---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 16 Agustus 2010 16:10 UTC



** TOLERANSI AGAMA

** EKONOMI CINA KEDUA DI DUNIA

** KOLERA MENGANCAM PAKISTAN

** GEMA WARTA, TINJAUAN PERS: DUNIA MUSLIM TIDAK PEDULI PAKISTAN DAN PERINGATAN 
KAPITULASI JEPANG

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: APA PENDAPAT ANDA SOAL PARTIKEL NANO?

** GEMA WARTA, TOPIK BELANDA; BAHASA BELANDA, BAHASA ELIT INDONESIA

** GEMA WARTA TOPIK iNDONESIA: LARANG KELOMPOK TIDAK TOLERAN!

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENDATANG GELAP DI EROPA SELATAN BERKURANG



* TOLERANSI AGAMA

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menekankan toleransi agama dibutuhkan 
Indonesia. Presiden SBY menyatakan ini dalam pidato kenegaraannya sehubungan 
dengan hari kemerdekaan. Hari minggu lalu, ratusan orang mengikuti doa bersama 
yang meminta presiden SBY menghentikan kekerasan dan memajukan toleransi agama. 
LSM Setara yang memonitor masalah toleransi agama menyatakan jumlah kasus yang 
menyangkut toleransi agama pada bulan Januari sampai Juli lalu sebanyak 28, 
pada periode yang sama tahun lalu 18. Aksi kelompok radikal terhadap kelompok 
minoritas, terutama kristen semakin dikritik.


* EKONOMI CINA KEDUA DI DUNIA

Pertumbuhan ekonomi Jepang turun dalam kwartal kedua tahun ini. Dengan demikian 
Cina mengambil alih posisi Jepang sebagai ekonomi kedua di dunia setelah 
Amerika Serikat. Pertumbuhan ekonomi Jepang yang diprediksi 2,3 persen ternyata 
lebih rendah. Mata uang yen yang kuat, dan pengeluaran konsumen dan investasi 
perusahaan yang semakin rendah adalah faktor-faktor yang menyebakan pertumbuhan 
ekonomi yang tersendat-sendat ini.


* KOLERA MENGANCAM PAKISTAN

Kalau di Pakistan, yang sedang dilanda musibah banjir, terjadi wabah kolera, 
maka hal ini akan berdampak negatif sekali, demikian direktur yayasan Bantuan 
Pengungsi Belanda, Tineke Ceelen. Ia baru saja mengunjungi daerah-daerah yang 
dilanda musibah banjir ini. Sebelum musibah ini, di daerah ini tinggal 30 ribu 
pengungsi Afghanistan, namun sampai saat ini mereka belum menerima bantuan. Di 
lembah Swat sudah dilaporkan korban tewas akibat kolera. Pihak yang berwajib di 
Pakistan menyatakan mereka tidak bisa menangani wabah kolera besar jika ini 
terjadi. Pakistan kekurangan dokter dan obat anti kolera. Berbagai organisasi 
bantuan setempat juga mengkhawatirkan wabah kolera ini.


* KEADAAN DARURAT THAILAND

Pemerintah Thailand menarik keadaan darurat di 3 propinsi: Chiang Mai, Chiang 
Rai dan Ubon Ratchathani. Di 7 propinsi dari ke 76 propinsi dan di ibukota 
Bangkok, keadaan darurat tetap berlaku. Peraturan baru ini diambil hampir 3 
bulan setelah protes anti pemerintah. Peraturan keadaan darurat melarang 
pertemuan politik dengan lebih dari 5 orang, penerapan jam malam oleh 
pemerintah, sensor media dan menahan seseorang selama sebulan tanpa proses 
hukum.


* KONTROL PENUMPANG BERBURKA

Menteri perhubungan Belanda Camiel Eurlings meminta informasi kebenaran berita 
wanita berburka juga tidak diminta identitasnya di bandara Belanda. Dalam film 
yang ditayangkan Youtube, tampak seorang penumpnag berburka lolos kontrol tanpa 
membuka mukanya di bandara Trudeau Montreal Kanada. Insiden ini mengundnag 
diskusi sengit dalam media Kanada. Harian Belanda de Telegraf mengabarkan, hal 
yang sama terjadi juga di bandara Schiphol, kadang-kadang penumpang berburka 
tidak diminta membuka wajahnya untuk identifikasi. Pihak yang berwajib menolak 
berita ini, penumpang yang mengenakan burka dibawa ke kamar khusus, dan wajib 
membuka tutup mukanya dihadapan seorang petugas wanita.


