--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 16 Juli 2010 14:10 UTC ** LAMBANG BARU MATA UANG INDIA ** SHELL HARUS HENTIKAN PENJUALAN MINYAK PADA IRAN ** BOM BUNUH DIRI DI IRAN ** TOPIK TINJAUAN PERS: ARGENTINA SAHKAN PERKAWINAN SEJENIS ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PENGADILAN HARUS EKSEKUSI PENYITAAN ASSET TOMMY SOEHARTO ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: HAITI BELUM TERIMA SEMUA BANTUAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PASTOR ORANJE DISKORS ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL:PEMUTIH WAJAH LAKI-LAKI BIKIN HEBOH ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KETENTUAN BARU VATIKAN SUMBER 'BENCANA PR' ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: IBU RUMAH TANGGA PAKISTAN MENDOBRAK TABU KREDIT MIKRO ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: AKSI MASSA MENJAMUR, MAU KE MANA INDONESIA? * LAMBANG BARU MATA UANG INDIA Mata uang India rupee mendapat lambang baru, terdiri dari perpaduan huruf R seperti tertulis dalam bahasa Hindi dan abjad Latin. Pemerintah di New Delhi menyetujui lambang baru itu. Juri menerima lebih dari tiga ribu masukan mengenai lambang baru yang dilombakan itu. Juri terdiri dari seniman, perancang, dan gubernur bank sental India. Pemenangnya adalah mahasiswa bernama Udaya Kumar. Ia mengatakan mencari lambang yang menunjukkan tradisi budaya India. Di samping itu juga cukup kecil untuk bisa dketik dengan komputer. Lambang tersebut akan menghiasi uang kertas ruppe setengah tahun lagi. Dengan lambang baru ini, maka mata uang India memiliki jati diri sendiri. Ini bisa dibedakan lebih mudah dari mata uang rupee di negara lain seperti Pakistan, Sri Lanka, dan Nepal. Rupee adalah mata uang ke lima dunia yang memiliki lambang sendiri, sesudah dolar Amerika, euro, yen Jepang, dan pondsterling Inggris. Mata uang Belanda dulu, gulden, juga memiliki lambang sendiri: a. * SHELL HARUS HENTIKAN PENJUALAN MINYAK PADA IRAN Amsterdam (ANP) Presiden Amerika Serikat Barrack Obama menghendaki Shell membuktikan secara tertulis menghentikan penjualan minyak pada Iran. Demikian inti surat dari 22 anggota Kongres yang disampaikan pada Peter Vosser, pimpinan Shell. Pada Mei 2009 Shell juga menerima surat dari dua anggota Kongres yang memperingatkan perusahaan itu untuk hal sama. Demikian berita yang diturunkan oleh harian Belanda De Telegraaf. Belum lama ini dengan mayoritas besar Kongres Amerika menyetujui undang-undang mengenai pemberian sanksi. Dengan demikian pemerintah Iran didesak memetieskan program nuklirnya. Dalam surat tersebut Obama diminta menyelidiki apakah terjadi pelanggaran menyangkut penyediaan energi oleh pihak-pihak luar kepada Iran. Dengan demikian maka dapat diawasi apakah kegiatan ini berhenti atau akan berhenti. * BOM BUNUH DIRI DI IRAN Zahedan (ANP/AFP/RTR) - Di kota Zahedan, Iran Tenggara, sebuah mesjid menjadi sasaran dua serangan bom bunuh diri. Serangan tersebut menewaskan lebih dari duapuluh jiwa dan melukai lebih dari seratus orang lainnya. Demikian pemberitaan media pemerintah Iran. Beberapa orang anggota Garda Revolusi termasuk di antara korban tewas. Garda Revolusi adalah lembaga pendukung utama kelompok penguasa Iran sekarang ini. Pelaku serangan, seorang pria yang menggenakan pakaian perempuan, mencoba masuk ke dalam mesjid. Ketika beberapa orang berusaha mencegah pelaku serangan masuk ke dalam mesjid, ia langsung meledakkan diri. Selanjutnya, pada saat orang-orang berkerumun menyusul ledakan pertama, pelaku kedua meledakkan diri. Kelompok pemberontak Sunni, Jundallah, atau Prajurit Allah, mengaku bertanggung-jawab atas serangan tersebut. * MISA KHUSUS ORANYE Haarlem (ANP) - Keuskupan Haarlem - Amsterdam membebaskan tugaskan pastor Paul Vlaar dan sekaligus menugaskan yang bersangkutan untuk merenungkan apa yang telah ia lakukan. Demikian pengumuman pihak Keuskupan Haarlem - Amsterdam Kamis kemarin, melalui situs web mereka. Alasan skorsing karena sang pastor, Ahad lalu, pada hari pertandingan final kejuaraan sepakbola dunia, menyelenggarakan misa khusus demi Kesebelasan Oranje. Pada misa itu, sang pastor juga mengenakan jubah berwarna oranye. Menurut pihak keuskupan, hal seperti itu mengundang kecaman dari banyak umat beragama, di dalam dan luar negeri. Uskup Jozef Punt, beberapa waktu lalu telah memberi peringatan pada sang pastor, agar jangan mencampur adukkan urusan misa suci dengan peristiwa yang tidak bersangkut-paut dengan gereja. Pastor Paul Vlaar menyatakan, ia mendukung sepenuhnya padangan Uskup Jozef Punt, dan berjanji tidak akan mengulang perbuatan seperti itu. * SERANGAN DI PAKISTAN Peshawar (ANP) Sedikitnya enam orang tewas akibat ledakan bom di sebuah pasar di Khyber, Pakistan. Delapanbelas lainnya luka-luka. Demikian diberitakan oleh penguasa setempat. Pasar sedang ramai pengunjung saat terjadi ledakan bom di pasar di kota Kuki Khel itu. Kota ini terletak dekat perbatasan antara Pakistan dan Afghanistan. Kendaraan yang membawa perbekalan untuk pasukan-pasukan Nato selalu melalui jalan ini. Itulah sebabnya di daerah ini sering menjadi sasaran serangan. Wilayah ini dikenal sebagai pusat kegiatan al-Qaedah. Selain itu gerakan militan Lashkar-e-Islam juga giat di wilayah ini. * BERITA LANTA BURSA Amsterdam (ANP) - Pada saat pembukaan pasar bursa Jum'at tadi pagi, nilai indeks saham gabungan Amsterdam, AEX, naik 0,4 persen, pada 331,02 poin. Nilai indeks saham di bursa Frankfurt, Paris dan London, juga mengalami kenaikan, antara 0,3 hingga 0,4 persen. Nilai tukar valuta asing: 1 euro = 1,2935 dolar, 1 euro = 11.708 rupiah, dan 1 dolar = 9.050 rupiah. * TOMMY SOEHARTO KEMBALIKAN 1,2 TRILYUN Jakarta (AFP) Jum'at ini Mahkamah Agung Indonesia mencabut vonis mereka sendiri mengenai kasus perkara mobil Timor milik Tommy Suharto. Sidang peninjauan kembali perkara, yang diajukan oleh Departemen Keuangan RI ini, memutuskan Tommy Suharto tetap harus mengembalikan uang sebanyak 135 juta dolar, atau sekitar 1,2 trilyun rupiah, kepada negara. Uang tersebut sementara sudah dalam sitaan pemerintah sejak 2008. Ketua majelis hakim, Hatta Ali menyatakan, mahkamah menetapkan vonis tersebut berdasarkan bukti-bukti terbaru yang disampaikan oleh Departemen Keuangan. Dengan demikian, putusan ini merupakan vonis final, dan tidak ada kemungkinan untuk sekali lagi melakukan upaya peninjauan kembali. * MAASTRICHT BOLEH TOLAK WISATAWAN NARKOBA Kota Maastricht boleh menolak wisatawan yang tidak tinggal di Belanda dari coffeshops. Demikian pendapat penasehat hukum penting Kejaksaan Agung Eropa di Luksemburg. Menurut Wakil Jaksa Agung Y. Bot, larangaseperti itu membantu memerangi perdagangan narkoba ilegal di Uni Eropa. Dewan pertimbangan agung meminta putusan tersebut karena dewan harus memutuskan banding yang diajukan pemilik sebuah coffeshop di Maastricht. Pemilik bersangkutan harus menutup sementara warungnya sesudah polisi mendapati dua wisatawan Uni Eropa yang tidak tinggal di Belanda berada di coffeshop itu. Hakim tidaklah terikat dengan nasehat wakil jaksa agung, tapi biasanya mengikuti nasehatnya. * ZIMBABWE BOLEH EKSPOR BERLIAN LAGI SINT PETERSBURG (ANP) Zimbabwe boleh meneruskan ekspor berlian mentah dari ladang kontroversial Maranga, asal terbatas dan diawasi. Keputusan diambil Kimberley Process dalam pertemuan di Sint Petersburg itu dimuat di media Zimbabwe Jumat ini. Antara sekarang dan September, Zimbabwe diijinkan mengekspor berlian sebanyak dua kali di bawah pengawasan inspektur pengawas berlian internasional. Pada saat sama Kimberley Process melakukan penyelidikan baru terhadap ladang berlian di timur negeri itu. Berdasar hasilnya, pengawas akan memutuskan nasib ekspor berlian Zimbabwe. * ARGENTINA SAHKAN PERKAWINAN SEJENIS Di luar Eropa, terutama di negara-negara Katolik, pernikahan sejenis masih tetap jadi diskusi hangat. Argentina menjadi negara Amerika Latin pertama yang melegalisasi pernikahan pasangan sejenis. "Homo Argentina Boleh Menikah," demikian judul berita harian Spits. Setelah debat marathon selama 15 jam, Kamis (15/07) senat Argentina menerima RUU pernikahan sejenis dengan perbedaan suara tipis: 33 senator setuju, 27 menolak dan 3 abstain. "Hari bersejarah," demikian komentar sejumlah senator Argentina. Disambut meriah Keputusan parlemen disambut meriah ratusan massa yang berkumpul di luar parlemen. Mereka gembira, terharu sambil berpelukan merayakan kemenangan di ibukota Buenos Aires, yang merupakan ibukota komunitas gay di Amerika Latin. Sehari sebelumnya, Rabu (14/07) polisi harus melerai kelompok pro dan anti-UU pernikahan sejenis yang saling melempar batu dalam sebuah unjuk rasa. Gereja katolik Argentina gagal mendesak digelarnya referendum mengenai hal tersebut. Hari Kamis (15/07) sejumlah rohaniwan menggelar doa bersama di luar gedung parlemen agar RUU tersebut ditolak. Legal Pernikahan sejenis sudah legal di banyak negara seperti Belanda, Spanyol, Kanada, Afrika Selatan, Norwegia, Swedia, Portugal sampai Eslandia. Yang masih ditunggu-tunggu, apakah Mexico akan mengikuti jejak Argentina mengesahkan pernikahan sejenis. Demikian harian Spits. Legalisasi pernikahan sejenis juga memberi hak kepada pasangan sejenis untuk mengadopsi anak, tegas NRC Handelsblad. Harian sore Belanda itu mengingatkan, keputusan parlemen bisa mempersulit pemerintah kiri-tengah presiden Cristina Kirchner dalam pemilu presiden tahun depan. Hubungan pemerintah dengan gereja katolik yang sangat berpengaruh di Argentina akan semakin tegang, tambah NRC Handelsblad. Korea Utara Beralih ke topik kedua mengenai buruknya pelayanan di rumah-rumah sakit Korea Utara. "Operasi dilakukan tanpa pembiusan dan hanya diterangi oleh lilin. Semua tidak berfungsi di rumah-rumah sakit Korea Utara," tulis harian Trouw. Listrik putus. Tidak ada air bersih. Penghangat ruangan macet. Demikian laporan organisasi HAM Amnesty International berdasarkan informasi dari warga Korea Utara yang melarikan diri ke luar negeri sejak 2004. Petugas kesehatan yang berkunjung ke Korea Utara juga mengamini pernyataan tersebut. TBC Organisasi kesehatan sedunia WHO sebelumnya sudah melaporkan bahwa Korea Utara dilanda epidemi TBC selama sepuluh tahun terakhir. Tidak kurang dari 5% warga Korea Utara dicemaskan mengidap TBC. Universitas Stanford membangun sebuah laboratorium Februari lalu untuk menyelidiki resistensi pasien TBC, tapi mereka cemas karena persediaan obat antibiotika diperkirakan habis bulan ini. Anggaran kesehatan Korea Utara ditetapkan sebesar 50 sen dolar untuk setiap orang. Menurut UUD setiap warga berhak mendapat perawatan kesehatan gratis. Tapi dalam prakteknya, warga harus membawa sesajen untuk dokter dan karyawan rumah sakit agar keluarganya bisa dirawat. Sesajen yang ampuh adalah rokok, minuman keras dan tentunya juga uang. Demikian harian Trouw. * PENGADILAN HARUS EKSEKUSI PENYITAAN ASSET TOMMY SOEHARTO Kamis 15 Juli lalu, Mahkamah Agung memutuskan pemerintah Indonesia tidak usah mengembalikan harta Tommy Soeharto yang disitanya beberapa tahun lalu. Putusan MA berdasarkan bukti-bukti baru Kementerian Keuangan. Sejauh ini tidak ada kasus Soeharto dan keluarganya yang diproses sampai di pengadilan. Karena itu sangatlah penting pengadilan mengeksekusi penyitaan aset ini. Demikian Emerson Yuntho dari ICW, Indonesian Corruption Watch. Indonesian Coruption Watch, ICW, masih harus mencari tahu apa bukti-bukti baru yang diserahkan Departemen Keuangan kepada pngadilan. Bukti-bukti baru itu menjadi dasar putusan Mahkamah Agung Kamis 15 Juli lalu soal penyitaan harta Tommy Soeharto senilai 1, 23 triliun rupiah. Penyitaan tersebut termasuk kasus perdata, sementara ini tidak ada satu pun kasus korupsi Tommy Soeharto yang pernah diproses sampai ke pengadilan. Itu yang mengherankan ICW, karena Kejaksaan Agung sendiri tidak pernah jelas mengapa perkara pidata Soeharto dihentikan. Alasan klasik yang selalu dikemukakan kepada publik adalah tidak ditemukannya bukti-bukti, tapi menurut ICW itu disebabkan oleh mafia peradilan di balik semua perkara kasus korupsi yang melibatkan anggota keluarga Soeharto. Itulah yang menyebabkan kasus berhenti di tahap penyidikan kejaksaan. Karena itu soal penyitaan harta Tommy Soeharto senilai 1, 23 triliun rupiah ini sangatlah penting pengadilan segera mengeksekusi penyitaan aset tersebut. Demikian Emerson Yuntho dari ICW. * laporan Tossi Aksi Massa Menjamur, Mau Kemana Indonesia ? intro : Demo, protes dan tuntutan tuntutan terjadi hampir setiap hari. Tidak hanya mereka yang mengaku atas nama agama, tapi juga menyusul pemilukada di Bengkulu, Sumatra Utara, Jawa Timur, dsb. Ada yang dibayar, ada yang spontan, namun kebanyakan dengan kekerasan. Di satu sisi, negara lemah, takut terhadap kelompok agama yang konservatif. Tapi di lain sisi, tumbuh kelompok-kelompok pro-rakyat. Menurut pengamat Indonesia Max Lane, dampak Orde Baru selama 35 tahun itu berlangsung lebih lama dari pada Orde Baru itu sendiri. Laporan Aboeprijadi Santoso dari Jakarta Aksi massa menjadi santapan publik setiap hari. Pekan ini dua aksi yang menyerang kelompok Ahmadyah di Garut dan Bogor misalnya mencerminkan betapa aparat negara takut terhadap amarah massa, sehingga aparat negara ini memilih menjadi aparat massa dengan bersikap mengalah, ketimbang menjadi aparat negara yang menegakkan hukum. Akibatnya dapat menimbulkan perpecahan. Bulan lalu sebuah patung raksasa Tiga Mojang dirobohkan atas permintaan massa yang diluluskan Walikota Bekasi. Pencipta patung tsb, Nyoman Nuarta, menyesal, heran dan mengimbau ketegasan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono .. Nyoman Nuarta : Seni itu harus membuat orang senang. Itu mimpi kita sebagai seniman. Ternyata ada orang yang tidak senang. Tuduhannya tidak masuk akal. Saya dikatakan mencederai umat Islam. Saya pernah bikin patung Bunda Maria, Trinitas. Kali ini tidak ada hubungan samasekali. Tidak ada pesanan missi. Karya ini kita hayati setahun lebih. Dibegitukan dengan gampangnya. Sama seperti kita didepan umum ditelanjangin begitu. Patung sudah berkembang sedemikian rupa tidak lagi disembah. Di Bali saja tidak. Perbedaan itu anugerah. Kenapa ada kelompok orang yang pengen sama. Orang Indonesia punya akar budaya yang cukup kuat. Orang Sunda pengen jadi orang Sunda bukan jadi Taliban. Saya harapkan bapak presiden tegas melindungi warganya. Max Lane, pengamat kawakan Indonesia melihat hal tsb tidak aneh mengingat pemerintah dan kelas yang berkuasa semakin tidak populer. Max Lane : Masuk akal karena kelas yang berkuasa memang dominan. Jadi memang aksi-aksi atau protes massa di jalan, mayoritasnya akan mencerminkan kedudukan kelas yang berkuasa. Sangat kerdil dalam perkembangannya laporan selengkapnya dapat Anda ikuti di : www.ranesi.nl . * HAITI BELUM TERIMA SEMUA BANTUAN Baru 2% dari jumlah total dana bantuan internasional yang sampai ke Haiti. Demikian dinyatakan PBB. Masalahnya, donatur tidak percaya uangnya akan dimanfaatkan untuk membangun Haiti. Philip Smet Pembangunan di Haiti belum berjalan karena kekurangan dana, begitu keluhan duta Haiti Leslie Voltaire. Pada konferensi donor April lalu, masyarakat internasional menyumbangkan hampir 8 miliyar euro kepada Haiti. Tujuannya: untuk membiayai pembangunan kembali pasca gempa bumi dahsyat awal Januari tahun ini. Dari penelitian Radio Nederland, gempa bumi tersebut menewaskan 100.000 orang. Hanya Brasil dan Norwegia yang telah menyalurkan bantuan ke Haiti, kata Voltaire. Artinya, lebih dari 98% dana bantuan belum sampai ke Haiti, dana tersebut masih berada di negara-negara donor. Pemerintah Belanda menggunakan cara lain untuk membantu Haiti. Den Haag mendonasikan 41 juta euro untuk proyek kerja sama antar NGO, yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Bantuan SHO. Penduduk Belanda menyumbangkan total 70 juta euro untuk Haiti. Sampai saat ini, sekitar 20 juta euro dari dana tersebut sudah digunakan. Sejumlah NGO bekerja sama dengan organisasi mitra di Haiti. Total, mereka memiliki 90 juta euro untuk disalurkan dalam periode tiga sampai lima tahun. Masalah Tapi sulit berinvestasi untuk pembangunan Haiti, terutama di ibukota Port-au-Prince, kata Farah Karimi, direktur organisasi NGO: "Di luar ibukota ada banyak tanah kosong yang bisa dibangun, kerja sama dengan pemeritah lokal juga bagus. Sedangkan di Port-au-Prince lebih sulit. Sebelum bencana saja, sudah ada masalah soal pembagian tanah. 80% dari penduduk yang sekarang tinggal di tenda, dulunya menyewa rumah, bukan membeli. Di tanah-tanah kosong di kota itu masih banyak reruntuhan yang harus dibersihkan. Pemerintahlah harus menentukan di mana bangunan baru akan didirikan. Karena itulah, pemerintah negara-negara donor ragu memberikan dana bantuan. Mereka tidak sepenuhnya percaya dengan pemerintahan di Port-au-Prince. Ini adalah masalah besar di Haiti," kata Karimi. Ia mengunjungi daerah bencana akhir Mei lalu. Frustrasi Mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton, duta khusus untuk Haiti, ingin menekan negara-negara donatur untuk memenuhi janji. Hampir semua dana belum disalurkan. Dan, tentu saja, pembangunan harus dilakukan secepat mungkin, kata direktur Karimi. "Di luar Port-au-Prince kami telah membangun rumah dan sekolah, aktivitas ekonomi sudah kembali berjalan di sana. Tapi keadaan di ibukota benar-benar membuat kami frustrasi. Di kamp-kamp, sarana pendidikan, sekolah dan sanitasi lebih mudah didapat. Makanya, penduduk lebih memilih tinggal di tenda. Kita harus mencegah agar masyarakat tidak memilih hidup di tenda ketimbang di rumah mereka sendiri. Kami sangat khawatir, situasi ini akan jadi permanen." Satu setengah juta orang Haiti masih tinggal di tenda-tenda. Menurut Karimi, untuk mengentaskan situasi menyedihkan di negara Karibia ini, masyarakat internasional dan pemerintah harus berkompromi. "Itu masalahnya sekarang," katanya. Sampai sekarang, organisasi bantuan Belanda tetap memberikan bantuan, langsung ke ke organisasi Haiti, tanpa melibatkan pemerintah. * PASTOR ORANJE DISKORS Pastor Katolik Roma Paul Vlaar van Obdam akan diskorsing dalam waktu dekat. Pada misanya hari Ahad (11/07) ia menyulap gereja jadi ajang untuk mendukung Oranje di Piala Dunia. Pastor ini memakai jubah oranye dan gerejanya dipenuhi bendera dan hiasan berwarna serupa. Koor gereja menyanyikan lagu-lagu bola, seperti Viva Hollandia. Mereka bahkan bersepak bola di tengah gereja. Pastor Vlaar menjelaskan, lewat misa yang tidak konvensional, ia ingin mengangkat rasa kebersamaan dan kerja sama tim dalam kesebelasan Belanda. Keuskupan Haarlem-Amsterdam tidak menyetujui caranya. Otoritas gereja merasa, Vlaar telah merusak kesakralan gereja dengan aksinya tersebut. Sebelumnya, Vlaar juga pernah ditegur karena terlalu banyak memakai unsur-unsur duniawi dalam misanya. Terkenal Di internet, gambar misa oranye ini jadi sangat terkenal. Keuskupan menyatakan, di sejumlah situs jejaring sosial, banyak komentar negatif dari umat kristen atas misa ini. Mereka umumnya terkejut melihat foto-foto misa. Toh, tak kalah banyak yang mendukung Vlaar. Menurut mereka, pastor Vlaar mengerti apa yang sedang jadi perhatian orang-orang dan ia hanya ingin memberikan unsur kontemporer dalam agama. * PEMUTIH WAJAH LAKI-LAKI BIKIN HEBOH Sebuah iklan di Facebook memancing debat panas. Iklan ini mendorong laki-laki di India untuk memutihkan wajah. Lucunya, debat tidak terjadi di India - di mana pemutih wajah dilihat sebagai alat memanjat tangga sosial - tapi di Barat. Mereka menganggap memutihkan wajah sama saja dengan mendukung rasisme. Laporan koresponden Paul Antiss Komentar-komentar di Facebook secara umum berisi pujian mengenai krim pemutih yang diproduksi oleh perusahaan perawatan kulit Vaseline. Menurut, para lelaki India, ini ide brilian. Kishore Jadhav menulis: "Saya suka ini." Lelaki lain, Sanjay Nirupam, berkomentar, "Ini produk bagus." Protes cenderung terdengar dari kalangan perempuan-perempuan kulit putih. Erica Naylor menulis: "Memutihkan kulit? ahh, rasisme." Pasar Kosmetik Laki-laki Di India, orang-orang tak mengerti kenapa harus meributkan pemutih wajah. Krim pemutih wajah sudah dipasarkan di India sejak 27 tahun lalu. Namun pertumbuhan pasar kosmetik laki-lakilah yang menarik perhatian dan memancing debat apakah kulit putih lebih baik ketimbang cokelat atau sawo matang. Pada 2009, dalam survei yang dilakukan dating site Shaadi.com terhadap 12.000 orang terungkap bahwa warna kulit adalah kriteria terpenting dalam memilih pasangan di negara-negara bagian India utara. Cemas T.K. Oommen, dosen Sosiologi Universitas Jawaharlal Nehru, mengatakan: "Kecemasan laki-laki makin meningkat. Mereka ingin memiliki kulit putih. Orang India percaya, kulit putih masuk kasta yang lebih tinggi, yaitu Brahmana." Bollywood Iklan di Facebook menampilkan aktor Bollywood Shahid Kapur. Application mereka di Facebook memungkinkan orang secara digital mengubah warna kulit mereka di foto profil. Panjar Parihar dari Omnicom, agensi di balik iklan ini, menyatakan: "Kami mulai mengiklankan produk ini pada minggu kedua Juni, dan responsnya luar biasa." Pertumbuhan pasar Krim pemutih wajah pertama untuk laki-laki diproduksi oleh perusahaan kosmetik raksasa Emami tahun 2005. Sejak saat itu, Garnier, L'Oreal, Nivea, dan sekarang Vaseline juga memproduksi krim serupa. Krim ini bekerja dengan mematikan melanin, pigmen yang menyerap cahaya ultra violet dan menghitamkan kulit. Menurut riset pasar Nielsen, bisnis krim pemutih wajah di India berharga sekitar 500 juta dolar. Tahun lalu, penjualan produk kosmetik laki-laki meningkat 25%, lebih tinggi dibanding penjualan kosmetik perempuan yang hanya bertambah 17%. Terjangkau Editor majalah laki-laki India Man's World menyatakan, walaupun harganya tidak murah, sekitar 5-40 dollar per kemasan, masyarakat kelas menengah India tetap membeli krim pemutih, karena menurut mereka, kulit putih lebih bagus dari yang gelap. Radhakrishnan Nair mengatakan pada Radio Nederland: "Kulit putih benar-benar jadi tren dan diinginkan di India. Kulit putih diasosiasikan dengan kekayaan dan kemapanan. Banyak laki-laki menggunakan krim wajah istrinya. Sepertinya, gejala ini ditangkap pengusaha. Mereka berpikir: meluncurkan krim pemutih untuk laki-laki adalah ide bagus." Pasar krim pemutih wajah di India diperkirakan akan terus berkembang. Perdebatan di sekitarnya juga tak akan berhenti: apakah krim pemutih mendukung konsep rasisme dan memecah-belah masyarakat, ataukah hanya alat mempercantik laki-laki - dan perempuan? * KETENTUAN BARU VATIKAN SUMBER 'BENCANA PR' Menyusul terbongkarnya berbagai skandal yang terjadi di banyak bagian dunia, dan rusaknya citra lembaga agama ini, Vatikan memberlakukan pedoman baru untuk menangani kasus pelecehan seksual pada anak-anak, di dalam lingkungan gereja Katolik. Pedoman antara lain memuat ketentuan, masa kadaluwarsa berlakunya hukuman bagi kasus pelanggaran diperpanjang beberapa tahun. Namun, banyak kelompok korban menyatakan, upaya perbaikan pihak gereja, masih sangat terbatas. Pedoman baru ini merupakan tanggapan terhadap gelombang kecaman, yang menyatakan Vatikan tidak berbuat banyak untuk menanggapi berbagai tuduhan adanya sekian banyak pelecehan di dalam lingkungan gereja. Jurubicara Vatikan, Federico Lombardi menyatakan pedoman baru ini mencakup ketentuan prosedur pemeriksaan cepat dan efektif, dalam penanganan hal-hal yang mendesak dan serius. Beberapa pihak menyambut pedoman baru ini sebagai suatu upaya untuk menangani masalah pelecehan seksual terhadap anak-anak secara lebih sungguh-sungguh. Sementara beberapa pihak lain berpendapat, gereja tidak peka terhadap opini publik. Pastor Wanita Profesor Peter Nissen, pakar Vatikan dan gurubesar sejarah di Radboud Universiteti di Nijmegen menyatakan, keputusan untuk mensejajarkan kasus pelecehan seksual terhadap anak dengan urusan pentasbihan pastor wanita merupakan hal yang sangat janggal: "Mereka sama sekali tidak bisa merasakan bagaimana opini publik akan menilai ketentuan seperti itu. Dengan menerbitkan ketentuan mengenai urusan pentasbihan pastor wanita dalam pedoman yang sama mengenai kasus pelecehan seksual, mereka menunjukkan sama sekali tidak menyadari betapa besarnya kecaman masyarakat mengenai hal ini." Kecaman Keluhan lain mengenai ketentuan masa kadaluwarsa kasus pelanggaran. Hingga saat ini, korban boleh mengajukan tuntutan terhadap tindakan seorang rohaniawan, hingga sepuluh tahun setelah korban mencapai usia delapanbelas tahun. Pedoman baru menggandakan masa tersebut, menjadi duapuluh tahun. Namun, sekian banyak kasus yang dibongkar oleh Radio Nederland pada awal tahun ini menunjukkan, banyak korban masih tidak mau melaporkan pelanggaran, puluhan tahun setelah peristiwa berlalu. Bert Smeets, dari kelompok korban 'Mea Culpa United' (mea culpa adalah Bahasa Latin, artinya, saya salah, red.) menyatakan, seharusnya tidak perlu ada masa kadaluwarsa. "Dampak pelecehan seksual akan terasa seumur hidup. Dalam hal ini gereja mengkhayal. Mereka mencoba menyesatkan kita semua. Mereka menambah masa waktu beberapa tahun. Tapi, masalahnya tetap sama. ... Dengan adanya ketentuan masa duapuluh tahun setelah mencapai usia delepanbelas tahun, banyak kasus pelecehan akan menjadi kadaluwarsa." Pedoman baru ini merupakan revisi dari ketentuan yang ditanda-tangani oleh pendahulu Paus Benedictus XVI, Paus Johannes Paulus II. Dan pedoman baru pun tidak memuat ketentuan akan menyerahkan pelaku pelecahan pada polisi. Penyidikan tetap akan dilakukan oleh pihak gereja dan dilaksanakan secara tertutup. "Untuk melindungi nama baik semua pihak yang terlibat," kata Federico Lombardi. Reputasi Pedoman baru ini, tidak akan memperbaiki citra gereja, akibat berbagai tuduhan pelecehan seksual terhadap anak-anak tersebut, justru akan memperburuk, kata Profesor Peter Nissen: "Saya khawatir, justru akan menjadi bencana PR baru (public relation, red.). Sejauh ini, kita bisa melihat serangkaian kesalahan pihak gereja. Dan saya kira, perubahan baru ini tidak akan meyakinkan para pengecam, bahwa gereja akan bertindak lebih baik dalam menangani masalah pelecehan seksual. Dan itu semua, sekali lagi menunjukkan betapa kakunya sikap gereja menghadapi publik opini." * IBU RUMAH TANGGA PAKISTAN MENDOBRAK TABU KREDIT MIKRO Di Pakistan, jarang ada wanita memiliki warung makan. Tapi, kegiatan usaha Ibu Parveen, usia 45 tahun, di kota Lahore, berjalan mulus. Tanpa pinjaman kredit mikro, ia tidak akan mampu menyekolahkan anak-anaknya hingga ke tingkat perguruan tinggi. Dan setiap hari, akan terus bertengkar dengan suami. "Jika kaum wanita Pakistan mau mengubah cara hidup mereka, banyak yang bisa berubah," kata salah seorang pendiri lembaga kredit mikro mengenai sikap pelanggan seperti Parveen. Laporan koresponden Suzanna Koster. Di warung tersebut, di atas tikar, duduk bersila delapan pria menghadapi piring berisi sayur. Dengan demikian, seluruh warung itu nyaris penuh. Ruangan kecil ini terbuka lebar ke arah jalan yang penuh debu. Tidak ada kursi, meja atau menu. Tidak ada pilihan lain, selain satu-satunya masakan hari itu. Monitor televisi kecil di sudut ruangan menayangkan film seri India. Nama warung makan ini 'Khawaja Ghareeb Nawaz'. Artinya kira-kira 'ramah terhadap kalangan miskin'. Warung makan seperti ini banyak di Pakistan. Namun, di negeri yang dikuasai sepenuhnya oleh kaum pria ini, wanita pengelola warung makan, merupakan hal yang luar biasa. Ibu Parveen yang berbadan tegap ini berjalan mondar-mandir, dari panci-panci di atas kompor ke arah para pengunjung warungnya. "Bu, boleh saya minta tambahan roti?" tanya salah seorang di antara mereka. Parveen meletakkan beberapa potong roti bundar di piring pria tersebut. Pria tersebut bukan anaknya. Di Pakistan, negeri yang terkenal sangat konservatif, komunikasi antara pria dan wanita, di luar hubungan keluarga, dinilai tidak patut. Jalan keluarnya, berbuat seolah-olah ada ikatan keluarga. Pada umumnya, wanita dipanggil dengan sebutan terhormat, 'baji'. Panggilan bagi saudara perempuan. Tapi, semua orang sangat menghormati Parveen. "Semua orang memanggi saya Ibu," katanya bangga. Rokok Hingga lima tahun silam, hidup kami masih sangat sengsara, katanya. Sebagian besar dari upah bulanan sang suami, senilai 3.000 rupiah Pakistan, atau setara dengan 28 euro, habis untuk membayar uang sewa kamar ukuran kecil. tempat tinggal mereka berdua, bersama sembilan anak. Sebagian lagi untuk kebutuhan rokok sang suami, 300 rupiah, dan makan, 700 rupiah. Karena itu, ia sering bertengkar seru dengan suami, hingga, pada suatu saat ia mendengar tentang kredit mikro. Dari lembaga pemberi kredit, Kasf Foundation, ia mendapat pinjaman 6.000 rupiah, sekitar 56 euro. Ia kini memiliki warung makan, menyewakan becak. Dan sang suami mengelola usaha tempat cuci pakaian. Kini kehidupan keluarga tidak tegang lagi. Pengelola warung makan ini membayar biaya asuransi sebanyak 1,5 persen dan biaya pelayanan 20 persen, pada Kasf Foundation. Ulama tradisional Pakistan menentang keras pembayaran biaya-biaya seperti itu, kata Syed Nasir Zaidi, dari Dewan Ideologi Islam. Sementara ulama modern tidak melarang hal-hal seperti itu, selama tidak berkembang menjadi pemerasan. Menurut Roshaneh Zafar, pendiri Kasf Foundation, kredit mikro justru sesuai dengan prinsip Islam, mengenai keadilan ekonomi. Dapur Menurut lembaga Social Policy and Development Centre di Karachi, pada tahun lalu, 22 persen wanita Pakistan memiliki pekerjaan, dan kaum pria 82 persen. Diskriminasi dan pikiran bahwa tempat bagi kaum wanita adalah di dapur, membuat posisi kaum wanita sulit. Dalam hal ini, Parveen mengalami sendiri. "Beberapa kenalan melontarkan berbagai ejekan. Mereka mengatakan, saya tidak pantas bekerja seperti ini. Tapi, bagi banyak perempuan lain, hal ini justru merupakan dorongan." Wanita Pakistan punya keinginan dan kemampuan untuk menjadi pengusaha, kata Roshaneh Zafar, dari Kasf Foundation. "Mereka memiliki ketrampilan dan pengetahuan. Mereka hanya perlu mengubah cara berpikir. Jika itu terjadi, banyak yang bisa berubah." Sebagai organisasi yang banyak menerima hadiah penghargaan, Kasf Foundation kini memiliki pelanggan sekitar 300.000 pengusaha kecil. Mulai dari tukang sol sepatu dan pemelihara ayam potong, hingga berbagai usaha kecil lainnya. Total, di Pakistan diperkirakan sekitar satu juta pengusaha kecil telah menikmati kredit mikro. Pakistan Microcredit Network memperkirakan, masih diperlukan sepuluh kali lebih banyak pinjaman lagi. Menurut Human Development Report PBB, pada tahun 2009, satu per tiga penduduk Pakistan, masih hidup di bawah garis kemiskinan. Di Pakistan, lebih dari 50 organisasi bantuan dan tujuh bank penyalur pinjaman kredit kecil, di antaranya Kasf Foundation, menyediakan kredit mikro. Putusan Keluarga Sekitar separoh dari nasabah kredit mikro adalah perempuan. Pada mulanya, Kasf Foundation hanya memberi pinjaman pada nasabah wanita. Kini Kasf Foundation menerapkan kebijakan lain. Permintaan pinjaman harus merupakan keputusan bersama. "Pria dan wanita menjadi pemohon bersama yang sederajat. Mereka berdua inilah yang mengambil keputusan," kata Roshaneh Zafar. Parveen mendapat dukungan dari suaminya yang kini berusia 55 tahun. "Pria dan wanita harus bekerja sama," katanya. Ia kini dengan mudah mampu membiayai kebutuhan rokoknya. Tinggal di sebuah rumah, yang empat kali lebih luas dari kamar sewaan mereka dulu. Lengkap dengan AC, kulkas, meja, ranjang, dan empat buah pesawat televisi. Dan yang paling penting, lima anak mereka yang belum menikah, bisa kuliah di perguruan tinggi. Wanita Nakal Tapi, ternyata emansipasi pun ada batasnya. Misalnya, ketika Parveen menyatakan, anak perempuannya tidak boleh ikut ke pasar. "Karena orang akan cepat menuduh, gadis seperti itu perempuan nakal." Karena itu ia lebih mendorong cita-cita anak perempuan ingin jadi dokter. Salahsatu lapangan kerja yang terbuka bagi kaum wanita Pakistan. "Saya akan berusaha sekuat tenaga agar cita-cita anak perempuan saya menjadi kenyataan," katanya, dengan air mata berlinang. * AKSI MASSA MENJAMUR, MAU KE MANA INDONESIA? intro : Demo, protes dan tuntutan tuntutan terjadi hampir setiap hari. Tidak hanya mereka yang mengaku atas nama agama, tapi juga menyusul pemilukada di Bengkulu, Sumatra Utara, Jawa Timur, dsb. Ada yang dibayar, ada yang spontan, namun kebanyakan dengan kekerasan. Di satu sisi, negara lemah, takut terhadap kelompok agama yang konservatif. Tapi di lain sisi, tumbuh kelompok-kelompok pro-rakyat. Menurut pengamat Indonesia Max Lane, dampak Orde Baru selama 35 tahun itu berlangsung lebih lama dari pada Orde Baru itu sendiri. Laporan Aboeprijadi Santoso dari Jakarta Aksi massa menjadi santapan publik setiap hari. Pekan ini dua aksi yang menyerang kelompok Ahmadyah di Garut dan Bogor misalnya mencerminkan betapa aparat negara takut terhadap amarah massa, sehingga aparat negara ini memilih menjadi aparat massa dengan bersikap mengalah, ketimbang menjadi aparat negara yang menegakkan hukum. Akibatnya dapat menimbulkan perpecahan. Bulan lalu sebuah patung raksasa Tiga Mojang dirobohkan atas permintaan massa yang diluluskan Walikota Bekasi. Pencipta patung tsb, Nyoman Nuarta, menyesal, heran dan mengimbau ketegasan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono .. Nyoman Nuarta : Seni itu harus membuat orang senang. Itu mimpi kita sebagai seniman. Ternyata ada orang yang tidak senang. Tuduhannya tidak masuk akal. Saya dikatakan mencederai umat Islam. Saya pernah bikin patung Bunda Maria, Trinitas. Kali ini tidak ada hubungan samasekali. Tidak ada pesanan missi. Karya ini kita hayati setahun lebih. Dibegitukan dengan gampangnya. Sama seperti kita didepan umum ditelanjangin begitu. Patung sudah berkembang sedemikian rupa tidak lagi disembah. Di Bali saja tidak. Perbedaan itu anugerah. Kenapa ada kelompok orang yang pengen sama. Orang Indonesia punya akar budaya yang cukup kuat. Orang Sunda pengen jadi orang Sunda bukan jadi Taliban. Saya harapkan bapak presiden tegas melindungi warganya. Max Lane, pengamat kawakan Indonesia melihat hal tsb tidak aneh mengingat pemerintah dan kelas yang berkuasa semakin tidak populer. Max Lane : Masuk akal karena kelas yang berkuasa memang dominan. Jadi memang aksi-aksi atau protes massa di jalan, mayoritasnya akan mencerminkan kedudukan kelas yang berkuasa. Sangat kerdil dalam perkembangannya Laporan selengkapnya dapat Anda ikuti di : www.ranesi.nl . --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
