---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 21 Januari 2005 14:20 UTC



** PRESIDEN IMBAU KERJASAMA UNTUK BANGUN KEMBALI ACEH

** SEORANG LAGI MENINGGAL AKIBAT FLU BURUNG

** BIS MELEDAK DI CINA AKIBAT SERANGAN

** TOPIK PERS: BUSH INGINKAN KEBEBASAN DAN KEBERADAAN ASING DI ACEH BUAT 
JAKARTA GERAH 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: IRAN DAN ZIMBABWE SALING MENDEKAT, APA LATAR 
BELAKANGNYA?

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MENTERI KEHAKIMAN BELANDA KALAH DALAM SOAL 
POLITIKUS KURDI

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: JEMAAH HAJI ASAL ACEH MENGHADAPI COBAAN SANGAT 
BERAT



* PRESIDEN IMBAU KERJASAMA UNTUK BANGUN KEMBALI ACEH

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berada di Aceh untuk merayakan Hari Raya 
Kurban bersama dengan warga. Di Mesjid Raya Baitturrahman di Banda Aceh, SBY 
mengimbau semua untuk bekerjasama membangun kembali wilayah Aceh yang hancur 
akibat bencana tsunami. Lebih dari 166 ribu penduduk Aceh tewas akibat bencana 
tersebut. Sedangkan lebih dari setengah juta orang tidak memiliki tempat 
tinggal.


* SEORANG LAGI MENINGGAL AKIBAT FLU BURUNG

Di Vietnam, seorang lagi meninggal dunia akibat flu burung. Ketakutan bahwa 
virus flu burung bisa ditularkan dari manusia ke manusia semakin meningkat 
karena saudara korban tampaknya juga tertular. Organisasi Kesehatan Sedunia WHO 
memperingatkan  bencana yang akan timbul apabila flu burung bermutasi dengan 
virus flu manusia. Dalam tiga pekan terakhir di Vietnam, sebanyak tujuh orang 
telah meninggal dunia akibat flu burung.


* BIS MELEDAK DI CINA AKIBAT SERANGAN

Ledakan yang terjadi di sebuah bis di Cina, yang menyebabkan sebelas 
penumpangnya tewas kemarin, adalah serangan. Demikian dinyatakan pemerintah 
setempat. Bis itu sedang dalam perjalanan dari Karama di perbatasan Kazakhstan 
menuju ke kota Usu di propinsi Xinjiang yang bergolak. Masyarakat Uigur yang 
berdiam di sana, teratur melancarkan serangan. Mereka menuntut otonomi yang 
lebih besar serta menuduh pemerintah Cina menindas keudayaan, agama, dan 
politik mereka.


* SERANGAN BOM DI MESJID SYIAH DI BHAGDAD

Sebuah serangan bom di mesjid Syiah di Bhagdad, menewaskan sepuluh orang. 
Jumlah korban kemungkinan masih akan meningkat karena terdapat banyak korban 
cedera. Saat itu, mesjid tersebut padat dengan umat yang bersembahyang Jumat. 
Serangan itu kembali menandakan sikap bermusuhan antara minoritas Suni dengan 
mayoritas Syiah. Mayoritas Syiah kemungkinan akan keluar sebagai kekuatan besar 
dari pemilu 30 Januari mendatang.Partai-partai penting Suni memboikot pemilu 
tersebut.


* PASUKAN PALESTINA JAGA TEPI UTARA JALUR GAZA

Pasukan keamanan Palestina ditempatkan di sepanjang tepi utara Jalur Gaza untuk 
mencegah para ekstrimis menembaki wilayah Israel. Pengerahan ratusan petugas 
itu adalah bagian dari politik Presiden Mahmud Abbas. Dengan begitu, Abbas 
berharap untuk bisa menghentikan kekerasan di wilayah pendudukan. Abbas juga 
ingin kembali berunding dengan Israel mengenai negara Palestina. Pengerahan 
pasukan keamanan Palestina bisa dilakukan karena Israel menyetujuinya.


* PARLEMEN POLANDIA PERINGATI 60 TAHUN PEMBEBASAN AUSCHWITZ

Parlemen Polandia memperingati para korban kamp konsentrasi Jerman Auschwitz, 
yang dibebaskan 60 tahun yang lalu. Dalam sebuah resolusi, parlemen menyebut 
Auschwitz sebagai 'lambang dramatis bagi semua kamp konsentrasi Jerman di 
wilayah Polandia'. Lebih dari satu juta orang yahudi, jipsi, dan pejuang 
pembebasan, menemui ajal di Auschwitz-Birkenau. Pada waktu Tentara Merah 
membebaskan kamp tersebut pada 27 Januari 1945, hanya ada tujuh ribu orang saja 
yang masih hidup. Kamis depan, akan berlangsung peringatan besar-besaran di 
Auschwitz-Birkenau. Akan hadir antara lain para mantan tawanan, 40 kepala 
negara dan pemerintah, termasuk Ratu Belanda Beatrix dan Perdana Menteri 
Balkenende.


* BERITA BURSA

Bursa-bursa Eropa dibuka lebih rendah hari ini. Penurunan telah dimulai Kamis 
kemarin di New York. Beberpa menit sesudah perdagangan dimulai, Indeks AEX di 
Amsterdam tercatat pada posisi 352, atau 0,15 persen lebih rendah dari 
penutupan sehari sebelumnya. Bursa Paris dan Frankfurt juga menunjukkan trend 
serupa. Hanya bursa London saja yang mengalami keuntungan tipis. 

Akibat kerugian di Wall Street serta prakiran yang sedang-sedang saja terhadap 
perusahaan elektronika Sony, maka bursa Jepang merugi hampir setengah persen. 
Indeks Nikkei ditutup pada 11.238.

Nilai tukar euro tercatat $1,29.


* BUSH INGINKAN KEBEBASAN DAN KEBERADAAN ASING DI ACEH BUAT JAKARTA GERAH 

George W. Bush yang dilantik untuk masa bakti kedua sebagai presiden Amerika 
Serikat, bersumpah menyebarkan kebebasan di seluruh dunia. Kebebasan, 
kebebasan, kebebasan. Itulah inti pidato pelantikan George Walker Bush di 
Gedung Capitol Hill Kamis kemarin. Bush mengatakan bahwa kebebasan adalah hak 
setiap orang. Dan diakuinya bahwa kelanggengan kebebasan di negaranya semakin 
tergantung pada kebebasan di negara-negara lain. Jadi adalah tugas serta 
kebijakan Amerika untuk mencari dan mendukung gerakan dan lembaga demokrasi di 
semua bangsa dan budaya dengan tujuan akhir mengakhiri tirani di dunia ini. 
Demikian dikatakan Bush seperti dikutip International Herald Tribune.

Bahkan menurut harian Belanda Algemeen Dagblad, Bush menyebut kata 'kebebasan' 
sebanyak 27 kali dalam pidatonya yang hanya berlangsung 17 menit itu. Dan tidak 
satu katapun soal Afganistan, Irak, maupun Osama bin Laden. Oleh banyak 
pengamat, pidato Bush kemarin digambarkan sebagai sendu, dengan nada yang 
behati-hati dan diperhitungkan. 

Belum pernah begitu banyak militer dan relawan asing berada di Aceh. Warga Aceh 
selama ini juga tidak pernah menyaksikan begitu banyak orang asing: tentara 
Australia yang tinggi-tinggi, pilo-pilot Amerika yang berbadan kekar, 
orang-orang Malaysia dan Meksiko yang langsing-langsing. Warga Aceh yang sedang 
dilanda bencana, menyambut mereka semua dengan tangan terbuka. Tetapi, demikian 
NRC Handelsblad, para jendral dan politisi di Jakartalah yang merasa kepanasan 
melihat begitu banyak militer dan orang asing ke wilayah yang sebelumnya 
tertutup rapat itu.

Militer asing tidak bersenjata dan keamanan mereka ditanggung oleh TNI. Namun 
mereka yang di Jakarta bertanya-tanya tentang harga yang harus mereka bayar 
untuk ini semua. Pekan lalu, demikian NRC Handelsblad, Gus Dur yang suka 
menyebar desas-desus mempermalukan pemerintah, kembali menyebar desas desus 
soal militer asing itu. Menurut Gus Dur sebagai imbalan bantuan kemanusiaan 
untuk Aceh, Amerika akan mendapatkan pangkalan militer di Sabang, di mulut 
Selat Malaka. 

Mantan Dubes Amerika di Jakarta dan Wakil Mentri Pertahanan Paul Wolfowitz 
segera menepis pernyataan Gus Dur. Indonesia, yang adalah anggota gerakan Non 
Blok, tidak mungkin melakukan hal itu. Demikian NRC Handelsblad. Wolfowitzpun 
menambahkan bahwa militernya tidak akan tinggal lama-lama di Aceh. 'Masih 
banyak tugas lain untuk mereka', kata Wolfowitz. 

Menurt NRC Handelsblad keberadaan militer asing dan keresahan Jakarta, 
menimbulkan pernyataan-pernyataan yang saling bertentangan. Wapres Jusuf Kalla 
menyatakan militer asing sudah harus hengkang dari Aceh tanggal 26 Maret. 
Beberapa hari kemudian, pernyataan itu dibantah oleh Menteri Sekretaris Kabinet.

Mengutip para diplomat di Jakarta, NRC Handelsblad menulis, bantuan militer 
Amerika dan Australia itu bukannya tanpa pamrih. Perang yang dilancarkan kedua 
negara itu di Irak tidaklah disukai di Indonesia, negara berpenduduk muslim 
terbesar di dunia. Bantuan untuk Aceh yang islam itu, diharapkan Washington dan 
Canberra akan bisa memperbaiki hubungan mereka dengan Indonesia yang mendingin. 

Demikian NRC Handelsblad dan sekian pers kali ini.


* IRAN DAN ZIMBABWE SALING MENDEKAT, APA LATAR BELAKANGNYA?

Presiden Iran Mohamad Khatami menegaskan dukungan negaranya terhadap Zimbabwe 
yang sedang dihadapi aksi pengucilan internasional. Presiden Zimbabwe Robert 
Mugabe dan pemerintahnya sedang sibuk mendekati negara-negara Asia dan Islam 
dalam politik baru yang berkiblat ke Timur. Zimbabwe juga sudah bisa memanen 
hasil politik baru ini dalam bentuk perjanjian bilateral dengan Iran dalam 
kunjungan presiden Khatami pekan ini ke negaranya. Namun pengamat politik 
Afrika Lerato Mbele mengatakan masih ada latar belakang lain dalam persahabatan 
baru ini.

Lerato Mbele menyatakan saat ini satu-satunya ancaman yang nyata datang dari 
sudut politik. Iran dan Zimbabwe dianggap oleh negara Barat sebagai negara 
berbahaya. Bahkan sebagian negara Barat mencap keduanya sebagai negara paria. 
Jadi apabila sebuah negara dikucilkan secara diplomatik, maka negara itu akan 
mencari negara lain yang bernasib sama. Keduanya akan saling mendukung, karena 
merasa bernasib sama dengan sejarah sama sebagai dasar hubungan kerjasama. 
Selain itu dunia juga menetapkan embargo terhadap Zimbabwe. Juga diberlakukan 
sanksi bepergian ke luar negeri untuk semua pejabat senior pemerintah termasuk 
para pengusaha Zimbabwe. Sangatlah sulit bagi Iran dan Zimbabwe untuk berbisnis 
dengan negara-negara Uni Eropa dan Amerika Serikat. 

Karena itu, pemerintah Zimbabwe sedang mencari pasar baru, dan tentu saja 
dengan memainkan sentimen politik dunia. Misalnya membuka hubungan kerjasama 
dengan Iran yang dicap Washington sebagai salah satu poros setan dalam kampanye 
Amerika memberantas terorisme internasional. Zimbabwe dicap sebagai negara 
rasis dengan rejim anti-kolonialis. Keduanya dapat dibilang sebagai kambing 
hitam pada pentas diplomasi internasional dan status negara paria inilah yang 
justru menyatukan kedua negara. 

Presiden Robert Mugabe menyatakan, kerjasama dengan Iran adalah buah 
kebijakannya berpaling ke Timur. Tapi apa keuntungan yang dapat diraih Iran 
dari kerjasama tersebut? Saat ini pertumbuhan ekonomi Zimbabwe benar-benar 
sangat mencemaskan. Tetapi Zimbabwe tetap menjadi salah satu pasar yang 
menguntungkan di Afrika dan hingga beberapa tahun lalu masih menjadi negara 
dengan pertumbuhan ekonomi terpesat di Afrika setelah Afrika Selatan. Jadi 
Zimbabwe bisa menawarkan pasarnya kepada Iran sebagai salah satu alternatif 
untuk berbagai barang produksi negara itu. Selain itu ketika minyak dan bahan 
bakar hampir tidak dapat dijumpai di Zimbabwe, Libya harus membantu negara itu 
dengan hibah sampai puluhan juta dolar hibah dalam bentuk minyak. Tentu saja 
tawaran hibah Libya tersebut sekarang bisa dibilang tidak mungkin lagi. Karena 
itu Zimbabwe mencari sumber lain untuk memenuhi kebutuhan minyak dan bahan 
bakarnya, sehingga dapat membantu membangun kembali ekonomi negara tersebut.

Dengan cara ini Zimbabwe juga membuka jalur diplomatik baru kepada Iran. 
Teheran bisa menyatakan negaranya mungkin tidak bersahabat dengan Barat, tetapi 
punya kawan di bagian benua lain, di Selatan. Tetapi apakah kerjasama tersebut 
justru membahayakan usaha selama ini untuk mengembalikan Zimbabwe ke masyarakat 
internasional? Menurut Lerao Mbele hal itu tidak akan berdampak negatif, tetapi 
juga tidak ada dampak positifnya. Banyak negara Afrika yang tergabung dalam 
organisasi non-blok, memilih untuk tidak bersekutu secara ideologis dengan 
Barat, walaupun banyak negara Afrika yang sangat  tergantung pada bantuan dari 
Barat. Walaupun sangat tergantung dari negara-negara donor dan persyaratannya, 
Afrika bisa mempertahankan prinsip independen mereka. 

Salah satu contohnya adalah Afrika Selatan dan negara-negara yang tergabung 
dalam Uni Afrika, menolak untuk mendesak pemerintah Zimbabwe melaksanakan 
reformasi demokrasi. Uni Afrika menolak mencontoh demokrasi gaya Uni Eropa 
ataupun Amerika Serikat. Secara tidak langsung mereka menyatakan, mendukung 
usaha-usaha demokratisasi di Zimbabwe sesuai dengan kebutuhan rakyat negara itu 
sendiri.


* MENTERI KEHAKIMAN BELANDA KALAH DALAM SOAL POLITIKUS KURDI

Intro: Menteri Kehakiman Belanda Piet Hein Donner dilarang mengekstradisikan 
Nuriye Kesbir ke Turki. Demikian keputusan pengadilan Den Haag. Menurut majelis 
hakim, tidak ada jaminan bahwa di Turki Kesbir akan diproses dengan adil. Turki 
meminta ekstradisi Nuriye Kesbir, karena pada awal tahun 1990an, tokoh Kurdi 
ini dituduh terlibat dalam aksi-aksi teroris partai kurdi PKK. Laporan redaktur 
hukum internasional Sebastiaan Gottlieb:

Sampai dua kali, Menteri Kehakiman Belanda Piet Hein Donner dilarang pengadilan 
untuk mengekstradisikan Nuriye Kesbir ke Turki. November tahun lalu sudah ada 
keputusan pertama sebuah pengadilan di Den Haag. Menurut majelis hakim, tokoh 
prominen PKK, seperti Nuriye Kesbir menghadapi resiko penyiksaan besar kalau 
sampai masuk penjara di Turki. Di lain pihak majelis hakim mengakui bahwa pada 
bidang hak-hak azasi manusia Turki sudah mencapai perbaikan-perbaikan penting. 
Tetapi pada saat yang sama para hakim menyatakan penyiksaan di penjara belum 
benar-benar dihapuskan. Jelas ada perbedaan antara apa yang diinginkan oleh 
pemerintah Ankara dengan apa yang benar-benar terjadi di penjara-penjara Turki.

Nuriye Kesbir ditangkap pada tahun 2001, ketika tiba di Belanda dari Iran untuk 
minta suaka politik. Pada bulan Maret 2003, De Hoge Raad yaitu Mahkamah Agung 
Belanda memutuskan Kesbir tidak berhak memperoleh suaka sehingga bisa 
diserahkan kepada Turki. Syaratnya adalah Menteri Kehakiman Belanda memperoleh 
jaminan dari pemerintah Turki bahwa Kesbir tidak akan disiksa dan diproses 
secara adil. Pada bulan September tahun 2003, Menteri Kehakiman Piet Hein 
Donner memutuskan jaminan itu ada, dan Kesbir bisa diekstradisikan ke Turki.

November 2003, pengacara Kesbir memprotes keputusan itu melalui peradilan 
singkat. Pengadilan kemudian memutuskan bahwa tidak cukup jaminan dan Menkeh 
Donner dinilai kurang memperhitungkan laporan kritis organisasi HAM, Amnesty 
International dan HUman Rights Watch. Donner pada gilirannya mengajukan naik 
banding atas penolakan ini, namun pada Mahkamah Den Haag, ia kalah lagi.

Pihak pembela Nuriye Kesbir tidak mengerti mengapa Donner begitu gigih ingin 
mengekstradisikan tokoh Kurdi ini ke Turki. Karena itu para pengacara menyambut 
gembira dan lega dengan putusan pengadilan ini. Sejatinya Donner masih bisa 
naik banding ke tingkat kasasi, tetapi menurut pengacara Victor Koppe, kecil 
kemungkinan Donner akan menempuh jalan kasasi. Koppe menduga Donner akan 
menerima keputusan ini. "Di atas kertas Nuriye Kesbir masih bisa 
diekstradisikan ke Iran, karena dia berasal dari negeri itu. Tetapi Teheran 
harus bisa menjamin bahwa Kesbir tidak diserahkan ke Turki. Dan itu tidak bisa 
diharapkan dari Iran, maka tidak ada hakim Belanda yang akan mengijinkannya.", 
demikian imbuh Koppe.

Beberapa jam setelah putusan bebas, Nuriye Kesbir, dilepas dari penjara Breda 
yang mengurungnya lebih tiga tahun. Dalam sekejap dia harus hidup seorang diri 
di luar penjara, namun demikian dia sangat lega tidak diekstradisikan ke Turki. 
Pengacara Koppe berharap Kesbir memperoleh status khusus di Belanda. Apa yang 
disebut "Status Sison", diambil dari nama pemimpin partai komunis Filipina Jose 
Maria Sison yang juga diijinkan menetap di Belanda, tanpa diberi status sebagai 
pencari suaka.


* JEMAAH HAJI ASAL ACEH MENGHADAPI COBAAN SANGAT BERAT

Berangkat menunaikan ibadah haji berarti memenuhi undangan Allah dan harus 
ikhlas meninggalkan hal-hal keduniawian, termasuk harta dan keluarga. Akibat 
bencana Tsunami ini, maka bagi sebagian jemaah asal Aceh, pengorbanan ini 
menjadi kenyataan pahit. Bagaimana mereka menghadapi cobaan dunia yang berat 
itu? Radio Nederland menghubungi Muhammad Yusrah di Mekkah salah satu petugas 
medis dari Banda Aceh. Ia berangkat ke Mekah sebelum 26 Desember, untuk 
mempersiapkan kedatangan jemaah haji. Meskipun kehilangan istri dan tiga 
anaknya, ia tetap berusaha tegar karena tugas menjamu tamu Allah lebih penting. 
Berikut penuturan Muhammad Yusrah, warga Banda Aceh di Mekah:

Muhammad Yusrah [MY]: Rumah saya berdekatan dengan laut, lebih kurang 2 km dari 
pantai. Kebetulan sekali kakak kandung saya sendiri yang berasal dari Aceh 
Timur pergi juga berhaji. Dia mengatakan rumah saya sudah rata dengan tanah 
pak, jadi tidak berbekas lagi. Malahan..pondasinya juga tidak ada lagi.. (desak 
tangis red.). Kemudian abang saya yang juga di Aceh Timur mencoba mencari tahu 
tentang hal keluarga saya, tapi itu juga tidak ditemukan.   

Radio Nederland [RN]: Anda sekarang berada di sana, di Tanah Suci. Bagi anda 
bagaimana peranannya.. maaf saya juga emosi.. peranan agama?

MY: Saya kebetulan sewaktu saya mau berangkat, terlebih dahulu melaksanakan 
sholat sunat Shafar pak. Sunat untuk berangkat meninggalkan keluarga. Saya 
sudah menitipkan anak dan istri saya kepada Allah pak. Jadi (disertai desahan 
tangis red.).. dengan demikian saya mendengar bencana tersebut, saya minta 
perlindungan dari Allah. Karena saya punya niat untuk menjamu tamu Allah. Dan 
saya tidak ingin tugas saya ini terganggu, begitu pak. 

RN: Apa waktu itu tidak terbenak dalam hati bapak untuk pulang saja ke Aceh, 
membantu teman dan saudara?

MY: Begini pak, keluarga saya adalah harapan hidup saya pak. Tapi tugas saya 
ini tugas suci yang tidak mungkin saya beli. Jadi saya lebih mementingkan: saya 
selesaikan tugas dahulu setelah waktu Wukuf selesai baru saya ingin mencari 
tahu tentang hal keluarga saya pak. Dan kebetulan sekali hari ini adalah hari 
Idul Adha. Saya mencoba menelpon mertua saya yang ada di Bandung. Dan beliau 
mengatakan empat orang keluarga dari Bandung mencari dan sampai hari ini belum 
kembali ke Bandung. Masih mencari terus, tapi belum ditemukan mereka. 

RN: Keluarga bapak yang dicari itu siapa saja?

MY: Istri saya dan anak saya tiga kemudian kemenakan saya satu. Saya enggak 
tahu pak, apakah mereka masih hidup atau mereka terkubur atau mereka 
dikumpulkan dengan massa atau mereka belum ditemukan. Sampai hari ini belum 
tahu. 

RN: Dengan peristiwa ini bapak ada di sana, bagaimana peranan iman bapak. 
Apakah iman bartambah kuat atau bagaimana?

MY: Begini pak, saya pergi karena Allah, ingin menjamu tamu Allah. Kemudian 
mereka yang saya tinggalkan juga saya pergi untuk mereka, jadi saya yakin dan 
percaya sekali, Allah memberikan yang terbaik buat saya pak. Jadi ini pilihan 
yang terbaik buat saya sehingga saya menjadi lebih kuat kadang-kadang. Tapi 
terkadang sebagai manusia biasa saya merasa kehilangan mereka pak. 

RN: Kalau bapak merasa kehilangan seperti itu apa yang bapak lakukan?

MY: Jadi saya sekarang sudah tawaqal lilallah (tabah dan iklas demi Allah 
red.). Jadi saya sudah mulai bisa menerima kenyataan apapun yang terjadi, 
kemudian saya juga maaf .. ini saya katakan pak..sekarang ini saya tidak 
memiliki apa-apa lagi di sana. Jadi kadang-kadang sebagai manusia, harapan saya 
seperti kosong begitu pak. Tapi saya juga ingin berbuat sesuatu untuk mereka 
pak.

Saya ingin sekali pak di tempat tanah yang kami beli berdua (dengan istri red.) 
itu saya akan membangun sesuatu yang bisa saya manfaatkan untuk.. (diiringi 
tangis red.) mungkin-mungkin kepada anak-anak yang kehilangan orang mereka pak. 
Saya punya keinginan besar seperti itu.

RN: Ketika melakukan ibadah haji, di mana kita bisa dekat dengan Allah. Kita 
menjadi tamu Allah. Apa permintaan bapak?

MY: Saya sampai hari ini masih meminta keselamatan mereka pak. Di waktu tiga 
hari pertama kejadian, itupun saya selalu tawaf kemudian saya satu malam 
beritikaf di Masjidil Haram dan meminta pertama sekali meminta keselamatan anak 
dan istri saya, kemudian saya meminta kekuataan untuk dapat melaksanakan tugas 
yang dibebankan kepada saya.

Dan dua hari belakangan ini ada teman menasihati saya bahwasanya mintalah 
apabila nanti memang Allah memanggil mereka, mintalah kekuatan kepada Allah 
agar saya kuat menerima cobaan ini pak. Dan itu sudah saya laksanakan selama 
dua hari ini pak.

Demikian Muhammad Yusrah, warga Banda Aceh petugas tenaga medis jemaah haji di 
Mekah.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke