---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 13 Juli 2010 14:50 UTC



** PERJANJIAN TKW MALAYSIA-INDONESIA

** PAKAR NUKLIR IRAN MENGHILANG

** KUBA LEPAS TAPOL

** GEMA WARTA, TINJAUAN PERS: MENYELAMATKAN HARIMAU DAN TOLERANSI SENI DAN 
AGAMA DI RUSIA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MALAYSIA GUNAKAN POLITIK GERTAK SAMBAL

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA; ORANJE, SUDAH KALAH, CITRA PUN RUSAK

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: DELFT BANGUN LAB RAKSASA MAHAL RAMAH LINGKUNGAN

** GEMA WARTA, TOPIK INTERNASIONAL: DI SURIAH PENGACARA HANYALAH FORMALITAS SAJA



* PERJANJIAN TKW MALAYSIA-INDONESIA

Menteri tenaga kerja Malaysia, S. Subramaniam mengumumkan penangguhan 
perjanjian dengan Indonesia yang mengatur persyaratan kerja para pembantu rumah 
tangga asal Indonesia. Sebelumnya Jakarta juga menangguhkan pengiriman TKW ke 
negri jiran ini akibat berbagai insiden kekerasan yang dialami  para pembantu 
rumah tangga. Masih ada beberapa butir permasalahan yang harus diselesaikan. 
Belum ada kesepakatan di bidang gaji pokok, gaji minimum dan ongkos perantaraan 
oleh biro jasa.  Setiap tahun  sekitar 50 pembantu rumah tangga Indonesia 
menjadi korban kekerasan, namun Indonesia menyatakan jumlah ini mencapai 1000 
pembantu rumah tangga. TKW Indonesia di Malaysia berjumlah 300 ribu. Di masa 
depan Malaysia akan merekrut TKW di Thailand Selatan dan Filipina yang juga 
beragama Islam. Sampai sekarang Malaysia belum memiliki perundang-undangan yang 
mengatur posisi para tenaga kerja asing.


* PAKAR NUKLIR IRAN MENGHILANG

Media Iran memberitakan seorang pakar nuklir Iran diculik dinas intel Amerika 
Serikat CIA. Ternyata ia kini berada di kedutaan besar Pakistan di Washington. 
Amerika Serikat dan Iran memutuskan hubungan diplomatik mereka tahun 1979, pada 
awal revolusi islam di Iran. Pakistan kini mengurus kepentingan Iran di Amerika 
Serikat. Radio Iran memberitakan bahwa Sharam Amiri, pakar nuklir ini melarikan 
diri ke kedutaan besar Pakistan dan ingin secepatnya pulang ke Iran.


* KUBA LEPAS TAPOL

Enam disiden Kuba Selasa pagi meninggalkan negaranya menuju Spanyol. Mereka 
adalah sebagian dari 52 tapol yang ditahan tahun 2003. Mereka dilepas dari 
tahanan berkat campur tangan gereja katolik kuba. Kuba berjanji para disiden 
ini akan bebas dalam kurun waktu 4 bulan. Pemerintah komunis di Havana 
menganggap mereka kaki tangan Washington dan tidak pantas tinggal di Kuba. 20 
di antara mereka bersedia berangkat ke Spanyol. Belum jelas mengapa pemerintah 
Kuba memutuskan melepas mereka. Jumlah 52 tapol yang dibebaskan ini, adalah 
yang kedua besarnya, setelah Kuba membebaskan 101 tapol ketika kunjungan 
mendiang Paus Johannes Paulus ke dua pada tahun 1998. Perkiraan jumlah tapol di 
Kuba berkisar sekitar 167 orang, demikian organisasi HAM ilegal Kuba Ccdhrn 
pada awal juli 2010.


* PENANGGUHAN PENEGEBORAN DI TELUK MEKSIKO

Pemerintah Obama kembali mengumumkan penangguhan pengeboran minyak di Teluk 
Mexico. Penangguhan sebelumnya dilarang pengadilan karena menyebabkan rugi 
besar perusahan-perusahaan bersangkutan. Vonis ini kemudian dikukuhkan dalam 
naik banding. Pemerintah Amerika ditekan untuk mengurangi risiko pengeboran 
setelah bencana kebocoran sumber minyak di anjungan milik BP. Washington 
memperkirakan penangguhan sementara sampai 30 November akan menghindar vonis 
hakim. Peraturan ini melarang teknik pengeboran tertentu dan bukannya kedalaman 
pengeboran. Namun penangguhan ini berdampak juga pada perusahaan-perusahaan 
yang mempetieskan rencana pengeboran mereka karena mengkhawatirkan tuntutan 
ganti rugi.


* PENAMPUNGAN PENGUNGSI DI TIMOR LESTE

Pemerintah Australia akan tetap berunding dengan Timor Leste ihwal penampungan 
para pengungsi Asia miskin di negara itu. Parlemen Timor Leste menolak 
pembangunan tempat penampungan ini. Perdana menteri Australia, Julia Gillard 
akan tetap behubungan dengan pemerintah Timor Leste. Topik ini adalah bagian 
dari kampnaye pemilihannya.  Ia menyatakan keputusan parlemen Timor Leste hanya 
diambil oleh 34 dari ke 66 anggota parlemen Timor Leste. Selanjutnya ia 
menyatakan hanya berurusan dengan pemerintah Timor Leste, yang pada gilirannya 
menyatakan terbuka untuk dialog mengenai masalah ini.


* KONPERENSI PENAMBAHAN JUMLAH HARIMAU

Di Nusa Dua Bali, diselenggarakan pertemuan 13 negara yang memiliki satwa 
harimau. Mereka antara lain adalah India, Indonesia, Rusia dan Thailand. 
Inisiatif untuk pertemuan ini diambil oleh  Dana Cagar Alam Sedunia WWF. 
Menurut WWF saat ini jumlah harimau berkurang dari 100 ribu abad lalu menjadi 
3200 saja. Harimau diancam punah. Para diplomat akan berusaha memperbesar 
jumlah ini, dan akan mengurangi saingan antara manusia dengan harimau . 
Pertemuan di Bali ini berlangsung sampai Rabu besok dan adalah persiapan untuk 
pertemuan puncak ihwal nasib harimau di St. Petersburg Rusia, di bulan 
September mendatang.


* SIDANG TRIBUNAL TERORISME

Di Leidschendam Belanda sidang pertama tribunal terorisme atau yang juga 
disebut Tribunal Hariri dimulai. Tribunal Hariri menyelidiki makar terhadap 
mantan perdana menteri Libanon, Rafik al-Hariri. Peledakan mobil angkutan 
dengan 1 sampai 2 ton bahan peledak menewaskan Hariri dan 22 orang lainnya. 
Sampai sekarang belum ada orang yang didakwa, namun atas permintaan komisi 
penyidik PBB sejumlah jenderal Libanon ditahan. Beberapa hari setelah pendirian 
tribunal ini pada 1 maret 2009, 4 jenderal dibebaskan atas perintah tribunal 
karena tidak ada bukti. Seorang diantara mereka, Jamil al Sayyet akan minta 
ganti rugi dalam prosedur hukum yang ia mulai. Atas permintaannya sidang 
pertama akan menyorot masalah ini.


* ANUGERAH BINTANG KEHORMATAN

Pelatih Tim nasional Belanda Bert van Marwijk dan kapten Giovanni van 
Bronckhorst dianugerahi bintang Ridder in de Orde van Oranje Nassau. Menteri 
kesehatan dan olah raga demisioner, Ab Klink menyematkan penghargaan ini di 
tempat kediaman resmi perdana menteri Belanda, Catshuis. Bert van Marwijk 
menyatakan ia terkejut. Sekarang kami masih sedikit kecewa, namun setelah 
beberapa waktu, kami akan mengenang peristiwa ini dengan tersenyum, demikian 
tambah Giovanni van Bronckhorst.


* HIV AIDS TURUN DI AFRIKA

Kawula muda Afrika menyebabkan revolusi dalam upaya pencegahan HIV Aids. Mereka 
mengurangi jumlah pasangan seksnya, menunda berhubungan seks dan melakukan seks 
aman dengan kondom. Hal ini diungkapkan Unaids organisasi PBB yang 
menanggulangi HIV AIDS. Di Afrika terdapat 25 negara dengan jumlah pasien HIV 
AIDS yang besar, namun akhir tahun ini tercatat 25 persen lebih rendah. Unaids 
menghimbau negara-negara ini menggalakkan penyuluhan, menyediakan kondom dan 
melakukan tes HIV AIDS. Sekitar 5 juta anak muda di dunia menderita HIV AIDS 
dan 80 persen tinggal di Afrika. Unaids mengumumkan angka-angka ini sehubungan 
dengan konperensi AIDS minggu depan di Wina.


* MENYELAMATKAN HARIMAU DAN TOLERANSI SENI DAN AGAMA DI RUSIA

Tinjauan Pers hari ini mengangkat pertemuan di Bali untuk menyelamatkan harimau 
dan toleransi seni dan agama di Rusia. 

Selasa (13/07) sejumlah negara bertemu di Bali untuk membicarakan 
langkah-langkah menyelamatkan habitat harimau di seluruh dunia. "Pertemuan ini 
harus bisa menyelamatkan harimau yang terancam punah," demikian harian Algemeen 
Dagblad. 

Punah
Menurut Dana Cagar Alam Sedunia WWF jumlah habibat harimau selama satu abad 
lalu berkurang dari 100.000 menjadi 3200 ekor. Tiga belas negara yang bertemu 
di Nusa Dua Bali, seperti India, Thailand sampai Rusia, temasuk tuan rumah 
Indonesia, adalah negara-negara tempat harimau masih berkeliaran di hutan. 
Semua negara mengirim pakar harimau, utusan LSM-LSM lingkungan seperti WWF juga 
hadir.

Awal tahun ini Jakarta mengusulkan adopsi anak-anak harimau Sumatera yang 
berharga sekitar 75 ribu euro. Demikian Algemeen Dagblad.

Rusia
Beralih ke topik kedua. Sampai di mana batas toleransi masyarakat Rusia 
terhadap seni rupa yang dianggap menghina agama. Topik itulah yang jadi sorotan 
dalam proses terhadap dua kurator seni rupa yang menyelenggarakan pameran 
berjudul Seni Yang Dilarang. 

Harian Belanda Trouw memberitakan, dalam pameran ini dipajang gambar Yesus 
sebagai Mickey Mouse dan Vladimir Lenin, pemimpin komunis Uni Sovyet. 
Sebelumnya pameran ini dilarang di tempat lain.

Para kritisi mengatakan, proses pengadilan ini bisa berlangsung karena gereja 
ortodoks Rusia semakin berpengaruh setelah Vladimir Poetin berkuasa. Vonis 
adalah bagian dari proses politik, bukan demokratis. Para terdakawa divonis 
denda sebesar 350 rubel, sekitar 9 ribu euro. Mereka bebas dari tuntutan 
hukuman penjara.

Namun hakim Svetlana Aleksandrova menyatakan kedua kurato ini bersalah, 
demikian harian Belanda de Volkskrant. Dengan pameran ini mereka menunjukkan 
kesinisan terhadap perasaan religius penganut agama kristen ortodoks di Rusia, 
yang merupakan kelompok mayoritas. Selanjutnya mereka menghina orang Kristen di 
depan umum. Hukuman ini dianggap terlalu ringan oleh para aktivis kristen 
ortodoks. Mereka akan melakukan perang spiritual terhadap para kurator dan 
rekan-rekan mereka. Tujuannya: mengusir para seniman ini keluar dari Rusia.

Somodoerow, salah seorang dari kedua kurator, menyatakan, di Rusia kelak semua 
penggambaran simbol religius dalam konteks sekuler akan dilarang, karena bisa 
menyinggung perasaan kelompok beragama. Padahal Rusia adalah negara sekuler. 
Demikian Trouw mengakhiri laporannya.


* MALAYSIA GUNAKAN POLITIK GERTAK SAMBAL

Kesepakatan TKI Indonesia-Malaysia ditunda. Ini karena kedua negara belum 
mencapai titik temu terkait isi kesepakatan. Sementara itu Malaysia juga 
mengancam mendatangkan lebih banyak pekerja domestik dari Thailand Selatan dan 
Filipina. Apa sebenarnya duduk perkaranya? 

Txt: Tahun 2006 di Bali, Indonesia menyepakati MoU (Memorandum of 
Understanding, Red.) dengan Malaysia terkait perlindungan pekerja rumah tangga. 
MoU ini secara spesifik mengatur perlindungan pekerja domestik Indonesia di 
Malaysia. Tapi pelbagai pihak, terutama pelapor khusus PBB untuk Hak Asasi 
Buruh Migran, menilai MoU ini melanggar hak asasi manusia dan berpotensi berat 
terjadinya praktek trafficking (perdagangan manusia, Red.) terhadap pekerja 
domestik Indonesia di Malaysia. Demikian ujar Anis Hidayat, direktur eksekutif 
organisasi peduli migran Migrant Care.

"Secara substansi misalnya paspor atau dokumen resmi domestic workers Indonesia 
harus dipegang majikan. Tidak ada jaminan terhadap pemenuhan hak-hak pokok 
domestic workers yang lain. Sehingga MoU ini harus direvisi oleh kedua negara."

Merevisi MoU
27 Juni 2009 Indonesia memutuskan moratorium kepada pemerintah Malaysia atas 
terjadinya tragedi kekerasan terhadap PRT migran Indonesia dan memutuskan 
merevisi MoU tersebut. Tapi dinamika dalam satu tahun ini cukup alot, kata 
Anis, karena Malaysia sendiri dalam empat hal pokok yang diusulkan pemerintah 
Indonesia tidak semuanya setuju. Kedua negara misalnya belum mencapai titik 
temu soal gaji pokok, cost-structure (biaya rekrutment yang harus dibayar buruh 
migran untuk menjadi PRT di Malaysia, Red.), hari libur dan kontrak kerja. 

"Kedatangan Presiden SBY ke Malaysia, bulan kemarin, itu juga menjadi salah 
satu momentum di mana MoU ini akhirnya disepakati dua negara, tapi nampaknya 
tidak juga. Karena dua hal dari empat hal pokok ternyata Malaysia juga tetap 
tidak setuju, yakni menyangkut upah minum dan cost-structure. Sehingga waktu 
itu disepakati dibentuk letter of intent, yang dalam satu atau dua bulan 
Indonesia dan Malaysia kembali akan menyepakati."

Tapi hari ini revisi tentang MoU tersebut kembali ditunda, karena kedua negara 
masih perlu duduk di meja perundingan. 

Cost-structure
Kebijakan ketenagakerjaan Malaysia tidak mengenal upah minimum sehingga 
Malaysia sendiri sulit menerima usulan Indonesia agar upah minumum dimasukkan 
di dalam revisi MoU tentang pekerja domestik. Sementara menurut pemerintah 
Malaysia, masalah cost-structure, harus dibahas lebih panjang lagi sehingga 
dicapai kata sepakat tentang berapa banyak yang harus dibayar buruh migran 
untuk menjadi PRT ke Malaysia. 

Selain itu dikabarkan Malaysia sedang mempertimbangkan mendatangkan lebih 
banyak TKI sektor rumah tangga dari Thailand Selatan dan Filipina. Menurut Anis 
Hidayat, Malaysia dari dulu sudah menggunakan politik gertak sambal kepada 
pemerintah RI ketika Indonesia mencoba mendorong perubahan perlindungan. 

"Ini selalu dikatakan Malaysia dalam setiap Indonesia mencoba mendorong 
perubahan itu. Ini tidak hanya pertama kali. Dan saya kira Indonesia tidak 
perlu khawatir karena seserius apa pun Malaysia menggertak akan mengambil PRT 
dari negara-negara lain, saya kira selama dalam sejarah Indonesia punya kerja 
sama ketenagakerjaan dengan Malaysia itu tidak pernah terbukti."

Namun seandainya Malaysia benar-benar mengambil langkah itu, Indonesia akan 
kehilangan banyak lapangan pekerjaan. Sejauh ini lebih dari 400 ribu perempuan 
Indonesia bekerja sebagai pekerja domestik di negeri jiran tersebut.


* ORANJE, SUDAH KALAH, CITRA PUN RUSAK 
Untuk ketiga kalinya, Belanda mencoba merebut titel Piala Dunia. Hanya saja, 
kali ini Belanda tidak mempersembahkan permainan cantik seperti pada tahun 1974 
dan 1978. Permainan keras dan berorientasi hasil yang dilakukan Oranje pada 
Piala Dunia kali ini tidak cocok dengan citra diri Belanda: berperan besar 
dalam dunia internasional, dan yang terpenting, baik hati.
Johan Huizinga
Tak ada celaan ditujukan kepada anak buah pelatih Bert van Marwijk. Tempat 
kedua patut dibanggakan. Belanda mengelu-elukan pahlawan Oranje mereka, euforia 
menguasai suasana, toh orang Belanda kembali kritis setelah situasi kembali 
normal. Ini juga berlaku untuk Rob de Neef, seorang Belanda yang sudah 11 tahun 
tinggal di Afrika Selatan.
"Saya harus mengakui, walau sudah tinggal 11 tahun di Afrika Selatan, 
nasionalisme Belanda saya memuncak selama pertandingan 120 menit itu. Hasilnya 
memang mengecewakan, tapi saya setuju, tim terbaik telah memenangkan Piala 
Dunia."
Pecundang yang Baik
Belanda menerima kekalahan dengan baik. Dan mungkin, itu ada hubungannya dengan 
citra diri Belanda. Negara kecil ini ingin berperan penting dalam kancah 
internasional dan menganggap diri memiliki potensi yang cukup besar. Selain 
itu, Belanda juga ingin dianggap baik hati. Demikian ditekankan sejarawan 
budaya Thomas von der Dunk.
"Ya, kami ingin dianggap baik hati, karena sebenarnya, kami merasa bahwa kami 
sangat baik hati. Dari dulu, citra kami positif di luar negeri, kami dianggap 
sebagai negara toleran. Tapi gara-gara Wilders, citra itu dipertanyakan. Kami 
juga dianggap sebagai negara cinta damai dan tidak pernah melakukan kejahatan. 
Tapi sejak kasus Srebrenica, citra itu juga mulai goyah."
Von der Dunk merujuk kepada pembunuhan massal terhadap kaum muslim selama 
kejatuhan Bosnia pada 1995. Tragedi ini didukung tentara PBB dari Belanda. 
Prestasi dalam olahraga juga cocok dengan citra diri Belanda yang baik hati dan 
cinta damai. Makanya, selain anggota keluarga kerajaan, tiga pelatih dan mantan 
pelatih sepak bola berada dalam sepuluh besar duta terpenting Belanda di luar 
negeri: Johan Cruijff, Guus Hiddink dan Louis van Gaal. 
Tetangga 
Belanda yang baik hati dan cinta damai kerap mengacu kepada hukum 
internasional. Tidak mengejutkan, kata sejarawan budaya Von der Dunk, toh 
Belanda tak bisa terus-terusan bersembunyi di balik hukum internasional.
"Biasanya negara-negara kecil memang sering menyebut-nyebut 'hukum 
internasional.' Karena lemah, mereka membutuhkan hukum internasional untuk 
melindungi negara mereka dari tetangga-tetangga yang lebih kuat. Tapi, Belanda 
punya lebih banyak ambisi ketimbang negara-negara kecil lainnya. Dan untuk 
mewujudkan ambisi tersebut, Belanda juga harus main kotor."
Von der Dunk merujuk kepada tentara Belanda di Afghanistan. Mereka, menurut Von 
der Dunk, hanya 'duduk-duduk' di sana untuk memperkuat pengaruh Belanda di NATO 
dan G20. "Kami tidak membangun sekolah untuk anak-anak buta huruf, kami 
menganggur di sana. Tapi tak ada yang berani memberi tahu rakyat Belanda soal 
hal ini."
Main Kasar
'Oranje' dan Van Marwijk tahu: jika ingin jadi yang terbaik dan memenangkan 
Piala Dunia, Belanda butuh lebih dari sekadar permainan cantik. Mereka juga 
harus main kasar, dan itu dilakukan pemain Oranje. 
Hampir semua koran luar negeri mengkritik permainan kasar Belanda tanpa ampun. 
Citra baik hati Belanda rusak, hasilnya pun nihil. Tak ada piala dan tak ada 
pujian mengenai permainan cantik. Setelah penyambutan keliling kanal di 
Amsterdam, cepat-cepat sajalah lupakan Piala Dunia tahun ini.




* DELFT BANGUN LAB RAKSASA MAHAL RAMAH LINGKUNGAN

Universitas Teknik TU Delft Belanda akan memiliki laboratorium raksasa baru 
untuk meneliti energi ramah lingkungan dan bahan-bahan mentah dari sampah pada 
skala industri. Tujuan akhir: ekonomi berkesinambungan. Thijs Westerbeek van 
Eerten.

Sudah diketahui bahwa berbagai sampah organik bisa diubah menjadi energi dan 
bahan pakai lainnya di laboratorium. Bagus dan berguna untuk hal-hal sederhana. 
Tapi bagaimana memperbesar proses semacam ini sampai mencapai aras propinsi 
atau bahkan negara? Ini hanya bisa dipastikan melalui percobaan serius pada 
skala industri.

Dana
Ini yang akan terjadi di Universitas Teknik Delft. Dengan dana dari pemerintah, 
pertanian dan industri, akan dibangun  laboratorium pada skala industri. 
Biayanya: sekitar 100 juta euro.

Luuk van Der Wielen adalah profesor di Delft. Menurutnya, ini adalah proyek 
unik Belanda di dunia, tidak saja dari segi biaya yang dalam sekejap akan 
meningkatkan teknologi 'proses biologis' di TU Delft sebesar tiga kali lipat. 
Ada berbagai masalah yang membutuhkan penyelesaian, kata van Der Wielen.

''Seberapa halus Anda mau merajang sebuah pohon? Ketika berbicara tentang 
industri, maka dibutuhkan potongan-potongan kayu dalam jumlah besar yang 
dipompa melalui pipa-pipa besar di pabrik. Seberapa haluskah potongan-potongan 
kayu itu sehingga proses berjalan mulus? Terlalu besar, maka Anda tidak akan 
mendapatkan semua bahan dasar yang ada dalam kayu. Terlalu halus, mereka bisa 
menggumpal dan menyumbat proses. Hal seperti ini hanya bisa diketahui melalui 
'kerja sebenarnya.'"

Oleh karena itu kami melakukan berbagai macam tindakan dan mengolah semua 
sampah biologis dalam satu lab besar. Lebih jauh Van der Wielen mengatakan: 
kami melakukan semuanya bersama-sama, apakah itu mengumpulkan, pra pengolahan 
bahan mentah, proses peragian, produksi bahan bakar bio dan bahan lainnya, atau 
bahkan produksi bahan dasar untuk industri kimia dan farmasi.

Besar
Alasan lain kenapa lab baru ini begitu besar adalah karena sejumlah proses 
memang harus besar. Anda bisa menggunakan tangki kecil yang resmi disebut 
'bioreaktor' untuk menjaga bakteri tetap hidup sehingga bisa mengubah sampah 
pertanian dan pupuk menjadi biogas.Tapi apabila  tangki semacam itu harus besar 
supaya bisa memenuhi kebutuhan gas seluruh pemukiman atau kota, maka bakteri 
akan berkumpul di tempat di mana makanan masuk ke tangki. Dalam hal ini, tidak 
terjadi kegiatan apa-apa di bagian besar bioreaktor raksasa itu. Untuk 
mengatasi masalah seperti ini maka percobaan sesungguhnya sangat diperlukan.

Tujuan
Pertanyaanya, apakah ini akan berhasil? Apakah ekonomi berkesinambungan mungkin 
dalam praktek tanpa menjadi terlalu mahal? Menurut Van der Wielen mungkin. 
Pertama karena sekarang untuk pertamakalinya baik pertanian, industri, dan 
kimia bekerja bersama dan melakukan investasi jutaan dalam satu proyek besar. 
Semua sektor itu melihat peluang keuntungan yang ada, kalau tidak maka mereka 
jelas tidak akan melakukannya.

Kedua adalah konsumen yang semakin sadar akan produk-produk berkesinambungan 
ataupun yang berbahaya. Jadi, ada pasar.

Terakhir, ilmuwan semakin memahami bagaimana mereka bisa menghasilkan energi 
dan bahan dasar dari produk pertanian tanpa mempengaruhi produksi pangan. Ini 
terkait dengan pemanfaatan semua bagian tanaman yang tidak bisa dimakan, yang 
bisa mencapai 90 persan dari tanaman.


* DI SURIAH PENGACARA HANYALAH FORMALITAS SAJA

Ketika Ali al-Abdallah menyelesaikan masa tahanannya, di luar penjara di 
Damaskus ia langsung dihadang oleh agen dinas rahasia. Wartawan Sutiah itu 
langsung dimasukan lagi ke penjara oleh hakim militer, sementara menunggu 
proses peradilan baru. 

Di dalam sel penjaranya, Ali al-Abdallah tetap vokal mengkritik pemerintah. Ia 
menulis artikel mengenai sistim politik Iran, sekutu Suriah. Ini berarti bahwa 
dalam waktu dekat ia akan diadili lagi. Menurut salah seorang pengacaranya, 
sebut saja namanya Hossam, kecil kemungkinan proses peradilan akan membuahkan 
harapan. 

"Tidak jadi soal apapun yang kami lakukan atau katakan di ruang sidang, vonis 
merupakan keputusan politik. Sebenarnya kami hanya untuk memberikan dukungan 
moral saja", tegas Hossam. 

Pernyataan Damaskus
Ali al-Abdallah termasuk dalam sebuah kelompok 12 cendekiawan yang akhir tahun 
2008 divonis 30 bulan penjara karena "menyebarkan berita palsu atau yang 
dibesar-besarkan" dan ""yang menggelitik sentimen nasional". 

Ke-12 cendekiawan menandatangani 'Pernyataan Damaskus'. Sebuah pernyataan 
politik yang menyinggung hal-hal yang peka bagi pemerintah seperti demokrasi, 
pembebasan semua tahanan politik dan penghapusan keadaan darurat, yang 
memperluas wwewenang pemerintah.

Penahanan ke-12 penandatangan 'Pernyataan Damaskus' ketika itu dan pemburuan 
Ali al-Abdallah sekarang, mencerminkan kebijakan pemerintah Suriah beberepa 
tahun belakangan ini yang semakin represif, demikian para aktivis HAM, akhli 
hukum dan diplomat di Damaskus. "Situasi HAM di Suriah semakin memburuk sejak 
2009. Otoritas terus menangkap aktivis HAM dan politik, mensensor situs web, 
menahan dan memberlakukan larangan bepergian kepada para penulis blog di 
internet, demikian laporan terbaru Human Right Watch HRW.

Pembunuhan Perdana Menteri Libanon
Menurut Mohammed putera Ali al-Abdallah, Damaskus memperketat pengawasan 
terhadap para disiden sekitar 2005. Alasan utama adalah tekanan Amerika dan 
Perancis terhadap Suriah untuk menarik mundur tentaranya dari Libanon setelah 
pembunuhan perdana menteri Libanon, Rafik Hariri. Suriah memandang sikap 
tersebut sebagai awal rencana penggulingan kekuasaan. Otoritas Suriah kemudian 
memutuskan untuk menindak oposisi dengan lebih keras.

Akhir 2008 isolasi internasional Suriah berakhir. Sejumlah negara Uni Eropa dan 
juga tidak lama kemudian presiden Amerika Barack Obama memutuskan untuk membuka 
dialog dengan Suriah sebagai upaya untuk menjaga stabilitas regional. 

Diplomat-diplomat Amerika dan Uni Eropa berbondong-bondong berkunjung ke 
Damaskus. Mereka tidak menggubris pembungkaman oposisi. Menurut Mohammed : 
"Suriah melihat pulihnya perhatian barat sebagai lampu hijau : jalankan saja 
kebijakan pemerintah, bagi kami tidak ada masalah, kami butuh Suriah". 

Represi
Rambu-rambu di Suriah, jelas. Barang siapa menyorot soal perombakan politik, 
korupsi di tingkat atas, mengkritik kepala negara atau dinas rahasia, atau 
mendukung hak kelompok minoritas Kurdi, menanggung risiko terlibat konflik 
dengan otoritas. Dalam kasus yang berat, langsung dilakukan penahanan dan 
pengejaran. Bisanya sudah diperingati terlebih dahulu oleh dinas rahasia. 
Biasanya langsung diberikan peringatan. "Semua teman saya sekarang dikenakan 
larangan bepergian" keluh sang pengacara Hossam.

Tidak Bisa Diganggu-gugat
Begitu diumumkan tanggal sidang peradilan, Hossam dan teman-teman seprofesi 
kembali melakukan berbagai persiapan bagi kasus yang lagi-lagi sudah bisa 
diramalkan hasilnya. Profesi mereka juga banyak berisiko. Bulan Juni kembali 
seorang aktivis HAM kenamaan dijatuhi hukuman penjara tiga tahun. 

Hossam angkat tangan ketika ditanya apakah ia tidak takut akan keamanan dirinya 
sendiri ? "Tentu saja saya takut. Setiap kali telepon berdering, saya takut. 
Setiap kali orang mengetuk pintu, saya takut. Tapi apa yang bisa saya perbuat? 
Apakah saya harus berhenti" tanyanya lemas.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke