---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 15 Februari 2005 15:10 UTC



** POLISI RI DENGAR DUA SAKSI KASUS MUNIR

** PRESIDEN ARROYO AKAN MUSNAHKAN ABU SAYYAF 

** MILITER LIBANON TINGKATKAN KESIAGAAN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KALANGAN SYIAH MENANG DI PEMILU IRAK, 
BAGAIMANA MELIBATKAN KALANGAN SUNNI

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ORGANISASI BANTUAN KHAWATIR NEGARA-NEGARA 
KAYA AKAN KURANGI BANTUAN PEMBANGUNAN 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEMBUNUHAN MANTAN PERDANA MENTERI LIBANON: 
BENARKAH SURIAH TERLIBAT?

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: NATO MEMPERSIAPKAN PASUKAN GERAK CEPAT DAN 
CANGGIH 

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: KERUSUHAN DI FILIPINA DAN PERAN TENTARA DI 
ACEH

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TIDAK ADA ALTERNATIF UNTUK PENGUNGSI BANDA ACEH 
SELAIN RELOKASI



* POLISI RI DENGAR DUA SAKSI KASUS MUNIR

Kepolisian RI ingin mendengar kesaksian dua orang di Belanda dalam penyelidikan 
kasus kematian aktivis hak-hak azasi Manusia Munir. Keduanya adalah seorang 
warga Indonesia dan seorang warga Belanda yang tahun lalu berada dalam satu 
pesawat dengan Munir menuju Amsterdam. Bukti-bukti menunjukkan bahwa Munir 
tewas karena diracun di dalam pesawat. Keterangan dua saksi tersebut menurut 
polisi itu akan memperjelas siapa pelaku pembunuhan. Keterangan keduanya tidak 
dapat didengar sebelumnya karena Belanda dan Indonesia tidak punya pernjanjian 
hukum. Jakarta akan meminta pemerintah Belanda untuk mendengar kedua saksi itu 
di Belanda. Munir, aktivis hak-hak azasi manusia berkali-kali menjadi sasaran 
intimidasi dan  kekerasan. Semasa hidupnya Munir banyak melancarkan kritik 
pedas terhadap militer dan rezim Soeharto.


* PRESIDEN ARROYO AKAN MUSNAHKAN ABU SAYYAF 

Presiden Filipina Gloria Arroyo mengumumkan akan memusnahkan kelompok separatis 
muslim Abu Sayyaf. Kelompok jaringan Al Qaeda itu menyatakan bertanggung jawab 
atas rentetan serangan bom yang terjadi Senin kemarin di Manila, Jenderal 
Santos dan Davao yang menewaskan 12 orang dan melukai 130 lainnya. Presiden 
Arroyo menyerukan agar rakyat Filipina bersatu melawan teror. Pemerintah bahkan 
menjanjikan hadiah uang bagi setiap informasi yang mengarah pada anggota Abu 
Sayyaf. Sementara itu militer dan polisi Filipina masih menyatakan tingkat 
siaga tinggi. Dicurigai serangan bom kemarin masih merupakan awal dari 
rangkaian kampanye teror.


* MILITER LIBANON TINGKATKAN KESIAGAAN 

Militer Libanon meningkatkan kesiagannya setelah peristiwa serangan bom yang 
menewaskan mantan perdana menteri Rafiq Hariri Senin kemarin. Militer mencabut 
semua izin cuti anggotanya dan patroli melintasi jalan-jalan di ibukota Beirut. 
Serangan yang menewaskan 10 orang itu menimbulkan kemarahan di lingkungan 
pendukung Hariri. Mereka membakar antara lain kantor partai Baath yang 
berkuasa. Pihak Sementara itu pihak berwajib mengatakan telah menahan seorang 
tersangka. Ia adalah warga Palestina yang tinggal di Beirut dan memiliki 
jaringan dengan kelompok islam yang menyatakan bertanggung jawab dengan 
serangan itu. Sementara itu para pemimpin oposisi menuduh Suriah, negara  yang 
sebenarnya berkuasa di Libanon, berada di balik serangan itu. Libanon berseru 
agar Damaskus menarik mundur 14 ribu pasukannya dalam beberapa bulan mendatang 
dari Libanon. Seruan itu juga didukung oleh Amerika. Hariri yang mundur tahun 
lalu, tewas setelah sebuah bom meledak ketika ia dan pengikutnya melintasi 
pusat kota Beirut. Sembilan orang tewas dan puluhan lainnya luka di antaranya 
mantan menteri Samir al-Jisr dan Bessel Fleihan.


* PERCOBAAN SISTEM ANTI ROKET AMERIKA GAGAL 

Untuk kedua kalinya dalam dua bulan percobaan sistem anti roket Amerika gagal. 
Militer Amerika mencoba meluncurkan roket itu dari kepulauan Marshall di laut 
Pasifik namun tidak dapat keluar dari permukaan bumi. Sebelumnya kegagalan juga 
dialami bulan Desember lalu. Perjuangan Amerika memiliki sistem anti roket 
sejak 1985 lalu memakan biaya 80 milyar dolar. Inisiatif itu datang dari mantan 
presiden Ronald Reagan yang tadinya ingin melindungi Amerika dari ancaman 
nuklir Uni Sovyet. Presiden George W Bush kembali meangktifkan rencana tersebut.


* 200 TEWAS DI TAMBANG BATU BARA CINA 

Sekitar 200 orang tewas dalam sebuah ledakan gas di tambang batu bara di Cina. 
Tragedi itu terjadi di daerah sekitar kota Fuxin, propinsi Liaoning timur laut. 
di Cina merupakan negara dengan industri batu bara paling berbahaya di dunia. 
Tahun lalu, menurut angka resmi lebih dari 6.000 pekerja tewas akibat ledakan 
dan insiden lainnya.


