--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 25 Februari 2005 13:30 UTC ** PROSES PERADILAN SAMIR A DITUNDA ** SEKJEN PBB DESAK SURIAH SEGERA MUNDUR DARI LIBANON ** PENDUDUK INDIA LEBIH DARI CINA ** KASUS BARU FLU BURUNG DI VIETNAM ** GEMA WARTA TOPIK PERS : SENJATA NUKLIR KOREA UTARA HANYA UNTUK MENUTUP-NUTUPI KEBOBROKAN DALAM NEGERI DAN SOLIDARITAS MASYARAKAT TIONGHOA ACEH ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : KAGUM TAPI IRI HUBUNGAN AMERIKA - UNI EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : MAUKAH INDONESIA MENATA ULANG KAWASAN PESISIR * PROSES PERADILAN SAMIR A DITUNDA Pengadilan Rotterdam menunda proses peradilan terhadap Samir A yang didakwa terlibat terorisme, sampai tanggal 23 Maret. Penundaan itu dilakukan karena para hakim ingin meminta kesaksian dari kepala dinas rahasia AIVD. Samir A yang baru berusia 18 tahun sejauh ini menggunakan hak diam. Ia ditahan dengan tuduhan melakukan persiapan untuk membom instansi-instansi strategis seperti gedung parlemen Belanda dan bandara internasional Schiphol di Amsterdam. Samir A sedang diusut apakah ia termasuk dalam sebuah jaringan muslim radikal yang dibongkar setelah pembunuhan terhadap sineas kontroversial Theo van Gogh * SEKJEN PBB DESAK SURIAH SEGERA MUNDUR DARI LIBANON Sekjen PBB Kofi Annan mendesak Suriah untuk menarik mundur tentaranya dari Libanon sebelum 1 April. Kalau tidak, Dewan Keamanan akan mengambil tindakan. Demikian sekjen PBB dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio al-Arabiya. Bulan April, Kofi Annan akan menyerahkan sebuah laporan kepada Dewan Keamanan mengenai resolusi PBB tahun 1959. Resolusi tersebut menetapkan bahwa Suriah harus menarik mundur tentaranya dari Libanon. Setelah pembunuhan mantan perdana menteri Rafik Hariri awal bulan ini, Damaskus semakin didesak untuk mematuhi resolusi tersebut. Hari Kamis Suriah menyatakan kesediaan untuk mundur dari Libanon, apabila stabilitas di negara tetangga itu tidak tergangggu. Suriah menambahkan bahwa Damaskus mau bekerja sama dengan PBB. * PENDUDUK INDIA LEBIH DARI CINA Laju pertumbuhan penduduk di India lebih cepat dari yang diramalkan. Menurut Lembaga Kependudukan PBB, jumlah penduduk India di tahun 2030 akan melebihi Cina. Itu berarti 5 tahun lebih awal dari ramalan selama ini. Saat ini penduduk Cina berjumlah 1,3 miliar jiwa dan India 1,1 miliar. Dari perhitungan terbaru PBB, penduduk dunia selama 45 tahun berikut akan bertambah dengan hampir 3 miliar jiwa. Dengan demikian penduduk dunia akan berjumlah 9 miliar jiwa. Separuh dari pertumbuhan penduduk dunia terjadi di Asia dan Afrika dimana seorang wanita kira-kira memiliki lebih dari 3 anak. Di 15 negara terutama di Eropa kesuburan wanita menurun. Seorang wanita rata-rata memiliki 1,3 anak. Menurut Lembaga Kependudukan PBB jumlah tersebut paling rendah sepanjang sejarah manusia. * KASUS BARU FLU BURUNG DI VIETNAM Untuk pertama kali dalam 3 minggu kembali ditemukan kasus flu burung yang mengidap manusia di Vietnam. Kasus tersebut mengidap seorang pria berumur 21 tahun di Vietnam utara. Sejak merebaknya flu burung tahun 2003, 46 orang meninggal dunia di Asia, 33 diantaranya di Vietnam. Pada hari terakhir konperensi untuk mencegah virus tersebut, tuan rumah Vietnam mengumumkan akan mengambil tindakan untuk mengawasi sektor unggas dengan sangat ketat. Konperensi tiga hari di ibu kota Ho Chi Minh terutama dilangsungkan untuk mengumpulkan dana untuk memberantas virus flu burung. Masih belum jelas, berapa dana yang sudah berhasil dikumpulkan. * NEPAL MINTA BANTUAN DUNIA BERANTAS GERILYAWAN MAOIS Raja Nepal Gyanendra mengimbau dunia internasional untuk tetap mendukung Nepal memberantas gerilyawan Maois. Imbauan tersebut menyusul keputusan India dan Inggris untuk menghentikan bantuan militer kepada Nepal. Raja Gyanendra yang awal bulan ini membubarkan kabinet dan memegang semua kendali pemerintahan, menyebut keputusan India dan Inggris memberi sinyal yang keliru kepada gerilyawan. Amerika Serikat juga mengancam akan menghentikan bantuan senjata apabila raja Gyanendra tidak memulihkan demokrasi. Sejauh ini Washington belum mengambil sikap resmi. * SRI PAUS DIOPERASI SALURAN PERNAPASAN Paus Johannes Paulus kedua menjalani operasi darurat setelah ia kembali mengalami kesulitan di saluran pernapasannya. Hari Kamis Sri Paus kembali masuk rumah sakit di Roma. Para akhli bedah melakukan operasi tracheotomi, yaitu memperbaiki saluran pernapasan untuk memudahkan Sri Paus bernapas. Menurut Vatikan, operasi berlangsung dengan memuaskan. Dua minggu lalu pemimpin umat katolik dunia yang berusia 84 tahun itu juga dirawat dirumah sakit karena radang saluran pernapasan. Setelah menjalani operasi Kamis kemarin, Sri Paus diperkirakan akan membutuhkan 2 bulan sebelum dapat berbicara dengan lancar. * YUKOS TIDAK BOLEH MENUNDA PEMBAYARAN Pengadilan di Amerika Serikat memutuskan bahwa perusahaan minyak Rusia Yukos tidak bisa mengajukan penundaan pembayaran di Amerika. Yukos mengajukan hal tersebut Desember lalu untuk mencegah campur tangan pemerintah Rusia. Menurut hakim, permintaan Yukos itu tidak bisa diputuskan di luar negeri karena Yukos beroperasi di Rusia. Pemerintah Rusia meminta kepada Yukos untuk membayar hutang pajak sebesar 21 miliar Euro. Bulan Desember salah satu devisi terpenting Yukos dilelang dengan harga 7 miliar Euro. Mantan direktur utama Mikhail Khodorkovsky bisa dikenakan hukuman penjara 10 tahun karena melakukan kecurangan dan penggepalan pajak. Perusahaan minyak Yukos dan Khodorkovsky menuduh Kremlin melakukan kampanye untuk menghancurkan mereka. * PERINGATAN REVOLUSI 25 FEBRUARI 1980 DI PARAMARIBO Mantan panglima angkatan bersenjata Suriname Desi Bouterse meletakan karangan bunga di Monumen Revolusi di Paramaribo, berkaitan dengan peringatan kudeta tanggal 25 Februari 1980. Pendirian sebuah serikat buruh bagi para perwira rendah, 25 tahun lalu, memicu perebutan kekuasaan. Sebagai ketua partai Demokrasi Nasional Desi Bouterse mengimbau semua jajaran partai untuk berpegang teguh pada tugas-tugas revolusi. Bouterse kembali mengingatkan bahwa kekuatan-kekuatan dari luar negeri terus berusaha merusak makna perebutan kekuasaan tahun 1980. Menurut sejumlah anggota parlemen Belanda yang melakukan kunjungan kerja ke Paramaribo, stabilitas ekonomi di Suriname mulai pulih kembali. Kunjungan kerja komisi luar negeri parlemen Belanda itu adalah untuk mempersiapkan debat di parlemen Belanda mengenai hubungan baru antara Belanda dengan Suriname. * BERITA OLAHRAGA : AZ MELAJU KE SEPERDELAPAN FINAL UEFA Dari empat kesebelasan Belanda yang bertanding dalam babak penyisihan piala UEFA hanya kesebelasan AZ dari Alkmaar yang maju ke putaran seperdelapan final. AZ yang main dikandang sendiri Kamis kemarin, mengalahkan kesebelasan Alemania Aachen dari Jerman dengan 2-1 setelah bermain draw 0-0 minggu lalu. Ksebelasan Ajax dari Amsterdam gugur setelah kalah 3-1 melawan kesebelasan Auxerre dari Perancis. Kesebelasan Belanda yang lain Heerenveen kalah dengan 2-1 dari kesebelasan Newcastle United dari Inggris Kesebelasan Feyenoord yang main dikandang sendiri di Rotterdam juga kalah dari kesebelasan Sporting dari Lissabon Portugal. * BERITA BURSA Pasar-pasar bursa di Eropa bereaksi positip sehubungan dengan keuntungan di pasar bursa Wallstreet di New York Kamis kemarin. Nilai Index AEX di pasar bursa Amsterdam dibuka dengan 0,7 % lebih tinggi pada 373 poin. Pasar-pasar bursa di Paris, London dan Frankfurt memperlihatkan situasi yang sama. Pasar bura di Tokyo ditutup dengan keuntungan. Nilai Index Nikkei naik dengan 127,1 poin kenaikan dengan 1,1% pada 11.658,25 poin. Para pedagang bursa di Tokio juga memetik keuntungan dari penutupan pasar bura di New York Kamis kemarin. Nilai tukar Yen sedikit merosot terhadap dollar Amerika. Nilai tukar euro terhadap dollar Amerika 1 : 1,3208 * SENJATA NUKLIR KOREA UTARA HANYA UNTUK MENUTUP-NUTUPI KEBOBROKAN DALAM NEGERI DAN SILODARITAS MASYARAKAT TIONGHOA ACEH Pengakuan Pyongyang bahwa besar kemungkinan Korea Utara memiliki senjata nuklir, hanyalah strategi untuk menutup-nutupi ketidakmampuan rejim yang berkuasa dan upaya presiden Kim Jong Il untuk mempertahankan dukungan kalangan militer yang makin rapuh. Demikian koran berbahasa Inggris The International Herald Tribune berdasarkan informasi dari para pengungsi yang semakin banyak melarikan diri ke Cina. Makin banyak informasi mengenai perubahan di Korea Utara bocor keluar negeri. Penduduk Korea Utara misalnya semakin leluasa berpergian. Sebelum musibah kekurangan pangan pertengahan dasa warsa 1970-an, orang hanya bisa bepergian apabila memiliki surat ijin resmi. Itupun hanya untuk urusan keluarga seperti kematian. Sekarang dengan semakin merebaknya korupsi, polisi semakin mudah disogok untuk mendapatkan surat ijin bepergian. Dengan menyogok 2 dolar orang Korea Utara kini dapat bepergian lintas propinsi. Dengan 5 dollar bisa bepergian dari ibu kota Pyongyang ke perbatasan dengan Cina dan dengan 70 dolar dengan mudah bisa mendapatkan paspor. Menurut para pengungsi, di Cina makanan untuk anjing lebih baik dari makanan untuk manusia di Korea Utara. Demikian The International Herald Tribune. Sudah sering kelompok masyarakat Tionghoa Indonesia menjadi korban diskriminasi, kekerasan dan sasaran luapan emosi. Baru di era Gus Dur dan Megawati, mereka mendapat pengakuan. Hari raya Imlek menjadi hari raya nasional. Medan, kota ketiga terbesar di Indonesia kini juga memiliki sekolah dan koran berbahasa Mandarin. Di bandar udara Polonia, bahasa Mandarin juga menjadi bahasa resmi. Yang menarik adalah solidaritas kelompok masyarakat Tionghoa Medan terhadap warga Tionghoa Banda Aceh yang mengungsi. Demikian laporan khusus koran pagi Trouw mengenai pengungsi korban tsunami Aceh. Tidak kurang dari 6800 penduduk Tionghoa Aceh kini ditampung di kamp pengungsi jalan Metal, sebuah tempat historis di wilayah yang banyak dihuni penduduk Tionghoa dan di masa lalu banyak orang Tionghoa tewas. Malam hari para pengungsi bermalam di rumah-rumah penduduk, siang hari mereka berkumpul di kamp pengungsi jalan Metal untuk mendapatkan bantuan makanan, obat-obatan dan juga bimbingan mental. Tjhin Tjung Maow, 75 tahun, salah seorang sesepuh masyarakat Tionghoa Sumatera dan pendiri organisasi "Tolong Menolong" mengimbau para pengungsi untuk kembali ke Aceh apabila situasi dan kondisi sudah memungkinkan. Karena bagaimanapun juga, demikian tegas Tjhin Tjung Maow, berdasarkan pengalaman buruk di masa lalu maka masyarakat Cina harus saling membantu. Setiap orang yang kembali ke Aceh diberi karcis bis dan modal awal sebesar Rp. 500 ribu. Sejauh ini sudah 150 orang Cina Aceh sudah kembali ke Banda Aceh. Demikian laporan khsusus koran pagi Trouw. Dan sekian pula tinjauan pers untuk kali ini. * KAGUM TAPI IRI HUBUNGAN AMERIKA - UNI EROPA Tidak ada kekuatan apapun di dunia ini yang bisa memisahkan kita, demikian Presiden Amerika George W. Bush pada awal perlawatannya keliling Uni Eropa pekan ini. Dalam KTT dengan para pemimpin Uni Eropa dan Nato, terus-terusan diulang betapa baiknya hubungan mereka. Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenende menyebut soal "berakhirnya hubungan dingin," "kita benar-benar mitra", kata presiden Prancis Jacques Chirac dan "Eropa dan Amerika kembali bersekutu," kata ketua Komisi Eropa Jose Manuel Barroso. Tapi benarkah Eropa dan Amerika sudah kembali erat? Analisa redaktur Eropa Nicolien den Boer Banyak yang dijanjikan untuk menjembatani perselisihan Uni Eropa dan Amerika yang tahun lalu muncul karena perang Irak. Beberapa negara Eropa, antara lain Prancis yang begitu menentang perang Irak, kini menjanjikan dana bantuan dan perlengkapan bagi pembangunan kembali Irak. Pada gilirannya Bush berjanji akan berbuat sekuat tenaga bagi proses perdamaian Timur Tengah. Pada masa jabatan pertamanya, Bush sering dituduh mengabaikan Timur Tengah. Di balik semua ini, masih jelas terlihat perbedaan antara kedua pihak. Pertama-tama latar belakang dan watak mereka sungguh berbeda. Amerika ingin rakyatnya aman, karena itu tidak hanya di negeri sendiri, tetapi di seluruh dunia, Amerika berperang melawan terorisme. Bush beranggapan, adalah tugas sucinya untuk menyebarkan demokrasi ke seluruh dunia. Uni Eropa yang sibuk mengadakan perubahan di dalam diri sendiri, justru cenderung mempertahankan status quo dunia. Cara Amerika menangani masalah juga berbeda dari cara Eropa. Uni Eropa selalu mengandalkan dialog dan diplomasi, Amerika percaya pada kekuatan militer. Contoh terbaik adalah Suriah yang konon mendukung kalangan subversif di Irak. Selain itu Amerika dan Uni Eropa ingin supaya Damaskus menarik mundur pasukannya dari Libanon. Karena itu Washington menerapkan saksi ekonomi dan mengancam akan meningkatkan sanksi itu. Tetapi Uni Eropa justru menandatangani perjanjian perdagangan dengan Suriah. Walau begitu, kedua adi daya, Amerika dan Uni Eropa, sepertinya saling cemburu tapi kagum melihat cara kerja masing-masing. Amerika ternyata berhasil melaksanakan pemilihan umum di Irak, memperkenalkan demokrasi di negeri itu. Uni Eropa di lain pihak juga menyebarkan pengaruh dan demokrasi ke negara-negara bekas tirai besi dan Uni Soviet dengan janji menjadi anggota Uni Eropa. Kalau saja kedua adi daya bisa menyatukan kekuatan mereka, akan bisa muncul cara yang lebih baik lagi. Tetapi hasil buruk juga bisa muncul. Terutama kalau cara mereka bertubrukan. Kebencian dari zaman perang Irak bisa kembali muncul, Bush bisa kehilangan kesabaran dan bertindak sendirian di luar PBB. Dan Eropa akan kembali jengkel menghadapi kesombongan Washington. Hubungan ini pasti akan teruji apabila Uni Eropa meneruskan rencana pencabutan embargo senjata terhadap Cina. Amerika cemas langkah ini bisa mengganggu perimbangan kekuatan Cina Taiwan. Dicemaskan Cina akan mampu untuk menyerbu Taiwan. Masalah lain adalah kasus Iran. Melalui tekanan diplomatik dan janji-janji ekonomi, Uni Eropa ingin meyakinkan Iran supaya menghentikan program senjata nuklirnya. Tapi, seperti diketahui, kesabaran Amerika Serikat tidak abadi. Dan menurut Bush, pemerintahnya sudah menyiapkan beberapa langkah menghadapi Iran. Kini tinggal menunggu saja seberapa erat hubungan Amerika dengan Eropa. Yang penting keduanya bisa diuntungkan. Itulah sebabnya, Bush mengadakan perlawatan rujuk ini. Amerika Serikat melihat, walaupun adi kuasa tetapi tetap tidak mampu menyelesaikan masalah Irak. Dan untuk menyelesaikan konflik dengan Iran, Amerika masih membutuhkan Uni Eropa. Sementara Uni Eropa sadar betul bahwa sejak serangan di Madrid tahun lalu, mereka pun tidak aman terorisme Muslim. Dan dalam hal ini Uni Eropa membutuhkan bantuan Amerika Serikat. Pada KTT dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Bratislava, Slovakia, kembali terlihat bagaimana Brussel dan Washington mengutamakan kepentingan masing-masing. Dalam pidato pelantikan untuk masa jabatan kedua, Bush berjanji akan bertindak tegas terhadap semua tiran di dunia. Awal pekan ini tampaknya Bush akan bersikap tegas terhadap rekan sejawatnya dari Rusia. Dalam pidatonya di Brussel, Presiden Amerika mendesak agar dilakukan reformasi di Rusia. Presiden Vladimir Putin disebut mengekang kebebasan pers, membatalkan pemilihan gubernur dan melanggar hak-hak manusia di Chechnya. Tapi pertemuan dua pemimpin di Bratislava berjalan cukup menyenangkan. Amerika Serikat membutuhkan Rusia untuk kepentingan sendiri. Dan karena itu tidak bisa mengganggu hubungannya dengan Moskow. Apabila Rusia meneruskan rencananya untuk menjual senjata kepada Suriah, maka senjata ini bisa jatuh ke tangan kalangan islam radikal, yang tentu saja sangat dicemaskan Washington. Juga bantuan Rusia untuk pusat tenaga nuklir di Iran tidak terlalu dikritik. Putin menegaskan Iran tidak memiliki senjata nuklir. Amerika terpaksa menerima hal ini, karena di waktu mendatang, Washington bisa memanfaatkan hubungan Rusia dengan Teheran. Uni Eropa pasti lega seusai pertemuan Bush dengan Putin. Karena sebagian besar pasokan energi di Eropa bergantung pada minyak Rusia. * MAUKAH INDONESIA MENATA ULANG KAWASAN PESISIR Dua bulan bencana tsunami berlalu, kini dunia internasional beramai-ramai menyusun konsep pembangunan kembali wilayah yang terkena bencana. Salah satu konsep yang dimunculkan adalah penataan ulang wilayah pesisir. Maukah Indonesia ikut melaksanakan tata ulang ini? Laporan Junito Drias dari Medan, Sumatera Utara. Dalam pertemuan tingkat menteri lingkungan hidup sedunia di Nairobi, Kenya baru-baru ini, tercetus ide untuk mengembalikan wilayah pesisir sebagai daerah penghambat masuknya gelombang besar air laut ke darat. Pohon-pohon kelapa yang tinggi misalnya dianggap bisa menjadi faktor pengaman ketika terjadi tsunami. Ini terbukti di Bangladesh di mana laju air melambat ketika menerpa jajaran pohon kelapa tersebut. Selain itu warga pesisir banyak juga yang terselamatkan karena tersangkut pohon-pohon kelapa, ataupun menyelamatkan diri dengan memanjat pohon-pohon tinggi tersebut. Tanaman air payau macam bakau yang biasa tumbuh di pesisir turut disebut-sebut sebagai tumbuhan yang dapat mencegah derasnya terpaan tsunami. Ini disebabkan akar tanaman Bakau sangat kuat sehingga tak mudah tercabut dan sifat tanamannya yang tumbuh secara rapat. Ahli-ahli lingkungan menyebut dengan adanya palang alami itu warga pesisir punya waktu lebih untuk menyelamatkan diri. Namun sayangnya di Indonesia hutan-hutan bakau seringkali dibabat dan digantikan dengan tambak-tambak udang. Maklum secara hitung-hitungan ekonomi tambak udang ini lebih menghasilkan. Di beberapa tempat hutan bakau malah berubah menjadi kawasan pemukiman. Menurut Erwin Perbatakusuma, seorang ahli lingkungan pada organisasi Conservation International, di propinsi Aceh, hutan Bakau yang biasa tumbuh di kawasan pantai ini semakin menyusut. Terlebih, tambah Erwin, di ibukota Banda Aceh hutan bakau makin sulit ditemui. Erwin Perbatakusuma: Seperti misalnya, dulu di sekitar propinsi Aceh, itu hutan bakaunya masih bagus. Sampai dari Barat, sampai Lhokseumawe itu bagus. Dan punahnya hutan bakau ini, karena apa? Karena ada kepentingan ekonomi sesaat juga, seperti kelapa sawit. Seperti misalnya tambak udang. Nah ini juga mungkin kelapa sawit akan menjadi persoalan nantinya. Dengan tak adanya kawasan alam yang bersifat menghambat maka tak heran pula jika korban jiwa di Banda Aceh akibat bencana tsunami sangat tinggi. Ini ditambah lagi dengan kenyataan padatnya pemukiman penduduk di kawasan pesisir. Oleh karena itu UNEP, Program Lingkungan Hidup PBB dalam laporan penilaian awal bencana tsunami juga menyerukan agar kota-kota besar di pesisir melakukan relokasi pemukiman. Mereka menghimbau agar dalam rancangan baru pembangunan kota Banda Aceh, kawasan pemukiman itu tidak lagi diletakkan di tepi laut. Melainkan menjauh mengarah ke dataran tinggi dengan tata ruang yang mementingkan alur air. Sebenarnya tidak perlu jauh-jauh melihat pola pembangunan macam ini. Di pesisir barat Nias pola pembangunan seperti itu terjadi secara tidak sengaja. Bukan karena mereka mengerti tata ruang yang baik ataupun mempunyai pendidikan lingkungan. Tetapi lebih karena budaya pembangunan rumah yang mereka sudah terapkan secara turun temurun. Warga pesisir barat Nias terutama di kecamatan Mandrehe, banyak sekali hidup dalam pola tradisional bahkan cenderung terbelakang. Ini jelas menyulitkan bagi beberapa pihak yang ingin turun memberikan pertolongan karena ada kendala-kendala akibat jurang teknologi. Namun di sisi lain gaya hidup tradisional itu juga yang menyelamatkan mereka saat tsunami menghajar pesisir barat pulau Nias. Yang paling menonjol adalah tradisi warga Nias untuk beribadah setiap hari Minggu, apalagi kalau hari Natal. Tsunami terjadi pada tanggal 26 Desember yang merupakan hari Natal kedua. Tempat-tempat ibadah ini terletak di perbukitan. Sehingga saat air bah menerjang banyak warga yang terselematkan karena tengah beribadah. Selain itu secara tradisi warga Nias juga tidak membangun rumah mereka di kawasan pesisir. Melainkan membangun rumah di dataran tinggi. Kawasan pesisir merupakan tempat mencari nafkah mereka di mana terdapat kebun-kebun dan ladang-ladang ataupun sumber pencaharian lainnya seperti menangkap ikan. Karena saat itu hari Minggu dan Natal kedua, maka mayoritas warga sedang tidak bekerja, yang secara otomatis tidak berada di kawasan pesisir. Kebun-kebun kelapa dan berbagai tanaman ladang itu juga pada akhirnya menjadi semacam sabuk hijau yang dapat menahan laju air. Ini berbeda dengan kawasan pesisir Sirombu Nias yang jauh lebih modern di mana terdapat kawasan padat pemukiman. Secara fisik kehancuran terberat dapat dilihat di wilayah itu akibat tidak adanya perlindungan alami macam hutan bakau ataupun kelapa di wilayah tersebut. Tapi dengan meletakkan kebun dan ladang di pesisir bukan tanpa resiko. Kini banyak warga pesisir barat Nias justru terancam kelaparan akibat tak berfungsinya sumber pencaharian mereka. Elisakti Halawa, koordinator pos bantuan kemanusiaan swadaya masyarakat di desa Orahilibadalu, cemas atas penghidupan para korban. Elisakti Halawa: Ada budaya di Nias itu, selalu memilih pegunungan untuk tempat kampung atau perkampungan. Sementara kalau di dataran rendah, itu menjadi areal pertanian, termasuk tepi-tepi pantai. Ini adalah mata pencaharian mereka. Artinya di sinilah mereka hidup melalui pertanian. Nah ketika badai tsunami datang, maka ini semua dihantam, mata pencaharian mereka, terutama seperti kelapa, kopra dengan coklat atau karet dan segala macam. Ini semua sudah hancur total. Nah, gimana kehidupan mereka berikutnya? Namun repotnya ketika berbicara soal pembangunan maka di benak pemerintah itu artinya penghasilan ekonomi sebesar-besarnya. Maka tak heran kawasan pesisir Sumatera yang dulunya merupakan kawasan hutan lebat kini disulap menjadi kebun sawit ataupun tambak udang yang sebenarnya mengandung bahaya karena tak mempunyai fungsi perlindungan alami. Hutan lebat, kecuali ia bisa ditebang, dipandang tidak mempunyai nilai ekonomi. Padahal pelestarian hutan memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi dari segalanya. Yaitu ia bisa menyelamatkan ribuan hingga jutaan manusia. Jadi pilihannya mengejar keuntungan ekonomi sesaat atau keselamatan manusia jangka panjang. Kita nantikan saja pilihan pemerintah Jakarta. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
