---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 26 Mei 2009 14:40 UTC



** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ALBRIGHT BEKERJA DI LEMBAGA DEN HAAG 

** GEMA WARTA INTERNASIONAL: EROPA DALAM SKALA KECIL - LOKASI ZUNDERT

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MACAN OMPONG GIGIT KOREA UTARA 

** TOPIK GEMA WARTA INDONESIA: RAWA GEDE: BELANDA SENGAJA MEMETIESKAN 

** ULASAN PERS: TREN PEMBLOKIRAN FACEBOOK 



* PEMBANTAIAN RAWAGEDE SENGAJA DIPETIESKAN

Tidak lama setelah pembantaian di Rawagede pada 1947 penguasa kolonial Belanda 
memutuskan untuk tidak mendakwa para pelakunya. Ini terungkap dari 
surat-menyurat antara Jenderal Simon Spoor, panglima tentara Belanda di 
Indonesia dan Jaksa Agung Felderhof.

Jenderal Spoor mengakui bahwa mayor Wijnen yang mengeluarkan perintah 
penembakan di Rawagede harus diadili, tetapi dalam surat itu ia menganjurkan 
Jaksa Agung Belanda Felderhof tidak mendakwa si mayor. Dan Jaksa Agung 
Felderhof mengikuti anjuran itu. Demikian dikatakan oleh Jeffrey Pondaag dari 
Komite Utang Kehormatan Belanda KUKB pada acara televisi Belanda Netwerk. KUKB 
memperoleh surat menyurat antara Jenderal Spoor dan Jaksa Agung Felderhof dalam 
berkas-berkas yang diterimanya dari pemerintah Belanda.

Pada tanggal 9 Desember 1947 tentara Belanda menembak mati sekitar empat ratus 
penduduk desa Rawagede. Sejauh ini dikatakan kasus ini sudah kadaluwarsa. 
Martijn van Dam anggota parlemen dari fraksi partai buruh PvdA menganggap 
mengejutkan karena pada saat itu diputuskan untuk tidak mengadili para pelaku. 
Van Dam mendesak supaya pemerintah Belanda meminta maaf atas pembantaian ini. 
Sampai sekarang Belanda tidak bersedia memberi santunan ganti rugi kepada 
korban dan ahli waris pembantaian Rawagede yang sekarang bernama Balongsari.


* PBB KUTUK TES NUKLIR KORUT

Dewan Keamanan PBB mengutuk keras Korea Utara. Pada pernyataannya kemarin, PBB 
mengatakan uji coba nuklir bawah tanah Korea adalah pelanggaran berat atas 
resolusi tiga tahun lalu. Resolusi dikeluarkan setelah uji coba Korea Utara 
yang terakhir. Wakil Rusia di DK mengatakan kecaman hanyalah 
permulaan,sementara Amerika mengatakan akan menuntut sanksi lebih berat.

Kerasnya sanksi sebagian tergantung Cina, tetangga dan sekutu Korea Utara. 
Pemerintah Cina mengecam Pyongyang lebih keras dari biasa.

Seluruh dunia khawatir dengan uji coba nuklir Korea Utara. Presiden Amerika 
Barack Obama minta komunitas internasional mengambil tindakan bersama atas 
kelakuan sembrono yang mengancam stabilitas Asia timur ini. Uni Eropa dan NATO 
juga mengutuk uji coba nuklir.

Bom nuklir yang dites kali ini sepuluh kali lebih kuat dari yang digunakan 
tahun 2006, dan bisa dibandingkan dengan bom nuklir yang dijatuhkan di 
Hiroshima bulan Agustus 1945.


* PERADILAN SUU KYI

Pimpinan oposisi Myanmar, Aung San Suu Kyi menyatakan dirinya tidak melanggar 
peraturan tahanan rumah. Demikian Suu Kyi pada peradilan yang dilakukan junta 
militer terhadap dirinya. Pemenang Hadiah Nobel untuk Perdamaian ini kabarnya 
menampung seorang warga Amerika yang berenang menyeberang danau untuk mencapai 
rumahnya. Pria itu tinggal selama dua hari. Menurut Suu Kyi dia tidak 
diberitahu sebelumnya soal kunjungan. Tamu tersebut juga sedang diadili.

Uni Eropa dan ASEAN minta junta militer membebaskan Su Kyi. Ini dilakukan pada 
KTT ASEAN di Hanoi, Vietnam.


* PENGHARGAAN PERADILAN DI DEN HAAG

Mantan ketua tim penuntut tribunal Yugoslavia, Richard Goldstone dianugerahi 
Penghargaan Peradilan Internasional di Scheveningen Belanda. Penghargaan 
diberikan oleh lembaga Amerika MacArthur Foundation kepada mereka yang punya 
catatan panjang pelayanan di bidang HAM dan hukum internasional. Yayasan ini 
sudah 30 tahun memperjuangkan keadilan internasional.  Richard Goldstone, 70 
tahun adalah warga Afrika Selatan dan saat ini memimpin penyidikan PBB atas 
kejahatan perang di Gaza.

Mantan presiden Mahkamah Pidana Internasional di Den Haag, pengacara Inggris 
Rosalyn Higgins akan menerima penghargaan tahun ini untuk kategori hukum 
internasional dari kota Den Haag. Ketua komite dan mantan menteri Ben Bot yang 
akan menganugerahi penghargaan mengatakan Higgins telah memainkan peran penting 
dalam hukum internasional selama lebih dari 50 tahun. Penghargaan diserahkan 
tanggal 25 Juni oleh walikota Den Haag Jozias van Aartsen.


* Angin Topan Aila

Angin topan Aila melanda India timur dan Bangladesh. Topan merenggut 58 nyawa. 
Ratusan ribu warga harus mengungsi. Topan menyebabkan kerusakan berat di 
Calcutta, kegiatan publik lumpuh total. Di Bangladesh 300 ribu orang terjebak 
banjir. Akibat hujan lebat dan gelombang, ratusan desa lepas pantai kebanjiran. 
Puluhan bendungan bobol. Angin topan Aila berkecepatan 120 kilometer perjam.


* Longsor di Papua Nugini

Sembilan belas orang terkubur hidup-hidup akibat tanah longsor di kawasan 
terpencil Papua Nugini. Diantara korban juga terdapat wanita dan anak-anak. 
Tanah longsor terjadi di desa Zongefifi di provinsi Morobe, Papua Nugini barat 
laut. 

Seorang pemuda dari desa tetangga berjalan berjam-jam untuk memberitahu 
pemerintah. Diberitakan tanah longsor mengubur seluruh desa. Hujan deras, 
banjir dan awan tebal menghalangi tim SAR mencapai kawasan.


* Sarkozy Resmikan Pangkalan Militer di Emirat Arab

Presiden Prancis Nicolas Sarkozy meresmikan sebuah pangkalan militer Prancis di 
Uni Emirat Arab hari ini. Ini adalah pangkalan tetap Prancis pertama di kawasan 
Teluk.

Pangkalan yang disebut kamp perdamaian terletak di tepi Selat Hormuz dan 
menampung 500 tentara. Pangkalan terdiri dari pangkalan angkatan laut dan udara 
serta sebuah kamp pelatihan.

Presiden Sarkozy sudah mengumumkan Prancis ingin memainkan peran penting pada 
pencapaian stabilitas kawasan. Pengamat mengatakan Prancis juga berharap 
mendapat kontrak pertahanan yang menguntungkan dan persetujuan kerja sama 
nuklir. Prancis adalah salah satu pemasok senjata utama Uni Emirat Arab.


* Bom Bunuh Diri di Afghanistan

Serangan bunuh diri di Afghanistan menewaskan tiga tentara pasukan perdamaian 
internasional. Belum diketahui kewarganegaraan mereka yang tewas. Tiga warga 
sipil Afghanistan juga tewas akibat serangan. Seorang pria mengendarai mobil 
bermuatan bahan peledak di utara ibukota Kabul. Di kawasan tersebut banyak 
pasukan Prancis dan Amerika ditempatkan.


* Berita Bursa

Bursa Eropa  dibuka negatif hari ini. Hal ini menyusul hasil minus di Asia, 
akibat terkejutnya para pialang dengan tes nuklir Korea Utara. Indeks AEX 
Amsterdam rugi 0,6% pada 259,13 setengah jam setelah pembukaan. Bursa lain di 
Eropa juga dibuka dengan minus. Bursa Frankfurt, Paris dan London rugi 0,6 
hingga 1,1%.

Para investor di Asia khawatir Korea Utara akan melanjutkan uji coba nuklirnya 
dalam beberapa hari mendatang. Indeks Nikkei Tokyo turun 0,4% pada 9310,81 
poin. Sebelumnya bursa Tokyo menderita rugi lebih besar.

1.00 EUR = 1.38907 USD 
1.00 EUR = 14,286.72 IDR 
1.00 USD = 10,284.48 IDR


* ALBRIGHT BEKERJA DI LEMBAGA DEN HAAG

Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Madeleine Albright menyatakan 
bersedia bergabung dalam badan pengawas sebuah lembaga baru di bidang 
penelitian dan pendidikan di Den Haag, nama sementaranya Institute for Global 
Justice atau Institut Keadilan Global. Bekerja dengan Universitas Leiden, 
lembaga ini akan menelorkan gelar-gelar bergengsi di bidang perdamaian, hukum 
dan keamanan internasional. Laporan Jan Huisman.

Tahun-tahun belakangan Den Haag muncul sebagai pusat perdamaian dan keadilan 
global. Kota ini memliki sekitar 80 organisasi yang berkaitan dengan hukum 
internasional, termasuk Mahkamah Pidana Internasional dan Tribunal Yugoslavia.

Madeleine Albright pernah menjabat menteri luar Amerika Serikat pada masa 
jabatan kedua presiden Bill Clinton. Saat ini ia menghadiri sebuah konferensi 
di Den Haag. Dalam wawancara dengan Radio Nederland Wereldomroep ia menandaskan 
akan bergabung di lembaga tadi.

Madeleine Albright: "Ini tempat yang sangat mengagumkan untuk memandang 
berbagai aspek Kehakiman Global dan untuk menghimpun  bermacam sumber yang ada 
di Den Haag - baik pengadilan atau sekolah atau organisasi non pemerintah- ini 
benar-benar semacam tempat orang-orang yang mengerti kehakiman internasional 
dari bermacam kawasan." 

"Saya benar-benar menganggap Den Haag unik. Seperti dikatakan walikota Jozias 
van Aartsen, kita terpaksa mengatakan: 'Saya mau ke Den Haag' dan orang 
langsung mengidentifikasikannya dengan semacam bentuk hukum, dan terutama hukum 
itnernasional."

Tidak senjang
Di Belanda sendiri, nama Den Haag juga digunakan untuk merujuk pada kesenjangan 
antara elit politik dengan masyarakat luas. Tuduhan sama juga ditujukan pada 
banyak lembaga internasional lain, yang menyelidiki atau mengadili kejahatan 
yang terjadi ribuan kilometer jauhnya dari sana.

Albright mengatakan, Lembaga Keadilan Global ini akan memfokuskan diri pada 
topik-topik seperti itu.

Madeleine Albright: "Ini merupakan isu yang akan kami tangani. Gagasan baru. 
Walikota Den Haag ingin menjajaki berbagai gagasan supaya kesenjangan bisa 
dihindari. Saya kenal dia karena dulu dalam jabatan menteri luar negeri kami 
bekerja sama erat dan dia adalah seseorang yang benar-benar paham interaksi 
antara hukum dengan masyarakat di luar serta apa yang harus dilakukan". 

Tanggap
Madeleine Albright lahir sebagai Marie Jana Korbelova di Praha, Republik Ceko 
pada tahun 1937. Ia pindah ke Amerika Serikat bersama keluarga ketika berusia 
sebelas tahun. Selama menjabat menlu, Albright menjadi kekuatan besar di 
belakang kebijakan intervensionis Amerika di Bosnia dan Herzegovina. Sampai 
sekarang, ia menjadi suara yang dihormati dalam politik luar negeri.

Albright mengatakan perannya dalam badan pengawas di lembanga baru itu meliputi 
strategi dan organisasi. 

Madeleine Albright: "Saya rasa peran saya akan lebih pada mendengarkan apa yang 
dibutuhkan, dan mewujudkannya. Bagaimana memanfaatkan keunikan Den Haag dan 
berkomitmen terhadap keadilan global". 

Rincian rencana Lembaga Keadilan Global akan diumumkan bulan depan.


* EROPA DALAM SKALA KECIL - LOKASI ZUNDERT

Zundert - desa yang dikenal dengan pawai bunganya dan Sauna Diana, tidak lain 
adalah sebuah bordil mewah. Di sebelah kiri ada toserba Hema, sebelah kanan 
pasar Maroc Bazaar. Tak pelak lagi, inilah Eropa baru dalam skala mini. Sejak 
pemekaran Uni Eropa, penduduk Brabant hidup berdampingan dengan para pendatang 
dari Eropa timur. Mereka tidak selalu saling memahami. Tetapi mereka tidak bisa 
kehilangan satu sama lain. Laporan Tijn Sadee.
Seorang pria pensiunan, menyandang tongkat bilyar, menuju Hotel De Roskam. Di 
tempat parkiran tampak pria-pria Polandia memasukkan satu krat bir ke dalam 
mobil. Mereka baru saja selesai bekerja di pabrik. Selamat datang di Zundert, 
kota perbatasan di Europa dan desa kelahiran pelukis tenar Belanda Vincent van 
Gogh. Desa ini terletak di sepanjang Jalan Raya Napoleon tua, yang melintasi 
ladang asparagus dan arbei. Di banyak ladang tampak orang Rumania tengah 
memanen.
Sayur yang dibekukan
Rob Teunissen adalah direktur pabrik sayur Ardo, majikan terbesar di Zundert. 
Kebanyakan orang Polandia yang bekerja di Ardo sudah mendapat kontrak tetap. 
Rob Teunissen berujar:
"Zaman sekarang kebanyakan orang Polandia yang kami terima. Tanpa mereka masa 
depan perusahaan kami tidak cerah."
Usahawan seperti Teunissen, yang kesulitan mencari karyawan Belanda, tidak bisa 
lagi bekerja tanpa orang-orang Eropa timur. Ini merupakan salah satu keuntungan 
perluasan Uni Eropa, kata Marc Lodders, pembudidaya pohon asal Zundert. 
Perusahaannya makin memanfaatkan pasar internal Eropa. Bagi Lodders Eropa timur 
merupakan pasaran yang berkembang.
"Di sana mereka kekurangan kayu," kata Lodders yang membawa bibit pohon dari 
Polandia. Dia mulai membudidayakannya di ladang-ladang sekeliling rumahnya. 
Segera setelah pohon-pohon muda itu mulai bertunas, mereka dikembalikan ke 
Polandia dan ditanam di sana. Marc Lodders:
"Kami selalu menganggap perluasan Uni Eropa itu sebagai ancaman. Sebab biaya 
berproduksi di Eropa timur rendah, dan itu bisa memperlemah posisi saing kami. 
Tetapi itu ternyata bukan ancaman, melainkan justru peluang besar."
Kafe desa
Di Zundert tidak ada jurang antara warga sipil dan Brussel, pusat Uni Eropa. Di 
pekarangan seorang peternak, di kafe desa dan di balai kota, Eropa 
membagi-bagikan peta. Para pembudidaya pohon yang bergabung dalam proyek 
Treeport, yaitu pusat distribusi pohon Eropa yang akan dibangun di Zundert. 
"Kami harapkan bantuan dana dari Brussel," kata Lodders. 
Pada saat yang sama penduduk Zundert juga khawatir, Eropa yang makin meluas 
tidak akan terkendali lagi. Kesalahpahaman dan kejengkelan terhadap Eropa yang 
besar ini sering kali dianggap sebagai perbedaan budaya. Di Zundert juga begitu.
Pada tahun 1997 lima kotapraja kecil "dipaksa" bergabung, kata Jan van den 
Bemd, anggota dewan kotap. Sampai detik ini hal itu menyakitkan, katanya lagi. 
Aneka ragam budaya desa itu berbenturan. Belum lagi ketidakefisienan dan 
hal-hal yang dobel. Setiap kota misalnya ingin mempertahankan perhimpunan 
penembak dan kesebelasan sepak bola masing-masing, padahal ongkosnya bisa 
dikurangi kalau ada penggabungan.
Akomodasi olah raga
"Memang sangat mahal, kalau setiap kota inti punya prasarana olah raga 
sendiri-sendiri." Bisa disamakan dengan situasi di Eropa, kata Van den Bemd, 
yang negara anggotanya mati-matian mempertahankan apa yang dimilikinya. 
"Terakhir ini, pemimpin partai Kristen Demokrat untuk pemilhan Eropa bicara 
tentang hal-hal indah yang dimiliki Belanda, dan Eropa tidak boleh campur 
tangan soal ini. Di Zundert juga begitu."
Dari sebuah desa kecil di pinggiran Belanda, Zundert tahun-tahun belakangan 
bergeser ke Eropa tengah. Di gedung pesta Obam terdengar musik meneral yang 
diputar pada pesta pernikahan orang Turki. Tidak jauh dari situ, di restoran 
Wok, ada disko Polandia. Warga Polandia mulai kerasan. Kesebelasan Zundert 6 
punyai penjaga gawang orang Polandia. Dan Jacek Olbrys, yang datang ke Zundert 
enam tahun lalu, sudah beli rumah. Masa depan keluarganya ada di sini, katanya.
Pasaran Turki
Menurut Marc Lodders, majikan pembudidaya pohon Olbrys, Eropa memberi lebih 
banyak peluang daripada ancaman kepada penduduk Zundert. Dia sudah siap 
menghadapi tantangan baru: pasaran Turki. Bagi para pembudidaya pohon dari 
Zundert, Turki sangat berpotensi, kata Lodders.
Tapi wilayah itu masih asing. Akankah Zundert terbantu kalau Turki cepat jadi 
anggota Uni Eropa? Lodders:
"Sudah tentu. Karena dengan demikian kami akan mendapat bantuan dari Brussel, 
seperti sebelumnya juga ketika kami berurusan dengan negara-negara Eropa timur. 
Lalu dikeluarkan subsidi perhutanan. Jadi, kalau Turki menjadi anggota itu akan 
merupakan dukungan besar."


* MACAN OMPONG GIGIT KOREA UTARA

Korea Utara meluncurkan dua rudal jarak dekat Selasa pagi. Peluncuran dilakukan 
sehari sesudah ujicoba nuklir, yang menuai kritik keras dari masyarakat 
internasional. Dari berbagai sisi, Dewan Keamanan PBB didesak untuk mengambil 
tindakan tegas terhadap Korea Utara. Nama baik dewan dipertaruhkan karena Korea 
Utara terus menerus mengesampingkan sanksi-sanksi sebelumnya. Laporan 
koresponden Reinout van Wagtendonk. 

Sebelum ini, dewan keamanan PBB telah mengeluarkan sanksi dan resolusi terhadap 
Korea Utara. Ujicoba dan peluncuran rudal baru-baru ini jelas pelanggaran. 
Senin malam,  Dewan Keamanan hanya butuh satu jam untuk secara bulat 
mengeluarkan kecaman. Ketua dewan keamanan bulan ini adalah Rusia. Duta besar 
Rusia di PBB, Vitaly Churkin, atas nama Dewan,  mengatakan tidak akan berhenti 
sampai di situ saja.      

Churkin: "Anggota Dewan Keamanan memutuskan untuk segera menggarap resolusi 
Dewan terhadap masalah ini, sesuai dengan tanggungjawab Dewan Keamanan".

Atas nama Rusia sendiri, Churkin mengatakan ujicoba itu menyebabkan reaksi 
keras dari masyarakat internasional sangat dibutuhkan. Duta besar Amerika 
Serikat, Susan Rice bersikap senada menyusul sidang Dewan di New York.

Rice: "Amerika Serikat berpendapat, itu merupakan pelanggaran berat terhadap 
hukum internasional dan ancaman bagi perdamaian dan keamanan kawasan serta 
internasional. Oleh karena itu Amerika Serikat menginginkan suatu resolusi 
tegas dengan langkah-langkah yang tegas pula". 

Pejabat sementara duta besar Prancis di PBB, Jean Pierre Lacroix, bahkan lebih 
jauh lagi. Prancis menghendaki 'langkah-langkah tegas' itu segera diwujudkan 
dengan 'sanksi-sanksi baru'. Korea Utara harus bertanggungjawab atas 
tindakannya itu. 

Lacroix: "Prancis berpendapat resolusi harus mencakup sanksi-sanksi baru, di 
samping yang sudah diberlakukan Dewan Keamanan, karena sikap ini tidak bisa 
dibiarkan tanpa sanksi". 

Pertanyaannya, apakah resoulsi baru dengan sanksi baru bisa efektif mengingat 
resolusi dan sanksi-sanksi sebelumnya yang tidak berhasil. Rejim Korea Utara 
tampaknya tidak peduli terhadap tuntutan internasional.

Duta besar Jepang untuk PBB Yujio Takasu mendesak diberlakukannya sanksi yang 
lebih keras. Takasu mengatakan, nama baik dewan sedang dipertaruhkan.

Takasu: Ini merupakan ancaman sangat serius terhadap otoritas dan nama baik 
Dewan Keamanan, saya rasa. Apa arti sebenarnya ketika Dewan Keamanan 
menyepakati suatu resolusi?

Yang juga dipertaruhkan adalah nama baik Presiden Amerika Serikat Barrack 
Obama. Ujicoba nuklir Korea Utara itu bagi Obama menjadi krisis internasional 
pertama yang harus ditanganinya. 

Dalam sidang Dewan Keamanan, Amerika Serikat menegaskan kesatuan reaksi 
internasional. Menyusul sidang, di Washington juga berlangsung sidang darurat. 
Baik Presiden Obama maupun Menlu Hillary Clinton berkonsultasi dengan 
sejawat-sejawat di luar negri. Guna mencegah harapan yang terlalu tinggi 
terhadap Obama, maka jurubicara menegaskan baik Presiden Bill Clinton mapun 
Presiden George Bush selama 15 tahun terakhir tidak mampu menemukan formula 
untuk mengekang Korea Utara.


* RAWA GEDE: BELANDA SENGAJA MEMETIESKAN 
Pengacara Tuntut Kompensasi Bagi Korban

Muncul perkembangan baru sekitar kasus Rawagede, kasus pembantaian warga desa 
itu oleh tentara Belanda pada tahun 1947 yang menewaskan 400 orang. Jeffrey 
Pondaag dari Komite Utang Kehormatan Belanda KUKB (www.kukb.nl), organisasi 
yang menuntut pemerintah Belanda minta maaf dalam peristiwa ini beserta 
pengacara keluarga korban Rawagede, menemukan surat di antara tumpukan dokumen 
negara mengenai Rawagede.  

Menurut Jeffrey, surat tersebut adalah surat menyurat antara panglima tentara 
Belanda di Hindia Belanda Jendral Simon Spoor dengan Jaksa Agung Felderhof, 
yang isinya tidak akan menyeret Mayor Wijnen dan serdadu Belanda lainnya dalam 
peristiwa Rawa Gede ke pengadilan militer.  

Ini merupakan informasi baru, yang sebenarnya pihak pemerintah sendiri sudah 
tahu, demikian Jeffrey. 
Sejauh ini, pemerintah Belanda tidak bersedia melakukan penyelidikan atas kasus 
tersebut karena pemerintah  selalu berdalih kasus tersebut sudah kadaluwarsa. 
Demikian dikatakan Jeffrey Pondag.

Terungkapnya informasi baru ini mengagetkan banyak pihak. Martijn Van Dam, 
misalnya, dari Partai Buruh PvdA menyatakan terkejut. Selama ini yang 
didengarnya, para pelaku tidak bisa diadili karena kasusnya sudah kadaluwarsa. 
Tapi dari surat itu, tertanggal tahun 1948,  ternyata para pelaku memang tidak 
akan diadili. 

Dugaan Benar
Rasa terkejut juga dikatakan oleh Liesbeth Zegveld, pengacara para korban 
Rawagede.  Ia mengatakan,  semua yang diduga ternyata memang benar. Orang sudah 
menduga bahwa Jaksa memutuskan untuk tidak menggugat para pelaku. 

Tapi, demikian tambahnya,  yang parah ternyata ditulis bahwa baik pihak 
pengadilan militer mau pun Jaksa mengakui terjadinya pelanggaran, tapi 
memutuskan untuk tidak mengusut, karena mungkin tidak adil buat para serdadu 
kita. 

Ini sangat serius, ujar Liesbeth Zegveld. Ada semacam moral ganda. Belanda 
menuntut agar kejahatan yang terjadi pada perang dunia kedua diadili, tapi 
terhadap Indonesia sikap Belanda lain. 

Dengan munculnya data baru ini, menurut Zegveld, pemerintah Belanda tidak bisa 
lagi mengandalkan istilah kadaluwarsa. 

Berdasarkan fakta baru ini tim pengacara akan berbicara lagi dengan para korban 
untuk memutuskan langkah apa yang akan diambil. Targetnya minimal adalah 
pemberian kompensasi untuk para korban. 

Tim pengacara juga mengharapkan agar pemerintah Belanda meminta maaf kepada 
para korban, karena sampai sekarang pemerintah Belanda belum resmi minta maaf.


* TREN PEMBLOKIRAN FACEBOOK

Pemerintah Iran memblok situs pertemanan Facebook Sabtu kemarin. Oposisi 
menuduh ini dilakukan untuk memperkecil kemungkinan mereka menang pada pilpres. 
NRC Handelsblad melaporkan, Facebook saat ini sangat populer di antara kaum 
muda Iran, yang sebagian besar mendukung capres oposisi yang reformis. 

Pemblokiran dinilai sebagai pembatasan atas berbagai akses informasi menjelang 
pemilu12 Juni mendatang. Hal ini juga dinilai sebagai serangan langsung 
terhadap para pemilih muda.

Tiga capres saingan Presiden Ahmadinejad menggunakan Facebook untuk menyebarkan 
pesan dan melangsungkan diskusi terbuka, suatu hal yang tidak mungkin dilakukan 
di media nasional. Dua puluh ribu orang menghadiri pertemuan dengan Mousavi di 
Teheran Sabtu lalu. Ini tidak mungkin terjadi tanpa Facebook. Demikian Saleh 
Behesti, seorang asisten capres Mousavi seperti dikutip NRC Handelsblad. 

Memblok Facebook karena masalah moral mungkin masih bisa dimaklumi. Namun 
menutup informasi karena mendekati pemilihan, adalah sebuah kesalahan besar. 
Demikian mantan juru bicara parlemen Mehdi Karoubi, seperti dilaporkan kantor 
berita Reuters.

Menjelang pilpres di Iran, banyak situs web ditutup. Tidak hanya situs 
bermuatan seks, tapi juga situs yang memuat kritik atas presiden. Ketika baru 
muncul tahun 2004, Facebook langsung diblok di Iran. Tapi tiga bulan lalu 
berhasil dibuka oleh para pengguna internet.

Dari Iran kita ke Indonesia. Kantor berita Associated Press melaporkan para  
ulama pesantren Lirboyo Jawa Timur ingin menerbitkan tata cara berinternet di 
Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah situs seperti Facebook yang bisa 
mendorong seks bebas. Menurut Nabil Harun, jubir pesantren, pertemanan maya ini 
bisa mengarah ke maksiat, suatu hal yang dilarang di Islam. Mereka ingin fatwa 
mengharamkan Facebook dikeluarkan.

H Amidan, ketua MUI mengatakan meningkatnya jumlah pengguna Facebook di 
Indonesia adalah subyek kontroversial di antara pimpinan Islam. Dia sendiri 
lebih suka Facebook dilarang, dengan alasan bermuatan seks. Muatan ini bisa 
diakses bahkan oleh anak-anak. Demikian lanjutnya. 

Sementara CNN melaporkan, para ulama Jatim tersebut tidak bermaksud melarang 
Facebook, karena sebagian dari mereka juga pengguna. Yang ingin dilarang adalah 
bergosip dan saling menggoda di Facebook atau Friendster, jaringan pertemanan 
populer lain. Mereka juga mendesak dihentikannya muatan porno dan cabul. 

Nabil Harun melanjutkan, fatwa bisa terpaksa dikeluarkan jika Facebook 
digunakan untuk transaksi obat bius atau prostitusi. Ulama Jatim sudah 
mengeluarkan rekomendasi kepada MUI dan NU. Choli Nafis, wakil komisi fatwa NU 
menjawab sudah menerima rekomendasi. Tapi Facebook hanyalah alat, seperti  
mobil atau televisi. Jika orang menggunakannya dengan benar, tidak ada alasan 
untuk dilarang. Demikian Nafis, yang juga seorang pengguna Facebook.

Jubir Facebook Debbie Frost mengatakan orang menggunakan Facebook untuk 
berhubungan dengan teman dan keluarga, serta mendapat informasi soal isu lokal 
dan internasional. 

Demikian CNN, demikian pula ulasan pers kali ini.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke