---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 16 Juli 2010 14:10 UTC



** LAMBANG BARU MATA UANG INDIA

** SHELL HARUS HENTIKAN PENJUALAN MINYAK PADA IRAN

** BOM BUNUH DIRI DI IRAN

** TOPIK TINJAUAN PERS: ARGENTINA SAHKAN PERKAWINAN SEJENIS

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PENGADILAN HARUS EKSEKUSI PENYITAAN ASSET TOMMY 
SOEHARTO 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: HAITI BELUM TERIMA SEMUA BANTUAN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PASTOR ORANJE DISKORS

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL:PEMUTIH WAJAH LAKI-LAKI BIKIN HEBOH

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KETENTUAN BARU VATIKAN SUMBER 'BENCANA PR'

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: IBU RUMAH TANGGA PAKISTAN MENDOBRAK TABU 
KREDIT MIKRO

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: AKSI MASSA MENJAMUR, MAU KE MANA INDONESIA?



* LAMBANG BARU MATA UANG INDIA

Mata uang India rupee mendapat lambang baru, terdiri dari perpaduan huruf R 
seperti tertulis dalam bahasa Hindi dan abjad Latin.

Pemerintah di New Delhi menyetujui lambang baru itu. Juri menerima lebih dari 
tiga ribu masukan mengenai lambang baru yang dilombakan itu. Juri terdiri dari 
seniman, perancang, dan gubernur bank sental India.

Pemenangnya adalah mahasiswa bernama Udaya Kumar. Ia mengatakan mencari lambang 
yang menunjukkan tradisi budaya India. Di samping itu juga cukup kecil untuk 
bisa dketik dengan komputer. Lambang tersebut akan menghiasi uang kertas ruppe 
setengah tahun lagi.

Dengan lambang baru ini, maka mata uang India memiliki jati diri sendiri. Ini 
bisa dibedakan lebih mudah dari mata uang rupee di negara lain seperti 
Pakistan, Sri Lanka, dan Nepal.

Rupee adalah mata uang ke lima dunia yang memiliki lambang sendiri, sesudah 
dolar Amerika, euro, yen Jepang, dan pondsterling Inggris.

Mata uang Belanda dulu, gulden, juga memiliki lambang sendiri: a.


* SHELL HARUS HENTIKAN PENJUALAN MINYAK PADA IRAN

Amsterdam (ANP) Presiden Amerika Serikat Barrack Obama menghendaki Shell 
membuktikan secara tertulis menghentikan penjualan minyak pada Iran. Demikian 
inti surat dari 22 anggota Kongres yang disampaikan pada Peter Vosser, pimpinan 
Shell.

Pada Mei 2009 Shell juga menerima surat dari dua anggota Kongres yang 
memperingatkan perusahaan itu untuk hal sama. Demikian berita yang diturunkan 
oleh harian Belanda De Telegraaf. 

Belum lama ini dengan mayoritas besar Kongres Amerika menyetujui undang-undang 
mengenai pemberian sanksi. Dengan demikian pemerintah Iran didesak memetieskan 
program nuklirnya. 

Dalam surat tersebut Obama diminta menyelidiki apakah terjadi pelanggaran 
menyangkut penyediaan energi oleh pihak-pihak luar kepada Iran. Dengan demikian 
maka dapat diawasi apakah kegiatan ini berhenti atau akan berhenti.


* BOM BUNUH DIRI DI IRAN

Zahedan (ANP/AFP/RTR) - Di kota Zahedan, Iran Tenggara, sebuah mesjid menjadi 
sasaran dua serangan bom bunuh diri. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 
duapuluh jiwa dan melukai lebih dari seratus orang lainnya. Demikian 
pemberitaan media pemerintah Iran.

Beberapa orang anggota Garda Revolusi termasuk di antara korban tewas. Garda 
Revolusi adalah lembaga pendukung utama kelompok penguasa Iran sekarang ini. 

Pelaku serangan, seorang pria yang menggenakan pakaian perempuan, mencoba masuk 
ke dalam mesjid. Ketika beberapa orang berusaha mencegah pelaku serangan masuk 
ke dalam mesjid, ia langsung meledakkan diri. 

Selanjutnya, pada saat orang-orang berkerumun menyusul ledakan pertama, pelaku 
kedua meledakkan diri. Kelompok pemberontak Sunni, Jundallah, atau Prajurit 
Allah, mengaku bertanggung-jawab atas serangan tersebut.


* MISA KHUSUS ORANYE

Haarlem (ANP) - Keuskupan Haarlem - Amsterdam membebaskan tugaskan pastor Paul 
Vlaar dan sekaligus menugaskan yang bersangkutan untuk merenungkan apa yang 
telah ia lakukan. Demikian pengumuman pihak Keuskupan Haarlem - Amsterdam Kamis 
kemarin, melalui situs web mereka.

Alasan skorsing karena sang pastor, Ahad lalu, pada hari pertandingan final 
kejuaraan sepakbola dunia, menyelenggarakan misa khusus demi Kesebelasan 
Oranje. Pada misa itu, sang pastor juga mengenakan jubah berwarna oranye. 
Menurut pihak keuskupan, hal seperti itu mengundang kecaman dari banyak umat 
beragama, di dalam dan  luar negeri.

Uskup Jozef Punt, beberapa waktu lalu telah memberi peringatan pada sang 
pastor, agar jangan mencampur adukkan urusan misa suci dengan peristiwa yang 
tidak bersangkut-paut dengan gereja. Pastor Paul Vlaar menyatakan, ia mendukung 
sepenuhnya padangan Uskup Jozef Punt, dan berjanji tidak akan mengulang 
perbuatan seperti itu.


* SERANGAN DI PAKISTAN

Peshawar (ANP) Sedikitnya enam orang tewas akibat ledakan bom di sebuah pasar 
di Khyber, Pakistan. Delapanbelas lainnya luka-luka. Demikian diberitakan oleh 
penguasa setempat. 

Pasar sedang ramai pengunjung saat terjadi ledakan bom di pasar di kota Kuki 
Khel itu. Kota ini terletak dekat perbatasan antara Pakistan dan Afghanistan. 
Kendaraan yang membawa perbekalan untuk pasukan-pasukan Nato selalu melalui 
jalan ini. Itulah sebabnya di daerah ini sering menjadi sasaran serangan. 

Wilayah ini dikenal sebagai pusat kegiatan al-Qaedah. Selain itu gerakan 
militan Lashkar-e-Islam juga giat di wilayah ini.


* BERITA LANTA BURSA

Amsterdam (ANP) - Pada saat pembukaan pasar bursa Jum'at tadi pagi, nilai 
indeks saham gabungan Amsterdam, AEX, naik 0,4 persen, pada 331,02 poin. Nilai 
indeks saham di bursa Frankfurt, Paris dan London, juga mengalami kenaikan, 
antara 0,3 hingga 0,4 persen.

Nilai tukar valuta asing:
1 euro = 1,2935 dolar,
1 euro = 11.708 rupiah, dan
1 dolar = 9.050 rupiah.


* TOMMY SOEHARTO KEMBALIKAN 1,2 TRILYUN

Jakarta (AFP) Jum'at ini Mahkamah Agung Indonesia mencabut vonis mereka sendiri 
mengenai kasus perkara mobil Timor milik Tommy Suharto. Sidang peninjauan 
kembali perkara, yang diajukan oleh Departemen Keuangan RI ini, memutuskan 
Tommy Suharto tetap harus mengembalikan uang sebanyak 135 juta dolar, atau 
sekitar 1,2 trilyun rupiah, kepada negara. Uang tersebut sementara sudah dalam 
sitaan pemerintah sejak 2008.

Ketua majelis hakim, Hatta Ali menyatakan, mahkamah menetapkan vonis tersebut 
berdasarkan bukti-bukti terbaru yang disampaikan oleh Departemen Keuangan. 
Dengan demikian, putusan ini merupakan vonis final, dan tidak ada kemungkinan 
untuk sekali lagi melakukan upaya peninjauan kembali.


* MAASTRICHT BOLEH TOLAK WISATAWAN NARKOBA

Kota Maastricht boleh menolak wisatawan yang tidak tinggal di Belanda dari 
coffeshops. Demikian pendapat penasehat hukum penting Kejaksaan Agung Eropa di 
Luksemburg.

Menurut Wakil Jaksa Agung Y. Bot, larangaseperti itu membantu memerangi 
perdagangan narkoba ilegal di Uni Eropa. Dewan pertimbangan agung meminta 
putusan tersebut karena dewan harus memutuskan banding yang diajukan pemilik 
sebuah coffeshop di Maastricht. Pemilik bersangkutan harus menutup sementara 
warungnya sesudah polisi mendapati dua wisatawan Uni Eropa yang tidak tinggal 
di Belanda berada di coffeshop itu.

Hakim tidaklah terikat dengan nasehat wakil jaksa agung, tapi biasanya 
mengikuti nasehatnya.


* ZIMBABWE BOLEH EKSPOR BERLIAN LAGI

SINT PETERSBURG (ANP) Zimbabwe boleh meneruskan ekspor berlian mentah dari 
ladang kontroversial Maranga, asal terbatas dan diawasi. Keputusan diambil 
Kimberley Process dalam pertemuan di Sint Petersburg itu dimuat di media 
Zimbabwe Jumat ini.

Antara sekarang dan September, Zimbabwe diijinkan mengekspor berlian sebanyak 
dua kali di bawah pengawasan inspektur pengawas berlian internasional. Pada 
saat sama Kimberley Process melakukan penyelidikan baru terhadap ladang berlian 
di timur negeri itu.

Berdasar hasilnya, pengawas akan memutuskan nasib ekspor berlian Zimbabwe.


* ARGENTINA SAHKAN PERKAWINAN SEJENIS
Di luar Eropa, terutama di negara-negara Katolik, pernikahan sejenis masih 
tetap jadi diskusi hangat. Argentina menjadi negara Amerika Latin pertama yang 
melegalisasi pernikahan pasangan sejenis. "Homo Argentina Boleh Menikah," 
demikian judul berita harian Spits.

Setelah debat marathon selama 15 jam, Kamis (15/07) senat Argentina menerima 
RUU pernikahan sejenis dengan perbedaan suara tipis: 33 senator setuju, 27 
menolak dan 3 abstain. "Hari bersejarah," demikian komentar sejumlah senator 
Argentina. 

Disambut meriah
Keputusan parlemen disambut meriah ratusan massa yang berkumpul di luar 
parlemen. Mereka gembira, terharu sambil berpelukan merayakan kemenangan di 
ibukota Buenos Aires, yang merupakan ibukota komunitas gay di Amerika Latin. 
Sehari sebelumnya, Rabu (14/07) polisi harus melerai kelompok pro dan anti-UU 
pernikahan sejenis yang saling melempar batu dalam sebuah unjuk rasa.

Gereja katolik Argentina gagal mendesak digelarnya referendum mengenai hal 
tersebut. Hari Kamis (15/07) sejumlah rohaniwan menggelar doa bersama di luar 
gedung parlemen agar RUU tersebut ditolak.

Legal
Pernikahan sejenis sudah legal di banyak negara seperti Belanda, Spanyol, 
Kanada, Afrika Selatan, Norwegia, Swedia, Portugal sampai Eslandia. Yang masih 
ditunggu-tunggu, apakah Mexico akan mengikuti jejak Argentina mengesahkan 
pernikahan sejenis. Demikian harian Spits.

Legalisasi pernikahan sejenis juga memberi hak kepada pasangan sejenis untuk 
mengadopsi anak, tegas NRC Handelsblad. Harian sore Belanda itu mengingatkan, 
keputusan parlemen bisa mempersulit pemerintah kiri-tengah presiden Cristina 
Kirchner dalam pemilu presiden tahun depan. Hubungan pemerintah dengan gereja 
katolik yang sangat berpengaruh di Argentina akan semakin tegang, tambah NRC 
Handelsblad.

Korea Utara
Beralih ke topik kedua mengenai buruknya pelayanan di rumah-rumah sakit Korea 
Utara. "Operasi dilakukan tanpa pembiusan dan hanya diterangi oleh lilin. Semua 
tidak berfungsi di rumah-rumah sakit Korea Utara," tulis harian Trouw. 

Listrik putus. Tidak ada air bersih. Penghangat ruangan macet. Demikian laporan 
organisasi HAM Amnesty International berdasarkan informasi dari warga Korea 
Utara yang melarikan diri ke luar negeri sejak 2004. Petugas kesehatan yang 
berkunjung ke Korea Utara juga mengamini pernyataan tersebut. 

TBC
Organisasi kesehatan sedunia WHO sebelumnya sudah melaporkan bahwa Korea Utara 
dilanda epidemi TBC selama sepuluh tahun terakhir. Tidak kurang dari 5% warga 
Korea Utara dicemaskan mengidap TBC. Universitas Stanford membangun sebuah 
laboratorium Februari lalu untuk menyelidiki resistensi pasien TBC, tapi mereka 
cemas karena persediaan obat antibiotika diperkirakan habis bulan ini. 

Anggaran kesehatan Korea Utara ditetapkan sebesar 50 sen dolar untuk setiap 
orang. Menurut UUD setiap warga berhak mendapat perawatan kesehatan gratis. 
Tapi dalam prakteknya, warga harus membawa sesajen untuk dokter dan karyawan 
rumah sakit agar keluarganya bisa dirawat. Sesajen yang ampuh adalah rokok, 
minuman keras dan tentunya juga uang. Demikian harian Trouw.


* PENGADILAN HARUS EKSEKUSI PENYITAAN ASSET TOMMY SOEHARTO

Kamis 15 Juli lalu, Mahkamah Agung memutuskan pemerintah Indonesia tidak usah 
mengembalikan harta Tommy Soeharto yang disitanya beberapa tahun lalu. Putusan 
MA berdasarkan bukti-bukti baru Kementerian Keuangan. Sejauh ini tidak ada 
kasus Soeharto dan keluarganya yang diproses sampai di pengadilan. Karena itu 
sangatlah penting pengadilan mengeksekusi  penyitaan aset ini. Demikian Emerson 
Yuntho dari ICW, Indonesian Corruption Watch.

Indonesian Coruption Watch, ICW, masih harus mencari tahu apa bukti-bukti baru 
yang diserahkan Departemen Keuangan kepada pngadilan. Bukti-bukti baru itu 
menjadi dasar putusan Mahkamah Agung Kamis 15 Juli lalu soal penyitaan harta 
Tommy Soeharto senilai 1, 23 triliun rupiah. 

Penyitaan tersebut termasuk kasus perdata, sementara ini tidak ada satu pun 
kasus korupsi Tommy Soeharto  yang pernah diproses sampai ke pengadilan. Itu 
yang mengherankan ICW, karena Kejaksaan Agung sendiri tidak pernah jelas 
mengapa perkara pidata Soeharto dihentikan. 

Alasan klasik yang selalu dikemukakan kepada publik adalah tidak ditemukannya 
bukti-bukti, tapi menurut ICW itu disebabkan oleh mafia peradilan di balik 
semua perkara kasus korupsi yang melibatkan anggota keluarga Soeharto. Itulah 
yang menyebabkan kasus berhenti di tahap penyidikan kejaksaan. Karena itu soal 
penyitaan harta Tommy Soeharto senilai 1, 23 triliun rupiah ini sangatlah 
penting pengadilan segera mengeksekusi penyitaan aset tersebut. 

Demikian Emerson Yuntho dari ICW.


* laporan Tossi

Aksi Massa Menjamur, Mau Kemana Indonesia ? 

intro : Demo, protes dan tuntutan tuntutan terjadi hampir setiap hari. Tidak 
hanya mereka yang mengaku atas nama agama, tapi juga menyusul pemilukada di 
Bengkulu, Sumatra Utara, Jawa Timur, dsb. Ada yang dibayar, ada yang spontan, 
namun kebanyakan dengan kekerasan. Di satu sisi, negara lemah, takut terhadap 
kelompok agama yang konservatif. Tapi di lain sisi, tumbuh kelompok-kelompok 
pro-rakyat. Menurut pengamat Indonesia Max Lane, dampak Orde Baru selama 35 
tahun itu berlangsung lebih lama dari pada Orde Baru itu sendiri.
Laporan Aboeprijadi Santoso dari Jakarta 
Aksi massa menjadi santapan publik setiap hari. Pekan ini dua aksi yang 
menyerang kelompok Ahmadyah di Garut dan Bogor misalnya mencerminkan betapa 
aparat negara takut terhadap amarah massa, sehingga aparat negara ini memilih 
menjadi aparat massa dengan bersikap mengalah, ketimbang menjadi aparat negara 
yang menegakkan hukum. 
Akibatnya dapat menimbulkan perpecahan. Bulan lalu sebuah patung raksasa Tiga 
Mojang dirobohkan atas permintaan massa yang diluluskan Walikota Bekasi. 
Pencipta patung tsb, Nyoman Nuarta, menyesal, heran dan mengimbau ketegasan 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ..
Nyoman Nuarta : Seni itu harus membuat orang senang. Itu mimpi kita sebagai 
seniman. Ternyata ada orang yang tidak senang. Tuduhannya tidak masuk akal. 
Saya dikatakan mencederai umat Islam. Saya pernah bikin patung Bunda Maria, 
Trinitas. Kali ini tidak ada hubungan samasekali. Tidak ada pesanan missi. 
Karya ini kita hayati setahun lebih. Dibegitukan dengan gampangnya. Sama 
seperti kita didepan umum ditelanjangin begitu. Patung sudah berkembang 
sedemikian rupa tidak lagi disembah. Di Bali saja tidak. Perbedaan itu 
anugerah. Kenapa ada kelompok orang yang pengen sama. Orang Indonesia punya 
akar budaya yang cukup kuat. Orang Sunda pengen jadi orang Sunda bukan jadi 
Taliban. Saya harapkan bapak presiden tegas melindungi warganya.   
Max Lane, pengamat kawakan Indonesia melihat hal tsb tidak aneh mengingat 
pemerintah dan kelas yang berkuasa semakin tidak populer. 
Max Lane : Masuk akal karena kelas yang berkuasa memang dominan. Jadi memang 
aksi-aksi atau protes massa di jalan, mayoritasnya akan mencerminkan kedudukan 
kelas yang berkuasa. Sangat kerdil dalam perkembangannya
laporan selengkapnya dapat Anda ikuti di : www.ranesi.nl .


* HAITI BELUM TERIMA SEMUA BANTUAN 
Baru 2% dari jumlah total dana bantuan internasional yang sampai ke Haiti. 
Demikian dinyatakan PBB. Masalahnya, donatur tidak percaya uangnya akan 
dimanfaatkan untuk membangun Haiti.
Philip Smet 
Pembangunan di Haiti belum berjalan karena kekurangan dana, begitu keluhan duta 
Haiti Leslie Voltaire. Pada konferensi donor April lalu, masyarakat 
internasional menyumbangkan hampir 8 miliyar euro kepada Haiti. Tujuannya: 
untuk membiayai pembangunan kembali pasca gempa bumi dahsyat awal Januari tahun 
ini. Dari penelitian Radio Nederland, gempa bumi tersebut menewaskan 100.000 
orang. Hanya Brasil dan Norwegia yang telah menyalurkan bantuan ke Haiti, kata 
Voltaire. Artinya, lebih dari 98% dana bantuan belum sampai ke Haiti, dana 
tersebut masih berada di negara-negara donor. 
Pemerintah Belanda menggunakan cara lain untuk membantu Haiti. Den Haag 
mendonasikan 41 juta euro untuk proyek kerja sama antar NGO, yang tergabung 
dalam Organisasi Kerja Sama Bantuan SHO. Penduduk Belanda menyumbangkan total 
70 juta euro untuk Haiti. 
Sampai saat ini, sekitar 20 juta euro dari dana tersebut sudah digunakan. 
Sejumlah NGO bekerja sama dengan organisasi mitra di Haiti. Total, mereka 
memiliki 90 juta euro untuk disalurkan dalam periode tiga sampai lima tahun.
Masalah 
Tapi sulit berinvestasi untuk pembangunan Haiti, terutama di ibukota 
Port-au-Prince, kata Farah Karimi, direktur organisasi NGO:
"Di luar ibukota ada banyak tanah kosong yang bisa dibangun, kerja sama dengan 
pemeritah lokal juga bagus. Sedangkan di Port-au-Prince lebih sulit. Sebelum 
bencana saja, sudah ada masalah soal pembagian tanah. 80% dari penduduk yang 
sekarang tinggal di tenda, dulunya menyewa rumah, bukan membeli. Di tanah-tanah 
kosong di kota itu masih banyak reruntuhan yang harus dibersihkan. 
Pemerintahlah harus menentukan di mana bangunan baru akan didirikan. Karena 
itulah, pemerintah negara-negara donor ragu memberikan dana bantuan. Mereka 
tidak sepenuhnya percaya dengan pemerintahan di Port-au-Prince. Ini adalah 
masalah besar di Haiti," kata Karimi. Ia mengunjungi daerah bencana akhir Mei 
lalu.
Frustrasi
Mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton, duta khusus untuk Haiti, ingin 
menekan negara-negara donatur untuk memenuhi janji. Hampir semua dana belum 
disalurkan. Dan, tentu saja, pembangunan harus dilakukan secepat mungkin, kata 
direktur Karimi. 
"Di luar Port-au-Prince kami telah membangun rumah dan sekolah, aktivitas 
ekonomi sudah kembali berjalan di sana. Tapi keadaan di ibukota benar-benar 
membuat kami frustrasi. Di kamp-kamp, sarana pendidikan, sekolah dan sanitasi 
lebih mudah didapat. Makanya, penduduk lebih memilih tinggal di tenda. Kita 
harus mencegah agar masyarakat tidak memilih hidup di tenda ketimbang di rumah 
mereka sendiri. Kami sangat khawatir, situasi ini akan jadi permanen."

Satu setengah juta orang Haiti masih tinggal di tenda-tenda. Menurut Karimi, 
untuk mengentaskan situasi menyedihkan di negara Karibia ini, masyarakat 
internasional dan pemerintah harus berkompromi. "Itu masalahnya sekarang," 
katanya. Sampai sekarang, organisasi bantuan Belanda tetap memberikan bantuan, 
langsung ke ke organisasi Haiti, tanpa melibatkan pemerintah.


* PASTOR ORANJE DISKORS
Pastor Katolik Roma Paul Vlaar van Obdam akan diskorsing dalam waktu dekat. 
Pada misanya hari Ahad (11/07) ia menyulap gereja jadi ajang untuk mendukung 
Oranje di Piala Dunia. Pastor ini memakai jubah oranye dan gerejanya dipenuhi 
bendera dan hiasan berwarna serupa. Koor gereja menyanyikan lagu-lagu bola, 
seperti Viva Hollandia. Mereka bahkan bersepak bola di tengah gereja.
Pastor Vlaar menjelaskan, lewat misa yang tidak konvensional, ia ingin 
mengangkat rasa kebersamaan dan kerja sama tim dalam kesebelasan Belanda. 
Keuskupan Haarlem-Amsterdam tidak menyetujui caranya. Otoritas gereja merasa, 
Vlaar telah merusak kesakralan gereja dengan aksinya tersebut. Sebelumnya, 
Vlaar juga pernah ditegur karena terlalu banyak memakai unsur-unsur duniawi 
dalam misanya. 
Terkenal
Di internet, gambar misa oranye ini jadi sangat terkenal. Keuskupan menyatakan, 
di sejumlah situs jejaring sosial, banyak komentar negatif dari umat kristen 
atas misa ini. Mereka umumnya terkejut melihat foto-foto misa. Toh, tak kalah 
banyak yang mendukung Vlaar. Menurut mereka, pastor Vlaar mengerti apa yang 
sedang jadi perhatian orang-orang dan ia hanya ingin memberikan unsur 
kontemporer dalam agama.




* PEMUTIH WAJAH LAKI-LAKI BIKIN HEBOH

Sebuah iklan di Facebook memancing debat panas. Iklan ini mendorong laki-laki 
di India untuk memutihkan wajah. Lucunya, debat tidak terjadi di India - di 
mana pemutih wajah dilihat sebagai alat memanjat tangga sosial - tapi di Barat. 
Mereka menganggap memutihkan wajah sama saja dengan mendukung rasisme. Laporan 
koresponden Paul Antiss
Komentar-komentar di Facebook secara umum berisi pujian mengenai krim pemutih 
yang diproduksi oleh perusahaan perawatan kulit Vaseline. Menurut, para lelaki 
India, ini ide brilian. Kishore Jadhav menulis: "Saya suka ini." Lelaki lain, 
Sanjay Nirupam, berkomentar, "Ini produk bagus."
Protes cenderung terdengar dari kalangan perempuan-perempuan kulit putih. Erica 
Naylor menulis: "Memutihkan kulit? ahh, rasisme."

Pasar Kosmetik Laki-laki

Di India, orang-orang tak mengerti kenapa harus meributkan pemutih wajah. Krim 
pemutih wajah sudah dipasarkan di India sejak 27 tahun lalu. Namun pertumbuhan 
pasar kosmetik laki-lakilah yang menarik perhatian dan memancing debat apakah 
kulit putih lebih baik ketimbang cokelat atau sawo matang.
Pada 2009, dalam survei yang dilakukan dating site Shaadi.com terhadap 12.000 
orang terungkap bahwa warna kulit adalah kriteria terpenting dalam memilih 
pasangan di negara-negara bagian India utara.

Cemas

T.K. Oommen, dosen Sosiologi Universitas Jawaharlal Nehru, mengatakan:
"Kecemasan laki-laki makin meningkat. Mereka ingin memiliki kulit putih. Orang 
India percaya, kulit putih masuk kasta yang lebih tinggi, yaitu Brahmana."
Bollywood
Iklan di Facebook menampilkan aktor Bollywood Shahid Kapur. Application mereka 
di Facebook memungkinkan orang secara digital mengubah warna kulit mereka di 
foto profil. Panjar Parihar dari Omnicom, agensi di balik iklan ini, menyatakan:
"Kami mulai mengiklankan produk ini pada minggu kedua Juni, dan responsnya luar 
biasa."

Pertumbuhan pasar

Krim pemutih wajah pertama untuk laki-laki diproduksi oleh perusahaan kosmetik 
raksasa Emami tahun 2005. Sejak saat itu, Garnier, L'Oreal, Nivea, dan sekarang 
Vaseline juga memproduksi krim serupa. Krim ini bekerja dengan mematikan 
melanin, pigmen yang menyerap cahaya ultra violet dan menghitamkan kulit.
Menurut riset pasar Nielsen, bisnis krim pemutih wajah di India berharga 
sekitar 500 juta dolar. Tahun lalu, penjualan produk kosmetik laki-laki 
meningkat 25%, lebih tinggi dibanding penjualan kosmetik perempuan yang hanya 
bertambah 17%.

Terjangkau

Editor majalah laki-laki India Man's World menyatakan, walaupun harganya tidak 
murah, sekitar 5-40 dollar per kemasan, masyarakat kelas menengah India tetap 
membeli krim pemutih, karena menurut mereka, kulit putih lebih bagus dari yang 
gelap. Radhakrishnan Nair mengatakan pada Radio Nederland: 
"Kulit putih benar-benar jadi tren dan diinginkan di India. Kulit putih 
diasosiasikan dengan kekayaan dan kemapanan. Banyak laki-laki menggunakan krim 
wajah istrinya. Sepertinya, gejala ini ditangkap pengusaha. Mereka berpikir: 
meluncurkan krim pemutih untuk laki-laki adalah ide bagus."
Pasar krim pemutih wajah di India diperkirakan akan terus berkembang. 
Perdebatan di sekitarnya juga tak akan berhenti: apakah krim pemutih mendukung 
konsep rasisme dan memecah-belah masyarakat, ataukah hanya alat mempercantik 
laki-laki - dan perempuan?


* KETENTUAN BARU VATIKAN SUMBER 'BENCANA PR'

Menyusul terbongkarnya berbagai skandal  yang terjadi di banyak bagian dunia, 
dan rusaknya citra lembaga agama ini,  Vatikan memberlakukan pedoman baru untuk 
menangani kasus pelecehan seksual pada anak-anak, di dalam lingkungan gereja 
Katolik. Pedoman antara lain memuat ketentuan, masa kadaluwarsa berlakunya 
hukuman bagi kasus pelanggaran diperpanjang beberapa tahun. Namun, banyak 
kelompok korban menyatakan, upaya perbaikan pihak gereja, masih sangat terbatas.
Pedoman baru ini merupakan tanggapan terhadap gelombang kecaman, yang 
menyatakan Vatikan tidak berbuat banyak untuk menanggapi berbagai tuduhan 
adanya sekian banyak pelecehan di dalam lingkungan gereja. Jurubicara Vatikan, 
Federico Lombardi menyatakan pedoman baru ini mencakup ketentuan prosedur 
pemeriksaan cepat dan efektif, dalam penanganan hal-hal yang mendesak dan 
serius.
Beberapa pihak menyambut pedoman baru ini sebagai suatu upaya untuk menangani 
masalah pelecehan seksual terhadap anak-anak secara lebih sungguh-sungguh. 
Sementara beberapa pihak lain berpendapat, gereja tidak peka terhadap opini 
publik. 
Pastor Wanita
Profesor Peter Nissen, pakar Vatikan dan gurubesar sejarah di Radboud 
Universiteti di Nijmegen menyatakan, keputusan untuk mensejajarkan kasus 
pelecehan seksual terhadap anak dengan urusan pentasbihan pastor wanita 
merupakan hal yang sangat janggal:
"Mereka sama sekali tidak bisa merasakan bagaimana opini publik akan menilai 
ketentuan seperti itu. Dengan menerbitkan ketentuan mengenai urusan pentasbihan 
pastor wanita dalam pedoman yang sama mengenai kasus pelecehan seksual, mereka 
menunjukkan sama sekali tidak menyadari betapa besarnya kecaman masyarakat 
mengenai hal ini."
Kecaman
Keluhan lain mengenai ketentuan masa kadaluwarsa kasus pelanggaran. Hingga saat 
ini, korban boleh mengajukan tuntutan terhadap tindakan seorang rohaniawan, 
hingga sepuluh tahun setelah korban mencapai usia delapanbelas tahun. Pedoman 
baru menggandakan masa tersebut, menjadi duapuluh tahun. Namun, sekian banyak 
kasus yang dibongkar oleh Radio Nederland pada awal tahun ini menunjukkan, 
banyak korban masih tidak mau melaporkan pelanggaran, puluhan tahun setelah 
peristiwa berlalu.
Bert Smeets, dari kelompok korban 'Mea Culpa United' (mea culpa adalah Bahasa 
Latin, artinya, saya salah, red.) menyatakan, seharusnya tidak perlu ada masa 
kadaluwarsa. "Dampak pelecehan seksual akan terasa seumur hidup. Dalam hal ini 
gereja mengkhayal. Mereka mencoba menyesatkan kita semua. Mereka menambah masa 
waktu beberapa tahun. Tapi, masalahnya tetap sama. ... Dengan adanya ketentuan 
masa duapuluh tahun setelah mencapai usia delepanbelas tahun, banyak kasus 
pelecehan akan menjadi kadaluwarsa."
Pedoman baru ini merupakan revisi dari ketentuan yang ditanda-tangani oleh 
pendahulu Paus Benedictus XVI, Paus Johannes Paulus II. Dan pedoman baru pun 
tidak memuat ketentuan akan menyerahkan pelaku pelecahan pada polisi. 
Penyidikan tetap akan dilakukan oleh pihak gereja dan dilaksanakan secara 
tertutup. "Untuk melindungi nama baik semua pihak yang terlibat," kata Federico 
Lombardi.
Reputasi
Pedoman baru ini, tidak akan memperbaiki citra gereja, akibat berbagai tuduhan 
pelecehan seksual terhadap anak-anak tersebut, justru akan memperburuk, kata 
Profesor Peter Nissen:
"Saya khawatir, justru akan menjadi bencana PR baru (public relation, red.). 
Sejauh ini, kita bisa melihat serangkaian kesalahan pihak gereja. Dan saya 
kira, perubahan baru ini tidak akan meyakinkan para pengecam, bahwa gereja akan 
bertindak lebih baik dalam menangani masalah pelecehan seksual. Dan itu semua, 
sekali lagi menunjukkan betapa kakunya sikap gereja menghadapi publik opini."


* IBU RUMAH TANGGA PAKISTAN MENDOBRAK TABU KREDIT MIKRO
Di Pakistan, jarang ada wanita memiliki warung makan. Tapi, kegiatan usaha Ibu 
Parveen, usia 45 tahun, di kota Lahore, berjalan mulus. Tanpa pinjaman kredit 
mikro, ia tidak akan mampu menyekolahkan anak-anaknya hingga ke tingkat 
perguruan tinggi. Dan setiap hari, akan terus bertengkar dengan suami. "Jika 
kaum wanita Pakistan mau mengubah cara hidup mereka, banyak yang bisa berubah," 
kata salah seorang pendiri lembaga kredit mikro mengenai sikap pelanggan 
seperti Parveen. Laporan koresponden Suzanna Koster.
Di warung tersebut, di atas tikar, duduk bersila delapan pria menghadapi piring 
berisi sayur. Dengan demikian, seluruh warung itu nyaris penuh. Ruangan kecil 
ini terbuka lebar ke arah jalan yang penuh debu. Tidak ada kursi, meja atau 
menu. Tidak ada pilihan lain, selain satu-satunya masakan hari itu. Monitor 
televisi kecil di sudut ruangan menayangkan film seri India. Nama warung makan 
ini 'Khawaja Ghareeb Nawaz'. Artinya kira-kira 'ramah terhadap kalangan 
miskin'. Warung makan seperti ini banyak di Pakistan. Namun, di negeri yang 
dikuasai sepenuhnya oleh kaum pria ini, wanita pengelola warung makan, 
merupakan hal yang luar biasa.
Ibu Parveen yang berbadan tegap ini berjalan mondar-mandir, dari panci-panci di 
atas kompor ke arah para pengunjung warungnya. "Bu, boleh saya minta tambahan 
roti?" tanya salah seorang di antara mereka. Parveen meletakkan beberapa potong 
roti bundar di piring pria tersebut. Pria tersebut bukan anaknya. Di Pakistan, 
negeri yang terkenal sangat konservatif, komunikasi antara pria dan wanita, di 
luar hubungan keluarga, dinilai tidak patut. Jalan keluarnya, berbuat 
seolah-olah ada ikatan keluarga. Pada umumnya, wanita dipanggil dengan sebutan 
terhormat, 'baji'. Panggilan bagi saudara perempuan. Tapi, semua orang sangat 
menghormati Parveen. "Semua orang memanggi saya Ibu," katanya bangga.
Rokok
Hingga lima tahun silam, hidup kami masih sangat sengsara, katanya. Sebagian 
besar dari upah bulanan sang suami, senilai 3.000 rupiah Pakistan, atau setara 
dengan 28 euro, habis untuk membayar uang sewa kamar ukuran kecil. tempat 
tinggal mereka berdua, bersama sembilan anak. Sebagian lagi untuk kebutuhan 
rokok sang suami, 300 rupiah, dan makan, 700 rupiah. Karena itu, ia sering 
bertengkar seru dengan suami, hingga, pada suatu saat ia mendengar tentang 
kredit mikro. Dari lembaga pemberi kredit, Kasf Foundation, ia mendapat 
pinjaman 6.000 rupiah, sekitar 56 euro. Ia kini memiliki warung makan, 
menyewakan becak. Dan sang suami mengelola usaha tempat cuci pakaian. Kini 
kehidupan keluarga tidak tegang lagi.
Pengelola warung makan ini membayar biaya asuransi sebanyak 1,5 persen dan 
biaya pelayanan 20 persen, pada Kasf Foundation. Ulama tradisional Pakistan 
menentang keras pembayaran biaya-biaya seperti itu, kata Syed Nasir Zaidi, dari 
Dewan Ideologi Islam. Sementara ulama modern tidak melarang hal-hal seperti 
itu, selama tidak berkembang menjadi pemerasan. Menurut Roshaneh Zafar, pendiri 
Kasf Foundation, kredit mikro justru sesuai dengan prinsip Islam, mengenai 
keadilan ekonomi.
Dapur
Menurut lembaga Social Policy and Development Centre di Karachi, pada tahun 
lalu, 22 persen wanita Pakistan memiliki pekerjaan, dan kaum pria 82 persen. 
Diskriminasi dan pikiran bahwa tempat bagi kaum wanita adalah di dapur, membuat 
posisi kaum wanita sulit. Dalam hal ini, Parveen mengalami sendiri. "Beberapa 
kenalan melontarkan berbagai ejekan. Mereka mengatakan, saya tidak pantas 
bekerja seperti ini. Tapi, bagi banyak perempuan lain, hal ini justru merupakan 
dorongan."
Wanita Pakistan punya keinginan dan kemampuan untuk menjadi pengusaha, kata 
Roshaneh Zafar, dari Kasf Foundation. "Mereka memiliki ketrampilan dan 
pengetahuan. Mereka hanya perlu mengubah cara berpikir. Jika itu terjadi, 
banyak yang bisa berubah."
Sebagai organisasi yang banyak menerima hadiah penghargaan, Kasf Foundation 
kini memiliki pelanggan sekitar 300.000 pengusaha kecil. Mulai dari tukang sol 
sepatu dan pemelihara ayam potong, hingga berbagai usaha kecil lainnya. Total, 
di Pakistan diperkirakan sekitar satu juta pengusaha kecil telah menikmati 
kredit mikro. Pakistan Microcredit Network memperkirakan, masih diperlukan 
sepuluh kali lebih banyak pinjaman lagi. Menurut Human Development Report PBB, 
pada tahun 2009, satu per tiga penduduk Pakistan, masih hidup di bawah garis 
kemiskinan. Di Pakistan, lebih dari 50 organisasi bantuan dan tujuh bank 
penyalur pinjaman kredit kecil, di antaranya Kasf Foundation, menyediakan 
kredit mikro.
Putusan Keluarga
Sekitar separoh dari nasabah kredit mikro adalah perempuan. Pada mulanya, Kasf 
Foundation hanya memberi pinjaman pada nasabah wanita. Kini Kasf Foundation 
menerapkan kebijakan lain. Permintaan pinjaman harus merupakan keputusan 
bersama. "Pria dan wanita menjadi pemohon bersama yang sederajat. Mereka berdua 
inilah yang mengambil keputusan," kata Roshaneh Zafar.
Parveen mendapat dukungan dari suaminya yang kini berusia 55 tahun. "Pria dan 
wanita harus bekerja sama," katanya. Ia kini dengan mudah mampu membiayai 
kebutuhan rokoknya. Tinggal di sebuah rumah, yang empat kali lebih luas dari 
kamar sewaan mereka dulu. Lengkap dengan AC, kulkas, meja, ranjang, dan empat 
buah pesawat televisi. Dan yang paling penting, lima anak mereka yang belum 
menikah, bisa kuliah di perguruan tinggi.
Wanita Nakal
Tapi, ternyata emansipasi pun ada batasnya. Misalnya, ketika Parveen 
menyatakan, anak perempuannya tidak boleh ikut ke pasar. "Karena orang akan 
cepat menuduh, gadis seperti itu perempuan nakal."
Karena itu ia lebih mendorong cita-cita anak perempuan ingin jadi dokter. 
Salahsatu lapangan kerja yang terbuka bagi kaum wanita Pakistan. "Saya akan 
berusaha sekuat tenaga agar cita-cita anak perempuan saya menjadi kenyataan," 
katanya, dengan air mata berlinang.




* AKSI MASSA MENJAMUR, MAU KE MANA INDONESIA? 
intro : Demo, protes dan tuntutan tuntutan terjadi hampir setiap hari. Tidak 
hanya mereka yang mengaku atas nama agama, tapi juga menyusul pemilukada di 
Bengkulu, Sumatra Utara, Jawa Timur, dsb. Ada yang dibayar, ada yang spontan, 
namun kebanyakan dengan kekerasan. Di satu sisi, negara lemah, takut terhadap 
kelompok agama yang konservatif. Tapi di lain sisi, tumbuh kelompok-kelompok 
pro-rakyat. Menurut pengamat Indonesia Max Lane, dampak Orde Baru selama 35 
tahun itu berlangsung lebih lama dari pada Orde Baru itu sendiri.
Laporan Aboeprijadi Santoso dari Jakarta 
Aksi massa menjadi santapan publik setiap hari. Pekan ini dua aksi yang 
menyerang kelompok Ahmadyah di Garut dan Bogor misalnya mencerminkan betapa 
aparat negara takut terhadap amarah massa, sehingga aparat negara ini memilih 
menjadi aparat massa dengan bersikap mengalah, ketimbang menjadi aparat negara 
yang menegakkan hukum. 
Akibatnya dapat menimbulkan perpecahan. Bulan lalu sebuah patung raksasa Tiga 
Mojang dirobohkan atas permintaan massa yang diluluskan Walikota Bekasi. 
Pencipta patung tsb, Nyoman Nuarta, menyesal, heran dan mengimbau ketegasan 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ..
Nyoman Nuarta : Seni itu harus membuat orang senang. Itu mimpi kita sebagai 
seniman. Ternyata ada orang yang tidak senang. Tuduhannya tidak masuk akal. 
Saya dikatakan mencederai umat Islam. Saya pernah bikin patung Bunda Maria, 
Trinitas. Kali ini tidak ada hubungan samasekali. Tidak ada pesanan missi. 
Karya ini kita hayati setahun lebih. Dibegitukan dengan gampangnya. Sama 
seperti kita didepan umum ditelanjangin begitu. Patung sudah berkembang 
sedemikian rupa tidak lagi disembah. Di Bali saja tidak. Perbedaan itu 
anugerah. Kenapa ada kelompok orang yang pengen sama. Orang Indonesia punya 
akar budaya yang cukup kuat. Orang Sunda pengen jadi orang Sunda bukan jadi 
Taliban. Saya harapkan bapak presiden tegas melindungi warganya.   
Max Lane, pengamat kawakan Indonesia melihat hal tsb tidak aneh mengingat 
pemerintah dan kelas yang berkuasa semakin tidak populer. 
Max Lane : Masuk akal karena kelas yang berkuasa memang dominan. Jadi memang 
aksi-aksi atau protes massa di jalan, mayoritasnya akan mencerminkan kedudukan 
kelas yang berkuasa. Sangat kerdil dalam perkembangannya
Laporan selengkapnya dapat Anda ikuti di : www.ranesi.nl .




---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke