--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 16 Agustus 2010 16:10 UTC ** TOLERANSI AGAMA ** EKONOMI CINA KEDUA DI DUNIA ** KOLERA MENGANCAM PAKISTAN ** GEMA WARTA, TINJAUAN PERS: DUNIA MUSLIM TIDAK PEDULI PAKISTAN DAN PERINGATAN KAPITULASI JEPANG ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: APA PENDAPAT ANDA SOAL PARTIKEL NANO? ** GEMA WARTA, TOPIK BELANDA; BAHASA BELANDA, BAHASA ELIT INDONESIA ** GEMA WARTA TOPIK iNDONESIA: LARANG KELOMPOK TIDAK TOLERAN! ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENDATANG GELAP DI EROPA SELATAN BERKURANG * TOLERANSI AGAMA Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menekankan toleransi agama dibutuhkan Indonesia. Presiden SBY menyatakan ini dalam pidato kenegaraannya sehubungan dengan hari kemerdekaan. Hari minggu lalu, ratusan orang mengikuti doa bersama yang meminta presiden SBY menghentikan kekerasan dan memajukan toleransi agama. LSM Setara yang memonitor masalah toleransi agama menyatakan jumlah kasus yang menyangkut toleransi agama pada bulan Januari sampai Juli lalu sebanyak 28, pada periode yang sama tahun lalu 18. Aksi kelompok radikal terhadap kelompok minoritas, terutama kristen semakin dikritik. * EKONOMI CINA KEDUA DI DUNIA Pertumbuhan ekonomi Jepang turun dalam kwartal kedua tahun ini. Dengan demikian Cina mengambil alih posisi Jepang sebagai ekonomi kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Pertumbuhan ekonomi Jepang yang diprediksi 2,3 persen ternyata lebih rendah. Mata uang yen yang kuat, dan pengeluaran konsumen dan investasi perusahaan yang semakin rendah adalah faktor-faktor yang menyebakan pertumbuhan ekonomi yang tersendat-sendat ini. * KOLERA MENGANCAM PAKISTAN Kalau di Pakistan, yang sedang dilanda musibah banjir, terjadi wabah kolera, maka hal ini akan berdampak negatif sekali, demikian direktur yayasan Bantuan Pengungsi Belanda, Tineke Ceelen. Ia baru saja mengunjungi daerah-daerah yang dilanda musibah banjir ini. Sebelum musibah ini, di daerah ini tinggal 30 ribu pengungsi Afghanistan, namun sampai saat ini mereka belum menerima bantuan. Di lembah Swat sudah dilaporkan korban tewas akibat kolera. Pihak yang berwajib di Pakistan menyatakan mereka tidak bisa menangani wabah kolera besar jika ini terjadi. Pakistan kekurangan dokter dan obat anti kolera. Berbagai organisasi bantuan setempat juga mengkhawatirkan wabah kolera ini. * KEADAAN DARURAT THAILAND Pemerintah Thailand menarik keadaan darurat di 3 propinsi: Chiang Mai, Chiang Rai dan Ubon Ratchathani. Di 7 propinsi dari ke 76 propinsi dan di ibukota Bangkok, keadaan darurat tetap berlaku. Peraturan baru ini diambil hampir 3 bulan setelah protes anti pemerintah. Peraturan keadaan darurat melarang pertemuan politik dengan lebih dari 5 orang, penerapan jam malam oleh pemerintah, sensor media dan menahan seseorang selama sebulan tanpa proses hukum. * KONTROL PENUMPANG BERBURKA Menteri perhubungan Belanda Camiel Eurlings meminta informasi kebenaran berita wanita berburka juga tidak diminta identitasnya di bandara Belanda. Dalam film yang ditayangkan Youtube, tampak seorang penumpnag berburka lolos kontrol tanpa membuka mukanya di bandara Trudeau Montreal Kanada. Insiden ini mengundnag diskusi sengit dalam media Kanada. Harian Belanda de Telegraf mengabarkan, hal yang sama terjadi juga di bandara Schiphol, kadang-kadang penumpang berburka tidak diminta membuka wajahnya untuk identifikasi. Pihak yang berwajib menolak berita ini, penumpang yang mengenakan burka dibawa ke kamar khusus, dan wajib membuka tutup mukanya dihadapan seorang petugas wanita. * SENSUS PENDUDUK BEIJING Pemerintah Cina akan mengadakan sensus penduduk di ibukota Beijing dalam 4 minggu mendatang. 100 ribu petugas didamping polisi akan mendatangi penduduk untuk mengumpulkan data. Demikian kantor berita Cina Xin Hua. Sensus di Beijing ini mendahului sensus nasional yang akan dilaksanakan November mendatang. Ini adalah sensus terbesar di dunia. Pemerintah menjanjikan hasil sensus akan dirahasiakan, untuk menggugah penduduk memberikan informasi yang benar. Di masa silam kelahiran anak kedua tidak diteruskan kepada petugas sensus karena di Cina diberlakukan kewajiban memiliki seorang anak saja. Selanjutnya mereka yang sudah meninggal sering dirahasiakan sehingga sanak keluarganya masih bisa mendapat tunjangan dan dana pensiun yang bersangkutan. * WARGA BELANDA SELAMAT DI INDIA Semua warga Belanda di India selamat, mereka ebrada di kawasan yang dilanda bencana banjir. Demikian departemen luarnegri Belanda Senin ini. Sekelompok turis Belanda yang terdiri dari 7 orang berhasil mencapai tempat yang ada hubungan internet, dan berhasil menghubungi biro perjalanan mereka. Dalam bencana banjir ini 200 orang tewas, di antaranya 5 turis Eropa. Selanjutnya masih banyak orang yang hilang. * IRAN BANGUN PABRIK URANIUM Tahun depan Iran akan mendirikan pabrik pengkayaan uranium yang ketiga. Lokasi pabrik ini sudah ditetapkan. Demikian Ali Akbar Salehi, kepala organisasi energi nuklir Iran. Barat menuduh Iran memproduksi secara rahasia senjata nuklir namun Iran menyatakan hanya memproduksi uranium dengan tujuan damai. Amerika Serikat dan Iran tidak menutup kemungkinan akan melakukan serangan militer terhadap program nuklir Iran. Salehi menyatakan pabrik-pabrik baru ini akan didirikan di tempat-tempat yang tidak bisa diserang lewat udara, lokasinya dirahasiakan. Pusat nuklir Iran yang terpenting di kota Natanz di Iran tengah, dan di pegunungan di Fordo, di barat daya Teheran. Uranium yang diperkaya dibutuhkan untuk membangkitkan tenaga nuklir untuk listrik. * PENCARIAN KORBAN TANAH LONGSOR CINA DIHENTIKAN Para militer dan regu penyelamat Cina menghentikan pencarian korban tanah longsor di propinsi Gangsu, Cina barat laut. Tanah longsor akibat hujan deras ini meminta korban 1254 orang tewas, 490 orang hilang. Regu penyelamat kini membuka jalan untuk transportasi pangan dan obat bagi mereka yang selamat. Pembukaan jalan ini dibutuhkan untuk menangani hujan deras yang diramalkan akan melanda daerah ini. Dengan jalan yang bebas dari hambatan, distribusi bahan bantuan akan berjalan lebih lancar. Cina dilanda bencana hujan tropis deras yang paling berat sejak 12 tahun terakhir. 3400 orang sudah tewas sejak bulan Mei. * DUNIA MUSLIM TIDAK PEDULI PAKISTAN DAN PERINGATAN KAPITULASI JEPANG Sekarang bulan Ramadhan, waktu untuk memberikan zakat, tapi kaum muslimin tidak peduli dengan nasib Pakistan. Demikian harian belanda De Pers memulai beritanya. Tiga setengah juta euro dari Kuwait dan 300 ribu euro dari OPEC, itulah bantuan yang diberikan negara-negara Islam hingga sekarang untuk para korban banjir di Pakistan yang mayoritas penduduknya muslim. Barat Memang Azerbaijan, Mesir, Turki dan Iran menjanjikan bahan pangan, selimut dan bantuan medis. Tapi itu sedikit sekali dibandingkan kebutuhan yang diminta. Indonesia yang biasanya mengirim tim medis, juga tidak bergerak. Ketidakhadiran negara-negara muslim dari daftar donor yang disusun organisasi humaniter PBB OCHA, memang mencolok. Dua minggu setelah bencana terutama negara- negara Barat yang Kristen membantu penduduk Pakistan. Washington misalnya memberikan dana 50 juta euro dan berton-ton makanan serta obat-obatan. Lanjut De Pers. Memang Barat tidak membantu dengan alasan kemanusiaan saja. Juga ada latar belakang politiknya. Bagian dari kebijakan memerangi Al-Qaida di wilayah tersebut. Tapi setidaknya Eropa masih memperhatikan mereka yang tertimpa benacana di Pakistan, dan sayangnya hal yang sama tidak bisa dikatakan bagi negara-negara Islam. Demikian De Pers. Kapitulasi Jepang Koran Belanda Trouw memuat foto Ratu Beatrix yang meletakkan karangan bunga di Indisch Monument atau Monumen Hindia-Belanda di kota Den Haag, 15 Agustus kemarin. Peringatan itu dihadiri beberapa ribu orang termasuk generasi muda Indo-Belanda. Jepang menyerah pada sekutu 15 agustus 1945, yang mengakhiri Perang Dunia II di Asia Tenggara. Sekitar 100.000 warga Belanda yang ditahan di kamp-kamp Jepang di Asia akhirnya dibebaskan. 13.000 orang lainnya tewas akibat kelaparan, penyakit dan situasi buruk di kamp. Lanjut Trouw. Sementara Algemeen Dagblad melaporkan saat ini ada sekitar 2 juta orang Belanda berdarah Indonesia. Antara 1940 hingga 1949 ada sekitar 250 ribu Belanda totok dan campuran atau Indo yang dipaksa untuk pulang kembali ke Belanda. Kecintaan akan Indonesia dan tempo doeloe diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya. Selain itu juga ada 400.000 keturunan Cina yang ikut berimigrasi ke Belanda dari Indonesia. Indo Indie gevoel atau rasa ke-Indo-an, tidak hanya terbatas pada makanan Indonesia dan kenangan tempo dulu lagi. Semakin banyak generasi muda yang tertarik akan sejarah dan akar keluarga mereka. Mereka mengambil-alih rasa kebersamaan tersebut, sehingga budaya orang Indo di Belanda tetap bertahan. Rasa ke-Indoan itu penuh dengan kerinduan akan Indonesia tapi juga sakit hati akan penderitaan yang dialami sewaktu jaman penjajahan Jepang. Mayoritas orang Indo di Belanda berpendapat peringatan kapitulasi Jepang harus tetap dilangsungkan. Pengetahuan akan Hindia-Belanda, jaman penjajahan Jepang di sekolah-sekolah Belanda saat ini boleh dibilang tidak mencukupi. Hanya bagian kecil dari pelajaran sejarah wajib di sekolah menengah. Karena itu banyak mantan tawanan Jepang yang memberikan penerangan di sekolah-sekolah, agar generasi muda Belanda bisa mengerti dan tidak melupakan periode sejarah ini. Demikian Algemeen Dagblad. * APA PENDAPAT ANDA SOAL PARTIKEL NANO? Willemien Groot Teknologi Nano bukan lagi hanya fantasi ilmiah. Belanda bahkan sudah merupakan salah satu investor terbesar dalam teknologi baru ini. Toh orang Belanda tidak tahu banyak soal cara memodifikasi partikel terkecil nano atau dampaknya bagi kehidupan sehari-hari. Mulai minggu ini warga Belanda bisa menyatakan pendapatnya terhadap teknologi baru ini dalam penelitian besar nano. Produk sehari-hari sudah dimodifikasi dengan partikel nano yang juga sudah dimanipulasi. Pakaian, krim tabir surya dan cat mobil, contohnya. Dengan mengubah struktur molekul barang-barang itu, produk tersebut mendapat watak baru atau bahkan menciptakan zat baru yang sebelumnya tidak ada di alam. Diinginkan? Karena amat kecil, partikel-pertikel nano bisa masuk tubuh dengan mudah. Masih belum jelas apakah nano berbahaya. Di sejumlah labolatorium berlangsung penelitian teknologi nano yang bisa memperbaiki kualitas obat atau mengeluarkan peningkatan risiko penyakit. Bisa jadi, sayur-mayur dan buah-buahan bisa lebih lama bertahan segar berkat teknologi nano. Tapi itukah yang kita inginkan? Di masa lampau sering dilakukan penelitian teknologi tanpa minta pendapat rakyat. Demikian kata filsuf teknologi Tsjalling Swierstra pada Universiteit van Maastricht. Swierstra adalah salah satu penggagas penelitian besar nano - sebuah platform di mana orang bisa menyatakan pendapat mengenai teknologi nano. Campur tangan dokter Misalnya soal penerapan teknologi ini pada sektor kesehatan. Untuk ini dikembangkan apa yang disebut chip lithium. Lithium adalah obat berat bagi para penderita depresif gawat. Chip kecil mungil itu bisa digunakan di rumah dan akan memberi peringatan kapan pemakainya harus minum obat. Jadi dokter tidak perlu turun tangan. Pasien bisa mandiri, begitu tampaknya, tetapi ternyata tetap ada masalah juga. Demikian Tsjaling Swierstra. Kalau seseorang kena depresif gawat, biasanya dia merasa bisa berbuat apa saja. Dia merasanya dirinya baik-baik saja. Karena itu tidak butuh obat. Demikian Tsjaling. Di sinilah bahayanya kalau pengobatan itu dibiarkan saja pada diri pasien. Dipertanyakan apakah hal semacam itu bijaksana dan masyarakat sekarang bisa memikirkannya. Tsjaling Swiestra berpendapat ini bukan lagi masalah apakah seseorang setuju atau menentang. Ada keuntungannya, tetapi cara yang tidak perlu campur tangan langsung dokter ini juga bisa dipakai sebagai alasan untuk melakukan penghematan tenaga medis. Harus tetap dipertanyakan apakah penghematan itu juga berarti kemajuan. Berbeda dengan diskusi soal bahan pangan yang dimanipulasi secara genetis, dalam soal teknologi nano ini, masyakarat masih punya pilihan. Dan ini juga bisa menetapkan agenda, demikian Tsjaling. Bulan-bulan mendatang, LSM Women in Europe for a Common Future akan aktif ikut campur dengan melancarkan kampanye bagi para manula tentang teknologi nano bagi bayi. Perhatian bagi teknologi nano tidak bertujuan menakut-nakuti orang tua. Demikian Chantal van den Bossche dari LSM Women in Europe. Konsumen diberitahu "Kami sendiri juga sangat ingin tahu," Chantal berlanjut. Tahun-tahun belakangan tersebar banyak berita tentang teknologi nano. Teknologinya sendiri sebenarnya masih dalam alam ilmiah, terapannya belum jelas. Karena itu ingin dilangsungkan diskusi dengan para produsen dan penjual yang mengarah pada perempuan hamil, bayi dan anak-anak balita. Dari sini ingin diketahui seberapa jauh mereka tahu teknologi nano, apakah sudah diterapkan dan bagimana konsumen diberitahu soal ini." Menurut Chantal van den Bossche toko-toko pengecer tidak tahu apakah mereka menjual barang-barang mengandung teknologi nano, karena etiketnya sendiri juga tidak ada. Orang Belanda sendiri, sampai tanggal 15 November mendatang, bisa mengutarakan pendapat mereka mengenai penerapan teknologi nano dan dampaknya bagi kehidupan sehari-hari. Penelitian seperti ini unik dan harus menghasilkan laporan dengan pembedaan yang jelas soal apa yang penting dan yang tidak penting dalam pengembangan teknologi nano. Dengan begitu diharapkan pemerintah Belanda juga akan tahu investasi mana yang memang baik dilakukan dalam teknologi nano ini. Women in Europe for a Common Future: <http://www.wecf.eu/> Situs Eric Dexler: <http://e-drexler.com/> Nanotechnology Now: <http://www.nanotech-now.com/> * . BAHASA BELANDA, BAHASA ELIT INDONESIA Belanda tidak pernah berupaya memperkenalkan bahasanya di Indonesia, seperti yang dilakukan Inggris di negara jajahan mereka. Bahasa Belanda tidak pernah diajarkan kepada penduduk Hindia Belanda, karena dianggap tidak perlu; bahasa Belanda adalah bahasa elite Belanda yang juga digunakan kalangan elite pribumi. Kalangan elite Indonesia berdwibahasa, Melayu dan Belanda, karena bahasa penjajah dianggap gengsi. Seperti kala itu di Belanda dianggap gengsi kalau menguasai Prancis. Elite Indonesia yang berbahasa Belanda ini masih ada di Indonesia. Suniarti Hartono adalah salah satu diantaranya. Bahasa belanda adalah bahasa pertama yang saya pelajari. Saya lahir tahun 1931, ketika itu belum ada Bahasa Indonesia. Ketika itu orang bicara bahasa Jawa atau bahasa suku anda atau Bahasa Belanda. Tapi karena orang tua saya campuran beberapa suku, ayah saya orang jawa, ibu orang Menado, maka bahasa yang digunakan keduanya adalah bahasa Belanda. Jadi karena itulah sampai sekarang saya masih berbahasa Belanda dengan adik-adik saya. Pasca kemerdekaan Indonesia, bahasa Belanda tetap merupakan bahasa kalangan kecil pemimpin elite, tapi mereka itu sudah tua atau meninggal. Dan bersama mereka punahlah kemampuan berbahasa Belanda yg mereka kuasai. Bahasa Melayu menjadi bahasa resmi Indonesia merdeka. Suniarti sadar dia tergolong kelompok kecil yang semakin kecil saja: Saya termasuk ke golongan generasi tua. Usia saya sekarang 79 tahun. Jadi saya boleh dibilang generasi yang mulai punah. hanya apabila kami, yang tua-tua ini berkumpul, maka kami menggunakan bahasa Belanda sebagai bahasa pengantar. Tapi tidak dengan anak-anak Apakah bahasa Belanda masih berarti di Indonesia? Bahasa Belanda masih diajarkan di Indonesia, di Pusat Bahasa Erasmus di sebelah Kedutaan Belanda. Tapi bukan bahasa elite lagi. Mayoritas alasan mengapa orang Indonesia belajar bahasa Belanda biasa praktis-praktis saja.Saya harus berbicara bahasa Belanda dengan suami saya. Karena itu saya harus belajar.Untuk bisnis. saya bekerja di perusahaan Belanda. Kami di sini punya kelas-kelas khusus untuk pakar Antropologi, polisi, diplomat, perawat dan terutama mereka yang menikah dengan orang Belanda. Dan juga mereka yang ingin melanjutkan studi di Belanda. Bahkan dosen-dosen di Pusat Bahasa Erasmus, punya alasan praktis mengapa mereka belajar bahasa Belanda. Ketika itu saya mendapat beasiswa untuk belajar di Belanda. Jaman di mana para pengacara dan pakar sejarah harus belajar Bahasa Belanda sudah tidak berlaku 50 tahun belakangan ini. Bahasa Belanda hanya dipraktekkan orang-orang yang menyukainya saja. Dan jaman di mana para orang tua mengirim anaknya belajar di Belanda, juga sudah berlalu. Anak-anak itu sekarang lebih suka belajar di Amerika atau yang bertambah populer, studi ke Cina. Yang tersisa hanya sejumlah kata-kata di tempat-tempat yang hingga sekarang masih ada hubungannya dengan masa lalu kolonial. Dalam sistim hukum, birokrasi, dan juga di rumah. Untuk orang Belanda sangatlah menyenangkan jika mendengar kata-kata yang berlatar belakang Belanda di jalan. Knalpot, ambeien, politie atau kantoor. Untuk orang Indonesia kata ini sudah biasa saja, sudah menjadi kata-kata resmi dalam bahasa Indonesia. Hubungan dengan Belanda boleh dibilang sudah renggang. Belajar bahasa Belanda juga sudah tidak ada artinya lagi. Flori memilih jurusan bahasa Belanda di universitas, tapi akhirnya dia menyesal, dan mengatakan lebih baik kuliah jurusan bahas Inggris. Di kantor, sekolah, universitas, tidak ada yang bisa bahasa Belanda. Nonsense untuk belajar bahasa Belanda. Semuanya hanya nostalgia. * LARANG KELOMPOK TIDAK TOLERAN! Menjelang perayaaan 17 Agustus, Presiden SBY mengimbau agar masyarakat menunjukkan toleransi terhadap agama. Sebenarnya pemerintah harus bersikap tegas dan berani menindak kelompok-kelompok seperti FPI yang mematikan citra Indonesia sebagai bangsa toleran. Toleransi itu juga dicerminkan oleh kue-kue lebaran, yang mayoritasnya berasal dari budaya non-Muslim. Ikuti wawancara dengan J.J. Rizal, pakar sejarah Jakarta. Pemerintah sudah terlalu sering mengimbau masyarakat menunjukkan toleransi agama. Seharusnya pemerintah tidak hanya mengimbau saja, tapi berani bertindak tegas dan tidak mengayomi kelompok-kelompok seperti FPI yang justru mematikan sikap toleransi yang sudah sejak dulu merupakan citra Indonesia. Toleransi adalah tatanan penting alasan Indonesia menjadi Indonesia, kata J.J. Rizal, karena negeri ini didirikan berdasarkan konsensus politik, bukan agama. Toleransi itu juga dicerminkan oleh kue-kue lebaran, yang mayoritasnya berasal dari budaya non-Muslim. Jadi, kelompok-kelompok seperti FPI seharusnya dilarang, tidak ditolerir. * PENDATANG GELAP DI EROPA SELATAN BERKURANG Makin sedikit orang Afrika yang menumpang kapal untuk datang secara ilegal ke Eropa. Angka-angka, baik di Spanyol maupun Italia, menunjukkan jumlah mereka berkurang sekali. Patroli, kesepakatan antara pelbagai dinas kepolisian dan krisis ekonomi di Eropa mengurangi semangat mereka yang ingin datang. "Saya katakan pada saudara saya, jangan datang ke Eropa. Laporan koresponden Rop Zoutberg dari Gijon di Spanyol selatan. "Tidak ada pekerjaan, hanya ini yang ada," kata seorang asal Senegal yang menjual kacamata gelap tiruan di pelabuhan kota Gijon, Spanyol utara. T-Shit tiruan dari sebuah merek mahal hanya berharga 15 euro, tidak dibedakan dari aslinya. Kacamata Rayban berharga 10 euro. Orang ini sudah tiga tahun menetap di Spanyol dan tiap hari harus lari menghindari polisi, kadang-kadang memang muncul seorang agen polisi. Begitu polisi hilang, mereka gelar dagangan lagi, atau di tempat lain yang tidak didatangi polisi. Turis juga tidak terlalu suka pada barang tiruan. "Sepi," kata seorang pemuda. Jumlah orang Afrika yang menjajakan dagangan mereka memang lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Seperti di tempat lain, sekarang di Spanyol tampak jelas betapa dalam dua tahun ini makin berkurang jumlah pendatang gelapnya. Menurut Eurodac, pusat data Eropa yang menyimpan data pencari suaka, pendatang gelap memang turun drastis. Perjanjian kotor Itu terlihat di negara-negara Eropa selatan, khususnya Spanyol dan Italia. Walau demikian Eurodac masih memberi penjelasan lain kenapa jumlah pendatang itu berkurang. Misalnya tahun silam dicapai kesepakatan antara Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi dengan Pemimpin Libya Muamar Khadaffi. Ini menyebabkan jumlah pendatang gelap di Italia berkukrang. Menurut perjanjian itu, penjaga pantai Italia boleh mengembalikan pendatang gelap yang mereka temui ke Libya. Tahun lalu orang Afrika yang sampai di Italia mencapai 7300 orang, sangat berkurang jika dibandingkan dengan 32000 pada tahun 2008. "Ini perjanjian kotor," kata organisasi hak-hak asasi manusia Human Rights Watch. Alasannya, dengan perjanjian itu Italia diizinkan membuang pencari suaka ke Libya. Jumlah pengungi kapal di pantai selatan Spanyol juga berkurang. Itu juga berlaku untuk Kepulauan Kanari yang tahun-tahun belakangan selalu dijadikan batu loncatan oleh orang Afrika untuk sampai ke Eropa. Empat tahun lalu di Kepulauan Kanari itu 32 ribu orang tenggelam secara dramatis. Tahun lalu jumlahnya hanya mencapai delapan ribu. Penyebabnya adalah kerjasama Spanyol dengan sejumlah besar negara Afrika.Misalnya pihak berwajib Spanyol aktif bekerjasama dengan dinas kepolisian Senegal, Mauritania dan Maroko. Selain itu juga berlangsung patroli kapal angkatan laut Eropa di sepajang wilayah ini. Kapal-kapal orang Afrika yang ingin mencapai Eropa sekarang juga sudah sering dipergoki satelit. "Satu setengah tahun ini jumlah orang yang datang juga sudah berkurang," kata Covandonga Carreno, pemimpin sebuah tempat penampungan pengungsi di Gijon. "Bukan hanya orang Afrika," katanya, "tapi juga orang-orang Eropa Selatan dan Eropa Timur. Saya dengar warga pendatang di Eropa juga tidak lagi mengirim dongeng kemakmuran di Eropa. Cerita seperti itu merupakan magnet yang menarik pendatang." Sebagai gantinya kepada keluarga di negara asal, kalangan pendatang di Eropa itu berkisah tentang sulitnya memperoleh dokumen dan pekerjaan. Juga bagaimana kontrol menjadi lebih ketat. Menurut Covandonga Carreno, karena itu kapal yang bersedia mengangkut pengungsi menjadi mahal. Di Senegal, mafia yang bersedia mengangkut pendatang ilegal menarik biasa 900 euro (sekitar Rp. 900 juta) bagi orang yang ingin naik kapal gelap ke Eropa. Perjalanan memang lebih aman, tetapi hutang makin menggunung. Abdoulaye, asal Senegal, sudah tinggal tiga tahun di penampungan pendatang gelap di Gijon. Ia sudah punya dokumen, tapi belum juga memperoleh pekerjaan. "Saya lihat dengan mata kepala sendiri betapa sulitnya keadaan ekonomi. Di Spanyol, Italia, Belanda, krisis itu terjadi di mana-mana." Demikian Abdoulaye. Belum lama berselang dia menelpon saudaranya di Senegal. Ia ingin menyeberang ke Eropa dengan kapal gelap. "Tapi saya katakan padanya, jangan-jangan lakukan itu." Demikian Abdoulaye sambil menggelengkan kepala. "Sudah terlalu banyak orang Afrika tenggelam di laut hanya karena ingin ke Eropa." --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
