---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 28 Januari 2005 12:50 UTC



** DELEGASI RI DAN GAM DI FINLANDIA HARI INI BERTEMU

** HAMAS MENANG PEMILU LOKAL JALUR GAZA

** WARGA IRAK DI LUAR NEGERI MENDATANGI TPS

** TOPIK ULASAN PERS: ACEH SKEPTIS TERHADAP KEMUNGKINAN PERDAMAIAN DAN JEPANG 
KIRIM PASUKAN KE NEGERI YANG PERNAH DIDUDUKINYA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DI BELANDA ORANG-ORANG KURDI IKUT PEMILU IRAK

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: DELEGASI INDONESIA DAN GAM BERTEMU DI HELSINKI



* DELEGASI RI DAN GAM DI FINLANDIA HARI INI BERTEMU

Para pejabat pemerintah RI dan perwakilan GAM hari ini bertemu di Finlandia. 
Ini adalah pertemuan langsung antara dua belah pihak setelah gagalnya gencatan 
senjata 20 bulan lalu. Sejak itu, Aceh mengalami bencana kemanusiaan dahsyat 
akibat gempa bumi dan tsunami 26 Desember lalu. Kamis kemarin, dua delegasi 
secara terpisah telah bertemu dengan mantan Presiden Finlandia, Martti 
Ahtisaari, penengah perundingan ini. Baik perwakilan GAM maupun pemerintah RI 
tidak bersedia memberi komentar apapun tentang jalannya perundingan, namun 
menunjuk pada jumpa pers yang akan dilangsungkan Ahad mendatang.


* HAMAS MENANG PEMILU LOKAL JALUR GAZA

Gerakan radikal Islam Hamas keluar sebagai pemenang besar pada pemilihan daerah 
Jalur Gaza. Di sepuluh tempat, Hamas berhasil meraih hampir semua kursi dalam 
dewan kota. Jurubicara gerakan radikal Islam itu menyampaikan kepada rakyat, 
bahwa Hamas sudah muak dengan korupsi. Ia menyebut prestasi Hamas, kemenangan 
bagi demokrasi. Gerakan Fatah pimpinan Presiden Mahmoud Abbas mengalami 
kekalahan besar. Pemerintah Palestina mengirim sekitar 2000 polisi ke Jalur 
Gaza Selatan untuk mencegah supaya kaum radikal Palestina tidak melancarkan 
serangan terhadap sasaran Israel. Polisi ditempatkan di pos pemeriksaan di 
perbatasan dengan Rafah dan juga berpatroli di kawasan. Kamis kemarin, Perdana 
Menteri Israel Ariel Sharon tampak optimis mengenai kemungkinan perdamaian 
dengan Palestina yang menurutnya suatu terobosan bersejarah.


* WARGA IRAK DI LUAR NEGERI MENDATANGAI TPS

Di pelbagai negara, termasuk Belanda, warga Irak mendatangi tempat pemungutan 
suara untuk memilih parlemen sementara Irak. Dalam tiga hari mendatang, sekitar 
280 ribu pengungsi Irak bisa memberi suara di Australia, Timur Tengah, Amerika 
Utara dan Eropa. Sementara di Irak sendiri, pemilu akan digelar Ahad mendatang. 
Di Belanda, lebih separuh dari 30 ribu warga Irak mendaftarkan diri ikut 
pemilu. Dalam tiga hari mendatang mereka bisa memberi suara di kota Amsterdam, 
Rotterdam dan Zwolle. Sementara di ibukota Irak, Baghdad, empat warga tewas 
dalam serangan bom mobil. Bom meledak di dekat kantor polisi. Kaum ekstremis 
Irak berupaya mengacaukan pemilu dengan melancarkan serangan.


* WARGA AUSTRALIA DIBEBASKAN DARI GUANTANAMO BAY

Seorang warga Australia dibebaskan dari pangkalan militer Amerika Guantanamo 
Bay di Kuba. Mahmoud Habib, asal Mesir, ditahan selama tiga tahun karena 
dituduh bekerja sama dengan kelompok teror al-Qaedah di Pakistan. Ia juga 
dituduh tahu soal serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat. Amerika 
membebaskannya karena kurang bukti. Setelah tiba di Australia, Habib langsung 
dinyatakan bebas. Awal pekan ini Amerika juga membebaskan empat warga Britania 
dari Guantanamo Bay. Setelah diinterogasi mereka pun dinyatakan bebas.


* CARLOS MESA INGIN GELAR REFERENDUM SOAL OTONOMI

Presiden Bolivia, Carlos Mesa ingin menggelar referendum mengenai otonomi lebih 
luas. Selain itu Mesa ingin agar April mendatang, masyarakat dapat memilih 
sendiri para gubernur. Sejauh ini gubernur masih diangkat presiden. Usulan 
menggelar referendum dan pemilu diajukan sehari sebelum demonstrasi massal di 
kota Santa Cruz, Bolivia Timur. Di sana, masyarakat sudah berdemonstrasi selama 
tiga minggu menentang kebijakan ekonomi Presiden Mesa, dan mengancam menyerukan 
kemerdekaan. Propinsi Santa Cruz di Utara adalah penggerak ekonomi Bolivia. 
Menurut para demonstran, tawaran Presiden Mesa untuk menggelar referendum 
tidaklah cukup, dan karena itu hari ini mereka melanjutkan demonstrasi massal.


* TAHANAN BELANDA DI LUAR NEGERI MENINGKAT

Jumlah warga Belanda yang dipenjarakan di luar negeri kembali meningkat. 
Menurut Kementerian Luar Negeri Belanda, 2352 warga Belanda ditahan di luar 
negeri. Ini 200 lebih banyak ketimbang tahun lalu. Sebagian ditahan karena 
terlibat kasus narkoba. Peningkatan tahanan Belanda terutama di negara-negara 
Eropa, termasuk Jerman, Prancis dan Spanyol. Diduga perdagangan narkoba di 
negara-negara ini meningkat. Namun Kementerian Luar Negeri Belanda belum 
menyelidiki hal ini. Setahun lalu jumlah tahanan Belanda di penjara-penjara 
asing masih turun.


* CINA PESAN BEBERAPA PULUH 7E7 DREAMLINER

Perusahaan pembuat pesawat Amerika, Boeing mencapai kesepakatan dengan beberapa 
maskapai penerbangan Cina mengenai penjualan beberapa puluh pesawat baru. 
Pesawat yang dimaksud adalah jenis baru 7E7 Dreamliner. Pengumuman Boeing 
menyusul pernyataan perusahaan pembuat pesawat Eropa, Airbus, bahwa Cina 
memesan lima jenis pesawat baru, A380 dan 20 pesawat jenis A330 untuk jarak 
jauh. Di industri penerbangan, maka order Cina untuk Airbus Eropa dinilai 
sangat penting dalam persaingan dengan Boeing Amerika. Cina adalah pasar 
terbesar kedua bagi pesawat, menyusul Amerika Serikat.


* BERITA BURSA

Di bursa saham Eropa, Indeks AEX di Amsterdam dibuka pada titik 358,57 poin, 
nilai yang sama seperti pada penutupannya Kamis kemarin. Satu euro bernilai 
1,3030 dolar sen.

Sementara di Asia, Indeks Nikkei di Tokyo ditutup negatif. Indeks Nikkei turun 
0,2% ditutup pada titik 11.320,58 poin. Juga bursa-bursa saham lain di Asia 
ditutup negarif. Bursa Seoul turun 0,35%, Hongkong turun 0,3% dan Australia 
turun 0,1%.


* ACEH SKEPTIS TERHADAP KEMUNGKINAN PERDAMAIAN DAN JEPANG KIRIM PASUKAN KE 
NEGERI YANG PERNAH DIDUDUKINYA

Pelbagai koran Belanda memberitakan kembali dimulainya perundingan antara GAM 
dengan Jakarta. Harian sore NRC Handelsblad menulis, dua tahun setelah mantan 
Presiden RI Megawati Soekarnoputri mengumumkan darurat militer di Aceh, 
perimbangan kekuatan antara pemerintah RI dengan GAM memang sudah bergeser, 
tapi pendirian masing-masing pihak, Jakarta maupun GAM, tetap sama. Pasukan GAM 
sudah berkurang separuhnya, mereka diusir ke pegunungan. Nasib sebagian besar 
komandan GAM tidak jelas. 

Menurut sumber pemerintah RI, seperti diberitakan NRC Handelsblad lebih lanjut, 
kemungkinan bahwa perundingan di Helsinki membuahkan hasil, lebih besar 
ketimbang dua tahun lalu. Delegasi pemerintah RI pimpinan Menko Polhukam Widodo 
Adi Sucipto, adalah delegasi menteri pertama yang berunding dengan GAM. 
Sebelumnya, dalam perundingan dengan GAM, delegasi Jakarta hanya dipimpin oleh 
seorang diplomat. Ini menunjukkan keinginan politik dari Jakarta. 

Sebagai seorang jenderal purnawirawan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 
demikian NRC Handelsblad, mempunyai lebih banyak kebebasan terhadap tentara. 
Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto pekan ini mengatakan bahwa keputusan 
berunding dengan GAM adalah hak prerogatif Presiden yang patut dihargai. 

