--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Minggu 22 Februari 2009 12:50 UTC ** CINA DIMINTA AMERIKA TETAP MEMBELI OBLIGASI ** PERTEMUAN MENTERI KEUANGAN ASEAN PLUS ** AUSTRALIA PERINGATI KORBAN KEBAKARAN * CINA DIMINTA AMERIKA TETAP MEMBELI OBLIGASI Menlu Amerika Hillary Clinton meminta Cina agar tetap membeli obligasi negara. Pada hari terakhir kunjungannya ke Cina, Clinton mengatakan, hal itu akan merangsang ekonomi Amerika dan ekspor Cina. Cina adalah pemberi dana terbesar Amerika Serikat. Desember lalu Cina memiliki obligasi hampir senilai 700 milyar dolar. Menurut menlu Cina Yang Jiechi Cina tidak akan banyak mengubah kebijakan. Presiden Amerika Barack Obama sangat tergantung pada luar negeri dalam menyusun paket stimulus ekonominya. * PERTEMUAN MENTERI KEUANGAN ASEAN PLUS Sepuluh anggota ASEAN ditambah Jepang, Cina dan Korea Selatan mencapai kesepakatan tentang penambahan dana bantuan bagi valuta mereka. Jumlahnya menjadi 120 milyar dolar, sementara akhir tahun lalu disepakati 80 milyar dolar. Pemasok dana terbesar Jepang, Cina dan Korea Selatan. Dana itu untuk menunjang valuta tiga belas negara tersebut. Para menteri keuangan ASEAN dan Jepang, Cina serta Korea Selatan tersebut yang mengadakan pertemuan di Phuket, Thailand, juga menyiapkan pertemuan G20 bulan depan. G20 terdiri dari negara-negara kaya dan negara-negara yang ekonominya mulai maju. * AUSTRALIA PERINGATI KORBAN KEBAKARAN Australia memperingati para korban kebakaran hutan yang jumlahnya lebih dari 200 orang. Upacara itu diselenggarakan di stadion tennis di Melbourne dihadiri ribuan warga. Melbourne adalah ibu kota negara bagian Victoria, tempat banyak korban kebakaran. Acara itu ditayangkan langsung televisi Australia. Perdana menteri Kevin Rudd dalam pidatonya memuji keberanian para petugas pemadam kebakaran. Kebakaran hutan di Australia Tenggara itu mencabut nyawa 209 orang. Polisi menduga, beberapa kasus kebakaran terjadi karena disengaja. * KECELAKAAN TAMBANG BATU BARA CINA Akibat ledakan di tambang batu bara di Cina, setidaknya 73 orang meninggal. Sekitar seratus buruh dirawat di rumah sakit. Kecelakaan itu terjadi di provinsi Shanxi, tempat banyak tambang batu bara. Ledakan itu kemungkinan besar disebabkan oleh gas metan. Pada saat kecelakaan terjadi, lebih dari 400 buruh sedang bekerja. Kondisi kerja di pertambangan Cina biasanya buruk. Tahun lalu lebih dari 3000 buruh tambang meninggal akibat berbagai kecelakaan. * BADAI SALJUT MELANDA JEPANG UTARA Badai salju menghancurkan rumah-rumah dan memadamkan listerik, mengganggu kereta api dan menunda lebih dari 150 penerbangan domestik di Jepang. Salju setebal sekitar 40 sentimeter menutupi tempat landas di bandara Chitose, pusat lalu lintas udara terbesar di pulau Hokkaido, Jepang Utara. Setidaknya 154 penerbangan ditunda. Badai tersebut merusak setidaknya 137 rumah dan gedung serta mematikan listrik buat sekitar 47500 rumah tangga di Aomori, sebuah prefektur di Jepang Utara. * MANTAN PRESIDEN TAIWAN MOGOK MAKAN Mantan presiden Taiwan Chen Shui-bian melakukan mogok makan di penjara. Tahanan yang dituduh melakukan korupsi ini hanya mau minum saja sejak Jumat lalu. Ia memprotes apa yang disebutnya sebagai penganiayaan politik oleh pemerintahan yang didukung Cina. Chen akan kembali ke pengadilan Selasa mendatang. Ia dituduh melakukan penggelapan, menerima sogokan, penyucian uang dan masih banyak tuduhan lain. Ia bisa dituntut hukuman seumur hidup. * OBAMA BERTEKAD KURANGI DEFISIT SEPAROH Presiden Amerika Barack Obama bertekad untuk mengurangi separoh defisit anggaran pada akhir masa jabatannya di tahun 2013. Demikian ditegaskan seorang pejabat pemerintah. Nilai defisit anggaran sekarang 1,3 biliun dolar, sekitar sembilan persen dari Produk Nasional Bruto (PNB) Amerika. Defisit itu akan dikurangi terutama dengan menarik tentara dari Irak, menaikkan pajak bagi warga yang berpenghasilan lebih dari 250 ribu dolar per tahun dan menghemat pengeluaran pemerintah. Obama akan menjelaskan rencananya lebih lanjut Selasa mendatang. * PRESIDEN SUDAN BERTEMU PRESIDEN MESIR Presiden Sudan Umar al-Baashir berunding dengan presiden Mesir Husni Mubarak di Cairo. Pemimpin Sudan akan meminta Mubarak untuk menekan para pemimpin Barat agar menunda perintah penangkapan dirinya. Mahkamah Pidana Internasional di Den Haag mengancam akan mengeluarkan surat perintah penangkapan sehubungan dengan kejahatan perang Sudan di kawasan Darfur. PBB, sejumlah negara Eropa dan Amerika mendesak hal itu, tetapi Uni Afrika dan Liga Arab menentang penangkapan pemimpin Sudan. Presiden Mubarak sebelumnya pernah memperingatkan, surat penangkapan internasional terhadap al-Bashir bisa menyulitkan jalannya perundingan damai di Sudan. Hari-hari belakangan al-Bashir justru mengadakan persetujuan prinsip dengan salah satu gerakan pemberontak di Sudan. Kekerasan di Darfur antara rezim yang mayoritas terdiri dari orang Arab dengan pemberontak yang berorientasi Afrika, sudah menghabiskan nyawa lebih dari 300 ribu orang dan menyebabkan lebih dari dua juta penduduk mengungsi. * POLISI PRANCIS TERTEMBAK MATI Seorang polisi tertembak mati di pinggiran kota Paris, Prancis, mungkin dengan senjata dinas sendiri. Ketika terjadi penembakan, polisi tersebut berpakaian sipil, sedang tidak dinas. Ketika itu senjata dinas tidak ada, tapi kemudian ditemukan di tempat sampah tidak jauh dari tempat kejadian. Polisi Prancis telah mengintrogasi penghuni rumah di sekitar sana, tapi sekarang mereka sudah dibebaskan. * AKSI BLOKADE SUPIR TRUK YUNANI Truk-truk Yunani memblokade berbagai perbatasan dan pelabuhan untuk lalu lintas truk. Aksi ini sudah memasuki hari keempat. Mereka memprotes antara lain terhadap tidak adanya pemeriksaan di pelabuhan-pelabuhan Yunani. Dengan demikian para migran gelap bisa dengan mudah naik truk itu untuk memasuki negara-negara Uni Eropa. Bulan-bulan belakangan banyak supir truk Yunani divonis hukuman penjara karena menyelundupkan orang. Bulgaria marah, karena pengangkutan barang dari kota pelabuhan Thessaloniki, Yunani, kembali terhalang. Beberapa saat silam, petani Yunani sempat memblokade perbatasan ke Bulgaria selama sepuluh hari. * PERBATASAN GAZA-MESIR DIBUKA Perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir dibuka, mungkin untuk tiga hari. Para mahasiswa, orang-orang sakit mendapat kesempatan untuk meninggalkan kawasan Palestina yang tertutup, tegas seorang juru bicara gerakan Hamas. Perbatasan dekat Rafah itu ditutup sejak Juni 2006. Ketika perang di Jalur Gaza berkobar baru-baru ini, sekali-sekali perbatasan dibuka agar para korban bisa lewat. Ini adalah satu-satunya perbatasan di Jalur Gaza yang tidak dikontrol oleh Israel. Tentara Mesir yang berpatroli intensif di perbatasan dengan Jalur Gaza itu. Pemerintah Mesir takut warga Palestina bakal menerobos perbatasan untuk melarikan diri. * TOPIK HARI MINGGU: BOLIVIA: MISKIN TAPI BERTAHTA EMAS Karena menjadi bahan utama untuk membuat mobil ramah lingkungan, maka lithium yang langka itu dicari di seluruh dunia. Dan Bolivia ternyata memilikinya. Jumlahnya sampai 800 juta ton. Para penanam modal asing tidak sabar menunggu. Tapi presiden Morales mengeluarkan persyaratan. Kali ini negara yang sempat dijarah habis-habisan itu ingin ikut menikmati. Lithium sangat diperlukan untuk memproduksi aki moderen untuk mobil listrik. Industri ini akan berkembang, karena persediaan minyak hampir habis. Dan industri otomotif makin terpaksa untuk membuat produk hemat dan langgeng. Apalagi karena dunia dilanda krisis. Menurut para pakar, lithium sumber energi terpenting di masa depan. Saat ini harganya sekitar 3000 dolar per ton. Pada 2003 harganya masih 350 dolar. Emas baru Belum banyak tempat ditemukannya lithium. Antara lain di pegunungan Tibet, Cile dan Argentina terbukti ada lithium. Tapi cadangan terbanyak adalah di Bolivia, di bahwa lapisan tebal garam. Salar de Uyuni, padang garam terbesar di dunia, terletak di ketinggian 3.650 meter di atas permukaan laut di provinsi Potosi. Kawasan ini dari dulu dikenal sebagai gudang logam mulia. Belum lama berselang, dataran tinggi ini kembali menjadi tambang emas, bagi penduduk di kawasan dan bagi para pengusaha asing yang berpengaruh. Karena harga lithium, emas baru, akan naik terus. Milik rakyat Bolivia kini sudah dijuluki beberapa pihak sebagai Arab Saudinya Amerika Latin. Cadangan lithium di sana diperkirakan 40 persen dari cadangan seluruh dunia. Presiden Bolivia, Evo Morales, minggu ini mengunjungi Rusia dan negara-negara Eropa, antara lain untuk mencari investor yang mau mengeksploitasi cadangan lithium. Tapi kali ini harus memenuhi syarat yang ditentukan Bolivia, seperti diputuskan dalam Undang-undang Dasar yang melalui referendum baru-baru ini. Menurut keputusan itu, penduduk lokal ikut menjadi pemilik kekayaan alam. Penanam modal Roberto Calzadilla, dubes Bolivia di Belanda, mengatakan, presiden Morales dalam perjalanan kelilingnya menjelaskan persyaratan apa yang harus dipenuhi perusahaan yang mau menanam modal di Bolivia. Calzadilla membantah tuduhan yang mengatakan, berinvestasi di negaranya penuh risiko, karena adanya konflik internal sehubungan dengan eksploitasi bahan baku. Robert Calzadilla: Saat ini ada sekitar 40 perusaan (asing) beroperasi di Bolivia. Sebagian besar merasakan dampak nasionalisasi bahan mineral. Tapi kepentingan mereka dihormati. Buktinya mereka tidak hengkang, dan tetapi menanam modal di Bolivia. Dijarah Menurut cerita, kawasan Potosi, di Bolivia Barat Daya, waktu dijajah Spanyol pada 1545 begitu kaya dengan bahan baku sehingga sejumlah besar biji perak bisa dilihat dengan mata kepala. Penduduk pribumi dipekerjakan di tambang, tapi hampir tidak mengambil manfaatnya. Berton-ton perak diangkut ke Spanyol. Juga setelah merdeka pada 1825, kawasan itu masih tetapi dijarah oleh perusahaan asing, bekerjasama dengan pemerintah Bolivia yang didominasi warga kulit putih. Ujicoba Kini Bolivia untuk pertama kali diperintah oleh seorang presiden yang berdarah Indian, entis mayoritas di negeri itu. Presiden ini berhasil membuat UUD baru dan warga Potosi telah menegaskan, pihaknya agar mempertahankan sekuat tenaga. hak mereka bagi kekayaan alam di kawasan itu. Oleh karena itu, eksploitasi cadangan lithium Potosi menjadi cobaan utama bagi pemerintahan presiden Evo Morales. Robert Calzadilla: Ini contoh era baru di Bolivia, yang banyak menekankan tanggung jawab sosial dan ekologis. Dulu tanggung jawab itu tidak ada, karenanya negeri ini hampir habis dijarah sehingga mayoritas penduduk sangat miskin. Menguntungkan Penduduk lokal tidak memiliki pengetahuan dan sarana untuk mengeksploitasi sendiri logam yang sangat digandrungi itu. Bolivia sendiri juga tidak bisa. Oleh karena itu, perlu pakar. Presiden Morales harus meyakinkan penanam modal asing, investasi di Bolivia masih menguntungkan, tanpa melanggar hak-hak baru penduduk. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
