---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 25 Februari 2005 13:30 UTC



** PROSES PERADILAN SAMIR A DITUNDA

** SEKJEN PBB DESAK SURIAH SEGERA MUNDUR DARI LIBANON

** PENDUDUK INDIA LEBIH DARI CINA

** KASUS BARU FLU BURUNG DI VIETNAM

** GEMA WARTA TOPIK PERS : SENJATA NUKLIR KOREA UTARA HANYA UNTUK 
MENUTUP-NUTUPI KEBOBROKAN DALAM NEGERI DAN SOLIDARITAS MASYARAKAT TIONGHOA ACEH

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : KAGUM TAPI IRI HUBUNGAN AMERIKA - UNI EROPA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : MAUKAH INDONESIA MENATA ULANG KAWASAN PESISIR



* PROSES PERADILAN SAMIR A DITUNDA


Pengadilan Rotterdam menunda proses peradilan terhadap Samir A yang didakwa 
terlibat terorisme, sampai tanggal 23 Maret. Penundaan itu dilakukan karena 
para hakim ingin meminta kesaksian dari kepala dinas rahasia AIVD. Samir A yang 
baru berusia 18 tahun sejauh ini menggunakan hak diam. Ia ditahan dengan 
tuduhan melakukan persiapan untuk membom instansi-instansi strategis seperti 
gedung parlemen Belanda dan bandara internasional Schiphol di Amsterdam. Samir 
A sedang diusut apakah ia termasuk dalam sebuah jaringan muslim radikal yang 
dibongkar setelah pembunuhan terhadap sineas kontroversial Theo van Gogh


* SEKJEN PBB DESAK SURIAH SEGERA MUNDUR DARI LIBANON

Sekjen PBB Kofi Annan mendesak Suriah untuk menarik mundur tentaranya dari 
Libanon sebelum 1 April. Kalau tidak, Dewan Keamanan akan mengambil tindakan. 
Demikian sekjen PBB dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio al-Arabiya. 
Bulan April, Kofi Annan akan menyerahkan sebuah laporan kepada Dewan Keamanan 
mengenai resolusi PBB tahun 1959. Resolusi tersebut menetapkan bahwa Suriah 
harus menarik mundur tentaranya dari Libanon. Setelah pembunuhan mantan perdana 
menteri Rafik Hariri awal bulan ini, Damaskus semakin didesak untuk mematuhi 
resolusi tersebut.

Hari Kamis Suriah menyatakan kesediaan untuk mundur dari Libanon, apabila 
stabilitas di negara tetangga itu tidak tergangggu. Suriah menambahkan bahwa 
Damaskus mau bekerja sama dengan PBB.


* PENDUDUK INDIA LEBIH DARI CINA 

Laju pertumbuhan penduduk di India lebih cepat dari yang diramalkan. Menurut 
Lembaga Kependudukan PBB, jumlah penduduk India di tahun 2030 akan melebihi 
Cina. Itu berarti 5 tahun lebih awal dari ramalan selama ini. Saat ini penduduk 
Cina berjumlah 1,3 miliar jiwa dan India 1,1 miliar. Dari perhitungan terbaru 
PBB, penduduk dunia selama 45 tahun berikut akan bertambah dengan hampir 3 
miliar jiwa. Dengan demikian penduduk dunia akan berjumlah 9 miliar jiwa. 
Separuh dari pertumbuhan penduduk dunia terjadi di Asia dan Afrika dimana 
seorang wanita kira-kira memiliki lebih dari 3 anak. Di 15 negara terutama di 
Eropa kesuburan wanita menurun. Seorang wanita rata-rata memiliki 1,3 anak. 
Menurut Lembaga Kependudukan PBB jumlah tersebut paling rendah sepanjang 
sejarah manusia.


* KASUS BARU FLU BURUNG DI VIETNAM

Untuk pertama kali dalam 3 minggu kembali ditemukan kasus flu burung yang 
mengidap manusia di Vietnam. Kasus tersebut mengidap seorang pria berumur 21 
tahun di Vietnam utara. Sejak merebaknya flu burung tahun 2003, 46 orang 
meninggal dunia di Asia, 33 diantaranya di Vietnam. Pada hari terakhir 
konperensi untuk mencegah virus tersebut, tuan rumah Vietnam mengumumkan akan 
mengambil tindakan untuk mengawasi sektor unggas dengan sangat ketat. 
Konperensi tiga hari di ibu kota Ho Chi Minh terutama dilangsungkan untuk 
mengumpulkan dana  untuk memberantas virus flu burung. Masih belum jelas, 
berapa dana yang sudah berhasil dikumpulkan.


* NEPAL MINTA BANTUAN DUNIA BERANTAS GERILYAWAN MAOIS

Raja Nepal Gyanendra mengimbau dunia internasional untuk tetap mendukung Nepal 
memberantas gerilyawan Maois. Imbauan tersebut menyusul keputusan India dan 
Inggris untuk menghentikan bantuan militer kepada Nepal. Raja Gyanendra yang 
awal bulan ini membubarkan kabinet dan memegang semua kendali pemerintahan, 
menyebut keputusan India dan Inggris memberi sinyal yang keliru kepada 
gerilyawan. Amerika Serikat juga mengancam akan menghentikan bantuan senjata 
apabila raja Gyanendra tidak memulihkan demokrasi. Sejauh ini Washington belum 
mengambil sikap resmi.


* SRI PAUS DIOPERASI SALURAN PERNAPASAN

Paus Johannes Paulus kedua menjalani operasi darurat setelah ia kembali 
mengalami kesulitan di saluran pernapasannya. Hari Kamis Sri Paus kembali masuk 
rumah sakit di Roma. Para akhli bedah melakukan operasi tracheotomi, yaitu 
memperbaiki saluran pernapasan untuk memudahkan Sri Paus bernapas. Menurut 
Vatikan, operasi berlangsung dengan memuaskan.
Dua minggu lalu pemimpin umat katolik dunia yang berusia 84 tahun itu juga 
dirawat dirumah sakit karena radang saluran pernapasan. Setelah menjalani 
operasi Kamis kemarin, Sri Paus diperkirakan akan membutuhkan 2 bulan sebelum 
dapat berbicara dengan lancar.


* YUKOS TIDAK BOLEH MENUNDA PEMBAYARAN

Pengadilan di Amerika Serikat memutuskan bahwa perusahaan minyak Rusia Yukos 
tidak bisa mengajukan penundaan pembayaran di Amerika. Yukos mengajukan hal 
tersebut Desember lalu untuk mencegah campur tangan pemerintah Rusia. Menurut 
hakim, permintaan Yukos itu tidak bisa diputuskan di luar negeri karena Yukos 
beroperasi di Rusia. Pemerintah Rusia meminta kepada Yukos untuk membayar 
hutang pajak sebesar 21 miliar Euro. Bulan Desember salah satu devisi 
terpenting Yukos dilelang dengan harga 7 miliar Euro. Mantan direktur utama 
Mikhail Khodorkovsky bisa dikenakan hukuman penjara 10 tahun karena melakukan 
kecurangan dan penggepalan pajak. Perusahaan minyak Yukos dan Khodorkovsky 
menuduh Kremlin melakukan kampanye untuk menghancurkan mereka.


* PERINGATAN REVOLUSI 25 FEBRUARI 1980 DI PARAMARIBO

Mantan panglima angkatan bersenjata Suriname Desi Bouterse meletakan karangan 
bunga di Monumen Revolusi di Paramaribo, berkaitan dengan peringatan kudeta 
tanggal 25 Februari 1980. Pendirian sebuah serikat buruh bagi para perwira 
rendah, 25 tahun lalu, memicu perebutan kekuasaan. Sebagai ketua partai 
Demokrasi Nasional Desi Bouterse mengimbau semua jajaran partai untuk berpegang 
teguh pada tugas-tugas revolusi. Bouterse kembali mengingatkan bahwa 
kekuatan-kekuatan dari luar negeri terus berusaha merusak makna perebutan 
kekuasaan tahun 1980.
Menurut sejumlah anggota parlemen Belanda yang melakukan kunjungan kerja ke 
Paramaribo, stabilitas ekonomi di Suriname mulai pulih kembali. Kunjungan kerja 
komisi luar negeri parlemen Belanda itu adalah untuk mempersiapkan debat di 
parlemen Belanda mengenai hubungan baru antara Belanda dengan Suriname.


* BERITA OLAHRAGA : AZ MELAJU KE SEPERDELAPAN FINAL UEFA

Dari empat kesebelasan Belanda yang bertanding dalam babak penyisihan piala 
UEFA hanya kesebelasan AZ dari Alkmaar yang maju ke putaran seperdelapan final. 
AZ yang main dikandang sendiri Kamis kemarin, mengalahkan kesebelasan Alemania 
Aachen dari Jerman dengan 2-1 setelah bermain draw 0-0 minggu lalu. 
Ksebelasan Ajax dari Amsterdam gugur setelah kalah 3-1 melawan kesebelasan 
Auxerre dari Perancis. Kesebelasan Belanda yang lain Heerenveen kalah dengan 
2-1 dari kesebelasan Newcastle United dari Inggris
Kesebelasan Feyenoord yang main dikandang sendiri di Rotterdam juga kalah dari 
kesebelasan Sporting dari Lissabon Portugal.


* BERITA BURSA

Pasar-pasar bursa di Eropa bereaksi positip sehubungan dengan keuntungan di 
pasar bursa Wallstreet di New York Kamis kemarin. Nilai Index AEX di pasar 
bursa Amsterdam dibuka dengan 0,7 % lebih tinggi pada 373 poin. Pasar-pasar 
bursa di Paris, London dan Frankfurt memperlihatkan situasi yang sama.

Pasar bura di Tokyo ditutup dengan keuntungan. Nilai Index Nikkei naik dengan 
127,1 poin kenaikan dengan 1,1%  pada 11.658,25 poin. Para pedagang bursa di 
Tokio juga memetik keuntungan dari penutupan pasar bura di New York Kamis 
kemarin. Nilai tukar Yen sedikit merosot terhadap dollar Amerika.

Nilai tukar euro terhadap dollar Amerika 1 : 1,3208


* SENJATA NUKLIR KOREA UTARA HANYA UNTUK MENUTUP-NUTUPI KEBOBROKAN DALAM NEGERI 
DAN SILODARITAS MASYARAKAT TIONGHOA ACEH


Pengakuan Pyongyang bahwa besar kemungkinan Korea Utara memiliki senjata 
nuklir, hanyalah strategi untuk menutup-nutupi ketidakmampuan rejim yang 
berkuasa dan upaya presiden Kim Jong Il untuk mempertahankan dukungan kalangan 
militer yang makin rapuh. Demikian koran berbahasa Inggris The International 
Herald Tribune berdasarkan informasi dari para pengungsi yang semakin banyak 
melarikan diri ke Cina.

Makin banyak informasi mengenai perubahan di Korea Utara bocor keluar negeri. 
Penduduk Korea Utara misalnya semakin leluasa berpergian. Sebelum musibah 
kekurangan pangan pertengahan dasa warsa 1970-an, orang hanya bisa bepergian 
apabila memiliki surat ijin resmi. Itupun hanya untuk urusan keluarga seperti 
kematian. Sekarang dengan semakin merebaknya korupsi, polisi semakin mudah 
disogok untuk mendapatkan surat ijin bepergian. Dengan menyogok 2 dolar orang 
Korea Utara kini dapat bepergian lintas propinsi. Dengan 5 dollar bisa 
bepergian dari ibu kota Pyongyang ke perbatasan dengan Cina dan dengan 70 dolar 
dengan mudah bisa mendapatkan paspor. Menurut para pengungsi, di Cina makanan 
untuk anjing lebih baik dari makanan untuk manusia di Korea Utara. Demikian The 
International Herald Tribune.  

Sudah sering kelompok masyarakat Tionghoa Indonesia menjadi korban 
diskriminasi, kekerasan dan sasaran luapan emosi. Baru di era Gus Dur dan 
Megawati, mereka mendapat pengakuan. Hari raya Imlek menjadi hari raya 
nasional. Medan, kota ketiga terbesar di Indonesia kini juga memiliki sekolah 
dan koran berbahasa Mandarin. Di bandar udara Polonia, bahasa Mandarin juga 
menjadi bahasa resmi. Yang menarik adalah solidaritas kelompok masyarakat 
Tionghoa Medan terhadap warga Tionghoa Banda Aceh yang mengungsi. Demikian 
laporan khusus koran pagi Trouw mengenai pengungsi korban tsunami Aceh.

Tidak kurang dari 6800 penduduk Tionghoa Aceh kini ditampung di kamp pengungsi 
jalan Metal, sebuah tempat historis di wilayah yang banyak dihuni penduduk 
Tionghoa dan di masa lalu banyak orang Tionghoa tewas. Malam hari para 
pengungsi bermalam di rumah-rumah penduduk, siang hari mereka berkumpul di kamp 
pengungsi jalan Metal untuk mendapatkan bantuan makanan, obat-obatan dan juga 
bimbingan mental. 

Tjhin Tjung Maow, 75 tahun, salah seorang sesepuh masyarakat Tionghoa Sumatera 
dan pendiri organisasi "Tolong Menolong" mengimbau para pengungsi untuk kembali 
ke Aceh apabila situasi dan kondisi sudah memungkinkan. Karena bagaimanapun 
juga, demikian tegas Tjhin Tjung Maow, berdasarkan pengalaman buruk di masa 
lalu maka masyarakat Cina harus saling membantu. Setiap orang yang kembali ke 
Aceh diberi karcis bis dan modal awal sebesar Rp. 500 ribu. Sejauh ini sudah 
150 orang Cina Aceh sudah kembali ke Banda Aceh. Demikian laporan khsusus koran 
pagi Trouw. 

Dan sekian pula tinjauan pers untuk kali ini.


* KAGUM TAPI IRI HUBUNGAN AMERIKA - UNI EROPA


Tidak ada kekuatan apapun di dunia ini yang bisa memisahkan kita, demikian 
Presiden Amerika George W. Bush pada awal perlawatannya keliling Uni Eropa 
pekan ini. Dalam KTT dengan para pemimpin Uni Eropa dan Nato, terus-terusan 
diulang betapa baiknya hubungan mereka. Perdana Menteri Belanda Jan Peter 
Balkenende menyebut soal "berakhirnya hubungan dingin," "kita benar-benar 
mitra", kata presiden Prancis Jacques Chirac dan "Eropa dan Amerika kembali 
bersekutu," kata ketua Komisi Eropa Jose Manuel Barroso. Tapi benarkah Eropa 
dan Amerika sudah kembali erat? Analisa redaktur Eropa Nicolien den Boer

Banyak yang dijanjikan untuk menjembatani perselisihan Uni Eropa dan Amerika 
yang tahun lalu muncul karena perang Irak. Beberapa negara Eropa, antara lain 
Prancis yang begitu menentang perang Irak, kini menjanjikan dana bantuan dan 
perlengkapan bagi pembangunan kembali Irak. Pada gilirannya Bush berjanji akan 
berbuat sekuat tenaga bagi proses perdamaian Timur Tengah. Pada masa jabatan 
pertamanya, Bush sering dituduh mengabaikan Timur Tengah.

Di balik semua ini, masih jelas terlihat perbedaan antara kedua pihak. 
Pertama-tama latar belakang dan watak mereka sungguh berbeda. Amerika ingin 
rakyatnya aman, karena itu tidak hanya di negeri sendiri, tetapi di seluruh 
dunia, Amerika berperang melawan terorisme. Bush beranggapan, adalah tugas 
sucinya untuk menyebarkan demokrasi ke seluruh dunia. Uni Eropa yang sibuk 
mengadakan perubahan di dalam diri sendiri, justru cenderung mempertahankan 
status quo dunia. 

Cara Amerika menangani masalah juga berbeda dari cara Eropa. Uni Eropa selalu 
mengandalkan dialog dan diplomasi, Amerika percaya pada kekuatan militer. 
Contoh terbaik adalah Suriah yang konon mendukung kalangan subversif di Irak. 
Selain itu Amerika dan Uni Eropa ingin supaya Damaskus menarik mundur 
pasukannya dari Libanon. Karena itu Washington menerapkan saksi ekonomi dan 
mengancam akan meningkatkan sanksi itu. Tetapi Uni Eropa justru menandatangani 
perjanjian perdagangan dengan Suriah.

Walau begitu, kedua adi daya, Amerika dan Uni Eropa, sepertinya saling cemburu 
tapi kagum melihat cara kerja masing-masing. Amerika ternyata berhasil 
melaksanakan pemilihan umum di Irak, memperkenalkan demokrasi di negeri itu. 
Uni Eropa di lain pihak juga menyebarkan pengaruh dan demokrasi ke 
negara-negara bekas tirai besi dan Uni Soviet dengan janji menjadi anggota Uni 
Eropa. 

Kalau saja kedua adi daya bisa menyatukan kekuatan mereka, akan bisa muncul 
cara yang lebih baik lagi. Tetapi hasil buruk juga bisa muncul. Terutama kalau 
cara mereka bertubrukan. Kebencian dari zaman perang Irak bisa kembali muncul, 
Bush bisa kehilangan kesabaran dan bertindak sendirian di luar PBB. Dan Eropa 
akan kembali jengkel menghadapi kesombongan Washington. 

Hubungan ini pasti akan teruji apabila Uni Eropa meneruskan rencana pencabutan 
embargo senjata terhadap Cina. Amerika cemas langkah ini bisa mengganggu 
perimbangan kekuatan Cina Taiwan. Dicemaskan Cina akan mampu untuk menyerbu 
Taiwan. 

Masalah lain adalah kasus Iran. Melalui tekanan diplomatik dan janji-janji 
ekonomi, Uni Eropa ingin meyakinkan Iran supaya menghentikan program senjata 
nuklirnya. Tapi, seperti diketahui, kesabaran Amerika Serikat tidak abadi. Dan 
menurut Bush, pemerintahnya sudah menyiapkan beberapa langkah menghadapi Iran.

Kini tinggal menunggu saja seberapa erat hubungan Amerika dengan Eropa. Yang 
penting keduanya bisa diuntungkan. Itulah sebabnya, Bush mengadakan perlawatan 
rujuk ini. Amerika Serikat melihat, walaupun adi kuasa tetapi tetap tidak mampu 
menyelesaikan masalah Irak. Dan untuk menyelesaikan konflik dengan Iran, 
Amerika masih membutuhkan Uni Eropa. Sementara Uni Eropa sadar betul bahwa 
sejak serangan di Madrid tahun lalu, mereka pun tidak aman terorisme Muslim. 
Dan dalam hal ini Uni Eropa membutuhkan bantuan Amerika Serikat.

Pada KTT dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Bratislava, Slovakia, kembali 
terlihat bagaimana Brussel dan Washington mengutamakan kepentingan 
masing-masing. Dalam pidato pelantikan untuk masa jabatan kedua, Bush berjanji 
akan bertindak tegas terhadap semua tiran di dunia. Awal pekan ini tampaknya 
Bush akan bersikap tegas terhadap rekan sejawatnya dari Rusia. Dalam pidatonya 
di Brussel, Presiden Amerika mendesak agar dilakukan reformasi di Rusia. 
Presiden Vladimir Putin disebut mengekang kebebasan pers, membatalkan pemilihan 
gubernur dan melanggar hak-hak manusia di Chechnya. Tapi pertemuan dua pemimpin 
di Bratislava berjalan cukup menyenangkan. 

Amerika Serikat membutuhkan Rusia untuk kepentingan sendiri. Dan karena itu 
tidak bisa mengganggu hubungannya dengan Moskow. Apabila Rusia meneruskan 
rencananya untuk menjual senjata kepada Suriah, maka senjata ini bisa jatuh ke 
tangan kalangan islam radikal, yang tentu saja sangat dicemaskan Washington. 
Juga bantuan Rusia untuk pusat tenaga nuklir di Iran tidak terlalu dikritik. 
Putin menegaskan Iran tidak memiliki senjata nuklir. Amerika terpaksa menerima 
hal ini, karena di waktu mendatang, Washington bisa memanfaatkan hubungan Rusia 
dengan Teheran. Uni Eropa pasti lega seusai pertemuan Bush dengan Putin. Karena 
sebagian besar pasokan energi di Eropa bergantung pada minyak Rusia.


* MAUKAH INDONESIA MENATA ULANG KAWASAN PESISIR


Dua bulan bencana tsunami berlalu, kini dunia internasional beramai-ramai 
menyusun konsep pembangunan kembali wilayah yang terkena bencana. Salah satu 
konsep yang dimunculkan adalah penataan ulang wilayah pesisir. Maukah Indonesia 
ikut melaksanakan tata ulang ini? Laporan Junito Drias dari Medan, Sumatera 
Utara.

Dalam pertemuan tingkat menteri lingkungan hidup sedunia di Nairobi, Kenya 
baru-baru ini, tercetus ide untuk mengembalikan wilayah pesisir sebagai daerah 
penghambat masuknya gelombang besar air laut ke darat. Pohon-pohon kelapa yang 
tinggi misalnya dianggap bisa menjadi faktor pengaman ketika terjadi tsunami. 
Ini terbukti di Bangladesh di mana laju air melambat ketika menerpa jajaran 
pohon kelapa tersebut. Selain itu warga pesisir banyak juga yang terselamatkan 
karena tersangkut pohon-pohon kelapa, ataupun menyelamatkan diri dengan 
memanjat pohon-pohon tinggi tersebut.

Tanaman air payau macam bakau yang biasa tumbuh di pesisir turut disebut-sebut 
sebagai tumbuhan yang dapat mencegah derasnya terpaan tsunami. Ini disebabkan 
akar tanaman Bakau sangat kuat sehingga tak mudah tercabut dan sifat tanamannya 
yang tumbuh secara rapat. Ahli-ahli lingkungan menyebut dengan adanya palang 
alami itu warga pesisir punya waktu lebih untuk menyelamatkan diri. Namun 
sayangnya di Indonesia hutan-hutan bakau seringkali dibabat dan digantikan 
dengan tambak-tambak udang. Maklum secara hitung-hitungan ekonomi tambak udang 
ini lebih menghasilkan. Di beberapa tempat hutan bakau malah berubah menjadi 
kawasan pemukiman. Menurut Erwin Perbatakusuma, seorang ahli lingkungan pada 
organisasi Conservation International, di propinsi Aceh, hutan Bakau yang biasa 
tumbuh di kawasan pantai ini semakin menyusut. Terlebih, tambah Erwin, di 
ibukota Banda Aceh hutan bakau makin sulit ditemui. 

Erwin Perbatakusuma: Seperti misalnya, dulu di sekitar propinsi Aceh, itu hutan 
bakaunya masih bagus. Sampai dari Barat, sampai Lhokseumawe itu bagus. Dan 
punahnya hutan bakau ini, karena apa? Karena ada kepentingan ekonomi sesaat 
juga, seperti kelapa sawit. Seperti misalnya tambak udang. Nah ini juga mungkin 
kelapa sawit akan menjadi persoalan nantinya.

Dengan tak adanya kawasan alam yang bersifat menghambat maka tak heran pula 
jika korban jiwa di Banda Aceh akibat bencana tsunami sangat tinggi. Ini 
ditambah lagi dengan kenyataan padatnya pemukiman penduduk di kawasan pesisir. 
Oleh karena itu UNEP, Program Lingkungan Hidup PBB dalam laporan penilaian awal 
bencana tsunami juga menyerukan agar kota-kota besar di pesisir melakukan 
relokasi pemukiman. Mereka menghimbau agar dalam rancangan baru pembangunan 
kota Banda Aceh, kawasan pemukiman itu tidak lagi diletakkan di tepi laut. 
Melainkan menjauh mengarah ke dataran tinggi dengan tata ruang yang 
mementingkan alur air. 

Sebenarnya tidak perlu jauh-jauh melihat pola pembangunan macam ini. Di pesisir 
barat Nias pola pembangunan seperti itu terjadi secara tidak sengaja. Bukan 
karena mereka mengerti tata ruang yang baik ataupun mempunyai pendidikan 
lingkungan. Tetapi lebih karena budaya pembangunan rumah yang mereka sudah 
terapkan secara turun temurun. Warga pesisir barat Nias terutama di kecamatan 
Mandrehe, banyak sekali hidup dalam pola tradisional bahkan cenderung 
terbelakang. Ini jelas menyulitkan bagi beberapa pihak yang ingin turun 
memberikan pertolongan karena ada kendala-kendala akibat jurang teknologi. 
Namun di sisi lain gaya hidup tradisional itu juga yang menyelamatkan mereka 
saat tsunami menghajar pesisir barat pulau Nias. 

Yang paling menonjol adalah tradisi warga Nias untuk beribadah setiap hari 
Minggu, apalagi kalau hari Natal. Tsunami terjadi pada tanggal 26 Desember yang 
merupakan hari Natal kedua. Tempat-tempat ibadah ini terletak di perbukitan. 
Sehingga saat air bah menerjang banyak warga yang terselematkan karena tengah 
beribadah. Selain itu secara tradisi warga Nias juga tidak membangun rumah 
mereka di kawasan pesisir. Melainkan membangun rumah di dataran tinggi. Kawasan 
pesisir merupakan tempat mencari nafkah mereka di mana terdapat kebun-kebun dan 
ladang-ladang ataupun sumber pencaharian lainnya seperti menangkap ikan. Karena 
saat itu hari Minggu dan Natal kedua, maka mayoritas warga sedang tidak 
bekerja, yang secara otomatis tidak berada di kawasan pesisir.

Kebun-kebun kelapa dan berbagai tanaman ladang itu juga pada akhirnya menjadi 
semacam sabuk hijau yang dapat menahan laju air. Ini berbeda dengan kawasan 
pesisir Sirombu Nias yang jauh lebih modern di mana terdapat kawasan padat 
pemukiman. Secara fisik kehancuran terberat dapat dilihat di wilayah itu akibat 
tidak adanya perlindungan alami macam hutan bakau ataupun kelapa di wilayah 
tersebut. Tapi dengan meletakkan kebun dan ladang di pesisir bukan tanpa 
resiko. Kini banyak warga pesisir barat Nias justru terancam kelaparan akibat 
tak berfungsinya sumber pencaharian mereka. Elisakti Halawa, koordinator pos 
bantuan kemanusiaan swadaya masyarakat di desa Orahilibadalu, cemas atas 
penghidupan para korban.

Elisakti Halawa: Ada  budaya di Nias itu, selalu memilih pegunungan untuk 
tempat kampung atau perkampungan. Sementara kalau di dataran rendah, itu 
menjadi areal pertanian, termasuk tepi-tepi pantai. Ini adalah mata pencaharian 
mereka. Artinya di sinilah mereka hidup melalui pertanian. Nah ketika badai 
tsunami datang, maka ini semua dihantam, mata pencaharian mereka, terutama 
seperti kelapa, kopra dengan coklat atau karet dan segala macam. Ini semua 
sudah hancur total. Nah, gimana kehidupan mereka berikutnya?

Namun repotnya ketika berbicara soal pembangunan maka di benak pemerintah itu 
artinya penghasilan ekonomi sebesar-besarnya. Maka tak heran kawasan pesisir 
Sumatera yang dulunya merupakan kawasan hutan lebat kini disulap menjadi kebun 
sawit ataupun tambak udang yang sebenarnya mengandung bahaya karena tak 
mempunyai fungsi perlindungan alami. Hutan lebat, kecuali ia bisa ditebang, 
dipandang tidak mempunyai nilai ekonomi. Padahal pelestarian hutan memiliki 
nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi dari segalanya. Yaitu ia bisa 
menyelamatkan ribuan hingga jutaan manusia. Jadi pilihannya mengejar keuntungan 
ekonomi sesaat atau keselamatan manusia jangka panjang. Kita nantikan saja 
pilihan pemerintah Jakarta.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke