---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 15 Juli 2010 13:50 UTC



** MENLU INDIA DAN PAKISTAN BERTEMU

** PASIEN KORUT DIAMPUTASI TANPA ANESTESI

** A380 MENDARAT DI SCHIPHOL

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: CUMA MAINAN ILMUWAN SOSIAL?

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MANGA SEBAGAI ALAT DIPLOMASI

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: BADAI DI BELANDA DAN PEMBEBASAN TAPOL 
PEMERINTAH KUBA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MEMANDANGI PEREMPUAN CANTIK? HARUS ITU!

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BU SLAMET, PENDIDIK KAUM MISKIN

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MUNGKINKAH MEMBLOKIR SITUS PORNO



* MENLU INDIA DAN PAKISTAN BERTEMU

ISLAMABAD (Reuters) - Menteri luar negeri India dan Pakistan Kamis (15/07) 
memulai perundingan resmi pertama sejak serangan teror di kota metropolitan 
India, Mumbai November 2008, di mana sekelompok ekstremis membunuh 166 orang. 
Demikian media kedua negara melaporkan.

Di ibukota Pakistan, Islamabad, Menlu India Somanahalli Mallaiah Krishna 
menjabat tangan rekan sejawatnya dari Pakistan, Shah Mehmood Qureshi. Mereka 
bertemu di gedung Departemen Luar Negeri di Zona Merah yang dijaga ekstra 
ketat. Di kawasan yang terletak di pusat Islamabad, banyak gedung pemerintah 
dan kedutaan besar.

Krishna dan Qureshi ingin memperbaiki hubungan buruk antara kedua negara.


* PASIEN KORUT DIAMPUTASI TANPA ANESTESI

SEOUL (Reuters) - Kondisi rumah sakit di Korea Utara sangat buruk. Demikian 
organisasi Hak-Hak Asasi Manusia Amnesty International melaporkan Kamis 
(15/07). Warga Korea Utara yang diwawancarai mengatakan operasi berat seperti 
amputasi biasanya dilakukan tanpa obat bius. Mereka juga melaporkan pemakaian 
jarum dan seprai kotor.

Sanksi Korea Selatan, Amerika Serikat dan Jepang di bidang perdagangan, bantuan 
dana dan kemanusiaan, makin memperburuk keadaan ekonomi negara stalinis. Tiga 
negara tadi berupaya meyakinkan Korea Utara membuka program atom rahasia.


* A380 MENDARAT DI SCHIPHOL

Schiphol (Reuters) - Kamis pagi ini (15/07) pesawat komersial terbesar dunia, 
Airbus A380 mendarat di Schiphol. Ini untuk pertama kalinya pesawat terbang 
raksasa mendarat di Belanda. A380 berlantai dua dan mampu membawa enam ratus 
orang.

Pesawat mendarat sekitar jam 09.45 di landasan Polderbaan. Airbus berasal dari 
Toulouse dan berangkat hari ini juga. Menurut juru bicara bandar udara, 
Schiphol mampu menyambut pesawat terbang terbesar di dunia. "Kami sudah siap," 
katanya.

Dengan A380, Airbus melakukan tur keliling Eropa, melihat apakah bandaranya 
mampu menampung pesawat terbang generasi baru. Dalam rangka itu, pesawat jenis 
A380 ini juga singgah di Schiphol.


* TULISAN 'YESUS JURU SELAMAT SELAMAT' HARUS DIHAPUS

Seorang pria Belanda, penganut kuat agama Kristen, harus menghapus tulisan 
'Yesus Juru Selamat' yang ia tulis di atap rumahnya. Kali pertama, perintah 
untuk menghapus datang dari pemerintah lokal setempat. Dan beberapa hari lalu, 
juga terbit perintah dari Raad van State, atau Dewan Negara, badan penguji 
tertinggi keputusan lembaga pemerintahan di Belanda.

Kasus ini bermula sejak tahun 2008. Ketika itu, pemerintah setempat menyatakan, 
tulisan dengan huruf ukuran luar biasa besar tersebut melanggar ketentuan 
estetik, mengenai penampilan rumah dan berbagai bangunan lainnya. Pria 
tersebut, Joop van Ooijen, dari Giessenburg, di wilayah seputar kota Rotterdam, 
segera harus menghapus tulisan tersebut. Kelalaian pelaksanaan perintah ini, 
mendapat ancaman denda sebesar 15.000 euro.

Sejauh ini, pemeluk kuat ajaran Kristen tersebut tidak bersedia mengikuti 
perintah penguasa. Ia beranggapan, ini menyangkut kebebasan beragama dan 
kebebasan mengemukakan pendapat, yang dilindungi oleh Undang Undang Dasar. 
Bulan Februari lalu, Radio Nederland Wereldomroep membuat reportase singkat 
mengenai kasus ini:

Lihat film pendek: 
<http://www.rnw.nl/nederlands/video/nederlandse-christenen-de-verdediging>

Menurut Raad van State, dalam kasus ini, ketentuan pemerintah daerah mempunyai 
nilai lebih menentukan ketimbang kebebasan beragama dan kebebasan mengajukan 
pendapat. Selain itu, Raad van State berpendapat, masih banyak cara lain untuk 
menyampaikan pesan 'Yesus Juru Selamat'.

Kasus ini masih belum tuntas. Joop van Ooijen tidak akan menghapus tulisan 
'Yesus Juru Selamat' dari atap rumahnya. Ia sekarang mengadukan kasus ini pada 
Mahkamah Eropa.


* MARADONA, PELATIH NASIONAL SAMPAI 2014

BUENOS AIRES (Reuters) - Kendati mencatat hasil  mengecewakan pada Piala Dunia, 
federasi sepak bola Argentina AFA tetap ingin mempertahankan Diego Maradona 
sebagai pelatih nasional Argentina. Mantan bintang sepak bola berusia 49 tahun 
ini bisa menjadi pelatih nasional hingga Piala Dunia 2014 di Brasil. Demikian 
AFA Rabu malam (14/07) mengumumkan. Pada Piala Dunia di Afrika Selatan Diego 
bersama timnya menang semua pertandingan grup, namun disingkirkan Jerman dalam 
perempat final, 4-0.

Setelah kekalahan itu, Diego Maradona tidak mau membahas masa depannya. Ketika 
kembali ke Buenos Aires, para pendukung dan bahkan Presiden Cristina Fernandez 
de Kirchner memohonnya tetap menjadi pelatih kesebelasan Argentina. 

Pekan depan Maradona akan bertemu ketua AFA Julio Grondona.


* PEMBANGUNAN KEMBALI HAITI LAMBAN

PORT-AU-PRINCE (Reuters) - Dari sekitar 8 miliar euro dana bantuan yang 
dijanjikan masyarakat internasional untuk pembangunan kembali Haiti, hanya 2 
persen sampai di negara Karibia tersebut. Demikian tandas Leslie Voltaire, 
utusan khusus Haiti pada PBB Rabu (14/07).

Negara-negara yang telah menyalurkan uang ke negeri itu adalah Brasil dan 
Norwegia. Voltaire mengatakan pembangunan kembali Haiti berlangsung lamban 
akibat kekurangan dana. Menurutnya sekitar 1,5 juta orang masih tinggal di 
kamp-kamp tenda. Sementara mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton, utusan 
khusus PBB untuk Haiti, mengatakan akan menekan pemerintah negara-negara 
bersangkutan untuk memenuhi janji mereka ke Haiti.

12 Januari silam Haiti dilanda gempa bumi dahsyat yang menewaskan sedikitnya 
230.000 jiwa.


* SHAHRAM AMIRI 'PENELITI SEDERHANA'

WASHINGTON (AP) - Shahram Amiri, laki-laki Iran yang menurut Iran diculik agen 
rahasia Amerika, Kamis (15/07) membantah bahwa ia adalah ilmuwan nuklir. Ia 
menyebut dirinya "seorang peneliti sederhana" yang tidak ada hubungannya dengan 
kompleks memperkaya uranium di Natanz dan Fordo, Iran.

Kamis pagi Amiri telah tiba di tanah kelahirannya. Di bandara Teheran ia 
disambut istri dan sanak keluarga lainnya, juga seorang menteri muda Iran. 

Beberapa hari lalu media Iran melaporkan Amiri mencari perlindungan di Kedutaan 
Besar Pakistan di Washington. Menurut pemerintah Amerika, Amiri berada di 
Amerika Serikat atas keinginannya sendiri dan bebas pergi ke mana dia mau. Rabu 
(14/07) laki-laki Iran ini meninggalkan Amerika Serikat dengan tujuan Iran.

Sebelum meninggalkan Washington Amiri memberikan wawancara kepada stasiun 
televisi Iran. Pria ini menceritakan tahun lalu, ketika berziarah ke Medina, 
Arab Saudi, ia didekati sekolompok laki-laki dalam mobil. Mereka menawarkan 
mengantarnya ke sebuah mesjid. Tapi ketika Amiri membuka pintu, ia melihat 
pistol diarahkan padanya. "Mereka memberi saya suntikan dan ketika terbangun, 
saya berada di pesawat besar. Saya ditutup matanya.''

Menurut surat kabar The New York Times Amiri telah lama bekerja sama dengan 
dinas rahasia seperti CIA. Konon ia ditempatkan dalam program perlindungan 
saksi dinas intelijen tersebut. Seorang mantan pejabat CIA mengatakan kepada 
The New York Times, ia yakin rezim Iran mengancam sanak saudara Amiri sehingga 
ia memutuskan kembali ke Iran.


* ARGENTINA SAHKAN PERNIKAHAN SESAMA JENIS

BUENOS AIRES (ANP) - Argentina mensahkan pernikahan sesama jenis. Dengan 
demikian Argentina menjadi negara pertama yang mensahkan pernikahan antara dua 
laki-laki atau dua perempuan. Pasangan sesama jenis kini memperoleh hak yang 
sama seperti pasangan heteroseksual.

Rancangan undang undang, diajukan pemerintah kiri-tengah Presiden Cristina 
Fernandez de Kirchner dianggap kontroversial di negara yang mayoritas 
penduduknya Katolik Roma. Tapi setelah debat yang berlangsung lima belas jam, 
mayoritas kecil di Senat akhirnya mendukung RUU tersebut. Debat ditayangkan 
langsung televisi. Dewan Perwakilan Rakyat Argentina sebelumnya sudah 
menyetujui RUU.

Tahun 2001, Belanda negara pertama yang mengijinkan pernikahan sesama jenis, 
disusul Belgia, Spanyol, Kanada, Afrika Selatan, Norwegia, Swedia, Portugal, 
Islandia dan beberapa negara bagian Amerika Serikat dan Mexico City.


* LIMA TIANG LISTRIK TUMBANG

AMSTERDAM (Reuters) - Lima tiang listrik tegangan tinggi antara Doetinchem dan 
Ulft, Belanda bagian timur, tumbang akibat cuaca buruk Rabu (14/07). Menurut 
juru bicara perusahaan listrik TenneT itu belum pernah terjadi di Belanda. 
Tiang yang tingginya kurang lebih 40 meter terletak sekitar 200 meter dari 
tempat perkemahan Velthuizen di mana angin puyuh menghancurkan dua puluh mobil 
perkemahan dan menewaskan seorang perempuan. 

Akibat tumbangnya tiang listrik, sebagian wilayah Achterhoek selama satu jam 
tanpa listrik. Perusahaan listrik TenneT berhasil memulihkan pasokan listrik. 

Menurut juru bicara, tiang-tiang tersebut kuat dan mampu menghadapi cuaca 
ekstrem. "Ini peristiwa cukup ekstrem. Setahu saya belum pernah terjadi sebuah 
tiang listrik tumbang tertiup angin kencang, apalagi lima.'' Demikian juru 
bicara menandaskan.


* PEMALSUAN IZIN TINGGAL

HILVERSUM (RNW) - Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda, IND, tengah 
menyelidiki pemalsuan izin tinggal. Demikian juru bicara Departemen Kehakiman 
melaporkan. Yang dimaksud adalah dokumen yang diberikan dalam rangka pemberian 
izin tinggal secara massal. 

Kabarnya terjadi pemalsuan sekitar 500 dokumen. Pencari suaka menjual izin 
tinggal ke orang lain. Untuk transaksi macam itu orang membayar antara 5000 
sampai 8000 euro. Di kasus lain, foto direkayasa sehingga dokumen dapat dipakai 
orang lain.


* PRESIDEN SOMALIA TUNTUT PENAMBAHAN PASUKAN

KAMPAL (ANP) - Setelah serangan teroris Somalia di Uganda, Presiden Uganda 
menuntut penambahan pasukan internasional di Somalia. Menurut Yoweri Museveni, 
jumlah pasukan perdamaian Uni Afrika, yang kini 5800 militer, harus ditambah 
menjadi 20 ribu prajurit. 

Serangan Ahad (11/07) di ibukota Kampala terhadap restoran dan klub rugby, 
tempat orang sedang menonton final Piala Dunia, menewaskan 76 jiwa. Gerakan 
al-Shabaab menyatakan bertanggungjawab atas serangan. Al-Shabaab berhubungan 
dengan al-Qaeda dan ingin menjadikan Somalia negara Islam.


* RUSIA TAHU SIAPA BUNUH AKTIVIS HAM

JEKATERINENBURG (ANP/AFP) - Rusia tahu siapa pelaku pembunuhan aktivis Natalya 
Estemirova tahun lalu. Demikian Presiden Rusia Dmitri Medvedev Kamis (15/07) 
mengumumkan.

Sekitar setahun lalu Estemirova, staf organisasi HAM Memorial, dibunuh di 
negara bagian Rusia, Ingushetia, setelah sebelumnya diculik di Chechnya. 

Jati diri pelaku telah ditetapkan, kata Medvedev dalam pertemuan dengan 
Kanselir Jerman Angela Merkel di Jekaterinenburg, Rusia. 

"Pelaku tercantum dalam daftar internasional orang paling dicari. Ia tengah 
diinterogasi. Selain itu juga dilakukan penyelidikan siapa memerintahkan 
kejahatan keji ini."


* GELOMBANG PANAS DI YUNANI

ATHENE (ANP) - Gelombang panas melanda Yunani. Di kawasan sekitar ibukota 
Athena dan di semenanjung Peloponnesos, suhu udara bisa mencapai 39 derajat 
Celsius dan karena itu bisa disebut gelombang panas. 

Badan Meteorologi Yunani EMY Kamis (15/07) mengumumkan gelombang panas masih 
bisa belanjut sampai akhir pekan. Penyebabnya adalah hawa panas yang berasal 
dari Sahara. 

Wisatawan dan orang lansia dianjurkan minum banyak air putih, mengenakan 
pakaian tipis terbuat dari katun, menghindari sinar matahari dan tidak minum 
minuman beralkohol.

EMY meramalkan suhu udara di akhir pekan akan turun sampai sekitar 34 derajat 
Celsius.


* BERITA BURSA

AMSTERDAM (ANP) - Kamis (15/07) bursa saham di Eropa dibuka lebih rendah. 
Indeks AEX di Amsterdam turun 0,5 persen pada 333,49 poin. Bursa saham London, 
Frankfurt dan Paris merugi 0,4 hingga 0,5 persen. 

Satu euro bernilai 1,2725 dolar Amerika. 
Satu dolar Amerika tercatat 9.045,00 rupiah.
Satu euro sama dengan 11.572,30 rupiah.


* CUMA MAINAN ILMUWAN SOSIAL?

Metode baru untuk meneliti tingkat kemiskinan dunia telah diluncurkan. Akankah 
berdampak perubahan pada masalah kemiskinannya sendiri?

Michel Walraven

Metode baru bernama Multidimensional Poverty Index (MPI) ini amat diharapkan 
menjadi alat efektif untuk mengukur dan memerangi kemiskinan. Indeks ini 
dikembangkan oleh sebuah organisasi riset yang terhubung dengan Universitas 
Oxford di Britania dan bekerja sama dengan PBB.

Selama ini kemiskinan diukur dari pendapatan rata-rata sebuah negara dan 
populasinya (yang disebut HDI, Human Development Index). HDI jadi standar garis 
kemiskinan, dan siapa pun yang berpenghasialn lebih rendah dari HDI dianggap 
miskin.

Sabina Alkire, direktur unit riset Universitas Oxford, menyatakan metode ini 
terlalu sederhana untuk dunia modern. 

Tumpang Tindih
Sekarang, metode baru menggabungkan 10 faktor, termasuk kesehatan, pendidikan 
dan standar hidup. Metode ini meneliti apakah faktor-faktor ini saling tumpah 
tindih pada tingkat rumah tangga. Sabina Alkire menjelaskan:

"Misalnya, seorang anak tidak sekolah, mungkin juga ia kurang gizi dan 
keluarganya tidak pernah bersekolah. Lalu adakah sekolah di sekitarnya? Jadi 
penghalang anak ini untuk sekolah adalah: satu, apakah ada sekolah di 
daerahnya? Dua, sadarkah orangtua si anak akan pentingnya sekolah dan apakah 
mereka menyekolahkan dan membantu si anak mengerjakan PR? Tiga, ketika si anak 
di sekolah, bisakah ia berkonsentrasi dan belajar? Karena bisa saja ia kurang 
gizi dan tak mampu berkonsentrasi, jadi intinya, kami sekaligus meneliti 
faktor-faktor apa saja yang salah dalam sebuah rumah tangga."

Menurut para peneliti Oxford, selama ini kombinasi faktor-faktor tersebut tidak 
diperhatikan. Metode baru ini bisa memancing cara baru untuk mengamati peta 
global kemiskinan dunia. 

India vs Afrika 
Dengan perhitungan baru ini, 1.7 triliun orang di dunia masuk ke dalam kategori 
miskin, 400 juta lebih banyak ketimbang perhitungan PBB sebelumnya. Dan ada 
lebih banyak orang miskin di India ketimbang di Afrika - dengan metode baru, 
lebih dari 50% orang India miskin - sedangkan dengan perhitungan lama, 42%.

Mereka ada di delapan negara bagian termiskin di India. Ini mengalahkan jumlah 
orang-orang paling miskin di negara-negara sub-Sahara Afrika - di sana 
konsentrasi kemiskinan memang lebih parah, namun jumlah orang miskin di Asia 
Selatan lebih tinggi.

Metode baru ini bisa mengukur intensitas kemiskinan. Maksudnya, kantong-kantong 
kemiskinan di seluruh dunia bisa langsung dibandingkan. Dan, menurut peneliti, 
membandingkan adalah cara terbaik untuk mengentaskan kemiskinan.

Ragu
Toh tak semua orang terkesan dengan indeks baru ini.
Paul Hoebink, ahli kerja sama pembangunan di Nijmegen, setuju: hanya melihat 
pendapatan saja tidak cukup, karena ini relatif dengan standar hidup lokal. 
Miskin di Amerika, misalnya, tidak sama dengan miskin di Afrika.

Hoebink menyatakan, model penelitian yang digembar-gemborkan ini sebenarnya 
sama sekali bukan cara baru. Metode pemikiran ini sudah ada selama 
bertahun-tahun, katanya. Ia menganggap peluncurannya cuma persaingan saja di 
kalangan ilmuwan sosial.

Khususnya, Paul tak terlalu terkesan dengan model MPI ini karena berbagai sebab 
kemiskinan yang merupakan pusat penelitian model ini, amat sulit diukur.

"Itulah membuat model ini dipertanyakan. Tentu saja, kita bisa sedikit mengukur 
sebab-sebab kemiskinan. Kita bisa mengukur area mana yang terancam banjir dan 
bagian negara mana yang paling rentan gempa bumi atau badai tropis. Tapi secara 
umum, ukuran-ukuran ini tergantung situasi ketika pengukuran dilakukan. Jadi di 
satu pihak, metode ini cuma persaingan antar ilmuwan sosial, di pihak lain, 
banyak aspek multidimensional yang sulit diukur."

Indeks multidimensional baru ini akan menjadi alat ukur utama bagi Human 
Development Report PBB 2010, yang terbit Oktober mendatang.


* MANGA SEBAGAI ALAT DIPLOMASI

Para seniman manga Jepang ingin menghapus kebencian orang Cina terhadap negara 
mereka. Di Beijing mereka berusaha menarik perhatian dengan memamerkan manga 
yang menceritakan penderitaan rakyat sipil Jepang selama perang Jepang-Cina 
(1937-1945). Mottonya: "Jika sudah tak seorang pun ingat penderitaan ini, 
perang selanjutnya sebentar lagi pecah."

Pada pertengahan Juli tiap tahunnya, media Cina mengangkat kisah-kisah pahit 
perang Jepang-Cina. Komentator Jepang biasanya kesal melihat betapa kekejaman 
Jepang dibesar-besarkan di Cina. Mereka menuduh Beijing sengaja menumbuhkan 
kebencian akan Jepang. Sebaliknya, Cina memprotes Jepang yang 
mengagung-agungkan pahlawan mereka. Menurut Cina, kejahatan perang malah 
dianggap benar dan dipuji-puji di Jepang.

Ultranasionalis
Terutama tanggal 13-16 Juli, ketika Jepang memperingati korban perang, emosi 
memuncak. Penduduk Jepang mengunjungi kuil Yasukuni di Tokyo, tempat relik 
korban perang disimpan, termasuk relik para penjahat perang. Mereka membakar 
dupa dan membawa sesajen kepada para pahlawan yang sudah mengorbankan diri demi 
bangsa dan negara.

Lalu muncullah kelompok ultranasionalis yang ingin menulis ulang sejarah perang 
Jepang-Cina. Mereka menyangkal keras bahwa Jepang membunuh dan 
memporak-porandakan daratan Cina. Penyangkalan ini membuat Cina marah besar. 
Pembantaian di Nanking, yang dulunya ibukota Cina, pada 15 Agustus 1937 telah 
memakan 300.000 korban jiwa, belum lagi 80.000 perempuan Cina yang jadi korban 
pemerkosaan.

Barbar
Pembantaian ini dikenang sebagai tragedi barbar oleh rakyat Cina dari generasi 
ke generasi. Dan tiap tahunnya tragedi ini diperingati. Kisah pembantaian 
tertulis di buku-buku sekolah Cina, dan terutama bisa ditemukan di Nanjing 
Massacre Memorial Hall. Museum ini mampu menarik enam juta pengunjung tiap 
tahunnya. Di pintu masuk, angka 300.000 dipajang besar-besar.

Kebencian itulah yang ingin dihapus oleh sekitar seratus seniman manga Jepang. 
Koran pemerintah Cina People's Daily telah membuat antologi dari 130 kisah 
perang bergambar, manga, kartun dan komik. Pertengahan Juli, Museum Perang di 
Beijing akan mulai memamerkan gambar-gambar aslinya. Setelah itu pameran ini 
akan bisa dilihat di Tianjin dan Harbin. Ini adalah usaha rekonsiliasi pertama 
dalam konflik sejarah kedua negara ini.

Pameran
Yang berinisiatif menyelenggarakan pameran ini adalah Yoshimi Ishikawa (67), 
kolumnis dan penulis buku-buku Jepang mengenai Cina. Orangtuanya berasal dari 
Mansjoerije, daerah perebutan yang sekarang masuk ke wilayah Cina.

Di klub pers luar negeri di Tokyo, Ishikawa mendapat gagasan untuk 
menyelenggarakan pameran. Waktu itu, foto-foto bersejarah dipamerkan di klub 
ini: mantan ultranasionalis boleh mengemukakan gagasan rasistis mereka. 
"Hari-hari itu telah berlalu," kata Ishikawa. Sekarang, ia ingin menunjukkan 
sisi lain Jepang kepada orang Cina, Jepang yang cinta damai. "Saya kenal banyak 
seniman. Saya pikir, kenapa kita tidak minta mereka jadi diplomat manga untuk 
memperbaiki hubungan dengan Cina?"

Samurai
Sepuluh tahun lalu Ishikawa datang ke Nanking bersama sejumlah seniman lainnya. 
Setelah usaha ke sana-sini, akhirnya karya-karya mereka dipamerkan di Nanjing 
Massacre Memorial Hall. Ishikawa: "Pengunjungnya orang aneh semua, bahkan ada 
yang berkeliaran dengan kostum samurai."

Penggemar Cina
Dengan bangga Ishikawa mengisahkan betapa terkenalnya manga di Cina. Presiden 
Hu Jintao, yang dikenalnya secara pribadi, juga termasuk penggemar manga. 
"Manga benar-benar telah menjadi industri. Setelah Astro Boy dan Detektif 
Conan, banyak pelukis Cina yang memproduksi manga, seringkali atas permintaan 
penerbit Jepang. Ini industri besar, milyaran Yen berputar di dalamnya. Tentu 
saja, banyak produk tiruan. Tapi karena manga sangat terkenal, anak-anak SMA 
jadi datang ke pameran kami."


* BADAI DI BELANDA DAN PEMBEBASAN TAPOL PEMERINTAH KUBA

Badai, angin puyuh, hujan lebat, angin kencang dengan kekuatan lebih dari 100 
km per jam tiga kali melanda Belanda pekan ini. Yang paling parah adalah Rabu 
(14/07). Kerusakan yang ditimbulkan cukup besar, sampai menelan korban jiwa. 
Musibah alam ini jadi sorotan media, maklum di musim liburan sekolah banyak 
orang menghabiskan liburan di alam terbuka menikmati musim panas.

"Angin puting beliung menghantam wilayah perkemahan di Belanda tengah," 
demikian halaman muka koran Algemeen Dagblad. Angin puyuh menghancurkan 10 
mobil perkemahan. Seorang wanita tewas. Delapan korban luka dibawa ke rumah 
sakit. Tidak jauh dari tempat perkemahan tersebut, sebuah menara listrik 
tumbang ditiup angin. 

Parah
Harian Trouw tampil dengan foto dua mobil karavan yang masuk sungai. 
Pohon-pohon tumbang merusak rumah dan mobil. Lima ribu rumah di Nijmegen 
dilanda pemadaman listrik, akibat badai yang datang dari selatan menuju ke 
utara. Badai yang tidak berlansung lama itu mengakibatkan kerusakan cukup 
parah. Banyak jalan terendam air. 

"Penduduk yang tinggal di wilayah yang dihantam badai belum pernah mengalami 
musibah seperti itu," tulis de Volkskrant. Pemadam kebakaran sampai kewalahan 
melayani 1300 telepon padahal badai hanya berlangsung lima menit. Jalan-jalan 
bebas hambatan dari wilayah selatan ke Belanda tengah sampai ditutup karena 
empat kendaraan pengangkut barang terbalik. Untung saja tidak sampai menelan 
korban jiwa, tulis de Volkskrant.

Kuba
Beralih ke topik kedua mengenai pembebasan tahanan politik oleh pemerintah 
Kuba. 

Disiden Kuba mempertanyakan itikad baik rezim Castro membebaskan tahanan 
politik. Disiden Kuba di luar negeri menganggap, pembebasan tahanan politik 
hanyalah manuver Havana untuk mencari muka. Amerika Serikat dan Uni Eropa, 
menurut mereka, harus tetap membekukan hubungan dengan Havana. Demikian tulis 
de Volkskrant. 

Minggu lalu Kuba mengumumkan akan membebaskan 52 tapol secara berangsur-angsur. 
Sembilan tapol sudah tiba di Spanyol. Menurut gereja katolik Kuba, 11 tappol 
akan segera diterbangkan ke Madrid. 

Gerakan disiden Kuba skeptis dan menyebut pembebasan itu 'deportasi yang 
dipaksakan.' Mereka mempertanyakan, apa yang akan terjadi dengan 52 disiden 
lain yang juga ingin meninggalkan Kuba? Dan bagaimana nasib tahanan politik 
lain yang masih banyak mendekam di penjara ? 

Menurut data Komisi HAM & Rujukan Nasional Kuba CCDHRN sampai awal bulan ini 
terdapat 167 warga yang ditahan karena alasan politik.


* MEMANDANGI PEREMPUAN CANTIK? HARUS ITU!

Laki-laki yang memandangi perempuan cantik bukannya genit. Itu, sih, memang 
alamiah. Begitu hasil penelitian ilmiah yang keluar minggu ini di Amsterdam. 
Sedangkan pada perempuan, beda lagi. Mereka memang tidak buta, tapi ketampanan 
laki-laki bukan prioritas. Laporan Thijs Westerbeek van Eerten.

Ketika perempuan cantik muncul, setengah detik pertama seorang laki-laki akan 
terus memandangnya. Ini terjadi di luar kesadaran. Demikian menurut peneliti 
perilaku manusia Hannie van Hooff dari Vrije Universiteit (VU) Amsterdam: 

"Memandangi perempuan yang menarik adalah aktivitas penting bagi laki-laki. 
Kegiatan ini memberinya informasi: 'apa perempuan ini muda? apa ia sehat?' dan 
jika dua jawabannya adalah 'ya' - berarti perempuan ini memenuhi syarat untuk 
membuahkan banyak keturunan."

Dengan kata lain: reaksi Pavlov laki-laki ditentukan oleh proses evolusi. 
Reaksi ini bagus untuk kelangsungan hidup manusia, karena itulah laki-laki 
'harus' - tidak bisa tidak - memandang perempuan cantik selama setengah detik.

Perempuan 
Perilaku perempuan juga ditentukan oleh proses evolusi, tapi lain lagi 
ceritanya: 

"Berdasarkan teori evolusi yang sama, bagi perempuan lebih penting untuk 
mengetahui apakah laki-laki bisa melindungi keturunannya dan merawat perempuan. 
Jadi yang penting: 'punyakah laki-laki ini status, ambisi, dan uang?'"

Pemain Bola
Dari 2004-2010 Vera Pauw adalah pelatih kesebelasan sepak bola perempuan 
Belanda. Sekarang ia terlibat di organisasi Piala Dunia untuk sepak bola 
perempuan. Di sana ia melatih  pemain yang usianya lebih muda dari 20 tahun. Ia 
tahu pasti cara 'gadis-gadisnya' memandang pesepakbola profesional, dan ia 
punya pendapat tambahan untuk penelitian Van Hooff. Ia tak bisa membayangkan 
bahwa laki-laki hanya dinilai berdasarkan kapasitas meeka sebagai pelindung 
atau calon ayah.

"Saya pikir, gadis-gadis asuhan saya memandang pesepakbola laki-laki murni 
untuk olahraga. Jadi yang pertama mereka perhatikan adalah permainannya, 
kualitas pemainnya. Tentu saja, mereka juga membicarakan ketampanan pesepakbola 
laki-laki... tapi itu bukan yang utama. Kalau ketampanan, sih, saya kira lebih 
banyak dibicarakan gadis-gadis yang tidak main bola."

Dengan tidak sadar, Vera Pauw justru mengkonfirmasi penelitian Hannie van 
Hooff. Gadis-gadis sepak bola asuhan Pauw mengamati apakah si laki-laki bermain 
bola dengan baik, jadi sama saja dengan mempertanyakan apakah lelaki tersebut 
sukses dan punya status. Baru setelah itu, penampilan dipertimbangkan.

Metode
dalam penelitian ini, ilmuwan Hannie van Hooff meminta para kelinci percobaan 
melakukan aktivitas yang tak ada hubungannya dengan bagus atau jelek. Selama 
mengerjakan tugas tersebut, aktivitas otak mereka direkam oleh EEG. 

Selanjutnya, mereka disodorkan gambar lawan jenis yang cantik/tampan atau 
jelek. Pada laki-laki terlihat jelas bahwa aktivitas otak memuncak ketika 
melihat perempuan cantik.

"Tidak, itu tidak mengejutkan. Saya sekarang 47 tahun dan rasanya tenang karena 
saya tidak bisa lagi dimasukkan ke dalam kategori aktif dalam reproduksi. Dan 
laki-laki memang memandang saya dengan cara yang berbeda. Saya senang, saya 
tidak lagi terus-menerus dinilai bagaikan sepotong daging."

Dengan kalimat itu, Pauw persis menyentuh daerah sensitif: "menilai perempuan 
seperti memilih daging." Laki-laki memang memiliki reaksi naluriah ketika 
melihat perempuan cantik, tapi setelah setengah detik itu, mereka harusnya bisa 
kembali mengontrol perilaku. Jadi reaksi selanjutnya bukan salah evolusi dan 
Darwin!


* BU SLAMET, PENDIDIK KAUM MISKIN

Usianya sudah hampir 70 tahun. Dia pun bukan orang kaya. Bu Slamet hadir 
memberikan pencerahan bagi anak-anak miskin, mendirikan rumah darurat untuk 
menimba ilmu. Ia hanya ingin supaya anak-anak miskin ini bisa melek membaca dan 
menulis. Reporter KBR68H Anto Sidharta menemui Bu Slamet di Rumah Darurat 
tersebut. 

Lima anak asyik ngobrol dan bermain menunggu waktu dimulainya pelajaran. Mereka 
duduk di atas karpet tipis biru kusam di sudut ruangan seluas 35 meter persegi 
atau sekitar separuh luas lapangan bulutangkis. Papan tulis hitam di depan 
mereka. Ruang dikelilingi rak buku berdebu dan beberapa meja dan kursi kecil. 
Dua kipas angin di langit-langit sedikit mengurangi hawa panas. 

Tembok bata merah yang belum diplester dan dicat menyangga bangunan beratap 
asbes ini. Kalau hujan, sering bocor. Sebuah tiang kayu tampak menyangga 
bangunan kecil berlantai batu yang biasa dipakai untuk trotoar jalan ...

Selamat datang di Rumah Darurat Bu Slamet. Letaknya di pemukiman kumuh di timur 
Jakarta. 

Bangunan darurat itu baru berdiri dua bulanan. Gedung lama berada di belakang 
gedung baru. Pindah gedung sudah biasa bagi Bu Slamet. 

"Ini belakang bangunan.. pintu dari sana. Belakang kita kiri kanan sampahan 
semua. Memang awalnya di sini ini selain rawa orang buang sampah juga."

Nina, anak Bu Slamet, menunjukkan rumah darurat sebelumnya. Bangunan persis di 
samping gunungan sampah. Kini, bangunan itu hanya tinggal ubin saja. Pondasi 
dan atap bangunan lama dipindah ke bangunan baru. 

Di rumah itulah 50-an anak miskin belajar, tanpa meja dan kursi. Berdesakan. 
Kebanyakan adalah anak putus sekolah atau baru duduk di bangku SD. 

Purnomo, 11 tahun, sekarang kelas 5 SD. Sudah 4 tahun ia mengikuti pelajaran 
tambahan usai jam sekolah. Ia mengaku lebih paham pelajaran sekolah, setelah 
belajar di Rumah Darurat. Apa yang ia pelajari ?

"Semuanya. Matematika, bahasa, kayak pelajaran di sekolah ajah. Buat tambahan."

Berkat Rumah Darurat, Purnomo, si penyemir sepatu ini  bisa memperoleh ranking 
4 di sekolahnya. 

Di ruang sempit ini juga ada Siswanti Rahayu, kelas 2 SD. Sejak mulai masuk 
sekolah, ia bekerja membantu ibunya sebagai buruh pengupas kulit bawang. 
 
Siswanti: "Kerja bantu mama, motong bawang." 
KBR68H: Bisa?
Siswanti: "Bisa. Belajar dari kecil dari kelas 1."
KBR68H: Susah gak motong bawang?
Siswanti: "Enggak." 
KBR68H: Pernah kena pisau? 
Siswanti: "Pernah."

(Belajar di Rumah Darurat). "Apa yang dimaksud keluarga inti? Tadi sudah 
disebutkan keluarga inti. Keluarga inti adalah kelaurga yang terdiri dari ayah, 
ibu dan anak ... namanya keluarga inti."

Komalasari berdiri di depan puluhan muridnya. Ia harus membagi konsentrasinya 
saat mengajar. Di hadapannya, duduk puluhan anak, dari kelas 2 sampai 6 SD. 
Alat bantu mengajar hanya satu: papan tulis hitam. Sudah 10 tahun ia mengajar 
di sana, tiap hari, dari pukul 2 siang hingga 4 sore.

"Murid-murid terbagi kelas 1-6 SD. Saya bagi-bagi, ada anak yang belum sekolah 
saya pisahkan dengan anak yang sudah bisa baca. Yang kelas 2 dan 3 hampir sama 
kemampuannya jadi bisa gabung jadi satu. Kelas 4 kadang terpisah dengan kelas 5 
tergantung kemampuan mereka. Saya tahu mana anak yang sudah bisa mana yang 
belum."

Bersama Bu Slamet, Komalasari mengajar di sekolah itu. Menurut Bu Slamet, ada 
beberapa tingkatan anak didik putus sekolah di sekolah darurat ini.

"Kelas 1 A yang belum bisa baca tulis, yang B sudah bisa. Terus kelas 2, kelas 
3 sampe kelas 6. Follow up nya setelah kelas 6 itu kita masukkan ke PKBM milik 
pemerintah untuk ujian persamaan SD. Kalo mereka sudah dapat ujian persamaan SD 
dapat ijasah, mereka kita lanjutkan ke SMP terbuka. Alhamdulillah sudah 
beberapa orang yang sudah keluar dari SMP terbuka. Sebagian besar perempuan, 
bekerja di PGC, pusat grosir itu, toko baju, toko apalah di situ."

Selain pelajaran sekolah, Rumah Darurat Bu Slamet juga memberikan pelajaran 
agama. 

Sukirah merasa terbantu dengan kehadiran Rumah Darurat. Ia hanya buruh pengupas 
bawang, sementara suaminya jadi kuli panggul di Pasar Induk. 

"Ke sini dulu biar lancar. Kalo gak di sini dulu di SD-nya kurang lancar. 
Banyak gunanya misalnya yang gak mampu ke SD, cuma di sini doang, yang penting 
bisa baca dan nulis."

Siapakah Bu Slamet, pendiri Rumah Darurat ini? 

Usianya kini 65 tahun, tapi Siane Kebuan alias Bu Slamet masih terus 
menyempatkan diri untuk mengajar, terutama pelajaran agama. Perempuan ini asli 
Minahasa, Sulawesi Utara, tapi lebih sering disapa Bu Slamet, mengikut nama 
suami. 

Ide Rumah Darurat muncul ketika Siane menjadi Ketua PKK di RW setempat pada 
1990-an. Dalam suatu kunjungan ke Pasar Kramat Jati, ia menemukan sesuatu yang 
mengejutkan. 

"Waktu saya ke Pasar Induk itu melihat anak-anak itu, menangani anak-anak yang 
putus sekolah, anak-anak morfinis, ganja dan maling. Pokoknya campur jadi satu. 
Waktu itu anak-anak baru sepuluh orang."

Lantas Bu Slamet dan PKK yang dipimpinnya membantu tempat penampungan itu, 
dengan memberikan makanan bergizi seminggu sekali. 

"Jadi RT-RT kami ini harus membantu makanan bergizi untuk anak-anak yang tidak 
mampu itu. Supaya menarik mereka banyak anak-anak yang sekolah. Karena 
tujuannya untuk menarik anak-anak itu. Jadi jangan hanya mencari uang saja, 
mencopet, mencuri, morfinis aja, tapi harus berpendidikan juga."

Tapi Siane alias Bu Slamet tak puas. Menurut dia, memberi makan bergizi tak 
cukup bagi anak-anak ini, untuk menata hidup mereka lebih baik di masa 
mendatang. Yang dibutuhkan adalah pendidikan dasar, pikirnya. Sejak itu, ia 
mendata anak-anak di Pasar Induk Kramat Jati, yang jumlahnya mencapai 100 anak. 
Pada 1993, Bu Slamet mengundang orang tua anak-anak ini untuk menjelaskan 
pentingnya sekolah. Kebanyakan orangtua kala itu lebih memilih anaknya bekerja, 
ketimbang sekolah. 

"Bu, anak saya ingin mencari nafkah untuk membantu orang tua. Kita beri jawaban 
pada mereka: Bu kerjanya apa? 'Potong bawang'. Bapaknya apa? 'Pikul'. Masak ibu 
sampe hati anaknya jadi tukang pikul, pemotong bawang semua. Tolong lah ibu 
sekolahkan anaknya pada saya, saya didik gak usah bayar. 'Nggak usah katanya, 
cari duit ajah sampe mati, apaan di Jakarta gak ada duit gak makan'."

Rumah Darurat Bu Slamet lantas berpindah tempat ke Gedung PKK, karena di tempat 
semula akan dibangun kantor polisi. Tak lama, harus pindah lagi, karena pemilik 
bangunan keberatan. 

"Namanya anak pasar, anak belum terdidik kan. Apa saja yang dipegang rusak, 
pintu rusak ... aduh ... Yang marah-marah hansip-hansip. Anak gelandangan, anak 
pasar induk lo, apa saja dirusakin. Anak itu ngadu, 'Bu kami dibilang anak 
pasar induk, gelandangan, maling'. Saya lapor Pak Lurah, 'Pak tolong saya 
dicariin tempat lain, saya dihina mulu di sini'. Saya membina di sini untuk 
akhlaknya, bukan untuk dibilang maling anak-anak saya."

Pada 2003, Bu Slamet memindahkan Rumah Daruratnya ke lokasi ketiga. Tapi harus 
pindah lagi karena pemilik tanah meminta uang 600 juta rupiah karena 
menggunakan lahannya. Terpaksa pindah lagi, ke tanah milik Ketua RW setempat, 
biayanya Rp 20 juta rupiah untuk lima tahun. Ditopang donatur kanan-kiri, di 
sinilah akhirnya Rumah Darurat Bu Slamet berdiri. 

Di usia 65 tahun, Bu Slamet masih aktif mengajar. Ia bahkan hafal ke-50 anak 
didiknya. Purnomo senang kalau Bu Slamet yang mengajar. 

"Guru baik, orangnya baik. Pengertian dengan anak-anak. Diajarin nyanyi-nyanyia 
... misalnya ada yang berantem suruh bilang Bu slamet."

Bekas murid Bu Slamet, Sodikin juga mengaku beruntung bisa bersekolah di rumah 
darurat Bu Slamet. Walau hanya bekerja sebagai penjual es kelapa, Sodikin 
bangga dengan kemampuanya membaca. Ia pun sesekali membantu mengajar. 

"Dulu Pak yah saya tidak sekolah di sini, saya buta huruf banget pak. Membaca 
ajah sulit, mengenal huruf sulit. Semenjak saya di sini saya membaca bisa, 
mengaji bisa, saya bisa azan, mendidik adik-adik di sini, ikut ngajarin juga."

Susanti, alumni lain, merasa pelajaran budi pekerti dari Bu Slamet amat 
membekas. 

"Orangnya baik, suka nolong. Kalo kita gak kerjaan di sini diupah nyuci piring 
nanti diupahin. Kita harus hormat pada orang tua pelajarannya, rajin, tidak 
boleh pantang menyerah."

Rumah Darurat masih harus berjuang, karena tak punya donatur tetap. Bu Slamet 
masih punya harapan terhadap anak-anak miskin di sekitar kampungnya. 

"Saya mau anak-anak ini menjadi anak sholehah dan berguna bagi bangsa dan 
Negara. Saya mohon ada Ibu-ibu Slamet pengganti saya kalo saya mati. Saya tidak 
punya modal, kenapa saya mau ngurusin anak orang ... saya minta orang-orang 
kaya dirikan seperti ini di kampungnya seperti ini."

Laporan ini disusun reporter KBR68H, Anto Sidharta untuk Radio Nederland 
Wereldomroep di Hilversum.


* ?

MUNGKINKAH MEMBLOKIR SITUS PORNO?

Kementrian Komunikasi dan Informatika Kemkominfo menjajaki untuk memblokir 
situs-situs porno. Kemungkinan tersebut bisa dilakukan berdasarkan UU 
Pornografi dan Informasi dan Transaksi Elektronik ITE. Namun masalahnya Kominfo 
tidak memiliki prasarana yang memadai untuk memblokirnya, dan meminta agar para 
penyedia jasa internet yang melakukannya. Upaya itu tampaknya kemungkinan kecil 
akan berhasil.  Ikuti wawancara dengan Roy Suryo, pakar informatika.

Penghargaan seharusnya diberikan kepada pemerintah karena ada keberanian dari 
Kemkominfo mau melakukan tindakan untuk menyelamatkan generasi muda Indonesia 
terhadap pengaruh situs porno. Ada dua cara yang harus dilakukan yaitu cara 
teknis dan non teknis. 

Non teknis dengan memberlakukan sanksi dan peraturan hukun. Ada dua UU yang 
mendasarinya yaitu UU Anti pornografi dan UU Informasi dan Traksaksi Elektronik 
ITE. Secara teknis kendala yang pertama adalah tidak semua server situs porno 
berada di Indonesia. Akibatnya pemerintah tidak bisa memblokir dari sisi 
sumbernya. Pemerintah hanya bisa memblokir dari sisi pengguna atau media yang 
digunakan pengguna, ISP (Internet Service Provider) atau penyedia jasa internet.

Kendala yang kedua, para penyelenggaran jasa internet tidak semuanya legal atau 
resmi. Asosiasi Penyelenggara Internet di Indonesia atau Aspi hanya memiliki 
sekitar duapuluh anggota. "Kalau situs itu melalui ISP yang resmi itu mudah, 
tinggal dicekek dari ISP nya semua akan bisa terblokir. Nah masalahnya banyak 
mengakses internet di Indonesia tidak melalui ISP yang resmi, istilah yang 
digunakan adalah spanyol atau separuhnya nyolong."

Seharusnya untuk melakukan pemblokiran ini, Roy Suryo menyarankan agar 
pemerintah perlu mengupayakan terlebih dahulu akses internet yang murah dan 
mudah bagi rakyat. Alasannya akses legal selama ini di Indonesia masih tidak 
terjangkau. 

Kalau masyarakat bisa beralih dari akses ilegal ke akses legal tetapi murah 
maka pemerintah tinggal melakukan blokir saja. Seperti halnya yang dilakukan 
pemerintah Cina terhadap akses internet masyarakat di negara itu. Jadi 
pemerintah Cina berani melarang akses di luar pemerintahnya. 

Ikuti wawancara selengkapnya di www.ranesi.nl


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke