--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 09 September 2009 14:40 UTC ** AUSTRALIA SIDIK PERISTIWA BALIBO ** PUTRA CORY AQUINO CALONKAN DIRI ** KESEPAKATAN KOALISI KABINET JEPANG ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: REFORMASI SEKTOR KESEHATAN AMERIKA, OBAMA HARUS TAMPILKAN SENJATA BERAT ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: POLITISI TIDAK TERGANGGU DILEMA MORAL ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BIAYA MIGRAN DI BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SINAGOG BEIRUT KEMBALI PEROLEH MEZBAH ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: ACEH GEGABAH MEMBERLAKUKAN SYARIAT ISLAM ** GEMA WARTA TINJAUAN PERS: TEMA INTEGRASI ABSEN DALAM KAMPANYE PEMILU LEGISLATIF JERMAN DAN RENUNGAN PERJALANAN KERETA API BANDUNG - YOGYA SEORANG KOLUMNIS ASING * AUSTRALIA SIDIK PERISTIWA BALIBO Australia mulai melakukan penyidikan mengenai tewasnya lima orang wartawan di Timor Timur, pada tahun 1975. Mendiang para wartawan tersebut dikenal sebagai 'lima korban Balibo'. Penyidikan akan berusaha menjawab pertanyaan apakah mereka dengan sadar dan sengaja, dibunuh oleh tentara Indonesia. Mereka adalah dua wartawan warga Australia, dua warga Britania, dan seorang warga Selandia Baru, yang sedang meliput serbuan tentara Indonesia ke Timor Timur. Selama bertahun-tahun pihak Jakarta selalu menyatakan, para wartawan tersebut secara tidak sengaja, berada di tengah ajang baku tembak antara tentara Indonesia dan pejuang Timor Timur. Belakangan ini, kebenaran pernyataan pihak Jakarta makin sering dipertanyakan, sehubungan dengan munculnya berbagai informasi baru. Di antaranya, film mengenai peristiwa tersebut, dengan judul 'Balibo'. Menurut film ini, tentara Indonesia sengaja membunuh lima wartawan tersebut, untuk menutup-nutupi serbuan mereka. * PUTRA CORY AQUINO CALONKAN DIRI Putra mendiang Corazon Aquino, sebagaimana mendiang ibunya, juga berambisi ingin menjadi presiden Filipina. Benigno Aquino, yang kini berusia 49 tahun, resmi mencalonkan diri, atas nama Partai Liberal, pada ajang pemilihan presiden tahun depan. Corazon, atau Cory Aquino meninggal bulan lalu, akibat penyakit kanker. Meninggalnya Cory Aquino menimbulkan kesedihan mendalam di Filipina. Ia dianggap sebagai pahlawan nasional. Pada tahun 1986, Cory Aquino memimpin 'Revolusi Kuning', yang berhasil mengakhiri kekuasaan diktator Ferdinand Marcos. Selanjutnya, Cory Aquino menjadi presiden, sampai dengan tahun 1992. Ayah Benigno Aquino, dengan nama yang sama, dibunuh pada tahun 1983, ketika ia kembali ke Filipina dari pengasingan. Ketika itu, ia bermaksud akan memimpin gerakan oposisi melawan Ferdinand Marcos. * KESEPAKATAN KOALISI KABINET JEPANG Tiga partai politik Jepang mencapai kata sepakat untuk membentuk pemerintahan koalisi. Pemenang utama pemilu legislatif bulan lalu, Partai Demokrat Jepang, DPJ, akan bekerja sama dengan dua partai gurem. Yaitu, Partai Sosial Demokrat, SDP, dan partai konservatif, Partai Rakyat Baru, PNP. Tiga partai ini antara lain akan berusaha menarik ekonomi Jepang ke luar dari resesi. Partai Demokrat Jepang, yang berhaluan tengah-kiri, pada pemilu lalu berhasil meraih kemenangan mutlak. Partai ini menguasai suara mayoritas di Majelis Rendah. Namun, di Majelis Tinggi, lembaga yang bisa menghadang rencana undang-undang baru, DPJ tidak berkuasa mutlak. Dengan dukungan dua partai gurem tersebut, DPJ juga memiliki suara mayoritas di Majelis Tinggi. * WARTAWAN BRITANIA DI AFGHANISTAN DIBEBASKAN Di Afghanistan Utara, wartawan Britania yang bekerja bagi surat kabar The New York Times yang diculik Taliban, telah dibebaskan. Dalam aksi pembebasan yang dilakukan oleh beberapa anggota pasukan komando, seorang penerjemah Afghanistan tewas. The New York Times juga melaporkan kemungkinan tewasnya warga sipil. Wartawan dan penerjemahnya diculik Sabtu lalu di dekat kota Kunduz. Wartawan Britania tersebut ingin membuat laporan tentang dampak serangan NATO terhadap dua mobil tangki minyak yang dibajak. Dalam serangan udara NATO tersebut, yang terjadi sehari sebelumnya, puluhan orang tewas, di antaranya banyak warga sipil. * CEGAH H1N1: JANGAN NGOBROL DI LIFT Departemen Kesehatan Taiwan menganjurkan semua penduduk agar tidak ngobrol di dalam lift. Anjuran ini merupakan salahsatu upaya baru untuk mencegah penyebaran lebih lanjut virus Flu Meksiko. Departemen Kesehatan Taiwan menekankan pentingnya mengikuti anjuran tersebut pada semua orang. Upaya lainnya, misalnya, anjuran mengenai pentingnya menutup mulut dan hidung, jika batuk atau bersin. Gunakan saputangan, tangan, atau, jika perlu lengan kemeja. Sementara itu suatu perusahaan farmasi Taiwan mengumumkan, sekitar pertengahan November nanti, sudah akan mampu memproduksi vaksin anti virus H1N1. Bulan lalu, perusahaan ini telah memulai memproduksi vaksin pencegah secara besar-besaran, walaupun banyak kritik menyatakan keampuhan bahan tersebut masih belum pasti. Namun, banyak pakar kesehatan Taiwan menangkis kritik tersebut, dengan alasan, kebutuhan akan vaksin pencegah, sudah sangat mendesak. * PENGHEMATAN BESAR DI MEKSIKO Dalam menghadapi resesi, Presiden Meksiko Felipe Calderon mengumumkan penghematan sebesar milyaran euro. Departemen Pariwisata, Reformasi Pertanian dan Dinas Sipil dibubarkan. Tugas mereka perlahan-lahan diambil-alih departemen lain. Langkah ini harus menghasilkan penghematan sebesar empat milyar euro. Untuk tahun depan Calderon juga mengumumkan penghematan di berbagai kedutaan besar Meksiko di luar negeri, serta penerimaan pajak lebih tinggi. Selama kuartal kedua tahun ini, ekonomi Meksiko merosot sepuluh persen. Dampak krisis global diperparah flu Meksiko. Penghematan juga berlaku bagi sang presiden sendiri. Calderon mengurangi gajinya serta pejabat tinggi hingga sepuluh persen. * CABUT SANKSI INTERNASIONAL PADA ZIMBABWE Para pemimpin negara-negara Afrika bagian Selatan menghimbau dunia internasional, agar menghentikan sanksi mereka pada Zimbabwe. Seruan dikeluarkan pada upacara penutupan KTT Negara Negara Afrika bagian Selatan, SADC, di ibukota Kongo, Kinshasa. Menurut para pemimpin Afrika tersebut, di Zimbabwe telah terjadi banyak perbaikan. Keadaan, secara perlahan telah berubah positif. Menurut SADC, sanksi terhadap Zimbabwe menghambat perkembangan negeri tersebut. Bentuk sanksi tersebut di antaranya: larangan bepergian dan pembekuan rekening bank warga Zimbabwe, di antaranya milik Presiden Robert Mugabe. Sebagian sanksi baru diterapkan menyusul pelaksanaan pemilihan presiden tahun lalu, yang banyak dipermasalahkan oleh dunia internasional. Dalam pilpres tersebut, Robert Mugabe tampil sebagai pemenang. * BERITA BURSA Pada saat pembukaan pasar bursa Amsterdam Rabu pagi ini, nilai indeks hargsa saham gabungan Amsterdam sedikit merosot pada 301 poin. Sedang nilai indeks harga saham gabungan di bursa London, Frankfurt, dan Paris naik sedikit. Di Bursa Tokyo, pada saat penutupan pasar bursa, indeks Nikkei tercatat turun 0,8 persen, pada 10.312,14 poin. Nilai tukar euro dan dolar 1 euro sama dengan 1,4505 dolar, 1 euro = 14.552 rupiah, 1 dolar = 10.038 rupiah. * REFORMASI SEKTOR KESEHATAN AMERIKA, OBAMA HARUS TAMPILKAN SENJATA BERAT Rabu malam ini Presiden Amerika Serikat barack Obama akan berpidato di depan Kongres mengenai rencana reformasi bidang kesehatan. Asuransi kesehatan untuk setiap warga Amerika adalah salah satu janji pemilu terpentingnya. Tetapi semakin giat Obama berusaha meyakinkan warga Amerika bahwa negara membutuhkan model asuransi kesehatan yang baru, semakin berkurang dukungan yang diterimanya. Laporan koresponden Reinout van Wagtendonk dari Washington: Presiden Barack Obama ketika itu berjanji, sebelum akhir 2009, akan disepakati RUU baru yang menjamin asuransi kesehatan dan kewajibannya untuk setiap warga Amerika. Bidang kesehatan adalah agenda penting yang sangat peka untuk pemerintahnya, ditambah dengan laporan setiap hari di televisi dan di halaman depan media cetak, mengenai untung ruginya rencana tersebut. Polemik kesehatan ini ternyata juga diperhatikan putra mahkota Belanda, Pangeran Willem Aleksander. Selasa kemarin bersama istrinya, Putri Maxima, Walikota New York Michael Bloomberg dan Menteri Luar Negeri, Hillary Clinton, mereka terlebih dulu harus naik turun tangga Kapal Induk USS Intrepid, untuk merayakan 400 tahun hubungan New York - Belanda. Putra Mahkota Belanda itu memulai pidatonya dengan guyonan mengenai sektor kesehatan: Pangeran Willem Aleksander: "Olahraga pagi ini memang bagus untuk kesehatan ... ." Guyonan Menlu Hillary Clinton tertawa paling keras. Tahun 1993 Clinton mengajukan rencana tersebut sewaktu suaminya Bill Clinton baru saja dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat, dengan tujuan agar perawatan kesehatan terbuka untuk semua orang dan lebih efisien. Tapi akhirnya malah menjadi tragedi politik. Barack Obama juga tahu akan sejarah yang menyakitkan ini. Sebagai presiden ia berharap tidak dikalahkan secara pahit seperti Clinton dengan cara mengajukan RUU yang tidak terlalu merinci, yang akhirnya akan ditolak oleh Kongres. Saat ini Obama mengudang semua pihak yang terlibat, baik politisi, perusahaan asuransi, para dokter, dan pasien, untuk berunding dan berkompromi sehingga terbentuk usulan reformasi kesehatan yang diharapkan. Barack Obama: "Saya melihat reformasi yang menciptakan kestabilan dan keamanan untuk mereka yang saat ini tidak punya asuransi. Di mana tidak ada orang yang perlu merasa khawatir akan kehilangan jaminan kesehatan apabila tidak punya pekerjaan, berubah pekerjaan, atau apabila sakit ... ." Punya Nama Buruk Dua hari lalu di Ohio, Obama juga berpidato mengenai reformasi kesehatan, yang menekankan sebuah model asuransi untuk semua orang, juga untuk 45 juta warga Amerika yang tidak punya. Ia menggunakan argumen bahwa biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk sektor kesehatan sedemikian tinggi, sehingga mengancam pemulihan ekonomi dan kemakmuran Amerika. Tapi dari jajak pendapat ternyata Obama tidak banyak mendapat dukungan. Pihak oposisi kanan, lewat berbagai pertemuan dengan para elektorat, berhasil mengajukan argumen baru bahwa rencana itu diambil dari model kesehatan sosialis, yang untuk banyak warga Amerika justru sesuatu yang negatif. Penentang rencana kebijakan: "Saya tidak mau negara ini berubah menjadi seperti Rusia, menjadi sebuah negara sosialis!" Pidato Obama nanti malam di depan Kongres harus meyakinkan mayoritas warga Amerika akan rencananya. Jajak pendapat menujukkan sebaliknya. Sebuah pidato di depan majelis tinggi dan rendah, dapat disamakan dengan pidato kenegaraan, adalah senjata kelas berat presiden. Memang orang belum bisa mengatakan bahwa inilah saat yang menentukan segalanya, tapi Bill Clinton juga mencoba menyelamatkan rencana sektor kesehatannya dengan pidato di depan Kongres. Ketika itu Clinton gagal total, dan ini merusak citra dan harga dirinya sebagai presiden. * POLITISI TIDAK TERGANGGU DILEMA MORAL Mantan Perdana Menteri Belanda Dries van Agt, yang memimpin dari 1977 hingga 1982, minggu ini meluncurkan buku karyanya tentang perubahan pandangannya sehubungan masalah Palestina. Van Agt menyesal, sebagai perdana menteri dia tidak begitu memperhatikan penderitaaan Palestina. Politisi yang mengutarakan penyesalannya, jarang terjadi di Belanda. Oleh: Klaas den Tek Mantan Perdana Menteri Willem Schermerhorn menyesali agresi militer di Indonesia. Mantan Menteri Pertanian Sicco Mansholt menyesalkan dukungannya untuk pertanian intensif dan berskala besar. Sementara Perdana Menteri Wim Kok mengundurkan diri dari kabinetnya sehubungan peran tentara Belanda dalam pembantaian kelompok muslim di Screbrenica. Dilema moral Tokoh berpengaruh yang menyesali perbuatan atau keputusannya adalah hal yang luar biasa di Belanda. Menurut Johan van Merrienboer, dari Pusat Sejarah Parlementer di Nijmegen, itu disebabkan oleh sistem negara di Belanda. Johan van Merrienboer: "Perdana menteri dan para menteri merupakan bagian dari kabinet. Di sanalah wadah untuk mendiskusikan keputusan yang diambil. Semua harus mempertahankan keputusannya. Seorang perdana menteri tidak boleh menuruti kemauannya sendiri, seperti yang terjadi di Jerman dan Inggris. Jadi tidak ada tempat untuk dilema moral." Kesalahan Seorang menteri yang menyesali keputusannya sendiri bisa mendapat kritikan hebat. Mantan Menteri Luar Negeri Belanda, Ben Bot, mendapat teguran di kabinet saat dia mengatakan, dukungan Belanda terhadap perang Irak adalah sebuah kesalahan. Menurut Bot politisi murni, justru harus berani mengakui kesalahan. Ben Bot: "Penting bagi politisi untuk melihat kenyataan yang ada dan jika perlu meminta maaf. Kalau tidak, rakyat akan berpikir bahwa politik hanyalah main-main saja. Dan itu tidak baik bagi politik." Ketidakpercayaan Jarang seorang politisi berubah arah 180 derajat. Menurut Van Merrienboer, ini juga tidak bijak, karena ini akan menimbulkan rasa ketidakpercayaan. Dia kadang harus memegang kokoh pandangannya sendiri. Seorang perdana menteri yang terlalu sering meminta maaf akan menimbulkan ketidakpercayaan. Ibarat kini gatal esok digaruk Beberapa politisi Belanda menggunakan akhir masa jabatannya dalam politik untuk melakukan perbaikan. Tapi mantan menteri yang akhirnya mengakui kesalahannya sering tidak dianggap serius. Ini dianggap publik sebagai sesuatu yang sudah kadaluwarsa. Menurut Ben Bot seringkali hal ini tidak bisa dihindari: Ben Bot: "Membentuk keputusan adalah satu hal yang kompleks. Ini melibatkan banyak sekali komunikasi. Kadang setelah berlalu, baru bisa diketahui apakah keputusan yang diambil itu baik. Ini diikuti oleh rasa sesal selalu datang terlambat, ibarat gatal kini esok digaruk. Tapi saya pikir, keputusan yang sudah diambil, sangat sulit untuk diubah lagi." Penyesalan yang diakui di depan umum, seperti yang sering dilakukan di negara-negara Asia, tidak begitu sering terjadi di Belanda. Tidak ada perdana menteri Belanda yang berlinangan air mata di depan televisi. Dalam hal ini Belanda terkesan terlalu Kalvinistis. * BIAYA MIGRAN DI BELANDA Analisis besarnya biaya migrasi bisa sangat bermanfaat. Demikian penelitian yang dilakukan di luar negeri. Pemerintah Belanda tidak merasa berkewajiban untuk menghitung berapa biaya yang dikeluarkan negara untuk para migran. Laporan Laurens Nijzink: Di negara-negara migrasi umumnya, seperti Selandia Baru, Kanada, dan Amerika Serikat, penelitian mengenai untung-rugi biaya migrasi adalah hal lumrah, yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun. Sepuluh tahun terakhir, Jerman, Inggris dan negara-negara Skandinavia juga mulai menyelidiki akibat migrasi. Selain biaya, mereka juga meneliti sumbangan postif migrasi. Demikian ekonom Peter Nijkamp: Peter Nijkamp: "Di luar negeri orang mencoba untuk menghitung secara rinci berapa besar biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk jangka pendek dan panjang. Ini tidak hanya menyangkut euro, tapi juga tingkat pertumbuhan migrasi, inovasi, dan peranannya, misalnya untuk pertumbuhan ekonomi di kota." Nilai positif ini tidak bisa dilihat dari sisi finansial, kata Nijkamp, tapi ini merupakan bagian dari sumbangan positif para migran bagi kesejahteraan masyarakat. Menarik Diri Menjelang musim panas lalu, partai anti-imigrasi Belanda PVV, pimpinan Geert Wilders, meminta kabinet menghitung berapa dana yang dihabiskan Belanda untuk para migran. Menteri Integrasi Eberhard van der Laan menegaskan penghitungan tersebut tidak akan dilakukan. Ia menyatakan, "tidak menghitung pengeluaran kelompok tertentu dalam masyarakat." Dan ia "hanya mau mengevaluasi kebijakan, dan bukan penduduk." Toh di Belanda, sudah bertahun-tahun diadakan penelitian dan evaluasi pada bidang lain. Ekonom Peter Nijkamp: "Banyak contoh di mana orang memang langsung melihat pada untung-ruginya, juga di Belanda. Misalnya, berapa dana yang dikeluarkan untuk perawatan anak, para pelaku kriminal, dan manula. Semuanya hal yang dianggap biasa. Ini memang yang menjadi urusan sehari-hari para pembuat kebijakan. Tapi tidak pernah dilihat berapa besar jasa mereka. Jadi pendapat menteri benar, ini bukannya soal berapa, tapi apa artinya bagi masyarakat." Pekerja Migran PVV menikmati popularitas akibat permintaan mereka yang kritis mengenai migrasi. Tidak mengherankan jika ketertarikan partai ini hanya berkisar pada jumlah dana yang dihabiskan migrasi. Di sisi lain, ekonom Nijkamp menekankan bahwa migrasi juga membawa banyak keuntungan. Pekerja migran, contohnya. Di Belanda terdapat sekitar 50-60 ribu; jika dijumlahkan, mereka membawa omset dan pemasukan tambahan sejumlah milyaran euro. Analisis Menteri Van der Laan harusnya juga bisa memilih untuk menekankan bahwa penelitian tersebut bisa lebih dari sekadar penghitungan biaya finansial. Ekonom Peter Nijkamp: "Saya berpendapat kita harus melihat lebih jauh dan tidak hanya analisa cash-flow. Ekonomi tidak hanya menyangkut euro. Menteri yang bersangkutan memang menjawab berapa besar pengeluaran di tingkat nasional untuk berbagai kelompok masyarakat. Seakan jasa seorang pendatang bisa dihitung dari nilai ini. Ini bukan yang dipersoalkan. Tapi apa arti fenomena migrasi bagi masayarakat Belanda? Ini juga pertanyaan strategis." * SINAGOG BEIRUT KEMBALI PEROLEH MEZBAH Oleh Daisy Mohr Semak berlukar menutupi teks Ibrani di sinagog Yahudi di Beirut. Setelah ditunda bertahun-tahun, proyek renovasi akhirnya bisa dimulai. Bahkan Hizbullah yang anti-Israel tidak berkeberatan. Dalam waktu dekat, komunitas kecil Yahudi di ibukota Libanon tidak perlu lagi berdoa di rumah. Seorang penjaga berlari lewat taman depan sinagog yang hampir runtuh. Menurutnya orang dilarang masuk ke gedung ini. "Hanya dengan surat ijin," katanya tidak ramah. Ia menambahkan mustahil memperoleh surat ijin itu. Lewat jendela orang bisa mengintip ke dalam gedung. Walaupun besar, tapi kondisi sinagog sangat buruk. Lengkungan dihiasi bintang Daud dan teks Ibrani ditutupi semak berlukar. Di mana-mana terlihat sampah. Tulisan grafiti, yang dicoret pada dinding semasa perang saudara Libanon 1975-1990, mengingatkan kembali pada tahun-tahun ketika sinagog berada di garis penembakan. Isi gedung habis dijarah: lampu gantung, kursi, keramik dan bahkan altar marmer pun dicuri. Tahun 1976, gulungan Torah dan harta berharga lainnya kabarnya dibawa ke Jenewa, Swiss, dan sampai sekarang masih disimpan di dalam lemari besi. Ember berisi semen Setelah ditunda selama bertahun-tahun, proyek renovasi sinagog Magen Abraham akhirnya dimulai. Di bawah terik matahari, buruh Suriah mengangkut ember-ember berisi semen. Genting merah diambil dari atap yang hampir ambruk. Para buruh tidak banyak berbicara. "Ini adalah gereja untuk kaum Yahudi," cerita seorang insinyur saat jam istirahat. Langsung seorang penjaga datang memperingatkan ia sebaiknya tidak banyak berbicara. "Kami memperkirakan renovasi akan butuh waktu sekitar satu tahun," kata si insinyur dan langsung pergi. Gedung ini dibangun tahun 1926 dan adalah salah satu sinagog terbesar dan terpenting di dunia Arab. Tempat doa ini terletak di pusat ibukota Beirut, yang telah direnovasi. Semasa perang saudara tempat ini menjadi medan pertikaian bertahun-tahun. Tapi sejak akhir perang, perusahaan bangunan Solidere, milik mendiang Perdana Menteri Rafiq Hariri, sibuk membangun kembali pemukiman ini. Pertokoan mewah Pertokoan baru yang sangat mewah dan gedung bertingkat tinggi dengan apartemen mewah pula melingkari sinagog. Parlemen dan kediaman Perdana Menteri Saad Hariri terletak di dekatnya. Kendati perusahaan bangunan memutuskan, masyarakat Yahudi sendiri bertanggungjawab atas renovasi sinagog, perusahaan tersebut menyumbang dana sebesar 150.000 dolar. Sisa anggaran akan berasal dari komunitas Yahudi di Libanon, tapi terutama dari warga Yahudi di luar negeri. Diperkirakan proyek renovasi membutuhkan biaya sedikitnya satu juta dolar dan telah disetujui semua kelompok religius di Libanon. Juga Hizbullah yang sangat anti-Israel tidak berkeberatan. Batu nisan Selain sinagog di pusat Beirut, pemakaman Yahudi di bagian lain kota merupakan satu-satunya bukti nyata sebuah komunitas yang pernah mengalami perkembangan besar. Pemakaman ini kelihatan sunyi. Batu nisan ditutupi tumbuh-tumbuhan dan tanaman liar. Di sini ada sedikitnya 4000 makam. Dari batu nisan terlihat, bahkan di tahun 1999 masih ada orang yang dikuburkan di sini. Di Libanon sudah ribuan tahun tinggal komunitas Yahudi. Sampai sekarang agama Yahudi resmi diakui sebagai salah satu dari 18 agama di negeri kecil di Laut Tengah ini. "Gelombang pertama warga Yahudi tiba beberapa abad silam, ketika jumlah besar Yahudi-Andalusia melarikan diri dari inkuisisi Spanyol dan mencari tempat aman di pegunungan Chouf," tulis Kirsten Schulze dalam buku berjudul 'Orang Yahudi dari Libanon'. Kendati sekitar 22 ribu orang Yahudi tinggal di Libanon sebelum perang saudara, kini jumlah mereka tinggal kurang lebih 150 orang saja. Setelah perang enam hari tahun 1967, jumlah besar warga Yahudi Libanon mengungsi ke Eropa dan Amerika Serikat, takut diasosiasikan dengan politik negara tetangga di selatan. Rabi terakhir Kendati semasa perang saudara, komunitas Yahudi berhasil tidak terlibat konflik, tidaklah mudah hidup di sebuah negara yang diinvasi Israel tahun 1982. Pertengahan tahun 1980an, sebelas warga Yahudi disandera di Beirut. Jenazah empat sandera ditemukan kembali. Rabi terakhir meninggalkan Libanon tahun 1997. Sejak itu komunitas Yahudi berdoa di rumah masing-masing. * Normal;heading 1; GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENGADILAN AUSTRALIA BUKA KASUS TRAGEDI BALIBO PENGADILAN AUSTRALIA BUKA KASUS TRAGEDI BALIBO Pengadilan Australia ingin membuka kembali kasus Tragedi Balibo tahun 1975, yang menewaskan dua wartawan Australia, dua dari Inggris dan satu dari Selandia Baru. Sedangkan pemerintah Indonesia menganggap kasus itu sudah selesai. Pemerintah Indonesia tetap bersikeras bahwa tewasnya wartawan asing di Balibo saat invasi ke Timor Leste tahun 1975 itu bukanlah disengaja. Melainkan hanya korban dari konflik bersenjata. Namun hasil penyelidikan pengadilan Australia mengatakan pembunuhan itu terjadi di perbatasan Timor Leste, saat para watawan ingin menyerahkan diri pada TNI Indonesia. Mantan menteri penerangan dan purnawirawan TNI Yunus Yosfiah, atau kapten Andreas yang saat itu menjabat komandan lapangan untuk operasi Balibo diduga terlibat dalam pembunuhan itu. Respon TNI Menurut Rafendi Djamin, pengamat HAM, kasus ini hanyalah satu dari sederetan kasus penuntutan pertanggung jawaban dari TNI atas apa yang sudah terjadi di masa lalu, dalam konteks penegakan hukum dan HAM serta tercapainya keadilan bagi para korban. Lebih lanjut Rafendi mengatakan: "TNI sebagai satu lembaga tentu mempunyai juga tanggung jawab untuk menyelesaikan hal-hal yang dianggap sebagai sebuah kesalahan di masa lalu. Ini yang dianggap sebagai tanggung jawab institusi. Walaupun tanggung jawab kejahatan itu sendiri itu adalah tanggung jawab dari individu." Setelah belajar dari banyak tuduhan pelanggaran HAM dan kejahatan perang di Timor Leste, apakah TNI sebagai intitusi berhasil meresponi dengan baik? Rafendi berpendapat hal itu belum terjadi. Seperti halnya dengan kasus HAM lainnya, pemerintah selalu menyangkal dan tidak bersikap kooperatif. Padahal itu dibutuhkan untuk memperbaiki kesalahan masa lalu dan menyelesaikan kasus agar di masa depan kesalahan itu tidak terulang lagi. Pentingnya pertanggung jawaban TNI sebagai institusi harus diimbangi dengan pertanggung jawaban individu dalam tubuh TNI. Dalam hal ini, mengenai Yunus Yosfiah, Rafendi berkata: "Dari pandangan kami, pihak TNI sebagai lembaga semestinya mencoba meyakinkan kepada Jendral Yunus Yosfiah untuk bersikap kooperatif." Indonesia lemah bagi pelanggaran HAM Ada beberapa pihak yang mengatakan bahwa jika dibuka kembali, peradilan kasus Balibo seharusnya diadakan di Indonesia. Rafendi agak pesimis. Karena jika melihat bukti masa lalu peradilan HAM di Indonesia selalu gagal menindak lanjuti dan menghukum para pelaku pelanggaran dan kejahatan HAM. Wawancara selengkapnya dapat anda ikuti, lewat www.ranesi.nl. * ACEH GEGABAH MEMBERLAKUKAN SYARIAT ISLAM Tanggal 14 September mendatang di Aceh akan diberlakukan Qanun Jinayat dan Hukum Acara Jinayat. Qanun ini akan menggantikan Kitab Undang-Undagn Hukum Pidana. Menurut Tarmizi Age dari Perkumpulan Masyarakat Aceh se-Dunia atau World Acehnese Association (WAA), aturan ini gegabah diberlakukan. Selain itu pria Aceh yang tinggal di Denmark ini menilai, pemberlakuan Jinayat ini merupakan proyek dari Jakarta. UU ini digolkan karena para politisi kawasan Sumatera paling utara itu memperoleh dana dari Jakarta. Tarmizi:" Pemerintah Aceh ataupun DPR pasti punya kejelasan tertentu tentang berapa banyak uang setiap qanun yang mereka sahkan." Aceh hari ini berbeda dengan Aceh zaman dahulu, tambah Tarmizi. Setelah mengalami berbagai tahap sejarah, sekarang Aceh berhasil mengadakan perjanjian perdamaian pada 15 Agustus 2005, di Helsinki. Perjanjian itu, tambah mantan pemberontak Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini, tidak menyebut secara harfiah pemberlakuan syariat Islam. Di dalam perjanjian itu yang disebut justru, tambah Tarmizi, adalah pembuatan hukum sesuai dengan konvenan internasional. Tarmizi: "Jadi di Aceh apa saja boleh dilaksanakan. Namun perlu ditekankan bahwa tidak melanggar hak asasi manusia." Kalau syariat Islam ini diberlakukan maka ada kemungkinan orang yang melanggar hukum bisa mendapat hukuman cambuk. Dan ini sudah sering terjadi di Aceh, di mana orang dicambuk di depan umum. Menurut Tarmizi ini merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia. Tarmizi: "Saya pikir memukul orang di depan orang ramai, baik itu dilakukan di depan masjid, tergantung pada kejahatannya, ini adalah suatu kejahatan yang sulit diterima oleh siapa saja." Yang penting, menurut tokoh WAA ini, adalah pelaksaan Memory of Understanding (MoU) yang tercapai di Helsinki tadi. Ia menilai para politisi Aceh baik eksekutif maupun legislatif selama ini tidak menjalankan perjanjian Helsinki. Tarmizi menilai mereka ada semacam rasa takut. Makanya ia berharap agar para anggota legislatif yang baru bersikap lain. Poin 116 MoU Helsinki, tambah Tarmizi, menyebutkan bahwa qanun di Aceh akan disusun kembali dengan menghormati tradisi sejarah serta merncerminkan kebutuhan hukum terkini di Aceh. Tarmizi mengaku bahwa Islam sudah melekat dengan orang Aceh. "Sudah sangat sehati dengan masyarakat, " katanya. Tapi ia melihat pelaksanaan syariat sekarang ini penuh nuansa politik yang merupakan pembohongan publik belaka. Jalan terbaik, menurut Tarmizi, adalah terlebih dahulu diadakan sosialisasi kepada masyarakat tentang syariat Islam. Ia sependapat dengan Muhammad Nazar, wakil gubernur Aceh, yang mengatakan bahwa Islam di Aceh akan diterapkan melalui ekonomi. Tarmizi: "Karena saya pikir jika orang lapar datang mencuri, kemudian dipotong tangan, apakah itu Islam? Tapi bagaimana dengan orang-orang gede, juragan-juragan, orang kaya, pemerintah yang korupsi. Tapi mereka tidak diapa-apakan. Itu bukan syariat Islam namanya." Dengarkan wawancara ini pada situs web kami www.ranesi.nl. * TEMA INTEGRASI ABSEN DALAM KAMPANYE PEMILU LEGISLATIF JERMAN DAN RENUNGAN PERJALANAN KERETA API BANDUNG - YOGYA SEORANG KOLUMNIS ASING Akhir bulan ini, pada tanggal 27 September nanti, Republik Federasi Jerman akan menyelenggarakan pemilu legislatif. Berbagai tema menjadi bahan debat politik. De Volkskrant, harian pagi yang terbit di Amsterdam mengangkat tema integrasi warga pendatang ke dalam masyarakat Jerman. Sungguh aneh, demikian De Volkskrant, masalah integrasi adalah salah satu agenda politik penting di Jerman. Tapi, tema ini sama sekali tidak menjadi agenda debat pemilu. Menurut Fritz Felgentreu, seorang politikus dari Partai Sosial Demokrat Jerman, SPD, tampaknya semua partai politik Jerman sepakat, tema ini sama sekali tidak menarik para elektorat. Sebagaimana di negara-negara Eropa lainnya, integrasi pendatang asing kini menjadi masalah. Peluang kerja bagi warga pendatang asing masih lebih sulit ketimbang pribumi. Rasisme dan diskriminasi masih banyak dirasakan warga pendatang. Karena itu pula, dalam berbagai kesempatan kampanye, warga pendatang banyak mencoba mengangkat masalah tersebut. Seorang imigran asal Palestina mengatakan, sejak runtuhnya Tembok Berlin, ia merasa rasisme makin parah. "Saya ingin agar masalah ini dibicarakan secara terbuka," katanya. Seorang lain menyatakan, "Kami selalu mencoba untuk berintegrasi, tapi kalian tidak pernah memberi kesempatan pada kami untuk berintegrasi". Untuk menjelaskan keganjilan tersebut, De Volkskrant menyajikan pandangan Holger Kolb, seorang peneliti masalah integrasi. Menurut sang peneliti, di Jerman, masalah integrasi tidak pernah memiliki sifat agresif dan polemis, sebagaimana di negara-negara Eropa lain. Tidak pernah memuat kandungan ideologis. Debat integrasi di Jerman selalu bersifat pragmatis dan teknokratis. Dari Jerman kita beralih ke topik Indonesia. Naik kereta api dari Bandung ke Yogyakarta bagi banyak orang Indonesia mungkin tidak banyak istimewanya. Lain halnya, bagi seorang warga asing, seperti misalnya pengalaman kolumnis harian The International Herald Tribune. Sang kolumnis adalah Philip Bowring. Sembari sedikit memuji, ia terkesan agak heran karena di Indonesia, semua kereta api ternyata punya nama kesayangan. Ia berusaha mencari tahu, apa arti nama kereta "Argo Wilis' yang ia tumpangi. Dan akhirnya tahu bahwa 'Wilis' adalah nama salah satu gunung berapi, di lintasan perjalanan Bandung - Yogya. Philip Bowring juga berusaha mengaitkan pengalaman perjalanannya dengan masa lalu. Melalui berbagai peninggalan candi Hindu dan Budha, ia mengangkat peradaban Tanah Jawa, jauh sebelum para pedagang Cina dan Arab berdatangan ke Nusantara. Menurut sang kolumnis, demikian The International Herald Tribune, para pedagang Jawa ribuan tahun lebih dulu telah berlayar hingga ke Pulau Madagaskar, menjajakan rempah-rempah. Hal ini jarang diketahui orang, katanya. Padahal, berbagai peninggalan mereka, masih banyak ditemukan di berbagai tempat di pantai Afrika Timur. Sebagai perbandingan, bangsa-bangsa Eropa baru mulai menjelajahi dunia, sekitar lima ratus tahun silam saja. Dari Yogya, Philip Bowring melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Kembali ia terheran-heran melihat keramaian kota pelabuhan ini. Akhrinya ia menyimpulkan, pantas pulau Jawa, selama dua ribu tahun belakangan, memainkan peran sedemikian penting dalam proses globalisasi dan perdagangan dunia. Demikian The International Herald Tribune, dan sekian pula Tinjauan Pers kali ini. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