* SENSUS PENDUDUK BEIJING

Pemerintah Cina akan mengadakan sensus penduduk di ibukota Beijing dalam 4 
minggu mendatang. 100 ribu petugas didamping polisi akan mendatangi penduduk 
untuk mengumpulkan data. Demikian kantor berita Cina Xin Hua. Sensus di Beijing 
ini mendahului sensus nasional yang akan dilaksanakan November mendatang. Ini 
adalah sensus terbesar di dunia. Pemerintah menjanjikan hasil sensus akan 
dirahasiakan, untuk menggugah penduduk memberikan informasi yang benar. Di masa 
silam kelahiran anak kedua tidak diteruskan kepada petugas sensus karena di 
Cina diberlakukan kewajiban memiliki seorang anak saja. Selanjutnya mereka yang 
sudah meninggal sering dirahasiakan sehingga sanak keluarganya masih bisa 
mendapat tunjangan dan dana pensiun yang bersangkutan.


* WARGA BELANDA SELAMAT DI INDIA

Semua warga Belanda di India selamat, mereka ebrada di kawasan yang dilanda 
bencana banjir. Demikian departemen luarnegri Belanda Senin ini. Sekelompok 
turis Belanda yang terdiri dari 7 orang berhasil mencapai tempat yang ada 
hubungan internet, dan berhasil menghubungi biro perjalanan mereka. Dalam 
bencana banjir ini 200 orang tewas, di antaranya 5 turis Eropa. Selanjutnya 
masih banyak orang yang hilang.


* IRAN BANGUN PABRIK URANIUM

Tahun depan Iran akan mendirikan pabrik pengkayaan uranium yang ketiga. Lokasi 
pabrik ini sudah ditetapkan. Demikian Ali Akbar Salehi, kepala organisasi 
energi nuklir Iran. Barat menuduh Iran memproduksi secara rahasia senjata 
nuklir namun Iran menyatakan hanya memproduksi uranium dengan tujuan damai. 
Amerika Serikat dan Iran tidak menutup kemungkinan akan melakukan serangan 
militer terhadap program nuklir Iran. Salehi menyatakan pabrik-pabrik baru ini 
akan didirikan di tempat-tempat yang tidak bisa diserang lewat udara, lokasinya 
dirahasiakan. Pusat nuklir Iran yang terpenting di kota Natanz di Iran tengah, 
dan di pegunungan di Fordo, di barat daya Teheran. Uranium yang diperkaya 
dibutuhkan untuk membangkitkan tenaga nuklir untuk listrik.


* PENCARIAN KORBAN TANAH LONGSOR CINA DIHENTIKAN

Para militer dan regu penyelamat Cina menghentikan pencarian korban tanah 
longsor di propinsi Gangsu, Cina barat laut. Tanah longsor akibat hujan deras 
ini meminta korban 1254 orang tewas, 490 orang hilang. Regu penyelamat kini 
membuka jalan untuk transportasi pangan dan obat bagi mereka yang selamat. 
Pembukaan jalan ini dibutuhkan untuk menangani hujan deras yang diramalkan akan 
melanda daerah ini.  Dengan jalan yang bebas dari hambatan, distribusi bahan 
bantuan akan berjalan lebih lancar. Cina dilanda bencana hujan tropis deras 
yang paling berat sejak 12 tahun terakhir. 3400 orang sudah tewas sejak bulan 
Mei.


* DUNIA MUSLIM TIDAK PEDULI PAKISTAN DAN PERINGATAN KAPITULASI JEPANG

Sekarang bulan Ramadhan, waktu untuk memberikan zakat, tapi kaum muslimin tidak 
peduli dengan nasib Pakistan. Demikian harian belanda De Pers memulai 
beritanya. Tiga setengah juta euro dari Kuwait dan 300 ribu euro dari OPEC, 
itulah bantuan yang diberikan negara-negara Islam hingga sekarang untuk para 
korban banjir di Pakistan yang mayoritas penduduknya muslim. 

Barat
Memang Azerbaijan, Mesir, Turki dan Iran menjanjikan bahan pangan, selimut dan 
bantuan medis. Tapi itu sedikit sekali dibandingkan kebutuhan yang diminta. 
Indonesia yang biasanya mengirim tim medis, juga tidak bergerak. Ketidakhadiran 
negara-negara muslim dari daftar donor yang disusun organisasi humaniter PBB 
OCHA, memang mencolok. Dua minggu setelah bencana terutama negara- negara Barat 
yang Kristen membantu penduduk Pakistan. Washington misalnya memberikan dana 50 
juta euro dan berton-ton makanan serta obat-obatan. Lanjut De Pers.

Memang Barat tidak membantu dengan alasan kemanusiaan saja. Juga ada latar 
belakang politiknya. Bagian dari kebijakan memerangi Al-Qaida di wilayah 
tersebut. Tapi setidaknya Eropa masih memperhatikan mereka yang tertimpa 
benacana di Pakistan, dan sayangnya hal yang sama tidak bisa dikatakan bagi 
negara-negara Islam. Demikian De Pers.

Kapitulasi Jepang
Koran Belanda Trouw memuat foto Ratu Beatrix yang meletakkan karangan bunga di 
Indisch Monument atau Monumen Hindia-Belanda di kota Den Haag, 15 Agustus 
kemarin. Peringatan itu dihadiri beberapa ribu orang termasuk generasi muda 
Indo-Belanda. Jepang menyerah pada sekutu 15 agustus 1945, yang mengakhiri 
Perang Dunia II di Asia Tenggara. Sekitar 100.000 warga Belanda yang ditahan di 
kamp-kamp Jepang di Asia akhirnya dibebaskan. 13.000 orang lainnya tewas akibat 
kelaparan, penyakit dan situasi buruk di kamp. Lanjut Trouw. 

Sementara Algemeen Dagblad melaporkan saat ini ada sekitar 2 juta orang Belanda 
berdarah Indonesia. Antara 1940 hingga 1949 ada sekitar 250 ribu Belanda totok 
dan campuran atau Indo yang dipaksa untuk pulang kembali ke Belanda. Kecintaan 
akan Indonesia dan tempo doeloe diturunkan dari generasi ke generasi 
berikutnya. Selain itu juga ada 400.000 keturunan Cina yang ikut berimigrasi ke 
Belanda dari Indonesia. 

Indo
Indie gevoel atau rasa ke-Indo-an, tidak hanya terbatas pada makanan Indonesia 
dan kenangan tempo dulu lagi. Semakin banyak generasi muda yang tertarik akan 
sejarah dan akar keluarga mereka. Mereka mengambil-alih rasa kebersamaan 
tersebut, sehingga budaya orang Indo di Belanda tetap bertahan. Rasa ke-Indoan 
itu penuh dengan kerinduan akan Indonesia tapi juga sakit hati akan penderitaan 
yang dialami sewaktu jaman penjajahan Jepang.

Mayoritas orang Indo di Belanda berpendapat peringatan kapitulasi Jepang harus 
tetap dilangsungkan. Pengetahuan akan Hindia-Belanda, jaman penjajahan Jepang 
di sekolah-sekolah Belanda saat ini boleh dibilang tidak mencukupi. Hanya 
bagian kecil dari pelajaran sejarah wajib di sekolah menengah. Karena itu 
banyak mantan tawanan Jepang yang memberikan penerangan di sekolah-sekolah, 
agar generasi muda Belanda bisa mengerti dan tidak melupakan periode sejarah 
ini. Demikian Algemeen Dagblad.


* APA PENDAPAT ANDA SOAL PARTIKEL NANO?
Willemien Groot 
Teknologi Nano bukan lagi hanya fantasi ilmiah. Belanda bahkan sudah merupakan 
salah satu investor terbesar dalam teknologi baru ini. Toh orang Belanda tidak 
tahu banyak soal cara memodifikasi partikel terkecil nano atau dampaknya bagi 
kehidupan sehari-hari.

Mulai minggu ini warga Belanda bisa menyatakan pendapatnya terhadap teknologi 
baru ini dalam penelitian besar nano. Produk sehari-hari sudah dimodifikasi 
dengan partikel nano yang juga sudah dimanipulasi. Pakaian, krim tabir surya 
dan cat mobil, contohnya. Dengan mengubah struktur molekul barang-barang itu, 
produk tersebut mendapat watak baru atau bahkan menciptakan zat baru yang 
sebelumnya tidak ada di alam.
Diinginkan?
Karena amat kecil, partikel-pertikel nano bisa masuk tubuh dengan mudah. Masih 
belum jelas apakah nano berbahaya. Di sejumlah labolatorium berlangsung 
penelitian teknologi nano yang bisa memperbaiki kualitas obat atau mengeluarkan 
peningkatan risiko penyakit. Bisa jadi, sayur-mayur dan buah-buahan bisa  lebih 
lama bertahan segar berkat teknologi nano.
Tapi itukah yang kita inginkan? Di masa lampau sering dilakukan penelitian 
teknologi tanpa minta pendapat rakyat. Demikian kata filsuf teknologi Tsjalling 
Swierstra pada Universiteit van Maastricht. Swierstra adalah salah satu 
penggagas penelitian besar nano - sebuah platform di mana orang bisa menyatakan 
pendapat mengenai teknologi nano.
Campur tangan dokter
Misalnya soal penerapan teknologi ini pada sektor kesehatan. Untuk ini 
dikembangkan apa yang disebut chip lithium. Lithium adalah obat berat bagi para 
penderita depresif gawat. Chip kecil mungil itu bisa digunakan di rumah dan 
akan memberi peringatan kapan pemakainya harus minum obat. Jadi dokter tidak 
perlu turun tangan. Pasien bisa mandiri, begitu tampaknya, tetapi ternyata 
tetap ada masalah juga. Demikian Tsjaling Swierstra.
Kalau seseorang kena depresif gawat, biasanya dia merasa bisa berbuat apa saja. 
Dia merasanya dirinya baik-baik saja. Karena itu tidak butuh obat. Demikian 
Tsjaling. Di sinilah bahayanya kalau pengobatan itu dibiarkan saja pada diri 
pasien. Dipertanyakan apakah hal semacam itu bijaksana dan masyarakat sekarang 
bisa memikirkannya.
Tsjaling Swiestra berpendapat ini bukan lagi masalah apakah seseorang setuju 
atau menentang. Ada keuntungannya, tetapi cara yang tidak perlu campur tangan 
langsung dokter ini juga bisa dipakai sebagai alasan untuk melakukan 
penghematan tenaga medis. Harus tetap dipertanyakan apakah penghematan itu juga 
berarti kemajuan. Berbeda dengan diskusi soal bahan pangan yang dimanipulasi 
secara genetis, dalam soal teknologi nano ini, masyakarat masih punya pilihan. 
Dan ini juga bisa menetapkan agenda, demikian Tsjaling.
Bulan-bulan mendatang, LSM Women in Europe for a Common Future akan aktif ikut 
campur dengan melancarkan kampanye bagi para manula tentang teknologi nano bagi 
bayi. Perhatian bagi teknologi nano tidak bertujuan menakut-nakuti orang tua. 
Demikian Chantal van den Bossche dari LSM Women in Europe.
Konsumen diberitahu
"Kami sendiri juga sangat ingin tahu," Chantal berlanjut. Tahun-tahun 
belakangan tersebar banyak berita tentang teknologi nano. Teknologinya sendiri 
sebenarnya masih dalam alam ilmiah, terapannya belum jelas. Karena itu ingin 
dilangsungkan diskusi dengan para produsen dan penjual yang mengarah pada 
perempuan hamil, bayi dan anak-anak balita. Dari sini ingin diketahui seberapa 
jauh mereka tahu teknologi nano, apakah sudah diterapkan dan bagimana konsumen 
diberitahu soal ini."
Menurut Chantal van den Bossche toko-toko pengecer tidak tahu apakah mereka 
menjual barang-barang mengandung teknologi nano, karena etiketnya sendiri juga 
tidak ada.
Orang Belanda sendiri, sampai tanggal 15 November mendatang, bisa mengutarakan 
pendapat mereka mengenai penerapan teknologi nano dan dampaknya bagi kehidupan 
sehari-hari. Penelitian seperti ini unik dan harus menghasilkan laporan dengan 
pembedaan yang jelas soal apa yang penting dan yang tidak penting dalam 
pengembangan teknologi nano. Dengan begitu diharapkan pemerintah Belanda juga 
akan tahu investasi mana yang memang baik dilakukan dalam teknologi nano ini.

Women in Europe for a Common Future: <http://www.wecf.eu/> 
Situs Eric Dexler: <http://e-drexler.com/> 
Nanotechnology Now: <http://www.nanotech-now.com/>


* .

BAHASA BELANDA, BAHASA ELIT INDONESIA

Belanda tidak pernah berupaya memperkenalkan bahasanya di Indonesia, seperti 
yang dilakukan Inggris di negara jajahan mereka. Bahasa Belanda tidak pernah 
diajarkan kepada penduduk Hindia Belanda, karena dianggap tidak perlu; bahasa 
Belanda adalah bahasa elite Belanda yang juga digunakan kalangan elite pribumi. 
Kalangan elite Indonesia berdwibahasa, Melayu dan Belanda, karena bahasa 
penjajah dianggap gengsi. Seperti kala itu di Belanda dianggap gengsi kalau 
menguasai Prancis. Elite Indonesia yang berbahasa Belanda ini masih ada di 
Indonesia. Suniarti Hartono adalah salah satu diantaranya.

Bahasa belanda adalah bahasa pertama yang saya pelajari. Saya lahir tahun 1931, 
ketika itu belum ada Bahasa Indonesia. Ketika itu orang bicara bahasa Jawa atau 
bahasa suku anda atau Bahasa Belanda. Tapi karena orang tua saya campuran 
beberapa suku, ayah saya orang jawa, ibu orang Menado, maka bahasa yang 
digunakan keduanya adalah bahasa Belanda. Jadi karena itulah sampai sekarang 
saya masih berbahasa Belanda dengan adik-adik saya.

Pasca kemerdekaan Indonesia, bahasa Belanda tetap merupakan bahasa kalangan 
kecil pemimpin elite, tapi mereka itu sudah tua atau meninggal. Dan bersama 
mereka punahlah kemampuan berbahasa Belanda yg mereka kuasai. Bahasa Melayu 
menjadi bahasa resmi Indonesia merdeka. Suniarti sadar dia tergolong kelompok 
kecil yang semakin kecil saja:

Saya termasuk ke golongan generasi tua. Usia saya sekarang 79 tahun. Jadi saya 
boleh dibilang generasi yang mulai punah. hanya apabila kami, yang tua-tua ini 
berkumpul, maka kami menggunakan bahasa Belanda sebagai bahasa pengantar. Tapi 
tidak dengan anak-anak

Apakah bahasa Belanda masih berarti di Indonesia? Bahasa Belanda masih 
diajarkan di Indonesia, di Pusat Bahasa Erasmus di sebelah Kedutaan Belanda. 
Tapi bukan bahasa elite lagi. 

Mayoritas alasan mengapa orang Indonesia belajar bahasa Belanda biasa 
praktis-praktis saja.Saya harus berbicara bahasa Belanda dengan suami saya. 
Karena itu saya harus belajar.Untuk bisnis. saya bekerja di perusahaan Belanda.
Kami di sini punya kelas-kelas khusus untuk pakar Antropologi, polisi, 
diplomat, perawat dan terutama mereka yang menikah dengan orang Belanda. Dan 
juga mereka yang ingin melanjutkan studi di Belanda.

Bahkan dosen-dosen di Pusat Bahasa Erasmus, punya alasan praktis mengapa mereka 
belajar bahasa Belanda. Ketika itu saya mendapat beasiswa untuk belajar di 
Belanda.
Jaman di mana para pengacara dan pakar sejarah harus belajar Bahasa Belanda 
sudah tidak berlaku 50 tahun belakangan ini. Bahasa Belanda hanya dipraktekkan 
orang-orang yang menyukainya saja. Dan jaman di mana para orang tua mengirim 
anaknya belajar di Belanda, juga sudah berlalu. Anak-anak itu sekarang lebih 
suka belajar di Amerika atau yang bertambah populer, studi ke Cina.

Yang tersisa hanya sejumlah kata-kata di tempat-tempat yang hingga sekarang 
masih ada hubungannya dengan masa lalu kolonial. Dalam sistim hukum, birokrasi, 
dan juga di rumah.
Untuk orang Belanda sangatlah menyenangkan jika mendengar kata-kata yang 
berlatar belakang Belanda di jalan. Knalpot, ambeien, politie atau kantoor. 
Untuk orang Indonesia kata ini sudah biasa saja, sudah menjadi kata-kata resmi 
dalam bahasa Indonesia.

Hubungan dengan Belanda boleh dibilang sudah renggang. Belajar bahasa Belanda 
juga sudah tidak ada artinya lagi. Flori memilih jurusan bahasa Belanda di 
universitas, tapi akhirnya dia menyesal, dan mengatakan lebih baik kuliah 
jurusan bahas Inggris.
Di kantor, sekolah, universitas, tidak ada yang bisa bahasa Belanda. Nonsense 
untuk belajar bahasa Belanda. Semuanya hanya nostalgia.


* LARANG KELOMPOK TIDAK TOLERAN!

Menjelang perayaaan 17 Agustus, Presiden SBY mengimbau agar masyarakat 
menunjukkan toleransi terhadap agama. Sebenarnya pemerintah harus bersikap 
tegas dan berani menindak kelompok-kelompok seperti FPI  yang mematikan citra 
Indonesia sebagai bangsa toleran. Toleransi itu juga dicerminkan oleh kue-kue 
lebaran, yang mayoritasnya berasal dari budaya non-Muslim. Ikuti wawancara 
dengan J.J. Rizal, pakar sejarah Jakarta.  

Pemerintah sudah terlalu sering mengimbau masyarakat menunjukkan toleransi 
agama. Seharusnya pemerintah tidak hanya mengimbau saja, tapi berani bertindak 
tegas dan tidak mengayomi kelompok-kelompok seperti FPI yang justru mematikan 
sikap toleransi yang sudah sejak dulu merupakan citra Indonesia. Toleransi 
adalah tatanan penting alasan Indonesia menjadi Indonesia, kata J.J. Rizal, 
karena negeri ini didirikan berdasarkan konsensus politik, bukan agama. 
Toleransi itu juga dicerminkan oleh kue-kue lebaran, yang mayoritasnya berasal 
dari budaya non-Muslim. Jadi, kelompok-kelompok seperti FPI seharusnya 
dilarang, tidak ditolerir.


* PENDATANG GELAP DI EROPA SELATAN BERKURANG

Makin sedikit orang Afrika yang menumpang kapal untuk datang secara ilegal ke 
Eropa. Angka-angka, baik di Spanyol maupun Italia, menunjukkan jumlah mereka 
berkurang sekali. Patroli, kesepakatan antara pelbagai dinas kepolisian dan 
krisis ekonomi di Eropa mengurangi semangat mereka yang ingin datang. "Saya 
katakan pada saudara saya, jangan datang ke Eropa. Laporan koresponden Rop 
Zoutberg dari Gijon di Spanyol selatan. 

"Tidak ada pekerjaan, hanya ini yang ada," kata seorang asal Senegal yang 
menjual kacamata gelap tiruan di pelabuhan kota Gijon, Spanyol utara. T-Shit 
tiruan dari sebuah merek mahal hanya berharga 15 euro, tidak dibedakan dari 
aslinya. Kacamata Rayban berharga 10 euro. Orang ini sudah tiga tahun menetap 
di Spanyol dan tiap hari harus lari menghindari polisi, kadang-kadang memang 
muncul seorang agen polisi.

Begitu polisi hilang, mereka gelar dagangan lagi, atau di tempat lain yang 
tidak didatangi polisi. Turis juga tidak terlalu suka pada barang tiruan. 
"Sepi," kata seorang pemuda.

Jumlah orang Afrika yang menjajakan dagangan mereka memang lebih sedikit 
dibandingkan tahun lalu. Seperti di tempat lain, sekarang di Spanyol tampak 
jelas betapa dalam dua tahun ini makin berkurang jumlah pendatang gelapnya. 
Menurut Eurodac, pusat data Eropa yang menyimpan data pencari suaka, pendatang 
gelap memang turun drastis. 

Perjanjian kotor
Itu terlihat di negara-negara Eropa selatan, khususnya Spanyol dan Italia. 
Walau demikian Eurodac masih memberi penjelasan lain kenapa jumlah pendatang 
itu berkurang. Misalnya tahun silam dicapai kesepakatan antara Perdana Menteri 
Italia Silvio Berlusconi dengan Pemimpin Libya Muamar Khadaffi. Ini menyebabkan 
jumlah pendatang gelap di Italia berkukrang. Menurut perjanjian itu, penjaga 
pantai Italia boleh mengembalikan pendatang gelap yang mereka temui ke Libya.

Tahun lalu orang Afrika yang sampai di Italia mencapai 7300 orang, sangat 
berkurang jika dibandingkan dengan 32000 pada tahun 2008. "Ini perjanjian 
kotor," kata organisasi hak-hak asasi manusia Human Rights Watch. Alasannya, 
dengan perjanjian itu Italia diizinkan membuang pencari suaka ke Libya. 

Jumlah pengungi kapal di pantai selatan Spanyol juga berkurang. Itu juga 
berlaku untuk Kepulauan Kanari yang tahun-tahun belakangan selalu dijadikan 
batu loncatan oleh orang Afrika untuk sampai ke Eropa. Empat tahun lalu di 
Kepulauan Kanari itu 32 ribu orang tenggelam secara dramatis. Tahun lalu 
jumlahnya hanya mencapai delapan ribu.

Penyebabnya adalah kerjasama Spanyol dengan sejumlah besar negara 
Afrika.Misalnya pihak berwajib Spanyol aktif bekerjasama dengan dinas 
kepolisian Senegal, Mauritania dan Maroko. Selain itu juga berlangsung patroli 
kapal angkatan laut Eropa di sepajang wilayah ini. Kapal-kapal orang Afrika 
yang ingin mencapai Eropa sekarang juga sudah sering dipergoki satelit. 

"Satu setengah tahun ini jumlah orang yang datang juga sudah berkurang," kata 
Covandonga Carreno, pemimpin sebuah tempat penampungan pengungsi di Gijon. 
"Bukan hanya orang Afrika," katanya, "tapi juga orang-orang Eropa Selatan dan 
Eropa Timur. Saya dengar warga pendatang di Eropa juga tidak lagi mengirim 
dongeng kemakmuran di Eropa. Cerita seperti itu merupakan magnet yang menarik 
pendatang."

Sebagai gantinya kepada keluarga di negara asal, kalangan pendatang di Eropa 
itu berkisah tentang sulitnya memperoleh dokumen dan pekerjaan. Juga bagaimana 
kontrol menjadi lebih ketat. Menurut Covandonga Carreno, karena itu kapal yang 
bersedia mengangkut pengungsi menjadi mahal. Di Senegal, mafia yang bersedia 
mengangkut pendatang ilegal menarik biasa 900 euro (sekitar Rp. 900 juta) bagi 
orang yang ingin naik kapal gelap ke Eropa. Perjalanan memang lebih aman, 
tetapi hutang makin menggunung.

Abdoulaye, asal Senegal, sudah tinggal tiga tahun di penampungan pendatang 
gelap di Gijon. Ia sudah punya dokumen, tapi belum juga memperoleh pekerjaan. 

"Saya lihat dengan mata kepala sendiri betapa sulitnya keadaan ekonomi. Di 
Spanyol, Italia, Belanda, krisis itu terjadi di mana-mana." Demikian Abdoulaye. 
Belum lama berselang dia menelpon saudaranya di Senegal. Ia ingin menyeberang 
ke Eropa dengan kapal gelap. "Tapi saya katakan padanya, jangan-jangan lakukan 
itu." Demikian Abdoulaye sambil menggelengkan kepala. "Sudah terlalu banyak 
orang Afrika tenggelam di laut hanya karena ingin ke Eropa."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke