--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 19 Januari 2005 15:40 UTC ** JAKARTA INGIN KEMBALI BERDIALOG DENGAN GAM ** PASUKAN PALESTINA AKAN DITUGASKAN DI PERBATASAN JALUR GAZA ** PENDATAAN TINGGI LAUT AKIBAT BENCANA TSUNAMI OLEH UNIVERSITAS DELFT ** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: MENJINAKKAN TNI DAN TSUNAMI MENAIKKAN PAMOR SBY ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: CALON MENLU AMERIKA MENYEBUT ENAM NEGARA YANG DIKUNGKUNGI OLEH TIRANI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: YUNANI TERANCAM SANKSI AKIBAT MEMALSUKAN ANGGARAN NASIONAL ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENGADILAN MILOSEVIC TETAP MERUPAKAN MASALAH ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PIMPINAN GAM DI SWEDIA NYATAKAN BELUM DIHUBUNGI PEMERINTAH ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TENTARA, ACEH DAN KECURIGAAN TERHADAP PIHAK ASING * JAKARTA INGIN KEMBALI BERDIALOG DENGAN GAM Januari ini pemerintah Indonesia ingin memulai kembali pembicaraan dengan pihak GAM di Aceh. Demikian Menteri Luar Negeri Hassan Wirayudha. Masih belum diberikan tanggal dan tempat yang jelas. Langsung setelah bencana gempa dan tsunami di Aceh, pihak GAM menyatakan gencatan senjata sepihak. Sebelumnya pemerintah Indonesia bersikap hat-hati, karena ada kemungkinan pertempuran akan kembali dilanjutkan setelah gencatan senjata berakhir. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan minggu lalu sewaktu mengunjungi Aceh, pemerintah menginginkan aturan perdamaian jangka panjang. Pembicaraan resmi antara Jakarta dan GAM dihentikan Mei 2003. Setelah itu Jakarta mengumumkan darurat militer dan mengirim pasukan TNI ke Aceh. * PASUKAN PALESTINA AKAN DITUGASKAN DI PERBATASAN JALUR GAZA Dalam beberapa hari mendatang pasukan keamanan Palestina akan ditugaskan di perbatasan antara Jalur Gaza dan Israel untuk mencegah aksi-aksi kekerasan pihak ekstremis. Demikian hasil perundingan antara Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan pimpinan gerakan radikal Hamas. Pasukan keamanan Palestina juga harus mencegah agar Israel tidak masuk ke wilayah Jalur Gaza. Tidak lama sebelum perundingan dimulai Hamas menyatakan bertanggung jawab atas satu aksi bunuh diri terakhir di Selatan Jalur Gaza. Seorang warga Palestina meledakkan diri di dekat pos penjagaan pasukan Israel. Tujuh warga Israel cedera. Sebelumnya Hamas juga melakukan aksi bunuh diri di tempat lain Gaza. Seorang agen dinas intel Israel Shin Beth tewas menjadi korban. * PENDATAAN TINGGI LAUT AKIBAT BENCANA TSUNAMI OLEH UNIVERSITAS DELFT Para pakar tekonolgi dari Universitas Tehnik Delft, Belanda menyatakan akibat bencana gempa dan tsunami 26 Desember lalu Pulau Phuket di Thailand berpindah tempat 10 sentimeter. Sementara Pulau Sumatra berubah tinggi permukaannya di sejumlah tempat sampai satu meter. Universitas Delft menyatakan punya registrasi unik ketinggian laut dengan bantuan radar yang dipasang di sejumlah satelit. Proyek ini sudah berjalan selama bertahun-tahun. Selain itu juga digunakan perhitungan yang dibuat sistim GPS atau sistim posisi global. Pada saat gempa terjadi salah satu satelit tepat berada di atas Samudera Hindia. Para pakar di Delft ketika itu mencatat rangkaian tsunami yang panjangnya lebih dari 200 kilometer. Hasil-hasil penyelidikan akan dipertunjukkan sewaktu kongres para pakar di Wina akhir April mendatang. * TIGA AKSI BUNUH DIRI DI BAGDAD 10 orang tewas setelah tiga aksi bunuh diri di ibukota Irak, Bagdad. Sebuah bom mobil meledak di dekat gedung kedutaan besar Australia. Di tempat itu dua orang tewas dan enam lainnya cedera. Tidak ada petunjuk bahwa gedung kedutaan adalah sasaran serangan dan juga tidak ada korban warga Australia. Tidak lama kemudian sebuah bom mobil lainnya meledak di dekat markas besar polisi Irak. Enam orang tewas. Bom ketiga meledak di dekat barak tentara Irak. Dua orang tewas menjadi korban * DINAS PAJAK BELANDA BURU PEMILIK RUMAH KEDUA DI SPANYOL Dinas pajak Belanda sedang memburu warga Belanda yang memiliki rumah kedua di Spanyol. Menurut harian Financiele Dagblad dinas pajak Belanda telah menerima sejumlah besar dokumen dari pemerintah Spanyol. Selasa kemarin diberitakan bahwa dinas pajak Prancis telah menyerahkan puluhan ribu akte pemilikan rumah warga Belanda di Prancis. Warga Belanda yang tidak melaporkan kekayaan mereka di luar negeri ini bisa dikenai denda tinggi dan pungutan susulan. Selain itu dinas pajak Belanda juga ingin menyelidiki apakah rumah-rumah tersebut dibeli dengan uang gelap. * TENTARA BELANDA TEMBAK MATI SATU WARGA IRAK Pasukan Belanda menembak mati seorang warga Irak di Irak Selatan. Menurut Departemen Pertahanan Belanda, orang tersebut sedang mengendarai mobil Rabu pagi dan ketika mendekati pos pengawasan Belanda menolak perintah untuk berhenti. Setelah itu pasukan Belanda melepaskan sejumlah tembakan peringatan, tetapi mobil tersebut tidak juga berhenti. Akhirnya pasukan Belanda menembak ke arah sang pengemudi. Satu penumpang lainnya diberitakan selamat. Insiden ini terjadi di Propinsi Al Muthanna tempat pasukan Belanda bertugas. Polisi Irak dan marsose Belanda tengah menyelidiki insiden tersebut. Untuk kedua kalinya tentara Belanda menembak mati seorang warga Irak. Insiden pertama terjadi satu tahun lalu, dan sang pelaku seorang anggota marinir diajukan ke pengadilan. Akhirnya ia dibebaskan dari tuduhan melanggar perintah. * PELAKSANAAN HUKUMAN MATI DI CALIFORNIA Untuk pertama kalinya setelah tiga tahun dilaksanakan hukuman mati di negara bagian California, Amerika Serikat. Donald Beardslee pembunuh yang dijatuhi hukuman mati, dieksekusi dengan injeksi mematikan di rumah tahanan San Quentin. Ini adalah eksekusi pertama Gubernur Arnold Schwarzenegger, setelah menolak memberikan grasi kepada Beardslee. Pria berusia 61 tahun itu dihukum setelah membunuh dua perempuan muda di tahun 1981. Pengadilan California memang sering menjatuhkan hukuman mati, tetapi sangat jarang dipraktekkan. Ini adalah eksekusi ke-11 sejak hukuam mati diberlakukan kembali di California tahun 1981. * BERITA BURSA Bursa efek terpenting di Eropa dibuka dengan kenaikan tipis. Hal itu disebabkan laporan perempat tahun yang positif dari sejumlah konglomerat teknologi Amerika. Di Amsterdam, indeks AEX dibuka seperempat persen lebih tinggi pada 355. Demikian pula di Frankfurt, Londen dan Paris. Nilai tukar euro terhadap dolar Amerika tercatat $ 1,3092. Di Tokyo indeks Nikkei ditutup o,1% lebih rendah ada 11.405. * TOPIK ULASAN PERS: MENJINAKKAN TNI DAN TSUNAMI MENAIKKAN PAMOR SBY "Menjinakkan TNI" demikian judul artikel di International Herald Tribune. Bencana tsunami di Aceh menuntut pelaksanaan tugas kemanusiaan cepat dan berskala besar, tetapi TNI ternyata tidak biasa melakukannya. Fanatik pada ideologi nasionalis dan terobsesi pada tujuan mematahkan perlawanan Gerakan Aceh Merdeka, pimpinan TNI bahkan mendesak Jakarta untuk membatasi gerak pekerja asing hingga Banda Aceh dan Meulaboh saja. TNI bahkan memaksa pasukan asing yang sekarang justru giat melaksanakan tugas kemanusiaan, untuk keluar dari Aceh sebelum 26 Maret. Batasan waktu ini akhirnya dibatalkan, setelah kecaman Washington. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sekarang harus menegaskan kepada para jendralnya bahwa TNI bertanggung jawab pada presiden. Dan sebagai pemimpin yang dipilih secara demokratis, SBY juga harus menegaskan bahwa kebutuhan warga Aceh sekarang adalah prioritas utama. Sebelum sikap TNI berubah maka Amerika tetap membatasi hubungan dengan TNI. Selain itu, demikian International Herald Tribune, bagi TNI, Aceh bukan hanya wilayah bencana tetapi juga ajang konflik bersenjata. TNI sebenarnya harus menggunakan kesempatan terakhir ini untuk berdamai dan membangun kembali kepercayaan rakyat Aceh. Sebaliknya pimpinan TNI justru berniat mengusir semua tentara dan warga asing secepat mungkin dan melanjutkan kembali perlawanan berdarah di Aceh. Sekarang harapan ada di pundak presiden SBY untuk memulai era baru pemerintah yang lebih bertanggung jawab. SBY sedang menghadapi tes penting yaitu mendesak TNI menempatkan kepentingan warga Aceh terlebih dulu. Demikian International Herald Tribune. Koran pagi Belanda de Volkskrant memberitakan Susilo Bambang Yudhoyono bisa meraih keuntungan dari bencana di Aceh. Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi menjanjikan, semua korban bencana di Aceh yang selamat akan punya tempat tinggal akhir Januari ini. Para relawan sedang sibuk memperbaiki rumah-rumah yang rusak, dan kepada penduduk yang kehilangan rumah disediakan bangunan semi-permanen. Sementara di Jakarta presiden mereorganisasi badan koordinasi nasional, karena gagal melaksanakan tugas. Selama minggu-minggu pertama pemberian bantuan berjalan sangat kacau. Barang-barang bantuan menumpuk di Bandara Blang Bintang, Medan dan Jakarta bahkan ada yang hancur karena tidak ada koordinasi yang jelas. Seharusnya bencana tsunami ini menjadi kesempatan emas untuk SBY. Reaksi yang cepat dan tepat dapat mengubah citra negatif SBY yang dianggap lamban dan ragu. Sebaliknya selama minggu pertama Jakarta bereaksi panik, paranoia dan tanpa keputusan. Menurut de Volkskrant bencana di Aceh menyebabkan masalah psikologis untuk Indonesia. Aceh merasa dirinya bukan Indonesia. Aceh memberontak dan karena itu pasukan TNI ditugaskan untuk menjinakkan propinsi ini. Sulit bagi Jakarta untuk memandang Aceh sebagai wilayah bencana dan warga Aceh sebagai korban, sekaligus saudara kandung bangsa Indonesia. Sikap TNI harus berubah 180 derajat. PasukanTNI tiba-tiba dituntut menunjukkan rasa belas kasihan walaupun dibalas warga Aceh dengan tatapan curiga. Ini tentu saja tidak membantu proses pemberian bantuan. Kendala psikologis kedua adalah kedatangan pasukan dan relawan asing di Aceh. Selama ini Aceh tertutup bagi warga asing. Aktivis HAM dan wartawan ditolak masuk Aceh, karena pemerintah tidak mau ada tamu-tamu tak diundang yang mengkritik aksi militer di Aceh. Indonesia bahkan dicap tidak suka pada orang asing. Saat ini Jakarta mulai terbiasa dengan kehadiran pasukan Australia dan puluhan helikopter Amerika. Paranoia mulai berkurang, kekacauan juga mereda, dan bantuan mulai mengalir secara terorganisir. SBY mulai menghitung berkahnya. Ia menegur sang wapres yang tidak tegas, menggunakan perhatian dunia terhadap Indonesia untuk mengundang investor asing serta membuka kemungkinan baru untuk berdialog dengan GAM. Kemenangan terbesar adalah kedatangan tentara Amerika di Aceh dapat memperbaiki hubungan militer antara Washington dengan Jakarta. Hubungan ini putus setelah pembunuhan massal yang dilakukan pasukan TNI di Timor Loro Sae dan sekaligus merusak pandangan dunia terhadap Indonesia. Jadi walaupun kebijakan penanggulangan bencana Indonesia boleh dibilang gagal, SBY bisa keluar sebagai pememang dari bencana di Aceh ini. Demikian de Volkskrant dan sekian ulasan pers. * CALON MENLU AMERIKA MENYEBUT ENAM NEGARA YANG DIKUNGKUNGI OLEH TIRANI Intro: Sidang dengar pendapat di Senat Amerika tentang penunjukkan Condoleezza Rice sebagai menteri luar negeri Amerika berlanjut hari ini. Partai Demokrat yang beroposisi antara lain menyerang Rice tentang kebijakan Presiden Bush soal Irak. Tetapi tidak diragukan lagi, pekan ini Condoleezza Rice akan disetujui Senat untuk menjadi menteri luar negeri Amerika Serikat. Laporan koresponden Reinout van Wagtendonk dari New York. Bisa saja hasil akhir dengar pendapat ini sudah tidak bisa diubah lagi, tetapi para lawan politik Presiden George W. Bush memanfaatkan kesempatan ini untuk mengkritik tajam kebijakan luar negeri pemerintahannya. Senator Partai Demokrat Joseph Biden mengeluh bahwa Amerika dengan kekuatan militernya sekarang tidak pernah begitu sendirian di dunia ini, karena Bush tidak tertarik mengadakan kerjasama internasional. Condoleezza Rice menekankan bahwa diplomasi, keterbukaan pada dunia luar dan mendengar pihak lain akan merupakan faktor penting dalam jabatannya sebagai menteri luar negeri. Condoleezza Rice: Kita akan meningkatkan pertukaran dengan bagian dunia lain. Amerika harus berupaya sekuat tenaga untuk mengerti budaya lain dan belajar bahasa asing. Hubungan kita dengan dunia luar harus berbentuk percakapan dan bukan monolog. Kita tidak akan mengorbankan kaidah keamanan, walau begitu, kalau diplomasi kita akan berhasil maka kita tidak bisa menutup diri dari dunia luar. Sebagai penasehat keamanan nasional presiden Bush, Rice merupakan tokoh sentral dalam perang Amerika melawan terorisme. Ia juga berperan besar dalam keputusan memulai perang di Irak. Tetapi tokoh yang digantinya, Menlu Colin Powell dianggap sebagai tokoh moderat yang mengimbangi tokoh-tokoh neo konservatif garis keras seperti Wakil Presiden Dick Cheney dan Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld. Kalangan garis keras ini konon berpengaruh kuat pada kebijakan luar negeri Amerika. Sebagai wakil terpentingnya, Rice memilih tokoh yang tidak punya hubungan dengan kalangan garis keras. Pilihannya pada Robert Zoellick, duta besar perdagangan Amerika yang terpandang, merupakan isyarat bahwa Rice tidak akan membawa kementerian luar negeri Amerika pada pelukan kalangan garis keras neo-konservatif. Kritik tertajam yang kemarin dialami oleh Condoleezza Rice datang dari Senator Barbara Boxer. Senator Partai Demokrat ini menyerang Rice antara lain karena terus bergesernya alasan pemerintah Bush menyerang Irak. Menurut Rice Irak diserbu bukan hanya karena negara ini memiliki senjata pemusnah massal, menurut Boxer itu dalih saja untuk menutup-nutupi keputusan yang salah. Condoleezza Rice: Senator, alasannya adalah gambaran semuanya. Bukan hanya senjata pemusnah massal yang menyebabkan kita mengambil keputusan itu. Senator Boxer menyela dengan mengatakan Rice harus membaca persetujuan Senat untuk melancarkan perang yang tidak disetujuinya. Waktu itu senat mengadakan pemungutan suara untuk menyerang Irak karena negeri ini memiliki senjata pemusnah massal. Dengan kata lain Senator Boxer menyebut Rice sebagai pembohong. Calon menteri luar negeri ini sangat tidak setuju dengan sebutan itu. Condoleezza Rice: Kita bisa berbicara dalam cara apapun yang anda sukai, tetapi saya benar-benar berharap anda tidak mempertanyakan integritas saya. Situasi Irak merupakan titik berat dengar pendapat kemarin. Selain itu juga diangkat konflik Timur Tengah. Rice menjanjikan dirinya akan benar-benar terlibat dalam perundingan Timur Tengah. Ia tidak bereaksi langsung pada artikel yang terbit di majalah The New Yorker pekan ini. Wartawan penyelidik Seymor Hersh dalam tulisan tadi mengemukakan bahwa pasukan komando Amerika sudah masuk Iran dalam missi penjajakan. Tetapi Rice menyebut Iran masuk dalam negara-negara yang diperintah oleh tirani. Selain Iran, negara-negara tirani adalah Korea Utara, Kuba, Zimbabwe, Belarus dan Myanmar. * YUNANI TERANCAM SANKSI AKIBAT MEMALSUKAN ANGGARAN NASIONAL Sejumlah negara Uni Eropa seperti Prancis dan Jerman tidak mentaati peraturan anggaran yang ketat. Namun negara-negara lain seperti Yunani bahkan lebih parah lagi. Secara sistematis, Yunani memberikan data-data yang tidak benar mengenai defisit apbn-nya. Athena ternyata tidak memenuhi peraturan ketika memberlakukan mata uang euro tahun 2002. Komisi Eropa sekarang muncul dengan langkah-langkah pengawasan yang lebih ketat untuk mencegah penyelewengan. Berikut ulasan redaktur Eropa Johan Huizinga. Apa yang akan anda lakukan apabila anda ingin turut serta dalam mata uang euro tapi defisit apbn melampaui ketetapan tiga persen?Ya, anda tinggal menggeser saja sejumlah pengeluaran untuk tahun-tahun mendatang, dan melapor bahwa defisit berada di bawah tiga persen. Dengan cara itu, Yunani bisa memenuhi syarat-syarat untuk turut serta memberlakukan mata uang euro tahun 2002. Namun keraguan mulai terasa di Brussel pada tahun-tahun sesudah itu. Baru pada tahun 2004, biro statistik Uni Eropa Eurostat mengambil tindakan. Eurostat yang bertugas mencek data negara anggota, mengadakan penyelidikan lebih lanjut dan hasilnya sangat mencengangkan. Ternyata defisit anggaran Yunani untuk tahun 2004 mencapai 5,3 persen. Ini dua kali lipat dari yang diserahkan Yunani sebelumnya, dan jauh di atas syarat yang ditetapkan. Menggunakan metode penghitungan Uni Eropa yang baru, juga terbukti bahwa Athena memberikan gambaran yang terlalu positip tentang keuangannya untuk tahun-tahun sebelumnya. Michiel Vergeer dari Biro Pusat Statistik Belanda menjelaskan di mana kesalahannya. Michiel Vergeer: Mereka memperkecil pengeluaran militer dan membesarkan kelebihan dana sosial. Yunani tidak mencatat biaya pembelian senjata besar-besaran tapi menggesernya beberapa tahun lagi sampai saat senjata tersebut benar-benar telah diterima. Alasan Athena adalah, angka-angka disesuaikan berdasar metode penghitungan yang pada tahun 2000 dulu masih belum berlaku. Tetapi Vergeer membantah adanya perbedaan dalam metode pembukuan. Memang ada beda pendapat soal sejumlah pengeluaran dan penerimaan yang diselesaikan setelah berunding antara negara anggota. Tetapi pengeluaran untuk senjata selalu dibukukan dalam tahun pemesanan dilakukan. Di samping itu, Yunani juga memberi perkiraan yang terlalu optimis mengenai kelebihan dana sosial untuk tunjangan pengangguran dan mereka yang tidak bisa bekerja lagi karena sakit. Bukan hanya Yunani saja yang bersalah. Eurostat sebagai badan pengawas juga menuai kritik. Ini juga ditegaskan oleh Michiel Vergeer. Michiel Vergeer: Eurostat bertugas mencek statistik Yunani. Awal tahun 2004 dilaporkan belum menerima angka-angka dari Yunani. Mereka juga harus merevisi angka-angka selama lima tahun sebelumnya. Mereka memang melakukan tugas tapi lebih lambat dari seharusnya. Masalahnya tidaklah berubah yaitu bahwa Eurostat tergantung pada angka-angka yang diterimanya dari biro pusat statistik negara bersangkutan. Oleh karena itu, Komisi Eropa tidak saja akan meningkatkan pengawasan tapi juga menambah tenaga. Yang juga tak kalah penting adalah usulan jaminan kemandirian biro statistik nasional. Michiel Vergeer: Lembaga statistik nasional haruslah lebih mandiri, juga dalam melaporkan angka-angka ekonomi terutama angka defisit. Namun perubahan dalam budaya politik seperti itu tidak bisa dipaksakan hanya melalui peraturan di atas kertas. Mungkin, prinsip pasar bebas sudah lebih dahulu berlaku. Rating kredit Yunani di mata lembaga keuangan internasional turun akibat skandal tersebut. Timbul pertanyaan, apakah penyelidikan lebih luas di negara-negera euro lainnya, tidak akan mengungkapkan skandal serupa? Menurut Vergeer sejauh ini tidak ada tanda-tanda seperti itu. Skandal ini juga tidak akan berdampak terhadap nilai tukar euro. Berkat lemahnya dolar Amerika, euro sangatlah kuat. Di samping itu, dengan ekonominya yang relatif kecil, Yunani bukanlah pemain besar di Eropa. Tetapi memang skandal ini menggoyahkan kepercayaan masyarakat. Jelas, Komisi Eropa sekarang akan memperketat pengawasan. Tetapi ada pula alasan lainnya. Ke 10 anggota baru Uni Eropa sekarang sudah bersemangat untuk nantinya bergabung ke dalam divisi sepakbola Eropa. * PENGADILAN MILOSEVIC TETAP MERUPAKAN MASALAH Proses peradilan terhadap mantan presiden Serbia Slobodan Milosevic yang berlangsung hampir tiga tahun, bisa dikatakan bahwa tahun 2004 adalah tahun yang paling sulit. Hakim ketua Richard May meninggal dunia, dan Milosevic sendiri seringkali sakit. Namun masalah terbesar adalah ketika para hakim memutuskan menunjuk seorang pengacara untuk mendampingi Milosevic. Lebih jauh berikut laporan redaktur hukum internasional Sebastiaan Gottlieb. "Keputusan menunjuk pengacara untuk mendampingi Milosevic adalah keputusan buruk." Demikian tandas pengacara Heikelien Verrijn Stuart yang dari awal mengikuti perkembangan di Tribunal Yugoslavia. "Gagasan majelis hakim tentang proses yang jurdil tidaklah jelas. Mereka membantah telah mengambil langkah yang tidak adil dengan menunjuk seorang pengacara. Hak untuk membela diri sendiri adalah hak mutlak. Namun peran pengacara pun sangat menentukan dalam proses peradilan yang jurdil. Memaksa seorang pencara mengambil alih kegiatan terdakwa bertentangan dengan peraturan yang ada. Pengacara seharusnya tidak mendampingi terdakwa, apabila terdakwa tidak menginginkan itu." "Kini Milosevic diperbolehkan kembali membela diri sendiri, maka sangat menyedihkan melihat dua pengacara yang ditunjuk mendampingi Milosevic, yakni Steven Kay dan Gillian Higgins, harus diam-diam saja dalam proses. Permintaan mereka untuk mundur dari kasus ini, ditolak hakim. Sangat disayangkan dua pengacara lihai ini diwajibkan menghadiri proses peradilan, tanpa bisa melakukan apa pun. Panitera Tribunal bahkan mengurangi uang kompensasi mereka hingga separuhnya. Padahal pengacara ini, harus menyiapkan kasusnya untuk setiap sidang, seandainya mereka perlu bertindak." "Milosevic mampu membela dirinya sendiri. Ia memang membuat prosesnya menjadi semacam proses peradilan politik. Itu jelas haknya. Ia tampak tahu betul apa yang dilakukannya. Para saksi yang ia panggil sangat menarik dan memberi perspektif baru terhadap kasus tersebut. Misalnya para saksi Rusia, termasuk mantan Perdana Menteri Nicolay Ryzhkov dan Yevgeny Primakov. Mereka antara lain mengungkapkan ada sebuah rencana Barat untuk membangun pangkalan militer di Kosovo yang harus mencegah agar tidak pecah lagi perang saudara yang dikhawatirkan bisa melibatkan Makedonia dan Yunani. Dipertanyakan apakah kesaksian ini benar. Namun ini tentu saja informasi baru yang memberi perspektif baru terhadap kasus ini." "Yang juga menarik adalah kesaksian kelompok guru besar Akademi Seni dan Ilmu Pengetahuan Beograd. Beberapa dari mereka menyusun sebuah dokumen pada tahun 1980-an, yang dinilai nasionalis ekstrem. Melalui saksi-saksi ini Milosevic ingin menunjukkan bahwa dokumen tersebut bukanlah dasar bagi kebijakannya. Namun para saksi ini lebih mengakui sifat nasionalistis dokumen itu ketimbang membantahnya . Mereka membantah ada rencana untuk membangun Serbia Raya. Namun membenarkan bahwa mereka ingin menyatukan penduduk Serbia di Yugoslavia dan untuk itu dibutuhkan wilayah yang lebih luas. Apa tampak tahun lalu, adalah bahwa banyak orang yang bekerja di Tribunal putus asa dalam proses Milosevic. Mereka lelah, ingin berhenti bekerja di Tribunal dan pulang saja. Beberapa tokoh utama bahkan menyatakan buang waktu saja. Bukan hanya karena perilaku Milosevic, namun karena struktur tribunal yang begitu rumit. Walau demikian, ini adalah sebuah pelajaran yang baik bagi mereka untuk berprestasi lebih baik di Mahkamah Pidana Internasional. "Sekarang bisa dinyatakan bahwa dakwaan terhadap Milosevic seharusnya tidak perlu begitu rinci. Saya tahu bahwa jaksa penuntut utama Carla del Ponte menganggap penting bagi para korban supaya semua fakta dan kejahatan ditangani di pengadilan. Ini bisa saja dilakukan dalam kasus pembunuhan, namun tidaklah mungkin dalam proses soal kejahatan perang dan genosida. Para korban tindak kejahatan macam itu harus berupaya mengerti bahwa tidak semuanya bisa dibuktikan. Yang penting adalah bahwa semua kejahatan itu sebenarnya sistematis. Inilah yang harus dibuktikan." "Bisa jadi sistem kontinental Eropa lebih layak untuk menerapkan proses pidana ketimbang sistem anglo saksis. Dalam sistem kontinental ini, hakim sendiri lebih aktif dan juga aktif ikut menginterogasi saksi dan terdakwa. Selain itu barang bukti diserahkan sebelumnya proses peradilan dimulai. Jadi hakim tidak perlu lagi menunggu sampai jaksa penuntut menyerahkan barang bukti dengan berlalunya proses. Hakim Tribunal asal Belanda Alphons Orie, menempuh jalan tengah, dan berhasil meraih hasil bagus. Proses yang dipimpinnya, yakni proses terhadap Krajisnik, mantan anggota presidium Serbia Bosnia, berjalan lebih cepat ketimbang proses-proses lain, dan informasi terdapat lebih cepat pula. Kasus ini juga bisa lebih baik diikuti oleh masyarakat. Namun ini tidak berdampak terahdap proses terhadap Milosevic. Proses terhadap Milosevic masih akan berlangsung paling tidak dua tahun, sebelum menghasilkan vonis hakim. Setelah itu Milosevic masih bisa naik banding, yang akan makan waktu paling sedikit satu tahun. * PIMPINAN GAM DI SWEDIA NYATAKAN BELUM DIHUBUNGI PEMERINTAH Pemerintah melalui Mentri Luar Negeri Hasan Wirayuda mengatakan bahwa saat ini sedang berlangsung proses pendekatan di balik layar dengan pihak Gerakan Aceh Merdeka GAM untuk rekonsiliasi. Dikatakan pula bahwa pertemuan antara kedua pihak diharapkan bisa terwujud akhir bulan ini. Tetapi Pimpinan GAM di Swedia melalui juru bicaranya menyatakan sejauh ini tidak ada langkah kongkrit dan mereka tidak pernah di hubungi baik secara langsung maupun tidak langsung oleh pemerintah RI. Demikian tanggapan jurubicara Pemerintah Negara Acheh, Bakhtiar Abdullah di Swedia. Bakhtiar Abdullah [BA]: Tidak. Saya tidak punya berita apapun tentang hal tersebut. Jadi saya tidak mau spekulasi atau membuat komentar apa sekalipun. Cuma sebagaimana yang kami katakan, kami tetap berpegang teguh pada apa yang telah kami keluarkan itu. Dan sampai saat ini belum ada langkah-langkah yang kongkrit terhadap tujuan tersebut. Radio Nederland [RN]: Jadi, sama sekali pihak Indonesia belum mengubungi Bapak, baik secara langsung ataupun tidak langsung? BA: Tidak. Sampai saat ini belum ada lagi. RN: Padahal berita di Jakarta mengatakan sedang berlangsung pembicaraan penjajakan dan bahkan akhir bulan ini diharapkan pemerintah RI akan bertemu dengan GAM. BA: Itu saya tidak mau bikin komentar. Itu Anda harus buat konfirmasi dengan mereka. Cuma sampai saat ini saya belum dapat berita apapun. RN: Lalu, apakah pimpinan GAM di Swedia akan membantah berita ini, memberikan keterangan resmi? BA: Dalam hal ini saya tidak mau membantah ataupun membenarkan. Cuma yang jelas bagi pihak kami setelah apa yang kami keluarkan itu sampai saat ini belum ada langkah-langkah yang kongkrit, begitu. Sebab sampai saat ini, saya tidak mendapat berita apapun, arahan maupun dari pimpinan dan dari pihak-pihak lain. Apalagi berita ini datangnya dari pihak RI sendiri kan. Bagi kami tidak ada apa-apa. RN: Tapi mereka sudah mengadakan jumpa pers dengan wartawan, kan itu berarti ada dasarnya. BA: Sampai saat ini belum ada lagi. RN: Apakah mungkin, bahwa pemerintah menghubungi piminan GAM di lapangan? BA: Saya rasa tidak mungkin, karena mereka tidak ada kontak langsung. Mereka kontak terus dengan pimpinan GAM dan dalam hal ini juga pimpinan GAM di Aceh itu tunduk kepada putusan pimpinan di luar negri. RN: Menurut pimpinan GAM di Swedia ini kenapa sampai ada pernyataan dari Jakarta yang seperti itu? BA: Kan seperti yang saya katakan tadi. Berita ini datangnya dari pada mereka, bukan kami yang mengeluarkan. Kami hanya mengeluarkan bahwa kami menyeru kepada pihak RI untuk kita mencari jalan. Tetapi itu kan belum konfirmasi, belum ada langkah yang kongkrit. Jadi tanyakan ke mereka saja. RN: Betul. Tapi kan setidaknya pimpinan GAM di Swedia juga ada pendapat tentang ini? BA: Dalam hal ini, karena mereka mengatakan sesuatu yang kami tidak pernah keluarkan dan tidak pernah memberikan gambaran seperti itu. Setiap apa yang kami lakukan, kami memberikan pandangan. Jelas. Tetapi ini bagaimana ini. Demikian jurubicara Pemerintah Negara Acheh, Bakhtiar Abdullah di Swedia. Sedangkan Noor Djuly yang dianggap sebagai GAM di Malaysia menyatakan dirinya belum mendapat kabar atau perintah dari pimpinan GAM di Swedia berkaitan dengan perundingan antara pemerintah dengan GAM. Noor Djuly [ND]: Sebenaranya ini soal perundingan yang pegang adalah Dr Zaini di Stockholm. Jadi tentunya saya terpaksa no comment ya. Soalnya begini, saya ini kan orang yang turut perintah. Tidak mempunyai jabatan apa-apa. Kalau tenaga saya diperlukan, saya dipanggil, saya datang, kalau tidak ya tidak. Tentunya segala sesuatunya itu bergantung pada pimpinan di Stockholm. RN: Tetapi Pak Noor Djuly sendiri sudah mendapat panggilan atau perintah dari Stockholm? ND: Saya sebenarnya mau pergi cuti ke Eropa, tapi bukan ke Sweden. Dan saya sudah beritahu lama mau pergi cuti. Barangkali kalau mereka pikir, kalau memang itu ada, ya dekat-dekat saja kan. Tetapi sampai saat ini saya tidak tahu apa-apa. Demikian Noor Djuly. * TENTARA, ACEH DAN KECURIGAAN TERHADAP PIHAK ASING Intro: Semua yang berbau asing tampaknya selalu mendatangkan kecurigaan di Indonesia. Lebih dari itu banyak orang Indonesia yang selalu mengira bahwa orang asing tidak terlalu tahu apa yang terjadi di negerinya. Kecurigaan terhadap asing ini kembali muncul pada kasus bencana tsunami di Aceh. Menurut Nono Anwar Makarim dari Yayasan Aksara di Jakarta, semua ini salah. Justru lebih banyak orang asing yang lebih mengerti situasi Indonesia daripada yang selama ini dibayangkan oleh orang Indonesia. Berikut Nono Anwar Makarim kepada Radio Nederland: Nono Anwar Makarim [NAM]: Menurut saya kesimpulannya mau melindungi LSM-LSM supaya tidak diculik oleh GAM dan lain sebagainya itu omong kosong. Program utamanya adalah kecemasan berdasarkan pengalaman TimTim. Bahwa NGO itu pokoknya merdeka semuanya. Yang berontak merdekakan saja. Itu bayangan pada TNI. Di lain pihak bayangan NGO-NGO ini kalau terjadi konflik bersenjata, di manapun di dunia ini pelanggaran HAM akan terjadi. Pembunuhan terhadap masyarakat sipil, pelanggaran HAM berat, kejahatan terhadap kemanusiaan itu terjadi. Di manapun. Apakah dia di Eropa Timur, di Serbia, di Yugoslavia, di manapun pokoknya. Kalau kita jelajahi itu tidak bisa dihindarkan. Yang bisa dilakukan adalah dikurangi. Dikurangi dengan training yang luar biasa. Dan itu saya kira tentara kita belum mengalami, training yang berat untuk menghindari. Kalau kita baca instruksi pada abad ke-19 kepada pasukan-pasukan Belanda yang menumpas pemberontakan Teuku Umar, itu instruksinya hampir sama dengan instruksi zaman sekarang yang harus diberikan kepada tentara. Jangan main bakar, kalau mau bikin markas-markas jangan ambil kayu dari rumah-rumah penduduk, jangan ini, jangan itu. Sama itu. Yang menyusun Snouck Hurgronje sama si Van Heutsz. Jenderal Van Heutsz. Yang saya mau katakan adalah bukan hal yang unik TNI setiap konflik bersenjata akan makan korban sipil. Nah ini yang anehnya tidak boleh kelihatan oleh dunia luar. Jadi ada satu miskonsepsi di kalangan sebagian elit kita, terutama tentara, bahwa dunia luar itu pada hakikatnya tidak tahu apa-apa. Jadi jangan dikasih tahulah. Saya dulu pernah sekolah di Amerika, saya mengadakan satu diskusi panel mengenai korupsi di Indonesia. Saya cerita mengenai beberapa korupsi. Ada teman saya yang kemudian berkata sama saya, "Mas Nono itu pakaian kotor kita mbok jangan digantung di luar!". Lho saya bilang, pakaian kotor kita itu yang sudah meneliti orang bule itu banyaknya luar biasa. Paper-paper yang ada mengenai korupsi di Indonesia, yang nulis bule, tidak ada orang Indonesianya. Hal-hal seperti ini ya kita itu masih eee, apa ya, istilah yang tidak terlau menyakitkan hati, parokial. Masih terlalu rustic kurang worldly, kurang paham mengenai apa yang sedang terjadi di dunia kita ini. Bahwa pembicaraan telepon antara tentara dengan komandannya itu bisa disadap oleh pasukan asing, oleh kekuatan asing, itu tidak sepenuhnya disadari. Jadi, kesannya ini mau disembunyikan semuanya. Kalau mereka mau menghajar sisa-sisa GAM ini, itu nggak boleh tahu orang luar. Bukan itu saja kan yang dikatakan oleh Professor (Bill) Liddle sama Professor (Jeffrey) Winters. Ini tentara kita kan paling kekurangan duit. Gajinya bisa hidup untuk kira-kira lima-enam hari. Dan sengsara musti cari makan sendiri kalau operasi dan lain sebagainya. Untuk menopang itu banyak terjadi penyelundupan. Nah hal-hal ini juga terjadi di daerah-daerah operasi. Itupun mau dirahasiakan. Radio Nederland [RN]: Jadi kembali ke nasionalisme yang berlebihan, xenofobia dan bapak sebut tadi parokial itu, bagaimana mengusiknya bahwa itu semua tidak sesuai dengan kenyataan? NAM: Saya kira saya ini minoritas dua atau tiga orang di Indonesia yang berpikir begitu. Jadi betul-betul belum banyak orang yang tahu ini. Yang lainnya semuanya termasuk orang-orang dekat saya sendiri, setuju dengan pendapat mayoritas bahwa yang lebih penting adalah anak-anak itu, anak-anak yatim piatu tinggal di dalam kulturnya sendiri. Jadi ya pikiran kolektif lebih penting daripada nasib seorang yatim piatu. Nah ini semuanya saya kira bersumber pada kondisi di mana orang perorangan itu belum sepenting seperti di dunia Barat. Yang lebih penting adalah masyarakatnya, kelompoknya. Orang-perorangan jauh lebih lemah daripada kelompoknya. Individu, apalagi kata individualistis itu merupakan kata jorok dalam jargon politik. Orangnya individualis. Itu hampir sama dengan egois. RN: Kedengarannya aneh begitu pak. Mau supaya nasib anak-anak yatim piatu ini menjadi baik, tapi kok jadi pilih-pilih. Pikirannya jangan diubah akidahnya? NAM: Tapi milihnya pinter lho, milihnya pinter. Hanya terbatas pada anak-anak saja. Musti keluarga muslim atau tidak boleh keluar dari Aceh. Kalau bantuan yang lain, tidak ada itu. Boleh saja orang Kristen, orang Hindhu, orang Budha kasih tidak apa-apa. Tetapi kalau mengasih kasih kepada anak-anak yang yatim piatu ini tunggu dulu. Ini nasibnya yatim piatu di Indonesia ini sial. Saya ingat ketika tahun 1960an, 1970an, gitu ya, itu beredar cerita bahwa anak-anak kita yang diadopsi oleh orang Barat, itu akan dilatih secara militer. Kemudian dikembalikan ke Indonesia untuk menyerang Indonesia. Nah ini beredar luas. Sekarang ini juga berita bohong dari seorang misionaris di Amerika yang mengatakan bahwa dia telah mengadopsi 300 anak Aceh, wah itu kredibilitasnya tingginya luar biasa di Indonesia. Karena dia mengkonfirmasi apa yang selama ini dicurigai, Kristen itu di mana-mana mau mengkristenkan orang Islam. Itu lho, jadi mentalitas dikepung dan diancam itu luar biasa hidupnya dalam masyarakat kita. Demikian Nono Anwar Makarim dari Yayasan Aksara di Jakarta. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