Warga Aceh sudah lelah. Pertama akibat pertikaian seperempat abad, dan 
belakangan akibat bencana alam terbesar dalam sejarah. Warga Aceh hanya ingin 
perdamaian dan hidup tenang saja, walau tidak percaya kepada Indonesia, sesuatu 
yang menurut harian NRC Handelsblad tidak akan berubah. Walaupun misalnya bisa 
dicapai kesepakatan di Helsinki, tapi masih dipertanyakan apakah kalangan GAM 
di pegunungan akan mentaatinya. Demikian tulis harian sore NRC Handelsblad.

Harian Trouw berlanjut perundingan akan berjalan alot. Setelah bertahun-tahun 
berperang dan pelbagai pelanggaran hak-hak asasi manusia, dua belah pihak 
saling tidak percaya. Banyak warga Aceh senang dengan pertemuan baru tersebut, 
namun pada waktu yang sama skeptis terhadap kemungkinan perdamaian. Demikian 
tulis harian Trouw. 

Sementara itu, dua helikopter Jepang mendarat di Aceh Kamis kemarin. Ini adalah 
operasi militer Jepang terbesar di luar negeri sejak Perang Dunia II. Demikian 
harian International Herald Tribune. Pasukan Jepang tiba di Aceh sementara PBB 
dan pasukan asing lainnya mengurangi operasi bantuan di kawasan bagi para 
korban tsunami. 

Jepang, yang menyerbu Asia semasa Perang Dunia II, oleh International Herald 
Tribune disebut ingin memperoleh peranan politik dan keamanan lebih penting di 
dunia. Jepang berharap bisa memberi kesan baik di Indonesia, negara yang 
didudukinya semasa perang. 

Beberapa pihak mengkritik bahwa penempatan pasukan itu melanggar undang undang 
dasar Jepang yang melarang pengiriman pasukan ke luar negeri. Menurut undang 
undang dasarnya, Jepang hanya diijinkan menempatkan pasukan untuk membela 
negara. 

Aceh adalah kawasan di Asia yang paling dilanda gempa bumi dan gelombang pasang 
tsunami pada 26 Desember 2004. Sedikitnya 174 ribu orang tewas. Demikian tulis 
harian Trouw.


* DI BELANDA ORANG-ORANG KURDI IKUT PEMILU IRAK

Mulai Jum'at ini sampai Ahad mendatang orang-orang Irak yang hidup di luar 
negeri, diberi kesempatan ikut pemilihan umum. Khalil Shalmashi, orang Irak di 
Belanda, juga akan ikut pemilu. Pada tahun 1993 ia datang sebagai pencari suaka 
di Belanda, waktu itu rezim Saddam Hussein menghantam orang-orang Kurdi di Irak 
Utara. Shalmashi melihat pemilihan umum ini sebagai peristiwa bersejarah, walau 
pun terus dirongrong pelbagai ledakan bom. Laporan redaktur masyarakat 
multikultural Saskia van Reenen.

Seperti banyak orang yang hidup di pengasingan, Khalil Shalmashi menonton 
televisi Kurdi untuk mengikuti perkembangan tanah kelahirannya, khususnya 
berita mengenai pemilihan umum. Kadang-kadang dia juga menonton televisi Arab 
yang banyak memberi jam siar kepada Perdana Menteri Ad Interim Iyad Allawi. 
Untuk memperoleh berita yang tidak memihak, Shalmashi juga menonton televisi 
Belanda. 

Perkembangan negaranya harus diamatinya dari Belanda, sejak ia melarikan diri 
tahun 1993. Ia ikut pemberontakan orang Kurdi terhadap Saddam Hussein. Ketika 
Saddam menindak pemberontakan itu, Khalil Shalmashi melarikan diri ke Turki, 
seperti orang-orang Kurdi lainnya. Dari Turki ia memperoleh undangan untuk 
datang ke Belanda. Di Belanda ia berhasil menyelesaikan studi antropologi 
budaya.

Kalau situasi Irak Utara membaik, Khalil Shalmashi ingin juga pulang kampung. 
Keluarga dan teman-temannya masih tinggal di sana. Baginya pemilihan umum di 
Irak merupakan langkah penting menuju demokrasi.

Sampai tahun 1992 Khalil tidak pernah mengenal demokrasi. Di Irak, hak-hak 
azasi manusia terus ditindas. Itu semua dialaminya sendiri. Karena itu 
menurutnya pelbagai pelanggaran itu tidak boleh berulang kembali. Setelah 
hampir 11 tahun di Negeri Belanda, Khalil Shalmashi akhirnya mencicipi 
demokrasi. Di Belanda berlaku kebebasan mengutarakan pendapat dan warga Belanda 
juga memilih wakil dalam parlemen tiap empat tahun. Khalil mengaku ingin hidup 
damai dan aman di negaranya.

Khalil Shalmashi mendaftarkan diri ikut pemilu Irak. Ahad mendatang ia akan 
memberikan suara. TPS di Amsterdam dijaga ketat. Maklum, di Irak, kalangan 
teroris pimpinan Abu Muzab Al Zarqawi memaklumkan perang terhadap orang-orang 
Irak yang ikut pemilu. Di Belanda Khalil Shalmashi tidak takut kena serangan. 
Khalil juga tidak mengkhawatirkan keluarganya di Irak Utara.

Khalil Shalmashi: Irak Utara relatif lebih aman katimbang Irak Tengah. Di sana, 
keluarga saya merasa bebas untuk memberikan suara. Wilayah Segitiga Sunni lebih 
berbahaya. Di sana pemilihan umum disabotase oleh para pendukung Saddam 
Hussein, anggota partai Ba'ath yang sudah dilarang dan teroris islam luar 
negeri. Tetapi saya rasa semua orang Irak, dari suku apapun mereka, tidak boleh 
membiarkan diri diseret oleh kekerasan. Jadi mereka harus memberikan suara, 
supaya tidak ditindas oleh kalangan teroris. Sudah lama Irak porak poranda.

Walau begitu, berlanjutnya kekerasan menyebabkan para pengamat meragukan makna 
dan legitimasi pemilihan umum ini. Khalil Shalmashi tidak setuju. Pemilihan 
umum ini tetap bermakna. Ini adalah peristiwa bersejarah, katanya. Yang penting 
rakyat Irak sudah bisa memberikan suara, tidak peduli apapun hasilnya.

Televisi Irak juga mengimbau semua warga menggunakan hak pilih mereka hari 
Minggu, termasuk semua yang hidup dipengasingan. Jumlah warga Irak yang ikut 
pemilu di Belanda sangat rendah. Hanya separuh yang melapor. Banyak yang 
mencurigai pemilu. Menurut Shalmashi banyak faktor yang ikut menentukan. Jumlah 
orang Kurdi dan Syiah yang ikut pemilu bisa tinggi. Warga Sunni sebaliknya 
kurang percaya pada makna hasil pemilu. Banyak yang memboikot pemilu. Kalangan 
Syiah merupakan kelompok mayoritas di Irak. Besar kemungkinan mereka akan 
memperoleh paling banyak kursi di Kongres Nasional. Kongres yang akan menyusun 
UUD baru yang akan ditentukan oleh semua warga Irak melalui referendum. 
Termasuk mayoritas warga Sunni. Sebagian besar tidak mendaftarkan diri karena 
kurang percaya pada hasil pemilu. Di pihak lain, sistim pendaftaran itu juga 
mengadung banyak kekurangan. Untuk seluruh Belanda hanya terdapat tiga pos. 
Amsterdam terlalu jauh dan ongkos perjalanan mahal.  

Shalmashi pasti akan menggunakan hak pilihnya. Ia akan memilih seorang calon 
dari Kurdi tetapi belum tahu siapa.  Pilihan saya rahasia. Warga Kurdi menyusun 
daftar caleg sendiri. Khalil Shalmashi pasti akan memilih dari daftar tersebut. 
Selain pemilu nasional dan lokal, warga Kurdi juga akan memilih anggota 
parlemen lokal mereka sendiri. Sudah 13 tahun orang kurdi hidup di bawah 
pemerintahan sendiri. Banyak warga kurdi masih kurang percaya terhadap proses 
politik Irak. Mereka tetap ingin bebas. Tidak mau melepaskan demokrasi yang 
masih sangat peka sampai terbentuknya UUD baru. Itulah sebabnya berbagai parpol 
Kurdi bergabung bersama. 

Kalau warga Sunni memboikot pemilu, banyak anggota parlemen akan merupana warga 
Kurdi dan Syiah. Khalil Shalmashi tetap percaya akan tumbuhnya demokrasi 
parlementer dan semua warga etnis seperti Kurdi, Sunni dan Syiah akan hidup 
berdampingan dengan damai.

Sebagai warga Kurdi, Shalmashi ingin hidup harmonis dengan orang Arab yang 
disebutnya sebagai saudara kandung. Tetapi kalau Irak terpecah-belah karena 
kepentingan masing-masing golongan, maka warga Kurdi sebaiknya memisahkan diri 
saja, demikian Shalmashi. Tapi Khalil Shalmashi sadar, keinginan memisahkan 
diri itu pasti ditentang dengan alasan geo-politik. Barat dan Turki pasti akan 
menentang.

Khalil Shalmashi berharap akan bisa kembali ke ke Irak kalau suasananya lebih 
aman. Sementara ini, ia memantau situasi dan kondisi di Irak lewat televisi 
saja.


* DELEGASI INDONESIA DAN GAM BERTEMU DI HELSINKI

Pertemuan antara Jakarta dengan Gerakan Aceh Merdeka GAM dimulai Jum'at ini di 
sebuah lokasi yang dirahasiakan di ibu kota Finlandia Helsinki. Kemarin mantan 
presiden Finlandia Martti Ahtissari yang menjadi mediator perundingan telah 
bertemu dengan kedua belah pihak secara terpisah. Seperti halnya dengan waktu 
dan tempat perundingan yang serba rahasia, agenda perundingan juga tidak 
diberitakan. Hanya saja pihak GAM berulangkali menyatakan fokus mereka adalah 
bantuan kemanusiaan bagi warga Aceh. Lebih jauh laporan Juliani Wahyana dari 
Helsinki. 

Pertemuan antara delagasi pemerintah Indonesia dengan pimpinan Gerakan Aceh 
Merdeka GAM  di Helsinki berlangsung dengan penuh kerahasiaan. Baik pihak 
Kedutaan Besar republik Indonesia  di Finlandia maupun Crisis Management 
Initiatief CMI yaitu LSM yang menjadi perantara dalam perundingan tidak 
bersedia memberikan konfirmasi mengenai tempat dan waktu perundingan dilakukan. 
Hanya dalam keterangan singkatnya CMI mengatakan ketua mereka mantan presiden 
Martti Artissari telah bertemu dengan kedua pihak secara terpisah Kamis 
kemarin. Pertemuan awal itu dimaksudkan untuk menjajaki harapan dari 
masing-masing pihak dalam pertemuan yang dimulai Jum'at ini. Detail pertemuan 
nampaknya tidak akan banyak diketahui sebelum hari Minggu saat mantan presiden 
Artissari memberikan keterangan pers sesudah usainya perundingan. 

Pertemuan antara Jakarta dengan GAM ini adalah yang pertama kali dalam 20 bulan 
sejak gagalnya "Kesekapatan Penghentian Permusuhan di Aceh" atau COHA. 
Kesepakatan itu dicapai melalui upaya mediasi LSM Swedia Henry Dunant Centre 
setelah melalui perundingan selama 3 tahun. Kesepakatan yang dicapai pada 9 
Desember 2002 itu menumbuhkan harapan akan berakhirnya konflik bersenjata yang 
telah berlangsung selama 26 tahun. Perkembangan positifpun berlangsung dengan 
dilapangan dengan turunnya tingkat kekerasan secara drastis. Namun sikap saling 
curiga antara kedua pihak menyebabkan kesempatan itu berantakan dan kekerasan 
berkobar kembali. Di bulan Mei 2003 TNI melancarkan offensi besar-besaran 
terhadap GAM dan mereka mengatakan 2500 pemberontak telah dibunuh sejak itu. 

Bencana gempa bumi dan tsunami yang menghancurkan sebagian besar wilayah Aceh 
dengan sekejap mengubah keadaan. Aceh yang dulu tertutup rapat dari dunia luar 
dalam beberepa hari telah menjadi PBB mini dengan kehadiran berbagai relawan 
asing dari berbagai kebangsaan. Dengan seluruh mata dunia yang tertuju ke Aceh, 
baik Jakarta maupun GAM segera mengumumkan gencatan senjata sepihak, walaupun 
kontak senjata terus berlanjut. Pertemuan di Helsinki tampaknya bertujuan untuk 
mencapai suatu gencatan senjata resmi, supaya pemberian bantuan kepada penduduk 
Aceh bisa berjalan dengan baik.

Penyelesaian cepat terhadap konflik yang telah berlangsung puluhan tahun di 
Aceh, tampaknya mustahil. Kedua belah pihak menyadari hal itu. Tetapi kesediaan 
kedua pihak untuk maju ke meja perundingan merupakan langkah yang patut 
dihargai. Apabila dalam pertemuan di Helsinki kedua pihak dapat mencapai 
kesepakatan untuk menghentikan permusuhan maka ini bisa menjadi awal yang 
positif untuk melangsungkan pertemuan yang lebih komprehensif terhadap 
penyelesaian konflik Aceh. 

Juliani Wahyana melaporkan dari Helsinki.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke