---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 12 Oktober 2010 14:50 UTC



** CINA MASIH MARAH HADIAH NOBEL

** LIU MINTA ISTRI TERIMA HADIAH NOBEL

** DEWAN KEAMANAN MILIKI SUSUNAN BARU

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: USKUP CURACAO MINTA MAAF

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BENTURAN PRINSIP DI BRUSSEL

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SYARAT UNI EROPA MENYIKSA PENGRAJIN KECIL 
INDONESIA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BENCANA ALAM DI PAPUA



* CINA MASIH MARAH HADIAH NOBEL

BEIJING (ANP) - Cina masih masih saja bersungut-sungut mengenai hadiah Nobel 
Perdamaian yang dianugerahkan kepada pembangkan Cina Liu Xiaobo pekan lalu. 
Komisi Nobel tidak menghormati Cina karena  Liu adalah 'seorang kriminal yang 
harus menyelesaikan masa hukumannya', demikian dikatakan juru bicara 
kementerian Luar Negeri di Beijing.

Laporan komisi Nobel mengimbau Cina untuk melakukan reformasi politik, tapi 
Beijing mengatakan 'Apabila mereka berpikir bisa mengubah sistim di Cina maka 
mereka melakukan kesalahan besar', kata juru bicara kementerian Luar Negeri.

Sejak pengumuman Liu menerima hadiah Nobel, Cina sangat berang terhadap luar 
negeri. Media pemerintah menyebut hadiah itu sebagai cara Barat menghalangi 
kemunculan Cina. Cina terutama marah terhadap Norwegia, tuan rumah komisi 
hadiah Nobel.


* LIU MINTA ISTRI TERIMA HADIAH NOBEL

BEIJING (ANP) - Pemenang hadiah Nobel Perdamaian Liu Xiaobo meminta istrinya 
untuk menerima hadiah tersebut di Norwegia Desember mendatang. Demikian 
dikatakan Liu Xia, istri Liu Xiaobo. Saat ini suaminya menjalani hukuman 
penjara sebelas tahun karena mengimbau reformasi di Cina.

Menyusul pengumuman penganugerahan hadiah Nobel kepada Liu, istrinya langsung 
dikenakan tahanan rumah. Jadi masih tidak jelas apakah ia akan dijinkan 
meninggalkan Cina. Amerika Serikat mengimbau Cina untuk mencabut semua 
pembatasan terhadap Liu Xia.


* DEWAN KEAMANAN MILIKI SUSUNAN BARU

NEW YORK (ANP) - India, Kolombia, dan Afrika Selatan akan dipilih menjadi 
anggota Dewan Keamanan PBB. Dua anggota baru lainnya masih belum jelas. Jerman, 
Portugal, dan Kanada mengharapkan kursi itu.

Dewan Keamanan merupakan organ internasional terpenting yang menangani isu-isu 
perdamaian dan keamanan. Dari lima belas kursi, lima di antaranya adalah kursi 
tetap, yang diisi oleh Amerika Serikat, Rusia, Cina, Prancis, dan Inggris. 
Mereka dapat mengeluarkan veto. Sepuluh kursi lainnya diisi secara bergilir. 
Setiap dua tahun, aeda lima kursi baru yang harus diisi.

India, Kolombia, dan Afrika Selatan sudah bisa dipastikan mendapatkan kursi 
karena mereka didukung penuh oleh negara-negara di kawasan mereka. Jerman 
melakukan lobi kuat  untuk mendapatkan kursi dalam dewan. Pemerintah Jerman 
menginginkan kursi tetap. Jerman mengimbau agar dewan keamanan diperbaharui 
untuk mencerminkan hubungan kekuasaan yang ada saat ini.


* NONTON TELEVISI BERBAHAYA BAGI ANAK

NEW YORK (ANP) - Menonton televisi dan bermain komputer lebih dari dua jam 
setiap hari dapat meningkatkan resiko anak mengalami gangguan psikologis. Tidak 
penting apakah anak setelah itu menghabiskan waktunya dengan berolah raga atau 
kegiatan lainnya. Demikian hasil penelitian ilmuwan di Universitas Bristol di 
Inggris.

Lebih dari seribu anak usia sepuluh dan sebelas tahun selama seminggu diminta 
mencatat berapa jam mereka menghabiskan waktu di depan televisi atau komputer. 
Mereka juga diminta menggambarkan situasi psikologisnya. Hasilnya, resiko 
terkena gangguan psikologis 60% lebih besar pada anak-anak yang lebih dari dua 
jam menghabiskan waktunya di depan layar.

"Diketahui adanya korelasi antara menonton tv dan bermain komputer dengan 
tingkah laku negatif. Tapi masih belum jelas apakah banyak bergerak bisa 
mengkompensasikannya', demikian dikatakan peneliti Angie Page.


* UE LARANG KAYU ILEGAL

Perdagangan kayu ilegal akan dilarang tahun 2013 di Uni Eropa. Di samping itu, 
negara anggota wajib melacak pelaku serta mengadilinya. Para anggota Uni Eropa 
menyepakati larangan tersebut Senin.

Di tahun 2008, sekitar 20% kayu impor di Eropa berasal dari pembalakan liar. 
Undang-undang Eropa tidak mampu mencegah seluruh pembalakan liar, tapi ini 
merupakan langkah maju. Demikian ditegaskan Jaap van Waarde, kepala program 
kehutanan Dana Cagar Alam. Paling tidak, konsumsi Eropa akan kayu ilegal 
dihentikan, demikian dikatakannya kepada Radio Nederland.

Pembalakan liar tidak saja menyebabkan gundulnya hutan dan erosi, tapi juga gas 
asam arang di udara. Pembalakan itu merugikan masyarakat setempat dan 
menyebabkan musnahnya flora serta fauna di daerah itu. Sekitar 350 sampai 650 
juta meter kubik kayu berasal dari pembalakan liar setiap tahunnya.

Van der Waarde tidak menyangsikan larangan bisa dilaksanakan. Di Kamerun 
misalnya, pembalakan liar berkurang 50% karean eksportir lebih memilih kayu 
legal. Larangan Eropa ini dimungkinkan karena kerjasama dari industri. Sektor 
tersebut melihat manfaat larangan seperti itu.


* SURAT MAAF USKUP CURACAO

HILVERSUM - Uskup Curacao, monsinyur Luis Secco, menulis surat permintaan maaf 
kepada seorang korban pelecehan seksual. Surat dapat dibaca di situs web Radio 
Nederland.

Surat ditujukan kepada Aldrico Amando Felida, yang saat ini berusia 47 tahun 
dan tinggal di Amsterdam. Di tahun 70an, ia menjadi misdinar di sebuah paroki 
di Curacao, di mana ia mengalami pelecehan seksual oleh pastor setempat. Sesaat 
sesudah peristiwa, pastor dikirim ke negara asal Kolombia oleh uskup Willemstad 
pada waktu itu.

Felida mengunjungi Curacao dua tahun lalu untuk menemui pelaku. Kepada Radio 
Nederland, Felida mengatakan tidak bisa menemukan pastor bersangkutan, dan oleh 
karena itu menuntut surat permintaan maaf dari monsinyur Secco, uskup 
Willemstad. 

Dalam reaksinya kepada Radio Nederland, uskup Secco mengatakan tidak memiliki 
informasi lain mengenai tersangka pelakunya.


* KECELAKAAN MAUT DI UKRAINA

KIEV (ANP) - Di tempat penyebrangan rel kereta api di Ukraina tenggara, sebuah 
kereta bertabrakan dengan bis. Sedikitnya 37 orang tewas dan dua belas lainnya 
cedera akibat musibah itu. Demikian lapor media Ukraina.

Kecelakaan terjadi di Marhanets, sebelah selatan kota Dnjepropetrovsk. Sopir 
bis kemungkinan tidak menghiraukan rambu di persimpangan rel, demikian 
dikatakan juru bicara polisi Ukraina.


* DOKTER SALAH AMPUTASI

INNSBRUCK (ANP) - Dua dokter Austria akan diseret ke pengadilan November 
mendatang karena salah mengamputasi kaki perempuan berusia 90 tahun. Demikian 
dikatakan penuntut.

Seorang ahli bedah dan asistennya melakukan kesalahan itu beberapa bulan silam. 
Menurut kabar, asisten bersangkutan melakukan kesalahan dalam perencanaan. 
Salah satu kaki pasien perempunan harus diamputasi karena masalah pendarahan. 
Baru sesudah operasi, dokter menyadari telah mengamputasi kaki yang salah. 
Beberapa hari kemudian, kaki yang lainnya juga diamputasi. Perempuan 
bersangkutan masih hidup.

Rumah sakit Sankt Johann, tempat operasi berlangsung, mengatakan terjadinya 
kesalahan manusia serta langkah keamanan yang tidak ditepati. Sang ahli bedah 
diskors oleh rumah sakit selama 25 tahun.


* BURSA EROPA NEGATIF

AMSTERDAM (ANP) - Bursa Amsterdam dibuka lebih rendah Selasa ini, menyusul 
kerugian di bursa Asia. Indeks AEX turun 0,8% setengah jam sesudah dibuka pada 
334, 28. Demikian pula dengan bursa Paris, Frankfurt, dan London, turun hingga 
satu persen.

Bursa Tokyo merugi 2,1% pada 9.388.  Mahalnya mata uang yen menyebabkan 
kemerosotan indeks Nikkei.

Nilai tukar euro tercatat $1,3835.
1 C = Rp.12.353
1 $ = Rp. 8.932


* USKUP CURACAO MINTA MAAF

Para pastor melecehkan anak-anak dan seorang uskup katolik yang mengutamakan 
citra gereja di atas segalanya. Penyidikan Radio Nederland Wereldomroep 
mengungkapkan pola umum ini juga berlangsung berpuluh-puluh tahun di Curacao. 
Ini adalah bagian pertama dari dua laporan Robert Chesal.

Uskup Willemstad mengakui bahwa Aldrico Amando Felida mengalami pelecehan 
seksual oleh seorang pastor. Untuk itu, atas nama gereja katolik, dia minta 
maaf di tahun 2008 - 32 tahun setelah kejadian. Dalam surat yang sekarang 
dipublikasi RNW, uskup menyatakan penyesalannya.

Namun, Monsinyur Luis Secco tidak mau tahu detil si pelaku atau korban. 
"Mengapa saya harus mengusik-usik sesuatu yang terjadi di masa lampau?" Ya, 
karena hal-hal tersebut merusak hidup saya, demikian jawab Felida (47 tahun).

Felida berusia 14 tahun ketika Pater Fabias melecehkannya di sebuah paroki 
kecil di Jan Doret, Curacao. "Sekali waktu, saya harus tidur di kamar si 
pastor.Dia berbaring di sebelah saya, mengambil tangan saya dan meletakkannya 
di atas penisnya. Jantung saya berhenti berdetak."

Tidak Boleh
Nasib Felida sial sebagai misdinar (pemuda pembantu pastor, red) tertua di 
desa. Ketika mereka berlatih untuk ambil bagian dalam sebuah prosesi, Fabis 
mengundang mereka semua untuk menginap. Terjadi kontak mata dan Felida 
diharuskan tinggal di kamar si pastor untuk melakukan 'latihan tambahan'.

Walaupun waktu itu dia tidak mengerti soal seks, tapi si misdinar muda tahu ada 
yang tidak beres. "Kamu merasa hal itu tidak boleh, tapi kemana kamu harus 
mengadu? Siapa yang bakal percaya? Kamu cuma bisa membiarkan itu terjadi dan 
berharap hal itu segera berlalu." 

Orang tua Felida yang sudah diperingati saudaranya karena kakinya pernah dielus 
si pastor, datang menjemput Felida malam itu juga. Dia tidak tahu apakah mereka 
mengajukan keluhan kepada otoritas gereja. Namun tak lama setelah itu, si 
pastor pindah tugas. "Orang bilang, uskup mengirimnya ke Kolombia." 

Pastor Impor
Kejadian tersebut terjadi tahun 1976. Curacao kekurangan imam gereja dan Pater 
Fabias adalah salah satu dari banyak pastor yang didatangkan dari Amerika 
Latin. "Orang-orang di desa tahu dia aneh, " kata Felida. "Tapi mereka  
memandang para pastor sebagai wakil Tuhan di bumi. Pastor selalu benar." 

Walaupun punya pengalaman mengerikan, Felida tetap relijius. Lebih 80 persen 
populasi Curacao beragama katolik dan gereja berperan penting dalam seluruh 
aspek kehidupan pulau tersebut.

Dia ingat sebuah kebaktian yang dipimpin Pater Fabias tidak lama setelah 
pelecehan terjadi. Pastor mengatakan kepada jemaat bahwa pemuda desa tidak lagi 
melayani gereja dan mereka mengikuti jalan setan. "Saya pikir, saya harus 
membela diri dan mengatakan itu tidak benar. Tapi saya tahu, tidak ada yang 
akan percaya." 

Menghilang
Di Curacao, cerita-cerita tentang pastor yang 'menghilang' setelah melecehkan 
anak-anak sudah beredar selama beberapa dekade. Politikus Stanley Brown, mantan 
pimpinan oposisi atas pemerintahan kolonial Belanda tahun 1969, membuat daftar 
kasus-kasus tersebut.

Dia menjelaskan kasus-kasus pelecehan ini sudah jadi rahasia umum. "Orang 
banyak tahu, para pastor yang bermasalah dengan anak-anak atau remaja bisa 
kabur dari pulau. Mereka dipindahkan, tapi tidak dihukum. Mereka sudah berada 
di pesawat ketika penyidikan baru akan dimulai."

Brown tahu kisah Felida dan Pater Fabias, taip menolak memberi nama lain. Dia 
mengatakan keuskupan Willemstad juga ikut bersalah dalam kasus pelecehan ini." 
Tiket pesawat mereka kan dibayari gereja."


Felida berangkat ke Belanda 12 bulan setelah pelecehan terjadi. Di tahun 
1990-an dia kembali untuk membawakan acara televisi bagi orang muda, tentang 
hal-hal tabu seperti seks pranikah dan korupsi.

Tapi toh Felida tidak menyinggung masalah pelecehan seksual di gereja. "Saya 
tidak bisa menemukan orang yang mau bicara soal itu." Setelah 7 tahun, dia 
kembali ke Belanda. Tapi Felida tetap dihantui kasus pelecehan yang dialaminya 
dan menuliskan soal itu dalam buku harian yang dimilikinya sejak berusia 15 
tahun.

"Saya bingung dengan seksualitas saya. Apa saya waktu itu seorang homoseksual? 
Apa memang saya yang mengundang untuk dilecehkan? Pertanyaan-pertanyaan itu 
tidak pernah hilang. Bahkan setelah putra saya lahir. Saya katakan pada diri 
saya sendiri, saya harus bilang sama dia siapa saya. Tapi bagaimana bisa jika 
saya belum mampu menutup bab ini?"

Menghadapi Masa Lalu
Setelah bertahun-tahun mengalami depresi berat hingga hampir membuat Felida 
bunuh diri, akhirnya dia memutuskan untuk menghadapi masa lalunya. Dia kembali 
ke Curacao untuk melacak pastor yang diam-diam kabur 32 tahun lalu.

"Saya bisa memaafkan dia, tapi saya ingin mengatakan langsung apa yang sudah 
dia lakukan pada saya." Felida kembali ke gereja dimana dia pernah menjadi 
misdinar. Dia bicara dengan Pater Amado Romer yang menggantikan Fabias sebagai 
pastor paroki di Jan Doret.


Pater Romer menunjukkan kamar tempat pelecehan terjadi. Dia mengatakan, uskup 
waktu itu Willem Ellis (1926-2003), tahu soal apa yang terjadi dan Pater Fabias 
bersalah atas pelecehan yang terjadi Kolombia dan bahkan di Curacao, sebelum 
dipindahkan ke Jan Doret.

Pelecehan Jalan Terus
Hingga kematiannya bulan April 2010, Pater Romer tetap jadi tokoh agama yang 
kontroversial namun populer di Curacao. Felida menuturkan Pater Romer 
mengatakan padanya banyak kasus pelecehan yang juga melibatkan pastor-pastor 
lain, setelah Felida pergi.


Felida juga mengatakan Pater Romer punya daftar para pelaku pelecehan. "Tapi 
saya bisa mengerti, dia terbelenggu. Orang yang paling bersalah, Monsinyur 
Ellis, sudah meninggal." Setelah pertemuannya dengan Pater Romer, Felida 
berkeras menemui uskup Willemstad, Monsinyur Secco dalam sebuah audiensi.

Setelah mengajukan permintaan berkali-kali, akhirnya Secco bisa menerima 
kedatangan Mr Felida dan membuat surat permintaan maaf. "Ketika saya bertemu 
dengan Monsinyur Secco, hal pertama yang paling berkesan adalah, ia tampak 
takut. Karena, setelah menerima informasi dari Pater Romer, ia tidak bisa lagi 
mengatakan, tidak tahu menahu." Namun, ketika Radio Nederland Wereldomroep 
bertanya pada Uskup Secco mengenai pelecehan terhadap Aldrico Felida, ia 
kembali menyatakan tidak tahu mengenai kasus tersebut.

Bukan Hakim

Uskup Secco menyatakan pada RNW,ia tidak meragukan cerita Mr Felida. Ia 
menambahkan, baru mengetahui adanya kasus ini pada tahun 2008. Ketika ia 
mengambil alih kepemimpinan keuskupan dari pendahulunya, tidak ada informasi 
mengenai kasus pelecehan apa pun, katanya pada kami.

Menurut Uskup Secco, pada tahun 1970-an, tidak pernah ada catatan mengenai 
pelecehan seksual di Curacao. Dan sekarang pun, ia menganggap tidak perlu 
menyelidiki lebih lanjut. Walaupun, ada kemungkinan, setelah dipindahkan, Pater 
Fabias kembali akan bekerja membimbing anak-anak. "Saya bukan polisi, bukan 
ahli hukum, dan bukan hakim," katanya.

Dalam bagian 2, akhir pekan ini: "Sekolah Katolik Roma di Curacao, tidak aman".

* Apakah anda mengalami pelecehan seksual di lingkungan lembaga keagamaan, di 
wilayah bekas jajahan Kerajaan Belanda dulu? Silahkan hubungan kami, pada 
alamat e-mail: [email protected]. Kami akan menjaga sepenuhnya kerahasiaan 
informasi anda.


* BENTURAN PRINSIP DI BRUSSEL
Tijn Sadee
Setiap kali rakyat pemilih di Belanda mendapat janji, pengaruh Eropa akan 
berkurang. Yang terjadi pengaruh Eropa justru makin kuat. Brussel mempengaruhi 
anggaran belanja Belanda, kebijakan suaka politik dan bahkan soal keaslian keju 
buatan kota Gouda di Belanda.
Sikap Partai Untuk Kebebasan, partai kanan populis PVV pimpinan Geert Wilders 
jelas:
"Brussel menghambur-hamburkan uang pajak. Iuran Belanda pada Uni Eropa harus 
dikurangi."
Partai Kristen Demokrat, CDA, mempunyai pandangan lain mengenai manfaat dan 
perlunya kesatuan Eropa.
"Saat ini, kita sangat memerlukan Uni Eropa. Saya tidak bisa membayangkan, 
bagaimana Belanda harus menghadapi krisis seperti sekarang, tanpa kerjasama di 
tingkat Eropa."
Selama bulan bulan perundingan pembentukan kabinet koalisi, suara anggota 
parlemen Eropa asal Belanda tidak terdengar. Kini, Brussel kembali menjadi 
bahan diskusi. "Apa saja yang akan menjadi agenda Eropa dari kabinet Mark Rutte 
nanti?" Demikian pertanyaan beberapa pengamat di Brussel.
Ragu Terhadap Eropa
"Uni Eropa harus membatasi diri pada beberapa urusan pokok, khususnya 
memelihara tingkat kemakmuran, kebebasan dan keamanan." Demikian bunyi salah 
satu dari beberapa kalimat dalam kesepakatan koalisi, mengenai Eropa. Di bawah 
pengaruh partai PVV yang sangat skeptis terhadap Eropa, para pendukung kesatuan 
Eropa mengkhawatirkan munculnya suara makin lantang menentang Brussel. Partai 
ini sudah bertahun-tahun menyerukan agar parlemen Eropa dibubarkan. Namun, 
kesepakatan koalisi, sama sekali tidak menyinggung hal-hal tersebut.
 "Uni Eropa tidak bisa terus menerus diperluas, tanpa batas." Demikian bunyi 
salah satu pasal yang cukup mencolok dalam kesepakatan koalisi. Namun tanpa 
rincian lebih lanjut. Apalagi jika dibandingkan dengan janji PVV pada masa 
kampanye: "Tidak menerima negeri anggota baru. Bahkan, Uni Eropa harus makin 
kecil. Negeri seperti Rumania dan Bulgaria yang sangat korup, harus ditendang 
ke luar."
Dalam kenyataannya: pada tahun 2011 nanti, Kroasia akan menjadi negara anggota 
baru. Dan beberapa negara Balkan lainnya, menunggu giliran masuk. Anggaran 
belanja perwakilan dan biaya berbagai proyek Uni Eropa di wilayah ini nilainya 
mencapai milyaran euro. Setiap kali rakyat pemilih mendapat janji, pengaruh 
Eropa akan dikurangi. Namun, retorika kampanye tersebut bertolak belakang 
dengan kenyataan, kata seorang anggota parlemen Eropa, dari fraksi Sosial 
Demokrat.
"Yang terjadi, pengaruh Eropa justru makin besar. Demi kelancaran sektor 
ekonomi dan finansial, kerjasama di tingkat Eropa merupakan suatu keharusan. 
Kita gila, jika menolak kerjasama tersebut. Dalam berbagai urusan kompleks, 
seperti misalnya imigrasi, lingkungan hidup dan inovasi, Belanda membutuhkan 
kerjasama di tingkat Eropa."
Keju Gouda
Brussel mempengaruhi anggaran belanja Belanda, kebijakan suaka politik, dan 
bahkan dalam soal keaslian keju buatan kota Gouda. Pekan ini, keju Gouda 
mendapat jaminan perlindungan Eropa. Ketentuan ini cukup menggembirakan partai 
PVV. "Akhirnya Eropa ikut melindungi produk kebanggaan kita." Namun, dalam 
banyak hal lain, partai PVV tidak menyambut makin besarnya campur tangan Eropa.
"Uni Sovyet sudah runtuh," demikian bunyi salahsatu retorika PVV. "Tapi, kita 
di Eropa sini, malah kembali membangun suatu Sovyet baru, mesin pemboros uang 
milyaran euro."
Bagaimana nanti Mark Rutte, sebagai perdana menteri Belanda dari partai liberal 
konservatif, duduk bersama rekan sejawatnya di Eropa. Padahal ia didukung oleh 
partai yang ingin membubarkan Uni Eropa dan Parlemen Eropa.
Bentrokan Prinsip
Pemerintah Belanda akan menerapkan kebijakan suaka politik sangat ketat. Kalau 
bisa, bersama negara-negara Eropa lainnya. Namun, kebijakan suaka politik 
bersama, jelas membutuhkan bantuan Brussel. Dengan demikian memerlukan 
ketentuan hukum Eropa. Sementara partai CDA menyambut aturan hukum Eropa, 
partai PVV justru sangat menentangnya. Ini contoh tipikal, bagaimana Brussel 
akan menjadi ajang benturan berbagai prinsip. Bagi wakil-wakil dua partai 
pendukung kabinet koalisi, dari aliran liberal konservatif dan kristen 
demokrat, sulit juga untuk tampil dengan penuh wibawa di Brussel. Karena di 
belakang mereka ini, ada partai PVV sebagai pendukung, yang bersikap anti Eropa.
Mark Rutte harus mengupayakan, agar tidak terjadi benturan keras. Padahal, juga 
masih menjadi tanda tanya, apa gagasan Mark Rutte sendiri mengenai Uni Eropa. 
Akhir Oktober nanti, sebagai Perdana Menteri Belanda, ia akan hadir untuk kali 
pertama di pertemuan puncak Uni Eropa. Salah seorang tokoh partai VVD 
menyatakan: "Selama masa perundingan formasi kabinet beberapa bulan belakangan 
ini, kami berkali-kali mengingatkan, nanti, di Brussel, ia harus tampil 
meyakinkan."




* SYARAT UNI EROPA MENYIKSA PENGRAJIN KECIL INDONESIA
Uni Eropa resmi melarang impor kayu ilegal. Kini setiap produk harus disertai 
sertifikat bebas pembalakan liar. Sebuah langkah maju dalam pelestarian 
lingkungan hidup, tapi menyusahkan pengrajin kecil. Demikian inti perbincangan 
Radio Nederland dengan Agung Alit, direktur usaha Fair Trade Mitra Bali.
Sandungan terbesar bukan soal pelarangan kayu ilegal. Tapi syarat bahwa setiap 
produk kayu harus punya label yang menegaskan bahwa ini bukan hasil penebangan 
liar.
"Ya biayanya mahal pasti sulitlah untuk pengusaha kecil. Sertifikasi selalu 
sedikit berbau monopoli," kata Agung Alit.
Ia juga ragu seberapa efektif syarat tersebut bisa mengurangi illegal lodging. 
Indonesia ini dikenal sebagai negeri sarat korupsi, kolusi dan nepotisme. 
Muncul istilah, selama ada uang segala sesuatu bisa diatur. Lagipula expor kayu 
Indonesia terbesar bukanlah ke Eropa, melainkan ke Cina.
Produsen kerajinan tangan fair trade kebanyakan memakai kayu jenis Albizia, di 
Bali dikenal dengan nama Belalu, atau di Jawa, Sengon. Pohon ini merupakan 
pohon lestari dan ramah lingkungan hidup. Kayu pohon tak bisa dijadikan bahan 
meubel, tapi sangat cocok untuk ornamen dan asesoris rumah. 
Hasil kerajinan tangan diexpor ke Belanda, Perancis dan Jerman. Dengan syarat 
sertifikasi, Agung Alit yakin pengiriman kerajinan tangan akan macet.
"Ini kan jagonya lobi FSC(Forest Stewardship Council), sehingga dimasukkan ke 
paket peraturan custom mereka. Kalau tidak pakai itu, sulit masuk Eropa. 
Pembeli saya di Belanda sudah minta harus pakai FSC."
Agung Alit telah menyampaikan masalah ini di forum internasional fair trade. 
Mitra Bali ingin ada label khusus untuk kerajinan tangan. Harapannya sertifikat 
fair trade bisa digunakan sebagai pengganti label FSC. Hanya saja muncul 
kecemasan nantinya terjadi persaingan antara FSC dan Fair Trade.
"Sampai sejauh mana label Fair Trade bisa bersaing dengan FSC yang sudah masuk 
ke dalam peraturan Uni Eropa. Apakah akan keluar peraturan, kalau sudah Fair 
Trade tak perlu PSC lagi. Kalau seperti itu, berarti Fair Trade aman," tukas 
Agung Alit.
Direktur Mitra Bali meminta perhatian pemerintah Indonesia dan tokoh-tokoh 
penting di Eropa. Expor kerajinan tangan sangat memberi hidup kelompok 
pengusaha kecil. Namun kalau situasi tak berubah, maka Agung Alit harus mencari 
peluang lain.
"Pokoknya selama ada terbuka pasar, kita mainkan ini semua, expor dari Selatan 
ke Selatan, atau kalau perlu ke dalam negeri. Why not," tandas Agung.




* BENCANA ALAM DI PAPUA

Banjir bandang yang melanda kota Wasior, di Teluk Wondama sekurang-kurangnya 
meminta korban 148 orang tewas. Lalu apakah penebangan hutan legal maupun 
ilegal berada di balik bencana ini? Menteri kehutanan Zulkifli Hasan menyatakan 
bobolnya bendungan alami akibat tanah longsor adalah sebab banjir bandang ini. 
Rekan Pieter Tauran dari radio swara kemenangan, mitra Radio Nederland di 
Manokwari melaporkan dari Wasior.

Pieter Tauran melaporkan, kebanyakan penduduk kota Wasior sudah mengungsi 
keluar kota, yang tinggal para relawan dan timsar. Para relawan membersihkan 
puing-puing di Wasior. Orang Wasior banyak yang mengungsi ke Manokwari. Setelah 
8 hari terjadinya banjir bandang ini, di Wasior masih tercium bau busuk, karena 
mencari mereka yang hilang sulit sebab tertimbun kayu-kayu besar.

Bencana alam atau ulah manusia?
Apa sebab banjir besar ini? Bencana alam atau penebangan hutan? Pak Pieter yang 
mengunjungi daerah itu menyatakan ini adalah bencana alam. Daerah gunung ini 
adalah cagar alam, apalagi kondisinya sangat terjal. Alat berat tidak bisa 
masuk daerah ini, orang saja susah untuk menebang pohon di gunung yang terjal 
ini. Kalau hujan maka terjadi tanah longsor. Terjadi pembendungan secara alami. 
Memang ada LSM yang meragukan bencana alam ini. Misalnya Walhi, mereka 
menyalahkan penebangan ilegal maupun legal.

Bagaimana tanggapan penduduk atas kunjungan presiden SBY yang akan meninjau 
daerah ini? Persiapan sudah dilaksanakan, penduduk mengharapkan presiden SBY 
akan turun di Wasior, mereka senang dan penuh perhatian.

Penebangan hutan
Walhi meragukan sangkalan bahwa penebangan hutan berada di balik bencana ini. 
Manajer desk bencana Walhi, Irhas menyatakan di balik bencana ini ada faktor 
kerusakan lingkungan. Ia menduga ada kasus alih fungsi hutan di daerah cagar 
alam ini. Banjir yang membawa batu-batu besar dan kayu gelondongan menunjukkan 
ada kerusakan di hulu sungai. Hujan adalah faktor pemicu, sungai kecil dengan 
luapan air hujan besar menyebabkan banjir ini. Juga ada kerusakan tepi sungai.

Memang posisi HPH yang memonopoli penebangan hutan di Papua jauh dari Wasior, 
tapi di lapangan ada 20 HPH kecil, mereka mendorong masyarakat untuk melakukan 
penebangan.  Proses ini tidak saja terjadi di Papua, sejak Orde Baru sampai 
reformasi sekarang kebijakan pemerintah belum berubah. Di luar Jawa masih 
terjadi perusakan hutan baik legal maupun ilegal. Bisa jadi banjir ini 
disebabkan oleh legal loging.

Walhi mendorong pemerintah dalam kasus Wasior supaya mencari pelaku yang 
menyebabkan bencana ini. Untuk HPH sendiri mereka harus diaudit dan dievaluasi 
secara keseluruhan, ini bisa memberi "schok terapi" pada HPH lain di 
Kalimantan, Sulawesi, maupun Sumatera. Agenda moratorium soal hutan harus 
segera dilaksanakan. Juga rencana pemulihan kawasan hutan harus segera 
ditangani. Terutama di daerah-daerah yang rentan banjir dan longsor ini.

Anda bisa mendengarkan wawancara ini di:www.ranesi/nl.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke