--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 09 Februari 2005 15:00 UTC ** GEMPA BUMI SEBABKAN PANIK DI PAPUA NUGINI ** LEDAKAN DI TAMBANG BATUBARA DI SIBERIA UTARA ** LEDAKAN BOM DAN ANGGOTA ETA DITANGKAP DI SPANYOL ** TINJAUAN PERS: LAMBATNYA DANA SUMBANGAN TSUNAMI MASUK KAS PBB DAN GAM DIDESAK TERIMA OTONOMI KHUSUS ACEH ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MIGRASI SEBAGAI TEMA PEMILIHAN UMUM DI NEGARA-NEGARA UNI EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENGHEMATAN TERHADAP RATUSAN PROGRAM PEMERINTAH AMERIKA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: JURU PENENGAH BARAT DALAM PENYELESAIAN KONFLIK CHECHNYA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PALESTINA BERSEPAKAT DENGAN ISRAEL: BAGAIMANA HAMAS DAN JIHAD ISLAM? ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PASCA TSUNAMI PARA JENDERAL BERMETAMORFOSA DI ACEH ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TAHUN BARU IMLEK: AYAM BERKOKOK PERTANDA HARI CERAH * GEMPA BUMI SEBABKAN PANIK DI PAPUA NUGINI Gempa bumi besar yang terjadi di daerah kepulauan Vanuautu di Lautan Teduh, menyebabkan panik di Papua Nugini. Ribuan orang di ibukota Port Moresby berlarian ketakutan akan terjadinya tsunami. Pusat gempa berskala 6,7 skala richter ini terletak di lautan, 200 kilometer dari permukaan, dan 400 kilometer dari Vanuautu. Pusat gempa ini terlalu dalam untuk dapat mengakibatkan tsunami. Pusat observasi gempa di Hawai memberikan peringatan yang juga sampai di Papua Nugini. Negara ini tertimpa tsunami tahun 1998 lalu, mengakibatkan 2000 korban jiwa. * LEDAKAN DI TAMBANG BATUBARA DI SIBERIA UTARA Sebuah ledakan di tambang batubara di Siberia Utara mengakibatkan 17 orang korban jiwa. Sembilan pekerja tambang dinyatakan hilang. Menurut pers Rusia, ledakan ini diakibatkan oleh kebocoran gas. Pertambangan di Rusia adalah cabang usaha penuh risiko, yang sering mengakibatkan banyak kecelakaan. * LEDAKAN BOM DAN ANGGOTA ETA DITANGKAP DI SPANYOL Sebuah ledakan bom di Madrid mengakibatkan 39 orang korban luka-luka. Bom ini diletakkan di sebuah mobil dan meledak di Pusat Kongres yang besar di Madrid. Beberapa saat sebelum ledakan, sebuah surat kabar Baskia mendapat peringatan mengenai ledakan ini dari seorang yang mengaku mewakili ETA . Di Pusat Kongres ini direncanakan pembukaan sebuah pameran seni oleh Raja Spanyol Juan Carlos. Beberapa jam sebelum ledakan, di Spanyol 14 orang yang diduga anggota gerakan separatis Baskia ETA ditangkap. Penangkapan terjadi di Pamplona, Bilbao dan Valencia, demikian pemberitaan pemerintahan. ETA mencoba menuntut negara Baskia merdeka dengan melakukan serangan-serangan terorisme. Tahun lalu lebih dari 100 anggota ETA ditangkap, diantaranya Mikel Antza yang diduga sebagai pemimpin. * MENTERI LUAR NEGERI AMERIKA RICE DI BRUSSEL Menteri luar negeri Amerika Condoleezza Rice berada di Brussel untuk melakukan pembicaraan dengan negara-negara Uni Eropa dan Pakta NATO. Dalam wawancara yang dilakukan sebelum kunjungannya ke Eropa, Rice menjelaskan kunjungannya ke Uni Eropa sehubungan dengan kelanjutan perundingan teknologi nuklir Iran. Menurut menlu Amerika ini, Uni Eropa dianggap tidak cukup menekan Iran. Uni Eropa seharusnya mengancam Teheran dengan sanksi PBB apabila tidak segera menghentikan program nuklirnya, demikian menurut Rice. Setelah tawar menawar yang alot akhirnya Iran menghentikan aktivitas nuklirnya. Rice memperingatkan Teheran untuk menerima usulan Eropa. Rice tiba di Brussel dari Paris, tempat dia Selasa kemarin melakukan pidato besar pertamanya mengenai kebijakan luar negeri. Sudah saatnya Eropa dan Amerika melupakan perbedaan pendapat di masa lalu, demikian Rice. * KESEPAKATAN GENCATAN SENJATA ISRAEL DAN PALESTINA DISAHKAN Menteri Luar Negeri Belanda Ben Bot sangat gembira dengan gencatan senjata antara Israel dan Palestina. Bot juga menyambut baik langkah-langkah yang diambil Israel, seperti pembebasan ratusan tahanan Palestina dan penyerahan kembali lima kota di Tepi Barat Sungai Yordan. Perdana Menteri Israel Sharon dan Presiden Palestina Abbas mengesahkan hal ini dalam KTT di kota wisata Sharm el Sheik, di Mesir. Israel menghentikan operasi militer di daerah-daerah yang mereka kuasai, dan Palestina menghentikan serangan-serangan atas Israel. Untuk pertama kalinya dalam empat tahun, Israel dan Palestina bisa mencapai kesepakatan tingkat tinggi. * PEMILU PARLEMEN DI DENMARK Pemilu Parlemen di Denmark dimenangkan oleh partai-partai sayap kanan koalisi pemerintah pimpinan perdana menteri Anders Fogh Rasmussen. Koalisi partai konservatif dan partai liberal ini mendapatkan 54 persen suara, cukup untuk menduduki 95 dari 175 kursi yang ada di parlemen. Ini adalah peningkatan satu kursi dibandingkan pemilu 2001. Masa pemerintahan Rasmussen yang pertama ditandai dengan kebijakan imigrasi yang ketat dan penurunan pajak. * BERITA BURSA Di Amsterdam tidak banyak terjadi pergerakan kurs. AEX tetap berada di 369 poin semenjak pembukaan. Tapi saat ini Index AEX telah mengalami penurunan 10 % kecuali pada saham Buhrmann. Nilai tahunan produsen barang-barang kantor diterima dengan baik, yang mengakibatkan peningkatan kurs sampai hampir 4 %. Di Jepang kurs saham turun, terutama diakibatkan oleh para pemilik saham menguangkan saham mereka. Index Nikkei ditutup dengan penurunan 0,15 %, pada 11.473 poin. Satu euro bernilai 1,2787 dolar sen. * LAMBATNYA DANA SUMBANGAN TSUNAMI MASUK KAS PBB DAN GAM DIDESAK TERIMA OTONOMI KHUSUS ACEH Baru sepertiga dana yang dijanjikan dunia internasional untuk pembangunan kembali daerah-daerah korban tsunami masuk dalam kas PBB. Demikian diberitakan harian de Volkskrant dan NRC Handelsblad. Rencana pembangunan kembali daerah-daerah korban tsunami akan berantakan apabila dunia internasional tidak memenuhi janjinya, demikian tambah NRC Handelsblad. 761 juta euro diijanjikan dunia internasional untuk pembangunan kembali daerah-daerah korban tsunami, namun baru 280 juta euro yang masuk, demikian de Volksrant hari ini. Negara-negara penyumbang biasanya lebih dermawan memberi sumbangan untuk makanan, kesehatan dan pertolongan anak-anak. Tapi kalau soal bantuan struktural seperti tempat tinggal, pembangunan kembali industri lokal mereka sangat lambat. Demikian NRC Handelsblad dan de Volkskrant mengutip pernyataan Margaretha Wahlstrom utusan khusus PBB untuk daerah-daerah korban tsunami. NRC Handelblad juga memberitakan masalah yang lebih besar, yaitu masalah korupsi dan birokrasi penyaluran dana di daerah-daerah korban tsunami. Di Srilangka beberapa pejabat ditangkap karena diduga korupsi dan mencuri barang-barang bantuan yang ditujukan untuk korban tsunami. Sekitar 70 persen korban di Srilangka belum menerima bantuan apa-apa. Program pangan PBB WFP berencana mengirimkan sukarelawan untuk mengontrol penyaluran sumbangan di Srilangka. Sementara de Volksrant memberitakan kekhawatiran PBB mengenai kemanan para sukarelawan asing di Banda Aceh. "Kami tidak mengkhawatirkan serangan, tapi keamanan di daerah itu kami anggap tidak cukup optimal", demikian juru bicara PBB Joel Boutroue. Sekolah-sekolah di Aceh resminya sudah dibuka akhir Januari. Tapi pelaksanaannya sangat sulit. Trouw memberitakan, murid-murid SD 17 di Banda Aceh diminta membantu membersihkan meja-meja dan kursi-kursi yang tertutup lumpur. Walaupun sekolah sudah buka, tapi pelajaran-pelajaran yang ditawarkan belum berarti apa-apa. Murid-murid kelas 3 SD 17 membaca Al-Quran bersama-sama. "Bagaimana kita bisa belajar, kalau pikiran kita selalu dikeluarga yang hilang? Dengan membaca Al-Quran paling tidak kita merasa dekat dengan Allah, dan bisa memberi kita kekuatan untuk melawan cobaan ini" demikian Elly Wardani seorang murid dari SD 17. Menurut Trouw, SD 17 ditujukan untuk murid-murid di desa Ulle. Dari 750 murid yang terdaftar, sekarang hanya tersisa 50 orang murid dan dari 64 orang guru kini hanya 30 orang yang tersisa. "Kami sebenarnya belum bisa tertawa. Rumah kami hancur, keluarga kami banyak yang mati. Tapi kami harus berhenti menangis, murid-murid kami membutuhkan kami," tutur Rosmanya, seorang guru yang harus menumpang di rumah orang lain. Sementara itu murid-murid kembali bekerja membersihkan kursi dan meja, tanpa memperdulikan beberapa sukarelawan yang menggotong kantong-kantong mayat. Kematian menjadi hal yang biasa bagi mereka. Demikian di beritakan Trouw. Dalam pemberitaannya, harian Inggris Financial Times menekankan bahwa tuntutan GAM bagi kemerdekaan Aceh nyaris tidak mungkin atau sangat sulit terlaksana. Aceh sudah selalu merupakan bagian Indonesia sejak 17 Agustus 1945. Karena itu, demikian Financial Times, tuntutan para pemberontak bagi penyelesaian model Timor Timur tidak mendapat dukungan internasional. Mengutip presiden SBY, koran Inggris ini menulis, tidak ada satu negarapun di dunia ini yang mendukung kemerdekaan Aceh. Semua negara mendukung integritas wilayah Indonesia. Karena itu, demikian SBY, otonomi khusus adalah penyelesaian terbaik yang bisa ditawarkan Jakarta untuk menyelesaikan konflik Aceh. Selain itu Jakarta juga menawarkan amnesti bagi para pemberontak, dan bentuk pengawasan relokasi korban tsunami. Sayang Financial Times tidak memberitakan bahwa di Aceh TNI juga bertindak brutal. Demikian tinjauan pers untuk kali ini. * MIGRASI SEBAGAI TEMA PEMILIHAN UMUM DI NEGARA-NEGARA UNI EROPA Pemerintahan kanan tengah Perdana Menteri Anders Fogh Rasmussen terpilih lagi oleh rakyat Denmark untuk empat tahun mendatang. Tema-tema populis mendominasi kampanye pemilihan umum. Apakah ini adalah pratanda bagi pemilihan di negara-negara Uni Eropa lainnya? Laporan redaktur Eropa Thijs Papot. Partai-partai pemerintah yang berkoalisi: yaitu Venstre, partai liberal dan Partai Rakyat konservatif yang terbentuk setelah pemilu November 2001 bisa merasa puas dengan masa pemerintahan mereka yang lalu. Pertumbuhan ekonomi dan penurunan pajak pada 2004 membuat para pemilih senang. Bukan itu saja, tapi tokoh partai liberal bisa membanggakan jumlah pencari suaka turun. Itu adalah salah satu janjinya pada pemilihan 2001. Dengan keberhasilan ini mereka bisa menjegal oposisi. Menteri Kehakiman Lene Espersen berjanji akan menindak tegas para pendatang kriminal bila partainya, Danske Volksparti yang konservatif itu menang lagi. Espersen ingin supaya pengadilan menendang pelaku kriminal migran yang sudah pernah diadili sebelumnya keluar dari Denmark. Hukuman itu sudah harus bisa dikenakan para kejahatan seperti menodong. Lima tahun lalu sikap seperti itu mengundang keheranan negara-negara lain. Namun sekarang Denmark berubah menjadi negara teladan. Menteri Luar Negeri Belgia Patrick Dewael misalnya hari Jum'at ini berkunjung ke Denmark untuk membicarakan penanganan terpadu antara bantuan pembangunan dan pemulangan para pencari suaka yang ditolak permohonannya. Mencengangkan migrasi bisa menjadi soal penting di Denmark. Dibandingkan dengan negara-negara anggota Uni Eropa lainnya, jumlah migran di Denmark hanya sedikit. Namun jelas pemilihan di Denmark ini adalah pratanda perkembangan baru di negara-negara Eropa Barat lainnya. Soal migrasi akan menjadi ujung tombak kampanye pemilihan. Hal ini sudah tampak pada pemilihan yang akan diselenggarakan di Inggris tahun depan. Dua partai politik besar Britania saling berlomba siapa yang paling galak dalam kebijakan para pemohon suaka. Partai buruh pimpinan Tony Blair yang memerintah sudah mengumumkan akan menindak tegas para pecari suaka yang menyalahgunakan kebijakan itu. Partai itu sedang menyusun sistem pemberian ijin kerja seperti yang berlaku di Australia, demikian dijelaskan oleh Menteri dalam Negeri Charles Clarke. Dengan begitu maka hanya orang asing yang memiliki kemampuan seperti dibutuhkan masyarakat Inggris yang diberi izin tinggal. Demikian pula migrasi berantai, sehingga sanak saudara jauh bisa memperoleh hak migrasi, tidak akan diijinkan. Rencana ini menyebabkan kejengkelan partai oposisi Tories. Mereka berpendapat partai pemerintah Labour sudah selama delapan tahun menelantarkan tema migrasi dan sekarang menjelang pemilihan umum tiba-tiba mengangkatnya. Pemimpin oposisi Michael Howard berjanji kalau menang partai Conservative akan menetapkan pagu, apakah itu bagi pendatang biasa atau pencari suaka. Tak pelak lagi, langkah-langkah migrasi ketat untuk menarik para pemilih. Bukan karena orang-orang Inggris itu aslinya rasis, demikian menteri dalam negeri Charles Clarke, tetapi justru untuk menghindari supaya orang menjadi rasis, karena baginya sistem migrasi itu sudah disalahgunakan secara besar-besaran. * PENGHEMATAN TERHADAP RATUSAN PROGRAM PEMERINTAH AMERIKA Presiden Amerika Serikat George W. Bush telah mengumumkan rencana anggaran untuk tahun depan, yang jumlahnya mencapai lebih dari 2500 milyar dolar. Untuk mengurangi defisit anggaran, maka Presiden Bush akan melakukan penghematan ketat terhadap sekitar 150 program pemerintah termasuk dalam bidang pertanian, pendidikan dan lingkungan hidup. Menurut para kritisi, anggaran tersebut terlalu dilebih-lebihkan karena banyak pengeluaran di masa mendatang yang tidak turut dihitung. Lebih jauh laporan koresponden Reinout van Wagtendonk dari New York: Sebagian besar penghematan yang diusulkan Presiden Amerika Serikat George W. Bush diambil dari program-program sosial, yang sebenarnya ditujukan pada kalangan yang hidup di bawah garis kemiskinan. Misalnya subsidi sewa rumah dan dana asuransi kesehatan pemerintah Medicaid. Presiden Bush ingin menghapus atau menghemat 50 dari 150 program pemerintah di bidang pendidikan. Demikian juga terhadap Departemen Lingkungan Hidup EPA. Menurut Bush, semua program itu tidak atau kurang berhasil. Pihak oposisi Partai Demokrat sangat mengkritik rencana anggaran Bush. Sebenarnya tidak hanya mereka, bahkan kubu Republiken pun ikut memprotes. Pemerintah juga ingin mengurangi subsidi pertanian. Rencana itu tidak diterima di beberapa negara bagian yang punya banyak daerah pertanian, yang memilih Bush pada pilpres November 2004. Anggaran pertahanan naik hampir 5%, menjadi 420 milyar dolar. Dalam masa perang seperti sekarang, kubu Demokrat tidak ingin mempermasalahkan pengeluaran bidang pertahanan. Tapi mereka mempertanyakan mengapa Bush tidak menjelaskan angka-angka pengeluaran tambahan untuk perang di Irak dan Afganistan. Pengeluaran tambahan itu sebesar 80 milyar dolar. Pengeluaran itu tidak dimasukkan dalam defisit anggaran. Menurut Presiden Bush, pemerintahnya tepat jadwal dalam pengurangan defisit anggaran sampai separuhnya dalam lima tahun. Tapi menurut Senator Kent Conrad, tokoh Demokrat penting dalam komisi anggaran, ini disebabkan, tidak dimasukkannya pengeluaran 80 milyar dan pengeluaran lainnya dalam defisit anggaran. Jadi, menurut Senator Conrad, rencana anggaran tersebut bukanlah soal penghematan, tapi apa yang ada di balik semua itu. Tapi menurut Demokrat, Presiden Bush tidak hanya membisu soal urusan pengeluaran tambahan perang serta penurunan pajak permanent, tapi juga soal beberapa trilyunan dolar yang akan menjadi fokus Bush di masa mendatang, yaitu perubahan sistem jaringan pengaman sosial. Gedung Putih dan Kongres selama tahun ini akan saling tarik menarik kepentingan soal rencana anggaran Bush. Tahun lalu Bush mengusulkan menghapus lebih dari 60 program pemerintah. Tapi akhirnya hanya empat yang dihapus. * JURU PENENGAH BARAT DALAM PENYELESAIAN KONFLIK CHECHNYA Pemimpin Chechnya Aslan Maskhadov mengimbau Barat untuk menjadi penengah dalam konflik antara tentara Chechnya melawan pasukan Rusia. Menurutnya, Barat dapat membantu memuluskan pembicaraan dengan Moskow. Tetapi Rusia menganggap Maskhadov dan pemberontak Chechnya lainnya sebagai teroris dan tidak bersedia berbicara dengan mereka. Sebagian jagoan perang Chechnya juga mengatakan tidak akan pernah berbicara dengan Rusia. Jadi apakah mediasi Barat masih bermanfaat? Berikut Frans Timmermans dari Dewan Eropa. Tanpa persetujuan Moskow, dikhawatirkan tidak akan ada pembicaraan. Moskow tetap menganggap sama mereka semua, jadi tidak membedakan apakah itu Samil Basayev atau Aslan Maskhadov. Oleh karena itu tidak bisa dilakukan perundingan dengan mereka yang benar-benar ingin mencari penyelesaian politik. Tampaknya, orang-orang seperti Maskhadov bersedia mencari penyelesaian politik. Tetapi apabila orang-orang seperti ini dimasukkan dalam satu kelompok dengan Basayev dan jagoan perang lain, maka tidak akan ada peluang untuk berunding dan mencari jalan keluar. Akan sangat bijaksana bagi Barat untuk tidak terburu-buru menanggapi permintaan Maskhadov. Tetapi sebaliknya berbicara dengan Rusia. Rusia harus diyakinkan apabila tidak bersedia berbicara dengan Maskhadov sendiri, maka paling tidak biarkan pihak ketiga menjadi penengah atau paling tidak mencari celah untuk berbicara. Pernyataan Maskhadov tidak dipicu oleh pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Condoleezza Rice baru-baru ini, yang mengkritik demokrasi Rusia. Washington tidaklah begitu berminat dengan soal Chechnya. Ketika bicara tentang demokrasi Rusia yang dimaksudkan Washington adalah kebebasan pers, Yukos, dan sejenisnya. Amerika tampaknya lupa akan Chechnya. Presiden Vladimir Putin sangat cerdik untuk mensejajarkan Chechnya dengan perang melawan terorisme. Dengan makin besarnya ketergantungan Barat terhadap sumber energi Rusia, maka Putin merasa tidak takut lagi. Satu-satunya yang bisa menekan Putin adalah masalah dalam negeri, karena warga Rusia telah jenuh dengan kebijakan Putin dan tidak melihat hasilnya.Tekanan luar tidak banyak berdampak. Apa yang bisa dilakukan Barat? Terlebih lagi, Putin tahu bahwa para pemimpin Barat enggan mengangkat masalah Chechnya. Contohnya Kanselir Jerman Gerhard Schroder yang berteman baik dengan Putin, tidak akan bersedia membesarkan masalah Chechnya. Untuk benar-benar mencari jalan keluar bagi Chechnya, ada dua jalur yang bisa digunakan. Pertama, mencapai penyelesaian politik. Kedua, adalah rekonstruki Republik Chechnya yang hancur, ini berarti membuka peluang bagi para penjahat dan jelas tidak memberi peluang yang adil bagi warga Chechnya untuk membangun kembali negaranya. Peluang masih terbuka sampai Mei mendatang, karena dalam musim dingin sangatlah sulit untuk berencana dan melaksanakan aksi. Apabila peluang itu tidak dimanfaatkan, maka pihak Chechnya akan kembali pada jalan kekerasan. * PALESTINA BERSEPAKAT DENGAN ISRAEL: BAGAIMANA HAMAS DAN JIHAD ISLAM? Intro: Selasa lalu, dalam KTT di Sharm al-Sheikh Mesir, Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan perdana menteri Israel Ariel Sharon mengumumkan gencatan senjata serempak. Pertanyaannya sekarang, apakah gencatan senjata ini akan benar-benar ditaati, apalagi karena gerakan radikal Hamas dan Jihad Islam menyatakan tidak terikat dengan kesepakatan ini. Laporan redaktur senior Timur Tengah Bertus Hendriks. Israel dan Palestina adalah jagoan dalam mengadakan KTT bersejarah. Tetapi kalau harus mewujudkan apa yang sering disebut sebagai "kesempatan unik dan bersejarah" itu dalam langkah-langkah nyata, maka baik Israel maupun Palestina biasanya langsung tergelincir berada di peringkat bawah. Sepintas, KTT Selasa itu tidak berbeda dari KTT-KTT sebelumnya. Segera setelah dibuka, Hamas dan Jihad Islam mengatakan tidak akan mematuhi gencatan senjata yang secara sepihak diumumkan oleh Mahmoud Abas. Jadi apakah artinya sebentar lagi KTT Sharm al Sheikh juga akan masuk kenangan foto-foto bagus dan pidato muluk-muluk, tapi tidak menghasilkan apa-apa? Walaupun harus hati-hati, namun mungkin kali ini berbeda dengan masa lalu. Omongan Hamas dan Jihad tidak sepenting perbuatan mereka. Memang secara resmi benar Mahmoud Abbas tidak bisa bicara atas nama mereka, karena pembicaraan mengenai persyaratan gencatan senjata di antara mereka belum disepakati. Memang pembicaraan itu sudah sampai tahap lanjut dan diharapkan akan diselesaikan bulan Maret di Kairo, di bawah pimpinan dan desakan Mesir. Selain itu secara de facto sekarang berlangsung gencatan senjata. Israel juga melakukan hal sama, dan ini menguntungkan semua pihak. Di pihak lain, Israel, harus menghentikan apa yang disebut "menembak tersangka di tempat" dan menghujani tempat-tempat tertentu dengan rudal. Serangan-serangan itu terutama mematahkan kekuatan Hamas. Tokoh-tokoh mereka yaitu Sheikh Yasin serta Abdel Aziz Rantisi tewas akibat serangan semacam itu. Di samping itu Yasser Arafat sudah tidak ada, dan pemilihan Mahmoud Abbas menciptakan suasana baru yang memaksa Hamas memikirkan kembali strategi mereka. Tampaknya Hamas akan mendapat suara menentukan dalam mengambil keputusan-keputusan penting bagi Palestina. Hamas ingin bergabung dengan PLO dan juga ikut dalam pelilihan parlemen Juli akan datang. Pemilihan pemerintah daerah baru lalu menunjukkan bahwa Hamas juga akan bisa berperan di bidang politik dan bukan hanya di bidang militer dan serangan-serangan. Mengingat semua itu, mengapa mereka sekarang harus menantang Mahmoud Abbas dengan melanggar gencatan senjata? Baik Hamas maupun Jihad Islam yakin mereka akan bisa menyimak sampai di mana kemampuan Mahmoud Abbas dalam berunding dengan Israel. Setelah beramah tamah akan dibicarakan pula pembebasan tahanan-tahanan Palestina di Israel, penarikan mundur pasukan Israel dari kota-kota di Palestina, ijin kerja untuk para buruh Palestina di Israel serta tentunya pemecahan politik kawasan ini. Di sinilah perbedaan nyata antara Israel dan Palestina. Gencatan senjata dipandang Mahmoud Abbas sebagai kewajiban Palestina dalam peta perjalanan menuju perdamaian. Setelah itu harus dibicarakan pula kewajiban Israel, seperti menghentikan pembangunan pemukiman, soal tembok pemisah yang kontroversial dan kemudian keputusan politik akhir. Namun bagi Perdana Menteri Israel Ariel Sharon semua itu baru dibicarakan setelah tidak terjadi kekerasan selama waktu yang panjang di fron Palestina. Setelah itu baru Israel menarik mundur pasukannya dari Jalur Gaza, paling cepat akhir tahun ini. Yang lebih mengkhawatirkan dalam KTT Sharm al Sheikh adalah jurang yang menganga dalam agenda politik antara Abbas dan Sharon. Yang mengkhawatirkan bukan ucapan-ucapan Hamas dan Jihad mengenai penggunaan kekerasan. Itu jelas hanya dimaksud untuk tidak mengecewakan para pendukung mereka. * PASCA TSUNAMI PARA JENDERAL BERMETAMORFOSA DI ACEH Di tengah sepinya toko-toko di Banda Aceh, Medan dan Jakarta karena Imlek atau Tahun Baru Tionghoa, satu topik belakangan banyak menarik perhatian publik. Rencana mutasi puncuk pimpinan TNI tetap berguling meski banyak dikritik, karena melibatkan sejumlah perwira bermasalah. Orang lupa, di Aceh sejak musibah gempa dan tsunami, banyak perwira bermetamorfosa, berganti ujud, dari jenderal perang menjadi jenderal damai dengan misi kemanusiaan. Laporan Aboeprijadi Santoso dari Medan. Rencana mutasi pucuk piminan TNI kini menjadi topik pembicaraan. Meski pengganti Jenderal Endriartono Sutarto yang akan pensiun, belum jelas, tapi banyak perwira sudah disebut-sebut akan mengisi jabatan KSAD, yang berarti KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu bakal naik atau habis tugas. Ryamizard sendiri menegaskan, kalau belum ada perintah presiden, saya jalan terus, katanya menepis berbagai spekulasi. Sebuah nama mencuat di bursa KSAD, Letjen Djadja Suparman yang dekat dengan Jenderal purnawirawan Wiranto dan pernah jadi kontroverse di masa lalu. Lembaga HAM Imparsial menyoalkan mengapa TNI tidak pernah menimbang citra dan reputasi sejumlah perwiranya sebelum diangkat ke atas. Ini sebuah kritik yang banyak dibenarkan sementara pihak, apalagi dua mutasi terbaru, termasuk naiknya Kolonel Chairawan dan Mayjen Sriyanto dari Kopassus, yang masing-masing disebut-sebut terlibat penculikan aktivis tahun 1998 dan kasus Tanjung Priok. Mingguan Tempo mengutip pengamat Kusnanto Anggaro yang membenarkan adanya sikap tidak sensitif dalam penunjukan dan pengangkatan di TNI Angkatan Darat. Tapi yang menarik, Chairawan sendiri bakal naik jadi Danrem Lilawangsa yang mencakup kawasan Aceh yang selama ini paling berdarah dilanda konflik, yaitu Aceh Utara sampai Timur. Aceh terdiri dari dua korem, dan kedua bosnya kini diganti untuk naik jadi Kepala Staf Divisi I dan II Kostrad. Ini memperlihatkan pentingnya pengalaman di Aceh untuk menduduki dua pos strategis yang mengendalikan batalyon-batalyon Kostrad di Cilodong dan Malang. Danrem Teuku Umar untuk Aceh Barat dan Selatan, Kolonel Gerhan Lantara akan mengkomandoi pos Cilodong dan Danrem Lilawangsa Kolonel Nasution di pos Malang. Pergantian di Aceh ini sekaligus memperkuat kesan bahwa mutasi TNI lebih merupakan politik interen dan rutinitas TNI ketimbang menimbang citra publik. Pasca tsunami di Aceh memperlihatkan tampilnya perwira-perwira yang dianggap bermasalah kembali ke panggung tepat di saat musibah tsunami membuat Aceh menjadi serambi global. Misalnya Mayjen Bambang Darmono yang memimpin perang di masa Darurat Militer pertama tahun 2003, setelah hilang sementara di Jakarta, kembali ke Aceh untuk menjadi bagian dari Satgaskorlak untuk memimpin penanganan bencana bersama Menko Kesra Alwi Shihab. Dari tugas perang, mendadak beralih ke tugas damai dan kemanusiaan. Mayjen Adam Damiri yang terkenal sebagai Pangdam Udayana terakhir yang membawahi Timor Timur semasa bumi hangus tahun 1999, juga bermetamorfosa menjadi laison officer, perwira penghubung dalam operasi kemanusiaan internasional di Aceh. Kemudian ada Kolonel Gerhan Lantara, perwira asal Sulawesi Selatan yang dianggap pernah kontroversial di Timor Timur tahun 1991, lantas menghilang sementara di daerah asalnya, sempat berperan penting dalam menangani musibah gempa dan tsunami di Meulaboh, Aceh Barat. Di Dili Nopember 1991, dia terlibat bentrokan yang dijadikan dalih penembakan kuburan Santa Cruz 11 Nopember 1991 yang akhirnya memacu Tim-Tim ke sorotan dunia. Tapi 26 Desember lalu Gerhan Lantara turun lapangan ketika penduduk dilanda air bah tsunami, dan dengan bangga mengaku telah menjarah sebuah apotik demi menyelamatkan rakyat di Meulaboh. Sebuah apotik ditindak juga karena menjual obat kepada seorang bapak yang harus melelangkan arlojinya untuk memperoleh obat di tengah bencana. Bahkan Gerhan dikabarkan menodongkan senjata kepada warga yang tak mau turun untuk mengevakuasi mayat. Padahal Gerhan sendiri masih kurang tangkas dibanding Dandimnya Major Ridwan yang sempat memarahi atasannya itu pada detik-detik musibah. Semasa Darurat Militer pertama, bawahan Kolonel ini terlibat pemukulan wartawan Radio 68H, tapi semasa pasca-tsunami, Gerhan yang suka berpedamotor Harley Davidson tampak sibuk mendekati nyamuk pers. Aceh pasca tsunami dan rencana terbaru mutasi perwira TNI di Jakarta menunjukkan perwira-perwira TNI silih berganti citra dan perannya di berbagai pelosok Nusantara, tapi tak pernah jelas seberapa penting peran-peran itu menjadi kriteria bagi perjalanan karir mereka. Di negara yang demokratis seperti Indonesia, sosok TNI ternyata masih merupakan satu-satunya kekuatan politik yang tidak transparan tapi tetap amat berpengaruh. Bagi dunia luar ini menunjukkan tentara Indonesia kurang serius mencamkan kaidah-kaidah dan reputasi HAM mereka di masa lalu. * TAHUN BARU IMLEK: AYAM BERKOKOK PERTANDA HARI CERAH Tahun Monyet 2555 yang penuh malapetaka dan bahkan menjelang akhir ditutup dengan bencana tsunami maha dahsyat, berakhir sudah. Hari Rabu 9 Februari kita memasuki Tahun Ayam, yang menurut sementara kalangan adalah tahun yang membawa rejeki. Brigjen TNI (purnawirawan) Teddy Yusuf, Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia, merayakan tahun baru Imlek. Kami ucapkan Gong si fa chai, pada yang merayakannya. Merayakan datangnya musim semi, bukankah selama musim dingin tidak aktif. Hari istimewa ini dirayakan oleh Ketuka Paguyuban ini, dengan bersilaturahmi dengan orang tua dan saudara-saudara, tidak lupa memberikan amplop merah berisi uang, angpau. Siapa yang memberikan pada siapa? Teddy Yusuf [TY]: Kita memberikan pada anak-anak, terutama yang sekolah dan yang belum dapat kerja. Juga pada orang tua kita yang sudah tidak bekerja sebagai balas budi pada orang tua. Dan pada orang yang dirumah, pembantu atau supir, pegawai-pegawai kita sebagai tanda terimakasih. Radio Nederland [RN] : Saya membaca dalam Kompas beberapa hari lalu tulisan William Chang, dengan judul Kuo Chun Ciek, Syukuran Kosmik, antara lain ditulisnya: "memaknai perayaaan syukuran ini angpau yang diterima selama pesta bisa disumbangkan untuk mereka yang sedang menderita termasuk korban bencana alam". Bapak kali ini juga melakukan sesuatu untuk korban tsunami? TY: Ya, memang saya sebagai pimpinan organisasi mengimbau pada teman-teman di seluruh Indonesia, dana yang tadinya kita siapkan untuk perayaan dialihkan saja untuk menolong, terutama di Aceh. Itu tentunya tidak berupa angpau, tapi sebagai dana sosial. Jadi umpamanya kalau kita lihat di kelenteng atau wihara didepan banyak fakir miskin, kita beri sedekah, bukan angpau. RN: Kembali pada artikel di harian Kompas ditulis: "Dalam era globalisasi, eksklusivitas suatu perayaan rohani mulai tergeser. Suatu perayaan keselamatan dan damai menjadi milik bersama. Pihak yang berkehendak baik menikmati sukacita bersama". Bapak bisa mengomentari hal ini? TY: Oh ya itu menjadi kecenderungan untuk menjadi inklusif. Umpamanya Lebaran, halal bihalal, itu menjadi milik semua orang. Apakah dia itu Muslim atau tidak, halal bihalal menjadi bagiannya. Sekarang Imlek yah, menjadi inklusif. Kita tahu pada Imlek itu musim buah-buahan, juga panen ikan, bandeng dan sebagainya. Imlek ini juga menimbulkan siklus ekonomi, karena orang beli bunga, beli buah, beli makanan, transportasi dan lain sebagainya. RN: Omzet para pedagang meningkat? TY: Ya, begitu. RN: Kenyataan bahwa tahun baru Imlek dirayakan berfungsi sebagai pemersatu dan pemersaudara antar warga walaupun berbeda kepercayaan? TY: Oh ya. Dulu waktu awal Indonesia merdeka, Imlek ini hari raya fakultatif. Sekarang sebagai hari raya nasional, sama dengan negara-negara tetangga kita. Dengan perayaan Imlek ini ada apresiasi terhadap golongan Tionghoa yang ada di Indonesia. Dengan demikian kita harapkan partisipasinya untuk kepentingan negara dan bangsa bisa lebih terarah. RN: Tapi diantara warga Indonesia sendiri apakah tahun baru Imlek juga berfungsi sebagai pemersatu? TY: Ya, kita harapkan demikian. Umpamanya saja ada pegawai saya, wanita, suaminya Tionghoa, dulu dia selalu mengeluh. Pada waktu lebaran keluarga suami datang silaturahmi, tapi pada waktu Imlek, dia harus kerja dan anak-anaknya sekolah. Sehingga tidak ada keseimbangan, jadi dia tidak bisa silaturahmi dengan keluarga suaminya. Ini sudah berlangsung puluhan tahun, tetapi sekarang lebih baik di tingkat yang lebih kecil. RN: Kalau Lebaran bapak juga mengucapkan selamat pada tetangga yang merayakan Idul Fitri, tapi apakah tetangga itu juga mengucapkan selamat tahun baru pada bapak? TY: Ya, kebetulan saya tadi di rumah ibu saya, tetangga-tetangga yang tidak merayakan Imlek datang. Ini suatu permulaan yang baik. Saya juga menerima banyak sms dari teman-teman yang bukan Tionghoa. RN: Nah dalam tiga tahun, tahun baru Imlek dirayakan, bapak sudah melihat perubahan apa? TY: Kita sebagai warganegara Indonesia dari etnis lain sudah tidak canggung lagi. Sudah tidak ada kecanggungan lagi. Masyarakat Tionghoa sekarang juga lebih terpanggil mengabdi pada negara dan bangsa, karena dia diakui sebagai salah satu komponen bangsa. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
