--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 22 Februari 2005 17:30 UTC ** CUACA BURUK PERSULIT EVAKUASI KORBAN DI TPA LEUWI GAJAH ** PESAWAT CASA POLRI JATUH DI PAPUA ** GEMPA BUMI KUAT GUNCANG IRAN ** PRESIDEN BUSH BERTEMU DENGAN NATO ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BUSH MERAYU EROPA, TAPI HUBUNGAN AS-EROPA BELUM MEMBAIK JUGA ** TINJAUAN PERS: BUSH INGATKAN RUSIA AGAR HORMATI HUKUM, BELANDA AKAN GELAR REFERENDUM KONSTITUSI EROPA 1 JUNI MENDATANG DAN PERUNDINGAN RI-GAM DI HELSINKI MASIH MACET ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: GAM LEPAS TUNTUTAN KEMERDEKAAN DAN RI LEPAS OTONOMI KHUSUS ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PANGLIMA TNI YANG BARU TENTUKAN MASA DEPAN PROSES PERDAMAIAN ACEH. * CUACA BURUK PERSULIT EVAKUASI KORBAN DI TPA LEUWI GAJAH Regu penolong pesimis masih dapat menemukan korban selamat dalam musibah longsoran sampah di tempat pembuangan sampah akhir TPA Leuwi Gajah, Senin kemarin. Lebih 100 penduduk kampung Cilimus dan Cimahi di Kecamatan Batujajar, Bandung dinyatakan hilang. Puluhan rumah tertimbunan sampah dan lumpur. Regu penolong tidak dapat menggunakan alat berat akibat hujan deras. Hujan deras juga menjadi penyebab longsornya timbunan sampah Senin pagi kemarin. Akibat longsoran sampah ini desa Cilimus dan Cimahi disapu dari muka bumi. * PESAWAT CASA POLRI JATUH DI PAPUA 15 orang tewas dalam kecealakaan pesawat Casa Polri di dekat Bandara Mararena, Kabupaten Sarmi, Papua. Tiga penumpang yang selamat berada dalam kondisi kritis dan telah dievakuasi ke Jayapura. Pesawat yang naas jatuh ke laut beberpa saat menjelang pendaratan di Sarmi. Menurut keterangan direktur Bandara Mararena, pilot pesawat melaporkan kerusakan mesin, lima menit sebelum pendaratan. * GEMPA BUMI KUAT GUNCANG IRAN Gempa berat mengguncang kawasan Iran Tenggara. Menurut data Departemen Dalam Negeri Iran, 126 orang dipastikan tewas akibat gempa tersebut. Namun rumah rumah sakit setempat melaporkan jatuhnya 400 korban tewas dan ratusan korban luka. Pusast gempa berkekuatan 6,4 pada skala Richter terletak di kota Zarand, di Provinsi Kerman. Korban paling banyak jatuh di kota Zarand, tetapi desa desa sekitar lainnya yang terisolir juga mengalami kerusakan parah. Jumlah korban tewas oleh karena itu dikhawatirkan masih akan bertambah. Kawasan musibah terletak sekitar 200 kilometer di sebelah Barat Laut kota Bam. Lebih 30 ribu orang tewas akibat gempa yang mengguncang Bam, lebih setahun silam. * PRESIDEN BUSH BERTEMU DENGAN NATO Presiden Amerika Serikat George Bush melakukan pembicaraan dengan para kepala negara dan pemimpin pemerintahan negara anggota Nato mengenai masa depan pakta pertahanan Atlantik Utara ini. Bush kemudian akan singgah di markas besar Uni Eropa. Pembicaraan tersebut bertujuan memperbaiki hubungan dengan beberapa pemimpin pemerintahan yang terganggu dua tahun lalu menyusul serbuan Amerika di Irak. Jerman dan Prancis kala itu menolak untuk melibatkan pasukan Nato. Sekjen Nato Jaap de Hoop Scheffer menilai Nato di waktu mendatang juga dapat berperan di bidang politik selain militer. Pada jamuan makan malam Senin malam kemarin Presiden Amerika dan rekan sejawat dari Prancis Jacques Chirac, menyerukan Suriah agar menarik mundur pasukannya dari Libanon. Seruan Chirac menarik perhatian, karena Prancis sejauh ini mendukung Damaskus. Hari Rabu besok Presiden Bush akan bertemu dengan Kanselir Jerman Gerhard Schroder. * JUMLAH KORBAN TEWAS BADAI SALJU DI INDIA BERTAMBAH Jumlah korban tewas akibat curah hujan salju lebat dan salju longsor di enam kampung di negara bagian India Kashmir bertambah menjadi 150 orang. Regu penolong berupaya keras untuk mengevakuasi korban dari balik timbunan salju. Ratusan penduduk keenam kampung dilaporkan hilang. Musibah ini diberitakan adalah musibah musim dingin terburuk di India dalam satu dasawarsa belakangan. Jumlah korban dikhawatirkan masih akan bertambah karena komunikasi dengan kampung kampung lain di kaki pegunungan Himalaya terputus. menurut Badan Meteorologi India curah hujan salju yang turun adalah yang paling lebat sejak dua dasawarsa terakhir. * KOREA UTARA BERSEDIA MEMBICARAKAN KEMBALI PROGRAM NUKLIRNYA Korea Utara bersedia membuka kembali pembicaraan mengenai program nulirnya di bawah beberapa persyaratan. Hal ini dikemukakan oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Il kepada sebuah harian Cina. Sebagai syarat pembukaan kembali perundingan enam negara itu Kim Jong Il mengatakan bahwa Amerika Serikat harus bersikap tulus. Pyongyang dua pekan lalu mengatakan tidak melihat manfaat pembicaraan tersebut. Selain itu Korea Utara terang terangan mengakui memiliki senjata nuklir. Krisis mengenai ambisi nulir Korea Utara mencuat pada tahun 2002. Tiga putaran perundingan di bawah pimpinan Cina, sekutu Korea Utara paling setia, tidak membuahkan hasil. Wang Jiarui, seorang utusan pemerintah Cina melakukan lawatan empat hari ke Korea Utara untuk menggiring Pyongyang kembali ke meja perundingan. * AUSTRALIA AKAN MENGGANTIKAN MILITER BELANDA DI IRAK Pasukan Australia akan menggantikan militer Belanda yang akan ditarik mundur dari Irak selatan dalam beberapa bulan mendatang. Perdana Menteri Australia John Howard mengatakan akan mengirimkan sekitar 450 militer tambahan. Mereka akan melindungi personil Jepang yang tengah membantu pembangunan kembali wilayah Irak selatan. Militer Australia selanjutnya juga akan membantu pelatihan pasukan keamanan Irak. Inggris meminta bantuan Australia, setelah pemerintah Belanda menyatakan akan mengakhiri misinya di Irak. John Howard mengakui keputusan yang diambil sangat berat dan akan sulit diterima oleh banyak rakyat Australia. Australia saat ini telah mengirimkan sekitar 900 militer di dan sekitar Irak. * AMNESTY INTERNATIONAL IMBAU PERLINDUNGAN HAK PEREMPUAN IRAK Amnesty International mengimbau parlemen Irak yang baru terpilih agar menuangkan hak perempuan dalam UUD baru. Amnesty selanjutnya berpendapat pemerintah Irak harus memperbaiki hak perempuan. Menurut organisasi pegiat HAM itu perempuan Irak masih menjadi korban kekerasan dan tetap terbelakang, dua tahun setelah rejim Saddam Hussein digulingkan. * BERITA BURSA Sampai Senin siang indeks bursa efek Amsterdam AEX bertengger pada 372 poin. Kisaran ini berada tiga poin di bawah kurs penutup Senin kemarin. Perkembangan yang sama juga terjadi di lantai bursa London, Paris dan Frankfurt. Bursa bursa Eropa dengan demikian mengikuti kecenderungan yang terjadi di Tokyo. Indeks Nikkei di lantai bursa Tokyo ditutup pada 11.580 poin, atau 53 poin di bawah kurs penutup kemarin. Para investor di Eropa dan Jepang menunggu angka angka baru laju inflasi dan tingkat suku bunga di Amerika. Nilai tukar Euro terhadap dolar tercatat: $1.30,57 * Norma-norma PBB Nampaknya Tidak Berlaku di Internal Badan Itu Perasaan tidak puas semakin meningkat terhadap cara PBB menangani keluhan-keluhan karyawannya. Ini terbukti pada kasus Ruud Lubbers, mantan perdana menteri Belanda yang menjabat komisaris PBB urusan pengungsi UNHCR. Di kalangan PBB ada keraguan terhadap independensi prosedur dan para karyawan didesak agar tidak mengeluh soal kondisi kerja mereka, karena hal itu bisa mendiskreditkan PBB. Walhasil norma-norma yang disebarkan PBB ke mana-mana tampaknya tidak berlaku di internal organisasi dunia itu. Laporan redaktur hukum internasional Sebastian Gottlieb. Karyawan PBB tidak bisa mengadukan perkara konflik kondisi kerja di hakim nasional. Untuk itu mereka harus mengadu di sebuah Tribunal Administratif PBB (UNAT). Karyawan dari lembaga yang berkaitan dengan PBB seperti WHO dan FAO bisa mengadu di ILOAT, Tribunal Administrasi milik ILO (Organisasi Buruh Internasional). Karyawan PBB kebal untuk pengadilan nasional, karena PBB sebagai organisasi internasional tidak menjalankan kebijakan efektif. Kalau karyawan PBB bisa diadili di tiap negara tempat organisasi aktif, maka pelaksanaan perjanjian dan resolusi bisa dirongrong oleh negara-negara yang tidak menyukai perjanjian dan resolusi itu. Dampak negatif dari kekebalan hukum itu yaitu karyawan PBB tidak bisa mengadu ke hakim independen. Akibatnya muncul kritikan bahwa keluhan-keluhan karyawan PBB tidak bisa diselesaikan di PBB sendiri. "Itu tidak berarti bahwa vonis-vonis yang diambil, menguntungkan PBB. Karena ada 63 persen yang demikian", tulis Geoffery Robertson, hakim Tribunal Khusus Kejahatan Perang di Sierra Leone. Atas permohonan ILO Robertson menulis analisis tentang kinerja peradilan di dalam tubuh PBB dan kesimpulannya menghancurkan. "Tidak adanya perlindungan hak asasi menimbulkan rasa tidak adil". Sebagai contoh Robertson menyebutkan tidak banyaknya atau tidak pernahnya orang diintrogasi dan hakim hanya memvonis berdasarkan dokumen-dokumen. Kenyataan bahwa tidak ada kemungkinan naik banding membuat Robertson berkesimpulan bahwa tidak ada transparansi dan independensi dalam prosedur penanganan keluhan. Dosen hukum publik internasional Joost van Wielink dan para mahasiswanya di Universiteit van Amsterdam mengadakan penelitian tentang peradilan dalam tubuh PBB dan sependapat dengan kritikan-kritikan tentang itu. "Imunitas PBB tidak masalah, asal penanganan pengaduan itu transparan dan independen. Para hakim harus sebanyak mungkin lepas dari PBB. Alangkah baiknya kalau mereka berada di gedung lain. Negara-negara anggota PBB berkewajiban menuntut agar penangangan keluhan-keluhan di PBB terjadi independen. Malah mungkin itu secara hukum dapat dituntut, berdasarkan Perjanjian Hak-Hak Asasi Manusia Eropa (EVRM) yang menyatakan bahwa semua negara anggota harus menjamin independensi peradilan bagi semua warga. Swis misalnya bisa memanfaatkan perjanjian itu karena banyak organisasi PBB berdomisili di Jenewa. Namun karyawan PBB bisa dituntut di pengadilan nasional, kalau ada bukti pelanggaran hukum. Syaratnya PBB harus terlebih dahulu mencabut imunitas karyawan PBB yang tersangka. Tetapi PBB juga bisa memutuskan untuk tidak melakukan hal itu. Dan ini pernah terjadi pada kasus Ulkuman, Kepala Protokol asal Turki. Pada 1994 dia dituduh melakukan ancaman, pemerkosaan pelbagai perempuan di dalam tubuh PBB dan hanya dikenai hukuman disipliner berupa penskorsan selama 6 minggu. Walhasil menurut Joost van Wielink, dengan memanfaatkan EVRM karyawan PBB bisa mengawali proses hukum sipil di pengadilan nasional, kalau peradilan di PBB tidak independen. Sekarang tinggal menunggu orang pertama yang berani memanfaatkan EVRM tersebut. * GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BUSH MERAYU EROPA, TAPI HUBUNGAN AS-EROPA BELUM MEMBAIK JUGA Dalam kunjungannya di Eropa Senin kemarin presiden Amerika Serikat George W Bush melancarkan kampanye untuk merayu Eropa secara besar-besaran. Pesannya adalah, meski ada perbedaan pendapat, hubungan antara AS dengan Eropa tidak akan retak, dan bahwa kedua belah pihak harus bersama tampil di panggung dunia. Presiden Prancis Chiraq pun paus dengan penampilan Bush. Tapi dalam prakteknya, hubungan kedua pihak masih belum membaik juga. Laporan Paul Hazebroek dari Brussel. Di tengah penjagaan yang paling ketat dalam sejarah Brussel, perdana menteri Beglia Guy Verhofstadt dalam kata sambutannya serta merta mengucapkan kata-kata damai. Meski Amerika Serikat dan Eropa berbeda pendapat dalam menyelesaikan konflik, tapi mempunyai tujuan yang sama yaitu: menegakkan demokrasi dan kebebasan di dunia, tegas perdana menteri Belgia. Belgia, bersama Prancis dan Jerman menentang perang Irak. Selanjutnya Bush memuji NATO sebagai pilar penting bagi keamanan di dunia. Namun pidatonya yang berlangsung setengah jam itu banyak menyinggung soal Timur Tengah. Menurut Bush, AS dan Eropa mempunyai kepentingan yang sama yakni perdamaian dan stabilitas di kawasan. Bush menyebut itu merupakan 'tujuan utama kita bersama" Tetapi Bush juga mengimbau pemimpin Palestina dan Israel agar bekerja untuk perdamaian. Israel harus menghentikan kebijakan pemukimannya dan berusaha agar negara Palestina bisa dibentuk, baik di Gaza maupun di Tepi Barat Sungai Yordan, tegas Bush. Bush memperingatkan agar negara Palestina yang akan didirikan itu merupakan negara yang utuh. Jadi bukan membentuk negara yang terdiri dari tanah-tanah yang terpencar, tandas Bush yang awal tahun lalu masih mendukung kebijakan pemukiman Israel. Senin lalu Bush juga mengimbau Suriah menarik pasukannya dari negara tetangga Libanon. Dia menuduh Damaskus mendukung "kelompok-kelompok" teroris yang mencoba merongrong proses perdamaian antara Israel dan Palestina. Imbauan Bush terhadap Suriah itu didukung presiden Chirac, padahal Paris selama ini mendukung Damaskus. Desakan terhadap Suriah untuk menarik tentaranya dari Libanon semakin gencar sejak terbunuhnya mantan perdana menteri Libanon Rafik Hariri minggu lalu. Bush juga mengimbau Arab Saudi dan Mesir mempercepat proses demokratisasi di negara masing-masing. Di Brussel Bush mengulang tuntutannya kepada Iran agar menghentikan dukungan terhadap teroris dan agar menghentikan kegiatan pengembangan senjata nuklir. Amerika Serikat sudah pernah mengancam turun tangan militer terhadap Iran. Tetapi Bush di Brussel mengatakan mau memberi ruangan kepada Eropa untuk berinisiatif melalui jalur diplomatik membujuk Iran agar tidak menjalankan program nuklir . Sehubungan dengan Irak Bush meminta agar Eropa menambah dukungan untuk meningkatkan keamanan di negeri itu. Tapi di balik layar perselisihan tentang perang Irak antara para sekutu Atlantik ini belum terselesaikan secara tuntas. Misalnya Prancis dan Jerman masih belum mengirim tentaranya ke Irak. Ini menunjukkan bagaimana kenyataan hubungan antara Eropa dan Amerika. Hubungannya belum bisa disamakan dengan pernikahan, tetapi masih semacam hubungan lepas yang kapan-kapan bisa diputuskan. Ini misalnya bisa terjadi kalau Eropa mencabut embargo senjata terhadap Cina, suatu hal yang sangat ditentang Washington. Juga kalau Amerika tetap menolak menandatangani perjanjian iklim Kyoto, Eropa bakal marah. Makanya wajar saja kalau soal ini tidak disinggung sama sekali dalam kunjungan Bush ke Brussel. * TINJAUAN PERS: BUSH INGATKAN RUSIA AGAR HORMATI HUKUM, BELANDA AKAN GELAR REFERENDUM KONSTITUSI EROPA 1 JUNI MENDATANG DAN PERUNDINGAN RI-GAM DI HELSINKI MASIH MACET "Rusia harus memperbarui komitmennya kepada demokrasi dan aturan hukum" demikian tandas Presiden Amerika Serikat George W Bush yang dikutip harian International Herald Tribune. Bush menambahkan bahwa ia yakin masa depan berada di tangan apa yang disebut Keluarga Besar Eropa dan komunitas trans Atlantik. Presiden Amerika Serikat mengatakan hal itu dalam pidato mengenai hubungan Amerika-Eropa di Brussel pada awal lawatan empat hari ke Belgia, Jerman dan Slowakia. Bush menilai presiden Rusia Vladimir Putin mengalami kemunduran dalam menggulirkan demokrasi di Rusia, demikian International Herald Tribune. Dalam pidato Bush itu Belanda juga tidak luput dari perhatian. Dalam salah satu penggalan pidatonya yang dikutip harian Belanda de Telegraaf dan Algemeen Dagblad, Bush mengecam kekerasan yang terjadi di Belanda. Ia mengemukakan bahwa seluruh pemerintahan harus mengupayakan pembauran minoritas dan menyebarkan toleransi. Ucapan Bush ini tidak begitu dipahami oleh Menteri Luar Negeri Belanda, Bernard Bot. Menteri luar negeri Belanda menduga Bush merujuk pada pembunuhan terhadap sineas Belanda Theo van Gogh. Namun Bernard Bot tidak terlalu merisaukan sentilan Bush itu karena hubungan Belanda-Amerika cukup baik, demikian de Telegraaf dan Trouw. Masih seputar pidato Bush. Kalau menurut harian pagi Belanda Trouw dalam pidatonya itu Bush tidak terlalu banyak mengatakan hal hal kongkrit mengenai Eropa. Bush terutama memfokuskan perhatiannya pada Timur Tengah. Presiden Bush meletakkan prioritas terpenting pada perdamaian antara Israel dan Palestina. Selanjutnya Bush mengkritik Syria karena dukungannya kepada terorisme di Irak dan Israel serta kehadiran pasukan Syria di Libanon. Mengenai ambisi nuklir Iran, Bush memberikan peluang kepada negara negara Eropa untuk melakukan perundingan. Ia juga meredam kekhawatiran mengenai kemungkinan aksi militer Amerika di Iran. "Iran berbeda dengan Irak. Kami sedang berada pada tahap pertama diplamasi", demikian tandas presiden Amerika Serikat yang dikutip Trouw. Setelah Spanyol maka Belanda akan menggelar refeendum mengenai konstitusi Eropa pada 1 Juni mendatang. Harian Belanda de Volkskrant memberitakan bahwa menurut sumber sumber kabinet Belanda, tanggal tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat. Kabinet Belanda berharap penyelenggaraan referendum akan digelar sebelum KTT Uni Eropa yang akan membahas anggaran Uni Eropa. Jika dihitung per kepala penduduk maka Belanda dibandingkan dengan negara negara Uni Eropa lainnya adalah negara penyumbang dana terbesar kepada kas Uni Eropa. Bila situasi ini tidak berubah, maka hal ini akan berdampak negatif terhadap hasil referendum mengenai konstitusi Uni Eropa, demikian de Volkskrant. Harian Australia Sydney Morning Herald menurunkan tulisan mengenai putaran perundingan damai antara delegasi pemerintah Indonesia dan GAM yang akan dimulai di Helsinki hari ini. Salah seorang penasihat delegasi GAM adalah Dr Kingsbury, seorang dosen senior Kerjasama Pembangunan Internasional dari Deakin University di Melbourne. Ia menyatakan bahwa GAM akan bersedia menarik tuntutan kemerdekaan asalkan pemerintah Indonesia menarik mundur dan melucuti seluruh 40 ribu pasukan TNI dan Polri dan mengizinkan penempatan pasukan multi nasional yang bertugas mengawasi gencetan senjata. Dr Kingsbury menambahkan bahwa GAM juga meghendaki komitmen mengenai referendum mengenai masa depan Aceh. Harian yang sama juga memberitakan keraguan dinas intelijen Indonesia dan Amerika mengenai meningkatnya ancaman teror terhadap para petugas bantuan yang diterjunkan di Aceh pasca musibah tsunami. Menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer mengatakan memiliki laporan intelijen yang mengindikasikan kemungkinan aksi peledakan bom terhadap para petugas bantuan Australia dan internasional di Aceh. Tetapi Komandan Satgas Penanganan Bencana Aceh, mayjen Bambang Darmono, mengatakan tidak pernah mendengar laporan mengenai kajian intelijen Australia tersebut. Demikian Sydney Morning Herald dan sekian pula tinjauan pers kali ini. * GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: GAM LEPAS TUNTUTAN KEMERDEKAAN DAN RI LEPAS OTONOMI KHUSUS Gerakan Atjeh Merdeka menyatakan melepaskan tuntutan kemerdekaan untuk Aceh, dan pemerintah Indonesia mengesampingkan tuntutan otonomi khusus. Itulah hasil perundingan putaran kedua antara RI dengan GAM di ibukota Finlandia, Helsinki. Saat ini delegasi kedua belah pihak telah pulang kembali untuk membicarakan hasil pertemuan tersebut. Menurut Damien Kinbgsbury, penasihat GAM di Swedia, perubahan sikap itu terutama menjadi dasar bagi pembicaraan tahap selanjutnya. Menurut Damien Kingsbury, GAM akhirnya mengambil keputusan untuk menjatuhkan tuntutan kemerdekaan, padahal hal itu sebenarnya tidak disinggung dalam perundingan putaran kedua kemarin. Tetapi agar pembicaraan tetap dapat berlangsung maka kedua belah pihak bersedia mengambil kompromi yang sekaligus menunjukkan niat baik. Apa yang dicapai pada pembicaraan tahap kedua merupakan dasar yang baik. Selain itu hasil lain yang sangat penting adalah pemerintah Indonesia juga bersedia mengesampingkan tuntutan bahwa GAM harus menerima tawaran otonomi khusus untuk Aceh. Delegasi GAM sampai saat terakhir tetap menyatakan, otonomi khusus sama juga dengan status quo, dan status quo berarti konflik. Apabila pembicaraan di Helsinki bertujuan untuk mengakhiri konflik, maka tuntutan otonomi khusus juga tidak dapat dipertahankan. Saat ini delegasi GAM telah kembali ke Swedia, begitu pula delegasi Indonesia telah kembali ke Jakarta untuk membicarakan kemungkinan lain seperti pemerintahan mandiri. Dari sini akan disusun rancangan politik baru. Walaupun begitu pemerintah Indonesia menyatakan tetap akan menggunakan istilah otonomi khusus di muka umum. GAM meminta Jakarta mengubahnya, karena tidak sesuai dengan apa yang dicapai di Helsinki. Banyak pihak, termasuk di Indonesia menyambut gembira perubahan terakhir tersebut. Tetapi ditambahkan sebagian dari tuntutan adalah tidak realistis. Menurut Damien Kingsbury, perubahan sikap ini bukanlah tuntutan, tetapi lebih sebagai dasar negosiasi untuk pembicaraan tahap selanjutnya. Misalnya GAM juga meminta pemerintah Indonesia agar pasukan TNI ditarik ke barak-barak mereka. Adalah tidak mungkin untuk mencapai perdamaian di Aceh, apabila TNI diperbolehkan untuk bebas bergerak secara leluasa di Aceh. Menurut Kingsbury, TNI adalah salah satu inti permasalahan di Aceh, jadi tidak bisa menjadi bagian dari solusi. Pemerintah Jakarta harus dapat mengendalikan TNI, walaupun diperkirakan dalam tubuh TNI akan muncul banyak pertentangan. Apabila pemerintah Jakarta memang betul berniat memecahkan masalah Aceh secara politik, maka harus diambil keputusan tegas bahwa TNI ditarik mundur dan akhirnya demilitarisasi Aceh secara menyeluruh. Selain itu tuntutan pemerintah mandiri akan menentukan masa depan Aceh sebagai wilayah yang mengatur pemerintahan dalam negerinya sendiri. Memang saat ini belum dicapai prinsip-prinsip dasar mengenai hal tersebut, tetapi akan menjadi bahan pembicaraan untuk tahapan selanjutnya. Dengan kata lain GAM mengharapkan di masa depan akan dilangsungkan pemilihan langsung pemerintah lokal yang terdiri dari anggota partai-partai politik lokal. Menurut Kingsbury UU pemilu yang berlaku di Indonesia saat ini harus dirubah untuk memungkinkan pemilu langsung pemerintahan daerah Aceh. DPR/MPR Indonesia sudah pernah mengubah UU pemilu yang memungkinkan pemilu presiden langsung, maka ia berharap para anggota parlemen bersedia sekali lagi untuk mengubah UU tersebut, demi perdamaian di Aceh. Dengan perubahan terakhir ini kelihatannya GAM berubah menjadi lunak. Menurut Kingsbury, GAM mengakui harus diambil sejumlah keputusan penting yang menjadi dasar jalan keluar yang substantif dan komprehensif. Selain itu konsesi ini dibutuhkan agar proses tetap berlanjut. Pemerintah Indonesia sekarang juga harus mengambil sikap yang sama, misalnya dengan membebaskan para juru runding GAM yang dipenjara, karena dapat mendukung pelaksanaan hasil pembicaraan perdamaian dalam tahap selanjutnya. Sebagian pihak memperkirakan, dengan melepas tuntutan kemerdekaan maka GAM di kemudian hari akan mengambil jalan politik di Aceh. Apabila pemerintah Indonesia mengijinkan rakyat Aceh untuk memilih dan menjalankan pemerintahan dalam negeri sendiri sesuai dengan batas-batas terotorial mereka, dan bukan hanya dalam wadah Republik Indonesia maka GAM akan mempertimbangkan kemungkinan untuk mengambil langkah politik. Ini dapat dikatakan perubahan yang sangat besar, dan Jakarta harus mempertimbangkan baik-baik arti perubahan besar tersebut. Selama perundingan di Helsinki, tidak disinggung kemungkinan pelaksanaan referendum untuk menentukan masa depan Aceh. Tetapi diharapkan rakyat Aceh diberi kesempatan untuk memberikan pendapat mengenai hasil yang dicapai di meja perundingan antara GAM dengan RI. Damien Kingsbury memperkirakan Jakarta akan menyambut positif tawaran tersebut, tetapi apakah juga akan dipraktekkan adalah pertanyaan berikutnya. Cepat atau lambat Jakarta harus membuka kemungkinan dimulainya proses demokratisasi di Aceh. Dengan kata lain rakyat Aceh harus diberi kesempatan untuk memikirkan masa depan mereka sendiri, dan hal itu adalah perdamaian. * GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PANGLIMA TNI YANG BARU TENTUKAN MASA DEPAN PROSES PERDAMAIAN ACEH. Perundingan antara pemerintah RI dan GAM sudah memasuki hari kedua. Kedua belah pihak tidak memberikan pernyataan sedikitpun, tetapi panglima TNI jendral Endriartono Sutarto mengancam GAM akan ditindak tegas apabila perundingan gagal. Otto Syamsuddin Ishak, direktur program Imparsial, menyatakan ini adalah karakter pemerintah Indonesia menghadapi Aceh. Di satu pihak TNI tidak setuju dengan pembicaraan, sementara pemerintah sipil menghendaki perdamaian. Jadi kartu truf ada di tangan SBY dengan menentukan siapa panglima TNI yang baru nanti. Otto Syamsuddin Ishak (OSI): Bahwa pertemuan Helsinki I menjadi pertemuan yang kedua. Jadi komitmen untuk bertemu kembali dan berbicara tentang suatu proses perdamaian itu sudah berlangsung. Oleh karena itu saya menduga akan terus terjadi proses pertemuan pertemuan berikutnya. Pada suatu titik tertentu mereka akan bertemu dengan suatu gagasan bagaimana proses perdamaian itu bisa terwjud di Aceh. Radio Nederland (RN): Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto pagi ini sudah gusar karena katanya GAM menembaki TNI. Ia mengancam kalau perundingan gagal GAM akan ditindak tegas. Tanggapan Anda? OSI: Saya itu memang karakter pemerintah Indonesia dalam berhadapan dengan proses perundingan itu sendiri. Karena kita ketahui bahwa pihak TNI sangat tidak setuju dengan proses perdamaian yang berlangsung di Helsinki. Pada putaran Helsinki I, KSAD Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa ia tidak perduli dengan proses itu. Dan kedua yang sangat penting adalah selalu adanya dualisme dalam sikap pemerintah Indonesia terhadap proses proses penyelesaian masalah Aceh. Misalnya di satu sisi kepemimpinan sipil menghendaki proses perdamaian. Tetapi di pihak militer, khususnya TNI AD, itu selalu menghambat proses proses perdamaian. Untuk kasus yang terjadi terhadap Ryamizard itu perlu juga untuk dilakukan klarifikasi terlebih dahulu. Itu kan baru klaim dari TNI AD bahwa KSAD diserang. Tetapi kalau dari berita berita itu sendiri sudah kita lihat jelas bahwa justru ketika terjadi kontak itu Ryamizard tidak berada di tempat. Ia justru datang ke lokasi untuk menyerang GAM. Ini ada keanehannya dengan proses penggantian Ryamizard sendiri. Mengapa dalam masa masa pergantian ini Ryamizard justru berada di Aceh. Seolah olah ingin menunjukkan bahwa ia pahlawan dalam penyelesaian masalah Aceh melalui operasi militer. RN: Ini mungkin ada faktior pertentangan antara SBY dengan TNI-AD khususnya pak? OSI: Ya, saya kira persaingan internal TNI AD saja. Kan kita ketahui bahwa Susilo Bambang juga dari angkatan darat, kemudian Ryamizard dari angkatan darat. Kemudian Endriartono berada di tengah-tengah kekuatan itu juga dari angkatan darat. Dan ini hampir juga dapat dikatakan persaingan antar angkatan saja, atau dalam satu angkatan sekolah militer saja. Jadi ini sebenarnya menarik sekali, bahwa apa yang terjadi di Helsinki itu selalu berkaitan dengan apa yang dilakukan oleh pihak TNI di Aceh itu sendiri, yang jelas-jelas memperlihatkan bahwa TNI AD khususnya, itu tidak pernah mendukung proses-proses perdamaian di Aceh. RN: Tetapi Pak Otto, KSAD yang baru ini Djoko Santoso dikenal sebagai orangnya SBY. Apakah ada harapan sedikit? Atau dia malah terjepit diantara Endriartono dan Ryamizard? OSI: Saya kira posisi KSAD itu justru menjelaskan bahwa pertarungan atau kompetisi internal di tubuh TNI AD nampaknya akan dimenangkan fraksi SBY. Seandainya hal ini dimenangkan oleh SBY maka SBY dikemudian hari akan mudah untuk mengontrol TNI AD. Oleh karena itu, apa yang dilakukan SBY di Helsinki, kita harapkan ke depan sesuai dengan apa yang dilakukan oleh TNI AD di Aceh khususnya. RN: Kalau misalnya perundingan Helsinki yang kedua ini membuahkan dasar-dasar untuk persetujuan gencatan senjata. Langkah apa yang bisa diambil SBY supaya pihak TNI toh di Aceh mematuhi perintahnya? OSI: Tinggal satu kasus lagi yang harus diselesaikan oleh SBY yakni posisi panglima TNI. Jadi kalau posisi panglima TNI segera diisi oleh SBY dan itu menunjukkan bahwa posisi itu dipegang oleh orangnya SBY, artinya Ryamizard tidak berada dalam posisi itu, maka dengan sendirinya proses-proses gencatan senajat itu akan segera terwujud di Aceh. Jadi panglima sangat menentukan apakah gencatan senjata itu bisa menjadi satu isu yang merupakan titik temu kedua belah pihak kemudian menjadi satu komitmen politik. dan komitmen politik itu bisa diimplementasikan di lapangan. Demikian Otto Syamsuddin Ishak, direktur program LSM Imparsial di Jakarta. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
