---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 11 Januari 2005 16:20 UTC



** ORGANISASI ASING DILARANG BEROPERASI DI LUAR BANDA ACEH

** TAHAP BAHAYA DI ACEH MASIH BELUM BERAKHIR

** KEBAKARAN HUTAN DI AUSTRALIA

** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: BANTUAN UNTUK ACEH DIGANGGU KORUPSI DAN PUNGLI

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: NEGARA-NEGARA DONOR BAHAS HUTANG 
NEGARA-NEGARA BENCANA TSUNAMI

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SISTIM PERINGATAN DINI TSUNAMI DI SELURUH 
DUNIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: HUGO CHAVEZ PERCEPAT REFORMASI AGRARIA DI 
VENEZUELA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KHAWATIR SERANGAN GAM, TNI BATASI GERAK GERIK 
REGU BANTUAN KEMANUSIAAN DI ACEH

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TAWARAN DAMAI SEBAIKNYA DIMULAI DENGAN 
DIHENTIKANNYA KEKERASAN DI ACEH



* ORGANISASI ASING DILARANG BEROPERASI DI LUAR BANDA ACEH

Organisasi dan para pemberi bantuan internasional diperingatkan untuk tidak 
beroperasi di luar kota-kota besar di Propinsi Aceh. Barang siapa ingin bekerja 
di luar ibukota Banda Aceh dan Meulaboh, harus terlebih dulu mendapat ijin dari 
TNI. Demikian dinyatakan Panglima TNI Jendral Endriartono Sutarto, dengan 
alasan pihak separatis Aceh, GAM, berencana membunuh atau menculik warga asing. 
Menurut Endriartono dengan cara ini GAM ingin memusatkan perhatian 
internasional pada tuntutan mereka. Pimpinan GAM membantah tuduhan tersebut, 
dan menyatakan masih tetap menghormati gencatan senjata sepihak yang diumumkan 
setelah gempa 26 Desember lalu.


* TAHAP BAHAYA DI ACEH MASIH BELUM BERAKHIR

Tahap bahaya di wilayah-wilayah bencana di sekitar Samudera Hindia masih belum 
berakhir. Demikian peringatan Sekjend gabungan organisasi Palang Merah dan 
Palang Bulan Sabit Merah, Markku Niskala. Ia terutama menyebut wilayah di 
Propinsi Aceh terutama di sepanjang Pantai Barat. Menurut Palang Merah Sabtu 
lalu di sekitar kota Meulaboh masih ditemukan 2600 mayat korban. Secara 
keseluruhan lebih dari 28 ribu penduduk Meulaboh tewas. Saat ini jumlah korban 
resmi di Indonesia tercatat 105 ribu orang, dengan total keseluruhan korban di 
Asia mencapai 157 ribu orang.

Sementara itu Perserikatan Bangsa-Bangsa mengumumkan langkah-langkah baru 
mencegah korupsi dan penyalahgunaan bantuan dana. Di masa depan setiap dolar 
yang diberikan harus dapat diikuti prosesnya lewat internet. Selain itu harus 
ada aturan yang melindungi para pelapor korupsi. PBB mengingatkan kepada 
negara-negara donor untuk memenuhi janji bantuan kepada pada korban gempa dan 
tsunami di Asia. PBB ingin membuat daftar waktu mengenai besarnya dana yang 
masuk. Demikian agenda utama KTT negara-negara donor di Jenewa, Selasa ini, 
yang dihadiri para wakil dari 250 negara dan berbagai organisasi. Hingga 
sekarang baik pemerintah maupun pihak swasta telah menjanjikan bantuan sebesar 
6 milyar dolar. Menurut PBB semakin lama waktu berlalu, semakin sulit menuntut 
negara donor untuk memenuhi janji mereka.


* KEBAKARAN HUTAN DI AUSTRALIA

Akibat kebakaran hutan di Australia Selatan sedikitnya delapan orang tewas. 
Menurut polisi api yang melahap hutan di semenanjung Eyre, sekitar 250 di Barat 
kota Adelaide, masih belum dapat dijinakkan. Kebakaran ini begitu hebatnya 
sehingga banyak orang terpaksa terjun ke laut untuk menyelamatkan diri. 
Sebagian besar korban berhasil diselamatkan oleh berbagai kapal di pantai. 
Polisi Australia menyatakan masih belum dapat memberikan laporan mengenai 
besarnya kerugian dan tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bertambah. 
Menurut berbagai sumber, kerugian materi cukup besar dan banyak rumah penduduk 
yang terbakar habis. Juga dilaporkan kebakaran hutan di sejumlah tempat lain di 
Australia, tetapi tidak sebesar di Eyre. Api sulit dipadamkan karena cuaca yang 
sangat panas di atas 40 derajat dan angin kencang.


* MAHMOUD ABBAS TAWARKAN PERDAMAIAN KEPADA ISRAEL

Presiden Palestina yang baru Mahmoud Abbas langsung mencari pendekatan dengan 
Israel satu hari setelah pemilu presiden berakhir. Abbas yang beraliran moderat 
dan akan diambil sumpahnya sebagai presiden Rabu besok menyatakan telah 
menawarkan perdamaian kepada Israel. Perdana Menteri Israel Ariel Sharon 
menyatakan ingin bertemu dengan Abbas dalam beberapa hari mendatang. Tetapi 
Sharon beranggapan terlalu pagi untuk melanjutkan perundingan perdamaian. 
Pertama-tama ia ingin membicarakan cara memberantas kelompok-kelompok militan. 
Presiden Amerika Serikat George W. Bush juga mengundang Abbas untuk bertemu di 
Washington. Bush memberikan ucapan selamat lewat telepon dan berjanji akan 
membantu pemerintah Palestina merancang kebijakan keamanan, ekonomi dan 
demokratisasi. Pendahulu Abbas, almarhum Yasser Arafat diboikot baik oleh 
Amerika maupun Israel.


* 20 LUKISAN DICURI DARI WESTFRIES MUSEUM

Sekitar 15 hingga 20 buah lukisan dicuri dari Westfries Museum di Hoorn, 
Belanda Barat Ahad malam kemarin. Lukisan-lukisan tersebut terutama karya 
pelukis abad ke-17 seperti Jan van Goyen dan Matthias Withoos. Sebagian besar 
dari lukisan ini memang tidak diasuransi. Selain itu para pencuri juga membawa 
sebagian besar koleksi perak yang dimiliki museum. Direktur museum Ruud Spruyt 
memperkirakan kerugian yang diderita mencapai 10 juta euro. Pencurian ini baru 
diketahui Senin pagi oleh para pegawai. Walaupun Westfries Museum punya 
peralatan alarm yang canggih, kemungkinan besar para pencuri berhasil 
merusakkan sistim tersebut. Museum Westfries di Hoorn telah berdiri 125 tahun 
dan merupakan salah satu museum tertua di Belanda.


* VIKTOR YUSHCHENKO PEMENANG RESMI PEMILU UKRAINA

Komisi pemilu Ukraina menyatakan Viktor Yushchenko sebagai pemenang resmi 
pemilihan presiden. Menurut komisi pemilu, Yushchenko mendapat 52% suara, 
sementara lawannya Viktor Yanukovich hanya mendapat 44% suara. Yanukovich 
menyatakan akan mengajukan naik banding ke mahkamah Agung Ukraina menolak hasil 
pemilu. Selama dua minggu terakhir Yanukovich telah mengajukan dua tuduhan 
mengenai penggelapan suara, tetapi keduanya ditolak. Kemungkinan besar gugatan 
naik banding Yanukovich juga akan ditolak Mahkamah Agung Ukraina. Viktor 
Yushchenko akan diambil sumpahnya sebagai presiden baru Ukraina akhir pekan ini.


* UNHCR: JANGAN LUPAKAN DAERAH BENCANA DUNIA LAINNYA

Komisaris Tinggi PBB urusan pengungsi Ruud Lubbers memperingatkan masyarakat 
internasional untuk tidak begitu saja melupakan wilayah-wilayah bencana lain di 
dunia, karena semua perhatian terpusat pada Asia. Ketika diwawancanai stasiun 
televisi Belanda RTL Nieuws Lubbers menyatakan dunia juga harus memberikan 
bantuan untuk wilayah bencana yang sekarang sepertinya terlupakan seperti 
Sudan, Kongo dan Burundi. Pembangunan kembali Asia menurut ketua UNHCR itu 
harus dapat dibiayai dari dana melimpah yang diberikan pihak perorangan dan 
swasta.


* BERITA BURSA

Ketika bursa efek Amsterdam dibuka indeks AEX turun 0,04% pada 354. Nilai tukar 
euro terhadap dolar Amerika tercatat $1, 3133.

Di Tokyo indeks Nikkei ditutup 1% lebih tinggi pada 11.539,99, angka tertinggi 
selama enam bulan terakhir.


* TOPIK ULASAN PERS: BANTUAN UNTUK ACEH DIGANGGU KORUPSI DAN PUNGLI

Harian pagi Belanda de Volkskrant memuat berita tentang rakyat Indonesia yang 
massal mengumpulkan dana untuk para korban gempa dan tsunami di Aceh. Berapa 
banyak dana yang telah terkumpul hingga sekarang? Tidak ada yang tahu, karena 
di Indonesia tidak ada satu organisasi yang mengumpulkan dana-dana tersebut. 
Banyak sekali lsm atau organisasi lain yang menerima bantuan baik uang, makanan 
atau pakaian tetapi langsung mengirim atau memberikan bantuan itu lewat jalur 
sendiri-sendiri. Stasiun televisi Metro TV misalnya telah menghimpun Rp. 50 
milyar, atau harian Kompas Rp. 2 milyar. Orang-orang lebih senang menyalurkan 
bantuan kepada organisasi yang mereka percaya dan bukannya kepada pemerintah 
yang dikenal korup. Demikian de Volkskrant. 

Cap salah satu negara terkorup di dunia memang tidak bisa dihilangkan begitu 
saja oleh Indonesia. Banyak pemberi bantuan di luar negeri mempertanyakan, 
apakah bantuan mereka akan sampai ke tangan mereka yang membutuhkan. Karena itu 
ICW, Indonesian Corruption Watch yang berkantor di Jakarta akan mengirim para 
pengamat ke Aceh untuk mengawasi pemberian bantuan. Hingga sekarang mereka 
hanya mendapat satu dua laporan mengenai korupsi atau pungli terutama dilakukan 
oleh anggota TNI. Tetapi juga ada laporan tentang pegawai pemerintah yang korup 
di Aceh. Menurut ICW, ini dapat dimengerti karena mereka juga harus makan, 
tetapi kalau jumlahnya melebihi 30% dari jumlah bantuan dapat dibilang sangat 
banyak. Demikian de Volkskrant.

Sementara International Herald Tribune memuat laporan sejumlah kelompok muslim 
militan Indonesia mengirim para relawan mereka ke Aceh. Misalnya Laskar 
Mujahidin dan Front Pembebasan Islam. Mereka berangkat dengan alasan menolong 
sesama muslim yang menderita. Para relawan muslim ini bahkan datang menggunakan 
pesawat terbang TNI, dan pesawat terbang biasa yang dicharter wapres Jusuf 
Kalla. Yang menarik menurut Herald Tribune para anggota militan ini tidak 
mencoba menutup-nutupi jati diri mereka. Seorang pejabat senior pemerintah 
Washington menyatakan, telah mendiskusikan masalah relawan muslim dengan 
Jakarta, dan meminta pemerintah untuk berhati-hati. Sementara jubir Majelis 
Mujahiddin Indonesia menyatakan, selama tentara Amerika memberikan bantuan 
kemanusiaan, maka mereka tidak akan protes.

Halaman opini International Herald Tribune memuat komentar, sekarang Indonesia 
menjadi pusat operasi kemanusiaan terbesar di dunia, tiba saatnya untuk 
membuktikan kapasitas dan integritasnya. Setelah Presiden SBY berhasil 
meyakinkan banyak negara donor untuk memberikan banyak bantuan kepada 
Indonesia, sekarang tugas kabinet terutama ketua Bappenas Sri Mulyani untuk 
menyalurkan dana tersebut sebaik mungkin bagi setengah juta warga Aceh yang 
menjadi korban. Menurut Sri Mulyani, seluruh proses harus dapat 
dipertanggungjawabkan dan transparan. Menurut Herald Tribune adalah tantangan 
pemerintah untuk membangun kembali Aceh, sementara rencana ekonomi juga harus 
memasukkan ide-ide serta harapan penduduk Aceh. 

Banyak pihak cemas pembangunan kembali Aceh akan digagalkan oleh birokrasi yang 
tidak efisien, korupsi dan pejabat yang egois. Saat ini sudah muncul berbagai 
isu korupsi, pungli atau penculikan anak-anak yatim piatu korban gempa. Sudah 
pasti akan terjadi berbagai penyalahgunaan dana. Ujian bagi Jakarta akan 
dimulai jika pasukan asing dan tim-tim medik internasional meninggalkan Aceh, 
dan menyerahkan tugas kepada Jakarta. Saat itu rakyat Aceh sudah mulai pulih 
dari shock dan membuka diri terhadap Jakarta. Demikian International Herald 
Tribune.

Yang terakhir, harian sore Belanda NRC Handelsblad menyatakan setelah dua 
minggu sebagain wilayah bencana di Aceh masih belum terjamah regu pemberi 
bantuan. Menurut PBB sebagian para pengungsi masih belum mendapat bantuan. 
Laporan terakhir PBB menyatakan 1550 desa di Aceh hancur, demikian pula 21.659 
rumah penduduk. Jumlah warga yang hilang masih sekitar 77.000 orang, sementara 
korban tewas telah melebihi 100.000 orang. 

Demikian NRC Handelsblad dan sekian ulasan pers.


* NEGARA-NEGARA DONOR BAHAS HUTANG NEGARA-NEGARA BENCANA TSUNAMI


Intro: Negara-negara kaya bersedia untuk sementara membekukan hutang 
negara-negara yang tertimpa tsunami. Tetapi patut dipertanyakan apakah tercapai 
kesepakatan kongkrit pada pertemuan negara-negara donor Paris Club hari Rabu 
ini. Organisasi ini memutuskan hutang negara-negara ini satu per satu. Jum'at 
pekan lalu para menteri keuangan tujuh negara kaya sepakat untuk membekukan 
hutang negara-negara yang tertimpa bencana tsunami. Tetapi menurut Ad Melkert, 
salah seorang pejabat Bank Dunia di Washington, masih ada banyak hal yang harus 
diselesaikan sebelum rencana ini bisa terwujud kongkrit. Laporan redaktur 
ekonomi Wendy Braanker.

Bencana gempa dan tsunami besar-besaran yang menimpa Asia Tenggara menggerakkan 
hati dunia. Menurut Ad Melkert, salah seorang pejabat Bank Dunia di Washington, 
bencana sehebat ini membutuhkan kerjasama seluruh dunia. Banyak negara 
menyatakan bersedia menyumbang dan sekarang juga diminta untuk mengumpulkan 
dana membantu negara-negara yang tertimpa bencana. Pembekuan hutang termasuk 
bantuan itu. Dana yang sedianya harus dibayarkan oleh negara-negara penghutang, 
untuk sementara bisa disalurkan untuk membangun kembali prasarana yang rusak 
akibat bencana. 

Di samping kesepakatan membekukan utang itu, masih belum jelas syarat apa yang 
dikaitkan dengan peringanan utang ini. Bank Dunia khawatir, negara-negara lain 
yang tidak tertimpa bencana tsunami juga akan mendesakkan peringanan utang. 
Berikut Ad Melkert, pejabat Bank Dunia di Washington:

Ad Melkert: Pada Club Paris keadaannya lebih rumit lagi. Karena bukan hanya 
menyangkut negara-negara yang terkena bencana, tetapi juga negara lain yang 
dengan alasan serupa bisa mengatakan tertimpa bencana, apakah banjir atau 
kekeringan atau karena perang. Dengan kata lain, akan datang aspek dan pendapat 
lain yang juga meminta penghapusan utang. Itu rumit sekali. Tetapi jelas tepat 
kalau penghapusan utang sekarang dibahas dalam rapat Club Paris.

Yang dimaksud oleh pejabat Bank Dunia Ad Melkert adalah solidaritas 
internasional. Baginya juga merupakan harapan besar karena negara-negara kaya 
sudah berbicara lebih jauh daripada bantuan darurat. Ia tidak bisa meramalkan 
berapa dana dan bantuan yang dibutuhkan untuk bisa membantu negara-negara yang 
tertimpa bencana. Yang jelas sampai beberapa milyar dolar, hanya untuk 
Indonesia, negara yang paling menderita.

Ad Melkert: Dalam keadaan normal saja, program Bank Dunia di Indonesia sudah 
mencapai bermilyar-milyar dolar, itu untuk periode tiga sampai empat tahun 
mendatang. Jadi kebutuhan tambahannya juga sangat banyak. Tetapi sekarang masih 
tidak mungkin untuk menyebut jumlah kongkritnya.

Indonesia adalah salah satu negara yang selain bantuan darurat, juga 
membutuhkan dana bantuan untuk membangun wilayah bencana. Pekan lalu pemerintah 
Jakarta menyatakan dalam lima tahun mendatang mungkin dibutuhkan dana sampai 
1,6 milyar euro bagi pembangunan kembali Aceh. Dengan utang luar negeri 
sebanyak 48 milyar dolar, Indonesia jelas berada pada peringkat pertama. Hutang 
luar negeri negara-negara korban tsunami diperkirakan mencapai 270 milyar 
dolar. Pembekuan sementara utang itu jelas akan melunakkan penderitaan yang 
dialami Aceh. Akan ada dana yang bisa disalurkan ke wilayah bencana.

Yang juga penting adalah supaya negara donor tidak mengenakan syarat tambahan 
terhadap negara yang menerima pembekuan utang. Indonesia sudah menekankan hal 
ini. Sebagai syarat tambahan, Indonesia memang akan diminta untuk memberesi 
keuangan negaranya. Kalau tidak, maka dana yang dibutuhkan tidak akan mengalir 
ke Aceh dan perlunakan hutang juga tidak akan menolong.

Patut dipertanyakan apakah 19 negara anggota Club Paris Rabu ini bisa mencapai 
kata sepakat soal pembekuan hutang negara-negara yang tertimpa bencana tsunami. 
Termasuk sepakat pada syarat yang harus dipenuhi.


* SISTIM PERINGATAN DINI TSUNAMI DI SELURUH DUNIA

Hampir bisa dipastikan bahwa sistim peringatan dini tsunami di pantai barat 
Amerika akan diperluas sampai ke negara-negara Samudra Hindia, bahkan juga di 
Karibia dan mungkin di wilayah laut Mediterania. Lebih jauh laporan koresponden 
Bob Kroon dari Jenewa.

Pertemuan internasional membahas perluasan peringatan dini tsunami akan 
berlangsung tanggal 18 sampai 22 Januari di Kobe, Jepang. Namun mengenai 
masalah teknisnya telah dibicarakan di Jenewa oleh Organisasi Meteorologi Dunia 
WMO. 'Tujuannya adalah mengembangkan sistim peringatan internasional yang 
terandal dan bisa dipahami', demikian dikatakan direktur WMO Michel Jarrud. 
Organisasinya memiliki jaringan peringatan angin puyuh di seluruh dunia dan 
oleh karena itu berkaitan dengan gelombang pasang. Ini bisa digunakan sebagai 
dasar bagi laporan tsunami di masa mendatang. Berbeda dari gelombang pasang, 
tsunami adalah fenomena geologis dan bukan fenomena cuaca. Oleh karena itulah, 
WMO akan bekerjasama dengan Dinas Oceanografi Unesco, yaitu organisasi PBB 
untuk Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan.

'Dalam tsunami, kita berhadapan dengan faktor-faktor tektonis seperti gempa 
laut, dan tekanan hidrolis yang berdampak pada massa air di permukaan. Demikian 
Francois Schindele, direktur teknik Dinas Oceanografi. 'Gempa laut berkekuatan 
sembilan pada skala Richter seperti yang terjadi di Sumatra, jarang terjadi, 
tapi alam itu penuh misteri dan tidak bisa diramalkan. Mega tsunami berikutnya 
bisa saja terjadi bulan depan atau mungkin seratus tahun lagi'. 

Dari segi teknis, memasang alat sonde di wilayah samudra Hindia dan sistim 
komunikasi yang terkait dengannya, sebenarnya bukanlah pekerjaan yang sangat 
sulit atau yang memakan banyak biaya, demikian tambah Jarraud dan Schindele. 
Tugas yang paling sulit adalah membangun infrastruktur dan sistim komunikasi di 
wilayah-wilayah pantai yang rentan. Misalnya saja mendidik para pemimpin sipil 
dan inspektur setempat yang bertanggung jawab atas evakuasi penduduk pantai 
tepat pada waktunya. 'Tepat waktu' dalam tsunami berarti secara kilat, demikian 
ditegaskan para pakar PBB. Siklus angin puyuh sudah bisa diramalkan beberapa 
hari sebelumnya, tapi dalam tsunami ini hanya masalah jam dan menit.

Tsunami yang menghanyutkan Lissabon tahun 1755 membuktikan bahwa di bawah 
samudra Atlantik juga terjadi pergerakan bumi, yang pada akhirnya menyebabkan 
gempa laut dan tsunami. Hal yang sama berlaku pula untuk wilayah Karibia, 
misalnya saja Antilia lebih beresiko dibandingkan Belanda karena dasar Laut 
Utara yang dangkal itu secara tektonis tidak aktif. Namun hal ini tidak berlaku 
bagi wilayah Laut Mediterania, di mana Yunani, Turki, dan Italia terletak di 
kawasan lempengan bumi sehingga peka akan baik gempa bumi maupun gempa laut. 

'Setiap dolar yang dikeluarkan untuk mewaspadai bencana alam seperti tsunami 
atau angin puyuh, menghemat tujuh dolar biaya kerusakan, belum lagi kalau 
bicara tentang jiwa manusia yang bisa diselamatkan,' demikian kata Schindele. 
'Manusia tidak bisa menguasi fenomena alam, tapi kita bisa mencegah bencana 
atau paling tidak menguranginya'.


* HUGO CHAVEZ PERCEPAT REFORMASI AGRARIA DI VENEZUELA

Presiden Venezuela Hugo Chavez  mempercepat proses reformasi agraria dengan 
menandatangani keppres baru. Melalui keppres ini, Chavez memerintahkan 
penyitaan tanah dan redistribusi ladang pertanian. Menurut Chavez, kurang lima 
persen pemilik tanah memiliki hampir 80% tanah. Program-program sosial Chavez 
membuatnya sangat populer di antara kalangan miskin. Namun proses reformasi 
tanah berjalan sangat lamban. Setelah persiapan empat tahun, ladang pertanian 
pertama baru disita pekan belakangan. Lebih jauh berikut penjelasan pakar 
sosiologi Gerardo Gonzalez. 


Di daerah-daerah pedesaan sangatlah sulit untuk menetapkan siapa yang bisa 
digolongkan sebagai kelompok kaya dan miskin. Pada kebanyakan negara Amerika 
Latin mayoritas tanah pertanian dimiliki sejumlah kecil keluarga. Tetapi, 
sebagian besar tanah di Venezuela sebenarnya milik negara. Jadi di sini dapat 
dilihat ada dua pemilik utama, yakni para pemilik tanah dan pemerintah. Para 
petani yang sebagian besarnya miskin, bekerja di ladang pertanian milik negara. 
Jadi sudah umum diketahui bahwa pemerintah memiliki mayoritas tanah. 

Proses reformasi tanah di Venezuela berjalan sangat lamban. Pertama kawasan 
industri Venezuela adalah milik swasta, dan bagian ini tidak diganggu gugat 
oleh pemerintah. Chavez sendiri berasal dari daerah pedesaan yang di Venezuela 
dikenal karena hasil berasnya. Dan daerah itu bisa dikatakan milik pribadi. 
Tahun-tahun belakangan diupayakan untuk memberi kesempatan kepada kalangan 
miskin untuk memiliki tanah. Menurut sosiolog Gerardo Gonzalez ini adalah 
sebuah ide bagus. 

Namun harus diingat bahwa di Venezuela, sektor pertanian tidak dinilai terlalu 
penting. Kurang dua persen tenaga kerja, bekerja di bidang pertanian. Kurang 
satu persen penghasilan Venezuela berasal dari bidang pertanian. Venezuela 
adalah negara penghasil minyak. Pertanian tidak dinilai penting seperti di 
misalnya Kolombia atau negara-negara lain di Amerika Latin. Menurut Gerardo 
Gonzales, isu pertanian di Venezuela dinilai penting di kawasan-kawasan di mana 
pertanian memainkan peranan penting.

Presiden Hugo Chavez tampak lebih berani mengambil langkah setelah menang 
referendum soal posisinya tahun lalu. Chavez memiliki mayoritas dukungan dalam 
kongres. Selain itu ia menguasai sistem kehakiman.


* KHAWATIR SERANGAN GAM, TNI BATASI GERAK GERIK REGU BANTUAN KEMANUSIAAN DI ACEH
 
Intro: Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto menerapkan peraturan baru yang 
membatasi ruang gerak regu bantuan kemanusiaan. Antara lain regu bantuan 
kemanusiaan dilarang beroperasi di luar Banda Aceh dan Meulaboh. Kalau mereka 
ingin ke daerah lain, maka dibutuhkan ijin dan pengawalan pasukan TNI. Rafendi 
Djamin dari Aceh Working Group di Jakarta melihat peraturan baru ini akan 
menyebabkan para korban tsunami di wilayah-wilayah lain tidak akan menerima 
bantuan.

Rafendi Djamin: Sebetulnya sangat kontraproduktif karena begini. Yang namanya 
bantuan yang harusnya cepat dan efektif untuk kemudian sampai kepada tujuan, 
prinsip itu bisa jelas terhambat dengan adanya perintah seperti ini. Tidak ada 
perintah ini saja di lapangan, sudah ada laporan-laporan seperti itu. Misalnya 
relawan-relawan asing yang berada di situ diharuskan untuk melapor setiap hari 
kepada pihak militer atau pun polisi yang berada di wilayah tersebut.

Tentu saja itu merepotkan proses bantuan kepada masyarakat. Dan dengan adanya 
perintah yang resmi seperti ini, jelas itu semakin memperluas skala 
tindakan-tindakan pihak militer mau pun Polri yang berada di sana. Itu jelas 
prinsipnya adalah sangat mengganggu proses bantuan kemanusiaan ini. Itu berarti 
juga sebuah pelanggaran terhadap hak-hak yang sebetulnya harus diterima oleh 
korban tsunami ini.

Demikian Rafendi Djamin dari Aceh Working Group di Jakarta. Sementara itu 
Sidney Jones dari International Crisis Group melihat bahwa TNI menerapkan 
peraturan ini karena khawatir GAM akan bisa berhubungan dengan pihak asing.

Sidney Jones [SJ]: Saya kira sebetulnya tidak ada bahaya dari GAM. Misalnya GAM 
tidak mau serang pekerja asing sama sekali. Karena justru mereka senang kalau 
ada kehadiran internasional di Aceh. 

Saya kira itu mungkin lebih mencerminkan semacam kekhawatiran dari pihak TNI 
bahwa GAM bisa memanfaatkan keadaan darurat macam ini. Untuk mungkin misalnya 
keliling Aceh atau memperkuat kekuatan mereka.

Radio Nederland [RN]: Jadi ini menurut anda tidak ada hubungannya dengan 
keamanan regu bantuan asing itu ya?

SJ: Sulit untuk lihat bagaimana bisa ada hubungan. Karena sama sekali GAM tidak 
ada kepentingan untuk serang atau mengganggu pekerjaan asing.

RN: Kalau begitu kenapa TNI menerapkan peraturan semacam ini.

SJ: Mungkin TNI khawatir bahwa atau ada kontak antara GAM dan misalnya orang 
asing, atau GAM akan manfaatkan bantuan untuk kepentingan mereka sendiri. Atau 
sudah dua tahun ada operasi militer oleh TNI untuk mendorong GAM ke hutan lagi, 
mungkin TNI khawatir bahwa kalau semua bisa keliling secara bebas di Aceh, GAM 
juga mungkin bisa mulai keliling sampai dua tahun pekerjaan TNI akan hilang. 

RN: Ya dengan demikian perintah semacam ini kayaknya tidak berhubungan dengan 
niat pemerintah Yudhoyono untuk mengadakan perundingan dengan GAM ya?

SJ: Saya kira sekarang ini sulit untuk mengetahui apakah pemerintah SBY bicara 
dengan satu suara atau tiga suara. Kadang-kadang kita lihat bahwa ada satu 
pendekatan dari TNI, satu pendekatan dari SBY, satu pendekatan lain dari Jusuf 
Kalla. Jadi kita enggak tahu sikap pemerintah terhadap konflik antara GAM dan 
pemerintah Indonesia bagaimana sebetulnya.

RN: Bagaimana ini kalau begitu upaya memberikan bantuan kepada Aceh kalau 
keadaan di Jakarta seperti ini?

SJ: Saya kira keperluan begitu besar sekarang ini. Saya kira sekarang mungkin 
justru beban organisasi asing untuk menolak mungkin atau paling sedikit bicara 
dengan pemerintah dan minta supaya hambatan ini sebetulnya tidak usah dan lebih 
baik kalau dicabut saja.

Demikian Sidney Jones dari International Crisis Group dan sebelumnya anda jug 
sudah mendengar penjelasan Rafendi Djamin dari Aceh Working Group.


* TAWARAN DAMAI SEBAIKNYA DIMULAI DENGAN DIHENTIKANNYA KEKERASAN DI ACEH

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajukan tawaran damai  kepada Gerakan Aceh 
Merdeka GAM. Tetapi pemerintah hanya bersedia berunding dengan para tokoh GAM 
di Aceh dan tidak dengan para tokoh GAM di Swedia.  Sementara itu, kekerasan di 
Aceh yang melibatkan TNI dengan anggota GAM masih saja berlangsung. Yang 
terakhir adalah tewasnya dua anggota GAM dan tiga warga di Banda Aceh oleh 
peluru TNI. Bekas penasehat perundingan antara GAM dengan Indonesia di Tokyo 
yaitu Noor Djuly menangapi dari Malaysia. 

Noor Djuly [ND]: Kalau bapak presiden berkata demikian, maka saya pikir 
berhasil mempengaruhi supaya orang-orang GAM yang di Aceh itu tidak lagi patuh 
pada Sweden. Apakah itu mungkin atau tidak, ya itu lain cerita kan. Jadi kalau 
pihak Indonesia sincere (tulus, Red) mau menyelesaikan persoalan, maka 
sebaiknya tidak usahlah mencoba memecah belah GAM. Kalau ada juga yang mau, 
katakan satu dua orang berhasil dipengaruhi untuk berunding, tapi itu tidak 
akan menyelesaikan persoalan karena ada yang tidak mau.

Radio Nederland [RN]: Jadi menurut Pak Noor Djuly, GAM di lapangan masih tunduk 
pada pimpinan GAM di Swedia?

ND: Ya tentu saja. Kalau tidak percaya silahkan tanya pada komandan-komandan 
GAM di sana kan. Silahkan saja coba pengaruhi panglima-panglima itu kalau 
berhasil. Tapi itu tidak akan menyeleasikan persoalan. Itu bukan satu usaha 
yang jujur untuk menyelesaikan persoalan.

RN: Menurut Pak Noor Djuly, untuk menyelesaikan persoalan, apa saja yang 
dibutuhkan?

ND: Saya sebenarnya dari dulu mengatakan bahwa konflik Aceh sangat kompleks. 
Tidak mungkin diselesaikan dalam rundingan-rundingan yang pendek, dua atau tiga 
hari. Tidak mungkin. Memerlukan waktu yang lama, memerlukan saling percaya, 
harus ada confidence building. Sebenarnya Henry Dunant Centre mempunyai ide 
yang baik, di mana ia tidak mencoba menyelesaikan konflik, hanya mencoba 
menghentikan permusuhan supaya rakyat Aceh itu bisa normal dulu hidupnya, 
anak-anak bisa pergi ke sekolah, orang-orang mencari makan tanpa diganggu. 

Nah ini sekarang bertambah-tambah lagi dengan adanya bencana tsunami yang 
begitu hebat yang menghancurkan seluruh Aceh. Pihak GAM sendiri sudah 
menyatakan ceasefire (gencatan senjata, Red) sebelah pihak dan kesediaan 
berunding tanpa syarat. Jadi ini harus digunakan sebaik-baiknya, bukan untuk 
memaksakan sesuatu penyelesaian segera. Ini tidak mungkin karena kedua pihak 
itu kutubnya berbeda. Jadi yang perlu adalah menghentikan kekerasan segera. 
Sesudah itu baru perlahan dicari jalan untuk mencapai penyelesaian konflik.

RN: Berkaitan dengan kekerasan yang sampai sekarang masih berlangsung  di 
tengah-tengah bencana, panglima TNI menyatakan bahwa GAM berencana menyerang 
para petugas bantuan asing untuk menarik perhatian?

ND: Sekarang kalau tidak salah terdapat sebelas negara yang mempunyai tentara 
di Aceh. Terdapat juga ribuan atau kalau tidak ratusan orang asing di Aceh. 
Kalau pemerintah Indonesia betul serius tuduhannya, bisalah mereka selidiki 
betul atau tidak. Tentu saja  bagi kedua pihak yang berperang, GAM akan 
mengatakan ini semua dilakukan TNI, sudah seperti terbukti yang penembakan di 
Banda Aceh itu ya. Terus Indonesia katakan ini GAM menyerang rumah pegawai 
tinggi polisi. Ternyata keesokan harinya, ya tentara sendiri yang nembak. 
Klaim-klaim begini memang normal  bagi orang yang sedang berperang. Pihak lain 
yang selalu bersalah. 

Tetapi sekarang terdapat orang tengah, ratusan kalau tidak ribuan. Amerika 
punya helikopter, MSF punya helikopter, Inggris punya helikopter. Ya kalau 
Indonesia betul-betul jujur, kalau betul-betul ada insiden, panggil mereka. 
Tengok itu siapa yang buat. Tapi ini justru ditutup. Di kampung saya di Aceh 
Utara, tidak sebutirpun beras atau makanan dari luar yang sudah sampai. 
Sedangkan beras bertumpuk di Medan dan Banda Aceh. Tetapi di sana justru 
dilarang, nanti dirampok GAM. Buktikan dulu ada terjadi, baru dikatakan. Di 
Aceh Utara ada hilang dua truk. Dikatakan dibawa lari oleh GAM. Ternyata yang 
bawa lari adalah anggota partai bapak presiden sendiri.

GAM memberi akses terhadap seluruh daerah Aceh. Tidak akan diganggu, malah 
kalau dibenarkan akan membantu. Kalau tidakpun, tidak apa. Lepas tangan. Masuk 
saja. GAM kan sudah deklarasi ceasefire sebelah pihak. Mula-mula Jendral 
Endriartono juga mengatakan menawarkan ceasefire. Tetapi panglima militer yang 
di Aceh mengatakan tidak ada ceasefire, dua pertiga tentara akan digunakan 
untuk tujuan humanitarian work (tugas kemanusiaan, red.) dan sepertiga akan 
digunakan untuk terus menghancurkan GAM.

Bagi saya, ini kemungkinannya dua. Apakah Jakarta sudah tidak punya kontrol 
lagi terhadap militer di Aceh ataukah ini hanya permainan drama dari Jakarta. 
Jadi berbicara dengan dua corong ya. 

Demikian Noor Djuly yang oleh Indonesia dianggap sebagai GAM.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke