---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 22 September 2010 13:50 UTC



** CINA ANCAM JEPANG 

** FANAPI MAKAN KORBAN DI CINA 

** 40 MILYAR UNTUK KESEHATAN IBU-ANAK 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENJUALAN BENDA ANTIK SERING TERJADI 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KREDIT MIKRO: MIRIP SUASANA WALL STREET 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TAKUT MAFIA, MENYENSOR DIRI SENDIRI 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WASPADAI EKONOMI ALA KASINO 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MUNGKINKAH ADA TERORIS DI SUMUT ? 

** TINJAUAN PERS: WALIKOTA MOSKOW HARUS MUNDUR DAN KARTUNIS GREGORIUS NEKSCHOT 



* CINA ANCAM JEPANG

Perdana Menteri Wen Jiabao memperingatkan pihaknya akan melancarkan aksi 
lanjutan jika Jepang tidak membebaskan kapten kapal pukat Cina. Penahanan ini 
memicu konflik diplomatik terburuk kedua negara dalam beberapa thaun terakhir.

Kapten kapal ditangkap setelah terjadi tabrakan kapal pukatnya dengan dua kapal 
patroli Jepang dekat daerah sengketa di Laut Cina Timur.

Cina berungkali minta Zhan Qixionq dibebaskan, memanggil dubes Jepang hingga 6 
kali dan membatalkan sejumlah kunjungan resmi, perundingan dan kegiatan 
kebudayaan. Cina juga mengatakan akan membatalkan hubungan diplomatik tingkat 
tingginya jika Jepang memperpanjang penahanan hingga akhir September, hari 
penentuan Zhan harus didakwa atau dibebaskan.

Kepulauan sengketa yang dikenal sebagai Senkaku oleh Jepang dan Diaoyu oleh 
Cina terletak di perairan kaya ikan dan dekat dengan ladang yang kemungkinan 
menyimpan minyak dan gas. 

Jepang mengatakan siap berdialog.


* FANAPI MAKAN KORBAN DI CINA

Tiga belas orang tewas dan 33 lainnya hilang ketika topan Fanapi melanda Cina 
selatan. Mereka yang tewas adalha penduduk provinsi Guangdong. Topan juga 
menyebabkan banjir dan tanah longsor. 

Fanapi akhirnya tiba di Cina daratan setelah menghantam Taiwan dengan hujan 
deras, menewaskan 2 orang dan mencederai 100 lainnya. Kala itu Fanapi 
berkecepatan hingga 220 km/jam. Kerusakan industri dan pertanian yang 
disebabkan topan ini mencapai 158 juta dolar, demikian angka pemerintah di 
Taipei.

Fanapi adalah topan ke-11 yang melanda Cina selatan tahun ini, saat ini 
bergerak ke barat dengan kecepatan 10 km/jam.


* 40 MILYAR UNTUK KESEHATAN IBU-ANAK

Sekjen Ban Ki-moon mengumumkan sebuah inisiatif senilai 40 milyar dolar dana 
untuk memperbaiki kesehatan perempuan dan anak. Dengan ini, jutaan nyawa bisa 
diselamatkan.

Pemerintah, badan amal dan organisasi swasta berikrar akan menyediakan dana 
tersebut. Persetujuan ini mengakhiri KTT PBB untuk membasmi kemiskinan, sebuah 
kampanye yang sangat merasakan dampak krisis finansial internasional.

PBB mengatakan memperbaiki tingkat kesehatan ibu dan anak berarti juga 
mengurangi kemiskinan, merangsang pertumbuhan ekonomi dan merupakan salah satu 
hak asasi manusia.

Pelbagai negara mulai dari Afghanistan hingga Zambia, juga Australia, Inggris, 
Cina, Prancis, Jerman, India, Jepang, Rusia dan Amerika, sudah menyumbang dana 
untuk inisiatif ini. Yayasan milik pengusaha Meksiko Carlos Slim dan bos 
Microsoft Bill Gates juga masuk dalam daftar penyumbang. Mereka adalah 
orang-orang terkaya dunia.


* PERJANJIAN 3,5 MILYAR INDIA - AMERIKA

India dan Amerika akan menandatangani perjanjian pertahanan senilai 3,5  
milyar. Ini adalah nilai transaksi terbesar antara kedua negara. 

Transaksi ini meliputi Angkatan Udara India membeli 10 pesawat C-17 Globemaster 
yang akan menggantikan armada Russian Ilyushin IL-76 yang sudah menua. Demikian 
harian The Economic Times, tanpa menyebut sumber.

Perjanjian sepertinya akan ditandatangani bulan November, ketika Presiden Obama 
berkunjung ke India.

Pada bulan Februari lalu, New Delhi mengumumkan 32 milyar dolar anggaran 
pertahanan, yang merupakan peningkatan 4% dari tahun 2009. Seorang pejabat 
angkatan udara mengatakan armada India hanya sepertiga jumlahnya dari rivalnya 
Cina dan sangat kekurangan pesawat canggih yang dibutuhkan untuk mengamankan 
negara.


* ATLET TARIK DIRI, INDIA MALU

Para atlet top menarik diri dari pesta olahraga persemakmuran Commonwealth 
Games akibat isu keselamatan yang tidak terjamin. Hal ini mencoreng muka India 
karena pekan olahraga akan dimulai dalam beberapa hari lagi. 

Atlet yang menarik diri antara lain pelari peraih medali emas Olimpiade Inggris 
 Christine Ohuruogu, juara dunia lompat jangkit Phillips Idowu dan juara dunia 
lempar cakram Dani Samuels. 

Belum ada tim yang menarik diri sepenuhnya. Namun Selandia Baru memperingatkan 
timnya masih menunggu perkembangan. 

Walaupun sudah ditentukan menjadi tuan rumah sejak 7 tahun lalu, India masih 
terus membangun untuk menyelesaikan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk 
Commonwealth Games 2010 ini.


* WARGA PALESTINA TEWAS DITEMBAK ISRAEL

Seorang warga Palestina ditembak mati tentara penjaga Israel di Yerusalem 
timur. Ini terjadi dalam bentrokan antara penghuni pemukiman Israel dengan 
warga Palestina. 

Dua warga Palestina lainnya cedera, ketika penjaga yang tugasnya melindungi 
para penduduk Yahudi, menembaki warga Palestina tersebut. Sebelumnya, warga 
melempari mobil penjaga dengan batu.

Insiden terjadi di kawasan Silwan yang penuh gejolak, di mana warga Palestina 
dan pemukim Yahudi saling melempar batu.


* NATO BAKAL MINTA BELANDA LAGI

NATO dan Amerika akan minta Belanda menyumbang polisi dan pelatih militer untuk 
membantu operasi NATO pimpinan Amerika di Afghanistan, segera setelah kabinet 
baru terbentuk.

Dubes Amerika untuk NATO, Ivo Daalder mengatakan akan menunggu hingga 
pemerintah mulai bekerja di Belanda, sebelum mendiskusikan detil permintaan 
tersebut dengan Den Haag. Minggu lalu, menteri pertahanan demisioner Eimert van 
Middelkoop mengatakan Jenderal David Petraeus, komandan tertinggi pasukan 
internasional di Afghanistan sudah meminta sumbangan Belanda untuk misi 
pelatihan. Misi ini akan melibatkan 2000 pelatih.

Misi Belanda di provinsi Uruzgan berakhir Agustus lalu. Pertikaian tentang 
diteruskan atau tidaknya misi menjadi penyebab jatuhnya kabinet perdana menteri 
Jan Peter Balkenende ke-4.


* EMANSIPASI PEREMPUAN BELANDA TERANCAM

Kabinet demisioner Belanda memaksa perempuan kembali ke masa lampau dengan 
pemotongan anggarannya. Ini disebabkan pemotongan anggaran penitipan anak dan 
rencana naturalisasi (inburgering). Demikian lembaga thinktank emansipasi, 
keluarga dan diversitas E Quality.

Dengan pembagian peran yang ada, besar kemungkinan perempuan bekerja harus 
tinggal di rumah, karena penitipan anak semakin mahal. Sudah jadi rahasia umum, 
ongkos penitipan anak diambil dari gaji ibu. Jika ibu tidak bekerja, anak tidak 
perlu dititipkan, sehingga mengurangi biaya rumah tangga.

Menurut E Quality, pemotongan ini juga tidak mendukung kenyataan berkurangnya 
tenaga kerja akibat penuaan penduduk, sebuah masalah yang sempat diutarakan 
Ratu Beatrix pada pidato tahunannya Selasa lalu.

Rencana kabinet untuk memaksa para imigran baru membiayai sendiri ongkos 
pendidikan naturalisasinya juga merugikan imigran perempuan, karena seringkali 
secara finansial mereka tergantung pada suami.


* KONFLIK TULISAN 'YESUS MENYELAMATKAN '

Tulisan 'Yesus Menyelamatkan' di atap sebuah rumah peternakan di pinggir jalan 
tol di Giessenlanden Belanda, tetap mengganggu. Pendeta Joop van Ooijen mencat 
tulisan yang tadinya putih dengan warna merah dan oranye, namun pemda tetap 
keberatan.

Pendeta terpaksa mencat ulang tulisan karena terancam denda. Tapi menurut 
pemda, hal itu tetap tidak sesuai dengan tuntutan pemda. Oleh karena itu pemda 
akan tetap menjatuhkan denda.

Konflik ini sudah berlangsung sejak 2008. Menurut pemda tulisan itu mengganggu 
pemandangan sekitar karena ukuran dan warnanya yang mencolok. Bulan Juli lalu 
dewan provinsi menuntut pendeta menghapus tulisan dan membayar penalti 15 ribu 
euro.

Menurut dewan provinsi, peraturan tata kota dalam hal ini lebih penting dari 
kebebasan berpendapat dan beragama. Selain itu, masih banyak cara lain untuk 
menyebarkan pesan. Pendeta Ooijen menolak menghapus tulisan dan banding ke 
Pengadilan Eropa.


* LEDAKAN BOM DI MAHABAD

Sepuluh orang tewas dan 47 lainnya cedera akibat sebuah serangan bom pada 
parade militer di Mahabad, kota Kurdi di Iran barat laut. Demikian stasiun 
televisi Iran Al Alam.

Dilaporkan insiden terjadi pagi hari ketika orang sedang menonton parade. 
Korban kebanyakan wanita dan anak-anak. Bom diletakkan 50 meter dari panggung, 
disimpan di sebuah tas yang ditinggalkan di antara para penonton.

Iran barat, yang banyak dihuni orang Kurdi, sudah sering dilanda bentrok antara 
pasukan keamanan Iran dengan kelompok pemberontak Kurdi, yang juga beroperasi 
dari sejumlah pangkalan di Irak.


* HUKUMAN SEUMUR HIDUP PEMBOM IRAK

Sebuah pengadilan Irak memvonis dua warga Irak penjara seumur hidup karena 
terlibat dalam pemboman markas besar PBB di Baghdad tahun 2003 dan terlibat 
penculikan dua wartawan Prancis tahun 2004. 

Kedua pria tersebut mengaku sebagai anggota Tentara Islam, sebuah kelompok 
militan Sunni.

Pemboman yang terjadi bulan Agustus tahun 2003 itu menewaskan wakil khusus PBB 
Sergio Vieira de Mello dan 21 rekan kerjanya. Insiden ini menjadi awal mula 
gelombang serangan yang dilakukan al Qaeda dan kelompok militan lain.

Sementara di bulan Agustus tahun 2004, wartawan freelance Prancis Christian 
Chesnot dan Georges Malbrunot diculik di kawasan di selatan Baghdad yang 
dikenal sebagai segitiga kematian karena tingginya tingkat penyerangan dan 
penculikan. Keduanya kemudian dibebaskan oleh penculik.


* PRANCIS SASARAN TERORISME

Kepala polisi dan dinas intelijen dalam negeri Prancis, Frederic Pechenard 
mengatakan Prancis jadi sasaran ancaman kekerasan di pelbagai situs jihad. 

Ini berkaitan dengan larangan burka di Prancis dan operasi militer luar 
negerinya dalam memerangi kelompok militan.

Pechenard, mengatakan keamanan sudah ditingkatkan karena pihaknya menemukan 
bukti bahwa sebuah kelompok militan sedang merencanakan serangan.  Pemerintah 
mencemaskan dua jenis ancaman, percobaan pembunuhan tokoh penting dan percobaan 
serangan di tempat ramai.

Dinas intelijen Aljazair menyebar peringatan sekelompok militan sedang menuju 
Prancis untuk melancarkan serangan. Para pejabat juga mengatakan adanya bukti 
pejuang jihad kembali dari Afghanistan dan Pakistan.


* BERITA BURSA

Nilai tukar valas:
1.00 EUR = 1.32771 USD
1.00 EUR = 11,875.07 IDR
1.00 USD = 8,944.00 IDR


* PENJUALAN BENDA ANTIK SERING TERJADI

Barang-barang arkeologis yang dijual secara ilegal ke luar negeri masih cukup 
sering terjadi, kata kurator Asia Tenggara Tropenmuseum di Amsterdam, Pim 
Westerkamp. Senin (20/09) seorang warga Italia ditangkap di Bali karena diduga 
mencuri benda sakral Hindu untuk kemudian diperjualbelikan di luar negeri. 
Bagaimana kebijakan museum di Belanda dalam menerima atau membeli benda-benda 
arkeologis dari luar negeri, termasuk Indonesia? Ikuti penjelasan Pim 
Westerkamp. 

Tahun ini Belanda meratifikasi kesepakatan Unesco di dalamnya tertera bahwa 
kalau lembaga, museum atau pihak pribadi ingin membeli suatu obyek, mereka 
harus tahu obyek tersebut meninggalkan negara asal secara legal. Dan untuk itu 
harus disertai surat resmi pemerintah bahwa obyek bersangkutan boleh 
meninggalkan negara. 

Tropenmuseum Amsterdam dalam beberapa kesempatan ditawarkan barang antik atau 
obyek tua dari orang pribadi. Namun jika mereka tidak bisa membuktikan barang 
tersebut sudah berada di dalam sebelum 1970, pihak museum menolak menerima atau 
membeli obyek ini. Jadi sebelum pemerintah Belanda meratifikasi kesepakatan 
Unesco, pihak Tropenmuseum sudah beberapa tahun menjalani peraturan Unesco 
tersebut. 

Tropenmuseum Amsterdam selalu ingin tahu asal-usul obyek yang ditawarkan, jadi 
dulu milik siapa dan apakah diekspor ke Belanda secara legal. Apabila tidak 
tahu asal-usulnya, pihak museum tidak akan menerima atau membeli barang 
tersebut. Itu memang kebijakan Tropenmuseum. 

Lalu bagaimana bisa mencegah atau menghentikan praktek jual-beli ilegal 
benda-benda arkeologis dari luar negeri? 

Duane Belanda berusaha untuk, setiap kali jika menemukan barang mencurigakan, 
langsung menghubungi spesialis, misalnya Pim Westerkamp sendiri, untuk 
menentukan barang bersangkutan memang obyek antik atau tidak. 

Beberapa tahun lalu Pim dipanggil ke Rotterdam untuk melihat dua patung. Dua 
patung tersebut, yang berasal dari Jawa, berusia lebih dari enam ratus tahun. 
Menurut Pim, patung itu barang antik yang tanpa izin tidak boleh diekspor ke 
luar negeri. Kabarnya dua patung ini termasuk barang jualan seorang laki-laki 
yang membelinya di pinggir jalan untuk harga 150 dolar Amerika. 

Sesudah itu duane Belanda menghubungi pihak KBRI di Den Haag yang pada 
gilirannya menghubungi pemerintah RI. Direktur Jendral Sejarah dan Purbakala 
datang ke Belanda. Menurutnya patung tersebut memang tua. Kini dua patung telah 
dikirim kembali ke Indonesia dan termasuk koleksi museum nasional Jakarta. 

"Jadi kalau setiap museum usahakan untuk tidak beli atau tidak menerima barang 
yang asal-usulnya kurang jelas, dan kalau duane Belanda juga usahakan mendapat 
barang-barang yang berharga atau termasuk undang undang cagar budaya Indonesia, 
ada sedikit effort untuk tetap mempertahankan perdagangan ilegal."

http://www.kit.nl/


* KREDIT MIKRO: MIRIP SUASANA WALL STREET

Dunia kredit mikro sangat menguntungkan. Itu sudah ditegaskan Putri Maxima 
dalam konferensi Radio Nederland awal tahun ini. Maxima, tokoh di bidang 
pinjaman kecil, pernah memperingatkan bahwa beberapa pihak mementingkan 
keuntungan finansialnya sendiri ketimbang kesejahteraan kliennya. Rabu malam 
(22/09), pada pertemuan PBB di New York, Putri Maxima kembali membahas tujuan 
milenium. Laporan Maurice Laparliere.
  
Bagaimana organisasi pembangunan Cordaid Microkrediet bisa mencegah klien-klien 
mencurigakan mendapatkan pinjaman?
 
Cordaid Microkrediet tampaknya berprestasi baik. Pegawai bagian investasi  
kantor induk Belanda di Den Haag, bisa memaparkan angka-angka yang menggiurkan 
rata-rata bank komersial barat. Sembilan puluh lima persen dari investasi, 
donasi dan pinjaman sebesar 12 juta euro per tahun, dibayar kembali. Termasuk 
bunga, yang kadangkala melebihi sepuluh persen.
 
Pinjaman  ini adalah untuk orang miskin dan malah sering menjadi kesempatan 
terakhir bagi mereka untuk membuka usaha. Mereka betul-betul bertekad melunasi 
hutang tersebut. Jika berkelakuan baik, mereka bisa mendapatkan pinjaman 
selanjutnya untuk memperluas usaha atau menambah dana cadangan. Tidak 
mengherankan kalau berbagai investor ingin mengambil keuntungan darinya. 
 
Penjual nanas
Gauke Andriesse dari Cordaid mengelola kredit untuk Indonesia dan Filipina. 
'Kami bekerja sama dengan lembaga-lembaga kredit mikro setempat. Kami 
menyediakan dana. Sedangkan mereka memilih antara semua permohonan dari pemilik 
toko, petani atau misalnya penjual nanas. Tugas kami adalah memilih mitra lokal 
yang baik. Untuk bisa melakukan itu, kami beberapa kali per tahun terbang ke 
kawasan tersebut, melihat apa yang mereka lakukan dan bertemu langsung dengan 
orang-orang bersangkutan.' 
 
Pada tahap awal, lima belas tahun silam, orang berpikir semua lembaga kredit 
mikro adalah baik. 'Tapi kami perlu meralat anggapan itu,' ujar Gauke 
Andriesse. 'Terutama di sebuah negara seperti India, kami perlu waspada. Di 
sana banyak dana komersial mengalir ke sektor tersebut. Kami mengembangkan 
metoda untuk memeriksa lembaga-lembaga. Tahukah mereka siapa kliennya? Apakah 
bank-bank ini menawarkan produk sesuai kebutuhan klien atau hanya satu produk 
standar saja? Apa yang dilakukan lembaga kredit mikro jika klien mengalami 
kesulitan melunasi hutang: membiarkan dia sengsara atau mencari jalan keluar 
sementara?'
 
Laba besar
Jan Postmus, yang bertanggung jawab atas proyek Cordaid di India dan Vietnam 
mengatakan: 'Tahun Kredit Mikro sudah ima tahun berlalu. Sejak itu banyak 
pemeran baru. Cordaid mengutamakan aspek sosial. Rendemen dibutuhkan untuk 
tetap menjalankan usaha. Namun ada juga beberapa pihak yang justru berpendapat 
sebaliknya. Mereka ialah investor yang mengincar laba besar, misalnya.'
 
Gauke Andriesse: 'Investor beberapa lembaga kredit mikro mengharapkan rendemen 
tahunan sebesar 25 hingga 30 persen. Di dunia keuangan, itu adalah prestasi 
luar biasa bagusnya. Namun bagi kami itu keterlaluan. Itu mau tak mau merugikan 
orang miskin. Menurut Cordaid peminjam kredit mikro sebaiknya membayar bunga 
sebesar dua persen per bulan, ketimbang empat persen. Walaupun yang terakhir 
mungkin lebih baik untuk saldo kas kami sendiri. Lembaga kredit mikro dengan 
rendemen sangat tinggi sering hanya menawarkan satu produk untuk dua ratus ribu 
klien.' 
 
Jan Postmus: 'Akibat tekanan untuk berprestasi, organisasi-organisasi macam itu 
hanya bisa menawarkan satu produk standar.'
 
Gauke Andriesse: 'Itu cara termudah dan tercepat meraih keuntungan.'
 
Sial
'Kami lebih suka apabila disusun paket dana pensiun, asuransi dan misalnya 
bimbingan finansial sesuai kebutuhan klien. Jadi semacam paket kombinasi di 
mana orang mampu menghadapi kejadian sial dalam hidup', kata Jan Postmus. Tapi 
untuk itu orang harus meluangkan waktu untuk klien. Cordaid menyeleksi lembaga 
kredit mikro berdasarkan syarat-syarat tersebut.
 
'Banyak investor baru tidak mengutamakan klien. Itu bisa saja terjadi, tapi 
jangan melakukannya atas nama bisnis sosial', ujar Postmus. Sama seperti dengan 
dunia finansial lain: semua orang yang memprediksi rendemen lebih dari sepuluh 
persen, patut dipertanyakan, katanya.
 
Komersialisasi
Postmus: 'Dua tahun lalu kami menghentikan kerja sama dengan lembaga kredit 
mikro India. Promotor perusahaan tersebut berbuat apa saja untuk menaikkan 
nilai saham. Mereka kemudian menerima bonus sebesar dua juta dolar. Ini mirip 
suasana di Wall Street. Menurut kami itu bukan tujuan sektor kredit mikro.'
 
Gauke Andriesse: 'Untungnya, sembilan dari sepuluh lembaga kredit mikro tetap 
mengutamakan kepentingan klien. Namun komersialisasi adalah sebuah tendens yang 
harus diwaspadai.'


* TAKUT MAFIA, MENYENSOR DIRI SENDIRI

Ada koran yang melakukan sensor terhadap diri sendiri. Dunia memang sudah aneh. 
Tapi inilah yang dilakukan oleh harian El Diaro di Meksiko, karena tidak mau 
menanggung risiko. Koran ini menanyakan kepada para kriminal mana yang boleh 
dipublikasikan, mana yang tidak boleh. Laporan Philip Smet.

"Oh pasti. Tindakan kekerasan para kriminal di Meksiko terhadap media memang 
luar biasa, " tandas Lorenzo Cremonesi. Wartawan Italia ini bisa mengerti 
kenapa koran El Diario meminta petunjuk pada para kriminal untuk pemberitaan 
mereka. 

Setelah kasus pembuhuan fotografer El Diario minggu lalu oleh mafia narkoba, 
pembuhunan kedua dalam periode dua tahun, koran ini mau mencegah agar tidak ada 
yang terbunuh lagi. Dalam komentarnya, harian ini membuat tulisan khusus 
ditujuan kepada kartel obat bius. 

Praktek 
Setiap wartawan ingin bisa bekerja secara bebas dan mandiri, tapi prakteknya 
tidak semudah itu. Lorenzo Cremonesi sudah tiga puluh tahun berpengalaman 
sebagai koresponden perang di negara-negara seperti Irak, Afghanistan dan Jalur 
Gaza. Selama dua puluh tahun ia bekerja untuk surat kabar Italia, Corriere 
della Sera di Yerusalem. Mobilnya beberapa kali menjadi sasaran penembakan. Di 
Gaza ia pernah diculik.

Dari Italia Cremonesi bercerita kepada Radio Nederland, ia bisa memahami 
rekan-rekan dari Meksiko. 

"Meksiko salah satu negara paling berbahaya bagi wartawan. Banyak dari mereka 
dibunuh, diancam atau cedera. Mereka tampaknya tidak tahan lagi menghadapi 
situasi sekarang. Mereka harus bisa tetap bertahan."

Sensor diri
Cremonesi menunjukkan masih banyak negara di dunia, tempat di mana pers 
tertekan. Tekanan itu bisa datang dari penjahat atau otoritas.


"Kami, wartawan di Eropa, sangat beruntung. Tapi di Irak - di bawah rezim 
Saddam Houssein- itu kejadian sehari-hari. Dan di Pakistan, Suriah atau Mesir, 
itu biasa. Di Rusia situasi makin buruk. Wartawan makin sering menyensor diri. 
Di Irak wartawan tahu persis apa yang bisa atau tidak bisa mereka tulis."

Tapi dalam kasus lain batasnya tidak jelas, kata Cremonesi. 

'Kita tidak menulis tentang suatu yang seharusnya bisa ditulis. Dan jika kita 
tidak tahu di mana batasnya, timbullah ketakutan. Wartawan adalah korban 
pertama.' 

Don Quichot  
Sebagai wartawan kita sulit menjalankan tugas di bawah tekanan pemerintah atau 
penjahat, kata Lorenzo Cremonesi. 


"Tergantung kita berada di mana. Di beberapa negara, pemerintah dapat 
melindungi kita, walau pun itu melanggar kehidupan pribadi. Dan jika keluarga 
kita diancam -seperti dilakukan mafia- kita tidak bisa melindungi diri. Kita 
bukan prajurit. Kita tidak mempunyai senjata. Kita hanya bisa bertindak sebagai 
Don Quichot dan tewas. Tapi tiga hari kemudian, orang sudah lupa sama kita.  
Hanya keluarga yang masih berkabung atas kematian kita." 

Cremonesi menyadari wartawan di Meksiko atau di negara-negara diktatur tidak 
bisa secara bebas mempublikasi kisah mereka. Artikel-artikel tersebut bisa 
diserahkan kepada media internasional. Hanya saja, dengan demikian, tak dapat 
dibaca publik lokal sendiri. 

"Yang bisa dijadikan pelajaran dari Meksiko adalah bahwa kita saling membantu 
dan melindungi. Media mengalami proses globalisasi dan wartawan di seluruh 
dunia bisa bekerja untuk Meksiko. Saya juga berharap orang lain pun bisa 
membantu saya jika saya tertimpa masalah. Itu sangat penting." 

Bahwa El Diario meminta petunjuk kepada mafia narkoba, itu sesuatu yang luar 
biasa, kata Cremonesi. 

"Di 90 persen tempat hal itu terjadi, tak ada yang mengetahuinya. Mereka tidak 
membicarakannya. Sebenarnya di Meksiko cukup banyak kebebasan sehingga kita 
juga tahu cerita ini." 
 

Dibunuh, ditahan
Wartawan Nir Batas memperjuangkan kebebasan pers di dunia. Organisasi wartawan 
internasional ini mencatat berapa banyak wartawan dibunuh atau ditahan setiap 
tahunnya. 

Tahun 2010, 26 wartawan tewas, misalnya karena bekerja di medan perang. Yang 
lainnya tewas dalam keadaan mencurigakan; dibunuh kartel obat bius atau dinas 
rahasia. 157 wartawan ditahan. Kebanyakan dihukum karena menulis 
artikel-artikel kritis.


* WASPADAI EKONOMI ALA KASINO

Spekulan Barat memanipulasi harga beras dan jagung sehingga bisa cepat kaya. 
Ini jelas merugikan negara-negara miskin dan petani yang memproduksi dua produk 
itu. Pekan ini pelapor khusus PBB untuk Pangan, Olivier de Schutter, 
mengeluarkan laporan soal kasus tersebut. Ia memperingatkan terjadinya skenario 
ekonomi ala kasino. Laporan Frank Renout. 

Sebulan lalu, perusahaan investasi London memanfaatkan kesempatan dengan 
sekaligus membeli 241.000 ton kakao melalui kontrak berjangka. Ini cukup untuk 
memenuhi permintaan coklat Jerman selama satu tahun. Namun perusahaan investasi 
Armajaro tidak bertujuan memproduksi batang coklat, melainkan mengambil 
keuntungan. Dengan pembelian jumlah besar kakao, perusahaan tersebut menjadi 
pemilik semua persediaan kakao di seluruh Eropa.  


"Dengan kontrak future, perusahaan itu sekaligus membeli tujuh persen dari 
produksi kakao dunia," jelas Olivier de Schutter, pelapor khusus PBB untuk 
Pangan di Belgia. Pembelian sebesar itu membuat pedagang lain panik, kata De 
Schutter. Mereka berpikir: 'Masih bisakah saya membeli kakao suatu saat nanti?' 
Peristiwa itu langsung mengakibatkan kenaikan harga secara paksa.

Memang benar: harga kakao naik sampai ke titik tertinggi sejak tiga puluh tahun.

Kenaikan harga secara paksa jelas berdampak buruk bagi negara-negara yang harus 
mengimpor produk tersebut, kata De Schutter. Mereka tak lagi mampu membayarnya 
dan mengalami masalah finansial. 

Memang kakao bukan bahan kebutuhan utama, namun hal sama terjadi dengan bahan 
yang merupakan kebutuhan pokok: beras, jagung dan gandum misalnya. Di kawasan 
Sub-Sahara Afrika, sejumlah negara harus mengimpor produk-produk ini.
 
Spekulan
Ini perkembangan penting dasawarsa belakangan: spekulan mengambil alih apa yang 
disebut pasar 'komoditi', pasar yang memperdagangkan produk pangan.

Pelapor PBB telah meneliti perkara ini. Hasilnya akan disampaikan Jumat (24/09) 
pada pertemuan khusus Organisasi PBB untuk Pangan dan Pertanian FAO di Roma, 
Italia. 

Menurut De Schutter para spekulan jelas hanya menginginkan satu hal: Secepat 
mungkin meraih keuntungan sebesar mungkin.  



Menaikkan harga
Jadi apa yang dilakukan para investor ini, bank dan perusahaan dana pensiun? 
Membeli sebanyak mungkin beras atau gandum, menaikkan harga dan menjual 
bahan-bahan tersebut dengan laba. Mereka makin sering melakukannya. 

Sebagai contoh: tahun 2003, 500.000 kontrak berjangka diperdagangkan untuk, 
setelah periode tertentu, membeli dan menjual jagung. Tahun 2008 sebanyak 2,5 
juta kontrak berjangka yang diperdagangkan. Kenaikan pesat itu hampir 
seluruhnya disebabkan spekulan yang dengan jagung ingin mengambil keuntungan. 
De Schutter menyebutnya 'ekonomi kasino'.  



Panen
Tahun 2007 dan 2008, dalam kurun waktu 12 atau 15 bulan, harga beras, jagung 
dan gandum berlipat ganda, cerita De Schutter. Ini tidak ada hubungannya lagi 
dengan faktor 'normal' pasar, seperti produksi atau kualitas panen. Penyebabnya 
jelas spekulasi.

Kini hal yang sama terjadi lagi. Setelah krisis 2008, harga produk pangan 
kembali naik. Itu bukan hanya akibat penghentian ekspor gandum Rusia. Para 
investor Armajaro di London secara massal membeli kakao dan di Mozambik pecah 
kerusuhan karena orang tak lagi bisa membayar pangan. 



Kerusuhan Mozambik
Mozambik harus secara massal mengimpor pangan untuk memenuhi permintaan rakyat 
akan pangan, kata De Schutter. Dengan demikian, Mozambik menjadi contoh sebuah 
negara yang dilanda keras kenaikan harga. Kerusuhan di negeri tersebut 
disebabkan dua hal berbeda: harga mata uang nasional turun dan harga gandum 
naik. Spekulan memanfaatkan kesempatan itu sehingga harga makin naik dan 
Mozambik makin terjerumus masalah.  

Dalam laporan yang pekan ini dibahas FAO, De Schutter menyebut soal 'spekulasi 
eksesif yang kurang teregulasi.'

Pemerintah Amerika telah mulai membuat peraturan baru yang lebih ketat bagi 
spekulan di pasar pangan. Namun pelapor PBB memperingatkan Uni Eropa masih 
ketinggalan dalam hal itu.


* MUNGKINKAH ADA TERORIS DI SUMUT ?

Lagi-lagi Sumatra Utara dikagetkan oleh peristiwa pembunuhan yang melibatkan 
polisi. Setelah Densus 88 menembak mati tiga orang  tersangka perampok Bank 
CIMB beberapa hari lalu, kemarin malam, tiga orang polisi di Mapolsek Hamparan 
Perak, Deli Serdang, dibunuh orang-orang bersenjata yang tak dikenal. 

Maka bermunculanlah spekulasi. Bagi pakar teroris, peristiwa ini menunjukkan 
bahwa teroris sudah beroperasi di Sumatra Utara. Ada juga yang menduga mungkin 
ada konflik antara internal pihak keamanan. 

Menurut Ahmad Tofan Damanik, pakar sospol di Universitas Sumatra Utara, warga 
Sumatera heran kok Polisi Pusat serta merta mengatakan di kawasan itu ada 
teroris. 

"Jadi ini bukan daerah yang ada potensi konflik horizontal, antara kelompok 
agama atau suku dan macam-macam, " tandasnya. 

Pakar sospol USU ini menandaskan pula, bahwa situasi sosial dan politik di 
kawasan itu aman-aman saja. Namun ia mengakui, di sana banyak terjadi 
kriminalitas. Tapi itu sama dengan daerah-daerah lain, tambahnya.

"Tapi yang berbau politik, itu hampir tidak ada di sini. Tiba-tiba muncul isu 
tentang adanya gerakan teroris, itu mengagetkan orang Sumatra Utara."

Damanik menambahkan, bahwa orang Aceh, provinsi tetangga Sumut, juga merasa 
heran. Di kawasan itu,  potensi teroris sudah tidak ada lagi, karena sudah ada 
perdamaian dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). "Karena sudah ada perdamaian dan 
mereka (orang GAM,red) sudah berkuasa, baik politik maupun ekonomi."

Menurut Damanik, ternyata teroris yang ada di kawasan paling ujung di Sumatra 
itu diimpor dari Jawa. Para ekstremis dari Jawa itu melakukan pelatihan di 
Aceh. "Ini juga membingungkan orang-orang di sini, " tandasnya.

Di masa silam memang pernah terjadi konflik antara oknum tentara dan polisi di 
Sumatra Utara. Sehubungan dengan itu, Damanik mengatakan, memang ada spekulasi 
berkembang, peristiwa ini ada kaitannya dengan kemungkinan adanya konflik 
antara pihak-pihak keamanan sendiri, yaitu oknum Polri dan TNI.

"Ada juga memang yang mengemukan skenario seperti itu, walaupun belum ada yang 
bisa memastikan."

Banyak pula yang menduga bahwa kelompok yang menyerang Mapolsek Hamparan Perak 
ini berbeda dengan para perampok Bank CIMB. "Ada dugaan kelompoknya berbeda, " 
tandas Damanik.

Walhasil, orang di Sumatra Utara masih meragukan apakah kelompok yang merampok 
Bank CIMB itu teroris. Damanik juga merasa aneh kenapa Polisi Pusat berbeda 
pendapat dengan Polisi Daerah.

Polisi pusat mengatakan para perampok Bank CIMB itu para teroris, sementara 
Polda Sumut belum bisa memastikan apakah ada hubungan antara kasus perampokan 
itu dengan terorisme. Makanya Damanik mengharapkan agar Kaporli menjelaskan 
duduk perkara yang sebenarnya.


* WALIKOTA MOSKOW HARUS MUNDUR DAN KARTUNIS GREGORIUS NEKSCHOT

Lewat kampanye negatif di televisi, Kremlin mencoba menjatuhkan walikota Moskow 
Joeri Loezjkov. Kremlin ingin secepatnya terbebas dari walikota yang banyak 
skandal ini, tetapi ia tahu banyak rahasia para pemimpin Rusia, sehingga harga 
yang dibayar bisa sangat mahal. Demikian harian NRC handelsblad. 

Loezjkov adalah politisi ketiga paling berkuasa di Rusia setelah Poetin dan 
Medvedev. Dia harus menjadi kambing hitam pemerintah, setelah kebakaran hutan 
terbesar dalam sejarah Rusia. Ribuan warga Rusia kehilangan tempat tinggal, dan 
ibukota Moskow beberapa hari ditutup karena asap tebal. Selama bencana 
tersebut, sang walikota tinggal di luar negeri, tidak mempedulikan rakyatnya. 
Lanjut NRC Handelsblad. 

Kremlin ingin mengganti semua gubernur dan walikota yang sangat berkuasa dan 
berusia tua, Loezjkov sendiri 74 tahun, dengan politisi muda yang loyal. Sejak 
minggu lalu televisi nasional Rusia menyiarkan dokumenter tanpa bukti kuat 
mengenai korupsi besar-besaran yang dilakukan sang walikota. Juga disiarkan 
laporan mengenai istrinya Jelena Batoerina yang merupakan perempuan terkaya di 
Rusia, dengan jumlah kekayaan 1 milyar dolar. Sang istri dituduh meraup semua 
proyek pembangunan di Moskow, dengan perusahaannya Inteko.

NRC Handelsblad melanjutkan, saat ini dimulai politik dagang sapi. Sang 
walikota bersedia mundur, tapi dengan kerugian seminim mungkin atas diri dan 
keluarganya. Ia juga menuntut agar tidak diajukan ke pengadilan. Sebagai 
gantinya ia bersedia tutup mulut, sehingga tidak pecah skandal politik dan 
tidak menarik kerajaan bisnisnya keluar dari Rusia, yang bisa menyebabkan 
krisis ekonomi. Skandal ini juga membuktikan bahwa Poetin masih sangat berkuasa 
dibandingkan Medvedev.

Dari Rusia kita ke Belanda. Setelah lima tahun penyelidikan, pihak kejaksaan 
agung Belanda menyimpulkan tidak mengajukan kartunis Gregorius Nekschot ke muka 
hakim. Menurut pihak kehakiman memang dia telah melanggar hukum, karena 
kartun-kartunnya berlatar belakang diskriminasi dan bisa membangkitkan 
kebencian, tapi tidak perlu diajukan ke pengadilan. Kartunis ini ditahan sejak 
Mei 2008 antara lain setelah keluhan yang diajukan Pusat Pelapor Diskriminasi 
Internet Belanda. Demikian harian Belanda Trouw dan de Volkskrant.

Gregorius Nekschot adalah nama samaran dari seorang kartunis Belanda yang 
mempublikasikan karyanya lewat internet. Oleh sebagian orang karyanya dianggap 
ekstrim. Nekschot antara lain membuat kartun yang dianggap melecehkan Nabi 
Muhammad. Lima tahun berlalu, selama itu tidak ada karya baru yang 
dipublikasikan. "Sudah waktunya saya berkarya kembali," komentarnya. Menurutnya 
yang terpenting pihak kehakiman Belanda tetap menjaga agar identitas yang 
sebenarnya dari kartunis ini tetap rahasia. Yang menarik sewaktu tampil untuk 
berkomentar di Swedia, Nekschot mengenakan nikab berwarna hitam, untuk menjaga 
kerahasiaan identitasnya. 

Demikian De Volkskrant dan sekian tinjauan pers.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke