--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Minggu 12 Juli 2009 13:20 UTC ** STAF FREEPORT DITEMBAK MATI ** LEDAKAN DI URUMQI ** AUSTRALIA TAHAN PENCARI SUAKA ** GEMA WARTA, TOPIK INTERNASIONAL: TOKOH PERANG CHARLES TAYLOR MULAI PEMBELAANNYA * STAF FREEPORT DITEMBAK MATI Di propinsi Papua seorang satpam tambang tembaga Freeport ditembak mati olah penembak tak dikenal, lima lainnya luka-luka. Para penembak beraksi dari mobil. Sabtu kemarin seorang staf Australia juga ditembak mati dengan cara yang sama. Polisi menduga aksi ini dilakukan oleh kelompok separatis namun belum bisa memberi kepastian. Banyak orang Papua yang merasa dirugikan, mereka tidak menikmati hasil tambang tembaga Freeport ini. Pada tahun 2002, tiga orang juga dibunuh di tambang Grasberg, dan pekan lalu terjadi kebakaran. * LEDAKAN DI URUMQI Di ibukota Xinjiang, Urumqi sebuah tangki minyak meledak. Tangki ini berada di sebuah pabrik kimia. Tidak ada korban dan api bisa dipadamkan. Polisi memperkirakan tidak ada kaitan dengan ketegangan antara etnis Uigur yang muslim dengan pendatang Han Cina. Minggu lalu huru-hara antara kedua kelompok ini meminta korban sekitar 180 orang tewas. Suasana tengang masih meliputi Urumqi, taman di pusat kota diduduki polisi dan pasukan keamanan berpatroli di jalan-jalan. Peraturan keamanan ketat juga berlaku di bagian lain propinsi Xinjiang. * AUSTRALIA TAHAN PENCARI SUAKA Angkatan Laut Australia menahan kapal dengan 70 penumpang yang diduga akan meminta suaka. Kapal ini adalah yang terakhir dalam rentetan kapal yang secara rutin masuk dari Indonesia. Oposisi konservatif menuduh pemerintah Australia terlalu lunak dalam menangani masuknya pengungsi asing. Ini adalah isu politik panas di benua kangguru itu. Kapal ini ditahan di sebelah barat pulau Christmas di Samudra Hindia. Diberitakan 73 penumpang berada di kapal ini, kebangsaan mereka belum jelas. * GEMPA DI PAPUA Gempa berkekuatan 5,7 di skala Richter terasa di Papua, tidak dikabarkan ada korban, gempa ini berpusat 156 kilometer di tenggara kabupaten Kaimana. Pusat gempa berada 10 kilometer di bawah permukaan namun tidak dikeluarkan peringatan tsunami. * SERANGAN BOM DI IRAK Ledakan bom mobil di Mosul, Irak menewaskan 4 orang dan 40 lainnya luka-luka. Ledakan terjadi di pasar di luar kota di tempat kediaman minoritas Shabak. Mereka adalah orang Kurdi penganut Syiah. Daerah Mosul ini terkenal sebagai daerah pemberontak. Penduduknya berasal dari berbagai golongan etnis dan berbagai agama. Kamis lalu di Tal Avar dekat Mosul lebih dari 30 orang tewas dalam serangan bom mobil dua kali. Selanjutnya di pusat kota Bagdad dua orang tewas ketika dua bom meledak di sebuah kedai kopi biliar, sebelas lainnya luka-luka. * UNI EROPA HENTIKAN BANTUAN PADA NIGER Bantuan pembangunan disetop untuk sementara sebagai protes terhadap kebijakan presiden Mamadou Tandja. Ia membubarkan parlemen dan mahkamah konstitusi. Presiden Mamadou Tandja kini memerintah lewat dekrit, karena parlemen dan mahkamah menghalangi niatnya mengadakan referendum. Dalam refrendum tersebut presiden berusia 71 tahun ini berupaya mengubah Undang-Undag Dasar supaya bisa dipilih untuk ketiga kalinya. Uni Eropa menyatakan, bantuan kepada pemerintah Niger dihentikan, namun bantuan kemanusiaan kepada rakyat Niger dilanjutkan. Berapa besar bantuan yang dihentikan ini belum ada kepastian. * AL QAEDA BEBABASKAN SANDERA SWISS Cabang Afrika Utara dari Al Qaeda membebaskan sandera Swiss di Mali. Ia termasuk 4 turis yang disandera di Niger 22 januari lalu. 2 sandera lainnya, seorang Jerman dan Swiss sudah dibebaskan April lalu. Seorang warga negara Britania, Edwin Dyer dieksekusi bulan lalu oleh jaringan teror ini . Cabang Afrika Utara Al Qaeda aktif di Aljazair, namun saat ini juga beraksi di Sahel dan Mali. Pemerintah Swiss belum mengomentari pembebasan warganya. * PENYAIR KONDANG BELANDA TUTUP USIA Simon Vinkenoog, penyair kondang dan nyentrik Belanda meninggal dalam usia 80 tahun. Pendarahan otak menjadi fatal baginya. Simon Vinkenoog dikenal bukan saja sebagai penyair namun juga sebagai orang yang menikmati ganja. Ia mempropagandakan kebijkan narkotik liberal. Beberapa tahun lalu ia ikut pemilihan sebagai calon partai yang mendukung legalisasi ganja. Ia tidak dipilih. Akhri-akhir ini kesehatannya menurun, 2 miggu lalu kakinya diamputasi karena infeksi. * TOKOH PERANG CHARLES TAYLOR MULAI PEMBELAANNYA Tangannya tidak berlumuran darah, apalagi darah Sierra Leone. Itulah yang pasti akan diungkapkan Charles Taylor, mantan presiden dan pentolan perang saudara asal Liberia. Ia diadili di tribunal Sierra Leone di Den Haag, Belanda. Pada dasa warsa 90an, Charles Taylor berubah peran: dari seorang revolusioner menjadi presiden Liberia. Namun sejak tahun lalu ia diadili di Den Haag, bukan untuk kejahatan di negaranya namun untuk teror di negara tetangga Sierra Leone. Sierra Leone adalah medan perang di mana serdadu anak-anak kelompok Revolutionary United Front (RUF) menabur kematian dan kerusakan. Dengan parang mereka tanpa pandang bulu memenggal tangan dan kaki siapa saja, mereka memperkosa perempuan dan merampok tambang intan sampai habis. Para penuntut umum di tribunal Sierra Leone ini menyatakan Charles Taylor bertanggung jawab atas kejahatan tersebut dan juga kejahatan terhadap kemanusiaan. Tribunal Sierra Leone ini menyewa ruang sidang Mahkamah Internasional yang berkedudukan di Den Haag juga. Mereka menyatakan memiliki bukti, warga negara Liberia ini mendukung para pemberontak Sierra Leone dengan uang dan senjata. Sebagai imbalan Charles Taylor menerima intan berlian. Pembelaan Ketua tim penuntut umum, Stephen Rapp tahun lalu mengundang hampir 100 saksi ke Den Haag untuk membuktikan keterlibatan Charles Taylor dalam kejahatan sadis di Sierra Leone. Mantan presiden ini tetap menyatakan tidak bersalah. Mulai hari Senin para pembela mendapat kesempatan, pembela Taylor adalah Courtenay Griffits, ia yakin akan menang. Pembela ini mengantongi nama 256 saksi, sekurang-kurangnya 91 akan dipanggil ke Den Haag. Charles Taylor selalu memakai kaca mata hitam karena sakit mata, ia akan duduk di kursi saksi mulai hari Selasa. Ia belum pernah membeberkan perannya dalam konflik di Sierra Leone. Liberia Ihwal pelanggaran hak-hak asasi manusia secara besar-besaran oleh Chales Taylor di negara sendiri, orang membungkam seribu bahasa. Namun ia dituduh melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan selama pemberontakannya dan kepresidenannya dari 1997 sampai 2003 di negaranya Liberia. Komisi kebenaran dan rekonsiliasi Liberia menerbitkan laporannya tentang 3 dasa warsa pelanggaran HAM di negara itu. Laporan ini menghimbau dimulainya tribunal khusus di Monrovia, ibukota Liberia untuk mengadili sejumlah pentolan perang suadara. Pada peringkat atas tercantum nama Charles Taylor, tapi mustahil ia akan balik ke negaranya kalau ia toh divonis bebas oleh Tribunal Sierra Leone. Liberia tidak memiliki cukup dana dan sarana untuk mengadilinya secara serius. Libia Keterlibatan Charles Taylor di Sierra Leone mulai di Libia ketika ia berkenalan dengan pemberontak Sierra Leone Foday Sankoh di World Revolutionary Headquaters milik Muammar Al-Khadaffi. Mereka bersekongkol, dengan bantuan Libia, Sankoh akan membantu Charles Taylor di Libia setelah itu ia akan membantu Sankoh merebut kekuasaan di Sierra Leone. Kesepakatan ini segera diterapkan. Charles Taylor menyerang Liberia pada 1989, dua tahun kemudian ia membantu kelompok RUF milik Sankoh di Sierra Leone. Kedua negara ini kemudian menjadi ajang perang saudara selama 10 tahun. Kedua rencana untuk Liberia dan Sierra Leone gagal, Sankoh ditahan dan Charles Taylor turun sebagai presiden Liberia pada tahun 2003. Sankoh masih sempat diseret ke pengadilan pada tahun 2003 namun si mantan juru portret dan pemberontak ini meninggal sebelum ia sempat diadili. Satu-satunya sosok penting yang ditahan tribunal Sirrea Leone adalah Charles Taylor. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
