---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Sabtu 29 Januari 2005 12:30 UTC



** KUNJUNGAN NOSTALGIA XANANA GUSMAO KE PENJARA CIPINANG

** LANGKAH PENGAMANAN DIPERTAJAM JELANG PEMILU IRAK

** PBB AKAN MENGKOORDINASIKAN PEMBENTUKAN SISTIM PERINGATAN DINI TSUNAMI

** HUBUNGAN UDARA LANGSUNG CINA-TAIWAN

** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: PEMILU IRAK DAN DEMOKRASI DI NEGARA-NEGARA ARAB

** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: ORGANISASI BANTUAN BELANDA HENTIKAN 
PENGHIMPUNAN DANA BANTUAN UNTUK KORBAN TSUNAMI

** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: PARLEMEN EROPA BERTEKAD MELAWAN BERITA BURUK 
TENTANG UNI EROPA



* KUNJUNGAN NOSTALGIA XANANA GUSMAO KE PENJARA CIPINANG

Presiden Timor Loro Sa'e Xanana Gusmao melakukan kunjungan emosional ke penjara 
Cipinang di Jakarta Timur. Ia mendekam di penjara Cipinang selama empat tahun 
sebelum Timor Timur memperoleh kemerdekaan. Xanana antara lain bertemu dengan 
sejumlah narapidana di sel di mana ia ditahan pada tahun 1992. Sambil 
meneteskan air mata Xanana Gusmao mengatakan mengetahui dengan baik perasaan 
dan penderitaan mantan rekan rekan satu selnya yang sampai sekarang masih 
dipenjara. 

Kepala Lapas Cipinang Dedi Sutardi mengemukakan bahwa kunjungan tak 
direncanakan Xanana Gusmao itu berlangsung dalam suasana penuh persahabatan.


* LANGKAH PENGAMANAN DIPERTAJAM JELANG PEMILU IRAK

Pemilihan demokratis pertama dalam beberapa dasawarsa terakhir akan digelar di 
Irak hari Minggu besok. Untuk mengantisipasi aksi teror, langkah pengamanan 
dipertajam di banyak tempat. Bandara internasional Bagdad dan semua tapal batas 
ditutup. Selanjutnya jam malam diberlakukan di berbagai daerah. 

Namun demikian 11 orang tewas akibat serangkaian aksi kekerasan hari Sabtu ini. 
8 orang tewas akibat ledakan bom mobil di dekat tapal batas dengan Iran. Tiga 
petugas polisi tewas dalam sebuah aksi kekerasan di sebelah utara ibukota 
Bagdad. 

Walaupun ketegangan semakin memuncak menjelang pemilihan, namun rakyat Irak 
nampaknya akan mencoblos secara massal. Terutama warga Syiah dan Kurdi 
diperkirakan akan memberikan suara. Mereka mengalami penindasan bertahun tahun 
semasa kekusaan rejim Saddam Hussein. Jajak pendapat mengungkapkan bahwa 
sejumlah besar warga Suni bakal memboykot pemilu.


* PBB AKAN MENGKOORDINASIKAN PEMBENTUKAN SISTIM PERINGATAN DINI TSUNAMI

PBB akan mengkoordinasikan pembentukan sistim peringatan dini Tsunami di Asia. 
Hal ini diputuskan dalam pertemuan di Phuket, Thailand. Enam negara Asia gagal 
mencapai kesepakatan mengenai pemilihan negara yang akan mengelola pusat 
koordinasi. Sebagai jalan ke luar maka PBB-lah yang akan melakukan koordinasi. 
Sekjen PBB Koffi Annan menyerukan negara negara di kawasan Asia agar menggalang 
pengetahuan untuk membentuk sistim peringatan dini, tidak hanya bagi bahaya 
Tsunami, tetapi juga badai dan banjir. Gagasan Thailand untuk membentuk sebuah 
dana bantuan khusus tidak mendapat dukungan. Bangkok berjanji akan menyetorkan 
10 juta dolar ke dana khusus tersebut.


* HUBUNGAN UDARA LANGSUNG CINA-TAIWAN

Penerbangan langsung antara Cina dan Taiwan kembali terlaksana untuk yang 
pertama kali sejak 55 tahun terakhir. Penerbangan carter langsung ini 
terlaksana, menyusul sebuah kesepakatan sementara antara kedua negara berkaitan 
dengan perayaan Tahun Baru Cina, 9 Februari mendatang. 48 penerbangan langsung 
antara empat kota Cina dan dua kota Taiwan akan berlansung sampai akhir 
Februari mendatang. Setelah itu para penumpang dari Cina atau Taiwan harus 
melakukan penerbangan tidak langsung, dengan persinggahan di Hongkong, Jepang 
atau Korea Selatan. Segera setelah memisahkan diri dari Cina pada tahun 1949, 
penguasa Taiwan melarang penerbangan langsung ke Cina. Beijing menganggap 
Taiwan sebagai provinsinya yang memberontak.


* HELI AS JATUH DI IRAK

Sebuah pesawat helikopter militer Amerika jatuh di sebelah baratdaya ibukota 
Bagdad. Kedua awak pesawat tewas dalam peristiwa ini. Masih belum jelas apakah  
pesawat helikopter itu jatuh akibat sebuah aksi teror. Helikopter jenis 
pemantau itu biasanya mengangkut dua awak. Sebuah pesawat helikopter Amerika 
juga jatuh di Irak barat hari Rabu lalu. 31 tentara Amerika tewas dalam 
peristiwa tersebut.


* KREMASI MANTAN PEMIMPIN PARTAI KOMUNIS CINA

Upacara kremasi mantan pemimpin Partai Komunis Cina Zhao Ziyang berlangsung di 
sebuah tempat pemakaman di ibukota Beijing. Zhao Ziyang meninggal dunia pada 
usia 85 tahun 12 hari lalu. Upacara kremasi berlangsung dengan penjagaan amat 
ketat. Mantan Perdana Menteri Zhao Ziyang menentang penindasan berdarah 
terhadap demo mahasiswa di lapangan Tian Anmen pada tahun 1989. Zhao Ziyang 
kemudian digeser dari jabatannya dan menjalani tahanan rumah. Kantor berita 
resmi Cina memberitakan bahwa seorang utusan dari anggota pimpinan partai saat 
ini, Jia Qinglin menghadiri upacara kremasi. Media Cina sebelumnya tidak 
memberitakan wafatnya mantan perdana menteri yang populer saat berkuasa. 
Berbagai kalangan menilai Zhao Ziyang berjasa menggulirkan pembaruan ekonomi 
Cina pada tahun 80an.


* UKRAINA BERAMBISI BERGABUNG DENGAN UNI EROPA

Presiden Ukraina, Viktor Yushchenko merasa yakin negaranya akan bergabung 
dengan Uni Eropa dalam waktu dekat. Ia mengemukan hal itu pada Forum Ekonomi 
Seduia di Davos, Swiss. Ini adalah untuk yang pertama kali presiden Ukraina 
secara terbuka memaparkan ambisinya untuk bergabung dengan Uni Eropa. Sebagai 
batu loncatan menuju keanggotaan dengan Uni Eropa, Ukraina ingin bergabung 
dengan Organisasi Perdagangan Sedunia WTO, tahun ini. Presiden baru Ukraina 
juga menebus salah satu janji yang diumbar semasa kampanye, untuk menilik 
kembali swastanisasi BUMN. Penyelidikan pertama akan dilakukan terhadap 
swastanisasi perusahaan baja terbesar Ukraina Krivorozsjstal. Perusahaan ini 
dujual dengan harga 613 juta Euro kepada dua pengusaha berpengaruh, salah 
seorang diantaranya adalah menantu mantan Presiden Leonid Kuchma. Harga jual 
perusahaan itu diduga berada jauh di bawah harga pasar.


* SERENA WILLIAMS JUARA AUSTRALIAN OPEN

Petenis putri Amerika Serena Williams berhasil memenangkan partai final 
Kejuaraan Tenis Australian Open di Melbourne. Pada pertandingan final, petenis 
berusia 23 tahun itu mengalahkan rekan senegara Lindsay Davenport yang berusia 
28 tahun, melalui pertarungan tiga set 2-6, 6-3 dan 6-0. Serena Williams 
sebelumnya juga berhasil menggondol gelar juara Australian Open, dua tahun 
lalu. Ini adalah gelar grandslam ketujuh bagi Serena Williams. Petenis tuan 
rumah Lleyton Hewitt akan berhadapan dengan petenis Rusia Marat Safin, pada 
partai final tunggal putra hari Minggu besok.


* PEMILU IRAK DAN DEMOKRASI DI NEGARA-NEGARA ARAB

Hari Minggu besok akhirnya rakyat Irak bisa berbondong-bondong menuju ke tempat 
pemungutan suara, mengikuti pemilihan umum. Pemilu ini memang kontroversial, 
tapi sudah lama ditunggu-tunggu, dan sebenarnya sudah dimulai beberapa hari 
sebelumnya bagi warga Irak yang tinggal di luar negeri. Di Belanda hampir 
separuh warga Irak telah mendaftarkan diri. Tapi hanya seperempat dari semua 
warga Irak yang tinggal di luar negeri ikut pemilu. Analisa senior redaktur 
Timur Tengah Radio Nederland Bertus Hendriks. 

Berbagai kesulitan yang mengancam sebuah pemilu multi partai di Irak sejak 
setengah abad lalu, makin tampak ke permukaan bekalangan ini. Kecemasan, 
ketakutan, suasana yang tidak aman dan sebagainya sehingga tidak mungkin 
dilakukan pemilu yang jujur dan adil, semakin tampak di empat dari 18 propinsi 
Irak. Faktor-faktor lain adalah suasana yang tidak memungkinkan digelarnya 
kampanye pemilu, boikot yang sebagian besar dilakukan oleh Sunni dan mungkin 
yang paling pahit adalah kenyataan bahwa pemilu ini digelar di sebuah negara 
yang masih diduduki oleh tentara Amerika dan tentara asing lain. Dengan kata 
lain, pemilu di Irak bukanlah sebuah pemilihan yang umum berlaku, tetapi lebih 
merupakan sebuah peluang menuju ke pemilu yang sebenarnya. Sekalipun demikian, 
sekalipun pelaksanaan pemilu di Irak sangat tidak normal, tapi mencerminkan 
situasi dan kondisi yang umumnya tampak di negara-negara Arab, kalau kita 
bicara soal demokrasi.

Tetapi lebih ironis lagi kalau kita melihat kenyataan bahwa dua bangsa Arab 
yang dikuasai kekuatan asing, yaitu Irak yang diduduki tentara Amerika dan 
Palestina yang berada di bawah kekuatan Israel, bagaimanapun juga masih 
memiliki hak memilih dibanding dengan bangsa Arab yang lain. Kamis lalu 
misalnya, gerakan radikal Hamas berhasil meraih suara mayoritas dalam pemilihan 
daerah di Jalur Gaza, sekalipun Hamas dinyatakan sebagai organisasi terlarang. 

Yang juga ironis, banyak rakyat Suriah hanya bisa menonton kampanye pemilu oleh 
berbagai partai politik Irak di wilayah-wilayah yang banyak dihuni warga Irak. 
Bahwa warga Irak dipengasingan bisa bebas memilih dari begitu banyak partai 
politik yang saling bersaing. Rakyat Suriah hanya bisa menonton, berharap dan 
bermimpi. Di Suriah sendiri, situasi dan kondisi pemilu seperti itu sangat 
dilarang keras. 

Di dalam negeri Irak sendiri, pelaksanaan pemilu hari Mingu besok masih jauh 
dari normal. Legitimasi pemilu itu banyak tergantung dan sangat ditentukan oleh 
jumlah pemilih yang menggunakan hak suara mereka. Sekalipun terdapat banyak 
ancaman seperti kekerasan, pemilu akan banyak diikuti oleh warga Syiah di 
Selatan dan warga Kurdi di Utara. Di Irak Tengah, jumlah pemilih yang 
mendatangi tempat-tempat pemungutan suara dicemaskan akan rendah, karena banyak 
kalangan Sunni diancam oleh para pemimpin rohani mereka dan gembong-gembong 
pembangkang.

Kalau ramalan tersebut menjadi kenyataan maka untuk pertama kali dalam sejarah 
Irak, kalangan mayoritas Syiah akan memegang kekuasaan di pemerintah pusat. Dan 
masyarakat Kurdi akan bisa lebih berperan di Bagdad. Dan yang paling menarik 
pada hasil pemilu nanti adalah sejauh mana kekuatan Ayatollah Sistani akan bisa 
menyaingi kubu sekulernya perdana menteri ad interim Iyad Allawi yang juga 
seorang penganut Syiah, tetapi tidak religius.

Boikot pemilu oleh warga Sunni tidak saja akan menguntungkan para calon 
legislatif Syiah dan Kurdi, tetapi juga memberikan sinyal bahwa privilese 
otomatis mereka selama kekuasaan Saddam Hussein, sudah tamat. Dan juga sinyal 
kepada kubu-kubu pembangkang Sunni, bahwa mereka harus merubah sikap dan 
strategi apabila masih ingin duduk, terlibat dan berperan dalam proses 
membangun masa depan Irak. 

Hasil pemilu akan banyak tergantung dari sikap kubu pembangkang Sunni. Apakah 
strategi mereka tetap mengharuskan dan itu berarti memperpanjang kehadiran 
pasukan-pasukan Amerika dan pasukan asing lain. Kalau memang demikian maka 
kekerasan, konflik senjata dan kekacauan akan semakin meluas dan tidak hanya 
terbatas pada wilayah-wilayah yang mayoritas Sunni.


* ORGANISASI BANTUAN BELANDA HENTIKAN PENGHIMPUNAN DANA BANTUAN UNTUK KORBAN 
TSUNAMI

Kerjasama Organisasi Bantuan Belanda SHO berseru supaya tidak diadakan aksi 
lagi bagi korban gempa bumi dan tsunami di Asia. Sebulan setelah bencana, pada 
rekening giro nomer 555 terhimpun dana sebesar 160 juta euro. Dan dana sebanyak 
itu dirasakan cukup bagi SHO untuk selama dua tahun mendatang aktif membantu di 
wilayah bencana. Lebih lanjut laporan redaktur kerjasama internasional 
Pieternel Gruppen.

Kerjasama Organisasi Bantuan Belanda SHO pekan-pekan belakangan kebanjiran dana 
bantuan. Kalau ada bencana besar, pelbagai organisasi bantuan Belanda 
bekerjasama untuk memudahkan publikasi dan pengumpulan dana. Tetapi belum 
pernah masyarakat Belanda bereaksi begitu murah hati, seperti. Demikian Henk 
Franken, ketua SHO.

Henk Franken: Ini adalah momen unik dalam sejarah bantuan kemanusiaan. 
Sampai-sampai pada saat tertentu harus dikatakan sudah dicapai keseimbangan. 
Keseimbangan antara apa yang kami butuhkan dan apa yang bisa kami kerjakan 
sebaik-baiknya dengan apa yang sudah masuk. Dan saya yakin dalam sejarah 
pengumpulan dana ini, tidak pernah dicapai keseimbangan seperti itu.

Sebenanrya tidak hanya di Belanda muncul reaksi yang sangat luar biasa. Di 
seluruh dunia kalangan swasta berhasil menghimpun dana sampai satu milyar euro. 
Di atas itu, negara-negara donor dan bank-bank internasional masih menyanggupi 
dana sebesar 4 milyar euro. Dengan begitu banyaknya dana yang berhasil 
dihimpun, maka pelbagai organisasi bantuan mulai gugup juga. Para penyumbang 
yang murah hati itu berharap supaya dana yang terhimpun secepat mungkin 
dimanfaatkan. Karena itu tidak jarang diambil keputusan tergesa-gesa. Demikian 
Pieter de Rijke dari Federasi Palang Merah Internasional.

Pieter de Rijke: Salah satu organisasi bantuan terbesar menyediakan dana yang 
sangat besar, sekitar 20 juta dolar untuk bantuan pangan. Bantuan pangan itu 
ditujukan kepada Srilangka. Kami kemudian berhasil meyakinkan bahwa Srilangka 
tidak menghadapi masalah kekurangan pangan. Produksi pangan Srilangka terus 
berlanjut dengan lancar. Jadi itu adalah contoh bagaimana orang luar negeri 
berpikiran, wah ada bencana pasti korbannya kekurangan pangan. Dana yang 
dihimpun sudah akan dikeluarkan untuk bantuan pangan, dan kami berhasil 
mencegahnya. Itu memang terjadi.

Organisasi kemanusiaan biasanya tidak mengambil waktu untuk mendaftar apa 
persisnya kebutuhan wilayah bencana. Justru waktu itulah yang sangat penting 
untuk memastikan bahwa rekonstruksi wilayah bencana berlangsung dengan baik. 
Tetapi pelbagai organisasi bantuan ini tergesa-gesa karena di antara mereka 
juga terjadi persaingan. Pieter de Rijke dari Palang Merah Internasional 
berpendapat, picik juga kalau kalangan donor mengenakan syarat bahwa bantuan 
itu harus secepat mungkin sampai pada mereka yang membutuhkannya.

Pieter de Rijke: Kalau kita punya kemungkinan untuk menyebar dana bantuan dalam 
beberapa tahun, maka dana itu pasti akan digunakan dengan lebih baik. Kalau 
para donor ingin supaya dana itu digunakan dalam waktu setahun, maka bisa 
diramalkan pengeluarannya akan tidak teratur dengan baik. Tidak mungkin 
mengharapkan bahwa situasi negara lain sama dengan situasi Belanda. Di Belanda 
ratusan juta euro dikeluarkan dalam setahun dan semuanya berjalan dengan baik, 
di negara lain jelas tidak akan seperti itu.

Dana yang masuk rekening giro nomor 555 harus dikeluarkan dalam tempo yang 
relatif singkat. Demikian ketua SHO Henk Franken.

Henk Franken: Prinsip dasar SHO, Kerjasama Organisasi Bantuan Belanda adalah 
dalam dua tahun dana itu sudah harus sudah dikeluarkan. Inilah prinsip yang 
sampai sekarang kami pegang teguh. Walau pun bisa saja bencananya begitu besar. 
Saya baru kembali dari Srilangka, dan dari pengamatan sekeliling bisa saya 
simpulkan bahwa penggunaan bantuan bisa lebih lama dari dua tahun, tapi sampai 
sekarang kita tidak tahu berapa lama persisnya.

Kalau kelak ternyata bahwa rekonstruksi daerah bencana lebih lama, maka 
rekening giro nomer 555 sudah akan kosong. Tetapi Henk Franken, ketua SHO tidak 
merasa perlu untuk menyisakan dana.

Henk Franken: Saya rasa tidak baik untuk menyimpan dana yang diberikan oleh 
khalayak Belanda. Saya kira itu juga tidak sesuai dengan harapan masyarakat 
pemberi dana. Mereka berharap bantuan itu diberikan langsung dan dalam tempo 
secepatnya. Itu jelas harapan yang masuk akal.

Menurut Profesor Louk de la Rive Box, rektor Institut Studi Sosial ISS di Den 
Haag, kepada khalayak ramai bisa dijelaskan bahwa pembangunan kembali 
proyek-proyek tertentu, misalnya kapal nelayan, membutuhkan waktu lama. Oleh 
karena itu menurut Profesor De La Rive Box Kerjasama Organisasi Bantuan Belanda 
SHO harus juga melibatkan lebih banyak organisasi, terutama organisasi yang 
mengkhususkan diri pada pembangunan jangka panjang.

Louk de la Rive Box: Pertanyaan yang bisa diajukan kepada SHO adalah, bencana 
itu tidak mungkin datang begitu saja secara tiba-tiba, jadi orang harus 
bersiap-siap menghadapinya. Pada kasus-kasus tertentu, berbagai organisasi 
kemanusian bisa mempersiapkannya dengan pemerintah daerah. Karena itu sebaiknya 
SHO mencakup banyak organisasi, sehingga tugas membangun kembali wilayah 
bencana juga bisa tetap ditangani terus.

Semua dana yang sudah terhimpun dalam rekening giro nomer 555 menurut profesor 
Louk de la Rive Box tidak akan membantu untuk mengentaskan kemiskinan di 
wilayah bencana. Padahal sebenarnya lebih baik lagi kalau dana itu bisa 
digunakan untuk membuat warga setempat bisa bertahan. Dengan begitu kalau kelak 
terjadi bencana maka kerusakannya akan bisa dibatasi.


* PARLEMEN EROPA BERTEKAD MELAWAN BERITA BURUK TENTANG UNI EROPA

Di Eropa, kalangan yang tidak setuju dengan Uni Eropa makin gencar saja 
melancarkan aksi mereka. Kalau tidak setuju dengan sesuatu segera mereka 
menuding Brussel, markas besar Uni Eropa. Khususnya koran kuning Inggris sarat 
dengan berita-berita hantu tentang peraturan tak masuk akal yang konon makin 
menyulitkan kehidupan warga Eropa. Dari sini berkembanglah mitos tentang dampak 
negatif Undang-Undang Dasar Eropa. Karena itu Parlemen Eropa membentuk sebuah 
kelompok kerja yang bertugas melawan semua berita tidak benar tentang rancangan 
Undang-Undang Dasar Eropa. Laporan redaktur Eropa Johan Huizinga.

Kelompok kerja khusus terdiri dari tujuh anggota parlemen Eropa mendapat 
sebutan yang memukau, "satuan intervensi cepat" , "kekuatan intervensi 
publikasi". Tetapi tugas mereka jelas dan sederhana saja: secepat mungkin 
menghapuskan berita-berita buruk di media Eropa tentang undang-undang baru 
Eropa. Karena beberapa saat lagi negara-negara anggota Uni Eropa akan menggelar 
referendum mengenai pemberlakuan undang-undang ini. Jadi parlemen Eropa ingin 
agar masyarakat tidak memperoleh informasi yang menyesatkan. 

Langkah intervensi ini terkesan berlebihan, tetapi bila kita menilik pada situs 
internet milik Uni Eropa, maka kita akan segera faham bahwa gagasan ini memang 
beralasan. Di laman situs berjudul "dapatkan langsung data benar" dikutip 
berita-berita bohong yang ada di media, utamannya dari Inggris. Lalu disusul 
dengan tulisan berita yang benar. Mitos-mitos tentang undang-undang dasar Eropa 
di media, biasanya dangkal dan konyol. Seperti pemberitaan di Daily Telegraph, 
bahwa kelak setiap butir telur yang dijual di Eropa harus ditulisi ayam mana 
yang menelurkannya. Kalangan anti UUD Eropa ada yang berkata bahwa UUD ini 
merupakan awal dari pembentukan negara maha besar yang bernama Eropa dan 
memiliki pasukan sangat kuat yang akan menandingi NATO. 

Pokja Eropa ini ingin bergerak cepat dan sehingga mampu mengantisipasi berita 
bohong dalam tiga jam. Namun demikian ditekankan bahwa mereka tidak bertujuan 
mempropagandakan UUD baru. Sjerp van der Vaart, direktur biro Parlemen Eropa di 
Belanda menekankan bahwa pokja itu bukan "polisi pemberantas opini". Mereka 
tidak bermaksud merubah pikiran pihak penentang UUD Eropa. Biro Belanda ini 
bertugas memantau media di Belanda. Tetapi Van der Vaart sama sekali tidak 
khawatir bakal kerepotan. Justru sebaliknya, karena di Belanda, masih belum 
banyak minat dan berita tentang Eropa. Ia lebih suka kalau justru banyak berita 
bohong yang ditebar media Belanda. "Dengan demikian ia bisa turun tangan dan 
muncul diskusi tentang Eropa."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke