--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Minggu 11 Juli 2010 14:00 UTC ** FIDEL CASTRO TAMPIL DI MUKA UMUM ** PERINGATAN JATUHNYA KANTUNG SREBRENICA ** ROSSETA MELINTASI LUTESIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SEBELAS TIP UNTUK KALAHKAN SPANYOL ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AMSTERDAM SIAP-SIAP BERPESTA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AYAH ALMA HILANG UNTUK SELAMANYA DI SREBRENICA * FIDEL CASTRO TAMPIL DI MUKA UMUM Havana (ANP/EFE) - Untuk kali pertama sejak beberapa bulan terakhir ini, mantan Presiden Kuba, Fidel Castro, tampil di muka umum. Ia berkunjung ke Pusat Penelitian Ilmiah Nasional, di ibukota Havana. Situs web pemerintah, Cuba Debate, Sabtu lalu menayangkan gambar kunjungan mantan presiden yang berusia lanjut tersebut. Fidel Castro, yang kini berusia 83 tahun, pada tahun 2006 mengalihkan kekuasaan negara pada adik laki-lakinya, Raul Castro. Selanjutnya Fidel Castro menjalani operasi berat, dan berusaha untuk memulihkan kesehatannya kembali. Pada Februari 2008, Raul Castro resmi dipilih oleh parlemen Kuba sebagai presiden. Sampai sekarang Fidel Castro masih menjadi pemimpin partai komunis Kuba. Fidel Castro tampil terakhir kali, Desember tahun lalu. * PERINGATAN JATUHNYA KANTUNG SREBRENICA Potocari (ANP) - Ahad ini, puluhan ribu orang diharapkan akan hadir dalam acara peringatan jatuhnya kantung Srebrenica, pada bulan Juli 1995. Begitu berhasil menguasai kota Srebrenica dan bukit-bukit di sekitarnya, tentara Bosnia Serbia, di bawah komando Jendral Mladic, membunuh ribuan pria muslim. Diperkirakan, delapan ribu orang tewas, dalam kasus kejahatan perang paling parah di Eropa, sejak Perang Dunia Kedua. Akan ikut menghadiri acara peringatan, di antaranya, Presiden Serbia, Boris Tadic, Presiden Kroasia, Ivo Josipovic, dan Perdana Menteri Turki, Tayyip Erdogan. Belanda mengirim Menteri Pertahanan, Eimet van Middelkop. Pada tahun 1995, pasukan PBB asal Belanda mendapat tugas untuk melindungi kantung pengungsi di Srebrenica. Mereka ternyata tidak mampu mencegah tentara Serbia memisahkan pengungsi pria, mengangkut muslimin Bosnia tersebut ke tempat lain, dan kemudian membunuhnya. * ROSSETA MELINTASI LUTESIA Paris (ANP/AFP) - Sabtu kemarin, Rosseta, pesawat ruang angkasa tanpa awak milik Eropa berhasil terbang melintasi asteroida Lutesia. Rosseta berhasil membuat beberapa foto benda angkasa tersebut. Dengan demikian, pada masa yang akan datang, mungkin manusia mampu melindungi planet bumi dari benturan benda angkasa seperti itu. Rosseta terbang dengan kecepatan sekitar 48.000 kilometer per jam, di lapangan asteroida, di antara Mars dan Jupiter. Pesawat seharga 1 milyar euro ini, berhasil mendekati Lutesia hingga jarak sekitar 3.200 kilometer. * KRISIS GEREJA ANGLIKAN London (ANP) - Di Inggris, gereja Anglikan berada dalam suasana krisis. Sabtu malam kemarin, usul kompromi untuk memungkinkan pengangkatan uskup wanita, tidak disetujui. Menurut usul kompromi tersebut, keberadaan uskup wanita bisa diterima, dengan syarat ia berfungsi bersama seorang uskup pria. Tadinya, dengan usul ini, Kardinal Cantenbury, Rowan Williams, masih berharap akan bisa membujuk kalangan penentang uskup wanita. Namun, para penentang mengancam, mereka akan pindah ke geraja Katolik Roma, jika wanita bisa diangkay menjadi uskup. Sementara itu, Paus Benedictus ke XVII menyatakan, pintu gereja Katolik Roma terbuka bagi mereka. * SOMALIA HARAMKAN NONTON BOLA Mogadishu (ANP) - Dengan makin mendekatnya saat pertandingan final kejuaraan sepakbola dunia di Afrika Selatan, keadaan di banyak negeri juga makin tegang. Ketegangan tidak hanya melanda Belanda dan Spanyol. Di Somalia, hal ini, kadang, benar-benar merupakan urusan hidup atau mati. Penguasa penganut garis islam radikal di Somalia tidak menyukai olahraga paling populer di dunia ini, dan memaksakan pendapat tersebut pada penduduk. Sejak kejuaraan berlangsung, banyak berita dari Somalia melaporkan adanya penangkapan, penyiksaan di muka umum, hingga eksekusi hukuman mati, dengan tuduhan menonton pertandingan sepakbola di televisi. Hari Ahad ini, milisi al-Shabaab dan Hizbul Islam menyatakan, larangan tersebut masih tetap berlaku. Untuk menyaksikan pertandingan sepakbola, pecandu bola di Somalia harus berani mempertaruhkan nyawa mereka. Menurut koran Washington Post, yang terbit hari ini, selama satu bulan ini, sudah terjadi lima kali eksekusi hukuman mati, karena melanggar larangan nonton sepakbola. * KORBAN TOPAN ALEX DI MEKSIKO Mexico City (ANP) - Regu penyelamat bencana banjir di Meksiko menemukan dua orang gadis cilik yang berhasil menyelamatkan diri, di sebuah pohon. Dua gadis berusia sembilan dan sepuluh tahun tersebut berhasil selamat karena memeluk erat-erat batang pohon. Mereka berada di atas pohon, selama empat malam, tanpa makan dan minum. Menurut polisi negara bagian, Tamaulipas, di Meksiko Timurlaut, orangtua kedua gadis tersebut tewas tenggelam. Topan Alex, yang pekan lalu melanda Meksiko Timurlaut, dipastikan telah menewaskan 30 jiwa. * UNJUK RASA DI KATALONIA Barcelona (ANP) - Sabtu kemarin, di Barcelona, ratusan ribu warga Katalonia turun ke jalan menuntut kemerdekaan dari Spanyol. Dengan moto, 'kami merupakan negara tersendiri', dan 'kami ingin menentukan nasib kami sendiri', mereka menentang putusan Mahkamah Agung Spanyol beberapa pekan lalu, yang mencabut pasal-pasal mengenai status otonomi Katalonia. Kepala negara bagian Katalonia, pemimpin partai sosialis, Jose Montilla, memimpin aksi unjuk rasa di pusat kota Barcelona. Pihak polisi memperkirakan, sekitar satu juta orang, ikut melakukan aksi unjuk rasa ini. * BANJIR LANDA CINA SELATAN Beijing (ANP/RTR) - Bencana banjir dan longsor di Cina Selatan menelan puluhan korban jiwa. Limabelas orang masih dinyatakan hilang, menyusul hujan deras yang berlangsung selama beberapa hari. Sejak awal Juli lalu, cuaca buruk membuat lebih dari 17 juta penduduk menghadapi berbagai kesulitan. Hingga saat ini, sekitar 42.000 rumah roboh, dan 121.000 lainnya mengalami rusak berat. Ratusan ribu lahan pertanian hancur. Diperkirakan, kerugian materi sudah mencapai satu milyar euro. * SEBELAS TIP UNTUK KALAHKAN SPANYOL Enambelas juta warga Belanda tahu bagaimana cara mengalahkan Spanyol di final kejuaraan sepakbola dunia. Khusus bagi pelatih tim nasional Bert van Marwijk: sebelas tip untuk menggondol piala dunia tersebut. 1. Metode Swiss Pada babak penyisihan grup, Swiss menunjukkan cara mengalahkan Spanyol: ramai-ramai menjaga pertahanan, mengulur-ulur waktu dan keberuntungan (dan ini harus agak dipaksakan). Hasilnya: menang 1-0. Sehari setelah kesalahan bodoh ini terjadi, suatu koran pagi Belanda menulis: "Spanyol tidak tahu harus berbuat apa menghadapi gaya permainan bola seperti itu. Sutradara Andres Iniesta menebar sekian banyak operan-operan pendek, tapi barisan depan tidak dilengkapi dengan kemampuan menembak akurat, kecermatan dan keberuntungan." 3. Obrak-abrik lapangan tengah Namanya sudah disebut: Andres Iniesta. Sutradara La Furia Roja. Intinya, terus kuasai bola, dan superior di runag gerak sempit. Di lapangan tengah, berusaha menciptakan kombinasi bersama Xavi, Busquts dan Xabi Alonso: empat orang ini bisa membuat orang terkesima. Mereka akan meluncur ke kotak penalti, dan dengan operan jitu, menciptakan peluang untuk mencetak gol. Obrak-abrik mereka, dan Spanyol akan bingung. Tugas menarik bagi Mark van Bommel dan Nigel de Jong. 3. Singkirkan top scorer Villa Spanyol sangat tergantung pada top scorer David Villa. Dari tujuh gol kemenangan Spanyol di putaran final kejuaraan sepakbola ini, lima di antaranya atas nama Villa. Karena itu, singkirkan Villa, dan Spanyol akan mampu mencetak gol. Dan tim yang tidak bisa mencetak gol, juga tidak akan menang. 4. Wes we can! Tip paling jitu tentunya dari orakel sepakbola Belanda, Johan Cruijff, yang sebelum kejuaraan dunia ini berlangsung pun sudah menunjuk Spanyol sebagai favorit. Setelah duel melawan Jerman, Cruijff menyatakan, tim Spanyol bermain seperti FC Barcelona: "penguasaan bola, bermain menusuk, dan langsung mengurung lawan jika kehilangan bola." Agar bisa mengalahkan Barcelona, orang harus bermain seperti Inter Milan, juara Champions League. Dan siapa motor di belakang kekuatan Inter? Wesley Sneijder. Ia belum lama ini menyatakan, sama sekali tidak takut menghadapi Spanyol. "Usahakan jangan kehilangan bola di lapangan tengah, dan jika menguasai bola, tunjukkan keberanian." 5. Kali ketiga akan berhasil Oranje tampil untuk kali ke tiga di babak final kejuaraan dunia. Dua kali sebelumnya cukup terkenal; dua kali konfrontasi, melawan Jerman pada tahun 1974, dan melawan Argentina pada tahun 1978. Dan sayangnya, dua kali kalah. Saat tepat untuk mengutip ungkapan Belanda kuno: 'drie keer is scheepsrecht' yang artinya, kali ketiga pasti akan berhasil. Lagipula, Spanyol pun belum pernah jadi juara dunia. Bahkan belum pernah lolos ke babak final. 6. Keuntungan bermain di kandang lawan Selain itu, di babak final, Belanda dua kali harus bertanding melawan tuan rumah. Posisi yang sangat tidak menguntungkan. Tapi, di Afrika Selatan ini, kasusnya lain. Selanjutnya, lebih banyak warga Afrika Selatan keturunan Belanda, ketimbang keturunan Spanyol. Singkat kata: walaupun bermain di luar kandang, tapi Belanda lebih diuntungkan. 7. Lagu kebangsaan Spanyol Jika dua lagu kebangsaan dikumandangkan, Belanda sudah unggul 1-0. Karena, sementara tim Belanda menyanyikan lagu kebangsaan Wilhelmus dengan penuh semangat, pada saat lagu kebangsaan mereka dikumandangkan, tim Spanyol terpaksa tutup mulut. Ternyata lagu kebangsaan Spanyol tidak dilengkapi dengan teks. Lagi pula, lagu kebangsaan Spanyol, La Marcha Real, atau Mars Kerajaan, berasal dari abad ke XVIII, sementara Wilhelmus dari tahun 1932. Jadi, jauh lebih muda. Yang lebih muda, akan menggondol piala. 8. Sekali lagi permalukan Jerman Jerman ternyata tidak bisa menerima kekalahan mereka. Belanda tahu ini, dan tadinya, bersedia memaklumi hal itu. Hingga, usai kalah dalam duelmelawan Spanyol menyatakan, pelatih tim nasional Jerman Joachim Low menyatakan: "Spanyol akan jadi juara dunia." Menurut Low, Belanda sama sekali tidak punya peluang. Wie Bitte? Orang Jerman menganggap Belanda tidak punya peluang? Oranje tidak perlu punya motivasi lain lagi! 9. Gelang keseimbangan Hal yang banyak dibicarakan dan tidak bisa dianggap remeh. Senjata rahasia dan jimat Oranje. Gagasan Wesley Sneijder: gelang yang menggambarkan kesatuan tim Oranje. Semua pemain menggenakan gelang ini. "Walaupun hal ini cuma akan membantu 0,1 persen saja," kata Dirk Kuijt, menaksir manfa'at gelang tersebut. 10. Dendam 1983 Masih ingat? Pada tahun 1983, Spanyol dan Belanda bertarung memperebutkan satu tempat di putaran final kejuaraan Eropa 1984. Desember sebelumnya, Belanda mengalahkan Malta dengan skor 5-0. Di grup ini, tinggal tersisa duel Spanyol lawan Malta. Spanyol harus menang dengan selisih sebelas gol, agar selisih saldo mereka lebih banyak dari Belanda. Hasilnya 12-1. Kini masih beredar desas-desus, bahwa Spanyol menyogok Malta. Cukup alasan untuk balas dendam! 11. Percaya kekuatan sendiri Alasan paling penting untuk bisa berhasil dalam pertandingan bersejarah ini tentu: percaya pada kekuatan sendiri. Bagaimana kemampuan Oranje? Dan ini sebenarnya tidak usah dipertanyakan. Enam duel tak terkalahkan selama babak final ini. Tim yang sangat berpengalaman, serangkaian keberhasilan, memiliki seorang pemain yang selama musim sepakbola tahun ini tampil paling sukses, Wesley Sneijder, sebagaimana halnya seorang pemain lain yang paling mengagumkan, Robben, dan seorang pelatih, yang sudah pernah menjadi juara dunia. Oke, memang cuma juara main kartu klaverjassen, tapi toh ... * AMSTERDAM SIAP-SIAP BERPESTA Keputusan pertama yang diambil walikota baru Amsterdam Eberhard van der Laan adalah memastikan ibukota akan menjadi tuan rumah perayaan untuk timnas Belanda ketika pulang dari Afrika Selatan. Nicola Chadwick Juru bicara walikota mengatakan: "Kami selama satu tahun melakukan persiapan perayaan Hari Ratu, yang dikunjungi 750.000 orang. Kini kami punya waktu lima hari untuk menyelenggarakan pesta yang dihadiri satu juta orang. " Jika tim Belanda mengalahkan Spanyol dalam final Piala Dunia Ahad (11/07) satu juta orang diperkirakan datang untuk menyaksikan pemain sepak bola yang dengan perahu keliling kanal-kanal terkenal Amsterdam menuju lapangan Museumplein. Jika kalah, tur keliling kanal dibatalkan. Rumah perahu Dewan kota telah memeriksa rute yang dimulai dari pangkalan angkatan laut. Tur hanya melewat sembilan rumah perahu. Semuanya telah difoto dan difilm seandainya nanti mengalami kerusakan. Pada perayaan Piala Eropa 1988, gara-gara banyak orang berdiri di atas rumah perahu, beberapa di antaranya tenggelam. Dua jembatan ditutup untuk umum karena tidak mampu menahan begitu banyak orang. Rijksmuseum dan museum Van Gogh telah memutuskan untuk tutup Selasa(13/07) selama perayaan. Kedua museum akan memasang spanduk besar di depan bangunan untuk ikut meramaikan suasana. Spanduk oranye yang dipasang di museum Van Gogh Jumat (09/07) bertuliskan "Sukses Oranje!" Sementara spanduk di Rijksmuseum bergambarkan foto Putri Amalia meniup vuvuzela berukuran enam kali enam meter. Massa Tindakan tambahan diambil untuk menjamin massa dapat dikendalikan. Tiga perusuh sepak bola, yang menghina petugas polisi seusai semifinal Selasa (06/07) tetap ditahan sampai perayaan di ibukota selesai. Dalam harian Belanda Trouw, mantan walikota Ed van Thijn memperingatkan bahwa ini penting untuk memastikan pemain sepak bola mencapai tujuan tepat waktu. "Kerumunan warga yang tidak sabar sangatlah berbahaya," katanya. 28 Juni 1988 merupakan hari perayaan terbesar sejak pembebasan Belanda pada akhir Perang Dunia II, ketika ratusan ribu orang berdiri di pinggir kanal, menyaksikan tim pemenang lewat dengan perahu terbuka. Begitu mereka mencapai lapangan Museumplein, Ruud Gullit harus meminta massa mundur sedikit karena orang-orang di depan terdesak. Habis Tiket penerbangan untuk final di Afrika Selatan habis terjual. Pangeran Mahkota Willem-Alexander, Putri Maxima dan Perdana Menteri Jan Peter Balkenende akan menghadiri pertandingan di stadion Soccer City di Johannesburg. Layar lebar besar akan dipasang di sejumlah alun-alun kota Belanda sehingga orang bisa menonton pertandingan di luar. Pertandingan bahkan ditayangkan 3D di bioskop. Pengunjung acara-acara seperti North Sea Jazz Festival dan festival Over het IJ juga melakukan persiapan sehingga orang bisa menonton final. Tapi tidak semua orang akan menonton pertandingan. Beberapa kota Belanda yang sangat fundamentalis agama, tidak memperbolehkan menonton televisi pada hari Minggu. Surat kabar Kristen ortodoks Reformatorisch Dagblad tidak melaporkan pertandingan karena berlangsung pada hari Tuhan -hari Ahad-. Hak siaran Sementara itu pelbagai pertanyaan timbul dalam parlemen bagaimana asosiasi sepakbola Belanda (KNVB) bisa menjual hak eksklusif penyiaran perayaan Selasa kepada stasiun televisi komersial SBS6. Menurut anggota partai Kristen Demokrat CDA Joop Atsma, itu adalah acara publik, diselenggarakan dewan kota dan karena itu harus bisa disiarkan semua media. "KNVB bermain dengan api. Pihak berwenanglah yang memungkinkan perayaan ini dan untuk itu telah mengeluarkan banyak waktu dan uang di mana tengah dilakukan penghematan di kepolisian dan bidang-bidang lain. Sangat aneh KNVB minta uang untuk hak siaran. " * AYAH ALMA HILANG UNTUK SELAMANYA DI SREBRENICA Akhir pekan ini, adalah 15 tahun lalu pembantaian masal terjadi di desa Bosnia, Srebrenica. Pembantaian masal di Eropa sejak Perang Dunia Kedua. Militer Bosnia Serbia membunuh 8 ribu warga muslim, termasuk ayah Alma Mustafic, Ia adalah karyawan militer Belanda yang bekerja sebagai pasukan perdamaian PBB. Laporan Sebastiaan Gottlieb. Rizo Mustafic bekerja sebagai mekanik listrik di Dutchbat, tentara PBB Belanda ketika pasukan Bosnia Serbia menyerang Srebrenica pada 11 juli 1995. Bersama keluarganya ia mengungsi ke pangkalan militer PBB asal Belanda yang lebih aman. Ia tidak sendiri, puluhan ribu pengungsi muslim lainnya juga berada di Srebenica. Mustafoc diijinkan masuk dan masuk daftar orang yang akan diungsikan oleh tentara Belanda. Namun Alma dan ibunya kaget, ketika ayahnya, Rizo, pada menit terakhir toh harus pergi. Ia diserahkan kepada tentara Serbia, Alama menjelaskan: Semuanya berlangsung dengan cepat sekali. Ia didorong begitu saja, kami harus jalan terus. yang masih saya ingat saya menoleh melulu, mau tahu apakah masih bisa melihat ayah untuk terakhir kali. Dan ibu berkata setiap kali: "Jangan menoleh, jangan menoleh, nanti kami ditahan juga!" Ini adalah untuk kali terakhir Alma melihat ayahnya. Setelah itu tidak ada kabar lagi darinya, dan sisa-sisa jasadnya tidak ditemukan. Alma pindah ke Belanda setelah Srebrenica jatuh ke tangan Serbia. Ini adalah keinginan almarhum ayahnya. Ia tidak mau Alma menjadi besar di negara yang korup. Alma mengganti kewarganegaraannya dan kini mengajar hukum perpajakan di Sekolah Tinggi Utrecht, Hoogeschool Utrecht. Ia merasa kurang senang tinggal di negara yang tidak membantunya pada tahun 1995: Saya tidak yakin para serdadu secara pribadi bisa mengubah situasi saat itu, saya yakin kalau pimpinan tentara Belanda bersikap lain, maka kasus ini akan berakhir beda. Bayangkan, ayah 100 persen yakin mendapat perlindungan, namun karena kesalahan seorang karyawan dinas kepegawaian dikirim ke nasib maut. Ini menyakitkan sekali. Saya selalu ingat, ia sebenarnya masih bisa tinggal di sini. Dan tidak ada kata maaf. Kesalahan Yang menjengkelkan Alma adalah ketidak-pastian yang tetap ada sekitar apa yang sebenarnya terjadi di Srebrenica. Ia mau kebenaran akan terungkap dan pemerintah Belanda mengaku melakukan beberapa kesalahan: "Kalau Belanda tidak melakukan kesalahan, mengapa ada begitu banyak dokumen rahasia yang tidak boleh kita lihat. Orang Belanda tahu bahwa ada banyak pembantaian dan di hari-hari berikutnya akan terjadi pembunuhan massal. Saya kira kalau semua fakta terungkap maka akan kentara pemerintah Belanda meelakukan begitu banyak kesalahan dan mereka takut akan dituntut ganti rugi yang luar biasa besarnya". Pekan ini Alma Mustafic dan keluarga korban lainnya meminta kejaksaan Belanda menuntut pimpinan pasukan PBB asal Belanda di Srebrenica dengan hukum pidana. ----------------------------------------------------------------------------------------------------- Jalan panjang penggalian mayat Cintia Taylor Setelah 15 tahun kejadian genosida di Srebrenica penggalian kuburan masal masih berlangsung di daerah ini. Sampai saat ini sudah 73 kuburan masal yang digali kembali dan 6,481 korban sudah diidentifikasi. Namun jumlah korban yang belum ditemukan adalah 1500, itulah sebabnya para penyelidik yakin jumlah kuburan masal masih akan bertambah. Kuburan yang baru saja digali lagi dekat Srebrenica adalah Zalazje. Makam sebesar 45 m x 15 m ini diperkirakan adalah bagian dari 6 sampai 8 kuburan masal yang sama dan yang dikaitkan dengan pembunuhan "Gudang Kravica", di mana sekitar 1000 orang laki-laki dibunuh dengan granat tangan. Menurut para pakar forensik Komisi Internasional Untuk Orang Hilang (ICMP), kuburan ini adalah kuburan kedua, artinya jasad yang ditemukan sebelumnya sudah dikubur ditempat lain. Dalam pemindahan ini terjadi kerusakan pada jasad-jasad ini. Direktur Jenderal ICMP Kathryne Bomberger menyebut fakta ini sebagai penghalang identifikasi para korban: "Diusahakan untuk memindahkan jasad-jasad ini dari sekian banyak kuburan masal ke kuburan lain yang menyebabkan jasad-jasad ini tetap tidak dikenal". Sebagai contoh, seorang pria yang bagian-bagian jasadnya ditemukan di 11 lokasi pemakaman. Selanjutnya Kathryne Bomberger juga menunjuk pada kenyataan bahwa para pelaku genosida ini tetap membisu dan menolak bekerjasama dengan para penyidik. Penemuan kuburan masal dengan demikian tergantung dari keterangan para saksi saja dan dari penemuan fakta oleh Tribunal Kriminal Internasional untuk bekas Yugoslavia di Den Haag. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
