---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 14 Maret 2005 15:30 UTC



** PHILIP MORRIS AMBIL ALIH SAMPOERNA

** CINA TIDAK BERENCANA MENCABUT HUKUMAN MATI

** PARLEMEN CINA SETUJUI UU PEMISAHAN BARU

** TOPIK ULASAN PERS: INDONESIA DAN MALAYSIA INGIN CARI JALAN KELUAR ATAS 
KONFLIK PERBATASAN DAN FLOWER ACEH TETAP BERJUANG BAGI HAK-HAK PEREMPUAN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: EROPA INGIN CABUT SUBSIDI GULA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KOMISI HAK-HAK ASASI MANUSIA PBB DIDESAK 
SUPAYA ADAKAN PEMBARUAN

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PHILIP MORRIS AMBIL ALIH SAMPOERNA: APA LATAR 
BELAKANGNYA?

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: POLLYCARPUS PERLU JADI TERSANGKA UNTUK BISA 
MENGUAK PEMBUNUHAN MUNIR



* PHILIP MORRIS AMBIL ALIH SAMPOERNA

Perusahaan tembakau Amerika Philip Morris akan mengambil alih perusahaan kretek 
Indonesia, Sampoerna untuk 5,2 milyar dolar. Philip Morris ingin memiliki 40% 
saham Sampoerna dan menawarkan Rp 10.600 per saham. Nilai saham Sampoerna 
melonjak tajam setelah tawaran tersebut. Indonesia adalah pasar tembakau 
terbesar kelima di dunia, menyusul Cina, Amerika Serikat, Rusia dan Jepang.


* CINA TIDAK BERENCANA MENCABUT HUKUMAN MATI

Cina tidak berencana mencabut hukuman mati. Walau demikian Beijing tengah 
melakukan reformasi sistem kehakiman, sehingga hukuman mati tidak dikenakan 
secara tidak benar. Demikian tandas Perdana Menteri Cina Wen Jiabao pada 
penutupan sidang tahunan Kongres Rakyat Cina. Di Cina, hukuman mati paling 
sering diberlakukan ketimbang negara-negara lain di dunia. Angka-angka tepat 
tidak diumumkan, tapi diperkirakan bahwa Cina mengenal sepuluh ribu sampai 15 
ribu kasus hukuman mati per tahun. Wen Jiabao menyatakan pencabutan hukuman 
mati bukanlah suatu pilihan yang baik, melihat situasi nasional di Cina. Selain 
itu ia menambahkan, separuh negara-negara di dunia memberlakukan hukuman mati.


* PARLEMEN CINA SETUJUI UU PEMISAHAN BARU

Pemerintah Taiwan menganggap undang-undang pemisahan baru Cina sebagai 
pernyataan perang Beijing. Menurut Taiwan, mayoritas warganya ingin 
mempertahankan status independen yang sekarang, dan tidak menginginkan 
kemerdekaan resmi. Parlemen Cina secara unanim menyetujui undang-undang 
pemisahan yang memungkinkan tentara Cina turun tangan apabila Taiwan menyatakan 
kemerdekaan. Tapi undang-undang tersebut hanya mengijinkan aksi militer apabila 
benar-benar tidak ada pilihan lagi bagi Cina dalam upaya penyatuan kembali 
dengan Taiwan. Perdana Menteri Cina Wen Jiabao menegaskan ini bukanlah 
undang-undang perang, melainkan bermaksud untuk mencapai penyatuan dengan 
Taiwan secara damai.


* PEMBERONTAKAN DI PENJARA MANILA

Pemberontakan di penjara Manila, ibukota Filipina tampak segera berakhir dengan 
damai. Para penengah menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan para 
pemberontak. Para pemberontak bersedia menyerahkan diri. Tapi mereka menuntut 
agar pemerintah memenuhi beberapa tuntutan. Pemberontakan terjadi Senin pagi 
tadi di sebuah penjara yang dijaga ketat. Polisi memperkirakan sedikitnya dua 
sampai enam korban tewas. Diberitakan mayoritas korban adalah penjaga penjara. 
Menurut pemerintah, pemberontakan dipimpin sekelompok tahanan yang adalah 
anggota organisasi ekstremis Abu Sayyaf.


* VENEZUELA TERAPKAN REFORMASI TANAH KONTROVERSIAL

Hari ini Venezuela mulai menerapkan serangkaian reformasi tanah yang 
kontroversial. Pemerintah Venezuela berencana menyita tanah dari empat 
perusahaan, termasuk perusahaan Britania Vestey, produsen daging. Menurut 
Venezuela, perusahaan peternakan tidak bisa menunjukkan bahwa mereka adalah 
pemilik tanah, dan karena itu tanah tersebut boleh disita pemerintah. Awal 
tahun ini Presiden Hugo Chavez memerintahkan pemerintahan setempat menerapkan 
undang-undang reformasi tanah kontroversial dari tahun 2001. Menurut 
undang-undang ini, perusahaan peternakan yang tidak mengolah tanah atau tidak 
bisa menunjukkan pemilik tanah tersebut, maka tanah itu harus diberikan kepada 
kalangan miskin. Chavez menilai reformasi tanah sangat penting dalam 
revolusinya terhadap kemiskinan. Kritisi menilai Venezuela mengambil langkah 
baru menuju sosialisme Kuba.


* KOFI ANNAN BERKUNJUNG KE TIMUR TENGAH

Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan telah tiba di Timur Tengah. Ini adalah 
kunjungan pertamanya ke kawasan sejak empat tahun. Tujuan kunjungan Annan 
adalah untuk mendorong proses perdamaian. Sekjen PBB tiba di Israel di mana ia 
langsung berunding dengan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon. Sebelum 
pertemuan, Annan menyatakan penuh harapan melihat perkembangan terbaru di 
kawasan, terutama kesepakatan gencatan senjata antara Israel dengan Palestina 
Februari lalu. Hari ini Annan berkunjung ke Ramallah untuk berunding dengan 
Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Juga perundingan antara para menteri Israel 
dengan Palestina soal penyerahan kota-kota di Tepi Barat Sungai Yordan akan 
dilanjutkan hari ini. Kunjungan Annan bersamaan dengan pengumuman Perdana 
Menteri Ariel Sharon soal pembongkaran pemukiman-pemukiman ilegal di Tepi Barat 
Sungai Yordan, yang dibangun semasa rezimnya. Sharon tidak menyebut tanggal 
kapan pembongkaran 24 pemukiman itu akan dimulai.


* GEMPA MENGGUNCANG TURKI TIMUR

Gempa bumi berkekuatan 5,9 pada skala Richter mengguncang Turki Timur. 
Dipastikan 11 orang terluka. Selain itu juga dilaporkan adanya kerusakan. Gempa 
melanda propinsi Bingol jam empat pagi. Sabtu lalu, kawasan itu juga dilanda 
gempa.


* PEMIMPIN PEMBERONTAK KOSOVO MENYATAKAN TIDAK BERSALAH

Di depan Tribunal Yugoslavia di Den Haag, mantan pemimpin pemberontak Kosovo, 
Ramush Haradinaj menyatakan tidak bersalah. Mantan pemimpin UCK dituduh 
melakukan pembunuhan dan pemerkosaan. Pekan lalu ia secara sukarela menyerahkan 
diri kepada tribunal PBB di negeri Belanda itu. Semasa perang Kosovo akhir 
tahun 1990an, Haradinaj yang berusia 36 tahun menjadi salah satu pemimpin 
pemberontak etnik Albania UCK. Setelah perang ia masuk ke dunia politik. Tahun 
lalu Haradinaj menjabat perdana menteri propinsi Serbia, Kosovo. Ia meletakkan 
jabatannya ketika tribunal Den Haag mengumumkan ingin mengadilinya.


* KUNJUNGAN RESMI PERTAMA NESTOR KIRCHNER KE CILE

Presiden Argentina Nestor Kirchner berkunjung ke Cile untuk bertemu dengan 
rekan sejawatnya Ricardo Lagos. Agenda utama perundingan adalah krisis ekspor 
gas dari Argentina ke Cile. Awal tahun ini Argentina mengurangi ekspor gas 
hingga sepertiganya. Akibatnya 300 pabrik Cile terpaksa mengurangi atau 
menghentikan produksinya. Sementara itu Cile menyambut hangat ekstradisi bekas 
nazi dan pemimpin sekte Paul Schaefer oleh Argentina. Schaefer dituduh 
melakukan pelecehan seksual terhadap sedikitnya 26 anak-anak Cile. Presiden 
Argentina juga akan mengunjungi makam mantan presiden sosialis Salvador 
Allende, yang terbunuh dalam kudeta Augusto Pinochet tahun 1973. Ini adalah 
kunjungan resmi pertama Kirchner ke Cile.


* BERITA BURSA

Bursa-bursa saham di Eropa dibuka negatif. Indeks AEX di Amsterdam misalnya 
turun 0,3% dibuka pada titik 371,12 poin. Ini akibat penutupan negatif bursa 
saham Amerika Jum'at lalu, yang disebabkan defisit neraca perdagangan yang pada 
gilirannya menimbulkan kecemasan naiknya suku bunga. Penyebab lain adalah 
tingginya harga minyak. Rabu mendatang Organisasi Negara-Negara Pengekspor 
Minyak OPEC akan bertemu, tapi diperkirakan pertemuan ini tidak berpengaruh 
pada harga minyak yang tinggi itu. 

Suasana negatif juga mewarnai bursa-bursa saham di Asia. Indeks Nikkei di Tokyo 
misalnya turun 0,6% ditutup pada titik 11.850,25 poin. 

Satu euro bernilai 1,3400 dolar sen.


* INDONESIA DAN MALAYSIA INGIN CARI JALAN KELUAR ATAS KONFLIK PERBATASAN DAN 
FLOWER ACEH TETAP BERJUANG BAGI HAK-HAK PEREMPUAN

Indonesia dan Malaysia berseteru soal Blok Ambalat tapi ingin menyelesaikan 
konflik ini secara damai. Demikian tulis harian sore NRC Handelsblad. 
Seolah-olah suasana tahun 1960-an berulang kembali pekan belakangan. Senin lalu 
kapal perang RI berpatroli di laut Ambalat. Juga pesawat tempur dikirim ke 
kawasan tersebut. Di depan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta berlangsung demo 
kalangan muda yang marah. Seperti para demonstran 40 tahun lalu, mereka pun 
berteriak: 'Ganyang Malaysia!' 

Perseteruan antara dua negara-tetangga timbul 8 Februari lalu, ketika maskapai 
perusahaan minyak Malaysia, Petronas memberi konsesi pengeboran minyak kepada 
Shell di Blok Ambalat. Padahal Desember lalu, perusahaan minyak Italia ENI, 
dengan konsesi Indonesia, menemukan cadangan minyak besar-besaran di kawasan 
yang sama.

Walau dua belah pihak saling melontarkan ancaman, tapi para pemimpin di Jakarta 
mau pun Kuala Lumpur memutuskan mencari jalan keluar damai. Senin lalu, 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengunjungi beberapa pulau di Kalimantan 
Timur, dekat perbatasan dengan Malaysia. Sebelum kunjungan itu, SBY menghubungi 
dulu Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Ahmad Badawi. Kesimpulan sementara: 
mereka tidak membahayakan hubungan baik, hanya karena konflik perbatasan saja. 
Selasanya, Indonesia menarik mundur kapalnya dari Blok Ambalat. 

Tapi suasana tetap tegang. Ini terlihat pada kunjungan Menteri Luar Negeri 
Malaysia Syed Hamid Albar, hari berikutnya ke Jakarta. Ia bertemu rekan 
sejawatnya Menlu Hasan Wirajuda. Dua menlu sepakat akan mencegah konfrontasi 
militer melalui perundingan. Tapi, sebelum keluar pesawat, Menlu Malaysia 
mengkritik sikap media Indonesia serta sekitar 100 orang yang berdemo di depan 
Kedubes Malaysia di Jakarta. Sementara itu Wakil Perdana Menteri Malaysia Najib 
Razak menyatakan akan membawa kasus ini ke Mahkamah Internasional di Den Haag, 
negeri Belanda, apabila perundingan antara dua belah pihak tidak membuahkan 
hasil. 

Perseteruan ini sebenarnya tidak hanya akibat konflik perbatasan, tapi terutama 
akibat kebijakan tegas Malaysia terhadap sekitar satu juta tenaga kerja ilegal 
Indonesia. Lokasi bangunan serta perkebunan  tampak sangat sepi. Tenaga kerja 
gelap bersembunyi, karena takut polisi Malaysia yang sejak 1 Februari lalu 
melakukan razia guna melacak buruh gelap Indonesia. Demikian NRC Handelsblad.

Topik berikutnya disorot harian pagi De Volkskrant. Sejak didirikan tahun 1989, 
staf organisasi perempuan Flower Aceh sudah terbiasa menghadapi pelbagai 
kesulitan dalam perjuangan hak-hak perempuan. Tim sukarelawan diancam dan 
dihambat dalam pekerjaan ketika misalnya ingin menyelidiki pemerkosaan terhadap 
perempuan oleh tentara pemerintah maupun GAM. Bencana tsunami yang 
menghanyutkan sebagian besar Aceh, makin mempersulit pekerjaan organisasi 
perempuan terbesar di propinsi tersebut. 

Ini semua tidak mengurangi semangat Elvida, Direktur Flower Aceh. Pekan lalu, 
atas undangan organisasi hak-hak asasi manusia Amnesty International ia datang 
ke Belanda, membahas posisi perempuan Aceh setelah tsunami. Ia antara lain 
meminta agar dibangun tempat mandi khusus perempuan, perempuan diberi cukup 
tampon dan makanan bayi. 

Akibatnya penyelidikan kasus pemerkosaan dan penganiayaan perempuan Aceh untuk 
sementara terhenti. Flower Aceh kini mengutamakan pembangunan kembali wilayah. 
Walau demikian Elvida akan berupaya keras membawa 115 kasus pemerkosaan dan 
penganiayaan itu ke pengadilan. Demikian tulis harian pagi De Volkskrant.


* EROPA INGIN CABUT SUBSIDI GULA

Mayoritas anggota parlemen Eropa menentang rencana penurunan harga gula. Untuk 
masa depan Komisi Eropa tidak ingin lagi melindungi industri gulanya, dan pasar 
Eropa dibuka bagi gula dari negara-negara berkembang. Tetapi menurut Parlemen 
Eropa, negara-negara miskin tidak terlalu diuntungkan dengan langkah baru ini. 
Laporan redaktur Eropa Thijs Papot.

Gula termasuk komoditi terakhir dalam sektor pertanian Eropa yang masih 
disubsidi. Aturan melindungi pasar gula sudah berusia 40 tahun dan menurut 
Komisi Eropa aturan ini sudah harus ditinjau kembali. Berkat subsidi tahunan 
yang mencapai lebih dari satu setengah milyar euro, harga gula Eropa tiga kali 
lebih mahal katimbang gula di Brazilia atau Thailand. Pada saat yang sama para 
industri gula Eropa dilarang melakukan penimbunan, dan pasar gula Eropa tidak 
bisa dimasuki oleh gula dari negara-negara berkembang yang lebih murah.

Perlindungan pasar Eropa tidak hanya dirasakan oleh para konsumen Eropa. 
Perlindungan ini juga menghalangi persaingan bebas. Menurut Brazilia, negara 
penghasil gula terbesar di dunia, perlindungan pasar gula Eropa menyebabkan 
ekspor gula Eropa sangat murah sehingga pasar dunia terganggu dan posisi saing 
negara-negara berkembang juga sangat terganggu. Akibat gugatan Brazil, 
bersama-sama Australia dan Thailand, terhadap Uni Eropa, maka organisasi 
perdagangan dunia WTO memutuskan bahwa subsidi gula Eropa bertentangan dan 
peraturan perdagangan dunia.

Menjelang keputusan WTO, tepatnya pada bulan September 2003, Komisi Eropa 
meluncurkan rencana untuk membuka pasar gula Eropa. Dalam rencana ini pagu 
harga gula Eropa diturunkan sepertiganya. Selain itu, batasan maksimal produksi 
gula Eropa juga diturunkan dengan tiga juta ton. Rencana komisi Eropa ini 
menghebohkan. Liberalisasi sepenuhnya pasar gula Eropa bisa berarti hancurnya 
industri gula Eropa, begitu dikhawatirkan. Parlemen Eropa khawatir akan banyak 
perusahaan dan petani gula Eropa akan gulung tikar. Lebih dari itu, parlemen 
Eropa melihat bahwa pembukaan pasar gula ini hanya akan menguntungkan 
perusahaan-perusahaan besar di Brazilia. Demikian Albert Jan Maat, anggota 
fraksi kristen demokrat dalam parlemen Eropa.

Albert Jan Maat: Karena konglomerat gula Brazilia sudah menguasai sebagian 
besar pasar gula, juga karena mereka tidak memiliki kesadaran sosial. Kalau 
dilihat buruknya situasi kerja di perkebunan tebu Brazilia, maka itu sangat 
tidak manusiawi. Dan begitu berkuasanya konglomerat ini, maka baik buruh mereka 
mau pun petani gula Eropa yang dirugikan. 

Selain itu, rencana menghentikan harga garansi ini juga akan merugikan 
negara-negara bekas jajahan Eropa di Afrika, wilayah Karibia dan Pasifik, yang 
punya hubungan khusus dengan Uni Eropa. Selama ini negara-negara tadi boleh 
mengekspor ke Eropa berdasarkan harga yang berlaku di Eropa. 

Parlemen Eropa sekarang ingin supaya Komisi Eropa datang dengan usul baru yang 
memberi santunan, baik kepada pengusaha gula Eropa yang akan terkena maupun 
kepada negara-negara berkembang ini. Tetapi yang harus dilakukan oleh Uni Eropa 
tampaknya lebih dari sekedar memberi santunan. Uni Eropa harus mengadakan 
pembaruan drastis supaya tuntutan organisasi perdagangan dunia WTO bisa 
dipenuhi. 

Keputusan WTO itu juga merupakan dasar bagi Komisi Eropa untuk melakukan 
langkah-langkah drastis. Kebijakan memberi subsidi jelas tidak jalan. Dalam 10 
tahun belakangan, sudah 17 ribu dari 35 ribu perusahaan gula Eropa bangkrut. 
Dengan pemekaran 10 negara baru yang lebih miskin, subsidi ini jelas tidak akan 
terbayarkan lagi. Karena itu subsidi gula dihapuskan, dengan harapan sektor 
gula Eropa kembali sehat.


* KOMISI HAK-HAK ASASI MANUSIA PBB DIDESAK SUPAYA ADAKAN PEMBARUAN

Intro: Memulai sidang tahunan keenam, Komisi Hak-Hak Azasi Manusia PBB 
menghadapi kritik besar. Sekjen PBB Kofi Annan mengajukan usul untuk 
mereformasi Komisi. Annan ingin supaya di masa depan Komisi ini hanya 
beranggotakan negara-negara yang punya reputasi baik pada bidang hak-hak azasi 
manusia. Laporan redaktur hukum internasional Sebastiaan Gottlieb.

Komisi Hak-Hak Azasi Manusia PBB beranggotakan 53 negara yang dipilih 
berdasarkan rata-rata dari seluruh dunia. Sudan, Zimbabwe, Kuba dan Saudi 
Arabia misalnya saat ini menjadi anggota Komisi. Tahun silam, sekelompok ahli 
melaporkan kepada Sekjen PBB bahwa belakangan integritas komisi sudah sangat 
merosot. Banyak negara cenderung melindungi diri sendiri dan bukannya 
mempermasalahkan pelanggaran hak-hak azasi manusia. Negara-negara ini membentuk 
aliansi untuk menghindari supaya dirinya atau sekutunya tidak memperoleh 
peringatan soal pelanggaran hak-hak azasi manusia.

Sekjen PBB Kofi Annan segera mengumumkan untuk masa mendatang, rezim-rezim yang 
secara struktural melanggar hak-hak azasi manusia tidak lagi mendapat kursi 
dalam komisi. "Di masa depan Komisi ini hanya boleh beranggotakan negara-negara 
yang menghormati hak-hak azasi manusia." Demikian Mark Malloch Brown, kepala 
staf Sekretariat Jenderal PBB di New York. "Kami akan segera mengajukan usul 
perombakan sepenuhnya, supaya integritas komisi ini pulih kembali. Hanya 
orang-orang yang berjasa dan berasal dari negara-negara yang menghormati 
hak-hak azasi manusia yang berpeluang untuk duduk dalam komisi ini.

Pelbagai organisasi hak-hak azasi manusia, seperti Human Rights Watch dan 
Amnesty International juga prihatin terhadap Komisi Hak-Hak Azasi Manusia PBB. 
"Salah satu masalah besar komisi adalah banyak negara anggota tidak bertindak 
seperti tujuan komisi. Mereka justru merongrong semua inisiatif serius untuk 
memajukan hak-hak azasi manusia." Demikian Kenneth Roth, direktur Human Rights 
Watch. Menurutnya, pada rapat tahunan akan jelas bagaimana pendirian komisi. 
"Kalau mereka tidak mereformasi diri sendiri, maka orang lainlah yang akan 
melaksanakannya." Demikian Roth.

Pada rapat tahunan Komisi Hak-Hak Azasi Manusia PBB yang berlangsung selama 
enam minggu, 41 orang pakar akan menyampaikan laporan penyelidikan mereka. 
Dengan suara mayoritas Komisi bisa memutuskan untuk secara ekstra mengamati 
sebuah negara tertentu kalau diduga keras di negara itu terjadi pelanggaran 
hak-hak azasi manusia besar-besaran. Ini pernah terjadi terhadap Afganistan, 
Burundi, Belarus, Kamboja, Chad, Kuba, Haiti, Liberia, Korea Utara, Myanmar, 
Somalia, Sudan dan Uzbekistan. Kalau terjadi pelanggaran berat hak-hak azasi 
manusia maka Komisi Hak-Hak Azasi Manusia PBB itu akan menegur negara 
bersangkutan. Paling banter itulah yang bisa dikerjakan oleh Komisi. Ada juga 
negara-negara yang tidak suka menerima teguran secara terbuka. Tetapi sebagian 
besar negara yang ditegur tidak merasa perlu untuk bereaksi.

Pelbagai organisasi hak-hak azasi manusia juga mendesak supaya diambil aksi 
terhadap Amerika Serikat, karena perlakuan buruknya terhadap mereka yang 
didakwa melakukan tindakan teror di Guantanamo Bay, Kuba. "Amerika memang bukan 
pelanggar hak-hak azasi manusia paling berat. Tetapi Amerika jelas yang paling 
berpengaruh." Demikian Kenneth Roth dari Human Rights Watch. "Penyiksaan 
sistematis para tahanan di Guantanamo Bay adalah contoh buruk dan merongrong 
norma yang justru ingin dipertahankan. Negara-negara lain pasti akan menunjuk 
bahwa Komisi Hak-Hak Azasi Manusia PBB menganut standar ganda, kalau Amerika 
tidak ditegur soal Guantanamo".

Jelas Komisi Hak-Hak Azasi Manusia PBB menghadapi masa-masa sulit. Pasalnya, 
bukan hanya harus merestrukturisasi diri sendiri, tetapi juga harus berani 
menegur Amerika Serikat.


* PHILIP MORRIS AMBIL ALIH SAMPOERNA: APA LATAR BELAKANGNYA?

Perusahaan rokok Amerika Serikat Philip Morris akan mengambil alih perusahaan 
rokok swasta nasional Sampoerna. Produsen rokok Marlboro tersebut membeli 
Sampoerna dengan harga 5,2 milyar dolar atau sekitar Rp. 48 trilyun. Demikian 
diungkap Judi Richards, juru bicara Sampoerna.

Judi Richards[JD]: Philip Morris Indonesia telah menandatangani 
perjanjian-perjanjian dengan para pemegang saham, untuk mengambil alih 40 
persen saham PT. HM Sampoerna terbuka. Setelah penyelesaian pengambilalihan 
tersebut maka, PT. Philip Morris Indonesia akan melakukan penawaran tender 
untuk seluruh sisa saham dengan harga per saham yang sama dan penawaran tender 
tersebut diharapkan selesai dalam waktu kurang 80 hari.

Selanjutnya PT. Philip Morris Indonesia akan terus melanjutkan bisnis inti PT. 
HM Sampoerna terbuka dan mengambangkan brand equity dari produk-produk yang 
telah ada. PT. Philip Morris Indonesia juga sangat menghargai karyawan PT. HM 
Sampoerna terbuka, oleh karena itu akan terus bekerja sama dengan karyawan PT. 
HM Sampoerna terbuka, dan menjamin untuk melindungi hak-hak karyawan 
berdasarkan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku. 

PT. HM Sampoerna akan mengambil langkah-langkah seperlunya untuk memastikan 
proses transisi ini akan berjalan dengan lancar dan tidak mempengaruhi kegiatan 
operasional dari PT. HM Sampoerna terbuka. Karena begini, sebetulnya kita 
perusahaan publik. Sehingga merupakan suatu hal yang "siapapun" boleh mencoba 
memiliki saham kita. Hanya karena Sampoerna dan Philip Morris dan juga 
jumlahnya yang siginifikan, kalau Rupiah sekitar 48 trilyun Rupiah.

Radio Nederland [RN]: Jadi terbuka kemungkinan untuk Philip Morris memegang 
saham mayoritas dengan 40 persen, dan sisa saham akan diurus selanjutnya?

JR: Ya! Terbuka untuk siapapun! Bukan hanya untuk Philip Morris saja.     

Pembelian tersebut kontan memicu kekhawatiran. Martono peneliti pada Pusat 
Studi Hak-Hak Azasi Manusia Universitas Surabaya mengatakan pegambilalihan 
Sampoerna oleh Philip Morris dapat berdampak pada pendapatan rakyat di Jawa 
Timur. Martono sangsi transaksi raksasa itu merupakan balas budi pemerintah 
terhadap Sampoerna, yang dulu turut membantu kampanye presiden Susilo Bambang 
Yudhoyono.  

Martono: Sampoerna ini kan sesungguhnya perusahaan yang berdomisili di Jawa 
Timur, yang nanti kalau terjadi sesuatu berdampak besar terhadap persoalan 
tenaga kerja. Yang kedua tentu ini snagat berpengaruh pada persoalan pendapatan 
daerah. Sampoerna ini tidak banyak puny apabrik di mana-mana. Tapi pusatnya itu 
ada di Jawa Timur. Itu tidak hanya mereka yang sekedar bekerja di sektor 
buruhnya. Tetapi kalau kita mau turun ke arah wilayah Madura, hampir seluruh 
wilayah Madura dan Bojonegoro itu petaninya tidak tergantung pada Gudang 
Garam(perusahaan rokok lainnya-red), tetapi sangat tergantung pada Sampoerna. 
Jadi cukup luas itu nanti pengaruhnya.

Anda bisa bayangkan kalau yang kehilangan pendapatan itu sedemikian luas. 
Karyawannya yang jumlahnya ribuan, dan itu kan tidak bisa, maaf ya, ketrampilan 
yang ada di PT. Sampoerna itu tidak bisa dialihakan begitu saja kepada kegiatan 
perusahaan lain. Karena itukan spesifik. Taruhlah yang paling sederhana. Tukang 
linting rokok. Jumlahnya sangat dominan. Nah kalau perusahaan itu dialihkan, 
kemudian dijadikan sungguh-sungguh indutsri betul, nah itu bagaimana?

RN: Industri massal begitu? karena Philip Morris ini kan kecenderungannya 
industri massal?

Martono: Ya, kalau industri massal macam begitu dilakukan Morris, pasti akan 
terjadi PHK besar-besaran. 

RN: Usaha apa yang sedang dijalankan Sampoerna di luar bisnis intinya?

Martono: Saya kira sejak Alfa itu dijadikan salah satu armada usahanya. 
Sampoerna itu kan banyak pesaingnya. Beberapa gejala pasar swalayan mini Alfa 
itu sekarang sudah cukup banyak yang tutup. 

RN: Jadi kerugian Sampoerna lebih karena usaha sampingan ini supermarket mini 
Alfa?

Martono: Dugaan saya itu ke sana.

RN: Kita melangkah lebih jauh ya. Bahwa industri rokok merupakan salah satu 
tulang punggung juga perpolitikan di Indonesia. Apakah hal ini juga akan 
berpengaruh juga ke sana?

Martono: Saya kira andaipun ada itu kecil. Karena hampir setiap pimpinan 
politik, termasuk pimpinan militer, itu hampir semua baik dengan perusahaan 
rokok di Jawa Timur. Gudang Garam itu siapapun panglimanya, siapapun 
gubernurnya, bahkan siapapun presidennya, itu baik-baik saja.              

Taruhlah soal calon presiden dan wakil presiden yang lalu. Itu sepanjang yang 
kita ikuti, semua itu didanai juga. Bahwa Sampoerna lebih banyak kemarin itu 
membiayai timnya Susilo Bambang Yudhoyono melalui beberapa teman yang saya 
kenal. Suko Sudarso lah barangkali kalau boleh sebut nama gitu ya. Itu iya saya 
kira.

RN: Ada yang menyebut bahwa ini semacam balas budi pemerintahan SBY terhadap 
Sampoerna.

Martono: Kalaupun mengkait ke sana, saya kira tidak hanya Sampoerna saja. Cukup 
banyak perusahaan. Tapi kalau itu difokuskan ke Sampoerna, saya kok tidak 
kelewat yakin peralihan pada tubuh Sampoerna salah satu penyebab faktornya itu. 
Kalau saya lebih melihat bahwa faktor dominan adalah kegagalan-kegagalan 
Sampoerna kemarin yang melakukan kegiatan sampingan di luar usaha intinya itu.

 RN: Tapi dampaknya yang paling jelas pada rakyat Jawa Timur ya?

Martono:  Ya! Pasti itu! Kalau terjadi apa-apa pada Sampoerna sangat luar biasa 
itu. Tidak hanya karyawan tapi juga petani-petani tembakaunya.

Demikian Martono peneliti pada Pusat Studi Hak-Hak Azasi Manusia Universitas 
Surabaya, dan sebelumnya anda juga sudah mendengar keterangan Judi Richards 
juru bicara Sampoerna.


* POLLYCARPUS PERLU JADI TERSANGKA UNTUK BISA MENGUAK PEMBUNUHAN MUNIR

Pollycarpus Budihari Priyanto, saksi utama pembunuhan Munir, dapat dijadikan 
tersangka oleh kepolisian Indonesia menyusul adanya petunjuk lain yang 
memperkuat keterlibatan pilot senior Garuda Indonesia tersebut. Hendardi, salah 
satu anggota Tim Pencari Fakta, mengatakan perubahan status Polly menjadi 
tersangka dan sesegera mungkin memeriksa barang bukti di Belanda perlu 
dilakukan demi terkuaknya kebenaran seputar pelaku peracunan Munir.

Hendardi[H]: Itu sangat tergantung dari penyidikan polisi. Karena dia kan baru 
di-BAP(Berita Acara Pemeriksaan-red) satu kali. Ini yang kedua kali. Tapi saya 
kira polisi dalam hal ini, setahu saya, juga memang punya petunjuk-petunjuk 
lain. Tapi agak sukar saya kemukakan, karena itu untuk sementara belum bisa 
dikemukakan. Tapi polisi punya petunjuk-petunjuk lain, yang mungkin apabila itu 
digabung dengan penyidikan lebih lanjut, BAP, itu menjadi pro-justitia.

Radio Nederland[RN]: Nah petunjuk yang lain itu, di luar yang ditemukan TPF?

H: Ditemukan polisi. Kita bekerja sama dengan polisi. Nggak bisa dikatakan ini 
siapa yang menemukan-siapa yang menemukan. Ada juga petunjuk lain, yang mungkin 
polisi temukan, itu bisa menjadi pendukung dengan suatu pemeriksaan 
pro-justitia lagi, bisa dianggap sebagai bukti permulaan yang cukup. 

RN: Petunjuk lain ini benda ya?

H: Nggak selalu benda. 

RN: Ya karena kan kalau cuma sekedar cerita, keterangan sana-sini...

H: Itu bukan dong. Petunjuk yang lain itu kan bisa keterangan saksi, bisa 
barang bukti. 

RN: Tapi kan ada yang disebut dengan barang buktinya. Barang buktinya ini yang 
lagi di cari dan paling tidak diformulasikan. Kan tidak hanya sekedar alat 
bukti?

H: Ya.

RN: Nah petunjuk lain ini benda?

H: Bisa! bisa benda dan saksi! Tapi itu kan semua harus dikonfirmasi di dalam 
suatu pemeriksaan dengan dia(Pollycarpus-red). 

RN: Karena kalau sekedar keterangan saksi, Mas Hendardi, itu kan sulit sekali.

H: Iya nggak cukup. Tentu saja.

RN: Jadi sudah ada benda ini yang merujuk Pollycarpus, semacam itu mas Hendardi?

H: Saya belum bisa bilang begitu. Itu harus dikonfirmasi. 

RN: Nah, mas Hendardi, satu hal lagi yang juga, yang mungkin mengganggu di 
pikiran saya adalah ancaman pihak luar, ada kekuatan yang menghabisi Munir. 
Seberapa jauh ancaman-ancaman ini membayangi Pollycarpus, dan Anda, TPF maupun 
polisi begitu?

H: Sampai sejauh ini sih, kami belum melihat sesuatu yang krusial tentang hal 
itu. Memang Pollycarpus mengalami kecelakaan, tapi di dalam pengakuan dirinya 
sendiri, dia kecelakaan karena dirinya sendiri waktu itu, menyalip dengan motor 
ya. Tapi dia tidak menganggap bahwa itu suatu hal, walaupun setahu saya polisi 
sendiri menjaga dia. 

RN: Tapi bukan agak janggal mas Hendardi, ketika artinya proses kebenaran ini 
sudah mendekati titik benarnya, malah ancaman-ancaman itu tidak muncul. 

H: Ya itu, memang ini, ya nggak tahu saya apakah ini menuju...

RN: Biasanya kan kalau mendekati titik benar, ancamannya malah makin kencang 
kan? Ini kok malah sepi ancamannya?

H:  Itu kan asumsi menunjukkan titik benar. Bisa aja ini ke titik salah.

RN: Jadi masih ada kemungkinan Pollycarpus titik salah juga?

H: Ya bisa aja gitu. Ini kan asumsi-asumsi. 

RN: Tapi titik celahnya harus lewat Pollycarpus ya?

H: Saya kira ya. 

RN: Nah satu lagi, mas Hendardi adalah, namanya racun ya, ini kan bisa 
dibuktikan serbuk racunnya di bajukah, atau serbuk racunnya ada di tangankah. 
Ini sama sekali tidak muncul itu?

H: Barang-barang bukti semacam itu masih di Belanda. 

RN: Jadi ada dua ini nampaknya yang harus dikejar ya? Pollycarpus sendiri 
statusnya perlu sedikit dirubah tersangka supaya membuka celah kebenaran. Yang 
kedua barang-barang bukti di Belanda itu harus juga dibuka?

H: Betul, harus dibuka. Dan itu sedang kami usahakan terus, terutama lewat 
Deplu ya.

Sementara itu Suhadi Sumomulyono, pengacara Pollycarpus, menyatakan tidak tahu 
adanya petunjuk lain tersebut.

RN: Tapi yang saya ingin tanya adalah Pak Suhadi, katanya ada petunjuk lain ini 
yang bisa membawa Pollycarpus menjadi tersangka.

Suhadi Sumomulyono [SS]: Saya perlu mendengar, karena yang namanya modus 
operandi tentang peracunan itu, itu pertanyaan pertama hakim pasti siapa orang 
pertama kali yang mengetahui bahwa almarhum Munir itu memesan minuman dan 
makanan. Itu pasti begitu, siapa yang mengetahui pertama kali. Kalau yang 
mengetahui pertama kali misalnya pramugari, itu mesti harus dikaitkan apakah 
pramugari itu dapat perintah dari Pollycarpus, kan begitu. Itu belum ada sama 
sekali. 

RN: Bagaimana kalau ternyata petunjuk lain itu adalah keterangan saksi yang 
menjelaskan bahwa pramugarinya diminta oleh Pollycarpus?

SS: Kalau itu nanti ada pengakuan dari pramugari, misalnya disuruh Pollycarpus 
untuk...

RN: Baik Brahmani mau pun Yetty ini ya?

SS: ...memasukkan sesuatu, ya tentu itu masih harus diuji kembali. Pengakuan 
Poly dengan saya, ini betul-betul dia merasa menjadi kambing hitam aja. 

RN: Kalau Anda yakin dia merasa jadi kambing hitam, tentunya Anda juga punya 
keyakinan siapa yang mengkambinghitamkan dia.

SS: Ya inilah yang saya intensif dengan isterinya Poly. Bahkan dengan isterinya 
saya sudah minta pesan khusus supaya cobalah diajak bicara dari hati ke hati. 
Sebenarnya ada nggak orang lain yang sebenarnya menyuruh Poly itu. 
 
Demikian Suhadi Sumomulyono, pengacara Pollycarpus, dan sebelumnya anda juga 
mendengar komentar Hendardi, anggota Tim Pencari Fakta kasus pembunuhan Munir.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke