--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 23 Februari 2009 15:00 UTC ** TENTARA AMERIKA DI PAKISTAN ** GEMPA DI SUMATRA ** KEBAKARAN BARU DI AUSTRALIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DRAMA POL POT GUNCANG KAMBOJA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MUSLIMAH BELANDA PERANGI DISKRIMINASI ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SULTAN SJAHRIR - ASET BANGSA YANG SUDAH BANYAK DILUPAKAN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN DIANGGAP MELECEHKAN ISLAM ** TINJAUAN PERS: POPULASI CINA DI SURINAME DAN PRABOWO DI KANCAH PEMILU * TENTARA AMERIKA DI PAKISTAN Lebih dari tujuh puluh tentara Amerika aktif membantu memerangi kaum militan di Pakistan. Demikian The New York Times. Tentara Amerika tidak akan terlibat langsung dalam pertempuran seperti di Afghanistan. Mereka hanya memberi saran dan latihan pada tentara Pakistan. Tentara Taliban dan Al-Qaeda juga aktif di Pakistan. Pemerintah Pakistan mengandalkan Amerika Serikat untuk menangani kaum militan tersebut. Baru-baru ini, tentara Amerika membunuh para tokoh ekstrimis Pakistan lewat serangan udara. Secara resmi, pemerintah Pakistan mengecam serangan itu. * GEMPA DI SUMATRA Gempa bumi berkekuatan 5,9 pada skala Richter mengguncang Sumatra siang ini. Belum ada laporan jumlah korban jiwa dan kerusakan. Peringatan dini tsunami juga tidak dikeluarkan. Menurut BMG, gempa terjadi di timur laut Tanahmasa, Sumatra Utara, pada kedalaman 21 kilometer di bawah laut. * KEBAKARAN BARU DI AUSTRALIA Kebakaran baru terjadi lagi di Victoria, Australia. Lebih dari dua ratus orang dievakuasi. Hembusan angin yang makin kencang kembali menghidupkan kobaran api. Desa-desa di utara Melbourne juga termasuk daerah rawan. Di bagian tenggara Australia, masih berkecamuk empat kebakaran besar. Akibat kebakaran di Australia, lebih dari dua ratus orang meninggal dan 1800 rumah musnah. * TAWARAN GENCATAN SENJATA TAMIL Pemberontak Macan Tamil menawarkan gencatan senjata. Mereka menyatakan, akan mengakhiri penderitaan rakyat sipil di kawasan timur laut Srilangka. Macan Tamil tidak bersedia memberi informasi tentang penyerahan senjata. Karena itulah, tawaran gencatan senjata mereka ditolak tentara Srilangka. Pemerintah Kolombo menuntut Macan Tamil menyerah tanpa syarat. Sementara itu, minggu lalu Macan Tamil berhasil melakukan serangan udara di Kolombo. Pada serangan ini dua orang meninggal, lebih dari 50 luka-luka dan satu pesawat Macan Tamil menabrak gedung pemerintahan. * KOALISI ISRAEL Pemimpin parta Likud Israel, Benyamin Netanyahu, memulai diskusi pembentukan pemerintahan koalisi. Ia menerima Menteri Luar Negeri Tzipi Livni sebagai tamu pertama. Setelah pemilihan parlemen Israel, ini adalah pertemuan pertama Netanyahu dengan pemimpin partai kanan-tengah Kadima. Pembicaraan ini tidak menghasilkan langkah kongkrit, namun Netanjahu dan Livni sepakat untuk kembali berkoalisi. Pada pemilihan parlemen, Likud berhasil mendapatkan 27 kursi, satu kursi lebih sedikit dari Kadima. Walaupun begitu, presiden Israel Shimon Peres memilih Netanjahu sebagai formatur, karena ia lebih berpeluang sukses membentuk pemerintahan koalisi. * TERSANGKA PENGEBOMAN DITANGKAP DI MESIR Tiga tersangka pengeboman ditangkap di Kairo, Mesir yang menewaskan seorang turis Prancis. Bom meledak Ahad kemarin di daerah pariwisata Khan el-Khalil. Belum jelas apa peran tiga tersangka dalam pengeboman. Menurut kepolisian, dua bom dilemparkan di sebuah jalan ramai, penuh kafe dan restoran, di dekat mesjid Hussein. Bom kedua baru meledak ketika polisi telah mengamankan TKP. Bom ini tidak memakan korban. Pada 2005 juga terjadi pengeboman di kawasan yang sama. * KARNAVAL DI BRAZIL Brazil diliputi kegembiraan suasana karnaval tahunan. Puncak karnaval ini adalah parade di Rio de Janeiro. Penari dan drumbands memadati jalanan kota tersebut. Penonton yang datang berasal dari dalam dan luar negeri. Parade ini berlangsung dua hari. Di sebuah stadion khusus, dua belas sekolah tari samba akan memperlihatkan kebolehan mereka di hadapan lebih dari 70 ribu penonton. Lebih dari sepuluh ribu polisi diturunkan untuk menjaga keamanan. Biasanya, setelah karnaval berakhir, puluhan turis menjadi korban perampokan bersenjata. * SLUMDOG MILLIONAIRE DI AJANG OSCAR Film Slumdog Millionaire menjadi juara besar di ajang Oscar. Film ini terpilih sebagai Film Terbaik, mengantongi piala untuk Sutradara Terbaik, dan masih meraih Oscar untuk enam kategori lain. Film ini bercerita tentang bocah miskin di Mumbai yang memenangkan hadiah satu juta rupee. Pada Oscar kali ini, Sean Penn juga berhasil menyabet predikat Aktor Terbaik dalam film Milk. Kate Winslet adalah Aktris Terbaik dalam film The Reader. Penelope Cruz adalah Pemeran Pembantu Wanita Terbaik. Dan film Jepang Departures meraih predikat Film Internasional Terbaik. * BERITA BURSA Bursa-bursa Eropa Senin ini dibuka positif, setelah kerugian besar pada Jumat lalu. Index AEX Amsterdam naik 1,7 persen. Paris, Frankfurt, dan London juga merayap naik antara 1,5 dan 1,8 persen. Index Nikkei turun 0,5 persen pada 7316,16 poin. Wall Street juga ditutup negatif Jumat lalu. Indox Dow-Jones rugi 1,3 persen pada 7365,67 poin. Nasdaq juga turun 0,1 persen pada 1441, 23 poin. 1 dollar Amerika = 11.715, 31 rupiah 1 euro = 1, 2942 dollar Amerika 1 euro = 15,090.22 Rupiah * DRAMA POL POT GUNCANG KAMBOJA Pertunjukan perdana drama teater 'Breaking the Silence' dari sutradara Belanda Annemarie Prins mengguncang emosi banyak orang di Kamboja. Drama itu ditulis berdasarkan banyak cerita para korban yang selamat dari kekejaman rezim Khmer Merah. Prins kelihatannya berhasil mencapai tujuan yaitu membuka diskusi masyarakat mengenai genosida di Kamboja yang berlangsung antara 1975 hingga 1979. Laporan Sebastiaan Gottlieb dari Phnom Penh: Usai pertunjukan perdana drama teater di Phnom Penh, Youk Chhang direktur pusat dokumentasi Kamboja, tidak dapat menahan air matanya. Chhang adalah salah satu tokoh pendorong pembuatan drama tersebut. Ia sangat yakin, seni adalah salah satu cara penting yang dapat membantu rakyat Kamboja mengatasi trauma Khmer Merah. Youk Chhang: Untuk pertama kalinya dalam 30 tahun saya menangis. Saya banyak berbicara dengan para mantan pemimpin Khmer Merah yang melakukan kejahatan yang sangat biadab. Tetapi pertunjukan drama ini benar-benar menyentuh hati saya. Kamboja yang kehilangan jiwanya, malam ini berhasil menemukan kembali jiwa yang hilang itu. Penderitaan masa lalu Tidak ada sanjungan lebih bagus yang bisa dibayangkan sutradara Belanda Annemarie Prins. Ia menulis drama tersebut setelah berbicara dengan sejumlah korban Pol Pot di Kamboja tahun lalu. Drama ini menggambarkan sejumlah tokoh berbeda yang kesemuanya ditandai oleh penderitaan di masa lalu. Misalnya seorang ibu yang tidak pernah lagi berbicara dengan anak lelakinya, karena ia menuduh putranya melakukan berbagai kejahatan sewaktu menjadi serdadu Khmer Merah. Seorang ibu lain yang merasa sangat bersalah, karena di masa kecil mencuri beras dari cadangan darurat keluarganya. Tetapi tampil juga dua perempuan lainnya yang dulu ikut sebagai serdadu anak-anak Khmer Merah, dan hanya merasakan kesenangan. Untuk memudahkan orang mengerti cerita tersebut, drama ini juga dipagelarkan lewat tarian dan nyanyian Kamboja. Pemerintah Kamboja terlebih dulu harus memberikan lampu hijau sebelum Prins boleh mempertunjukkan drama tersebut. Annemarie Prins: Ya ini negara yang aneh. Kami terlebih dulu harus memberikan pertunjukan kecil untuk menteri Budaya dan menteri muda di sebuah ruangan di kementrian. Dari situ baru jelas apakah kami boleh mempertunjukkan drama ini atau tidak. Sebelumnya itu tidak begitu jelas. Saya juga ditanya mengenai ceritanya dan ada empat alinea yang harus dihapus. Sensor Empat alinea itu dihapus oleh Prins, karena menurut dia lebih penting untuk mempertunjukan drama tersebut daripada mengutamakan segi artistiknya. Tetapi tentu saja sensor ini mengejutkan. Padahal keempat alinea itu mengandung sitiran dari lagu-lagu propaganda Khmer Merah sendiri yang antara lain berbunyi: "pancung kepalanya dan belah perut musuh revolusi kami." Prins juga menyetujui sensor tersebut, karena keempat alinea tidak mengubah inti drama ini, yaitu berbagai masalah dari para pelaku dan korban yang selamat dari genosida di Kamboja. Annemarie Prins: Kebanyakan korban tidak pernah membicarakan apa yang terjadi pada diri mereka. Tidak dengan anak-anak dan hampir tidak dengan para korban lainnya. Dan para pelaku juga seakan hidup terkucil serta tertutup. Orang sulit sekali membicarakannya. Ini tidak baik untuk proses penyembuhan. Seniman Dibunuh Untuk kedua kalinya Annemarie Prins mempertunjukkan drama di Kamboja. Empat tahun lalu ia diminta warga Amerika Fred Frumberg untuk memberikan seminar tentang teater. Dua belas tahun lalu Frumberg mendirikan organisasi Amrita, yang ingin membangkitkan kembali seni teater di kamboja. Sewaktu rejim Pol Pot 90% dari para seniman dibunuh, karena mereka dianggap tidak sesuai dengan ideal masyarakat agraris. "Tanpa Frumberg maka pertunjukan seperti ini tidaklah mungkin", demikian Prins. "Di Kamboja tidak ada lagi orang yang menulis cerita drama seperti ini, dibutuhkan bantuan asing." Drama 'Breaking the Silence' ternyata sangat menyentuh publik. Sejumlah pengunjung menyatakan bahwa sangat penting banyak warga Kamboja dapat menonton pertunjukan tersebut. Agar supaya drama ini bisa ditonton penduduk yang tidak tinggal di Phnom Penh, dibangun sebuah panggung berjalan. Dengan ini drama itu bisa digelar di wilayah pedesaan. "Itulah pertunjukan perdana yang sebenarnya untuk saya", demikian Prins. Drama ini dibuat untuk rakyat Kamboja. * MUSLIMAH BELANDA PERANGI DISKRIMINASI Konglomerat pasar swalayan Belanda Dirk van den Broek memenangkan hadiah untuk perusahaan yang paling banyak memperkerjakan muslimah berjilbab. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang menurut juri paling berjasa meningkatkan penerimaan pengguna jilbab di tempat kerja. Brigade muslimah berjilbab Belanda yang baru saja dibentuk menyerahkan hadiah tersebut sewaktu konperensi pertama mereka. Laporan rekan Karima Idrissi: Brigade Muslimah Berjilbab Belanda adalah inisiatif tiga perempuan muslim anggota yayasan Ibnou Khaldoun di Amsterdam. Kelompok tersebut ingin memerangi diksriminasi di pasar buruh Belanda. Salah satu dari tiga pencetusnya adalah Nora el-Jebli. Ia mengenakan jilbab sudah lima tahun, dan sejak itu merasakan bagaimana sulitnya mencari pekerjaan bagi muslimah berjilbab. Nora el-Jebli: Saya punya surat-surat lengkap, dan berpendidikan tinggi. Saya juga fasih berbahasa Belanda, tetapi harus berusaha lebih keras. Sewaktu saya datang melamar, maka kebanyakan dari mereka kaget, karena tidak menyangka saya mengenakan jilbab. Lewat telepon dan dari surat lamaran yang saya tulis, mereka hanya tahu bahasa Belanda saya bagus. Jilbab dianggap sebagai tanda penindasan kaum peremuan, bukan seseorang yang modern. Pada saat saya datang mengenakan jilbab, reaksi mereka "Oh ini bukan orang yang kami harapkan!" Saat ini Nora bekerja sebagai accountmanager di sebuah perusahaan Amerika. Pekerjaan itu didapatnya karena ia berbakat meyakinkan orang dalam dialog. Dan dialog adalah salah satu strategi yang ingin diterapkan Nora dalam Brigade Muslimah Belanda. Ini membedakan kelompok muslimah itu dari organisasi lainnya seperti Komisi Persamaan Perlakuan. Brigade Muslimah tidak akan mengajukan satu pihak ke pengadilan apabila menemukan kasus diskriminasi. Dengan berdiskusi mereka harap dapat meyakinkan pihak majikan atau perusahaan. Di masa depan Brigade Muslimah ingin memberikan kursus kepada semua perempuan muslim, agar bisa lebih tanggap sewaktu proses melamar kerja. Salah satu ambisi mereka yang lebih besar adalah memberikan kursus kepada perusahaan agar berani menerima muslimah berjilbab sebagai pegawai. Dalam kursus itu pihak majikan belajar melihat muslimah berjilbab sebagai individu yang punya kemampuan tersendiri. Salah satu tokoh muslimah berjilbab Belanda, Fatima al-Atik adalah ketua wilayah kota Zeeburg, Amsterdam, dan juga pembicara tamu dalam seminar ini. Fatima menambahkan walaupun sudah dianggap sukses, ia setiap hari harus membuktikan kemampuannya. Tetapi itu bukan karena jilbab yang dikenakan, melainkan karena setiap orang setiap kali harus membuktikan sampai di mana kemampuan dan kualitas mereka. Fatima el-Atik mendukung inisiatif Brigade Muslimah Berjilbab Belanda ini. Tetapi dalam seminar ia ingin menjelaskan kepada muslimah berjilbab, bahwa alasan penolakan pihak majikan tidak selalu karena mereka mengenakan jilbab. Fatima el-atik: Saya bukanlah orang yang mengatakan bahwa persoalannya adalah diskriminasi. Tetapi juga mentalitas kaum perempuan sendiri. memang ini tidak mudah, kamu harus membuktikan setiap hari, setiap saat. Tetapi pesan saya kepada kaum perempuan: kamu harus bekerja keras. Itu bukanlah hadiah. kamu harus berusaha sebaik mungkin, dan tidak pernah menyerah. Tetapi muslimah yang berjilbab harus berusaha lebih keras lagi, demikian Nora. memang banyak penjaga kasir di pasar swalayan yang mengenakan jilbab, tetapi sedikit sekali muslimah berjilbab yang berkarir di tingkat manajemen Partai liberal Belanda VVD tidak mendukung penggunaan simbol-simbol keagamaan seperti penutup kepala. Hal itu bisa merusak citra kenetralan sejumlah jabatan seperti hakim atau jaksa. Anggota majelis rendah Belanda dari Partai VVD Paul de Krom: Paul de Krom: Yang positif dari brigadi muslimah ini adalah pesan mereka menentang diskriminasi. Selain itu mereka menyerukan kepada generasi muda untuk berusaha meraih setiap kesempatan untuk bekerja. Tentu saja pertanyaan berikutnya adalah, apakah penggunaan jilbab memang harus sellau diijinkan. Itu lebih sulit untuk diterangkan. Apabila menyangkut pekerjaan sebagai pegawai pemerintah di mana orang harus independen, maka jawabannya adalah tidak. * SULTAN SJAHRIR - ASET BANGSA YANG SUDAH BANYAK DILUPAKAN 5 Maret mendatang peringatan HUT ke-100 Sutan Sjahrir. Kendati berperan penting dalam sejarah Indonesia, pejuang kemerdekaan ini paling rentan terhadap proses pelupaan, ujar Parvati Sjahrir, putri mendiang Bung Sjahrir. Bagaimana bisa demikian? Dan mengapa ulang tahun ke 100 Sutan Sjahrir penting untuk diperingati? Parvati Sjahrir [PS]: Ayah ini sebagai salah seorang pejuang kemerdekaan, sudah banyak dilupakan. Dan dalam buku-buku sejarah, itu hanya sedikit sekali yang menyinggung mengenai Sjahrir. Jadi saya ini sebenarnya mulai tahun lalu dihubungi pertama-tama oleh Belanda memang, mengenai 100 tahun ini. Kemudian teman-teman dari keluarga kami, juga menghubungi, bagaimana nanti kalau 100 tahun Sjahrir. Jadi kemudian keluarga respons, jadi kami merespons itu semua dan membentuk suatu panitia dalam rangka 100 tahun Sutan Sjahrir ini. Dan kenapa penting? Karena setelah sekian tahunnya terlupakan, atau dilupakan, sebenarnya Sjahrir ini merupakan satu aset bangsa. Pemikirian-pemikiran, cita-citanya, nilai-nilai, itu dilupakan begitu saja. Jadi kepinginnya momentum 100 tahun ini, bisa menjadi pembuka, bisa menjadi semacam inspirasi, terutama bagi generasi muda dan di kalangan pelajar, mahasiswa, pemuda untuk tertarik dan mempelajari kembali, analisa kembali, mendiskusikan kembali pemikiran-pemikiran dan perjuangan Sutan Sjahrir. Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Mengapa generasi muda tampaknya kurang tertarik ya, pada sejarah? PS: Ya, karena memang dalam buku-buku sejarah tidak dibuat menarik. Kalaupun Sjahrir sebagai seorang pendiri Republik ini, beliau adalah perdana menteri pertama, termuda lagi. 36 tahun beliau sudah menjabat sebagai perdana menteri saat itu. Dan hanya sedikit sekali dalam buku-buku sejarah, yang menyinggung atau membahas tentang Sjahrir. Jadi ya, memang tidak banyak informasi atau pengetahuan tentang Sutan Sjahrir yang bisa didapat oleh anak-anak muda ini. Jadi banyak bukan saja pelajar, mahasiswa, tetapi dari semua kalangan hampir tidak mengenal Sutan Sjahrir. RNW: Lalu dikatakan juga bahwa dari tiga Bung ya, yaitu Bung Karno, Bung Hatta dan Bung Sjahrir, yang terakhir ini paling rentan terhadap proses pelupaan. Mengapa bisa demikian? PS: Ya, mungkin pertama karena saya selalu mengatakan bahwa sejarah itu, penulisan sejarah itu sesuai dengan kebutuhan. Jadi mungkin Sjahrir tidak termasuk dalam paket tersebut. Itu satu. Kedua, mungkin pemikiran-pemikiran itu dianggap akan membahayakan atau yang entahlah, yang sebaiknya tidak perlu dibahas. Jadi tidak masuk ke dalam tulisan-tulisan sejarah. RNW: Menurut Anda itu, pemikiran dan perjuangan bung Sjahrir ini dapat menjadi pelajaran berharga dalam proses pembangunan bangsa hingga saat ini? PS: Ya, karena beliau ini memegang teguh nilai-nilai, moralitas dan etika dalam bernegara, dalam bermasyarakat, beliau ini berjuang untuk kemerdekaan bukan untuk kekuasaan, bukan untuk kekayaan, bukan untuk keluarga maupun kelompoknya tapi untuk kedewasaan manusia. Agar bebas dari penindasan atau penghinaan oleh manusia terhadap manusia lain. Dan filosofi beliau mengenai kekuasaan, juga berbeda sekali gitu. Karena menurut beliau kita telah belajar menggunakan alat-alat kekuasaan, akan tetapi kita tidak berdoa atau bersumpah pada kekuasaan. Jadi nilai-nilai tentang kemanusiaan, tentang banyak hal itu menurut saya, perlu diketahui oleh generasi muda saat ini. * PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN DIANGGAP MELECEHKAN ISLAM Perempuan Berkalung Sorban menimbulkan banyak kontroversi. Film berdasarkan buku karya Abidah El-Khaliqey menceritakan kisah Anissa, putri seorang kyai. Anissa sangat ingin kuliah, tapi dipaksa ayah untuk menikah. Suaminya memukuli dan memperkosanya. Kritikan terutama datang dari sejumlah kyai. Bagaimana sutradara Hanung Bramantyo menanggapi semua kritik ini? Hanung Bramantyo [HB]: Beberapa kelompok-kelompok Muslim, itu tidak semuanya menentang film ini. Kelompok-kelompok Muslim seperti MUI yang notabene di dalamnya itu berisi kyai-kyai yang laki-laki, itu memang menentang film ini. Apa pun caranya mereka akan membuat semacam rasionalisasi, bahwa film ini dianggap melecehkan Islam. Padahal sebenarnya kalau kita lihat film ini, itu justru malah mengembalikan pemahaman Islam terhadap posisi perempuan di mata Qur'an dan Hadis. Tetapi mereka seperti tidak menerima film ini, karena dianggap melecehkan Islam. Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Jadi salah satu kritikan yang santer memang itu ya, melecehkan Islam dan mendiskreditkan Islam. Apakah mas Hanung bisa menerima kritik itu, bahwa ada kebenaran dalam kritik-kritik tersebut? HB: Sebuah film itu kan memiliki multi-interpretasi. Saya sih merasa bahwa wajar, ketika ada kontra, ada yang pro, itu buat saya wajar sekali. Tetapi ketika yang kontra itu kemudian mengklaim secara hegenomi, bahwa film ini menyesatkan umat Islam, seluruh umat Islam di Indonesia, saya ya menolak itu. Karena klaim itu sebenarnya tidak berdasar. RNW: Apa yang membuat mas Hanung tertarik untuk memfilmkan cerita tentang Anissa ini? HB: Sebenarnya itu adalah persoalan personal di dalam diri saya. Bahwa di era modern seperti ini, masih ada praktek-praktek orang tua yang memaksakan kehendaknya kepada anak perempuannya, terutama dalam hal pernikahan. Dan anehnya praktek-praktek pemaksaan pemikiran orang tua itu, selalu mengambil ayat-ayat Qur'an untuk melegitimasi praktek-praktek pemaksaan pemikiran itu. RNW: Tapi kalau kita lihat pesan dari PBS ini, ini nampaknya cukup berbeda sekali dengan pesan dalam film sebelumnya yaitu Ayat-Ayat Cinta di mana, di situ bahkan seolah-olah Anda mendukung poligami, sedangkan di sini adalah pemberontakan seorang santri perempuan, santri Muslim begitu? HB: Itu dia yang menjadi aneh kan buat saya. Ketika saya memberikan film yang berisi justru yang memposisikan perempuan itu lemah di Ayat-ayat Cinta, justru malah penontonnya banyak sekali. Tidak ada kontroversi apa pun dari MUI, baik itu dari kelompok-kelompok Islam yang lainnya. Artinya dengan begitu membuktikan bahwa sistim sosial di dalam masyarakat Muslim di Indonesia, itu masih sangat patriarkal yang memposisikan kyai itu adalah sosok yang tidak bisa salah. Kemudian pesantren adalah sebuah lembaga yang seolah-olah juga tidak ada yang salah. RNW: Jadi apakah Anda membuat film PBS ini untuk menandingi, atau mengimbangi Ayat-Ayat Cinta sebelumnya mas? HB: "Sebenarnya tidak juga. Karena setiap film, setiap karya itu kan adalah proses pembentukan karakter si kreatornya." Sementara penulis buku Abidah el-Khaliqey mengatakan, dari buku sebenarnya tidak ada kontroversi. Abidah el-Khaliqey [AK]: Ini ironi. Lucunya karena para pengkritik ini, atau yang kontra ini kebetulan tidak mau menonton film ini. Mungkin mereka juga belum membaca bukunya. Mungkin dari pihak ketiga, mereka memberi komentar itu, ada semacam diskomunikasi. Yang mereka kontroversikan itu sebetulnya yang kita kritik dalam buku ataupun dalam film. Jadi isinya sama. Apa yang mereka kritik juga sebetulnya itu juga yang kita kritik. Jadi apa yang mereka maksudkan ini seakan-akan melecehkan Islam, Islam membatasi gerak perempuan, justru ini. Ini sebetulnya yang ingin kita suarakan. Bahwa Islam sebetulnya tidak melecehkan perempuan, tidak melecehkan pesantren dan tidak membeda-bedakan antara derajat perempuan dan laki-laki, itu sama. Yang mereka sangka bahwa Islam itu begini-begini. Islam itu membatasi. Ini sebetulnya isi dari dialog dalam film itu. RNW: Jadi apakah menurut anda film PBS ini mewakili atau memberikan pesan yang sesuai dengan pesan yang ingin mbak Abidah sampaikan lewat bukunya? AK: Ya, kalau secara visi dan misi sebetulnya sama antara film dengan bukunya. Tentang penggambaran, bahwa film itu memiliki ketentuan-ketentuan sendiri. Dan mas Hanung membuat film, saya membuat buku. Tentu saja dalam penggambaran itu berbeda antara buku dengan film. Tapi secara visi dan misi sebenarnya sama, seirama. * POPULASI CINA DI SURINAME DAN PRABOWO DI KANCAH PEMILU Populasi Cina di Suriname makin meningkat. Bahkan melebihi penduduk campuran Suriname-Belanda. Begitu angkat harian De Volkskrant. Akhir abad ke-19 gelombang pertama orang Cina datang ke Suriname. Tujuannya, tidak lain dan tidak bukan, adalah untuk berdagang. Awal abad ke-21 gelombang kedua datang. Sekarang jumlah mereka mencapai sekitar sepuluh ribu. Dan tidak hanya berdagang, mereka bisa ditemukan di setiap bidang pekerjaan. Danny Lo Fo Sang -- pendatang Cina gelombang pertama -- menyatakan, kedatangan orang Cina gelombang kedua sangat terorganisasi. Ia percaya, ada organisasi besar yang mengatur semua ini. Secara politis, kerjasama Cina-Suriname bukan hal baru. Ratusan orang Cina pernah dipekerjakan untuk pengaspalan jalan sekitar Paramaribo. Dan sekarang, di bawah kepemimpinan Ronald Venetiaan, Bejing dianggap sebagai salah satu alternatif politik. Demikian lanjut De Volkskrant. Yang tidak bisa dihindari adalah persoalan budaya. Kesulitan komunikasi muncul antara pendatang Cina dan penduduk asli Suriname. Penduduk asli merasa tersingkirkan. Acap kali mereka mengatakan, negeri mereka diambil-alih orang Cina. Toh, beberapa pihak tidak khawatir, "Saya tidak melihat ancaman dari pendatang Cina," kata seorang penduduk asli. "Mungkin perlu waktu untuk menyesuaikan diri. Nanti juga mereka akan mulai bergaul dengan kelompok etnis lain." Demikian De Volkskrant. Beralih ke dalam negeri. Harian Australia The Age mengangkat ambisi Prabowo Subianto menduduki kursi nomor satu di Pemilu mendatang. Di Intercontinental Hotel ketua partai Gerindra ini bicara dalam pertemuan Klub Korensponden Asing. Dengan optimis ia menyatakan partainya memiliki 11,2 juta anggota. Prabowo mengaku, ia bagian dari orde baru dan keluarga Cendana. Toh, tegasnya, bukan berarti ia bisa disamakan dengan Soeharto. Ia juga menyangkal tuduhan kejahatan kemanusiaan yang dilakukannya pada masa orde baru. "Saya hanya menjalankan perintah. Waktu itu, semua adalah tindakan pencegahan." kata mantan ketua Kopassus ini, seperti dikutip The Age. Posisinya terjepit, katanya. Ia korban keadaan, tambahnya lagi. Ia tidak menjelaskan lebih lanjut apa yang ia maksud sebagai 'terjepit' dan 'korban keadaan'. Namun sepertinya pembelaan diri inilah yang menjadi senjata utamanya melawan pertanyaan-pertanyaan seputar penculikan mahasiswa, penyerangan terhadap etnis Cina, dan kasus Timor-Timur. Dengan gaya dramatis, ia menempatkan diri sebagai martir politik orde baru. Akankah strategi ini efektif memenangkan suara di Pemilu 2009? Demikian The Age. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
