--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Minggu 30 Januari 2005 12:50 UTC ** 4 ANGGOTA GAM TEWAS DAN PERTEMUAN DI HELSINKI BERAKHIR TANPA HASIL NYATA ** PEMILU PARLEMEN IRAK DIWARNAI SEJUMLAH SERANGAN BOM ** ISRAEL TARIK MUNDUR PASUKANNYA DARI SEJUMLAH KOTA DI TEPI BARAT ** TOPIK INDONESIA: PERTEMUAN ANTARA RI DAN GAM DI HELSINKI BERAKHIR TANPA GENCATAN SENJATA * 4 ANGGOTA GAM TEWAS DAN PERTEMUAN DI HELSINKI BERAKHIR TANPA HASIL NYATA Juru bicara pasukan TNI di Aceh menyatakan telah menembak mati empat orang anggota Gerakan Atjeh Merdeka GAM, sewaktu pertikaian bersenjata di Desa Tanjung Punti, Aceh Timur. Pertemuan antara pemerintah Indonesia dengan Gerakan Atjeh Merdeka GAM di ibukota Finlandia, Helsinki dihentikan Sabtu kemarin, tanpa persetujuan gencatan senjata. Kedua belah pihak hanya sepakat menahan diri dari bentrokan senjata selama proses pemberian bantuan di Aceh. Selain itu kedua belah pihak berjanji akan bertemu kembali dalam waktu singkat. Masih belum diberikan data yang jelas mengenai pertemuan kedua. Pembicaraan di Helsinki dipimpin mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari, dan merupakan perundingan langsung pertama antara Jakarta dan GAM setelah dua tahun. * PEMILU PARLEMEN IRAK DIWARNAI SEJUMLAH SERANGAN BOM Untuk pertama kalinya dilangsungkan pemilu parlemen pertama di Irak dalam waktu lima puluh tahun. Tempat-tempat pemungutan suara dibuka tepat waktu dibarengi penjagaan keamanan yang sangat ketat. Akibatnya hampir semua kegiatan sehari-hari terhenti. Walaupun begitu beberapa jam pertama setelah TPS dibuka terjadi sejumlah serangan, terutama di ibukota Bagdad. 10 orang tewas dan puluhan lainnya diberitakan cedera. Sebuah bom mobil meledak di dekat sebuah TPS di barat ibukota Bagdad. Selain sang pelaku tiga orang polisi Irak tewas. Di wilayah Sadr City, yang dihuni mayoritas warga Syi'ah empat orang tewas ketika sebuah TPS meledak akibat lemparan granat. Selain di Bagdad juga terjadi serangan atau ledakan di sejumlah TPS lainnya di Balad, di utara Bagdad dan di Mahawil di Selatan. Menurut jajak pendapat 80% warga Irak Syi'ah datang memberikan suara, begitu pula hampir 60% warga Kurdi Irak. Sementara warga Sunni Irak sebagian besar memboikot pemilu tersebut. Lebih dari 75% menyatakan tetap akan tinggal di rumah. * ISRAEL TARIK MUNDUR PASUKANNYA DARI SEJUMLAH KOTA DI TEPI BARAT Dalam beberapa hari mendatang pemerintah Israel akan menyerahkan tanggung jawab sejumlah kota di Tepi Barat Sungai Yordan kepada pemerintah Palestina. Demikian dinyatakan menteri pertahanan Israel Shaul Mofaz setelah selesai perundingan dengan mantan direktur dinas intel Palestina Mohammad Dahlan. Pasukan Israel akan ditarik mundur dari kota-kota Ramallah, Tulkarem, Jericho, Bethlehem dan Qalqilya. Sabtu kemarin diumumkan bahwa Perdana Menteri Israel Ariel Sharon dalam waktu dekat akan bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Masih belum ditentukan tanggal resmi pertemuan, tetapi menurut radio militer Israel, pembicaraan akan dilangsungkan 8 Februari mendatang. * POLISI KUWAIT TAHAN SEJUMLAH ANGGOTA EKSTREMIS Di Kuwait seorang polisi, seorang anggota muslim militan dan seorang warga sipil tewas dalam insiden tembak menembak. Tiga orang polisi lainnya cedera. Insiden tersebut terjadi ketika pasukan keamanan menyerbu sebuah gedung apartemen di kota Salmiya, tempat para anggota ekstremis bersembunyi. Sewaktu aksi penyerbuan polisi menutup seluruh blok perumahan tersebut. Polisi menahan tiga orang yang dituduh anggota kelompok ekstremis. Sebelumnya awal bulan ini dua orang polisi Kuwait dan dua anggota kelompok militan lainnya juga tewas dalam sebuah tembak menembak. Kuwait dianggap sebagai tempat pelarian dan persembunyian anggota jaringan teror Al Qaida. Dari negara ini mereka diberitakan mempersiapkan serangan antara lain di Arab Saudi. Sabtu kemarin Amerika Serikat memperingatkan akan terjadi serangan teroris baru di Timur Tengah. * LIBYA BERIKAN KONSESI MINYAK KEPADA PERUSAHAAN ASING Libya memberikan lima belas konsesi kepada perusahaan asing untuk mengeksploitasi minyak di negara itu. Selain perusahaan dari Australia, Kanada dan Brazil juga sejumlah perusahaan minyak dari Amerika Serikat. Perusahaan-perusahaan asing sekarang bebas untuk berinvestasi di Libya setelah embargo internasional terhadap negara tersebut dicabut tahun lalu. Waktu itu pemimpin Libya Muammar Kadhafi menyatakan negaranya bertanggung jawab atas peledakan pesawat terbang Amerika Pan Am di atas desa Lockerbie, Skotlandia tahun 1988. Pemerintah tripoli berencana bulan depan akan melelang 40 konsesi minyak lainnya. Negara di Afrika Utara yang kaya minyak ini mengharapkan akan mendapat keuntungan puluhan milyard dolar dari hasil penjualan minyak. * MAROKO DIKEJUTKAN ARTIKEL DI KORAN FUNDAMENTALIS MUSLIM Di Maroko pecah diskusi panas setelah diterbitkannya sebuah tulisan oleh koran Partai Islam fundamentalis PJD. Di dalamnya dinyatakan bahwa bencana alam di Asia adalah hukuman Tuhan untuk industri seks di wilayah tersebut. Koran ini memperingatkan warga Maroko akan bencana yang sama besarnya apabila semua bentuk tindakan tidak bermoral di negara itu tetap berlanjut. Televisi Maroko mengecam keras pendapat yang dilontarkan koran tersebut, begitu pula berbagai kelompok hak asasi manusia di Maroko. Tetapi partai muslim fundamentalis ini juga mendapat cukup banyak simpati. Di ibukota Rabat, lima ribu orang turun ke jalan menyatakan dukungan mereka terhadap PJD. Mereka berpendapat koran tersebut berhak mengeluarkan pendapat. Warga Maroko yang moderat justru berpendapat artikel ini tidak dapat ditolerir dan mendesak pemerintah untuk memberlakukan sensor terhadap sejumlah koran. * PERTEMUAN ANTARA RI DAN GAM DI HELSINKI BERAKHIR TANPA GENCATAN SENJATA Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka GAM menyatakan kesediaan untuk bertemu kembali sesudah pertemuan pertama mereka dalam 20 bulan berakhir Sabtu sore.Pertemuan dua hari di tempat peristirahatan milik pemerintah di luar ibukota Helsinki itu berlangsung secara rahasa. Pertemuan ini berlansgung atas mediasi Mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari ketua LSM Crisis Management Intiative. Lebih jauh laporan Juliani Wahjana dari Helsinki. Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka GAM diharapkan akan bertemu kembali dalam waktu dekat di Helsinki untuk melanjutkan perundingan perdamaian. Demikian dikatakan mediator perundingan, Mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari kepada pers Sabtu malam, seusai perundingan. Perundingan yang sedianya berlangsung sampai Minggu ini diakhiri satu hari lebih cepat karena berbagai urusan yang telah menanti sebagian anggota delgasi. Pihak Indonesia diwakili antara lain I Gusti Agung Wesaka Pudja, Farid Husain, Sofyan Djalil, Usman Bangal, Hamid Awalludin, dan Widodo AS yang dalam hal ini berfungsi sebagai penasehat. Sedangkan hadir dari pihak GAM adalah Malik Mahmud, Zaini Abdullah, Nurdin Abdul Rahman, Bakhtiar Abdullah dan Nur Djuli. Pertemuan di Helsinki ini dipicu oleh bencana gempa bumi dan tsunami 26 Desember yang menyebbakan penderitaan manusia luar biasa serta kehancuran wilayah Aceh. Segera sesudah bencana, GAM mengumumkan gencatan senjata sepihak yang mendapat tanggapan positif dari pemerintah. Namun hanya beberapa hari sesudah bencana dan di tengah-tengah jalannya operasi bantuan, muncul berbagai laporan tentang terus berlangsungnya kontak senjata antara tentara dengan GAM. Situasi tersebut mengancam tidak saja jalannya pemberian bantuan kemanusiaan tapi juga keselamatan para relawan asing yang berbondong-bondong ke Aceh sesudah bencana. Untuk menjamin jalannya operasi bantuan, maka Ahtisaari mengimbau kedua pihak agar menahan diri dari penggunaan kekerasan. Walaupun pertemuan ini, yang pertama sejak diberlakukannya keadaan darurat di Aceh pada Mei 2003, gagal memformalisasikan gencatan senjata tapi kedua belah pihak mengatakan mereka akan menahan diri dari penggunaan kekerasan. Demikian dikatakan Ahtisaari. Martti Ahtisaari: Tidak ada gencatan senjata resmi. Tidak ada perjanjian seperti itu di atas meja.Tetapi ini akan sangat penting dan bermanfaat. Baik pemerintah Indonesia dan GAM mengatakan mereka akan menahan diri dari penggunaaan kekerasan. Saya juga mengimbau kedua pihak bersikap sedemikian rupa untuk memfasilitasi jalannya operasi bantuan di Aceh.Nampaknya ini berjalan cukup baik seperti yang diampaikan kepada saya oleh PBB sebelum pertemuan. Pertemuan tatap muka antara pemerintah dan GAM dimulai Jumat lalu dalam suasana yang menurut Ahtisaari mengejutkan, dalam arti positif, mengingat latar belakang mereka yang penuh rasa saling curiga. Sejak Jumat siang kedua pihak bertemu langsung tanpa fasilitator. Ahtisaari selanjutnya menyatakan, tidak semua isu dapat dibicarakan. Oleh sebab itulah perlunya pertemuan lanjutan. Disamping membicarakan situasi keamanan dan jalannya operasi bantuan kemanusiaan, kedua belah pihak juga berkehendak mewujudkan perdamaian yang langgeng. GAM selama ini menyatakan tidak akan bisa menerima penyelesaian akhir selain kemerdekaan. Sebaliknya bagi pemerintah Indonesia penyelesaian dalam masalah Aceh haruslah dalam kerangka otonomi khusus. Suatu hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Tampaknya inilah yang menjadi titik awal dari perundingan. Seperti dikatakan Ahtisaari: Martti Ahtisaari: Menurut saya tujuan dari perundingan perdamaian ini, haruslah mencari penyelesaian komprehensif berdasarkan otonomi khusus. Tidak ada tawaran lain di meja. Saya sangat terkesan walaupun tidak semua keinginan dari kedua belah pihak terpenuhi, tapi mereka toh memutuskan untuk menjajaki apakah sesuatu bisa dicapai dalam kerangka yang ada ini. Ini bukanlah suatu hal yang mudah mengingat rasa saling curiga diantara mereka yang telah berkembang selama bertahun-tahun. Demikian mantan Presiden Ahtisaari. Walaupun tidak semua keinginan bisa terpenuhi, tapi tampaknya jendela harapan untuk mencari penyelesaian menyeluruh terhadap konflik Aceh ini, masih terbuka. Bukankah perundingan itu dimaksudkan untuk mencari kompromi dalam tujuan yang lebih mulia dalam hal ini kesejahteraan rakyat Aceh yang mereka harapkan bersama. Juliani Wahjana melaporkan dari Helsinki. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