* JUMLAH KORBAN BANJIR DI PAKISTAN MENINGKAT 

Jumlah korban banjir akibat derasnya hujan di Pakistan meningkat menjadi lebih 
dari 500 orang. Beberapa wilayah di Pakistan tenggara tergenang air sudah 
selama satu pekan. Sementara itu banyak desa masih tertutup hingga regu 
penyelemat tidak bisa masuk ke daerah bencana akibat hujan dan salju. Bencana 
tanah longsor juga menimpa propinsi Kashmir barat laut. Pemerintah Pakistan 
belum bisa memastikan akibat kerugian akibat bencana alam tersebut. Kekurangan 
air bersih melanda daerah bencana selain ancaman penyebaran penyakit.


* BERITA EKONOMI 

Indeks AEX di Amsterdam dibuka dengan posisi lebih tinggi. Sesaat setelah 
pembukaan tercatat kenaikan sebesar 0,1 persen dan berada pada titik 372,27 
poin. Sementara bursa Eropa lainnya dibuka dengan sedikit kerugian. Para 
penanam saham masih menanti pidato presiden bank central Amerika Alan Greenspan 
Rabu besok tentang ekonomi Amerika. 

Sementara itu di Jepang, index Nikkei ditutup dengan keuntungan 0,12 persen 
atau berada pada titik 11.646,49 poin sekaligus merupakan penutupan tertinggi 
sejak awal Juli tahun lalu. Penanam saham masih berhati-hati dan menanti 
publikasi angka laporan ekonomi Jepang.

C 1 = $ 1, 2989 sen


* DUA AKTIVIS BRITANIA TAK DAPAT KEADILAN 

Dua aktivis Britania yang di tahun 1997 dijatuhi hukuman karena menuduh Mc 
Donald menjual makanan tidak sehat ternyata tidak mendapatkan proses hukum yang 
jujur. Keputusan itu dijatuhkan oleh Mahkamah Eropa untuk Keadilan Manusia. 
Kedua aktivis Helen Steel dan Dave Morris di tahun 1989 dan 1990 menyebarkan 
pamflet yang menyatakan Mc Donalds menjual makanan yang tidak sehat. Menurut 
Mahkamah Eropa, pengadilan di Britania justru bersalah karena keduanya tidak 
memiliki bantuan hukum. Selain itu Mahkamah Eropa menilai keduanya memiliki hak 
untuk mengeluarkan pendapat dan memutuskan pengadilan Inggris justru harus 
membayar ganti rugi sebesar 35 ribu euro kepada keduanya.


* ?

KALANGAN SYIAH MENANG DI PEMILU IRAK, BAGAIMANA MELIBATKAN KALANGAN SUNNI?

Intro: Hasil pemilihan umum Irak yang diumumkan Ahad silam tidak jauh berbeda 
dari ramalannya. Pertanyaannya sekarang, bagaimana politik Irak selanjutnya dan 
apakah pihak yang kalah dalam pemilihan umum ini, kalangan Sunni, bisa 
dilibatkan dalam proses politik Irak. Berikut analisa redaktur senior Timur 
Tengah, Bertus Hendriks.

Ciri utama hasil pemilu Irak adalah kemenangan kelompok-kelompok religius Syiah 
dan kalahnya Perdana Menteri Iyad Allawi yang juga Syiah tetapi dari partai 
sekuler. Perdana Menteri Allawi, dengan perolehan 14% suara, hanya menduduki 
peringkat ketiga, jauh dibelakang kalangan Kurdi yang meraih 26% suara. Dengan 
perolehan suara sebanyak ini, partai Kurdi tidak bisa diabaikan lagi, mereka 
harus terlibat dalam semua perundingan, termasuk penyusunan undang-undang dasar 
Irak. 

Aliansi Persatuan Irak, partai Syiah pimpinan Ayatollah Ali al-Sistani dengan 
perolehan 48% suara, merupakan partai terbesar, tetapi tidak mencapai mayoritas 
mutlak.  Namun, karena masih akan memperoleh sisa kursi parlemen, maka partai 
ini menduduki 140 dari 275 kursi. Dengan begitu partai ini meraup kursi 
mayoritas juga. 

Walau begitu, bukan berarti partai ini tidak perlu berkompromi lagi dengan 
partai lain. Karena tugas pertama parlemen baru adalah memilih presiden dan dua 
wakil presiden. Presidium atau dewan presiden ini harus didukung dua per tiga 
anggota parlemen. Sesudah itu presidium akan menunjuk seorang perdana menteri 
dan kabinet yang juga harus didukung parlemen, tetapi cukup dengan mayoritas 
biasa.

Di atas kertas, maka pemerintahan baru Irak hanya bisa dibentuk dengan dukungan 
Aliansi Syiah. Tetapi sudah jelas bahwa pada perundingan untuk membentuk dewan 
presiden, yang membutuhkan dua pertiga mayoritas parlemen, harus juga sudah 
dibicarakan calon perdana menteri dan kabinetnya. Dengan kata lain, pekan-pekan 
mendatang akan bisa disaksikan tarik menarik kepentingan antara kubu politik. 

Kalangan Kurdi mencalonkan salah seorang pemimpin mereka, Jalal Talabani, untuk 
kursi presiden. Sementara Aliansi Persatuan Irak menuntut jabatan paling 
penting, yaitu kursi perdana menteri. Partai terbesar ini memiliki beberapa 
calon, di antaranya Ibrahim Ja'afari, Ketua Partai Daawa dan Adel Abdul Mahdi 
dari salah satu partai lain dalam aliansi.  Kalau aliansi ini pecah, baru ada 
peluang bagi perdana menteri ad interim, Iyad Allawi untuk tetap bertahan. 
Tetapi dengan perolehan 14% suara saja, Allawi harus mampu membujuk dukungan 
sebagian besar faksi dalam aliansi Syiah dan partai Kurdi. Jadi pembagian 
kekuasaan dan undang-undang dasar adalah tugas pertama parlemen baru Irak. 

Tugas yang juga tidak kalah penting adalah menemukan peran politik bagi 
kalangan yang mengalami kekalahan paling besar, yaitu kaum Sunni. Mereka secara 
massal memboikot pemilu. Di propinsi Anbar, dengan dua kota besar, Falluja dan 
Ramadi, hanya 2% pemilih yang memberikan suara mereka. Partai Sunni yang ikut 
pemilu, seperti partai pimpinan Presiden Ghazi al Yawar tidak sampai meraih 2% 
suara. Dengan kata lain suara kaum Sunni tidak terwakili. Tetapi mereka 
merupakan tulang punggung gerakan perlawanan bersenjata di Irak. Jadi untuk 
menjauhkan kaum Sunni dari cengkeraman pemberontak, maka mereka harus 
dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan di Irak. Bisa dengan menawarkan 
kursi menteri atau jabatan-jabatan penting lain. Karena seorang menteri tidak 
perlu harus anggota parlemen. Atau memberikan jabatan dalam komisi yang 
membentuk undang-undang dasar baru.  

Kalangan Sunni, seperti Asosiasi Ulama Islam, memberi tanggapan cukup positif 
pada tawaran itu. Tetapi salah satu tuntutan mereka adalah penetapan tanggal 
penarikan pasukan Amerika dari Irak. Namun kalangan Syiah dan Kurdi menilai 
berbicara soal penetapan tanggal terlalu cepat.  

Masalah penting lain adalah keinginan kalangan Aliansi Persatuan Irak. Mereka 
menghendaki peran penting agama dalam undang-undang dasar. Dan suku Kurdi yang 
menuntut kota kaya minyak Kirkuk dimasukkan ke dalam wilayah otonomi mereka di 
Irak utara. Masalah ini sangat besar, karena akan menghadapi protes keras 
keturunan Arab dan Turkmen di Kirkuk. Selain itu Aliansi Syiah juga tidak 
sependapat dengan rumusan federasi yang dikehendaki Kurdi. Belum lagi, kalau 
tarik ulur kepentingan ini masih akan dibarengi dengan aksi kekerasan yang 
mengancam nyawa setiap anggota parlemen. 

Kesimpulannya, pemilihan umum itu sendiri, bagaimanapun sulitnya, baru 
merupakan awal sebuah perjalanan panjang dan penuh rintangan.


* ORGANISASI BANTUAN KHAWATIR NEGARA-NEGARA KAYA AKAN KURANGI BANTUAN 
PEMBANGUNAN 

Intro: Dalam laporan yang terbit hari ini, organisasi bantuan inernasional 
Oxfam menempatkan banyak negara Uni Eropa pada kursi pesakitan. Yang 
mengejutkan adalah, Jerman tampil sebagai salah satu negara yang tidak mentaati 
kesanggupannya membayar bantuan pembangunan. Seperti biasa, negara-negara 
Skandinavia dan Negeri Belanda selalu merupakan pahlawan. Tapi untuk berapa 
lama lagi? Laporan redaktur Eropa Nicolien den Boer.

Yang menjengkelkan organisasi bantuan Oxfam adalah tidak satu negarapun 
menepati janji untuk menyumbang 0,7% pendapatan nasional kotornya bagi bantuan 
pembangunan. Italia adalah negara Eropa terburuk, karena hanya menyisihkan 0,17 
pendapatan nasionalnya untuk bantuan pembangunan. Tetapi dengan 0,28 pendapatan 
nasional, Jerman juga tidak lebih baik.

Ted van Hees dari organisasi bantuan Novib, cabang Belanda Oxfam, berpendapat 
bahwa Jerman tidak punya dalih apapun.

Ted van Hees: Pemerintah Jerman selalu menunjuk harus menyumbang banyak dana 
untuk Eropa Timur, khususnya Jerman Timur. Tetapi, sebelum mulai menyumbang 
untuk Eropa Timur, pemerintah Jerman tidak pernah menepati janjinya. Lebih dari 
itu Jerman adalah negara kaya.

Negara-negara Skandinavia, Luxemburg dan Negeri Belanda dipuji-puji dalam 
laporan yang berjudul Pahlawan dan Penjahat itu. Walau begitu, Novib mulai 
meragukan peran Belanda.

Menteri kerjasama pembangunan Belanda sekarang ingin menyatukan anggaran 
departemen dengan departemen lain yang membiayai program kerjasama pembangunan 
seperti latihan kaum militer dan pengawasan perdamaian.

Ted van Hees: Kami cemas ini adalah lampu hijau bagi negara-negara lain untuk 
seenaknya menaikkan jumlah dana bantuan pembangunan. Dengan kata lain, 
negara-negara yang kelihatannya sangat dermawan tetapi dalam praktek misalnya 
pengeluaran Departemen Pertahanan dimasukkan ke dalam dana kerjasama 
pembangunan.

Novib juga mengkhawatirkan kebijakan utang Belanda. Biasanya pemerintah Den 
haag adalah orang pertama yang mengusulkan pengurangan jumlah utang 
negara-negara miskin yang menggunung, tetapi lama kelamaan Den Haag berubah 
pendapat.

Menteri keuangan Inggris Gordon Brown selama beberapa bulan terakhir mendukung 
pengurangan utang, sebaliknya Belanda bersikap lebih skeptis. Dengan ini 
Inggris mengambil alih peran Belanda. Pemerintah London berjanji akan menghapus 
utang sebesar 150 juta euro. Dan di bawah tekanan Brown, negara-negara industri 
terpenting G7 baru-baru ini menyatakan bersedia mengurangi utang negara-negara 
miskin dalam jumlah besar. Bahkan ada negara yang sepenuhnya dibebaskan dari 
utang.

Tetapi Van Hess mempertanyakan apakah negara-negara yang dikenal suka menunggak 
pembayaran seperti Italia, Amerika Serikat dan Jepang, akan menepati janjinya. 
Masalahnya negara-negara anggota G7 tidak bisa dipaksa untuk membayar, dan 
tidak ada sanksi untuk para penunggak. Karena itu Novib mengusulkan ditentukan 
aturan hukuman oleh PBB. Selain itu Uni Eropa harus meningkatkan tekanan, 
demikian Van Hees.

Oxfam mengumumkan laporannya menjelang sidang para menteri kerjasama 
pembangunan Uni Eropa, Selasa ini. Organisasi bantuan ini berharap para menteri 
menerima usulan yang diajukan untuk meningkatkan tekanan terhadap para 
penunggak.

Penghapusan utang adalah langkah pertama bagi negara-negara miskin. Kemiskinan 
baru dapat diberantas apabila negara-negara Barat tidak lagi menghujani 
negara-negara miskin dengan barang-barang mereka. Oxfam melaporkan Barat 
menyediakan dana sebesar 300 milyar dolar untuk mensubsidi sektor pertanian 
mereka. Barang-barang Barat yang dijual dengan harga sangat murah diekspor 
dalam jumlah besar ke negara-negara sedang berkembang, sehingga tidak ada 
negara lain yang bisa bersaing. Ini tentu saja menutup kemungkinan pertumbuhan 
ekonomi negara miskin. Menurut Novib, apabila tidak ada perubahan maka dalam 10 
tahun mendatang 45 juta anak balita yang sebenarnya bisa ditolong akan 
meninggal dunia.


* PEMBUNUHAN MANTAN PERDANA MENTERI LIBANON: BENARKAH SURIAH TERLIBAT?

Libanon sangat berduka cita setelah pembunuhan mantan Perdana Menteri Rafik 
Hariri, Senin siang lalu. 15 orang lainnya juga tewas, dan 135 orang cedera. 
Kelompok yang menamakan diri "Kemenangan dan Jihad di Suriah Raya" menyatakan 
diri bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Tetapi hingga sekarang banyak 
pihak di Libanon yang tidak menganggap serius pernyataan tersebut. Ulasan 
redaktur senior Timur Tengah, Bertus Hendriks:

Di Libanon, pihak oposisi langsung menuduh Suriah otak pembunuhan. Saat ini 
sekitar 15 ribu tentara Suriah bertugas di Libanon, sementara dinas intelijen 
Suriah yang sangat aktif, dalam praktek mengontrol semua proses politik di 
Libanon. Pasukan Suriah pertama kali ditugaskan di Libanon tahun 1976, untuk 
mengembali ketenangan dan keamanan di negeri yang terpecah belah akibat perang 
saudara. Setelah perang saudara berakhir tahun 1990, tentara Suriah tidak 
pernah ditarik mundur. Kekuasaan Damaskus di Libanon belakangan sering 
bertabrakan dengan pihak oposisi yang semakin bertambah besar dan aktif. 
Pihak-pihak yang dulu bermusuhan sekarang bersatu untuk mengusir Suriah dari 
Libanon. Perjuangan itu bertambah kuat ketika mantan Perdana Menteri Rafik 
Hariri tiba-tiba berubah menentang kehadiran Suriah.

Perjuangan pihak oposisi semakin bertambah kuat setelah didukung Dewan Keamanan 
PBB September tahun lalu. Atas desakan Amerika Serikat dan Prancis, Dewan 
Keamanan menyetujui resolusi 1559 yang mendesak Suriah menarik mundur 
pasukannya dari Libanon. Selain itu Suriah makin ditekan Amerika karena dituduh 
mendukung pihak pemberontak di Irak. Setelah resolusi 1559, posisi Suriah makin 
sulit. Akibat tekanan berbagai pihak, dan sehubungan pemilu parlemen di Libanon 
bulan Mei mendatang, dapat dikatakan dengan pembunuhan itu Suriah meninggalkan 
pesan yang sangat jelas kepada semua penentangnya. Seakan Damaskus ingin 
mengatakan, inilah yang akan terjadi apabila kalian tetap mendesak penarikan 
mundur pasukan Suriah, yaitu kembali ke masa-masa perang saudara ketika bom-bom 
mobil dan serangan berdarah merupakan kebiasaan sehari-hari.

Pemerintah Damaskus sendiri membantah bertanggung jawab dan Presiden Bashar 
al-Assad mengutuk pembunuhan itu sebagai kejahatan besar yang dilakukan 
orang-orang yang ingin mengoncang stabilitas di Libanon serta Timur Tengah. 
Inilah argumen balik yang digunakan menentang hipotesa bahwa Suriah otak di 
belakang pembunuhan. Apabila Suriah membenarkan kehadirannya di Libanon dengan 
menunjuk pentingnya peranan pasukan Suriah untuk mempertahankankan perdamaian 
di Libanon, maka pembunuhan ini hanya menunjukkan kekurangan Suriah.

Pembunuhan mantan perdana menteri yang selalu bepergian dengan mobil tahan 
peluru dan konvoi petugas keamanan ini, dapat disebut berskala besar, jitu dan 
mungkin dengan persiapan cukup lama. Apabila pasukan dan dinas intelijen Suriah 
tidak pernah mendapat petunjuk, maka hilanglah semua motif yang membenarkan 
kehadiran mereka di Libanon. Dengan kata lain, tidak menjadi soal di masa depan 
apakah pemerintah Suriah atau pihak-pihak yang sangat berkuasa di dalam tubuh 
pemerintah menikmati keuntungan perdagangan gelap antara Suriah dan Libanon 
atau dari pertumbuhan ekonomi di Libanon. Seruan dari dalam negeri untuk 
mengakhiri kehadiran pasukan Suriah di Libanon semakin bertambah besar. 

Demikian pula dari Dewan Keamanan PBB, yang atas dorongan Amerika Serikat serta 
Prancis mengancam menetapkan sanksi terhadap Suriah apabila tidak mematuhi 
resolusi 1559. Tetapi arti Libanon bagi Suriah sangatlah besar sebagai semacam 
satu-satunya benteng terhadap Israel, yang masih menguasai dataran Tinggi 
Golan. Pengaruh Suriah terhadap gerakan Hizbollah di Libanon adalah salah satu 
kartu truf yang dapat digunakan untuk mendesak Tel Aviv mengembalikan Golan. 
Dan seperti pepatah Belanda "kucing yang ketakutan sering bertindak aneh", maka 
Libanon harus bersiap menghadapi bulan-bulan penuh kerusuhan.


* NATO MEMPERSIAPKAN PASUKAN GERAK CEPAT DAN CANGGIH 

Intro: Sekjen PBB Kofi Annan mendesak negara-negara Uni Eropa dan Nato supaya 
meningkatkan jumlah pasukan gerak cepat canggih bagi missi perdamaian PBB, atau 
turun tangan sendiri. Menurut Kofi Annan cadangan pasukan perdamaian PBB 
sekarang sudah mulai habis. Saat ini PBB aktif pada 18 operasi perdamaian, dan 
tengah mempersiapkan operasi perdamaian ke 19 untuk Sudan. Menurut Sekjen PBB 
Kofi Annan, di Darfur tiap harinya jatuh korban pada apa yang disebutnya 
"kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan." Dan masyarakat internasional 
tidak bisa melindunginya. Laporan redaktur perdamaian dan keamanan Hans de 
Vreij:

Seruan Sekjen PBB Kofi Annan bagi tambahan pasukan canggih itu dikeluarkan Ahad 
lalu di Munchen, Jerman Selatan, tempat ia menghadiri konperensi tahunan 
kebijakan kemananan. Kofi Annan mengikuti semua anjuran yang akhir tahun lalu 
diajukan oleh sebuah komisi independen. Komisi yang juga dikenal sebagai 'High 
Panel', terdiri dari 16 pakar. Menurut Annan, Dewan Keamanan PBB harus bisa 
memerintahkan aksi preventif guna mencegah pembunuhan rakyat. Akhir tahun ini, 
191 negara-negara anggota akan mengambil keputusan soal rencana reformasi PBB.

Pertengahan Maret mendatang, di Madrid, sekjen PBB akan mengajukan rencana aksi 
spesifik terhadap terorisme. Dan ini setahun setelah serangan berdarah di 
ibukota Spanyol itu. Rencana tadi antara lain menyebut soal kesepakatan baru 
antiterorisme internasional. Selain itu Kofi Annan juga menunjuk pada bahaya 
bioterorisme, yaitu ketika pelbagai organisasi teror memakai pelbagai virus 
yang bisa menimbulkan penyakit seperti antrax dan virus cacar serta penggunaan 
senjata nuklir. Annan ingin mencegah penyebaran senjata nuklir dengan 
memperkuat kesepakatan non proliferasi, tanpa secara khusus menyebut 
negara-negara seperti Korea Utara dan Iran. 

Seperti tahun lalu, konperensi di Munchen dihadiri Menteri Pertahanan Amerika 
Donald Rumsfeld. Ia menyebut dirinya 'Rumsfeld yang baru'. Ia menunjuk pada 
ucapannya tahun 2003 soal 'Eropa yang lama' yang menentang perang di Irak. 
Eropa yang lama ini terutama terdiri dari negara-negara seperti Prancis dan 
Jerman. Pada waktu yang sama Rumsfeld juga berbicara soal 'Eropa yang baru' 
yang mendukung kebijakan Amerika.

Awal pekan ini Menteri Luar Negeri Amerika Condoleezza Rice, bersikap lebih 
lunak terhadap Eropa. Hal serupa juga dilakukan Rumsfeld. Namun jelas bahwa 
Menteri Pertahanan Amerika tidak suka usulan Kanselir Jerman Gerhard Schroder. 
Kanselir Jerman ingin membentuk kelompok orang bijak yang menyelidiki NATO, 
karena  organisasi pertahanan transatlantik tersebut bukan lagi merupakan forum 
yang layak untuk menangani masalah-masalah besar zaman ini. Hanya sedikit 
hadirian yang mendukung usulan kanselir Jerman. Di antara para penentang adalah 
Menteri Pertahanan Jerman Peter Struck, yang mempertanyakan pidato Schroder. 

Sekjen NATO Jaap de Hoop Scheffer mengatakan bahwa NATO sebagai forum 
transatlantik tetap memainkan peranan penting. Ia menambahkan NATO harus 
mempersiapkan diri untuk bisa memainkan peranan damai di wilayah-wilayah 
Palestina, apabila dicapai kesepakatan damai, semua belah pihak mengundang NATO 
dan PBB mengeluarkan mandat. Jaap de Hoop Scheffer tampak kecewa ketika 
mendengarkan pidato Menteri Luar Negeri Mesir yang tidak terima campur NATO di 
Timur Tengah, tanpa terlebih dahulu mendengarkan andjuran negara-negara seperti 
Mesir. 

Dalam wawancara dengan Radio Nederland, Sekjen De Hoop Scheffer membenarkan 
bahwa ia tengah menyelidiki sebuah usulan Amerika untuk mendirikan pasukan 
stabilisasi dan pembangunan kembali NATO yang membantu pasukan gerak cepat 
NATO, NRF. Usulan itu berdasarkan pengalaman di Irak, di mana ditempatkan cukup 
satuan yang bersenjata berat. Tapi kapasitas pembangunan kembali negeri itu, 
masih kurang. "Ada argumen yang mendukung maupun menentang. Saya akan cepat 
mengambil keputusan." Demikian tandas De Hoop Scheffer. Usulan untuk membentuk 
satuan macam itu diperkirakan akan disambut hangat Sekjen PBB Kofi Annan, yang 
sangat membutuhkan pasukan perdamaian efektif. 

Menteri Pertahanan Rusia Sergey Ivanov menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, 
Rusia akan menempatkan jenis baru senjata nuklir untuk melindungi keamanan dan 
kedaulatan Rusia. Ivanov menambahkan jumlahnya tidak sebanyak dulu. Sementara 
itu kasus Iran tidak menimbulkan kehebohan seperti yang diperkirakan. Ini 
antara lain karena menteri muda luar negeri Iran, Gholamali Khoshroo besikap 
lebih hati-hati. Korea Utara hampir tidak disebut-sebut dalam KTT. Hanya 
sedikit orang saja yang menganggap serius perkembangan baru di Korea Utara yang 
dikabarkan memiliki senjata nuklir.


* KERUSUHAN DI FILIPINA DAN PERAN TENTARA DI ACEH

Harian International Herald Tribune mengangkat kerusuhan di Filipina Selatan 
beberapa pekan lalu. Kerusuhan yang terjadi di daerah itu menewaskan 70 orang 
serta menyebabkan ribuan warga muslim Filipina kehilangan tempat tinggal. Jelas 
ini merupakan masalah yang harus dihadapi pemerintah FIlipina. Bagaimana upaya 
Manila untuk mengatasi gerakan separatis yang aktif di wilayah tersebut. 
Konflik itu meledak di propinsi Sulu, 1 Februari lalu, ketika empat orang 
muslim termasuk seorang anak tewas saat militer menyerang gerombolan Abu Sayyaf.

Menurut International Herald Tribune, peristiwa itulah yang menyebabkan 
serangan beruntun dan menewaskan puluhan orang lainnya. Pihak militer 
mengatakan, dari empat orang yang meninggal di Sulu, tiga di antaranya anggota 
Abu Sayyaf. Namun kaum muslim Filipina mengatakan korban bukan anggota Abu 
Sayyaf. Peristiwa itu mengilhami penduduk Sulu agar segera berunding. Diserukan 
agar militer melakukan gencatan senjata karena hampir dipastikan jika ada 
serangan maka yang menjadi korban adalah rakyat sipil. Terorisme tambah 
International Herald Tribune tidak dapat diperangi dengan mengorbankan hak 
asasi rakyat sipil.

Dari Filipina kita beralih ke masalah dalam negeri Aceh pasca tsunami:

Rencana penuh yang akan dijalankan untuk pembangunan kembali di Aceh ternyata 
tidak diikuti dengan kerjasama yang baik dari militer, demikian tulis harian 
pagi Belanda Trouw. Beberapa sukarelawan mengatakan militer tidak mau 
bekerjasama. Birokrasi masih menghambat pembangunan kembali Aceh. Tanpa izin 
komandan tertinggi di daerah tertentu, maka tak seorangpun orang berani 
bertindak. Contohnya organisasi pengungsi PBB, UNHCR yang sudah bersusah payah 
mencari tempat untuk mendirikan kamp pengungsi dan sudah lama disetujui oleh 
pemerintah setempat ternyata dibatalkan begitu saja oleh TNI. Dengan demikian 
menjadi semakin jelas, demikian Trouw mengutip UNHCR, TNI hanya ingin 
memperlihatkan bahwa pihaknya yang berkuasa. Bukan pemerintah, bukan para 
relawan.

Lebih lanjut Trouw mengabarkan, para relawan juga menceritakan bagaimana 
"gangguan" TNI sehari-hari. Misalnya mengadakan pertemuan dengan para relawan 
asing dengan berbahasa Indonesia atau mengawal dengan senjata relawan yang akan 
berbicara dengan penduduk desa dengan alasan perlindungan terhadap GAM. 
"Bagaimana saya bisa bicara bebas dengan mereka, kalau di belakang saya ada 
seorang dengan senjata."ujar Kleba Reza asal Albania pemimpin UNHCR di Meulaboh 
seperti dikutip Trouw. 

Sementara itu harian sore NRC Handelsblad menulis kehidupan di Aceh mulai 
merangkak normal. Makanan sudah dibagi-bagikan kepada korban tsunami, para 
pedagang besi bekas sudah kembali melakukan kegiatan mereka, bahkan polisi 
sudah mulai menagih uang bagi setiap kendaraaan penuh besi tua yang melewati 
pos penjagaan. Namun di balik itu, NRC Handelsblad mencatat, semua ketakutan 
masih melanda rakyat Aceh. Pedagang besi tua boleh dikatakan secara tidak 
langsung membantu pembersihan di Aceh. Seorang pedagang asal Samalanga membeli 
besi tua Rp. 600 per-kilo dan menjualnya dengan harga yang lebih tinggi.

Menurut NRC Handelsblad, trauma datangnya tsunami tidak bisa begitu saja hilang 
dari penduduk Banda Aceh. Di kota itu sepekan setelah bencana, penduduknya 
beberapa kali dikejutkan dengan gempa susulan. Kepanikan besar terjadi Rabu 
petang pekan lalu. Penduduk Banda Aceh kembali kalang kabut. Para pengemudi 
taksi berseru panik: Air laut meninggi. Dan penduduk kembali berhamburan ke 
arah kendaraan yang tersedia. Namun kepanikan itu hanya berlangsung sesaat 
polisi di dekat pos laut mengatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Demikian NRC Handelsblad dan demikian pula ulasan pers kali ini.


* TIDAK ADA ALTERNATIF UNTUK PENGUNGSI BANDA ACEH SELAIN RELOKASI

Selasa ini pemerintah mulai memindahkan para korban bencana tsunami di 
kamp-kamp penampungan Banda Aceh ke barak-barak kayu di pinggiran kota. Ada 
unsur paksaan, karena pemerintah tidak menyediakan alternatif lain misalnya 
mendirikan rumah di desa asal. Kondisi kamp yang tidak baik, juga faktor yang 
menentukan. Menurut Fitri, koordinator investigasi data di lapangan dari Posko 
Solidaritas perempuan di Banda Aceh, walaupun pemerintah menjanjikan para 
pengungsi keluar masuk dengan bebas, ada kemungkinan pendaftaran lalu lintas ke 
dalam dan keluar barak.


Fitri: Relokasi jadwalnya kan hari ini, pemerintah melalui Satkorlak melakukan 
relokasi. Tetapi sebelumnya pemerintah memang telah melakukan survey ke 
masyarakat, menanyakan apakah pengungsi bersedia untuk direlokasi. Dari 
pengungsi yang kita tahu, memang sebagian besar mereka ingin direlokasi. Namun 
sebagian lagi tidak ingin direlokasi, tapi ingin kembali ke daerah asal. Pada 
proses relokasi ini kita melihat memang ada sedikit penekanan dari pemerintah. 
Artinya pengungsi untuk sementara ini tidak diberi pilihan untuk kembali ke 
daerah asal, tapi mereka memang harus ke tempat relokasi.

Radio Nederland [RN]: Jadi alasan utama para pengungsi tidak mau direlokasi itu 
karena apa?

Fitri: Alasannya karena mereka merasa tempat relokasi yang disediakan oleh 
pemerintah, sangat tidak nyaman bagi mereka. Karena berada di bibir sungai. 
Jadi mereka masih trauma, takut air sungai itu meluap lagi, atau tsunami datang 
lagi. Namun sebagian besar mereka ingin kembali ke daerah asal, mengingat 
dengan mata pencarian mereka.

RN: Apakah mereka yang pindah itu karena ada faktor paksaan atau karena tidak 
ada alternatif lain?

Fitri: Saya pernah melakukan wawancara di beberapa tempat pengungsian, ada yang 
mengungsi itu karena memang mereka sudah tidak sanggup lagi tinggal di 
kamp-kamp pengungsian. Di bawah tenda dengan kondisi tenda yang memang sangat 
tidak baik bagi kesehatan. Itu satu. Yang kedua, pemerintah tidak memberikan 
pilihan yang baik kepada pengungsi untuk mereka ikut direlokasi. Kemudian kalau 
memang pengungsi yang tinggal di rumah-rumah, mereka merasa terlalu merepotkan 
yang punya rumah. Jadi mereka lebih memilih tinggal di tempat relokasi.

Sementara ini pemerintah masih konsentrasi melakukan relokasi pengungsi yang 
ada di kamp pengungsian, karena mengingat kondisi kamp yang sangat tidak layak.

RN: Untuk mereka yang ingin membangun kembali rumah sendiri atau ingin kembali 
ke desa asal, apakah sudah dibuka kemungkinan untuk itu?

Fitri: Sepertinya memang pemerintah akan membuka peluang untuk masyarakat 
kembali ke rumahnya masing-masing. Apakah rumah yang rusak akan dibuatkan lagi. 
Tapi sepertinya masih sangat jauh kemungkinan itu, karena konsentrasi 
pemerintah sekarang masih pada relokasi pengungsi yang berada di kamp.

RN: Fasilitas di dalam tempat relokasi itu apa saja?

Fitri: Yang disediakan itu, satu kamar itu ukurannya layak huni lima orang. 
Kemudian dengan kondisi kamar tanpa ventilasi yang baik. Kemudian kalau di 
tempat relokasi sendiri pemerintah menyediakan sanitasi, MCK, tempat ibadah 
serta dapur umum. Kalau sekolah sepertinya sementara ini memang belum dibangun 
sekolah di tempat relokasi. Dari yang kami lihat, sekarang memang pemerintah 
sangat mengejar waktu untuk membangun barak dulu.

RN: Banyak pihak juga menjanjikan akan membangun rumah-rumah untuk para korban 
tsunami. Apakah sudah ada proyek yang dilaksanakan?

Fitri: Sejauh ini saya melihat kalau untuk di kawasan Banda Aceh dan Aceh 
Besar, sepertinya tidak ada. Karena memang konsentrasi baik donor atau siapa 
pun yang menjanjikan ini, masih pada tahapan pembersihan dulu kota Banda Aceh. 
Karena sampai saat ini pembersihan sendiri kan belum selesai.

RN: Banyak pihak menuduh TNI punya maksud terselubung dengan merelokasi kembali 
para pengungsi. Bagaimana ini menurut ibu?

Fitri: Memang peran militer khususnya di Aceh dari dulu sampai sekarang begitu 
besar dan begitu kuat. Di semua tempat relokasi itu ada beberapa proyek yang 
memang dikerjakan oleh militer. Nah itu kan sebenarnya jelas terindikasi 
militer enggan melepaskan perannya pada tahapan penyelesaian ini.

RN: Tetapi para pengungsi ini boleh bebas keluar masuk barak kan, bu?

Fitri: Pemerintah menjanjikan seperti itu. Artinya mereka boleh melakukan 
kegiatan sehari-hari, dan boleh keluar masuk. Karena memang tempat relokasi itu 
akan diberikan kepada pengungsi untuk huniannya itu maksimal satu tahun. Tapi 
ke depan kita tidak tahu kebijakan yang akan dikhususkan pemerintah. Apakah 
memang ke depan, pengungsi setiap keluar masuk harus melakukan laporan. Karena 
dari pengalaman yang pernah saya dapat secara pribadi, biasanya birokrasi itu 
kan hadir tidak di awal. Tapi dia akhir. Dengan alasan mungkin untuk mengontrol 
pengungsi yang keluar masuk dan alasan keamanan.

Demikian Fitri, koordinator investigasi data di lapangan dari Posko Solidaritas 
perempuan di Banda Aceh.


* GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: DJOKO SANTOSO, PERWIRA INTEL UNTUK JABATAN KSAD

DJOKO SANTOSO, PERWIRA INTEL UNTUK JABATAN KSAD

Intro: Wakil KSAD Letjen Djoko Santoso bisa dipastikan akan menduduki jabatan 
KSAD menggantikan Jenderal Ryamizard Ryacudu, kalau tokoh terakhir ini naik 
pada jabatan Panglima TNI. Untuk jabatan KSAD ini muncul beberapa nama, tetapi 
nama Djoko Santoso tampaknya yang paling unggul. Pakar militer Andri Widjajanto 
menjelaskan latar belakangnya.

Andri Widjajanto [AW]: Tampaknya begitu karena ada pertimbangan regenerasi pak 
Djoko Santoso yang jauh lebih muda dari KSAD yang sekarang. KSAD sekarang (dari 
angkatan tahun) 73, pak Djoko Santoso (dari angkatan tahun) 75 sementara dua 
calon lainnya pak Djaja lebih tua satu tahun dari pak Ryamizard, pak Hadi 
Waluyo di angkatan yang sama. Ada satu calon lain yang secara jabatan adalah 
bintang tiga tetapi dia belum bintang tiga pak Simbolon, itu juga jauh lebih 
muda. Jadi dengan konfigurasi yang ada saat ini kalau kepentingannya adalah 
regenerasi dan gerbong-gerbong di bawahnya mau juga digerakkan calon terkuat, 
calon ideal adalah pak Djoko Santoso

Radio Nederland [RN]: Dan bagi kalangan hak asasi manusia pak Djoko Santoso itu 
nampaknya tidak tercela ya. Berbeda dengan tokoh-tokoh yang lain begitu?

AW: Tidak terkait dengan masalah-masalah pelanggaran HAM besar seperti tidak 
ada kesangkutan dengan masalah-masalah tragedi Mei, Semanggi, Timtim atau tidak 
ada kaitannya dengan masalah perusahaan, yayasan dan seterusnya ia. Tapi itu 
juga bisa dimengerti karena pak Djoko Santoso besar di BAIS di intelijen negara 
yang memang secara karakter mereka tidak boleh high profile. Itu lain berbeda 
dengan pak Djaja dan pak Hadi Waluyo yang pernah di teritorial, pernah menjadi 
Pangdam dan bersama-sama pernah menjadi Pangkostrad yang untuk Indonesia itu 
adalah jabatan-jabatan high profile yang akan terus menerus menjadi sorotan 
publik. 

Jadi kalau kemudian record pak Djoko Santoso jauh terasa lebih baik itu antara 
lain karena memang karakter tugasnya begitu termasuk tugas Wakasad saat ini 
yang secara organisasi memang harus di belakang layar dan menyediakan semua 
kebutuhan-kebutuhan operasional dari KASAD. Karakter tugas pak Djoko Santoso 
dari dulu begitu.

RN: Nah ini mengingatkan saya pada tampilnya Benny Moerdani di tahun 1983 
begitu sebagai panglima TNI karena beliau ber latar belakang intelijen kan? Dan 
kita tahu bahwa Benny Moerdani yang membidani lahirnya BAIS begitu. Pada waktu 
itu ketika Benny Moerdani diangkat menjadi panglima semua orang menjadi takut 
semua karena latar belakan intelijennya. Jadi semua merasa di mata-matai, 
bagaimana dengan Djoko Santoso?

AW: Kalau dilihat dari tugas intelijennya dia kebanyakan di direktorat saja. 
Jadi tugasnya memang intelijen strategis pertahanan luar negeri karena itu 
ekspos pak Djoko Santoso ke publik berbeda sekali dan berbeda dengan pak Benny 
Moerdani yang harus mulai dari kosong. dan pak Benny Moerdani lama di 
lingkungan regional terus pernah melakukan operasi-operasi khusus di Irian saat 
ini dan keterlibatan pak Benny membesarkan Kopassandha, RPKAD Kopassandha.

Pak Djoko Santoso lebih kalem lebih low profile. Karakternya kira -kira memang 
akan seperti itu. Baik dari karakter personal dengan karakter penugasan. Jadi 
kalau dibandingkan dengan Pak Benny Moerdani agak jauh ya.

RN: Salah satu kritik pada pengangkatan Benny Moerdani pada waktu itu adalah 
bahwa beliau tidak pernah punya jabatan teritorial tidak pernah menjabat Kodam 
begitu bagaimana dengan Djoko Santoso menurut anda?

AW: Bagi saya itu justru jadi satu kabar baik ya. Jadi kalau seandainya 
memiliki kepala staf Angkatan Darat yang tidak bias Koter karena salah satu 
tugas PR dari reformasi militer adalah melakukan restrukturisasi komandan 
teritorial mulai dari Kodam sampai ke Babinsa. Kalau kita memiliki KSAD yang 
lama sekali berkarir di komando teritorial tentunya bias Koternya akan besar 
dan mungkin ada subyektifitas tertentu di situ.

Kalau kita memiliki seseorang seperti pak Djoko Santoso yang bias itunya kecil 
sekali karena sebentar ditempatkan di teritorial maka obyektifitas untuk 
melihat dari sisi pertahanan dari sisi akademik mungkin akan lebih bisa 
dimunculkan sehingga ketika harus berdialog tentang keharusan atau 
kemungkinan-kemungkinan untuk melakukan restrukturisasi itu lebih ada. Bagi 
saya itu jadi kabar baik sebetulnya. 

RN: Ya pendek kata Waksad ini bintangnya lagi cemerlang menurut anda faktor 
bahwa dia dekat dengan presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga menentukan?

AW: Tentunya bahwa dia dikenal dekat, jauh lebih dekat daripada dua lainnya. 
Dan ini akan berpengaruh ke penunjukkan dia ke KSAD bahkan mungkin dia 
merupakan salah satu kandidat untuk Panglima TNI berikutnya.

RN: Yang kabarnya tidak terlalu dekat dengan presiden adalah Jenderal Ryamizard 
sendiri yang akan segera menduduki jabatan panglima TNI. Menurut anda bagaimana 
ini, presiden dan panglima TNI akan bisa bekerjasama dengan baik?

AW: Tampaknya ya harus dicoba ya. Walau pun saya melihatnya pemilihan pak 
Ryamizard itu hanya stategi transisi SBY yang mau tidak mau harus dia lakukan. 
Tapi kalau kondisi normatifnya yang lebih ingin ditonjolkan oleh pak SBY, dalam 
arti ada giliran, maka dia betul-betul harus mengukur pertarungan politik di 
parlemen. Karena sepemahaman saya ketika surat Megawati diajukan, surat R32 itu 
diajukan lalu ditarik dengan surat SBY R41, pertarungan politiknya itu 
dihentikan dengan satu konsensus informal bahwa secara substansial tidak akan 
terjadi perubahan kebijakan substansial dari SBY ke Megawati. Dalam arti SBY 
tetap akan meneruskan kebijakan pergantian panglima dari pak Endriartono ke pak 
Ryamizard, secara substasial tidak akan ada pergantian yang lain. 

Tapi harap diingat ketika konsensus informal itu diberikan antara presiden ke 
pimpinan DPR, Golkar saat itu belum di bawah Jusuf Kalla. Jadi dukungan 
parlemen ke pemerintahan SBY sangat kecil saat itu. Saat ini kondisinya berubah 
sama sekali. Golkar sudah di bawah Jusuf Kalla, sehingga bisa diharapkan 
memberikan dukungan lebih riil kepada kebijakan-kebijakan pemerintah, sehingga 
kalaupun ada pertarungan di parlemen misalnya, yang mempersoalkan pergantian 
substantif, nama calon panglima TNI, SBY akan merasa yakin bahwa dukungan itu 
akan ada dan dia tidak akan mendapatkan masalah politik berkepanjangan.

Demikian pakar militer Andi Widjajanto.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke