---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 10 Maret 2005 13:50 UTC



** ACEH MASIH PERLU BANTUAN 

** ADB ADAKAN PERTEMUAN DI INDONESIA

** GEMPA DI PERTAMBANGAN  AFRIKA SELATAN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENGADILAN KHUSUS KEJAHATAN PERANG DI BOSNIA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: HINDARI KONFLIK KEPENTINGAN ADNAN BUYUNG 
NASUTION TOLAK DAMPINGI GARUDA

** DESK PUSAT PILKADA, AGENDA PEMERINTAH PUSAT PADA PEMILIHAN DAERAH



* ACEH MASIH PERLU BANTUAN 

Bantuan kemanusian berskala besar masih diperlukan di Aceh  setelah tanggal 26 
Maret, batas akhir bagi beberapa badan bantuan asing, demikian PBB. Selasa 
kemarin Jakarta meninjau kembali keberadaan badan-badan asing di Aceh untuk 
menetapkan  badan mana masih penting untuk rekonstruksi Aceh setelah tiga bulan 
pasca  bencana. Kantor PBB untuk Koordinasi Bantuan Kemanusiaan di Aceh 
menyatakan bahwa Aceh masih memerlukan banyak bantuan. Sekelompok pemberi 
bantuan internasional dan PBB bekerjasama dengan lembaga pemerintah di 
Aceh.Tetapi keberadaan mereka bersama pasukan asing di A ceh merupakan masalah 
peka bagi  pemerintah Indonesia yang menghadapi pemberontakan selama tiga 
dasawarsa. Jakarta menyatakan semua  tentara asing yang terlibat operasi 
kemanusian harus  keluar Aceh pada tanggal 26 Maret.


* ADB ADAKAN PERTEMUAN DI INDONESIA

Bulan depan Bank Pembangunan Asia (ADB) dan pengawas korupsi Transparancy 
International akan mengadakan pertemuan di Indonesia dalam upaya menghindari 
penyimpangan dana rekonstruksi Aceh. ADB  telah menetapkan dana 600-juta-dolar 
sebagai bantuan kepada kepada negara-negara Asia yang tertimpa tsunami Desember 
lalu. Tranparency Internasional telah menetapkan Indonesia sebagai negera 
terkorup di dunia. ADB telah menetapkan suatu mekanisme untuk mencegah 
penyelewengan dana bantuan Tsunami.


* GEMPA DI PERTAMBANGAN  AFRIKA SELATAN

Para petugas di Afrika Selatan menyelamatkan sekitar empatpuluh buruh tambang 
yang terjebak dalam pertambangan setelah terjadinya  gempa bumi. Salah satu 
korban ditemukan tewas.  Para pekerja ditemukan 2400 meter dibawah permukaan 
tanah dan tak dapat keluar karena  jalan keluar terhalang.  Gempa yang 
berkekuatan 5 pada skala Richter menerpa Stilfontein yang terletak sekitar 160 
kilometer di selatan Johannesburg.   Saat kejadian sekitar tigaribu orang 
berada dalam pertambangan dan sebagian besar dapat menyelamatkan diri tanpa 
cidera.  Lebih dari duapuluh orang buruh tambang mengalami cidera.


* AMERIKA SERIKAT TARIK DIRI DARI KONVENSI JENEWA

Amerika Serikat menarik diri dari sebagian Konvensi Jenewa. Dengan demikian 
Kehakiman Amerika tak terikat dengan ketentuan internasional di mana orang 
asing yang terpidana mati di Amerika Serikat berhak menghubungi kedutaan 
mereka. Menurut harian The Washington Post Menteri Luar Negeri Condoleezza Rice 
telah menulis surat mengenai langkah Amerika ini kepada PBB. Dengan mengabaikan 
sebagian Konvensi Jenewa, Makamah Internasional Den Haag tidak dapat lagi 
mencampuri proses terpidana mati orang asing di Amerika Serikat. Tahun lalu 
Washington harus meninjau kembali vonis hukuman mati bagi 51 warga Mexiko. 
Sebelumnya Amerika Serikat telah menarik diri dari ketetapan Konvensi Jenewa 
bagi tawanan Afganistan yang selama bertahun-tahun ditahan tanpa tuduhan di 
Guantanamo Bay, Kuba.


* MASKAPAI PENERBANGAN JEPANG UMUMKAN PHK 

Dalam tiga tahun mendatang maspakai penerbangan Jepang JAL akan mem-PHK  
sekitar enam ribu karyawannya. Ini lebih besar dari yang diumumkan sebelumnya. 
Selanjutnya maskapai penerbangan terbesar di Asia ini akan mendapat direktur 
baru yang bertugas meningkatkan laba perusahaan melalui penghematan lebih 
lanjut. Untuk pertama kali setelah waktu yang lama JAL kembali mengumumkan 
memperoleh keuntungan. Menurut perusahaan, pasar dunia penerbangan kembali 
marak setelah setelah penurunan jumlah penumpang akibat perang Irak dan wabah 
SARS Asia tahun 2003.


* NEPAL BEBASKAN TAHANAN POLITIK 

Delapan pemimpin politik Nepal yang ditahan bulan lalu setelah Raja Gyanendra 
mengambilalih kekuasaan dan menyatakan keadaan darurat, telah dilepaskan.
Pemebasan mereka terjadi beberapa hari setelah Menteri Luar Negeri Nepal, 
Ramesh Nath Pandey, mengadakan pembicaraan dengan rekannya dari India. Dalam 
perundingan itu Menlu Pandey menjamin New Delhi bahwa raja Gyanenda berencana 
menarik kembali tindakan darurat yang telah diberlakukannya. Kalangan partai 
politik Nepal menyatakan para pemimpin mereka masih berada dalam tahanan rumah 
dan ratusan lainnya berada dalam tahanan. Pejabat resmi tidak memberikan angka 
berepa jumlah orang yang ditahan.


* PRESIDEN PAKISTAN KUNJUNGI INDIA

Pakistan menyatakan telah mengundang Presiden Pervez Musharraf menonton 
pertandingan kriket antara regu nasional kedua negara yang selalu bersaing 
berat. Ini menandakan prospek baik bagi kelanjutan proses perdamaian kedua 
negara. Jika Musharraf menerima undangan ini, maka akan merupakan  kunjungannya 
 pertama ke India setelah kegagalan KTT antara kedua negara di kota Agra, India 
Utara pada tahun 2001.


* PEMIMPIN HONGKONG TUNG CHEE HWA MUNDUR 

Pemimpin Hongkong, pengusaha Tung Chee-hwa, mengundurkan diri karena alasan 
kesehatan. Demikian dilaporkan dari Hongkong. Minggu lalu sudah tersebar berita 
bahwa Tung akan mengundurkan diri, tetapi untuk itu pemerintah Beijing masih 
harus menyetujuinya dulu. Sejak Britania Raya keluar dari koloni tersebut, 
Hongkong mendapat otonomi besar, tetapi pemerintahnya tetap ditunjuk Beijing. 
Kritisi menggangap kepergian Tung sebagai upaya Cina untuk memperkuat 
cengkeramannya  pada Hongkong. Kalangan demokrat mengakui Tung sedikit 
melakukan upaya reformasi, sementara presiden Cina Hu Jintau merasa tidak puas 
atas kebijakan ekonomi Hongkong. Dipastikan penggantinya adalah orang kedua 
Hongkong, Donald Tsang.


* BERITA BURSA

Bursa-bursa saham di Eropa dibuka negatif hari ini. Ini akibat meningkatnya 
nilai mata uang euro terhadap dolar, harga minyak yang tinggi dan kecemasan 
terhadap meningkatnya  suku bunga. Indeks AEX di Amsterdam turun 0,6% dibuka 
pada titik 374,01 poin. Satu euro bernilai 1,3430 dolar sen. Juga bursa-bursa 
saham di Asia ditutup negatif. Indeks Nikkei di Tokyo misalnya turun 0,85% 
ditutup pada titik 11.864,91 poin.


* TOPIK ULASAN PERS: KEMATIAN MASKHADOV
MEMPERKECIL KESEMPATAN PERDAMAIAN DAN BATAS WAKTU 26 MARET BAGI ACEH SUDAH 
MAKIN DEKAT

KEMATIAN MASKHADOV
MEMPERKECIL KESEMPATAN PERDAMAIAN DAN BATAS WAKTU 26 MARET BAGI ACEH SUDAH 
MAKIN DEKAT

Pemberontak Chechnya telah bersumpah akan terus melanjutkan perang melawan 
Rusia setelah kematian pemimpin mereka Aslan Maskhadov. Baik Rusia maupun 
kalangan pemberontak khawatir kekerasan akan meningkat. Demikian tulis harian 
Trouw. Di Rusia sebenarnya ada kalangan yang gembira atas kematian Aslan 
Maskhadov, tetapi yang lain merasa skeptis. Akhir peperangan akan semakin jauh. 
Di saat yang sama  pemberontak Chechnya bersumpah melanjutkan peperangan 
melawan Rusia dengan kekuatan baru.   

Banyak pihak khawatir kesempatan bagi perdamaian di Chechnya akan semakin 
kecil. Ketimbang mendengarkan argumen lemah Kremlin mengenai tidak perlunya 
perundingan dengan Maskhadov, sekarang hanya dapat ditarik satu kesimpulan 'Tak 
ada seorangpun untuk melakukan perundingan.'"demikian koran Rusia Izvestija.
  
Dalam situs web mereka Kavkaz -Center para pemberontak menyatakan akan 
melanjutkan perang. 'Kematian Maskhadov merupakan awal lembaran baru sejarah 
modern konfrontasi militer Rusia-Chechnya. Sekarang tidak ada tempat bagi 
perundingan dan penghentian peperangan. Demikian situs web tadi.

Koran liberal Kommersant justru menakutkan adanya peningkatan teror. Besar 
kemungkinan peran Maskhadov akan diambil alih oleh Shamil Basayev atau Doku 
Umarov, menurut Kommersant. Maskhadov selalu menyatakan ingin merundingkan 
perdamaian. Sedangkan pemimpin lainnya dikenal tanpa kompromi dan mengambil 
pendekatan agesif'. 

Kita beralih ke topik berikutnya. Pemerintah RI menyusun rencana baru mengusir 
organisasi-organisasi amal yang dianggap tidak berbuat banyak bagi pembangunan 
kembali Aceh. Demikian tulis harian The Wall Street Journal. Propinsi ini 
paling dilanda gempa dan tsunami 26 Desember lalu ketimbang kawasan bencana 
lain di Asia. Sedikitnya 200 ribu dari 4,2 juta penduduknya tewas. Melihat 
luasnya dampak bencana, pemerintah RI terpaksa mencabut larangan terhadap warga 
asing untuk berkunjung ke Aceh. 

Selasa lalu pemerintah mengumumkan akan meninjau kembali keberadaan 
organisasi-organisasi kemanusiaan di propinsi tersebut. Setelah itu bisa 
ditetapkan di sektor mana saja Indonesia masih tetap membutuhkan bantuan dari 
mereka, dan di mana bisa mengambil alih beberapa tugas. Menurut rencana 
tersebut, mulai 26 Maret mendatang status kegiatan di Aceh berubah dari bantuan 
darurat menjadi pembangunan kembali. Demikian The Wall Street Journal. 

Sementara itu ratusan ribuan orang Aceh ditampung di kamp-kamp sementara karena 
rumah mereka hancur. Pemerintah menanggap mereka sebagai orang terlantar, bukan 
pengungsi, karena mereka tinggal di negeri sendiri. Istilah pengungsi lebih 
tepat bagi orang yang terpaksa tinggal di luar tanah air mereka. Harian Sydney 
Morning Herald melaporkan salah satu organisasi yang diijinkan tinggal di Aceh 
setelah batas waktu 26 Maret adalah Organisasi Urusan Pengungsi PBB UNHCR. 
UNHCR senang dengan keputusan Jakarta, tapi belum jelas apakah batas waktu 26 
Maret akan berdampak terhadap kegiatan mereka. 

Demikian Sydney Morning Herald, dan demikian pula ulasan pers kali ini.


* PENGADILAN KHUSUS KEJAHATAN PERANG DI BOSNIA

Di Sarajevo, ibukota Bosnia Herzegowina, hari Rabu kemarin diresmikan 
pengadilan khusus yang bertugas mengadili kejahatan perang. Sekitar 800 
terdakwa akan diseret ke pengadilan ini, mereka berasal dari seluruh bekas 
Yugoslavia. Mereka yang sudah diseret ke Tribunal Yugoslavia di Den Haag, 
Belanda, juga akan diadili oleh pengadilan khusus ini. Pengadilan khusus di 
Sarajevo ini disambut dengan harapan besar oleh khalayak umum yang pada kecewa 
dengan Tribunal Yugoslavia, ulasan redaktur hukum internasional Sebastiaan 
Gottlieb.

Selama satu setengah tahun gedung pengadilan ini dipugar rapih, sekitar 20 juta 
euro dikeluarkan untuk menyulap bangunan yang dulu dimanfaatkan untuk tahanan 
perang, menjadi gedung berstandar internasional. Tidak kalah canggihnya dengan 
gedung tribunal Yugoslavia di Den Haag. Perlengkapan video digital untuk 
memutar bukti kejahatan perang serta lift untuk membawa paar terdakwa dari sel 
tahanan ke ruang sidang melengkapi citra internasionalnya.

Wakil tertinggi masyarakat internasional di Bosnia Herzegowina, Paddy Ashdown, 
memiliki harapan yang muluk ihwal peran pengadilan khusus ini di Sarajevo. "Ini 
adalah langkah penting menuju kemerdekaan, dengan memperlihatkan kepada dunia 
luar Bosnia bisa mengadili penjahat perangnya, kejahatan perang yang terjadi di 
Bosnia bisa diadili di negara ini juga. Tidak perlu dibawa ke Tribunal 
Yugoslavia di Den Haag lagi".

Persiapannya meminta waktu 10 tahun setelah perang saudara berakhir. Bukan saja 
gedung pengadilan yang memadai, namun juga sumber daya manusianya harus 
digembleng sesuai dengan standar internasional. Inilah persyaratan dunia 
internasional untuk pengadilan yang jurdil bagi ratusan terdakwa yang dituduh 
pelbagai pengadilan biasa di Bosnia, telah melakukan kejahatan perang. Lima tim 
jaksa penuntut sudah siap di Bosnia untuk mengemban tugas ini.

Pengadilan khusus ini bersama pengadilan di Beograd dan Zagreb juga akan 
mengadili sebagian para terdakwa di Den Haag, karena Tibunal Yugoslavia di kota 
ini akan dibubarkan pada tahun 2010. Jaksa penuntut utama di Den Haag, Carla 
del Ponte sudah menyusun daftar 18 terdakwa yang akan dialihkan ke 
pengadilan-pengadilan lokal di bekas Yugoslavia. Tribunal Yugoslavia yang 
didirikan PBB di Den Haag akan memfokus pada pejahat-penjahat kejahatan perang 
kelas kakap. 

Citra berbagai pengadilan lokal di bekas Yugoslvaia jelek sekali. Beberapa 
kasus yang diproses di sana mendapat kritik pedas berbagai lembaga HAM, 
misalnya Amnesty International atau Intsitute for War and Peace IWPR. 
Pengadilan di Banja Luka bulan lalu memvonis bebas 11 mantan anggota polisi 
yang dituduh terlibat pembunuhan pastor Katolik Tosmislav Matanovic serta orang 
tuanya. LSM Komite Helsinki menyatakan aneh sekali, bukti yang diajukan sangat 
lemah.

Ketua Tribunal Yugoslavia Theodor Meron menyebut peresmian pengadilan khusus di 
Sarajevo sumbangan penting untuk perkembangan pengadilan mandiri di bekas 
Yugoslavia. Ini adalah faktor utama dalam proses rujuk antara berbagai kelompok 
masyarakat dan ganti rugi bagi keluarga para korban .Pengadilan khusus di 
Sarajewo ini membutuhkan dukungan kuat pemerintah Bosnia Herzegovina dan 
masyarakat internasional. Pengadilan khusus ini harus membuktikan bahwa paar 
penjahat perang mendapat hukumannya sesuai dengan hukum internasional dan hak 
asasi manusia.


* GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL:
SPANYOL MEMPERINGATI SETAHUN BOM MADRID

SPANYOL MEMPERINGATI SETAHUN BOM MADRID

Penduduk ibukota Spanyol Madrid tidak melupakan malapetaka 11 Maret tahun lalu, 
namun peringatan serangan bom oleh aktivis Muslim radikal ini akan bersifat 
sederhana. "Kami mendambakan hari memperingati kesedihan dan luka", demikian 
organisasi korban terorisme. Peringatan resmi dianggap terlalu berbau politik, 
itulah sebabnya mereka mengadakan peringatan di rumah, bagi mereka yang tidak 
memiliki suara lagi. Laporan redaktur Nicky Jansen.

Media Spanyol memuat berbagai laporan bom Madird yang meledak tahun lalu dan 
meminta korban 192 orang tewas. Sejak Partido Popular yang berkuasa saat itu 
menyalahkan kelompok separatis Baskia ETA, maka mulailah campur tangan politik. 
Waktu bergulir terus dan ternyata bukan ETA namun kelompok radikal Islamlah 
yang menjadi biang keladinya. Tiga hari kemudian partai oposisi sosialis PSOE 
memenangkan pemilu, PP dihukum pemilih karena terlalu gegabah. Sejak itu suara 
paar korban dibungkam oleh para politisi yang bergembar-genbor mencari 
keuntungan sendiri. Demikian pendapat penduduk Madrid.

Pansus parlemen Spanyol juga menyelidiki kasus serangan bom Madrid pada 11 
Maret 2004. Semua partai dalam parlemen Spanyol setuju kebijakan pemerintah, 
kecuali Partido Popular, yang beralasan, penyeldikannya belum tuntas, para 
tersangka belum ditahan dan masih banyak hal yang belum jelas. Pemerintah 
mengusulkan 136 praturan untuk memperbaiki situasi keamanan dan membantu para 
korban.

Sementara itu, orang Spanyol sudah bosan dengan saling tarik menarik pihak 
politisi. Mereka bersedia memperingati kejadian tragis ini namun tanpa campur 
tangan politik. Pemerintah Spanyol sudah menyatakan 11 Maret sebagai hari 
berkabung nasional. Namun belum jelas bagaimana hari ini akan diisi. Organisasi 
korban pemboman menolak berperan serta, mereka bungkam seribu bahasa, dan akan 
berkabung di lingkungan sendiri. "Saya ingin menegaskan bahwa kami adalah 
organisasi yang mewakili para korban", demikian kilah ketuanya Pilar Majon. 
"Organisasi ini bersifat majemuk, dengan anggota segala lapisan rakyat Spanyol. 
Mereka menganut berbagai aliran politik". Demikian Pilar Manjon, yang 
melanjutkan perekat antara mereka adalah pengalaman dan kepedihan setelah 
serangan dengan 10 bom,di sebuah stasiun kereta api Madrid, hal ini mengubah 
hidup mereka total.

11 maret 2005 adalah hari berkabung bagi Spanyol. Raja Juan Carlos dan Perdana 
Menteri Jose Louis Zapatero mengunjungi taman Retiro di Madrid. Di taman ini 
sedang ditaman hutan dengan 192 pohon, satu pohon untuk setiap korban pemboman 
tahun lalu. Organisasi yang menyebut dirinya klub independen Madrid meminta 
rakyat turun ke jalan berbicara dengan orang lain, demi memperingati  para 
korban terorisme di manapun di duna ini.


* HINDARI KONFLIK KEPENTINGAN ADNAN BUYUNG NASUTION TOLAK DAMPINGI GARUDA

Intro: Maskapai penerbangan Indonesia Garuda berada dalam posisi sulit setelah 
paling sedikit tiga orang stafnya, termasuk presiden direktur Indra Setiawan, 
dikait-kaitkan dengan pembunuhan aktivis hak-hak azasi manusia Munir. Minggu 
depan tampaknya polisi akan menginterogasi dua orang karyawan Garuda lagi, dan 
salah satunya bisa-bisa akan menjadi terdakwa. Dalam keadaan serba sulit ini 
tidaklah mengherankan kalau Garuda meminta kesediaan pengacara Dr. Adnan Buyung 
Nasution mendampinginya. Tetapi pengacara terkenal yang sudah lama mendampingi 
Garuda itu ternyata menolak. Kenapa demikian? Berikut penjelasan Dr. Adnan 
Buyung Nasution kepada Radio Nederland.

Adnan Buyung Nasution: Betul, jadi Abang diminta untuk membela Garuda, 
khususnya dirut, presiden direktur Garuda si Indra. Tapi, Abang telah 
menyatakan menolak permintaan tersebut. Pertama, ada conflict of interest. 
Karena Abang selama ini sudah secara langsung dan tidak langsung memberikan 
nasehat-nasehat, bimbingan pada teman-teman yang memperjuangkan supaya kasus 
kematian Munir yang misterus itu dibongkar tuntas. Yah, Abang sudah committed, 
dan terlibat. Bahkan secara publik sudah menyatakan waktu menerima jenazah di 
Malang, bahwa kasus Munir itu adalah satu aib buat kita semua, berbahaya bagi 
masyarakat, bangsa dan negara. Jadi harus dibongkar tuntas. 

Jadi ucapan-ucapan Abang ini merupakan keberpihakan Abang dalam hal Munir. 
Kalau begitu nggak mungkin Abang bisa membela Garuda. Yah, conflict of interest 
namanya. Kalau Abang yang menuntut, Abang yang membela 'kan nggak mungkin, itu 
dua kaki itu.

Kedua adalah bahwa Abang juga memiliki kedekatan emosional sama Munir, yah. 
Sehingga tidak mungkin Abang bisa objektif lagi dalam membela persoalan Garuda 
ini. Karena bagaimana juga Munir 'kan anak buah Abang, yang Abang besarkan. 
Abang yang ambil dia dari Malang, Abang yang bawa dia setelah tahun 1993, 
setelah Abang dari Belanda membawa dia ke Jakarta. Dia besar di LBH, alma 
maternya yang pertama kan LBH. Jadi LBH Malang, ke LBH Surabaya, lalu ke LBH di 
Jakarta, di bawah bimbingan Abang.

Bahwa ia suatu saat memang pernah berbeda, bersimpang jalan sama Abang, dan itu 
pergulatan yang heboh di tanah air, di LBH khususnya, itu nggak mengurangi 
respek Abang pada dia. Apalagi ternyata belakangan sebelum dia meninggal dia 
datang pada Abang minta maaf. Bahkan ulang tahun Abang diapun datang dan 
pidato, melalui video. Jadi Abang sudah ikhlaskan dia sebagai seorang anak 
didik, orang yang Abang besarkan, yang punya sifat-sifat satria, gentleman, ya. 
Kalau dia merasa bersalah dia tidaksegan-segan minta maaf langsung. Ya, dan itu 
juga jiwa besar dia.

Ketiga, kita harus sadar bahwa pembela yang baik itu, kalau dia sadar bahwa dia 
tidak dalam posisi bisa membela dengan baik, dengan sepenuh hati pada kliennya, 
dari pada serba tanggung, dia harus jujur pada kliennya. Nah, itu yang Abang 
lakukan, jujur secara intelektual, jujur secara hati nurani pada Garuda. 
Meskipun, nah ini perlu diketahui, kantor Abang sudah 10 tahun lebih dijadikan 
lawyer tetap, business lawyer yah, professional lawyer untuk masalah-masalah 
bisnis dari Garuda.

Tapi untuk kasus Munir ini Abang melihatnya lain, dan sebab itu Abang juga 
mengatakan Abang terpaksa harus mengundurkan diri dalam kasus Munir. Tidak 
mewakili dan membela dirut Garuda. 

Kembali Abang tegaskan bahwa pada tahap sekarang ini, Abang menasehati 
teman-teman yang duduk di dalam tim pencari fakta maupun di fihak kepolisian 
dan sebagainya, yang melakukan penyidikan, supaya tetap bersikap rasional. 
Bekerja berdasarkan fakta, fakta yuridis. Jangan sampai kita terpengaruh atau 
terbawa ya kepada arus kecurigaan demi kecurigaan, sehingga seolah-olah memang 
ada konspirasi.

Gejalanya mengarah ke sana, ada konspirasi, tidak bisa pembunuhan oleh satu 
orang saja. Perbuatan pasti ada rangkaiannya.

Demikian Dr. Adnan Buyung Nasution.


* DESK PUSAT PILKADA, AGENDA PEMERINTAH PUSAT PADA PEMILIHAN DAERAH

Intro: Pemerintah bersikeras menyelenggarakan pemilihan kepala daerah langsung 
atau Pilkada Juni mendatang. Melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri, pemerintah 
sudah  membentuk Desk Pusat Pilkada untuk mensukseskan penyelenggaraan Pilkada 
di 226 daerah. Menurut pemerintah pembentukan desk itu bertujuan agar Pilkada 
sukses tanpa persoalan yang mengganggu stabilitas pemerintahan pusat. Namun 
penyelenggara pemilihan daerah memprotes desk pusat pilkada tersebut. Mereka 
menduga pusat berniat ingin mencampuri peta perpolitikan di daerah. Benarkah 
demikian? Ikuti laporan Kantor Berita 68H yang disampaikan Ayu Purwaningsih

Para penyelenggara pemilihan daerah beranggapan pembentukan Desk Pusat Pilkada 
merupakan cara pusat bercampur tangan dalam Pilkada. Ketua Komisi Pemilihan 
Daerah Yogyakarta Suparman Marzuki khawatir besarnya kewenangan Desk Pusat 
Pilkada membuat peran mereka tumpang tindih. 

Suparman Marzuki: Salah satu tugas desk yang strategis itu kan sosialisasi. 
Bagi kita sosialisasi itu bisa dimanipulir sebenarnya. Maksud saya begini, bisa 
jadi tuh terselubung. Mempromosikan orang tertentu. Dari sudut yang lain: kalau 
mereka terlibat di dalamnya bisa kita asumsikan bahwa calon pemerintah tingkat  
gubernur - tingkat bupati, bukan tidak mungkin dalam kerangka apa yang sudah 
dirancang pemerintah sekarang. Artinya kan obyektivitas dari demokrasi menjadi 
berkurang. 

Karena itu Suparman Marzuki menilai Desk Pusat Pilkada tidak dibutuhkan. 
Baginya pembentukan lembaga ini hanya menunjukan ketidaksiapan pemerintah 
menyelengarakan Pilkada. Sebenarnya Pilkada Juni mendatang juga sulit 
dipaksakan karena Undang-undang dan dana pelaksanaannya masih belum jelas. 

Pendapat serupa disampaikan Direktur Pusat Reformasi Pemilu Cetro Hadar Gumaay. 
Menurut dia pembentukan Desk Pusat Pilkada akan membuat Pilkada tidak 
demokratis. Lebih dari itu menurut Hadar, Desk Pusat Pilkada melanggar 
undang-undang pemilihan kepala daerah langsung, karena mengambil alih peran 
KPUD dan Panitia Pengawas Pemilu. Cetro tengah mengajukan judicial review 
kepada Mahkamah Agung agar Desk Pusat Pilkada dibubarkan saja.  

Hadar Gumaay: Sub badan baru menjadi pemborosan dari hal dana. Yang paling 
serius menurut saya menempatkan pemerintah menjadi..saya pakai istilah... 
pemain utama dalam pemilihan kepala daerah. Hal itu tidak semetinya demikian. 
Kenapa? Karena ancamannya adalah suatu pemilihan yang demokratik menjadi 
terancam. Karena dengan peran yang emnjadi aktor utama, perannya itu terlalu 
jauh.

Selain mengganggu kebutuhan dana pelaksanaan Pilkada, menurut Cetro Desk Pusat 
Pilkada menghapus kemandirian penyelenggara Pilkada. Apalagi sejumlah daerah 
masih belum siap dana dan cara penyelenggaraan Pilkada. 

Nada miring terhadap pembentukan Desk Pusat Pilkada ditepis Departemen Dalam 
Negeri. Simak penuturan Juru Bicara Depdagri Ujang Sudirman.

Ujang Sudirman: Sangat tidak mungkin. Karena persoalannya sekarang di mana 
letak Depdagri bisa intervensi? Pencalonan itu sesuai undang-undang berada pada 
parpol. Atau gabungan partai politik. Di mana kita bisa intervensi? Dari aspek 
itu? Dia aspek penyelenggaraan itu KPUD. Aturan dari bawah juga dibikin KPUD. 
Kapan menyelenggarakan juga KPUD. Kapan dia mulai menyelenggarakan Pilkada itu 
juga KPUD. Depdagri tidak ikut di situ, hari apa bulan apa dan 
seterusnya...hanya kita mengingatkan bahwa pada bulan Juni sesuai undang-undang 
dilaksanakan Pilkada. 

Selain itu, Pemerintah pusat berkilah, Desk Pusat Pilkada perlu dibentuk untuk 
memantau dan menfasilitasi pelaksanaan pilkada, memantau situasi dan dinamika 
politik daerah yang berkembang di daerah. Desk itu juga bertugas merancang 
kebijakan responsif menanggapi gangguan dalam pelaksanaan Pilkada dan 
sosialisasi penyelenggaraan Pilkada. 

Anggota Desk Pusat Pilkada Safder Yusac menambahkan Desk ini tidak bertujuan 
mengambil alih peran penyelenggara Pilkada di daerah. Menurutnya Desk Pusat 
Pilkada hanya akan mengawasi, memeriksa persiapan pelaksanaan Pilkada dan 
menfasilitasi jika terjadi persoalan antara penyelenggara Pilkada dengan 
Pemerintah maupun DPRD. Selain itu dia juga membantah kecurigaan umum bahwa 
Desk Pusat tidak lain cuma sarana pemerintah pusat meloloskan calon yang 
dijagokannya.

Safder Yusac: Sekarang ini siapapun partai manapun yang akan mencalonkan tidak 
mungkin bisa menunjuk orng misalnya dari DPP dari pusat tunjuk si itu. Sekarang 
ini pertarohannya orang itu populer gak di masyarakat. Meyakinkan gak kepada 
masyarakat pemilihnya. Jadi jelas orang yang akan ditetapkan oalh partai, 
orang-orang yang punya massa lah di masyarakat. Karena itu harus tokoh 
masyarakat lokal yang akan dicalonkan oleh partai politik.
  
Sejauh ini, Pilkada di sejumlah daerah seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi 
Utara, Bengkulu, dan Yogjakarta memang terancam gagal. Menariknya ancaman ini 
lebih lantaran persoalan dana dan belum rampungnya peraturan-peraturan serta 
cara-cara palaksanaan Pilkada. Belum lagi soal besarnya dana Pilkada yang jelas 
rawan penyelewengan. Karena itu aneh juga kalau dalam mengatasi dua masalah 
utama Pilkada ini pemerintah pusat justru membentuk Desk Pusat. Yang jelas, 
langkah lain selain mengatasi masalah tiadanya peraturan dan tiadanya dana, 
mendorong orang untuk berpendapat bahwa pemerintah pusat memang punya agenda 
sendiri pada pilkada Juni mendatang itu. 


Tim Liputan Namlapanha Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke