--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 08 Februari 2005 15:20 UTC ** TUNTUTAN PENJARA 8 TAHUN UNTUK ABU BAKAR BA'ASYIR ** WASPADA WABAH DEMAM BERDARAH BARU ** 1000 ANGGOTA OPOSISI NEPAL DITAHAN ** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: AMERIKA INGIN PERBAIKI HUBUNGAN DENGAN TNI DAN RELAWAN ASING MENJAMUR DI ACEH ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: KELOMPOK MUSLIM RADIKAL BELANDA MULAI DIADILI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: CINA UMUMKAN RENCANA PEMBEBASAN TAPOL, APA LATAR BELAKANGNYA? ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENGAMPUNAN UMUM PENDATANG GELAP DI SPANYOL TIMBULKAN PERPECAHAN DI EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN INDONESIA SEBAGAI ANGGOTA OPEC ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KEPEKAAN JAKARTA SOAL PERAN PBB DI ACEH, APA LATAR BELAKANGNYA? * TUNTUTAN PENJARA 8 TAHUN UNTUK ABU BAKAR BA'ASYIR Pihak kejaksaan agung Indonesia menuntut hukuman penjara delapan tahun untuk Abu Bakar Ba'asyir, karena melakukan tindakan terorisme secara bersama-sama lewat pemboman di Bali Oktober 2002 yang menewaskan 200 orang. Selain itu sewaktu ditahan, Ba'asyir juga dinyatakan secara tidak langsung terkait aksi pemboman di hotel J.W. Mariott Agustus 2003, yang menewaskan 12 orang. Jaksa penuntut umum Salman Maryadi menyatakan Ba'asyir terbukti bersalah bersama-sama dengan sengaja menimbulkan kebakaran, ledakan yang berbahaya dan mengakibatkan orang mati. * WASPADA WABAH DEMAM BERDARAH BARU Dinas Kesehatan DKI Jakarta memperingatkan semua rumah sakit di ibukota untuk waspada akan kemungkinan wabah demam berdarah baru di Jakarta dan lima propinsi lainnya. Menurut Departemen Kesehatan sampai saat ini jumlah pasien yang menderita dan meninggal dunia akibat demam berdarah mulai bertambah. Demam berdarah atau denggue biasanya mulai kembali merajalela di musim penghujan. Tahun lalu 669 orang meninggal dunia sementara 60 ribu orang lainnya berhasil disembuhkan. Laporan terakhir 2005 menyatakan 4700 orang tertular demam berdarah dan 102 diantaranya meninggal dunia. * PAPUA DIUSULKAN MENJADI LIMA PROPINSI Pemerintah Indonesia diminta untuk membagi Papua menjadi lima propinsi. Demikian usulan gubernur Papua JP Salosso, yang mengharapkan pembagian baru itu akan resmi diberlakukan mulai 2009. Sebelumnya pemerintah Presiden Megawati Soekarnoputri berencana membagi wilayah Indoensia ini menjadi tiga propinsi, dan hingga sekarang baru ditambah dengan propinsi Irian Jaya Barat. Sejak 2001 wilayah Papua dinyatakan sebagai daerah otonomi khusus oleh Jakarta. Rencana pembagian menjadi lima propinsi ini ditentang Dewan Adat Papua, yang justru ingin mengembalikan UU Otonomi Khusus kepada pemerintah pusat. Menurut mereka Jakarta mencoba memperbesar pengawasan di wiayah ini dengan menciptakan lebih banyak lagi propinsi. * 1000 ANGGOTA OPOSISI NEPAL DITAHAN Di Nepal selama beberapa hari terakhir lebih dari 1000 anggota partai oposisi ditahan setelah Raja Gyanendra mengambil-alih pimpinan pemerintahan. Selain itu sejumlah anggota dan pimpinan serikat buruh serta partai-partai oposisi dikenai tahanan rumah selama tiga bulan mendatang. Kamis besok partai-partai oposisi di Nepal berencana melangsungkan demonstrasi massal di ibukota Kathmandu, tetapi dilarang oleh pihak yang berwajib. Minggu lalu Raja Gyanendra membubarkan kabinet dan memecat perdana menteri Sher Bahadur Deuba. Ia tidak puas akan usaha pemerintah memberantas para pemberontak Maois. Selain itu angkatan udara Nepal diberitakan membom kantong-kantong pertahanan pemberontah Mao. Angkatan bersenjata Nepal belum memberikan reaksi atas pemberitaan tersebut. * PEMIMPIN POLITIK MACAN TAMIL TEWAS DIBUNUH Di Srilangka Timur sejumlah pemimpin tertinggi gerakan Macan Tamil diberitakan tewas dalam sebuah serangan. Selain itu seorang politikus Tamil dan supir bis yang mereka tumpangi juga dinyatakan tewas. Mereka sedang berada di wilayah yang dikuasai Macan Tamil untuk membicarakan pembangunan kembali wilayah tersebut setelah bencana tsunami Desember lalu. Bis yang membawa keenam pemimpin Tamil ini dihujani tembakan. Menurut seorang komandan polisi setempat aksi ini dilakukan oleh para penembak jitu. Pembunuhan terhadap pemimpin politik Macan Tamil E Koushalyan dan tiga orang lainnya ini, dapat menghalangi usaha-usaha Norwegia mendesak pemerintah Srilangka menyatakan gencatan senjata dengan kelompok Macan Tamil. Pihak Macan Tamil menuduh pembunuhan itu dilakukan oleh paramiliter bersama dengan tentara pemerintah. Tuduhan ini ditentang angkatan bersenjata Srilangka. * WARGA ISRAEL PERCAYA AKAN NIAT BAIK MAHMOUD ABBAS Mayoritas warga Israel percaya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas dapat mengakhiri serangan-serangan fundamentalis Palestina di Israel. Hasil jajak pendapat yang dilakukan harian Israel Yediot Aharanot menunjukkan 60% warga Israel percaya akan rencana Abbas, sementara 37% lainnya menyatakan kebalikannya. Selain itu dua pertiga dari mereka yang ditanya mendukung pembebasan tahanan Palestina yang tidak pernah melakukan serangan terhadap Israel. Perdana Menteri Israel Ariel Sharon dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas Selasa ini dalam pertemuan tingkat tinggi di Mesir akan menandatangani persetujuan gencatan senjata. Ini adalah pertemuan tingkat tinggi pertama setelah empat tahun. Dengan gencatan senjata, Palestina mengakhiri gerakan intifadah yang dimulai sejak September 2000. Sementara Israel menghentikan operasi militer di wilayah-wilayah pendudukan. * RANGKAIAN PEMBOMAN DI BAGDAD Di utara ibukota Irak, Bagdad dilakukan aksi pemboman di sebuah biro rekrutan tentara Irak yang menewaskan 21 orang anak muda dan melukai puluhan lainnya. Serangan tersebut dilakukan dengan bom mobil yang meledak di dekat truk yang mengangkut para rekrutan baru. Polisi dan tentara Irak merupakan sasaran utama serangan para pemberontak Irak. Di tempat lain di Bagdad dua anak lelaki politikus Syi'ah Mithal al-Alusi tewas, ketika bom meledakkan kendaraannya yang ditumpanginya. Sang politikus sendiri diberitakan selamat. Tahun lalu juga dilakukan percobaa pembunuhan terhadap politikus tersebut, ketika ia berkunjung ke Israel. Sekembalinya di Irak, partai pimpinan Alusi dikeluarkan dari Kongres Nasional Irak. * PEMILU PARLEMEN DENMARK Sekitar empat juta warga Denmark bisa memberikan suara dalam pemilihan umum parlemen Selasa ini. Menurut jajak pendapat partai-partai kiri akan menang tipis dari koalisi pemerintah yang beraliran kanan-tengah pimpinan Perdana menteri Anders Fogh Rasmusen. Tetapi diperkirakan Rasmussen tetap akan menduduki jabatan tersebut. Pemerintah kanan-tengah Denmark populer sehubungan kebijakan imigrasi mereka yang ketat. Banyak warga negara itu yang mengkhawatirkan gelombang baru ribuan pencari suaka. Selain itu pertumbuhan ekonomi dan berkurangnya pengangguran juga mendukung terpilihnya kembali sang perdana menteri. * CONDOLEEZZA RICE SIBUK KELILING EROPA Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Condoleezza Rice dalam rangka kunjungan kelilingnya di delapan negara di Eropa, tiba di Italia. Di ibukota Roma, Rice berbicara dengan rekannya Menlu Gianfranco Fini, sementara Perdana Menteri Silvio Berlusconi tidak bisa hadir karena menderita flu. Pembicaraan terutama menyangkut masalah Irak, Iran dan wilayah Balkan. Selasa ini menlu Rice akan singgah di Vatikan. Sebelumnya ia berencana akan melakukan audisi di depan Paus, tetapi dibatalkan karena kondisi kesehatan sang pemipin gereja Katholik yang belum baik. Setelah itu Rice akan melanjutkan perjalanan ke Paris dan kemudian Brussel untuk berunding dengan Nato dan Uni Eropa. * BERITA BURSA Bursa Efek di Eropa dibuka tanpa perubahan berarti mengikuti trend di Wall Street, Amerika. Indeks Amsterdam AEX dibuka pada 370, 0,1% lebih rendah dari nilai akhir kemarin. Sementara indeks Nikkei ditutup pada 11.490, atau turun 9 point. Nilai tukar euro terhadap dolar Amerika tercatat $1, 2771. * TOPIK ULASAN PERS: AMERIKA INGIN PERBAIKI HUBUNGAN DENGAN TNI DAN RELAWAN ASING MENJANMUR DI ACEH Halaman opini The New York Times menjelaskan setelah jeda selama 13 tahun, pemerintah Presiden George W. Bush berniat memperbaiki hubungan dengan TNI. TNI adalah militer terbesar di Asia Tenggara sehingga dapat membantu Amerika memerangi terorisme. Bencana alam tsunami membuka kesempatan pertama, ketika Indonesia mengijinkan pasukan Amerika membagi-bagikan bantuan darurat. Bahkan menteri Luar Negeri Condoleezza Rice dalam pidatonya di depan Kongres menyatakan sedang mempelajari kemungkinan latihan militer para perwira TNI di Amerika. Dalam latihan ini para calon perwira belajar taktik perang modern, sistim Amerika bahwa pemerintah sipil mengawasi pihak militer, hak-hak azasi manusia serta akuntabilitas yaitu mempertanggung-jawabkan tindakan. Menurut Menlu Rice latihan itu justru menguntungkan bagi Amerika. Tetapi New York Times menambahkan sebelum Kongres mendukung usulan tersebut, Indonesia harus bekerja sama sepenuhnya dalam penyelidikan FBI terhadap pembunuhan dua warga Amerika di Papua tahun 2002. Pelaku utama pembunuhan yang konon pemimpin OPM diberitakan sangat dekat dengan TNI, dan mendapat pasokan senjata dari TNI. Sejak serangan 11 September 2001, pimpinan militer Amerika berusaha mendekati TNI. Pemerintah Bush menganggap Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia dan mulai menjalankan reformasi demokrasi. Presiden SBY adalah salah satu perwira TNI terakhir yang dilatih di Amerika, yang walaupun sangat nasionalis tapi mendukung perbaikan hubungan dengan Amerika. Karena itu Menhan Juwono Sudarsono Maret mendatang berencana ke Amerika untuk "berhubungan kembali". Kepada The New York Times, Juwono Sudarsono mengatakan tidak akan mengemis kepada Amerika karena banyak negara besar lainnya yang menawarkan kerjasama militer. Dari sudut politik, menurut Juwono, TNI tetap menjadi titik topang Indonesia. Dan walaupun ada presiden terpilih, kekuasaan TNI tetap sama besar. Menurutnya untuk mereformasi TNI para perwira harus dilatih menejemen, menyusun anggaran dan belajar hak-hak azasi manusia. Sementara In These Times sebuah majalah internet yang berpusat di Chicago, Amerika, memuat tulisan mengenai rencana Bush dan Pentagon untuk kembali mendekati TNI. Berbagai organisasi HAM dan pakar hukum Amerika menuntut agar Indonesia terlebih dulu mempertanggungjawabkan berbagai pelanggaran HAM yang dilakukan TNI di Timor Timur dan menghentikan operasi militer di Aceh serta Papua. Selain itu banyak anggota Partai Republik mencap TNI sebagai korup dan brutal. Keinginan Amerika untuk berbaik dengan TNI, tercetus setelah kunjungan wakil menhan Amerika Paul Wolfowitz di Aceh. Ia meminta Kongres untuk mempertimbangkan kembali larangan pelatihan para perwira TNI di Amerika IMET. Menurut Wolfowitz, lewat IMET Amerika bisa mempengaruhi TNI secara positif. In These Times berlanjut, bencana tsunami di Aceh membuka pintu pertama ke arah perbaikan, walaupun TNI memperlakukan tsunami sebagai bagian perang mereka melawan GAM. Berbagai organisasi pemberi bantuan internasional yang datang ke Aceh harus mendapat persetujuan TNI dan hanya melakukan operasi kemanusiaan. TNI juga dinilai memperburuk situasi Aceh dengan tetap menangkapi serta membunuhi para anggota Gerakan Aceh Merdeka GAM. Amerika juga mempertanyakan hubungan TNI dengan kelompok-kelompok muslim fundamentalis di Indonesia. Demikian In These Times. Sementara koran pagi Belanda De Telegraaf memberitakan Aceh dibanjiri relawan asing. Ibukota Banda Aceh dibanjiri relawan kulit putih yang dijumpai diberbagai kamp penampungan, berkeliling dengan mobil-mobil besar di wilayah kota yang hancur, memenuhi sebagian besar rumah yang tidak hancur dan memenuhi berbagai restoran yang buka di malam hari. Ratusan relawan asing, baik yang profesional maupun amatir, datang ke Aceh dengan niat menolong penduduk. De Telegraaf melukiskan berbagai relawan amatir yang punya maksud baik. Dari anggota gereja Scientology, dokter-dokter jiwa dari Arab Saudi, hingga anggota Zen Buddha dari Korea. Pemerintah Indonesia telah mendaftar lebih dari 200 LSM di Aceh. Jalan-jalan di Banda Aceh dipenuhi bendera tempat LSM ini berkantor, dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi penduduk Banda Aceh dengan menyediakan sarana penampungan, tranportasi serta makanan. Menurut De Telegraaf, kehadiran mereka menjadi semacam duri dalam daging bagi organisasi internasional seperti PBB atau UNICEF. Bahkan komandan TNI di Aceh menolak bertemu mereka, dan hanya mau membuat janji kalau benar-benar membawa barang bantuan. Kebanyakan relawan amatir hanya menghambat pemberian bantuan, atau menawarkan pertolongan yang tidak dibutuhkan. Untungnya LSM ini saling bersaing dan kebanyakan tidak punya dana besar, sehingga dalam waktu singkat mereka terpaksa angkat kaki dari Aceh, mencari wilayah bencana lain. Demikian De Telegraaf dan sekian ulasan pers. * KELOMPOK MUSLIM RADIKAL BELANDA MULAI DIADILI Intro: Senin kemairn kelompok yang didakwa sebagai muslim radikal dihadapkan di depan pengadilan di Rotterdam, Belanda. Polisi menjuluki mereka sebagai Kelompok Hofstad dan pihak kejaksaan menyebut mereka sebagai kalangan yang sangat radikal dan tidak segan-segan membunuh orang. Laporan redaktur hukum Eric Hesen dari Rotterdam. Ini adalah kelompok yang sangat radikal, dan dengan penangkapan mereka maka berhasil dicegah serangan-serangan lain. Demikian pendapat Jaksa Penuntut Umum Koos Plooy dalam sidang pertama Senin kemarin. Kelompok Hofstad diduga merupakan sekelompok anak muda radikal Muslim dari Den Haag, Amsterdam dan Amersfoort. Hari-hari setelah pembunuhan sineas Theo van Gogh, mereka, dengan cepat langsung ditangkap. Mereka mulai Senin kemarin diadili di Rotterdam, tapi belum jelas apakah pengadilan kasus tersebut bisa terus berlanjut. Sebenarnya kelompok Hofstad tidak ada, tandas jaksa penuntut umum Koos Plooy. Nama itu hanya julukan dari Dinas Rahasia Belanda AIVD. Plooy lebih suka menyebut kelompok tersebut secara berkala saling berhubungan satu sama lain. Pemimpin kelompok tersebut adalah Redouan al I, alias Abu Khaled, adalah pendatang illegal asal Suriah yang pada tahun 2003 dikeluarkan dari Belanda. Abu Khaled adalah seorang pelarian. Karena itu dikeluarkan surat penangkapan internasional terhadapnya. Kelompok Hofstad diduga terdiri dari 15 orang. Mohammad B, tersangka pembunuh Theo van Gogh, merupakan salah satu anggota yang paling dikenal. Anggota lain kelompok itu adalah Jason W. dan Ismail A. Pada tanggal 10 November, polisi mencoba menangkap mereka di bilangan Laakkwartier, Den Haag. Upaya pertama gagal, sebuah granat tangan dilemparkan ke agen polisi. Karena itu daerah di sekitarnya ditutup selama satu hari. Penembak jitu ditempatkan di atap-atap bangunan dan marinir disiagakan. Akhirnya menjelang malam, kedua pemuda tersebut ditangkap. Ke-15 tersangka didakwa terlibat organisasi teroris. Mereka dituduh mengganggu kerja anggota parlemen dan politisi dengan mengeluarkan ancaman akan membunuh mereka. Kejaksaan Agung juga menuduh bahwa mereka secara konkret mengancam membunuh dua anggota parlemen yaitu Ayaan Hirsi Ali dan Geert Wilders. Kehakiman mendasari ini atas sitaan sekian banyak dokumen dan data komputer dari para tersangka. Selain Mohammad B, tersangka lainnya juga dituduh terlibat dalam pembunuhan sineas Theo van Gogh tanggal 2 November tahun lalu. Mereka kenal baik dengan Mohammad B. Diduga sehari sebelum pembunuhan, mereka mendatangi Mohammad untuk membicarakan rencana serangan. Menurut para pengacara para tersangka, tuduhan itu tidak masuk akal. Kelompok Hofstad hanya rekaan dinas rahasia AIVD. Demikian juga tuduhan bahwa mereka memiliki naskah-naskah radikal islam, itu tidak membuktikan apa pun juga. Selain itu persahabatan dengan Mohammad B. tidak dapat dihukum. Para advokat meminta agar para tersangka dibebaskan sekarang juga. Terlebih lagi Kejaksaan Agung menangkap mereka hanya berdasarkan satu surat permintaan dinas rahasia AIVD saja. Penyidikan baru dimulai setelah penangkapan. Cara kerja macam itu dipertanyakan. Informasi dinas rahasia AIVD tidak dapat diperiksa kebenarannya. Apalagi karnea dinas rahasia Belanda juga menolak mengatakan sumber informasi yang mereka miliki. Menurut Michiel Pestman, pengacara salah satu tersangka, satu surat dari AIVD tidak lebih dari gossip. Pengadilan Rotterdam untuk sementara menolak argumen para pengacara. Kasus tersebut dapat dilanjutkan. Kejaksaan Agung mengatakan masih banyak yang harus diselidiki. Pengadilan sebenarnya baru dilanjutkan tiga bulan mendatang. Dan peradilan tersebut belum akan menangani pokok perkara. * CINA UMUMKAN RENCANA PEMBEBASAN TAPOL: APA LATAR BELAKANGNYA? Informasi mengenai tahanan politik di Cina selama ini jarang sekali keluar, tapi sekarang untuk pertama kali Beijing justru secara sukarela menawarkan informasi mengenai sekelompok tapol. Mereka termasuk sejumlah orang yang sebelumnya dikenal di Barat. Cina mengatakan sebagian besar tapolnya akan dibebaskan dalam waktu dekat. Informasi itu dikeluarkan menjelang sidang tahunan Komisi Hak-Hak Asasi Manusia PBB, karena Cina kemungkinan akan dikenai resolusi. Lee Cheuk Yan dari Aliansi bagi Demokrasi mengatakan bahwa pemberitahuan itu dipicu oleh kepentingan sendiri. Cina mengeluarkan isyarat itu untuk kepentingan sendiri. Saat ini, Eropa sedang membicarakan pencabutan embargo senjata terhadap Cina. Jadi Cina ingin menunjukkan kepada Eropa, tentang kemajuan dalam bidang hak-hak azasi manusianya. Pada saat yang sama, Beijing yakin para tahanan politik itu tidak membahayakannya. Kepedulian Cina terhadap masalah hak-hak azasi manusia ini sebenarnya hanya bertujuan untuk menguasai masyarakat. Apabila orang-orang itu tidak berbahaya terhadap rejim serta tidak menjadi ancaman, maka pemerintah akan bersedia memberi sedikit konsesi. Para tahanan politik itu sudah dipenjarakan selama bertahun-tahun. Pemerintah Cina yakin bahwa mereka sudah bukan lagi ancaman apabila dibebaskan. Pada saat yang sama, apabila para tapol itu dibebaskan dan ingin kembali ke politik, maka mereka akan diawasi dengan seksama oleh pemerintah. Para pembangkang terkenal yang sudah dibebaskan sementara ini memiliki dua pilihan. Hidup di pengasingan atau apabila tetap tinggal di Cina, maka gerak gerik mereka diawasi dengan ketat. Isyarat yang dikeluarkan pemerintah Cina itu tidaklah melulu ditujukan kepada PBB, menjelang sidang komisi HAM. Sejak peristiwa berdarah di Lapangan Tien An Men tahun 1989, setiap tahun komisi HAM PBB selalu membahas resolusi yang mengkritik situasi HAM di Cina. Tetapi yang mengecewakan, setiap tahun tidak pernah ada resolusi yang dihasilkan. Tidak ada cukup dukungan untuk mengeluarkan resolusi itu. Jadi Cina tidaklah khawatir tentang hal ini. Isyarat yang dikeluarkan Cina ini sangatlah terbatas. Kecuali Barat benar-benar serius terhadap situasi hak-hak azasi manusia di Cina, maka mereka akan menekan Cina untuk melakukan perbaikan yang nyata. Dalam hal ini, Cina tampaknya tidak akan memberi konsesi lebih banyak lagi baik dalam hal tahanan politik maupun kebebasan berpolitik. * PENGAMPUNAN UMUM PENDATANG GELAP DI SPANYOL TIMBULKAN PERPECAHAN DI EROPA Intro: Pemerintah Spanyol memberikan pengampunan umum kepada ratusan ribu pendatang ilegal yang ada di negeri itu. Menteri integrasi Belanda Rita Verdonk mengirim surat protes kepada Madrid. Laporan redaktur Eropa Thijs Papot. Mulai Senin kemarin, para pendatang ilegal di Spanyol bisa memperoleh pengampunan umum asal mereka mempunyai pekerjaan. Maka berlakulah langkah yang diumumkan pemerintah Spanyol bulan lalu itu. Untuk bisa memperoleh pengampunan ini, para pendatang ilegal itu harus bisa menunjukkan kartu bukti diri yang masih berlaku dan juga harus bisa menunjukkan sudah berada di Spanyol selama setahun. Diperkirakan sebanyak 800 ribu sampai sejuta orang Spanyol akan menggunakan peraturan baru itu. Mereka akan memperoleh izin kerja dan izin tinggal selama paling sedikit setahun. Pemerintah Spanyol mengatakan langkah ini diambil untuk menghindari bahwa para pendatang asing itu akan diperbudak majikan mereka. Tetapi juga akan latar belakang ekonomi lain. Buruh yang dilegalisir itu akan membayar pajak yang jelas bermanfaat besar bagi kas negara Spanyol. Negara-negara Uni Eropa lain tidak terlalu menyambut langkah Spanyol. Menteri integrasi minoritas Belanda Rita Verdonk dan Menteri Dalam Negeri Jerman Otto Schilly berencana mengirim surat protes kepada pemerintah Madrid. Mereka khawatir pendatang asing yang dilegalkan itu tidak akan tetap berada di Spanyol, tetapi pada saatnya nanti akan pindak ke negara-negara Uni Eropa lain. Pemerintahan Perdana Menteri Jose Rodriguez Zapatero berpendapat kekhawatiran itu tidak perlu. Di Spanyol kebanyakan pendatang ilegal berasal dari Ekuador dan Kolombia. Mereka tidak akan cepat-cepatg pindah ke negara lain yang tidak berbahasa Spanyol. Berbedanya cara masing-masing negara Uni Eropa menangani masalah pendatang gelap ini mencerminkan perpecahan dalam kebijakan imigrasi Uni Eropa. Kalau Spanyol memberikan pengampunan besar-besaran, maka Belanda justru mengusir 26 ribu pendatang gelap. Pekan lalu Menteri Integrasi Warga Minoritas Belanda Rita Verdonk menyatakan di depan pertemuan menteri Eropa bahwa cara Spanyol menangani pendatang ilegal bertentangan dengan kebijakan Belanda. "Belanda punya kebijakan jelas: pendatang gelap harus pulang kampung. Jadi mereka tidak akan dilegalkan." Demikian Verdonk. Sangat dipertanyakan bagaimana Uni Eropa bisa datang dengan kebijakan migrasi dan suaka yang seragam dalam 10 tahun mendatang, seperti yang telah bertahun-tahun lamanya dibicarakan. Ketika Belanda menjadi kertua bergilir Uni Eropa, yang berakhir Desember lalu, disepakati bahwa Uni Eropa akan memiliki kebijakan pendatang dan suaka bersama pada tahun 2010. Luxemburg yang sekarang menjabat ketua bergilir Uni Eropa, telah mengumumkan akan datang dengan usulan dalam waktu dekat. Negara-negara seperti Italia dan Spanyol, mendukung kebijakan bersama seperti ini tapi pada saat yang sama negara-negara lain seperti Jerman, Belanda, dan Austria, ragu-ragu akan kebijakan seperti ini. Mereka menilai Spanyol dan Italia mengambil kebijakan yang lunak. Kebijakan ketat dan progresif tampaknya masih akan berbenturan di Eropa. Perbedaan pendekatan terutama disebabkan oleh pragmatisme. Berbeda dari Belanda, Spanyol berpendapat turunnya angka kelahiran dalam dasawarsa mendatang menyebabkan Madrid harus menarik lebih banyak pendatang untuk mempertahankan sistem jaminan sosial. Cara pandang seperti ini mendapatkan simpati Komisi Eropa. Menurut komisaris kehakiman Uni Eropa Franco Frattini, Eropa harus membuka perbatasannya untuk pendatang guna mengatasi masalah penuaan warganya. 'Kita harus melihat pendatang sebagai peluang dan bukan resiko', demikian Frattini. Akibat meningkatnya jumlah warga lansia, maka jumlah angkatan kerja Uni Eropa akan turun. Apabila kecenderungan terus berlanjut sampai 2030, maka diperkirakan jumlah angkatan kerja akan berkurang sebanyak 20 juta orang. Menurut Frattini, kebijakan imigrasi bersama akan bisa berisi panduan jelas bagaimana menarik pekerja dari luar Uni Eropa. Masih diragukan apakah kebijakan Spanyol memberi pengampunan umum kepada para pendatang gelap itu bisa mendapatkan dukungan dalam Uni Eropa menuju suatu kebijakan imigrasi bersama. * KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN INDONESIA SEBAGAI ANGGOTA OPEC Indonesia membentuk tim khusus untuk mengkaji perlu tidaknya mempertahankan keanggotaannya dalam Organisasi Negara Pengekspor Minyak OPEC. Saat ini, Indonesia telah menjadi net oil importer atau pengimpor minyak, maklum produksi minyak mentah Indonesia, sekitar satu juta barel perhari, tidak bisa memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri, yaitu 1.350.000 barel per hari. Jadi selisih harus dipenuhi melalui impor. Menurut pengamat migas Dr. Kurtubi, masalahnya bukanlah keanggotaan OPEC tapi adalah bagaimana meningkatkan produksi minyak Indonesia yang terus turun. Indonesia membentuk tim khusus untuk mengkaji perlu tidaknya mempertahankan keanggotaan Indonesia dalam Organisasi Negara Pengekspor Minyak OPEC. Saat ini, Indonesia telah menjadi net oil importer, yang mana produksi minyak mentah Indonesia, sekitar satu juta barel perhari, tidak bisa memenuhi kebutuhan BBM dalam negri, yaitu 1.350.000 barel per hari. Jadi selisih harus dipenuhi melalui impor. Menurut pengamat migas Dr. Kurtubi, masalahnya bukanlah keanggotaan OPEC tapi adalah bagaimana meningkatkan produksi minyak Indonesia yang terus turun. Kurtubi: Persoalan yang kita hadapi ini bukan soal apakah kita keluar dari OPEC, apakah hari ini impornya lebih gede dari ekspor. Bukan di situ. Kalau menurut saya, inti masalah yang dihadapi oleh dunia perminyakan nasional saat ini adalah bagaimana meningkatkan produksi minyak mentah, di mana kita ketahui dalam lima tahun terakhir ini penurunan produksi minyak mentah itu tidak semata-mata disebabkan oleh lapangan yang sudah tua. Persoalan lapangan yang sudah tua dihadapi oleh semua negara produsen minyak, apakah itu Rusia, Saudi Arabia, Irak, Norway, UK, dst. Lapangan-lapangan minyak yang berproduksi saat ini sudah berumur tua-tua. Sebenarnya yang ingin saya katakan disini adalah kita gagal dalam lima tahun terakhiri ini terutama untuk menarik investasi sektor hulu, investasi untuk mencari cadangan minyak sehingga penemuan cadangan minyak di Indonesia anjlok karena investasinya sangat turun. Produksi juga ikut-ikutan turun. Jadi di sini kata kuncinya adalah investasi. Kenapa investasi di Indonesia turun? Sejak enam tahun yang lalu saya sudah ingatkan pemerintahan ini bahwa dampak perubahan aturan hukum yang menyangkut industri migas nasional, boleh jadi waktu itu saya kemukakan akan berdampak negatif terhadap investasi, ternyata benar. Sejak saat itu, investasi anjlok karena para pemain lebih bersikap wait and see. Setelah undang-undang disahkan tanggal 20 Nopember 2001, bukannya investor bergairah kembali masuk malah tambah berkurang. Dari RUU Migas menjadi UU Migas, bukannya menciptakan kepastian tetapi ketidak pastian. Ini karena substansi undang-undang itu amat sangat 'bermusuhan' dengan investor. Bersifat disinsentif terhadap investor. Bentuk disinsentifnya apa? Satu, dalam Pasal 31 UU Migas disebutkan bahwa semua investor hulu, investor yang mencari cadangan minyak di Indonesia dalam tahap eksplorasi harus membayar PPM, Pajak Impor, dan pungutan-pungutan lain. Padahal untuk diketahui, selama kurang lebih 40 tahun, Indonesia tidak pernah mengimposed (mengutip, Red) pajak atau pungutan kepada investor migas selama periode eksplorasi. Sebelum mereka menemukan dan memproduksikan minyak, kita tidak pernah memungut pajak kepada mereka. Nah sekarang, tiba-tiba dengan UU Migas, mereka harus membayar macam-macam. Ini yang ditakutkan oleh investor. Belum lagi sistim yang diciptakan dalam UU Migas ini begitu birokratik. Prosedur investasi menjadi begitu berbelit-belit. Ketiga, institusi yang diciptakan yang bernama BP Migas ternyata lebih banyak menghambat kegiatan sektor hulu industri migas nasional karena BP Migas ini bukan merupakan entitas bisnis. Dia merupakan institusi pemerintah. Ini merupakan hambatan tersendiri dalam hampir segala kegiatan industri migas kita di sektor hulu. Sehingga tidaklah heran kalau produksi minyak kita itu terus turun. Berkaitan dengan rencana keluar dari OPEC, saya termasuk yang tidak setuju. Sebenarnya inti masalah adalah kita menciptakan sistim industri migas nasional sedemikian rupa sehingga investasi kembali normal dan kegiatan industri migas bisa efisien untuk sektor hulunya. Itu yang kita kehendaki. Sehingga dengan demikian secara otomatis, nanti cadangan akan bertambah. Produksi minyak mentah juga otomatis bertambah. Pada saatnya saya yakin, Indonesia akan kembali bisa memproduksi minyak mentah jauh di atasa kebutuhan dalam negrinya. Oleh karena itu saya untuk jangka panjang tidak setuju kalau Indonesia keluar dari OPEC. Sebab kita akan kehilangan akses ke organisasi yang begitu powerful (berpengaruh, Red) untuk ikut menentukan harga minyak dunia dari sisi suplai dengan ikut mengatur jumlah kuota. Indonesia sebagai anggota OPEC, betapapun produksinya kecil, dia masih punya peran. Masih bisa didengar oleh sesama anggota OPEC yang lain. Dengan tetapnya Indonesia di OPEC, secara gengsi gitu, kita masih bisa diperhitungkan. Demikian pengamat migas, Dr. Kurtubi. * KEPEKAAN JAKARTA SOAL PERAN PBB DI ACEH, APA LATAR BELAKANGNYA? Aceh dan peran internasional belakangan menjadi pembicaraan ramai, bukan di Banda Aceh atau kota-kota Aceh lainnya, tetapi di Jakarta. Maklum Jakarta sempat dibikin bingung dengan keputusan Sekjen PBB menunjuk Bill Clinton sebagai utusan khusus untuk negara-negara korban bencana tsunami. Jakarta jelas tidak ingin Timor Timur berulang di Aceh atau Papua. Laporan redaksi di Hilversum. Pekan lalu Sekjen PBB Kofi Annan menawarkan jabatan utusan khusus untuk negara-negara yang dilanda bencana tsunami kepada mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton. Bill Clinton menerima tawaran ini. Demikian Fred Eckhard, jurubicara sekjen PBB 1 Februari pekan silam. Ketika ditanya wartawan apa peran sang utusan khusus, Fred Eckhard mengatakan kemungkinan besar Clinton juga akan diminta bantuan untuk menyelesaikan konfik lama antara pemerintah dan kalangan pemberontak di Indonesia dan Srilangka. Kedua negara memang sudah lama menghadapi pemberontak separatis, Indonesia dengan GAM dan Srilangka dengan Macan Tamil. Bencana tsunami diharapkan bisa mempermudah tercapainya penyelesaian konflik lama itu. Kontan saja, ucapan jurubicara Sekjen PBB ini menimbulkan ribut-ribut di Jakarta. Banyak kalangan bertanya-tanya kenapa Sekjen PBB harus mengirim utusan khusus untuk menyelesaikan masalah Aceh? Tidak kurang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri yang Ahad lalu menegaskan, pemerintah Indonesia tidak pernah minta bantuan internasional soal GAM. Masalah Aceh diselesaikan pemerintah Indonesia sendiri. Bahkan SBY sudah meminta klarifikasi kepada Sekjen PBB. Menurut SBY, Kofi Annan dengan jelas mengatakan tidak ada mandat kepada utusan khusus Sekjen PBB untuk ikut menyelesaikan persoalan Aceh. Reaksi kelewat peka Jakarta ini berlatar belakang pengalaman pahit masa lampau. Itu tidak lain adalah peran PBB di Timor Timur yang justru membawa kemerdekaan bagi wilayah yang dulu disebut propinsi terbungsu itu. Karena pengalaman buruk Timor Timur, maka Jakarta berupaya sekuat tenaga untuk tidak melibatkan PBB dalam menyelesaikan konfilknya dengan GAM. Dari awal Timor Timur memang selalu merupakan masalah PBB, terutama karena masalah ini melibatkan Portugal. Portugal yang tidak pernah menerima apa yang oleh orde baru disebut integrasi bekas jajahannya itu dengan Indonesia, selalu melibatkan PBB dalam bertikai dengan Indonesia. Ini berbeda dengan Aceh. Dari awal Aceh sudah merupakan bagian Indonesia. Aceh sudah bergabung dalam NKRI, bahkan Serambi Mekkah ini merupakan penyumbang pertama dua pesawat terbang bagi Indonesia sebagai negara merdeka. Kalau sekarang GAM ingin keluar dari NKRI, maka terlebih dahulu GAM harus bisa menjelaskan bahwa sumbangan dua pesawat itu merupakan kesalahan atau kecelakaan besar. Ini jelas tidak mungkin, dan karena itu GAM sendiri sulit memperoleh pengakuan internasional. Di lain pihak ini sama sekali tidak berarti bahwa tentara bebas berbuat apa saja di Aceh, juga dalam berperang melawan GAM. TNI jelas tidak bisa melanjutkan ulah ABRI dulu yang terus-terusan melanggar hak-hak azasi manusia warga Aceh. Bangkitnya kalangan di Aceh dan Papua yang memperjuangkan kemerdekaan jelas merupakan akibat langsung begitu lamanya pelanggaran hak-hak azasi manusia besar-besaran di kedua wilayah. Seandainya saja, dan ini merupakan perandaian yang sangat besar, orde baru dulu tidak terus-terusan melancarkan pelanggaran hak-hak azasi manusia di Timor Timur, seandainya lagi Timor Timur juga tidak dijadikan ajang bagi perwira ABRI/TNI untuk menerapkan ilmu perang mereka, maka tidak tertutup kemungkinan apa yang disebut "integrasi Timor Timur" itu bukan cuma retorika belaka. Bisa jadi "integrasi Timor Timur" merupakan sebuah kenyataan kongkrit seperti yang sudah terjadi dengan bekas jajahan Portugal yang lain yaitu Goa yang pernah dianeksasi oleh India. Hal serupa tentu saja juga berlaku bagi Aceh dan Papua. Seandainya tentara tidak "main-main" di kedua wilayah itu, tentu juga tidak akan ada kalangan yang memberontak, mengangkat senjata untuk keluar dari Indonesia. Tapi jelas semua ini cuma perandaian dan tidak akan pernah terwujud. Sehingga jelas bahwa lamanya kesewenang-wenangan orde baru telah membuat hasrat Timor Timur, Aceh dan Papua untuk merdeka mengalami pematangan yang sangat berarti. Hasrat kalangan tertentu di Papua dan Aceh untuk merdeka jelas juga dipengaruhi oleh Timor Timur yang sudah berhasil cabut dari NKRI. Dengan begitu juga tidaklah perlu bagi Aceh atau Papua untuk melihat bahwa Timor Timur beda dengan mereka. Yang penting Timor Timur pernah senasib dengan mereka di bawah orde barunya Soeharto. Tidak akan mengejutkan kalau kalangan-kalangan di Papua dan Aceh yang menghendaki kemerdekaan sedikit banyak belajar dari pengalaman Timor Timur. GAM misalnya kini sudah sadar bahwa kelebihan Timor Timur yang tidak mereka miliki adalah lobi internasional. Dan inilah yang sekarang tengah mereka upayakan, yaitu mencari dukungan internasional. Sejak bencana gempa bumi dan tsunami Ahad 26 Desember 2004, Aceh jelas sudah terbuka lebar bagi dunia internasional. Sampai hari Natal 2004 Aceh memang tertutup, tetapi sesudah malapetaka tsunami jelas tidak mungkin lagi menutup Aceh. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
