---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Minggu 15 Februari 2009 13:00 UTC



** KRISIS BISA TIMBULKAN KERESAHAN DI ASIA

** ABK INDONESIA DISELAMATKAN KAPAL RUSIA

** IBADAH KORBAN KEBAKARAN AUSTRALIA

** TOPIK INTERNASIONAL: BERMIMPI PUNYA RESTORAN IKAN



* KRISIS BISA TIMBULKAN KERESAHAN DI ASIA

Analis mengatakan krisis ekonomi berpotensi menyebabkan keresahan sosial di 
Asia. Penyebabnya jutaan orang akan kehilangan pekerjaan dan kemudian menuntut 
pemerintah bertindak. Krisis bisa berdampak pada ketidakstabilan politik. 

Institut Internasional untuk Studi Strategis Asia mengutip sejarah Eropa saat 
Great Depression tahun 1930an, memicu kebangkitan gerakan politik sayap kanan, 
yang kemudian berujung dengan perang dunia kedua. 

Lembaga ini menyebut krisis tidak akan menyebabkan instabilitas berat di 
negara-negara Asia Tenggara. Akan tetapi ini terlalu sulit diprediksi, ungkap 
Tim Huxley, direktur exekutif IISS Asia.

Analis lain melihat kemungkinan kelompok extrimis Islam memainkan krisis demi 
kepentingan mereka. 

Indonesia akan menyelenggarakan pemilu parlemen pada bulan April, dan memilih 
presiden pada bulan Juni. Krisis ekonomi bisa menjadi faktor penentu politik di 
negara berpenduduk terbanyak ke empat di dunia itu.


* ABK INDONESIA DISELAMATKAN KAPAL RUSIA

Warga Indonesia diselamatkan kapal Rusia setelah kapal tempat mereka bekerja 
tenggelam. 16 anak buah kapal dinyatakan selamat, termasuk warga Indonesia dan 
Cina. Sementara delapan awak lainnya dinyatakan tewas. 

Kapal New Star berbendera Sierra Leone dihajar badai dekat pelabuhan timur jauh 
Rusia Valdivostok. Kapal akhirnya terguling dan seluruh kru terjun ke laut. 
Kapten sempat menyalakan sinyal SOS. Korban kebanyakan meninggal saat tim 
penolong berusaha menyelamatkan mereka. Tidak jelas siapa nama dari awak 
Indonesia tersebut.


* IBADAH KORBAN KEBAKARAN AUSTRALIA

Ibadah gereja di Australia, Ahad(15/02) ini banyak memberi perhatian atas 
tragedi kebakaran. Perdana mentri Kevin Rudd hadir dalam kebaktian di Wandong, 
tempat paling berat terkena musibah. Ia menyatakan simpati kepada para kerabat 
korban dan berusaha menguatkan mereka. 

Akhir pekan ini, suhu udara di wilayah kebakaran terus turun dan angin mereda. 
Oleh sebab itu petugas pemadam kebakaran bisa menguasai keadaan. Walau begitu 
api masih mengamuk di delapan area di negara bagian Victoria. 

Pemerintah kembali menegaskan ingin memasang alat peringatan dini. Sistem itu 
sudah tahunan direncanakan, sejak dari awal terjadinya kebakaran hutan.

Akibat kebakaran di Australia Tenggara, sedikitnya 181 orang tewas, 1800 rumah 
musnah dan 7000 orang kehilangan tempat tinggal.


* KABUL AKAN EVALUASI STRATEGI AS

Pemerintah Afganistan akan mengevaluasi strategi Amerika Serikat di Afganistan. 
Presiden Obama menegaskan kehadiran pasukan AS di sana akan ditingkatkan hingga 
lebih dari 60 ribu militer. Presiden Afganistan Hamid Karzai telah meminta 
Obama untuk ikut memikirkan strategi masa depan. Dalam konsferensi pers dengan 
wakil AS Richard Holbrooke, Karzai mengatakan ia gembira Obama menerima usulan 
tersebut. Obama sebelum ini terlihat kurang percaya atas Karzai. Ia merasa 
korupsi pemerintah Afgan membuat Taliban bisa unjuk diri. Jumat lalu , Karzai 
mengakui bahwa ia belum berbicara dengan presiden AS baru itu.


* 13 TEWAS DALAM KEBAKARAN DI RUSIA SELATAN

Dalam kebakaran di sebuah desa di Rusia Selatan, setidaknya 13 orang tewas. 
Bangunan kayu yang menjadi ciri khas kota Astrachan terbakar oleh sebab-sebab 
belum jelas. 

Selama ini tempat itu sudah dalam kondisi tak terawat dan kayunya sendiri sudah 
tua. Tujuh orang mengalami luka berat dirawat di rumah sakit. Sementara 59 
penghuni sempat menyelamatkan diri, tepat sebelum bangunan musnah.


* REFERENDUM VENEZUELA

Ahad(15/02) dilaksanakan referendum di Venezuela atas perubahan undang-undang 
dasar, yang memungkinkan presiden Hugo Chavez dapat dipilih ulang sampai jangka 
waktu tak terbatas. 

Chavez sudah sepuluh tahun berkuasa. Ia kini sedang menjalani periode keduanya 
yang berakhir tahun 2012. Ia sendiri berharap masih bisa memerintah hingga 10 
tahun kemudian. 

Jajak pendapat menunjukan kemenangan tipis Chavez dalam referendum.

Jumat lalu, Veneuzela mengusir anggota parlemen Eropa, karena dalam wawancara 
ia menyebut Chavez seorang diktator. Ia juga mengatakan, ragu atas kemandirian 
komisi pemilu. 

Pemerintah Spanyol telah mengajukan protes kepada duta besar Venezuela di 
Madrid. Keberatan resmi juga telah dikirim ke pemerintah Venezuela.


* PRESIDEN BOLIVIA KUNJUNGI EROPA

Presiden Bolivia Evo Morales, pekan ini, melakukan kunjungan singkat ke Eropa. 
Ia mulai dengan Moskow, di mana Senin akan melakukan pembicaraan dengan rekan 
sejawatnya dari Rusia, Dmitri Medvedev, dan perdana mentri Vladimir Poetin. 

Pertemuan diarahkan untuk meningkatkan kerja sama di bidang energi antara 
Bolivia dan Rusia. Keduanya memang kaya dengan cadangan sumber daya alam gas. 

Dari Moskow, Morales menuju Paris. Di sana ia berbicara dengan presiden Prancis 
Nicolas Sarkozy tentang peningkatan hubungan dagang antara Uni Eropa dan 
negara-negara Amerika Latin.


* SANDERA CINA DI PAKISTAN BEBAS

Seorang sandera berkewarganegaraan Cina dibebaskan. Si lelaki sudah lebih dari 
lima bulan diculik, bersama rekan senegaranya yang terlebih dulu dilepaskan. 
Warga Cina itu disandera di barat laut Pakistan, wilayah perbatasan dengan 
Afganistan. Di kawasan, para pemberontak aktif menculik warga asing. Penculikan 
sering dijadikan sebagai alat tuntutan kepada pemerintah Pakistan untuk 
membebaskan pejuang lain dari penjara.


* BERMIMPI PUNYA RESTORAN IKAN, JALAN PANJANG KOSOVO MENUJU STABILITAS

Mercon, konser klakson, berbagai pidato sambutan, balon dan sampanye. Begitulah 
warga Albania Kosovo merayakan kemerdekaan yang diperjuangkan secara berat. 
Tetapi masalah-masalah Kosovo tetap besar: negaranya miskin, sepi 
industrialisasi dan selalu rawan. Menurut Belanda, keamanan dan pekerjaan 
merupakan prioritas. Laporan Pieternel Gruppen.

"Pemerintah nggak memberikan apa-apa. Saya telah bertahun-tahun berkorban untuk 
membebaskan negeri ini, dan politisi cuma sedikit saja memberi perhatian." 

Agim Drenica bekerja selama 10 tahun sebagai juru masak pada pasukan pembebasan 
Kosovo(UCK) yang militan itu. Dengan usia 52 tahun, ia terlalu tua untuk 
bergabung dalam dinas keamanan baru. 

Bantuan Belanda
Untuk mencari pekerjaan, ia datang ke biro tenaga kerja -bantuan Belanda- di 
ibukota Pristina. Bekas pejuang semacam Agim dibantu beradaptasi halus di 
tengah masyarakat. 

Ia penuh berapi-api menunjuk peta Kosovo di dinding. "Demi negara saya 
berjuang, dan kini saya bergantung pada bantuan luar." 

Donor mengumpulkan 13 juta Euro untuk menolong 1500 bekas pejuang mendapatkan 
pekerjaan. Belanda menyumbang sekitar 2 juta. Sebuah dana raksasa untuk 
sekelompok relatif kecil manusia. 

Senjata
Tapi bagi Carel Brands, staf pada kedutaan besar Belanda, justru penting 
membantu orang-orang ini. "Seorang pengangguran tidak membantu Kosovo, apalagi 
orang itu jago pakai senjata." Sepuluh tahun perang berlalu, senjata-senjata 
masih banyak di Kosovo.

Mitraliur, pistol angin, pedang dan pisau terpajang necis di dinding ruangan 
bawah tanah markas besar polisi Pristina. Diperkirakan ada sirkulasi sebanyak 
350 ribu senjata kecil, atau satu setengah senjata per keluarga.

Juru bicara polisi Veton Elshani mengatakan, gara-gara senjata, sering terjadi 
kecelakaan dan keributan gampang terjadi. "Akibat perang dan ketidakpastian 
bertahun-tahun atas status negara kami, orang jadi terbiasa bawa senjata. 
Tradisi juga berperan dalam hal ini."

Warga Kosovo doyan melakukan salvo tembakan dalam acara perkawinan dengan 
senjata api otomatis. Acap kali penonton dari balkon terluka. 

"Kami membuat kampanye di seputar hari-hari raya dan berbicara dengan anak muda 
tentang bahaya senjata api."  

Proyek juga didukung dana Belanda. Oleh karenanya negara Kincir Angin pendukung 
terbesar dalam sektor keamanan Kosovo. "Bersama kombinasi bantuan untuk usaha 
kecil dan menengah, ini merupakan paket terbaik dari kami yang bisa ditawarkan 
kepada Kosovo," kata Carel Brands. 

Filosofinya: tanpa keamanan, tidak akan ada pertumbuhan, tanpa pertumbuhan 
ekonomi, tidak akan ada pengentasan kemiskinan.

UKM di Kosovo
Leonora Mehmeti, berusia 24 tahun, menaruh anting-anting pada pajangan di 
tokonya di ibukota Pristina yang baru saja kelar dicat. Ia sepekan lalu membuka 
toko cenderamata. Selain perhiasan, juga dijual baju, tas dan alat-alat musik.

Organisasi kerjasama pembangunan Spark mendukung dia, dengan membantu membuat 
rencana pengembangan perusahaan dan proposal permohonan pinjaman. Leoni dapat 
memanfaatkan fasilitas pelatihan 100 jam.

Sekarang, ia menolong ibu dan omanya dalam hal kerajinan tangan yang dijual 
tokonya. "Pada masa mendatang, saya ingin membuka toko di seluruh negari dan 
mempekerjakan pengangguran perempuan."

Manusia seperti Leonora bisa pula tanpa bantuan, kata direktur Spark, Yannick 
du Pont. Tetapi mereka seyogyanya terlebih dulu menjadi pekerja baik dari 
organisasi yang sudah ada, atau mencoba peruntungan di luar negeri.

Membuka lapangan kerja, menurut Du Pont, adalah kunci pembangunan Kosovo. 
"Orang harus memiliki pekerjaan, membeli mobil atau merintis keluarga. Mereka 
harus memiliki sesuatu yang bisa hilang bila ini gagal." 

Harus makan
Dukungan Belanda di Kosovo tidak diarahkan kepada pihak termiskin, imbuh Carel 
Brands. Hampir setengah penduduk hidup di bawah garis kemiskinan. 

"Muncul suara-suara yang bertanya, mengapa kami membantu bekas pejuang 
sementara bantuan untuk ribuan lainnya terlewatkan begitu saja. Tapi anda 
jangan lupa, bahwa para bekas pejuang di masa lalu hidup susah."

Di kantor penyaluran tenaga kerja, Agim bermimpi membuka restoran sendiri. 
Bukan sajian gampangan seperti pizza, tapi masakan ikan tradisional. Apa yang 
ia lakukan jika tak mendapat bantuan?

"Memberontak! Saya punya tiga anak di rumah yang harus makan."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke