---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Minggu 18 Juli 2010 12:20 UTC



** MENLU CLINTON BERKUNJUNG KE PAKISTAN

** LIMA TENTARA ISAF TEWAS

** SAHWA JADI SASARAN SERANGAN



* MENLU CLINTON BERKUNJUNG KE PAKISTAN

Islamabad (Reuters) - Menteri Luar Negeri Amerika, Nyonya Hillary Clinton, Ahad 
ini tiba di Pakistan untuk kunjungan selama dua hari. Pihak Amerika berharap, 
kunjungan ini akan kembali memperkokoh hubungan persahabatan kedua negara. 

Beberapa pejabat Amerika menyatakan, hubungan persahabatan Amerika - Pakistan 
merupakan kunci, untuk mencegah makin meningkatnya ketegangan di negara jiran, 
Afghanistan. Selama berada di Pakistan, Menlu Clinton akan bertemu dengan para 
pejabat sipil dan militer.


* LIMA TENTARA ISAF TEWAS

Kabul (ANP) - Sabtu kemarin, lima orang anggota Pasukan Pengamanan 
Internasional, ISAF, tewas di Afghanistan, akibat serangan bom. Demikian 
pengumuman ISAF Sabtu kemarin.

Serangan terjadi di Afghanistan Timur dan di Afghanistan Selatan. Di antara 
para korban, terdapat dua orang tentara asal Amerika, dan dua orang asal 
Inggris. Sejauh ini belum ada pengumuman mengenai negeri asal korban kelima.


* SAHWA JADI SASARAN SERANGAN

Baghdad (ANP/RTR) - Di wilayah Baratdaya kota Baghdad, Ahad ini, ledakan 
seorang pelaku bom bunuhdiri menewaskan sembilan orang, dan melukai 29 orang 
lainnya. Demikian pengumuman jurubicara Departemen Dalam Negeri Irak.

Semua korban adalah anggota kelompok milisi Sahwa. Pada masa lalu kelompok ini 
merupakan bagian dari organisasi teror Al Qaida. Namun, sejak tahun 2006, 
kelompok Sahwa berubah haluan, menjadi pendukung penguasa militer Amerika dan 
pemerintah Irak. 

Saat serangan terjadi, para korban sedang berdiri dalam antrian, di muka sebuah 
kantor, untuk mengambil upah mereka.


* UNI EROPA BANTU PALESTINA

Ramallah (ANP) - Uni Eropa menyediakan dana tambahan sebanyak 40 juta euro 
untuk membantu Otoritas Palestina. Demikian janji Ketua Komisi Luar Negeri Uni 
Eropa, Catherine Ashton, saat berkunjung pada Perdana Menteri Otoritas 
Palestina, Salam Fayyad. 

Musim gugur mendatang, Catherine Ashton akan membicarakan kemungkinan pemberian 
bantuan finansial lebih lanjut. Saat ini, Uni Eropa merupakan kelompok donor 
terbesar bagi bangsa Palestina.

Selanjutnya Catherine Ashton mengeluarkan seruan pada Israel agar membuka lebih 
lanjut semua pintu perbatasan menuju Jalur Gaza.


* LAGI KECELAKAAN DI TAMBANG CINA

Beijing (ANP) - Kebakaran di tambang batubara, di propinsi Shaanxi, di Cina 
Baratlaut, menewaskan 28 orang buruh. Demikian pengumuman pemerintah propinsi 
Shaanxi, sebagaimana diberitakan oleh Kantor Berita Xinhua Ahad ini.

Peristiwa kebakaran terjadi Sabtu malam, akibat terbakarnya kabel listrik. Saat 
kebakaran berlangsung, 28 buruh korban tewas tersebut, sedang bekerja di dalam 
tambang.


* INGGRIS TIDAK LARANG BURKA

London (ANP) - Menteri Urusan Imigrasi Inggris, Damian Green, tidak akan 
melarang penggunaan burka di Britania Raya. Ia menyatakan, dalam soal 
berpakaian, di Inggris tidak ada kebiasaan melarang atau mengharuskan.

"Masyarakat Inggris bersikap toleran dan menghargai satu sama lain," ujar 
Menteri Damian Green pada koran Sunday Telegraph. Walaupun demikian, sang 
menteri mengakui, dalam beberapa hal, penting untuk mengetahui wajah seseorang. 
Namun, Menteri Damian Green menilai, parlemen tidak usah membuat undang-undang  
khusus, yang mengatur cara orang berpakaian.

Pekan lalu, parlemen Prancis, Majelis Nasional, meloloskan rencana 
undang-undang yang melarang pengenaan pakaian, yang menutupi wajah. Menanggapi 
undang-undang baru di Prancis tersebut, Menteri Damian Green menyatakan, 
berbeda dengan Prancis, Inggris bukan negara sekuler agresif.


* KONPERENSI AIDS INTERNASIONAL

Wina (ANP/DPA) - Sekitar 25.000 orang pakar, politisi, wakil-wakil organisasi 
bantuan serta berbagai pihak yang berkepentingan dari seluruh penjuru dunia, 
mulai Ahad ini berkumpul di ibukota Austria, Wina, mengikuti Konperensi Aids 
Internasional. Konperensi akan berlangsung hingga Jum'at mendatang, dengan tema 
'Rights Here, Right Now'.

Penyelenggara konperesi akan berusaha menyorot nasib berbagai kelompok yang 
rawan terhadap penyakit ini, seperti para pecandu narkoba dan kaum homo 
seksual. Dalam upaya memberi pelayanan kesehatan dan upaya pencegahan penyakit, 
moto yang berlaku adalah setiap orang berhak mendapat pelayanan yang sama.
    
Saat ini, di seluruh dunia terdapat sekitar lima juta pengidap virus hiv, 
berusia muda. Sebagian besar dari mereka, sekitar delapanpuluh persen, tinggal 
di Afrika, di negeri-negeri, di wilayah Selatan gurun Sahara.


* SUHU DINGIN LANDA ARGENTINA

Buenos Aires (ANP/EFE) - Di Argentina, gelombang suhu dingin telah menelan 
sembilan korban jiwa. Sejak beberapa hari lalu, temperatur udara di sebagian 
besar negeri ini, berada di bawah titik beku. Demikian pengumuman pemerintah 
dan organisasi bantuan, Red Solidaria, Sabtu kemarin.

Korban tewas terakhir akibat udara dingin adalah seorang pria berusia 60 tahun 
di kota Villa Mercedes, di Argentina Tengah. Korban lain adalah seorang bayi 
berusia tiga bulan, yang tinggal bersama orangtuanya di sebuah tenda, di 
ibukota Buenos Aires.

Red Solidaria mengkhawatirkan, jika cuaca dingin terus berkelanjutan, jumlah 
korban tewas masih akan bertambah. Menurut Red Solidaria, saat ini, jumlah 
gelandangan di Argentina diperkirakan sebanyak 20.000 orang. Di Buenos Aires 
sendiri, jumlahnya sekitar 1.400 orang.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke