--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 23 Februari 2005 15:50 UTC ** BELANDA BANGUN PROYEK ENERGI BERSIH LINGKUNGAN DI INDONESIA ** BANTUAN GEMPA IRAN, TERHAMBAT CUACA BURUK ** KONFERENSI PEMBERANTASAN FLU BURUNG DI VIETNAM ** TINJAUAN INTERNASIONAL: KENAPA GAM MENCABUT TUNTUTAN MERDEKA SERTA BUSH RUJUK DENGAN EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEMERINTAH BELANDA, AKAN USIR TIGA IMAM PENYEBAR ISLAM RADIKAL ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: SAMIR A. DAN KAITANNYA DENGAN JARINGAN TEROR INTERNASIONAL DI EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MILITER DAN POLISI TERLIBAT ILLEGAL LOGGING ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PERUNDINGAN DAMAI BARU ANTARA PEMERINTAH RI DAN GAM * BELANDA BANGUN PROYEK ENERGI BERSIH LINGKUNGAN DI INDONESIA Belanda akan membangun proyek energi bersih berkesinambungan, yang bertujuan menekan emisi gas rumah kaca, CO2. Demikian disepakati Menteri Muda Lingkungan Belanda, Pieter van Geel dengan delegasi Indonesia di koferensi lingkungan di Nairobi, Kenya. Kerjasama proyek ramah lingkungan ini merupakan bagian dari protokol-Kyoto. Kesepakatan lingkungan ini bertujuan menekan angka emisi gas rumah kaca di seluruh dunia. Suatu negara bisa memenuhi kewajibannya, dengan membangun proyek energi bersih. Kementrian Lingkungan Belanda, merangsang dunia usaha agar merancang proyek energi bersih berkesinambungan. * BANTUAN GEMPA IRAN, TERHAMBAT CUACA BURUK Kegiatan bantuan di wilayah gempa di Iran, terhambat hujan deras dan salju. Meskipun cuaca buruk, banyak penduduk sekita kota Zarand terpaksa bermalam di luar rumah. Gempa bumi Selasa di Iran Tenggara menewaskan sedikitnya 420 orang. Beberapa perkampungan nyaris rata dengan tanah. 30 ribu penduduk kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerugian besar harta benda. Berbeda dengan gempa dahsyat di kota Bam tahun lalu, kali ini tidak menimpa kota besar. Pemerintah Iran mengumumkan bahwa pihaknya kali ini tidak butuh bantuan luar negeri. * KONFERENSI PEMBERANTASAN FLU BURUNG DI VIETNAM Di Vietnam berlangsung konferensi internasional menanggulangi penyakit flu burung. Sejak 2003, virus ini menjangkiti delapan negara Asia. Di Vietnam, penyakit unggas ini berakibat fatal dan menewaskan 23 orang dan di Thailand 12 orang. Hampir 140 juta ekor unggas mati atau terpaksa dimusnahkan karena virus ini. Kalangan pakar mencemaskan munculnya virus serupa yang bisa menyerang manusia, dan menjalar ke seluruh dunia. Kebijakan dan dana adalah agenda utama pada konferensi ini. * PRESIDEN BUSH KE JERMAN Presiden Amerika Serikat, George W. Bush melanjutkan lawatannya ke Jerman. Selasa pagi ia bertemu Kanselir Jerman, Gerhard Schroder di Mainz. Pertemuan ini juga ditandai dengan pendekatan antar kedua negara, menyusul persilangan pendapat mengenai invasi Irak. Jerman adalah salah satu negara anti invasi Irak. Selasa George W. Bush bertemu para pemimpin negara-negara anggota Uni Eropa dan NATO di Brussel. Disepakati bahwa semua 26 negara anggota NATO akan membantu melatih tentara Irak. Negara-negara yang tidak membantu tenaga, akan memberikan dana. Kunjungan Bush ke Brussel juga diprotes sekitar seribu orang demonstran. Massa sempat bentrok dengan aparat keamanan, 23 orang ditangkap. Hari ini di sejumlah kota di Jerman juga berlangsung demonstrasi anti Bush. * SUSUNAN MENTERI PALESTINA BELUM LENGKAP Perdana Menteri Palestina, Ahmed Qurei belum mendapat cukup dukungan parlemen untuk susunan kabinetnya. Diputuskan untuk menunda pengangkatan kabinet, ke tiga kali dalam sepekan ini. Parlemen di Ramallah ingin agar Qurei memilih mentri dari kalangan moderat. Menurut sejumlah sumbar, saat ini berlangsung perundingan mencari menteri baru berlangsung di belakang layar. * MANTAN PANGLIMA BOSNIA MENYERAH KE TRIBUNAL YUGOSLAVIA Mantan panglima angkatan bersenjata Bosnia, Rasim Delic akan menyerahkan diri ke Tribunal Yugoslavia, Den Haag. Demikian dilaporkan televisi Bosnia. Selama ini Delic masuk dalam daftar orang-orang yang dicari Tribunal Yugoslavia, karena kejahatan perang di Bosnia paroh 1990an. Ia dinyatakan, secara tidak langsung bertanggungjawab atas satuan pejuang muslim asing yang melakukan kejahatan terhadap etnik Serbia. Delic, 56 tahun mengatakan bahwa dirinya berangkat ke Den Haag untuk membela kebenaran. * PM LIBANON SIAP MUNDUR Perdana Menteri Libanon, Omar Karameh mengatakan bersedia mundur, segera setelah kesepakatan mengenai kabinet baru disepakati. PM Karameh dan pemerintahannya terus-terusan dikritik, sejak pembunuhan mantan Perdana Menteri, Rafik Hariri, sembilan hari lalu. Kalangan luas Libanon menuduh negara jiran Suriah di belakang pembunuhan Hariri. Karameh adalah penerus Hariri, yang mundur Oktober silam karena silang pendapat dengan Presiden Suriah Bashir al-Assad soal pengaruh Suriah di Libanon. * BURSA RABU SIANG: Lantai bursa Eropa merugi Rabu siang ini. Terpengaruh hasil perdagangan di Wall Street dan Tokyo. Indeks AEX di Damrak Amsterdam merosot 0,8 persen menjadi 373. Bursa London turun 0,6% dan Frankfur 0,9 persen. di Tokyo, bursa tutup pada 11 ribu 500 point. Kerugia 0,8%. Bahkan indeks Dow Jones rugi sampai 1,5%. Nilai tukarmata uang euro: C 1,00 = 1,32 dolar. * KENAPA GAM MENCABUT TUNTUTAN MERDEKA SERTA BUSH RUJUK DENGAN EROPA Koran-koran Belanda menyorot kunjungan Presiden Amerika Serikat George W. Bush di markas NATO Brussel. Harian Belanda, de Telegraaf melihat Eropa dan Amerika kembali satu pandangan, seraya menunjuk luruhnya beda pendapat mengenai masalah internasional seperti perang Irak. Bush mengakui dirinya mulai terkucil soal Irak, tetapi ia gembira mendapat dukungan Eropa dalam pembangunan kembali Irak. Bush juga lebih mendekat ke Eropa, dalam menyikapi masalah nuklir Iran. Harian pagi lain yaitu Algemeen Dagblad juga menyinggung hubungan Uni Eropa dan Amerika. Selain mengenai pendekatan trans atlantik antara anggota NATO, koran ini juga melaporkan bahwa mereka juga berbicara soal pencabutan embargo senjata terhadap Cina. Bush cemas bahwa ekspor senjata Eropa ke Cina, bisa mempersulit posisi Taiwan. Soal Taiwan, koran berbahasa Inggris The International Herald Tribune, menulis, meski sangat khawatir, Presiden Bush kali ini ia bersedia mendengar mitra-mitra Eropanya. Dari Brussel kita ke Helsinki menyorot perundingan GAM-Jakarta. Harian Australia, Sydney Morning Herald melihat kesepakatan GAM dengan Jakarta, sebagai hikmah bencana tsunami. GAM mencabut tuntutan merdeka dengan syarat TNI mundur dari Aceh. Itulah syarat utama tercapainya perdamaian. Baik pihak separatis GAM maupun TNI melihat pentingnya mengakhiri pertikaian, demikian Sydney Morning Herald. Sebelum musibah 26 Desember itu, 220 ribu jiwa korban Aceh itu, sudah berada dekat dengan kematian. Mereka berada di tengah medan perang antara GAM dan TNI. Sydney Morning Herald menulis, selama tiga dasawarsa, rakyat Aceh setiap hari dibayangi kebrutalan. Meskipun jumlah korban konflik 30 tahun, hanya seperduapuluh korban tsunami, tapi kali ini korbannya bukan hanya rakyat sipil saja, barak-barak TNI dan penjara para pejuang GAM ikut hancur juga. Koran Asutralia ini melihat bahwa Indonesia dan GAM memang harus mencapai kesepakatan kalau mereka ingin keamanan para tim pembangun kembali Aceh,pasca tsunami, terjamin. Selama ini GAM memperjuangkan kemerdekaan, tapi keluhan utama tentang pemerintah di Jakarta adalah korupsi yang merajalela dan pengurasan hasil bumi Aceh. Sementara itu Jakarta tidak ingin Aceh menjadi merdeka seperti Timor Timur. Banyak tugas yang harus dikerjakan. Jakarta bisa menggunakan kesempatan rekonstruksi Aceh untuk membuktikan tabiat baiknya. Sydney Morning Herald juga melihat peluang otonomi sebagai upaya memanfaatkan lebih baik sumber daya Aceh untuk propinsi itu. Sydney Morning Herald juga melihat kesepakatan damai, bisa meredam pengaruh kelompok-kelompok radikal, seperti Jamaah Islamiyah, yang ingin menunggangi kepentingan GAM. Gerakan Aceh Merdeka adalah perjuangan lokal, dan mereka tidak diuntungkan dengan adanya ancaman serangan teror terhadap relawan dan regu bantuan asing. Karena sikapnya yang anti Barat, maka Jemaah Islamiah kurang mendapat simpati rakyat Aceh. Inilah yang pertama kali GAM mencabut tuntutan merdeka, demikian Dr. Damien Kingsbury penasihat politik GAM asal Australia, dikutip koran Inggris The Guardian. Koran ini juga melihat kemungkinan GAM di masa depan membentuk partai politik yang terlibat dalam pemerintahan lokal. GAM berharap TNI dan Polri ditarik dari Aceh, kecuali aparat dan tentara asli Aceh. Lebih lanjut The Guardian melihat faktor sorotan internasional terhadap Aceh, juga sebagai pendorong kesepakatan ini. Namun koran ini juga mengutip ucapan Kolonel Ahmad Yani Basuki, jubir TNI. Katanya "mana mungkin mereka menghendaki penarikan TNI dari Aceh? Kami berhak berada di mana saja untuk membela negara." Demikian The Guardian dan Demikian pula Tinjauan pers untuk kali ini. * PEMERINTAH BELANDA, AKAN USIR TIGA IMAM PENYEBAR ISLAM RADIKAL Menteri Integrasi Ria Verdonk berniat mengusir tiga orang imam keluar dari Negeri Belanda. Menurut Verdonk, tiga orang imam yang berasal dari Bosnia, Mesir dan Kenya, merupakan ancaman bagi keamanan nasional Belanda karena menyebarkan gagasan Islam radikal. Tiga imam ini dinyatakan warga asing yang tidak diinginkan. Lebih jauh laporan redaktur Pieternel Gruppen. Dinas Intelijen dan Keamanan Belanda AIVD sudah lama mengamati Mesjid Al Fourkaan di Eindhoven, Belanda Selatan. Mesjid ini pernah diduga terlibat kegiatan meradikalisasi ummatnya. Awal 2002 dua remaja dari mesjid di Eindhoven tersebut ditembak mati pasukan perbatasan India di Kashmir. Menurut dinas rahasia AIVD, waktu itu kedua remaja tengah dalam perjalanan ke Afganistan untuk ikut jihad. Selain itu konon seorang anggota dewan pengurus mesjid tercantum dalam daftar usahawan yang membiayai jaringan teroris Al Qaeda. Kini tiga imam harus meninggalkan Belanda, karena pendirian radikal yang mereka anut. Demikian tandas Menteri Integrasi Rita Verdonk. Rita Verdonk: Saya menyalahkan tiga imam ini meradikalisasi Muslim dan mendorong ummatnya untuk berjihad. Menurut AIVD, mereka berbuat demikian secara sengaja dan sistematis. Mesjid Al Fourkaan menilai tuduhan ini tidak benar. Tiga imam mempertimbangkan membawa kasus ini ke pengadilan. Walikota Eindhoven, Alexander Sakkers sangat terkejut dengan keputusan Menteri Integrasi Rita Verdonk. Alexander Sakkers: Pada kunjungan kerja ke mesjid itu, saya tidak menemukan alasan untuk menanggapi hal tersebut. Selain itu saya tidak melihat tanda-tanda mengenai langkah semacam itu oleh para imam. Organisasi Muslim yang bertindak sebagai penengah antara warga Muslim di Belanda dengan pemerintah berpendapat bahwa Menteri Verdonk mengambil keputusan yang tepat apabila dapat dibuktikan bahwa tiga imam ini benar-benar menyulut kebencian. Namun menurut Ketua Organisasi Muslim Belanda Ayhan Tonca sangat penting untuk menegaskan bahwa di Belanda hanya sekelompok kecil saja yang melakukan hal itu. Ayhan Tonca: Ini adalah sebuah kelompok kecil. Ini bukanlah kelompok besar dan bukan masalah besar. Polisi dan AIVD harus bekerja lebih baik. Kami seharusnya tidak banyak membicarakan masalah ini dalam media maupun politik, melainkan bertindak cepat dan mengamati apa yang dilakukan dan dikatakan orang-orang seperti ini. Apabila mereka melakukan sesuatu yang melanggar undang-undang, maka tangkaplah dan tindak mereka! Sangat penting membuktikan bahwa tiga imam itu benar-benar menyulut kebencian, sebelum mereka diusir dari Belanda. Belanda menilai penting kebebasan berpendapat dan kebebasan beragama. Warga Belanda dapat mengungkapkan ide-ide mereka, walau pun gagasan itu radikal atau konservatif. Pengacara harus mencari tahu apakah dalam kasus ini, tiga imam tersebut benar-benar menyulut kebencian. Kalau hal itu terbukti, maka tiga imam harus meninggalkan Belanda. Demikian tandas Tonca. Namun dengan demikian, maka masalah radikalisasi belum teratasi. Demikian Tonca: Tonca: Mengusir imam dari Belanda, bukanlah jalan keluar. Gagasan merekalah yang penting. Imam ini bisa menerbitkan pendapat mereka lewat internet. Masyarakat Muslim di Belanda harus sadar bahwa hal-hal seperti ini tidak dapat diterima. * SAMIR A. DAN KAITANNYA DENGAN JARINGAN TEROR INTERNASIONAL DI EROPA Intro: Kamis ini di Rotterdam dimulai proses terhadap Samir A, seorang pemuda keturunan Maroko yang didakwa teroris. Tepatnya Samir didakwa mempersiapkan serangan terhadap beberapa sasaran di Belanda dan konon Samir juga anggota apa yang disebut jaringan Hofstad. Jaringan ini juga beranggotakan terdakwa pembunuh sineas Belanda Theo van Gogh. Laporan redaktur perdamaian dan keamaann Hans de Vreij: Pengadilan Samir A dengan tuduhan terorisme ini penting dari beberapa segi. Dari semua kasus teror di Belanda yang sudah disidik, adalah kasus Samir yang paling kongkrit dan berdampak luas yang hanya disaingi oleh pembunuhan sineas Theo van Gogh. Penangkapan Samir, terutama ditemukannya peta, kartu bergambar dan informasi lain yang mengarah pada sasaran kongkrit rencana serangannya, tahun lalu, sempat meningkatkan peringatan serangan teroris, pada bagian tertentu Belanda dan pengamanan ekstra sasaran tadi, seperti pembangkit listrik tenaga nuklir Borssele di Belanda Selatan, gedung parlemen di Den Haag dan markas besar AIVD, yaitu dinas intelijen Belanda. Menariknya, peringatan serangan teror itu masih berlaku sampai sekarang, demikian dipastikan oleh Kementerian Dalam Negeri Belanda. Analisa keamanan yang merupakan dasar bagi pelbagai langkah pengamanan juga masih belum dirubah. Dari sini bisa disimpulkan bahwa masih ada orang lain yang lebih penting dari Samir yang masih dianggap sebagai ancaman. Memang benar Samir A. anggota penting kelompok radikal Islam. Tetapi dia tidak terlalu penting, sehingga penahanannya tidaklah berarti ancaman serangan teror sudah berakhir. Samir hanya buntut kecil bagi sebuah jaringan teror internasional yang antara lain beranggotakan kelompok-kelompok GICM asal Maroko dan Syuhada Maroko, keduanya kaki tangan Al Qaidah. Masih dipertanyakan apakah proses terhadap Samir A. bisa memberi penjelasan tentang jaringan internasional pelbagai organisasi yang berkaitan dengan Al Qaidah, termasuk aktivitas teror mereka di Belanda. Pihak kehakiman Belanda tampak sudah belajar dari pengalaman yang sudah-sudah ketika para terdakwa teror, termasuk Samir A. dibebaskan karena kurang bukti. Terhadap Samir A. sekarang dikumpulkan bukti-bukti kongkrit dan dicari kaitan lebih luas lagi, termasuk kaitan internasionalnya. Walau begitu, kejaksaan tampaknya hanya akan menyebut kaitan itu sepintas saja, tapi tetap merupakan bagian dakwaan. Kaitan itu menjelaskan bahwa kelompok teror Belanda bertindak bukan hanya masalah khas mereka sebagai generasi kedua pendatang asal Maroko. Tetapi mereka benar-benar merupakan bagian dalam jaringan teror internasional. Gembong jaringan ini adalah Mohamad Achraf, orang Aljazair yang ditangkap di Swiss dan Abdelakim Akoudad, orang Maroko yang ditangkap di Spanyol karena terlibat serangan di Casablanca tahun 2003. Tahun-tahun belakangan, dari sel tahanannya di Jenewa, Swis, Mohamad Achraf mengadakan pembicaraan dengan anggota kelompok Hofstad dan kaki tangannya di Spanyol. Dari hasil percakapan terakhirnya, hakim Baltasar Garzon mengumumkan bahwa Mohamad Achraf menarik orang untuk menjadi teroris bunuh diri. Bahkan dia juga merancang serangan baru tehadap Madrid tanggal 11 Maret mendatang, setahun setelah serangan berdarah terakhir. Sasarannya antara lain dua stasiun kereta api, gedung pencakar langit Picasso, stadio kesebelasan Real Madrid, markas besar Partido Popular dan gedung Mahkamah Agung Spanyol. Negeri Belanda tidak punya tokoh seperti hakim penyidik Baltasar Garzon. Pihak berwenang Belanda juga tidak suka bicara dengan wartawan, seperti Spanyol atau Italia. Karena itu orang hanya bisa meraba-raba isi pembicaraan Mohamad Achraf dengan jaringan Hofstad. Tidak ada alasan untuk menganggap pembicaraan ini lebih sederhana dibandingkan pembicaraan Achraf dengan kaki tangannya di Spanyol. Dan itu mungkin salah satu alasan kenapa sampai sekarang alarm teror di Belanda masih tetap tinggi. * MILITER DAN POLISI TERLIBAT ILLEGAL LOGGING Militer, polisi dan pejabat departemen kehutanan serta imigrasi terlibat illegal logging atau penebangan liar di Papua. Demikian tandas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Selasa kemarin. Menteri Kehutanan MS Kaban TNI terlibat penebangan ilegal, karena kapal yang mengangkut kayu gelap itu dikawal kapal perang. Setiap bulannya 300 ribu ton kayu merbau diselundupkan ke Cina. Menurut Longgena Ginting, direktur eksekutif nasional Walhi di Jakarta pemberantasannya bisa dilakukan dengan moratorium ijin bagi seluruh operasi penebangan di Indonesia dan mengurangi kapasitas industri perkayuan di Indonesia. Pemerintah juga dapat menggunakan UU anti-money laundring, untuk memberantas transaksi uang yang mencurigakan. Lebih lanjut berikut Longgena Ginting kepada Radio Nederland. Longgena Ginting [LG]: Minggu lalu ada laporan dari Telapak dan EIA tentang pencurian penyelundupan kayu dari Papua ke Cina. Dilaporkan mencapai 300 ribu meter kubik per bulannya. Dan ini sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Kami menghargai respon yang cepat dari Presiden, tetapi tentu saja kami masih berharap aksi yang lebih konkret untuk mengatasi ini. Karena komitmen dan janji seperti ini juga sudah pernah disampaikan oleh presiden sebelumnya, oleh menteri menteri sebelumnya. Tetapi kita melihat aksi yang nyata belum ada. Bahkan keadaannya terus memburuk. Pencurian kayu itu hanya dimungkinkan, kalau ada perlindungan atau keterlibatan aparat itu sendiri. Kami percaya bahwa seluruh aparat penegak hukum dan pejabat yang terkait secara langsung maupun tidak langsung memang terlibat dalam kasus ini. Radio Nederland [RN]: Kepala Kodam Trikora membantah bahwa anggota TNI itu terlibat dalam illegal logging ini. Apakah ini termasuk bisnis ilegal atau juga ada daftar legalnya? LG: Dari berbagai operasi pencurian kayu yang kita lihat, seluruh operasi ilegal itu hanya juga dimungkinkan, bila ada operasi yang legal. Jadi ini memang satu modus yang rapih sekali, di mana operasi-operasi legal, itu menutupi operasi ilegal yang lebih besar. Karena itu pula pemberantasan pencurian kayu dan illegal logging hanya bisa diatasi juga dengan pembenahan struktur dan hukum yang memungkinkan operasi ilegal itu berjalan. Misalnya perijinan. Sekarang itu mudah sekali perusahaan-perusahaan memperoleh ijin, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah propinsi maupan dari pemerintah pusat. Mereka bisa mendapatkan ijin tebang secara mudah untuk 100 atau 1000 hektar. Nah, ijin untuk penebangan 100 hektar atau 1000 hektar ini bisa digunakan untuk menebang 100 ribu hektar di hutan yang lain. Nah, ini yang selalu dilakukan, sehingga memang operasi legal tersebut dilegalisasi justru oleh kebijakan pemerintah itu sendiri, sehingga kami memang mendesak, harusnya ada moratorium pemberian ijin bagi seluruh operasi penebangan di Indonesia. RN: Bapak tadi menyebut pemerintah seharusnya mencabut ijin-ijin yang disalahgunakan ya Pak? LG: Betul, dan tidak memberikan ijin baru lagi. RN: Tetapi apakah dengan pencabutan atau pembatasan ijin itu, ilegal logging ini akan bisa teratasi? LG: Tidak, tidak serta merta, tetapi paling tidak mengurangi peluang penebangan yang ilegal, dan mengurangi kemungkinan memanfaatkan kesempatan ini oleh pengusaha-pengusaha yang aji mumpung, atau moral hazard. Tetapi tentu saja harus ada langkah-langkah yang dilakukan simultan. Misalnya penegakan hukum, pemberantasan korupsi. Yang lain adalah mengurangi kapasitas industri perkayuan. Karena selain diselundupkan, kayu-kayu tersebut juga dipakai untuk industri-industri dalam negeri yang kapasitasnya begitu besar. Nah, industri perkayuan kita tidak semuanya sehat. Sebagian besar tidak memiliki HPH, tidak memiliki kepastian pasokan kayu, bahkan ada masalah keuangan, punya hutang, atau punya masalah sosial, konflik dengan masyarakat dan sebagainya. Penyakit ini memang harus diatasi terlebih dahulu. Masalahnya, kita kekurangan political will, kita kekurangan penegakan hukum yang tegas. Sebetulnya sederhana. Seluruh operasi pencurian kayu ini tentu melibatkan bank. Transaksi-transaksi itu dilakukan melalui bank. Tidak mungkin semua dilakukan dengan membawa uang cash. Pembelian kayu, penyewaan truck, pembawaan kapal. Dan melalui undang-undang pencucian uang, undang-undang anti money laundring, badan yang dibentuk oleh undang-undang ini, namanya pejabat pemeriksa transaksi keuangan, tahu semua transaksi ini. Mereka bisa memonitor transaksi-transaksi yang mencurigakan. Dan undang-undang anti pencucian uang itu memberi mandat yang besar sekali kepada badan ini untuk melakukan investigasi, pengecekan dan penegakan hukum. Demikian Longgena Ginting kepada Radio Nederland. * PERUNDINGAN DAMAI BARU ANTARA PEMERINTAH RI DAN GAM Pemerintah RI dan GAM sepakat melakukan perundingan damai baru. Perundingan ini akan diselenggarakan antara 12 sampai 17 April mendatang di Helsinki, ibukota Finlandia. GAM mau melepaskan tuntutan kemerdekaan, namun sebagai imbalan TNI yang non organik harus mundur dari Aceh. Kepada Radio Nederland, Ibrahim dari Banda Aceh, menuturkan bahwa ini adalah hal yang baru bagi GAM, yang menurutnya sulit terjadi. Ibrahim: Jika TNI dicabut dari Aceh, maka tinggal pasukan organik Kodam, sekitar total semua ada 15 ribu orang. Dalam pencabutan itu, ada proses bagaimana kontrol di daerah. Atau bagaimana, kondisi di lapangan bagaimana. Itu akan sulit terjadi TNI membiarkan pasukannya ditarik dari Aceh. Selama ini lebih kurang dari 30 ribu atau 40 ribu pasukan TNI dan polisi di Aceh, yang organik dan non organik. Jadi kayaknya situasi ini jadi bingung. Setelah tuntutan merdeka, GAM melepaskan diri dari tuntutan merdeka, namun dia menuntut supaya TNI cabut dari Aceh. Radio Nederland [RN]: Jadi menurut Anda ini tuntutan yang cerdik, tapi ternyata akan sulit dipenuhi oleh Indonesia ya? Ibrahim: Ya, mungkin GAM mundur dua langkah, tapi dia akan maju lagi, mungkin beberapa langkah lagi. Jadi akan sulit dengan tiba-tiba mereka akan mundur dari tuntutan merdeka. Tapi mereka akan menempuh cara lain. RN: Bagaimana konteksnya penjelasannya? Ibrahim: Konteksnya itu, jika TNI dicabut dari Aceh, dan GAM turun keluar dari hutan, itu bisa terjadi. Atau kemungkinan lain, GAM akan membuat kekacauan di Aceh. Itu kemungkinan semuanya. Tapi ini masih terlalu awal untuk menilai itu. Tapi menarik sudah beberapa puluhan tahun GAM terus minta merdeka, tapi sekarang mereka mundur dari permintaan merdeka. Itu hal yang menarik sekali. Ini yang paling menarik kita melihat. RN: Menariknya bagaimana? Ibrahim: Menariknya TNI tidak akan membiarkan pasukannya ditarik meninggalkan Aceh. Kalau terjadi kekosongan pasukan TNI di Aceh, itu bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pemerintah Indonesia. RN: Apa hal-hal yang tidak diinginkan Indonesia bisa terjadi kalau TNI tidak di sana? Ibrahim: Pertama ini kan menjatuh citra atau keinginan kekuasaan. Namun kalau ini dilakukan, ini akan kita memerlukan proses lebih lama lagi. Jadi terlalu awallah membicarakan ini dalam pertemuan. Artinya masih ada kemungkinan di pertemuan bulan ke depan, terjadi perubahan lagi. Apa yang dilakukan oleh GAM ini, merupakan suatu yang bisa diduga. Karena GAM sadar dia nggak ada negara yang mendukung dia. Boleh jadi dia berbalikarah, untuk mempermainkan Indonesia. RN: Seperti apa itu berbalikarah? Ibrahim: Artinya ketika GAM tau dia tidak akan meminta mereka. Berarti dia sudah mendapat dukungan dari negara lain. Dia minta otonomi, karena saya melihat ada 27 negara separatis di dunia ini yang merdeka cuma tiga negara. GAM tahudiri bahwa tidak ada negara yang mendukung dia supaya merdeka, maka dia akan berbalikarah tidak akan minta merdeka namun, minta semacam otonomi lah, tapi melebihi otonomi lagi, otonomi khusus. Ini akan menjadi bumerang bagi Indonesia. Ini sulit TNI melepaskan itu. Saya rasa, kalau TNI membuat dialog disana, mungkin itu untuk cari muka saja, supaya dia dapat bantuan lagi pasca masa tsunami. RN: Jadi, sebenarnya kepentingan GAM adalah membuka Aceh selebar-lebarnya bagi dunia internasional kan? Ibrahim: Ya dia mau Aceh ini masuk. Karena dia melihat mungkin setelah tsunami, dunia terbuka ke Aceh. Dan bagaimana negara asing bisa ke Aceh. RN: Salah satu yang dikatakan Demien Kingsbury ilmuwan Australia itu, yang mendampingi GAM sebagai penasihat, adalah bahwa pada akhirnya GAM akan merubah diri menjadi partai politik untuk ikut serta pada pemilihan daerah di Aceh. Jadi kalau ikut pemilu itu apakah GAM akan mendapat dukungan yang cukup? Ibrahim: Hal itu sudah dicoba dilakukan semasa HDC, Hendri Dunant Center. Itu dicoba GAM sebagai partai, namun karena perdamaian tersebut gagal maka GAM itu tidak jadi menjadi partai. Semestinya kan itu melakukan pilkada, pemilihan kepala daerah langsung, otonomi khusus di Banda Aceh. Namun karena ada tsunami yang semustinya bulan lima (Mei red.) terpaksa dibatalkan sampai bulan 10 (Oktober red.) Jadi kalau fenomena GAM menjadi sebuah partai, namanya bukan GAM tapu nama yang lain lagi yang dianggap bisa menyampaikan aspirasi GAM itu sudah dicoba sejak tahun 2003. Mungkin saja jika GAM menjadi partai, dia akan dapat simpatisan masyarakat kalau dia pandai mengambil hati masyarakat. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
