * HUGO CHAVEZ PERCEPAT REFORMASI AGRARIA DI VENEZUELA Presiden Venezuela Hugo Chavez mempercepat proses reformasi agraria dengan menandatangani keppres baru. Melalui keppres ini, Chavez memerintahkan penyitaan tanah dan redistribusi ladang pertanian. Menurut Chavez, kurang lima persen pemilik tanah memiliki hampir 80% tanah. Program-program sosial Chavez membuatnya sangat populer di antara kalangan miskin. Namun proses reformasi tanah berjalan sangat lamban. Setelah persiapan empat tahun, ladang pertanian pertama baru disita pekan belakangan. Lebih jauh berikut penjelasan pakar sosiologi Gerardo Gonzalez. Di daerah-daerah pedesaan sangatlah sulit untuk menetapkan siapa yang bisa digolongkan sebagai kelompok kaya dan miskin. Pada kebanyakan negara Amerika Latin mayoritas tanah pertanian dimiliki sejumlah kecil keluarga. Tetapi, sebagian besar tanah di Venezuela sebenarnya milik negara. Jadi di sini dapat dilihat ada dua pemilik utama, yakni para pemilik tanah dan pemerintah. Para petani yang sebagian besarnya miskin, bekerja di ladang pertanian milik negara. Jadi sudah umum diketahui bahwa pemerintah memiliki mayoritas tanah. Proses reformasi tanah di Venezuela berjalan sangat lamban. Pertama kawasan industri Venezuela adalah milik swasta, dan bagian ini tidak diganggu gugat oleh pemerintah. Chavez sendiri berasal dari daerah pedesaan yang di Venezuela dikenal karena hasil berasnya. Dan daerah itu bisa dikatakan milik pribadi. Tahun-tahun belakangan diupayakan untuk memberi kesempatan kepada kalangan miskin untuk memiliki tanah. Menurut sosiolog Gerardo Gonzalez ini adalah sebuah ide bagus. Namun harus diingat bahwa di Venezuela, sektor pertanian tidak dinilai terlalu penting. Kurang dua persen tenaga kerja, bekerja di bidang pertanian. Kurang satu persen penghasilan Venezuela berasal dari bidang pertanian. Venezuela adalah negara penghasil minyak. Pertanian tidak dinilai penting seperti di misalnya Kolombia atau negara-negara lain di Amerika Latin. Menurut Gerardo Gonzales, isu pertanian di Venezuela dinilai penting di kawasan-kawasan di mana pertanian memainkan peranan penting. Presiden Hugo Chavez tampak lebih berani mengambil langkah setelah menang referendum soal posisinya tahun lalu. Chavez memiliki mayoritas dukungan dalam kongres. Selain itu ia menguasai sistem kehakiman. * KHAWATIR SERANGAN GAM, TNI BATASI GERAK GERIK REGU BANTUAN KEMANUSIAAN DI ACEH Intro: Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto menerapkan peraturan baru yang membatasi ruang gerak regu bantuan kemanusiaan. Antara lain regu bantuan kemanusiaan dilarang beroperasi di luar Banda Aceh dan Meulaboh. Kalau mereka ingin ke daerah lain, maka dibutuhkan ijin dan pengawalan pasukan TNI. Rafendi Djamin dari Aceh Working Group di Jakarta melihat peraturan baru ini akan menyebabkan para korban tsunami di wilayah-wilayah lain tidak akan menerima bantuan. Rafendi Djamin: Sebetulnya sangat kontraproduktif karena begini. Yang namanya bantuan yang harusnya cepat dan efektif untuk kemudian sampai kepada tujuan, prinsip itu bisa jelas terhambat dengan adanya perintah seperti ini. Tidak ada perintah ini saja di lapangan, sudah ada laporan-laporan seperti itu. Misalnya relawan-relawan asing yang berada di situ diharuskan untuk melapor setiap hari kepada pihak militer atau pun polisi yang berada di wilayah tersebut. Tentu saja itu merepotkan proses bantuan kepada masyarakat. Dan dengan adanya perintah yang resmi seperti ini, jelas itu semakin memperluas skala tindakan-tindakan pihak militer mau pun Polri yang berada di sana. Itu jelas prinsipnya adalah sangat mengganggu proses bantuan kemanusiaan ini. Itu berarti juga sebuah pelanggaran terhadap hak-hak yang sebetulnya harus diterima oleh korban tsunami ini. Demikian Rafendi Djamin dari Aceh Working Group di Jakarta. Sementara itu Sidney Jones dari International Crisis Group melihat bahwa TNI menerapkan peraturan ini karena khawatir GAM akan bisa berhubungan dengan pihak asing. Sidney Jones [SJ]: Saya kira sebetulnya tidak ada bahaya dari GAM. Misalnya GAM tidak mau serang pekerja asing sama sekali. Karena justru mereka senang kalau ada kehadiran internasional di Aceh. Saya kira itu mungkin lebih mencerminkan semacam kekhawatiran dari pihak TNI bahwa GAM bisa memanfaatkan keadaan darurat macam ini. Untuk mungkin misalnya keliling Aceh atau memperkuat kekuatan mereka. Radio Nederland [RN]: Jadi ini menurut anda tidak ada hubungannya dengan keamanan regu bantuan asing itu ya? SJ: Sulit untuk lihat bagaimana bisa ada hubungan. Karena sama sekali GAM tidak ada kepentingan untuk serang atau mengganggu pekerjaan asing. RN: Kalau begitu kenapa TNI menerapkan peraturan semacam ini. SJ: Mungkin TNI khawatir bahwa atau ada kontak antara GAM dan misalnya orang asing, atau GAM akan manfaatkan bantuan untuk kepentingan mereka sendiri. Atau sudah dua tahun ada operasi militer oleh TNI untuk mendorong GAM ke hutan lagi, mungkin TNI khawatir bahwa kalau semua bisa keliling secara bebas di Aceh, GAM juga mungkin bisa mulai keliling sampai dua tahun pekerjaan TNI akan hilang. RN: Ya dengan demikian perintah semacam ini kayaknya tidak berhubungan dengan niat pemerintah Yudhoyono untuk mengadakan perundingan dengan GAM ya? SJ: Saya kira sekarang ini sulit untuk mengetahui apakah pemerintah SBY bicara dengan satu suara atau tiga suara. Kadang-kadang kita lihat bahwa ada satu pendekatan dari TNI, satu pendekatan dari SBY, satu pendekatan lain dari Jusuf Kalla. Jadi kita enggak tahu sikap pemerintah terhadap konflik antara GAM dan pemerintah Indonesia bagaimana sebetulnya. RN: Bagaimana ini kalau begitu upaya memberikan bantuan kepada Aceh kalau keadaan di Jakarta seperti ini? SJ: Saya kira keperluan begitu besar sekarang ini. Saya kira sekarang mungkin justru beban organisasi asing untuk menolak mungkin atau paling sedikit bicara dengan pemerintah dan minta supaya hambatan ini sebetulnya tidak usah dan lebih baik kalau dicabut saja. Demikian Sidney Jones dari International Crisis Group dan sebelumnya anda jug sudah mendengar penjelasan Rafendi Djamin dari Aceh Working Group. * TAWARAN DAMAI SEBAIKNYA DIMULAI DENGAN DIHENTIKANNYA KEKERASAN DI ACEH Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajukan tawaran damai kepada Gerakan Aceh Merdeka GAM. Tetapi pemerintah hanya bersedia berunding dengan para tokoh GAM di Aceh dan tidak dengan para tokoh GAM di Swedia. Sementara itu, kekerasan di Aceh yang melibatkan TNI dengan anggota GAM masih saja berlangsung. Yang terakhir adalah tewasnya dua anggota GAM dan tiga warga di Banda Aceh oleh peluru TNI. Bekas penasehat perundingan antara GAM dengan Indonesia di Tokyo yaitu Noor Djuly menangapi dari Malaysia. Noor Djuly [ND]: Kalau bapak presiden berkata demikian, maka saya pikir berhasil mempengaruhi supaya orang-orang GAM yang di Aceh itu tidak lagi patuh pada Sweden. Apakah itu mungkin atau tidak, ya itu lain cerita kan. Jadi kalau pihak Indonesia sincere (tulus, Red) mau menyelesaikan persoalan, maka sebaiknya tidak usahlah mencoba memecah belah GAM. Kalau ada juga yang mau, katakan satu dua orang berhasil dipengaruhi untuk berunding, tapi itu tidak akan menyelesaikan persoalan karena ada yang tidak mau. Radio Nederland [RN]: Jadi menurut Pak Noor Djuly, GAM di lapangan masih tunduk pada pimpinan GAM di Swedia? ND: Ya tentu saja. Kalau tidak percaya silahkan tanya pada komandan-komandan GAM di sana kan. Silahkan saja coba pengaruhi panglima-panglima itu kalau berhasil. Tapi itu tidak akan menyeleasikan persoalan. Itu bukan satu usaha yang jujur untuk menyelesaikan persoalan. RN: Menurut Pak Noor Djuly, untuk menyelesaikan persoalan, apa saja yang dibutuhkan? ND: Saya sebenarnya dari dulu mengatakan bahwa konflik Aceh sangat kompleks. Tidak mungkin diselesaikan dalam rundingan-rundingan yang pendek, dua atau tiga hari. Tidak mungkin. Memerlukan waktu yang lama, memerlukan saling percaya, harus ada confidence building. Sebenarnya Henry Dunant Centre mempunyai ide yang baik, di mana ia tidak mencoba menyelesaikan konflik, hanya mencoba menghentikan permusuhan supaya rakyat Aceh itu bisa normal dulu hidupnya, anak-anak bisa pergi ke sekolah, orang-orang mencari makan tanpa diganggu. Nah ini sekarang bertambah-tambah lagi dengan adanya bencana tsunami yang begitu hebat yang menghancurkan seluruh Aceh. Pihak GAM sendiri sudah menyatakan ceasefire (gencatan senjata, Red) sebelah pihak dan kesediaan berunding tanpa syarat. Jadi ini harus digunakan sebaik-baiknya, bukan untuk memaksakan sesuatu penyelesaian segera. Ini tidak mungkin karena kedua pihak itu kutubnya berbeda. Jadi yang perlu adalah menghentikan kekerasan segera. Sesudah itu baru perlahan dicari jalan untuk mencapai penyelesaian konflik. RN: Berkaitan dengan kekerasan yang sampai sekarang masih berlangsung di tengah-tengah bencana, panglima TNI menyatakan bahwa GAM berencana menyerang para petugas bantuan asing untuk menarik perhatian? ND: Sekarang kalau tidak salah terdapat sebelas negara yang mempunyai tentara di Aceh. Terdapat juga ribuan atau kalau tidak ratusan orang asing di Aceh. Kalau pemerintah Indonesia betul serius tuduhannya, bisalah mereka selidiki betul atau tidak. Tentu saja bagi kedua pihak yang berperang, GAM akan mengatakan ini semua dilakukan TNI, sudah seperti terbukti yang penembakan di Banda Aceh itu ya. Terus Indonesia katakan ini GAM menyerang rumah pegawai tinggi polisi. Ternyata keesokan harinya, ya tentara sendiri yang nembak. Klaim-klaim begini memang normal bagi orang yang sedang berperang. Pihak lain yang selalu bersalah. Tetapi sekarang terdapat orang tengah, ratusan kalau tidak ribuan. Amerika punya helikopter, MSF punya helikopter, Inggris punya helikopter. Ya kalau Indonesia betul-betul jujur, kalau betul-betul ada insiden, panggil mereka. Tengok itu siapa yang buat. Tapi ini justru ditutup. Di kampung saya di Aceh Utara, tidak sebutirpun beras atau makanan dari luar yang sudah sampai. Sedangkan beras bertumpuk di Medan dan Banda Aceh. Tetapi di sana justru dilarang, nanti dirampok GAM. Buktikan dulu ada terjadi, baru dikatakan. Di Aceh Utara ada hilang dua truk. Dikatakan dibawa lari oleh GAM. Ternyata yang bawa lari adalah anggota partai bapak presiden sendiri. GAM memberi akses terhadap seluruh daerah Aceh. Tidak akan diganggu, malah kalau dibenarkan akan membantu. Kalau tidakpun, tidak apa. Lepas tangan. Masuk saja. GAM kan sudah deklarasi ceasefire sebelah pihak. Mula-mula Jendral Endriartono juga mengatakan menawarkan ceasefire. Tetapi panglima militer yang di Aceh mengatakan tidak ada ceasefire, dua pertiga tentara akan digunakan untuk tujuan humanitarian work (tugas kemanusiaan, red.) dan sepertiga akan digunakan untuk terus menghancurkan GAM. Bagi saya, ini kemungkinannya dua. Apakah Jakarta sudah tidak punya kontrol lagi terhadap militer di Aceh ataukah ini hanya permainan drama dari Jakarta. Jadi berbicara dengan dua corong ya. Demikian Noor Djuly yang oleh Indonesia dianggap sebagai GAM. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
