--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 01 Maret 2005 15:30 UTC ** DEMONSTRASI MENENTANG HARGA BBM LANDA KOTA BESAR ** MALAYSIA MEMULAI "OPERASI TEGAS" ** KONFERENSI INTERNASIONAL BAHAS PEMBARUAN PALESTINA ** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: PERJANJIAN KERJASAMA ATOM RUSIA DAN IRAN SERTA DAMPAK EKONOMI BENCANA TSUNAMI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KAUM PEREMPUAN TOGO RINTIS DEMOKRATISASI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: REVOLUSI PINUS DI LIBANON UNTUK GULINGKAN PENGARUH SURIAH ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AMERIKA LATIN DIDOMINASI OLEH PRESIDEN-PRESIDEN KIRI ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PEMERINTAH HARUS PINTAR ALIHKAN DANA KOMPENSASI SUBSIDI BBM ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SBY KORBANKAN POPULARITAS LEWAT BBM * DEMONSTRASI MENENTANG HARGA BBM LANDA KOTA BESAR Demonstrasi mahasiswa menentang kenaikan harga BBM tersebar di beberapa kota di Indonesia. Menurut pemerintah kenaikan sebesar 29 persen itu dibutuhkan karena subsidi pemerintah terlalu membebani APBN. Di Jakarta, demonstrasi mahasiswa menuduh presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak memperhatikan nasib rakyat miskin. Di Makasar, beberapa jalan diblokir karena dipenuhi demonstran. Sementara unjuk rasa juga berlangsung di Medan dan Jambi. Demonstrasi kenaikan harga BBM tersebut merupakan ujian pertama bagi presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya demonstrasi serupa menentang penurunan harga juga pernah terjadi. * MALAYSIA MEMULAI "OPERASI TEGAS" Pemerintah Malaysia memulai Operasi Tegas yaitu aksi besar menciduk imigran gelap. Sejak pertengahan malam kemarin, polisi, pejabat imigrasi dan sukarelawan disibukkan dengan penangkapan para imigran ilegal tersebut. Pemerintah berjanji untuk menyapu bersih buruh gelap dari kota-kota besar, desa dan bahkan hutan sekalipun. Para imigran gelap itu akan dijebloskan ke penjara, diadili dan akhirnya diusir. Malaysia sebelumnya menunda operasi tersebut sebanyak dua kali menyusul desakan Indonesia dan Filipina. Kedua negara itu memiliki paling banyak imigran yang bekerja secara gelap di negeri jiran tersebut. Sekitar 400 ribu imigran secara sukarela hengkang dari Malaysia dalam beberapa bulan terakhir. Operasi Tegas itu mendapat kritik dari beberapa organisasi HAM yang sebelumnya berulang kali menyerukan agar pemerintah Malaysia menundanya. Organisasi HAM itu takut para imigran gelap itu mendapat siksaan di negara asalnya seperti misalnya di Birma. * KONFERENSI INTERNASIONAL BAHAS PEMBARUAN PALESTINA Konferensi internasional membahas pembaharuan otoritas Palestina dimulai London. Pembahasan itu tidak saja menyangkut pemberantasan korupsi melainkan juga tentang pembaruan demokrasi dan di dinas rahasia Palestina. Para menteri dalam negeri dari 23 negara akan mendesak presiden Mahmud Abbas untuk memberantas kelompok radikal yang menyerang Israel. Serangan bunuh diri Jumat pekan lalu, menutup kemungkinan untuk dimulainya proses perdamaian secara resmi. Presiden Mahmud Abbas berharap konferensi di London sebagai awal proses perdamaian nyata dan akan berakhir pada pembetukan negara Palestina. * PULUHAN TEWAS DI NEPAL Puluhan tewas menyusul pertempuran hebat antara militer dan gerombolan Maois di Nepal. Menurut militer, pihak Maois kehilangan 70 anggotanya dan empat militer tewas. Pertempuran itu sendiri terjadi di Nepal baratdaya, tepatnya di Bardiya perbatasan India. Pertempuran itu merupakan yang terbesar setelah Raja Gyanendra bulan lalu membubarkan kabinetnya. Para pemberontak di Nepal berjuang sejak 1996 dengan tuntutan pembubaran monarki dan pelaksanaan negara komunis. Perjuangan itu sampai saat ini menewaskan 11.000 orang. * PETUALANG AMERIKA MULAI PERJALANAN KELILING DUNIA Petualang Amerika Steve Fossett memulai perjalanan keliling dunianya dari Kansas. Dengan pesawat eksperimennya GlobalFlyer, Fossett berambisi terbang keliling dunia dalam waktu 60 hingga 80 jam. Fossett juga berharap memecahkan rekor sebagai manusia pertama yang menggunakan pesawat keliling dunia tanpa berhenti dan tanpa menambah bahan bakar. Petualang berusia 60 tahun itu, harus menunggu beberapa pekan menanti cuaca yang baik sebelum memulai perjalanannya. Tiga tahun lalu, ia memecahkan rekor sebagai orang pertama yang melakukan penerbangan solo dengan balon udara keliling dunia. * PAUS PAULUS II MEMBAIK PERLAHAN Pemimpin gereja Roma Katolik Paus Yohanes Paulus II secara perlahan namun pasti membaik dari operasi saluran pernafasan yang berlangsung pekan lalu. Pada hari kelima di rumah sakit Paus Yohanes Paulus II sudah mulai membaca. Akhir pekan lalu, Paus Yohanes Paulus II dilarikan ke rumah sakit, setelah mengalami kesulitan pernafasan. Di lehernya ia mendapat pipa untuk alat bantu nafas. Saat ini ini Paus Yohanes Paulus II juga menjalani terapi untuk memudahkan pernafasan dan berbicara. * UU ANTI TEROR BRITANIA RAIH PERSETUJUAN TIPIS Undang-undang anti Teror Britania yang baru meraih 272 suara setuju dibanding 219 yang melawan di majelis rendah. Lebih dari 100 anggota parlemen dari partai Buruh pimpinan perdana menteri Tony Blair justru menentang. Undang-undang baru itu memungkinkan seorang tersangka pelaku teror mendapat tahanan rumah tanpa dakwaan. Namun menteri dalam negeri Charles Clarke harus menetapkan klausal yang menetapkan tahanan rumah harus mendapat persetujuan hakim. Pemerintah Blair harus cepat dengan undang-undang anti teror itu karena undang-undang yang lama habis masa berlakunya dalam dua pekan lagi. Namun tampaknya Majelis Tinggi masih mempertimbangkan dan memakan waktu hingga beberapa bulan sebelum undang-undang baru itu diterapkan. * KORBAN SELAMAT GEMPA IRAN DITEMUKAN Korban selamat masih ditemukan kendati gempa berat di Iran Tenggara terjadi delapan hari lalu. Seorang laki-laki berusia 40 tahun ditemukan di bawah puing reruntuhan rumahnya di propinsi Kerman. Ia segera dilarikan ke rumah sakit. Menurut pemerintah korban gempa pekan lalu mencapai 612 tewas dan 1400 lainnya luka-luka. Gempa berkekuatan 6,4 skala richter itu melanda daerah pegunungan. * MENLU RICE TUNTUT TINDAKAN TEGAS TERHADAP MILITAN Menteri luar negeri Amerika Condoleezza Rice menuntut agar otoritas Palestina menindak tegas kelompok militannya. Namun secara bersamaan Rice juga mengajak masyarakat internasional membantu Palestina memerangi gerakan yang dapat menghambat proses perdamaian Israel dan Palestina. Menlu Rice menyatakan reaksinya setelah serangan di Tel Aviv pekan lalu. Serangan itu merupakan yang pertama sejak digelarnya perundingan damai antara perdana menteri Israel Ariel Sharon dan presiden Palestina Mahmud Abbas bulan lalu. * WARTAWATI PERANCIS YANG DISANDERA MINTA BANTUAN Wartawati Perancis yang disandera di Irak meminta bantuan melalui rekaman video. Wartawati Florence Aubenas menyatakan kondisi jasmani maupun rohaninya sangat buruk. Wartawati berusia 43 tahun itu bersama penterjemahnya disandera 5 Januari lalu ketika meninggalkan sebuah hotel di Baghdad. Dalam rekaman video itu Aubenas menyerukan agar anggota parlemen Didier Julia--penengah dalam kasus pembebasan dua wartawan Perancis sebelumnya--untuk menyelamatkannya. Tidak jelas kapan rekaman video itu wartawan Perancis itu dilakukan. * BERITA BURSA Lantai bursa Eropa dimulai dengan nada kurang bergairah. Indeks AEX dibuka dengan 0,2 persen lebih rendah yaitu pada titik 373 poin hal yang sama terjadi di lantai bursa Inggris. Di Paris kerugian dicapai sekitar 0,1 persen dan Frankfurt merugi dengan 0,3 persen. Di Tokyo, indeks Nikkei mencapai keuntungan dengan 39,33 poin atau 0,34 persen dan penutupan berada pada titik 11.780,53. C 1 = $ 1, 3202 sen * PERJANJIAN KERJASAMA ATOM RUSIA DAN IRAN SERTA DAMPAK EKONOMI BENCANA TSUNAMI Kendati menimbulkan amarah Amerika, Rusia dan Iran tetap menyepakati kerjasama perdagangan nuklir. Demikian analisa berita harian pagi de Volkskrant dan harian sore NRC Handelsblad. Perjanjian itu menguntungkan kedua belah pihak, kendati dikritik aktivis lingkungan hidup Rusia. Menurut juru bicara pusat kebijakan Lingkungan Rusia seperti ditulis de Volkskrant, perjanjian itu hanya memberi keuntungan buat Dewan Atom Rusia bukan untuk rakyat Rusia secara keseluruhan. Rusia akan terus dipenuhi oleh limbah atom, sementara tempat pembuangan di Rusia sudah tidak mencukupi lagi. Selain itu bagaimanapun mulusnya perjanjian Iran Rusia mungkin akan menimbulkan kekuasaan nuklir baru di Rusia Selatan. Dari masalah perjanjian nuklir kita beralih ke masalah pasca tsunami: Harian International Herald Tribune menulis, pemulihan yang pesat usai bencana tsunami membuat orang lupa soal pelajaran yang bisa dipetik dari musibah tersebut. Lebih dari dua bulan pasca tsunami, ingatan orang berangsur hilang. Ramalan bahwa tragedi Aceh membuka pintu bagi GAM untuk mewujudkan tujuannya serta membuka perpecahan dan melemahkan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhyono ternyata tidak terbukti benar. Sebaliknya, tsunami menyebabkan Indonesia memperoleh keringanan pembayaran utang. Selain itu janji bantuan untuk tsunami sampai sekitar 5 milyar bisa menyebabkan meningkatnya nilai mata uang rupiah. Demikian International Herald Tribune. Siapapun yang menyangka negara-negara Asia Tenggara akan mengalami kemunduran dari bencana tsunami adalah tidak benar. Contoh lain adalah Thailand. Bencana tsunami yang menewaskan 10 ribu orang di negara itu tidak membawa dampak yang terlampau buruk buat perekonomian Muangthai. Di bulan Januari saja, pasar bursa mulai meledak dan nilai tukar mata uang bath mulai menanjak. Kemenangan perdana menteri Thaksin Shinawatra dalam pemilu juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Optimisme juga diungkapkan presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya, pertumbuhan ekomoni Indonesia dapat mencapai lebih dari enam persen untuk jangka waktu lima tahun mendatang. Memang Asia tidak lepas dari bencana. Selain tsunami, orang kembali diingatkan pada penyebaran penyakit SARS dan flu burung. Dari semua bencana tersebut, International Herald Tribune menulis pelajaran yang paling penting adalah "pencegahan". Misalnya saja dengan memberi peringatan bencana alam dini. Namun tambah International Herald Tribune tidak mudah berharap dari pemerintah negara Asia untuk lebih mementingkan keamanan dan kesejahteraan rakyatnya dibanding mementingkan keamanan koceknya sendiri. Sementara itu harian Australia The Age menulis, bencana tsunami menghembuskan nafas baru bagi perundingan damai GAM dan pemerintah. Perundingan kedua di Finlandia pekan lalu menyatakan hasil tersebut membawa paradigma baru buat pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Janji-janji seperti otonomi yang lebih besar serta amnesti untuk anggota GAM merupakan tantangan bagi pemerintah untuk memenuhi janjinya tersebut. Demikan harian The Age dan demikian pula ulasan pers kali ini. * KAUM PEREMPUAN TOGO RINTIS DEMOKRATISASI Intro: Senin kemarin, para pemimpin negara-negara Afrika mengunjungi Togo dengan tujuan membantu negara ini keluar dari krisis politik. Sejak tutup usianya presiden Gnassingbe Eyadema yang memerintah Togo dengan tangan besi hampir selama 40 tahun, terjadi banyak perubahan di negeri itu. Banyak orang Togo kini berharap demokratisasi akan bisa dibangkitkan di negeri mereka. Laporan redaktur Afrika Pieternel Gruppen. Beberapa jam setelah ayahnya meninggal, Faure Gnassingbe diangkat sebagai presiden oleh kalangan tentara. Tetapi langsung terlihat rakyat dan dunia internasional tidak menerima peralihan kekuasaan seperti ini. Khususnya para pemimin Afrika segera mendesakkan perubahan. Ini jelas sesuatu yang baru, karena selama ini pemimpin Afrika selalu dituduh tidak mau membantu negara tetangga mereka. Tetapi baik Uni Afrika maupun Ecowas, yaitu masyarakat ekonomi negara-negara Afrika Barat, meningkatkan tekanan sambil mengumumkan sanksi terhadap Togo. Jum'at pekan lalu, Faure Gnassingbe memutuskan untuk mundur saja dan menyerahkan kekuasaannya. Tapi kekuasaan itu tidak diserahkan kepada ketua parlemen Fambare Ouattara Natchaba, seperti tertera dalam UUD Togo, melainkan kepada ketua parlemen baru Abass Bonfoh. Kami tidak bisa terima itu, demikian Adjamagbo Johnson, pemimpn gerakan perempuan bagi demokrasi GF2D. Adjamagbo Johnson: Gnassingbe memutuskan mundur karena tekanan masyarakat internasional dan juga karena desakan dalam negeri. Dengan menunjuk Abass Bonfoh mereka berharap masih bisa mengendalikan kekuasaan. Nyatanya anak presiden yang sudah meninggal masih berperilaku seolah-olah dirinya adalah presiden. Natchaba harus kembali. Natchaba yang berada di luar negeri tidak bisa kembali ke Togo karena tentara menutup semua perbatasan negeri itu. Tindakan tentara ini melanggar hukum, demikian gerakan perempuan Togo. Karena itu kaum perempuan Togo berdemonstrasi turun ke jalan di ibukota Lome. Demikian Adjamagbo Johnson. Adjamagbo Johnson: Ribuan perempuan berpakaian merah. Mereka membawa spanduk-spanduk dengan berbagai tulisan, seperti kami tidak ingin kudeta lagi di negeri ini. Gerakan perempuan justru ingin agar proses peralihan kekuasaan di Togo berlangsung sesuai dengan undang-undang dasar. Karena itu gerakan ini mengajukan ketua parlemen lama Fambare Ouattara Natchaba sebagai pejabat presiden, walaupun ia juga berperan penting semasa rezim diktator Eyadema. Undang-undang dasar Togo menetapkan dalam waktu dua bulan harus dilangsungkan pemilihan umum. Ini tugas berat setelah kekuasaan diktatorial yang begitu lama. Demikian Stephen Ellis dari Pusat Studi Afrika Universitas Leiden. Stephen Ellis: Tidak jelas bagaimana politisi atau anggota kabinet lainnya menyikapi perkembangan terakhir di Togo. Karena setiap orang sudah begitu lama hidup di bawah bayangan Eyadema, maka dibutuhkan waktu lama untuk menemukan kembali jati diri mereka, sehingga dapat mengambil sikap politik baru. Yang jelas harus dilangsungkan pemilu dalam waktu singkat. Itulah yang dituntut rakyat Togo dan masyarakat internasional saat ini. Mayoritas warga Togo sepakat dalam waktu dekat harus dilangsungkan pemilihan umum. Tetapi menurut pemimpin gerakan perempuan Adjamagbo Johnson, pemilu tersebut harus dilangsungkan dengan jujur: Adjamagbo Johnson: Semua warga Togo harus diberi kesempatan untuk mencalonkan diri. Selain itu harus ada jaminan bahwa pemilu akan dilangsungkan dengan bebas dan adil. Yang kami inginkan adalah PBB turun tangan untuk melaksanakan dan mengawasi pemilihan umum ini. Selain itu Uni Afrika harus diberi peran penting. Kami tidak ingin semua badan pemerintah di Togo dikutsertakan, itulah syarat utama bagi perdamaian. Masih diragukan apakah mungkin melangsungkan pemilu yang jujur dalam waktu dua bulan seperti yang ditetapkan undang-undang dasar. Hal itu hanya mungkin apabila masyarakat internasional turun tangan di Togo. * REVOLUSI PINUS DI LIBANON UNTUK GULINGKAN PENGARUH SURIAH Presiden Libanon yang pro-Suriah Emile Lahoud sibuk mencari perdana menteri baru dan kabinet baru. Senin lalu kabinet Libanon akhirnya mengundurkan diri atas desakan ribuan warga yang berdemonstrasi di pusat ibukota Beirut. Mereka menuntut Suriah keluar dari Libanon. Ulasan redaktur senior Timur Tengah Bertus Hendriks: Orang menamakannya revolusi pinus, sama seperti pohon-pohon cantik yang tumbuh di pegunungan Libanon dan merupakan simbol jati diri Libanon. Tentu saja revolusi pinus ini juga dibandingkan dengan revolusi merah muda di Georgia dan revolusi oranye di Ukraina. Yang pasti ketiganya punya satu kesamaan, kekuatan rakyat atau people power, yang artinya massa tetap berdemo sampai tujuan mereka tercapai, yaitu mundurnya pemerintah yang di mata rakyat dianggap tidak legitim. Larangan berdemo yang dikeluarkan pemerintah Libanon tidak ada gunanya lagi. Angkatan bersenjata tidak mau atau tidak berani menggunakan kekerasan. Bahkan banyak tentara yang membuka jalan bagi massa untuk masuk ke alun-alun syuhada di pusat ibukota Beirut. Inilah akhir pemerintah Libanon. Di Damaskus orang paham bahwa kombinasi kekuatan oposisi dalam negeri melawan kekuasaan Suriah di Libanon ditambah tekanan masyarakat internasional yang luar biasa terhadap Damaskus, tidak terhalang lagi. Tetapi oposisi menganggap pengunduran diri Perdana Menteri Omar Karami saja tidak cukup. Mereka juga menuntut pengunduran diri semua kepala dinas intelijen di Libanon. Pada akhirnya, tiba giliran Presiden Emile Lahoud yang juga dituntut untuk meletakkan jabatan. Masih tidak jelas apakah pihak oposisi saat ini juga telah menuntut pengunduran diri Lahoud. Tetapi front partai-partai oposisi ingin secepat mungkin dibentuk zaken kabinet yang tidak berpihak, dengan jumlah menteri yang terbatas dan dengan tiga tugas utama. Menyelidiki dalang pembunuhan mantan Perdana Menteri Rafik Hariri, mempersiapkan pemilihan umum jurdil dalam waktu dekat, dan berunding langsung dengan Suriah mengenai penarikan mundur tentaranya. Sementara itu pemerintah Damaskus menyatakan bersedia memenuhi permintaan tersebut. Walaupun Suriah tidak menyinggung penarikan mundur sesuai dengan resolusi PBB nomor 1559, September tahun lalu, melainkan sesuai dengan persetujuan Ta'if di tahun 1989. Persetujuan ini mengakhiri perang saudara di Libanon, dengan restu Liga Arab. Ketika merundingkan penarikan mundur dengan pemerintah baru Libanon, Suriah pasti akan mencoba sebanyak mungkin mengamankan pengaruhnya. Selain itu Suriah juga pasti akan memecah belah para penentang kehadirannya di Libanon, sambil mengerahkan sekutunya di negeri tetangga itu. Yang tidak boleh dilupakan adalah, warga Libanon yang berdemonstrasi itu merupakan perhimpunan yang tidak pernah terjadi sebelumnya, yaitu orang-orang Kristen, Druse dan Islam sunni dalam jumlah besar. Yang juga tidak kalah pentingnya adalah mereka yang tidak hadir. Khususnya orang-orang Syiah dan organisasi terbesar mereka, Hizbollah, sekutu Suriah. Kalau mau, Hizbollah sebenarnya bisa mengirim ribuan orang demonstran ke jalan. Pemimpin oposisi Druse, Walid Jumblatt, setelah menang Senin lalu, langsung berseru supaya para demonstran tenang. Ia juga menjelaskan bahwa walau pun sangat anti kehadiran Suriah di Libanon, tetapi Jumblatt tidak anti pada Suriah sendiri. Dengan kata lain, Jumblatt tidak ingin bergabung dalam front Amerika Israel dalam menghadapi Suriah. Inilah ruang gerak yang sebanyak mungkin akan dipakai Suriah untuk bisa mempertahankan pengaruhnya di Libanon. Selain itu juga masih harus diperhitungkan bahwa rezim Damaskus mengalami kekalahan besar yang dampaknya tidak hanya terbatas pada Suriah dan Libanon saja. Unjuk kekuatan rakyat Libanon ditayangkan oleh televisi masuk rumah orang-orang Arab. Pasti itu akan membawa dampak juga. Rakyat negara-negara Arab lain juga sudah muak dengan status quo. Sistem yang ada hanya menghasilkan pemerintahan otoriter dengan raja dan presiden seumur hidup. Cukup atau dalam bahasa Aranya kifaya. Kifaya kebetulan juga adalah nama gerakan protes di Mesir yang memaksa presiden Hosni Mubarak supaya mengizinkan calon presiden tandingan dalam pemilihan presiden Mesir mendatang. Revolusi pinus tampaknya juga akan bisa merubuhkan pohon-pohon lain. * AMERIKA LATIN DIDOMINASI OLEH PRESIDEN-PRESIDEN KIRI Selasa kemarin semua partai politik sayap kiri Amerika Latin tumpah ruah di Montevideo, menghadiri pelantikan tokoh sosialis Tavare Vazquez sebagai Presiden baru Uruguay. Suatu peristiwa yang unik, karena ini adalah untuk pertama kali dalam sejarah, Paraguay tidak lagi dipimpin oleh seorang presiden dari Colorado atau Blanco, dua partai konservatif yang berkuasa bergiliran. 'Karena dua partai ini sudah lama memimpin Uruguay, mereka menjadi semacam partai kesatuan, menyamar sebagai dua partai', demikian tandas Eduardo Galeano, penulis terkenal Uruguay. Berikut laporan koresponden Cees Zoon dari Montevideo Lima tahun lalu, dokter spesialis kanker Tavare Vazquez nyaris terpilih sebagai presiden. Mewakili apa yang disebut Front Luas, Vazquez menang putaran pertama pemilu. Tapi ketika dua partai konservatif Colorado dan Blanco memutuskan bekerja sama dalam putaran kedua. Akibatnya calon kiri Tavare Vazquez kalah dari apa yang disebut 'Colorado' Batlle. Sekarang Vazquez berhasil memanfaatkan kesempatan baru. Dalam putaran pertama ia meraih lebih 50% suara, sementara Frontnya yang merupakan gabungan lebih dari 20 partai dan organisasi kiri, meraih mayoritas mutlak, dalam parlemen maupun senat. Rakyat Uruguay jelas tidak menghendaki lagi partai-partai tradisional. Berarti mereka mengikuti contoh negara-negara Amerika Selatan yang didominasi kaum kiri. Di Brasil, Argentina, Cile, Venezuela, Ekuador dan sekarang juga Uruguay, presiden-presiden dan partai-partai kirilah yang kini berkuasa. Bahkan Bolivia bisa dibilang tergolong kelompok kiri. Memang benar bahwa Presiden Carlos Mesa bukan seorang tokoh sosialis, tapi ia mengambil beberapa tindakan khas kalangan kiri, seperti menasionalisasikan cadangan minyak dan gas. Ini bukanlah berarti bahwa pemikiran marxis mencengkeram benua tersebut. Presiden-presiden kiri mewakili semua lapisan sosialdemokrat. Ciri khas mereka adalah kecenderungan terhadap kapitisme yang lebih manusiawi. Presiden Cile Ricardo Lagos mungkin bisa dikatakan tokoh sosialis yang paling kapitalis. Mantan pemimpin serikat buruh yang kini menjabat Presiden Brasil, Lula da Silva dipuji Dana Moneter Internasional. Dan Presiden Argentina Nestor Kirchner berupaya keras memberi wajah sosial pada peronisme kanan yang dianut pendahulunya, yaitu Carlos Menem. Pemimpin paling kontroversial adalah Presiden Venezuela Hugo Chavez, yang suka dengan 'Revolusi Bolivia'-nya mengambil contoh dari Fidel Castro. Sementara Presiden Uruguay, Tavare Vazquez lebih suka menerapkan kebijakan lain yang menjadi ciri khas para pemimpin Amerika Latin. Itulah neoliberalisme yang secara ekonomis mendominasi di benua ini selama dasawarsa belakangan. Neoliberalisme ini sudah tidak dapat dipertahankan. Presiden-presiden kiri Amerika Latin menganggap pelantikan Vazquez sebagai langkah baru menuju penguburan neoliberalisme yang sangat mereka benci. * PEMERINTAH HARUS PINTAR ALIHKAN DANA KOMPENSASI SUBSIDI BBM Keputusan pemerintah menaikkan harga BBM menimbulkan gelombang protes masyarakat, terutama masyarakat menengah ke bawah. Menurut Sudarno Sumarto, direktur Institut Riset Smeru di Jakarta, pemerintah tidak punya banyak pilihan, karena subsidi BBM justru dinikmati orang kaya saja. Sekarang dana kompensasi harus diagihkan sebaik mungkin, sehingga benar-benar sampai pada rakyat kecil yang benar-benar membutuhkannya dan kalau mungkin mengurangi kemiskinan. Lebih lanjut berikut Sudarno Sumarto: Sudarno Sumarto [SS]: Secara internasional, harga minyak di Indonesia itu memang masih jauh di bawah negara-negara tetangga atau negara yang relatif sama secara ekonomi. Di Indonesia itu masih di bawah Brunai, Vietnam, Malaysia apalagi Singapura. Seperempatnya Singapura saja tidak ada. Ini fakta yang pertama. Dan harus diingat bahwa Indonesia sekarang itu bukan net-producer dari minyak, kita ini net-consumer. Jadi kita lebih benyak membeli daripada menjual. Dengan kebijakan seperti itu, apa sebenarnya melindungi atau membantu rakyat? Sebenarnya tidak ya. Dari fakta yang ada, data kami itu orang yang terkaya 10% pertama menerima subsidi hampir 400.000 rupiah per bulan. Sedangkan orang yang 10% termiskin di Indonesia itu hanya terima sekitar 72.000 rupiah. Jadi ini menyebabkan masalah. Dan akibatnya apa, karena harga minyak tanah itu under price akan terjadi inefisiensi penggunaannya dan sebagainya. Kemudian juga menimbulkan high cost economy dari segi polusi, kalau kita melihat jangka panjangnya. Dengan adanya subsidi itu Indonesia juga membiayai para smuggler. Ini orang-orang yang biasa membeli di sini kemudian diselundupkan ke negara tetangga karena harganya jauh lebih mahal. Atau di dalam negeri sendiri, itu mereka mencoba untuk mencampur dengan berbagai jenis minyak. Kenapa pemerintah harus menaikkan? Sebenarnya pemerintah itu tidak punya banyak pilihan saat ini. Karena kita harus membayar. Lebih dari 20% penerimaan negara itu dipakai untuk membayar utang, cicilan maupun bunganya. 40 sekian persen itu harus dialokasikan untuk dana lokasi umum dan alokasi khusus dan sebagainya. Sehingga biaya pembangunan itu hampir tidak ada lagi. Jadi yang ada itu hanya rutin saja untuk membayar gaji dan sebagainya. Alternatifnya tidak banyak. Karena alternatif pertama katakan kita mau, ya sudah ngempalng saja. Tidak usah membayar utang atau moratorium dan sebagainya. Itu juga ada resikonya. Karena nanti konsekuensi secara makronya besar dan sebaginya. Masalahnya ini kan pemerintah akan saving banyak sekali. Lah sekarang persoalannya uang itu harusnya bagaimana? Sekarang apakah ada komitmen yang besar dari pemerintah untuk merealokasikan. Saya tidak setujua dengan dana kompensasi, tapi merealokasikan. Supaya pengeluaran itu lebih kena sasaran begitu. Radio Nederland [RN]: Itu tadi pak 17,8 trilyun kompensasinya. Apakah ini bisa dirasakan oleh masyarakat dalam waktu dekat? Karena kalau tidak kan semakin hari semakin besar protesnya? SS: Betul. Ini ada persoalan time lag. Memang saya terus terang agak sedikit kecewa. Sebenarnya menurut saya, dalam teori itu harus dipersiapkan dulu segala sesuatunya. Yang namanya realokasi itu betul-betul sistimnya benar dulu. Target group-nya siapa? Memang saya setuju ini masalah pendidikan, kesehatan kemudian prasarana umum untuk rakyat miskin. Tapi kayaknya itu emmang kurang persiapannya. Sehingga pasti akan ada waktu yang cukup lama antara policy dengan bantuan itu akan sampai ke penerima. Pengalaman dari jaringan sosial waktu krisis dulu, itu untuk program implementasi itu sampai butuh enam bulan. Tantangannya adalah bagaimana apa yang dijanjikan sebesar 17,5 trilyun itu bisa dialokasikan? Pengeluaran rumah tangga itu mulai dari 20% pertama sampai 20% terakhir itu memang kenaikannya bersenjang. Semakin ke bawah mereka kehilangan kesejahteraan itu semakin besar antara 2% sampai 3% kalau tidak dikompensasi. Jadi kita bicara tentang sekitar ya... 200 ribuan sebulan per kepala rumah tangga untuk keluarga miskin. RN: Itu banyak ya pak ya? 200 ribu per bulan. SS: Untuk orang miskin besar, besar sekali. RN: Bagaimana mereka bisa mengkompensasi jumlah itu dalam waktu dekat ini? Dalam beberapa bulan mendatang? SS: Sebenarnya pemerintah sudah punya skenario-skenario. Karena Bappenas saya dengar mereka sudah mempersiapkan. Sebenarnya impelementasinya. Indonesia ini kan sudah desentralisasi. Jadi sebanrnya pemerintah pusat juga tidak bisa banyak berbuat. Dana ini nanti kita lokasikan per kabupaten. Padahal kabupaten kan punya manjemen sendiri. Harus kombinasi antara very simple clear targetting criteria. Bahwa uang ini akan diberikan kepada rumah tangga yang tidak bisa makan dua kali sehari, atau yang tidak bisa mengobatkan anaknya ketika sakit dan sebagainya. Itu aturan-aturan itu dari pusat disiapkan dahulu. Kemudian itu dikomunikasikan kepada seluruh khalayak, dan juga pejabat di tingkat lokal untuk diimplementasikan. Mereka bisa membuat penyesuaian. Karena masalah kemiskinan berbeda-beda dari satu daerah ke daerah lain. Demikian Sudarno Sumarto, direktur Institut Riset Smeru di Jakarta. * SBY KORBANKAN POPULARITAS LEWAT BBM Popularitas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menurun drastis gara-gara menaikan harga BBM. Terutama mahasiswa dan rakyat kecil, yang semasa pemilu mendukung SBY, sekarang turun ke jalan memprotes kebijakan tersebut. Menurut Ichlasul Amal, pakar politik dan mantan rektor Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, kalau dalam beberapa bulan mendatang dampak kenaikan bbm positif untuk ekonomi, maka nama SBY akan naik kembali. Kebiasaan rakyat yang cepat menyesuaikan diri dan enggan berdemo setelah beberapa minggu, menyulitkan DPR untuk menjegal presiden. Lebih lanjut berikut Ichlasul Amal: Ichlasul Amal [IA]: Kalau dalam jangka waktu singkat ya jelas popularitasnya akan sangat turun. Karena kita ketahui pendukung utama pak SBY itu kan dari rakyat kecil ya bawah. Dan kelihatannya semua sekarang complain mengenai kenaikan ini walaupun complainnya kepada pemerintah secara keseluruhan bukan kepadaa SBY saja. Tetapi sebagai seorang puncak yang menentukan kebijakan ya memang arahnya ke sana juga. Jangka panjangnya karena ini masih di awal tahun ya. Saya kira tidak terasa itu nanti. Nanti tergantung pada sisa empat tahun itu sejauh mana ekonomi bisa lebih membaik. Tapi kalau ekonomi tetap jelek begini terus ya jelas itu akan membawa pengaruh yang jelek kepada SBY. Karena ini masih awal-awal tahun kekuasaan pak SBY, masih panjang lah. Kalau dia masih bisa membuktikan memang dengan kenaikan BBM sekarang ini akan memperbaiki kondisi ekonomi rakyat miskin misalnya dan itu terbukti. Itu saya pikir baik saja. Nanti pada akhir kekuasaannya. Radio Nederland [RN]: Tetapi apakah ada kemungkinan sebegitu besarnya protes dari masyarakat bahwa dia itu akhirnya menyerah atau berapa besar kerugian yang bisa ditanggung beliau saat ini? IA: Saya pikir seperti biasa dalam kenaikan BBM dulu waktu kenaikan gas itu kan cukup besar juga tetapi biasanya rakyat yang protes ini ya lama-lama yah sudah hilang juga. Artinya mereka kemudian tidak secara terus menerus begitu ada adjustment-lah, penyesuaian terhadap harga-harga ini. Tetapi ini memang agak berbeda karena sebagian dari anggota DPR kan tidak setuju. Komisi keuangan APBN itu belum setuju walaupun dari anggota komisi itu hanya PDIP, PAN dan PKB yang tidak setuju. Sehingga sejauh mana komisi ini akan memberikan sanksi. DPR akan memberikan sanksi kepada pemerintah. Terutama karena dianggap apa yang dilakukan pemerintah ini melanggar peraturan perundang-undangan karena dia menaikkan sebelum ada keputusan dari komisi anggaran. Terutama sekali kalau perubahan kenaikan harga ini merubah perubahan anggaran. Kalau perubahan anggaran itu kan harus ada izin keputusan juga dari DPR ya. DPR nanti bisa menentukan sanksi. Cuma sanksinya apa tergantung kepada sejauh mana reaksi dari masyrakat. Protes masyarakat itu jangka panjang artinya secara terus menerus memang begitu. Tetapi kalau protes masyarakat ini mungkin berakhir setelah seminggu dua minggu ini, ya DPR pun tidak bisa terlalu banyak berbuat apa-apa ya. RN: Pak apakah ini merupakan suatu pilihan politik untuk pak SBY atau ada pilihan-pilihan lain? IA: Kelihatannya pilihan politik yang memang harus diambil tidak ada pilihan yang lain terutama juga bukan hanya kekurangan masalah APBN tetapi juga untuk merangsang investasi perusahan-perusahaan besar lah. Karena kalau dilihat ini beberapa orang berpendapat justru perusahaan-perusahaan besar ini yang dengan adanya kenaikan BBM mereka mempunyai alasan untuk bisa bersaing. Ada kebijakan pemerintah itu mengurangi pajak-pajak tertentu. Demikian Ichlasul Amal, pakar politik dan mantan rektor Universitas gajah Mada Yogyakarta. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
