---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 10 Februari 2005 14:30 UTC



** SAUDI ARABIA GELAR PEMILIHAN DEWAN KOTA 

** KORUT KELUAR DARI PERUNDINGAN NEGARA NUKLIR 

** PENGUBURAN KORBAN TSUNAMI MAKAN WAKTU ENAM BULAN 

** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: MASALAH ISRAEL DAN PALESTINA SERTA KEHIDUPAN 
ANAK-ANAK KORBAN TSUNAMI DI ACEH 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PARLEMEN BELANDA DUKUNG PEMBATASAN KEBEBASAN 
WARGA UNTUK HADAPI TERORISME 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MENLU RICE MENGAKHIRI PERSELISIHAN DENGAN 
EROPA 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BURU KORUPTOR DI MANAPUN MEREKA BERADA 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MENANTI PP PILKADA YANG TAK KUNJUNG DATANG



* SAUDI ARABIA GELAR PEMILIHAN DEWAN KOTA

Untuk pertama kali dalam sejarah di seluruh Saudi Arabia dilakukan pemilihan 
dewan kota. Sejumlah 148.000 pria terdaftar sebagai pemilih yang mencakup 
empatpuluh persen dari semua pemilih pria Saudi. Wanita tidak boleh ikut. 
Pemilihan daerah Kamis ini dilaksanakan di ibukota Ryad dan bulan depan akan 
dilakukan pemilihan di wilayah Saudi Arabia lain. Pemilihan daerah dilaksanakan 
untuk memilih separuh dari 38 kursi dewan perwakilan ibukota Ryad. Separuh 
anggota dewan kota lainnya ditetapkan pemerintah. Pemilihan daerah ini 
merupakan langkah pertama menuju demokrasi dalam pemerintahan yang dikuasai 
keluarga kerajaan Saudi.


* KORUT KELUAR DARI PERUNDINGAN NEGARA NUKLIR 

Korea Utara menarik diri untuk waktu yang tidak ditentukan dari perundingan 
enam negara soal  program nuklirnya. Juru bicara Pyongyang menyatakan tak 
berniat berunding, karena tuduhan Amerika Serikat terhadap Korea Utara sebagai 
negara tirani. Pyongyang mengacu pada uraian Menlu Amerika Serikat Condoleezza 
Rice. Selanjutnya Korea secara terus terang mengakui memiliki bom nuklir untuk 
bertahan menghadapi Amerika Serikat. Perundingan enam negara yang melibatkan 
Jepang, Korea Selatan, Rusia dan Cina sejak lama terhenti. Minggu lalu utusan 
Amerika mengupayakan kembali perundingan ini.


* PENGUBURAN KORBAN TSUNAMI MAKAN WAKTU ENAM BULAN 

Menurut Palang Merah Internasional di Aceh penguburan mayat korban tsunami 
masih akan berlangsung hingga enam bulan mendatang. Sebelumnya Palang Merah 
berharap dapat menyelesaikan pemakaman ini dalam dua bulan, tetapi ternyata 
bencana lebih besar daripada yang diperkirakan. Sejak bencana gempa dan tsunami 
26 Desember lalu, para relawan Palang Merah setiap harinya telah mengangkat 
mayat dalam jumlah besar dari puing reruntuhan. Belum diperolah kepastian 
jumlah korban yang  tewas di Aceh.  Hari ini Jakarta menurunkan jumlah angka 
korban tewas atau hilang menjadi 231.000 orang.


* HAMAS LANCARKAN SERANGAN RUDAL 

Hamas kembali melancarkan serangan rudal ke Jalur Gaza. Serangan itu tidak 
menimbulkan korban tewas atau cedera namun merusakkan sebuah rumah. Serangan 
rudal itu merupakan yang pertama kalinya sejak Perdana Menteri Israel Ariel 
Sharon dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyepakati gencatan senjata. 
Sebelumnya Hamas memang sudah menyatakan tidak terikat dengan perjanjian itu. 
Menurut Hamas serangan itu merupakan balasan atas kematian pria Palestina di 
Jalur Gaza. Namun menurut militer pria menyelinap ke wilayah Israel dan 
langsung menembaknya.


* CHARLES NIKAHI CAMILLA 

Putra Mahkota Inggris, Pangeran Charles menurut rencana akan menikahi Camilla 
Parker Bowles tanggal 6 April mendatang. Upacara perkawinan itu kemungkinan 
akan berlangsung di kastil Windsor, tempat berakhir pekan keluarga kerajaan 
Inggris. Hubungan asmara antara Charles 56 tahun dan Camilla 57 tahun merupakan 
salah satu alasan perceraian Charles dan Diana. Baik bagi Charles maupun 
Camilla pernikahan ini merupakan yang kedua kalinya.


* PEMIMPIN NEPAL BEBAS 

Nepal telah memebebaskan tujuh politisi yang ditahan beberapa hari sebelumnya. 
Ini merupakan pertanda pertama menurunnya ketegangan sejak Raja Gyanendra 
mengambil alih kekuasaan minggu lalu. Di antara politisi yang dibebaskan adalah 
dua mantan perdana menteri. Para penyelenggara demonstrasi di ibukota Kathmandu 
berencana tetap meneruskan aksi mereka, walaupun pemimpin mereka kemarin sudah 
ditangkap. Mereka berharap unjuk rasa melebar ke seantero Nepal. Minggu lalu 
raja Nepal membubarkan kabinet. Raja tidak puas terhadap upaya pembrantasan  
pemberontak Maois yang angkat senjata sejak 1998.


* BUSH TAMBAH BANTUAN KORBAN TSUNAMI 

Presiden George W. Bush meningkatkan bantuan Amerika Serikat bagi korban 
tsunami 26 December menjadi 950 juta dolar. Ini merupakan peningkatan 600 juta 
dolar dibandingkan 350 juta yang dinyatakan Bush sebelumnya. Uang ini 
dimaksudkan untuk pembangunan prasarana infrakstruktur serta penyelamatan 
langsung. Peningkatan ini masih harus disetujui Senat.


* 23 TEWAS DI KOLUMB IA 

Sebanyak 23 orang tewas di Kolumbia Timur Laut dalam pertempuran antara pasukan 
pemerintah dan pemberontak FARC. 17 orang tewas adalah kalangan militer dan 
sebelas pemberontak. Delapan militer hilang. Pertempuran dimulai Selasa lalu 
dan masih berlangsung di daerah Uraba. Menurut militer, mereka mendaki gunung 
untuk memburu gerilyawan FARC.


* MAYORITAS ANGGOTA PARLEMEN DUKUNG RUU ANTI TEROR 

Mayoritas anggota parlemen Belanda mendukung rancangan undang-undang anti-teror 
yang diajukan kabinet. Dalam perdebatan yang berlangsung sepanjang hari 
mayoritas anggota mendukung hampir seratus usulan yang diajukan. Selanjutnya 
kabinet diberi kesempatan melaksanakan  dan menetapkan rancangan undang-undang. 
Undang-undang baru ini sebagai akibat pembunuhan sineas Theo van Gogh November 
lalu, dan penangkapan para pengikut muslim radikal. Partai pemerintah CDA dan 
VVD mendukung menteri dalam negeri Johan Remkes dan Menteri Kehakiman Piet Hein 
Donner dalam rencana mereka, tetapi mitra koalisi partai D66 menganggap 
undang-undang tersebut perlu ditinjau ulang lima tahun sekali. D66 didukung 
oleh PvdA dan Groenlinks yang beroposisi. Dalam rancangan ini termasuk 
perluasan dinas intelijen dan peningkatan kewenangan polisi dan kehakiman. 
Mitra koalisi D66 tidak mendukung larangan untuk memuji tindakan teror dan 
wajib lapor bagi tertuduh.


* FIORINA MUNDUR DARI HEWLETT PACKARD 

Carly Fiorina mundur dari jabatannya sebagai pemimpin puncak perusahan komputer 
Hewlett-Packard. Alasannya karena Fiorina tak sepakat dengan anggota direksi 
lainnya mengenai strategi perusahaan. Carly Fiorina merupakan satu-satunya 
wanita yang memimpin 30 perusahaan terbesar Amerika. Fiorina merupakan arsitek 
di balik pengambil alihan perusahaan pesaing Compaq.


* PAUS PAULUS II PULANG KE VATIKAN 

Pemimpin gereja Katholik Roma, Paus Johanes Paulus II kembali ke kediamannya di 
Vatikan hari Kamis ini setelah dirawat di rumah sakit. Menurut jurubicara 
Vatikan, Paus telah sepenuhnya sembuh dari infeksi tenggorokan akut. Paus 
dirawat di rumah sakit Gemeli di Roma sejak 1 Februari lalu karena kesulitan 
pernafasan. Karena dirawat di rumah sakit, untk pertama kalinyasejak 26 tahun 
Paus tidak dapat memimpin misa Rabu Abu.


* BERITA EKONOMI 

Perusahaan raksaksa Belanda Unilever mengalami kerugian besar dan mengumumkan 
rencana reorganisasi. Indeks AEX di Amsterdam dibuka dengan 0,2 persen lebih 
rendah atau penurunan sekitar 367 poin. Sementara lantai bursa Tokyo ditutup 
dengan keuntungan. Indeks Nikkei ditutup dengan hampir 0,75 persen keuntungan 
atau penutupan pada titik 11.554 poin. 

Di New York, indeks Dow Jones berakhir dengan kerugian sekitar setengah persen 
yaitu pada titik 10.664. Dan Nasdaq juga mengalami kerugian sekitar 1,6 persen 
yaitu pada titik 2.053.

C 1 = $ 1, 2807 dolar


* MASALAH ISRAEL DAN PALESTINA SERTA KEHIDUPAN ANAK-ANAK KORBAN TSUNAMI DI ACEH 

Perundingan damai antara Perdana Menteri Israel Ariel Sharon dan Presiden 
Palestina Mahmoud Abbas di Sharm al Sheik, Mesir, hanya merupakan awal dari 
perdamaian, tidak lebih dari itu, demikian komentar harian sore Belanda NRC 
Handelsblad. Meja perundingan itu hanya merupakan simbol untuk memperlihatkan 
pada dunia bahwa setelah kematian Yasser Arafat kedua pemimpin punya niat 
berunding. Langkah awal jadinya, namun setelah kekerasan yang terjadi selama 
empat tahun. Sementara Washington juga menyatakan diri wajib turut serta aktif 
dalam proses perdamaian itu. Seperti diumumkan Presiden George WS. Bush, jika 
disetujui Senat maka Amerika akan menyisihkan dana bantuan 350 juta dolar untuk 
mendukung politik, ekonomi dan keamanan.

Menurut NRC Handelsblad, kematian Arafat merupakan akhir sejarah, Sharm al 
Sheik adalah langkah awal. Namun pekerjaan sesungguhya telah menanti: 
pengosongan daerah pendudukan Gaza, pengembalian pengungsi Palestina, 
penyerahan Tepi Barat Sungai Jordan yang diduduki, tembok Israel serta status 
Yerusalem. Palestina harus memperlihatkan keseriusannya dengan perdamaian dan 
sebagai gantinya Israel harus menyerahkan daerah tertentu. Awal sudah dimulai 
dan selanjutnya diramal alot dan panjang. Demikian harian sore NRC Handelsblad.

Dari timur tengah kita beralih ke Aceh: Anak-anak yang selamat dari bencana 
tsunami belajar mengatasi kesedihan, demikian judul berita harian de Telegraaf. 
Banyak anak-anak yang selamat mengalami trauma. Organisasi kesejahteraan 
kanak-kanak PBB, Unicef mendirikan 20 proyek khusus untuk anak-anak. Di bawah 
bimbingan para pekerja sosial dan psikolog, anak-anak itu belajar bagaimana 
mengatasi kejadian tragis yang menimpa hidup mereka. Seperti kebanyakan 
anak-anak lainnya, mereka menggambar, bermain dan bernyanyi di kamp pengungsian.

Dengan mengamati melihat tingkah laku mereka, dapat dilihat bagaimana keadaan 
mereka sebenarnya, kata Timo Dahlia salah seorang sukarelawan seperti dikutip 
de Telegraaf. Menurut pemerintah ada sekitar 50 ribu anak-anak menjadi yatim 
piatu. Namun Unicef menyatakan jumlah itu terlalu berlebihan. Menurut perkiraan 
badan dunia itu ada sekitar 10 ribu anak yang kehilangan orang tuanya. Sebagian 
besar yatim piatu itu tersebar di seluruh Banda Aceh. Unicef yang bekerja sama 
dengan beberapa organisasi juga mendapat tugas untuk mempersatukan anak-anak 
yang kehilangan orang tuanya. Beberapa di antaranya sudah dibawa ke Medan atau 
Jakarta.

Jadi desas-desus penyelundupan anak sepertinya tidak benar, ujar Lely Djuhari 
dari Unicef seperti dikutip de Telegraaf. Sementara organisasi lainnya seperti 
Save The Children juga membantu anak-anak yang mencari orang tua mereka, atau 
sebaliknya. Bulan lalu, telah dipersatukan 15 orang anak yang kehilangan orang 
tuanya. Sementara itu lanjut de Telegraaf, kemungkinan mengadopsi anak-anak 
tersebut mustahil. Di Aceh sekarang sudah sekitar 200 ribu korban tewas dikubur 
tanpa identitas. Ini memperbesar keraguan apakah orang tua anak-anak tersebut 
masih hidup atau sudah meninggal.

Demikian de Telegraaf dan demikian pula ulasan pers kali ini.


* PARLEMEN BELANDA DUKUNG PEMBATASAN KEBEBASAN WARGA UNTUK HADAPI TERORISME 

Belanda yang dulu terkenal toleran dan menghormati kebebasan warganya, saat ini 
harus bergulat dengan krisis jati diri, yang tampaknya tidak akan berlangsung 
sebentar saja. Haruskah kebebasan warga dipertahankan terus sementara kalangan 
teroris mulai mengancam? Laporan redaktur politik Rutger van Santen dari Den 
Haag.

Untuk ketiga kalinya kurun waktu setahun, perdebatan politisi di parlemen 
Belanda bertopik bagamaimana mengatasi ancaman teror. Debat itu baru merupakan 
langkah awal terhadap rencana pemerintah Belanda untuk mengambil tindakan 
keras. Jalan keluar pemerintahan koalisi kanan tengah Belanda dalam menangani 
terorisme, terutama terorisme islam liberal ini, bagi tata cara Belanda jelas 
terlalu jauh. Walau begitu cara ini tetap akan didukung oleh mayoritas anggota 
parlemen. Perdebatan ini berkisar soal apakah langkah yang akan diambil 
pemerintah benar-benar cukup jauh, dan bukannya soal reaksi beberapa partai 
kecil yang berpendapat bahwa tak lama lagi hak-hak sipil akan dikorbankan.

Penyebab langsung rencana pemerintah Belandna melakukan perbagai pembatasan ini 
adalah pembunuhan sineas Theo van Gogh, November tahun lalu. Terdakwa utama 
pembunuhan ini adalah seorang penganut islam radikal. Dengan cepat menyusul 
pembunuhan itu, beberapa orang penganut Islam radikal ditangkapi. Menurut pihak 
kehakiman mereka kaki tangan terdakwa pembunuh Van Gogh. Bersama-sama mereka 
membentuk kelompok kriminal.

Masyarakat Belanda yang kaget setelah pembunuhan sineas Theo van Gogh itu 
berseru supaya diambil langkah tertentu. Mereka juga berpendapat terdapat pola 
yang sama antara pembunuhan Van Gogh dengan pembunuah politikus populis Pim 
Fortuyn dan serangan teror di Madrid bulan Maret 2004. Pelbagai peristiwa tadi 
menyebabkan bangkitnya rangkaian perdebatan politik dan hasilnya kebanyakan 
cuma keputusan di atas kertas. Menjelang Natal lalu, perdebatan ini hampir 
menyebabkan mundurnya menteri dalam negeri Johan Remkes.

Sementara itu, kepada parlemen pemerintah Belanda mengirim surat berisi 
rangkaian tindakan yang akan diambilnya. Antara lain direncanakan untuk 
menambah ratusan karyawan pada pelbagai dinas pemberantasan teror, penambahan 
ratusan juta euro untuk pembelian aparat, serta serangkaian langkah untuk 
mencegah teror. Sebelum itu, hukuman terhadap pelaku tindakan teror telah 
diperberat. Langkah pencegahan seperti larangan bagi kalangan tersangka untuk 
berada di tempat umum, misalnya di Bandara Schiphol, Pelabuhan Rotterdam, atau 
gedung-gedung pemerintah di Den Haag, telah memicu perlawanan di sana sini. 
Demikian pula wajib lapor polisi yang dikenakan terhadap kalangan tersangka, 
hukuman berat bagi mereka yang memuji atau menyetujui  tindakan teror tertentu. 
Semua itu mendapat perlawanan dalam masyarakat Belanda. Pelbagai organisasi 
hak-hak asasi manusia berpendapat dengan langkah itu kebebasan untuk 
mengeluarkan pendapat terancam.

Kritik terhadap rencana pemerintah itu cukup luas di masyarakat tapi tidak 
mendapat tanggapan di parlemen. Yang mencolok, pemimpin mitra koalisi 
pemerintah terkecil, Partai D66, yaitu Boris Dittrich, justru menjadi corong 
warga Belanda yang gelisah. Mereka berpendapat langkah pemerintah itu justru 
mengancam negara hukum dan bertentangan dengan tradisi Belanda yang paling 
berharga yaitu kebebasan dan keadilan bagi semua orang di Belanda. Ini telah 
menyebabkan timbulnya pergesekan di dalam pemeirntah koalisi. Tetapi karena 
pemerintah mendapat dukungan partai oposisi terbesar yaitu partai sosial 
demokrat PvdA, maka secara politis sikap mitra koalisi terkecil ini tidak ada 
masalah. 

Sementara itu, belum ada calon teroris yang ditangkap maupun mesjid yang 
ditutup  atau imam yang diusir, berdasarkan rencana pemerintah. Pertama-tama, 
langkah-langkah itu harus dijadikan undang-undang terlebih dahulu dan parlemen 
kembali memperdebatkan isinya lebih lanjut.


* MENLU RICE MENGAKHIRI PERSELISIHAN DENGAN EROPA 

Dalam perlawatannya ke Brussel dan Paris, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat 
yang baru Condoleezza Rice berupaya keras mengakhiri perselisihan dengan Eropa. 
Bagi Rice perselisihan Amerika dengan Eropa soal Irak sudah selesai. 
Menariknya, untuk soal-soal lain, Menlu Rice juga bersuara lunak penuh 
diplomasi. Laporan redaktur Eropa Johan Huizinga.

Setelah pertemuan pertama dengan para menteri luar negeri Eropa anggota Nato, 
Menteri Luar Negeri Amerika Condoleezza Rice datang dengan kepastian. 
Negara-negara anggota Nato sudah kembali mencapai kesepakatan.

Condoleezza Rice: Perselisihan kami saya kira sudah selesai, karena sudah 
sangat jelas apa taruhan masa depan bagi Pakta Nato dan apa yang harus kita 
perbuat. Seperti saya katakan saya tidak pernah mengalami persatuan yang begitu 
besar tentang apa yang harus kita lakukan menghadapi perkembangan yang ada.

Rice menekankan bahwa di dalam Pakta Nato, Eropa dan Amerika Serikat sekarang 
sudah sepenuhnya berada dalam satu garis tentang maslah Irak, Afganistan dan 
proses perdamaain antara Israel dengan Palestina. Perselisihan dengan Prancis, 
Jerman dan Belgia yang sangat menentang perang di Irak, demikian Rice, sekarang 
sudah selesai. Tetapi apakah Eropa dan Amerika Serikat benar-benar akan 
bekerjasama bagi pembangunan Irak seperti yang diusulkan Rice, masih harus 
dinanti. Prancis misalnya menolak ikut serta melatih pasukan Irak, sementara 
Nato sudah ingin cepat-cepat melaksanakannya. Dalam skala lebih kecil Jerman 
memang sudah melatih pasukan Irak, tetapi latihan itu dilakukan di luar Irak, 
tepatnya di Uni Emirat Arab. Walau begitu Menteri Luar Negeri Belanda Benard 
Bot cukup berhati-hati.

Bernard Bot: Saya mendapat kesan bahwa di Prancis, Jerman dan Belgia ada 
perubahan. Sekarang mereka melihat kemungkinan bagaimana bisa bekerja sama 
dengan pemerintahan baru ini.

Menlu Bot punya kesan bahwa para penentang perang melawan Irak juga berupaya 
mendekati pemerintahan baru Presiden George W. Bush. Belgia misalnya 
mengumumkan akan mengirim pakar hukum untuk membantu merancang UUD dasar baru 
bagi Irak. 

Paris yang sebelumnya dikunjungi Rice juga datang dengan isyarat persahabatan. 
Pemerintah Prancis bersama-sama Amerika ingin menekan Suriah supaya menarik 
pasukannya dari Libanon. Untuk itu pemerintah Prancis menggunakan hubungan 
eratnya dengan para pemimpin Libanon.

Perselisihan mengenai cara menghadapi Iran dengan piawai ditutup-tutupi oleh 
Menlu Amerika itu. Sehari sebelumnya dalam sebuah wawancara dengan Televisi 
Fox, Rice masih menuduh Eropa terlalu lemah menghadpi Iran. Uni Eropa mendesak 
Teheran untuk menghentikan program nuklirnya, melalui jalur diplomatik. Menurut 
Rice, Uni Eropa kurang menekan Iran. Tetapi sesudah pertemuan dengan NATO di 
Brussel, Rice menarik kembali kritikannya itu.

'Pesan yang ingin disampaikan Eropa dan Amerika Serikat kepada Iran sangatlah 
jelas', tegas Rice. 'Apabila Iran tidak bersedia mengakui maka kami akan 
mengajukan masalah ini ke Dewan Keamanan'. Tapi sang menlu tidak mengeluarkan 
ultimatum terhadap Iran. Dengan demikian, Rice memberi peluang kepada Uni Eropa 
untuk menyelesaikan masalah ini melalui jalur diplomatik dan tidak lagi 
menggunakan bahasa perang seperti yang pernah diucapkan Presiden Bush.

Pada gilirannya, Prancis, Inggris, dan Jerman berencana memberi pelajaran keras 
pada Iran dalam pertemuan di Jenewa. Demikian dinyatakan para diplomat. Uni 
Eropa tidak bisa berbuat lain, sesudah munculnya kata-kata keras Presiden Iran 
Mohammed Khatami dalam peingatan revolusi Iran. Khatami mengancam melanjutkan 
kegiatan nuklirnya apabila  perang psikologis terhadap negaranya tidak 
dihentikan. Pesan itu jelas ditujukan pada Washington, tapi ini mempersulit 
posisi Uni Eropa.

Uni Eropa harus piawai bermanuver antara ancaman militer Washington dengan 
mendesak Iran ke meja perundingan. Ini merupakan situasi yang menyerupai 
saat-saat menjelang perang Irak. Tetapi Condoleezza Rice tampaknya masih belum 
ingin berkonfrontasi dengan Eropa. Nada sudah ditetapkan untuk memperbaiki 
kerjasama Amerika-Eropa. Sekarang tinggal menunggu prakteknya.


* BURU KORUPTOR DI MANAPUN MEREKA BERADA 

Koruptor yang telah merugikan negara dan rakyat haruslah dikejar, ditindak, dan 
harta hasil jarahan mereka dikembalikan tanpa pandang bulu di mana koruptor itu 
berada. Itulah tampaknya upaya yang sedang dilakukan pemerintah dengan 
membentuk tim terpadu gabungan Kejagung, Imigrasi, Polri, dan, Departemen Hukum 
dan HAM. Mereka akan memburu 13 orang koruptor kakap, baik yang telah dipidana 
atau masih tersangka yang kabarnya kabur ke luar negri. Tetapi bagaimana dengan 
perkara-perkara korupsi kakap lainnya yang masih belum ditangani di Indonesia 
sendiri? Berikut tanggapan Danang Widoyoko dari Indonesia Corruption Watch, ICW.

Danang Widoyoko [DW]: Dibilang maju sih, mungkin ya maju tapi kecepatannya 
seperti apa? Mungkin kecepatannya seperti keong ya. Inisiatif seperti ini 
seharusnya sudah lama dilakukan. Jadi sudah banyak para koruptor yang melarikan 
diri sehingga akhirnya menjadi sangat terlambat upaya ini. 

Sebetulnya yang lebih perlu bukanlah membentuk tim terpadu. Yang lebih mendesak 
adalah bagaimana membenahi imigrasi, kejaksaan. Kaburnya mereka itu bukan hanya 
melarikan diri begitu saja. Ada beberapa hal yang sebenarnya justru kabur 
karena kejaksaan sendiri. Ambil contoh misalnya kasus Samadikun Hartono. Itu 
kan bagaimana masyarakat ini dibodoh-bodohi oleh kejaksaan. Waktu itu kejaksaan 
ramai-ramai datang ke rumahnya, mau mengeksekusi keputusan gitu ya. Ternyata 
Samadikun sudah kabur ke luar negri. Usut punya usut ternyata berhasil kabur 
karena kejaksaan memberi ijin untuk berobat ke luar negri. Itulah yang terjadi.

Kemudian kasus David Nusawijaya. Samadikun maupun Nusawijaya ini terkait kasus 
BLBI. David Nusawijaya itu divonisnya bersalah, mulai dari PN, PP, dan MA. 
Walaupun divonis bersalah tapi David Nusawijaya tidak pernah menjalani hukuman. 
Jadi tidak pernah dimasukkan ke penjara. Bahkan kemudian ketika vonis kasasinya 
turun, itu hampir setahun lebih salinan kasasinya belum sampai ke kejaksaan 
sehingga kejaksaan mengaku tidak bisa mengeksekusi. Ketika mau dieksekusi, ya 
orangnya sudah kabur duluan karena itu setahun setelah kasasi jatuh. 

Jadi sebenarnya kaburnya mereka ini bukan karena mereka dengan lihai lari ke 
luar negri. Yang lihai kejaksaan sebetulnya dan mungkin imigrasi. Tapi dari 
sini kita lihat justru yang lebih penting adalah bagaimana mmebenahi kinerja 
kejaksaan dan imigrasi. Terutama ya mereka ini yang membuat itu semua lolos.

Radio Nederland [RN]:  Sebenarnya mereka sendiri sedikit banyak terlibat dalam 
kaburnya para koruptor ke luar negri. Lalu kenapa tim terpadu ini dibentuk dan 
fokusnya koruptor yang lari ke luar negeri. Di dalam negri sendiri jugam masih 
banyak kasus-kasus korupsi yang belum ditangani?

DW: Ini juga kekhawatiran saya sebetulnya. Bagus sih memburu koruptor ke luar 
negri. Tetapi kan ada PR di dalam negri yang belum diselesaikan dan saya kira 
rakyat menunggu pemerintah untuk menyelesaikan PR ini katimbang mengejar 
sejumlah koruptor yang lari ke luar negri. Kalau misalnya soal ekstradisi yang 
belum ada, ini sudah dilakukan oleh Departemen Luar Negri. Cuma memang, 
kira-kira masih lama.

Sebelumnya dulu Soeharto katanya, hartanya akan dikejar ke luar negri tapi 
tidak membawa hasil. Ini kan tidak jelas. Karena sebetulnya banyak tawaran dari 
luar negri untuk membantu harta kekayaaan Soeharto. Tetapi pemerintah waktu itu 
dan sampai sekarang tidak ada inisiatif untuk melacak harta kekayaan Soeharto.  
Jadi saya takut juga nih.

Saya khawatir pembentukan tim seperti ini adalah upaya untuk mengalihkan 
perhatian dari kasus yang lebih besar sifatnya. Kasus-kasus tumpukan perkara 
korupsi besar yang belum diselesaikan hingga sekarang. Tetapi tentu saja, 
mudah-mudahan ketakutan dan dan kekuatiran saya ini tidak terjadi ya.

RN: Memang kita tidak boleh pesimis dan bersyak wasangka walaupun ada sejumlah 
pertanyaan yang timbul. 100 hari kepemimpinan SBY baru saja berlalu, tapi 
tampaknya belum ada hasil yang nyata dari upaya pemberantasan korupsi. 
Bagaimana menurut Anda?

DW: Adalah. Ada kemajuan dalam 100 hari ini terutama kasus-kasus yang 
menyangkut kepala daerah, anggota DPRD. Dan di perangkat daerah, kasusnya 
memang sudah mulai berjalan. Terakhir Kejaksaan sudah melimpahkan 69 kasus ke 
pengadilan dan angkanya bertambah. Tetapi ini kasus yang terjadi di daerah atau 
propinsi. Istilahnya kasus korupsi yang melibatkan elit politik lokal. Kasus 
korupsi yang kalau kita hitung skala kerugian negaranya tentu tidak seberapa 
dibandingkan kasus korupsi yang terjadi di Jakarta.

Justru kasus korupsi besar di Jakarta seperti BLBI atau kasus yang melibatkan 
elit politik di Jakarta, belum ada kemajuan sama sekali. Kejaksaan Agung dulu 
pernah berjanji untuk membuka kasus-kasus yang di SP3 kan. Tetapi sampai 
sekarang juga belum ada progressnya sama sekali. 

Demikian Danang Widoyoko dari ICW.


* MENANTI PP PILKADA YANG TAK KUNJUNG DATANG

Penantian itu tak kunjung berakhir. Meski sejumlah Komisi Pemilihan Umum Daerah 
KPUD sudah melancarkan protes, pemerintah tetap lamban menjawab suara daerah. 
Hingga kini Jakarta belum juga mensahkan rancangan Peraturan Pemerintah (PP) 
mengenai Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah 
dan Wakil Kepala Daerah, atau PP Pilkada. Padahal, Juni mendatang puluhan 
daerah akan menjalani saat-saat bersejarah, yakni pertama kali menjalankan 
pemilihan langsung kepala daerah. 

Kelambanan pemerintah pusat membuat banyak orang khawatir, jangan-jangan 
pilkada akan kacau. Yang paling dikhawatirkan adalah kisruh akibat peraturan 
dan dasar hukum yang belum jelas. Padahal sejumlah daerah sudah mulai 
berancang-ancang masuk ajang pemilihan kepala daerah. Contohnya Rembang, Jawa 
Tengah. Ketua DPRD Rembang, Abdul Hafidz menjelaskan masing-masing kandidat 
sudah mulai menggalang dukungan. 

Abdul Hafidz: Penggalangan secara informal sudah. Semua calon sudah. Tapi 
secara formal belum karena kita masih menunggu PP yang akan mengatur. 

Sejumlah daerah juga rawan konflik sosial menjelang Pilkada. Propinsi Banten 
tahun ini akan menggelar Pilkada di tiga daerah, Cilegon, Serang dan 
Pandeglang. Pandeglang dinilai paling rawan. Bahkan DPRD Pandeglang sempat 
berhenti kerja karena warga tidak puas terhadap hasil pemilu legislatif. 
Sejumlah kelompok yang seharusnya netral malah ikut terlibat. Anggota KPUD 
Banten Mohamad Navis. 

Moh Navis: Lembaga-lembaga independen yang netral seperti jawara, kyai itu 
sudah mulai didominasi oleh kepentingan-kepentingan kelompok yang mendukung 
salah satu calon. Padahal ini bahaya lho, sebab misalnya kandidat A bisa 
menguasai sekelompok jawara tertentu . Kandidat B pun bisa menguasasi kelompok 
jawara tertentu kan?

Kalimantan Barat juga rawan konflik, yang dikhawatirkan akan bangkit saat 
pilkada. Ketua KPU Daerah Kalimantan Barat Aida Muhtar menjelaskan timbulnya 
gejala yang diperkirakan bisa memancing kerawanan. 

Aida Muhtar: Kita coba inventarisasi, kita lihat misalnya ada mobilisasi 
pemilih yang bisa menimbulkan kerawanan. Karena ini kan belum jelas 
aturan-aturan yang berkaitan dengan hal ini kan karena sampai sekarang PPnya 
masih ditunggu. Hal-hal lain itu belum kita identifikasi, tapi yang jelas 
Kalimantan Barat wilayahnya cukup rawan, iya. Kemungkinan-kemungkinan 
terjadinya konflik antar pendukung calon bisa saja terjadi.

Pemerintah memang mulai memetakan daerah-daerah yang mudah tersulut konflik. 
Pemetaan itu meliputi aspek ideologi secara umum, kondisi politik lokal, sosial 
budaya dan keamanan. Departemen Dalam Negeri sudah mengirim surat kepada 
sejumlah daerah, meminta laporan analisis dari daerah bersangkutan. Wilayah 
langganan konflik seperti Poso, sebagian Kalimantan, Aceh dan Papua akan 
diprioritaskan, maklum wilayah-wilayah itu sudah punya benih-benih konflik.

Sedangkan soal Rancangan Peraturan Pemerintah dan soal Pilkada yang tak kunjung 
disahkan, Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra mengatakan, pekan ini 
juga rancangan itu akan diserahkan ke presiden. Namun Mensesneg belum bisa 
memastikan kapan Rancangan Peraturan Pemerintah tersebut akan disahkan.

Koordinator Komite Independen Pemantau Pemilu KIPP Ray Rangkuti berharap 
pemerintah secepatnya mengeluarkan PP Pilkada. Ray menyoroti potensi konflik 
yang mungkin timbul karena kurang dilibatkannya masyarakat akibat mepetnya 
waktu.  

Ray Rangkuti: Potensial menuai konflik di basis massa sebab kalau jadwal 
pilkada ini benar-benar hanya mempunyai waktu 100 hari, sebelum Juni itu jadi 
asumsinya kita buat per tanggal 20 Februari ini Pilkada baru dilaksanakan maka 
banyak sekali alokasi waktu yang semestinya melibatkan partisipasi publik akan 
terpotong begitu saja oleh mepetnya waktu. Pemilu kita banyak dicederai oleh 
kasus penggelembungan suara di mana-mana relatif di basis TPS, PPS, TPK sampai 
ke KPUD. Kalau ini tidak klir, publik tidak dilibatkan untuk melakukan 
verifikasi terhadap mereka maka potensi yang sama akan terjadi dalam pilkada 
ini.

Suksesnya pemilihan umum langsung anggota legislatif dan presiden tahun lalu 
tercatat sebagai kemajuan dalam kehidupan demokrasi di Indonesia. Namun jika 
pemilihan langsung kepala daerah tahun ini gagal, dan itu karena tak siapnya 
kelengkapan peraturan hukumnya, maka bisa dipastikan masa depan demokrasi di 
Indonesia akan terancam. Sesudah kemajuan tahun lalu, haruskah demokrasi 
Indonesia kembali mundur tahun ini?

Tim liputan 68h Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke