---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 01 November 2010 15:20 UTC



** PENYANDERAAN IRAK RENGGUT PULUHAN JIWA

** MURID BELANDA HARUS BELAJAR

** KURANG DANA, MESJID POLDER DITUTUP 

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: BELANDA KEBANJIRAN IMIGRAN DAN KOREA REBUTAN 
DAUN KOL

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: HIDUP SEBAGAI HOMO DI KOTA YANG TIDAK RAMAH

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: BUDAYA MELOBI ALA BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MEDIA INTERNASIONAL SOROTI KEMATIAN HARRY 
MULISCH

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KREDIT MIKRO, TERLALU BANYAK DAN SERING

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BELANDA BUNUH WARGANYA SENDIRI



* PENYANDERAAN IRAK RENGGUT PULUHAN JIWA

Aksi penyanderaan berdarah di gereja Baghdad Irak menewaskan sedikitnya 37 
Sandera dan tujuh tentara Irak. Demikian kementrian Dalam Negeri Irak.
    
Aksi penyekapan di ibukota Irak itu juga melukai 56 umat gereja dan 15 tentara. 
Dalam beberapa jam, tentara Irak dan asing berhasil mengakhiri aksi dan 
membunuh lima pelaku. Para pelaku menyerbu gereja katolik yang sedang melakukan 
misa malam, setelah serangan mereka terhadap gedung bursa gagal.

Organisasi yang menamakan diri Negara Islam Irak (ISI) menyatakan 
bertanggungjawab atas serangan itu. Kelompok Suni ini punya afiliasi dengan Al 
Qaeda.


* MURID BELANDA HARUS BELAJAR

Guru di Belanda harus mengajari muridnya berlatih belajar mandiri. Belakangan 
ini prestasi murid di Belanda dinilai kurang. Padahal di tingkat sekolah 
menengah atas  murid harus bisa mandiri. 
    
Demikian kesimpulan disertasi Danny Kostons dalam pembelaan tesis S3 nya di 
Open Universiteit  Heerlen. "Para guru atau murid teladan harus bisa memberi 
contoh bagaimana cara belajar yang baik," ungkap Kostons.  1


* KURANG DANA, MESJID POLDER DITUTUP

Mesjid Polder di Amsterdam tutup mulai paroh November ini, tepat pada hari Idul 
Adha. Demikian pengurus mesjid bernama Poldermoskee yang terletak di wilayah 
Slotervaart Amsterdam.
    
Pihak pengelola menyatakan beban dana operasional terlalu besar. Selain itu 
sejak berdirinya tahun 2008, mesjid yang banyak dikunjungi para kaum muda dan 
mualaf bule muslim itu dililit hutang.
    
Awal tahun ini mesjid ini juga sempat  mengalami masalah menunggak pembayaran 
sewa gedung di Slotervaart. Mesjid Polder sekarang sedang mencari lokasi lain.


* PULUHAN KORBAN KAPAL TENGGELAM INDIA

Jumlah korban kapal tenggelam di sungai India meningkat sampai 35 jiwa. 
Sebelumnya pemerintah melaporkan jumlah korban 16 orang. Regu penyelamat 
menduga masih ada korban di bawah badan kapal dan yang terbawa arus.
    
Kapal feri India ini terbalik dan tenggelam Sabtu, kemungkinan akibat menubruk 
gundukan pasir di dasar sungai. Kecelakaan terjadi di sungai Muriganga yang 
arus deras. Korban adalah umat muslim yang pulang dari merayakan hari besar 
agama. Nelayan di sekeliling berhasil menyelamatkan sedikitnya 60 penumpang.
    
Kapal ini diduga memuat penumpang di atas kapasitas. Di India seringkali 
terjadi kecelakaan kapal yang penuh sesak. September lalu kecelakaan serupa 
menewaskan sedikitnya dua puluh penumpang.


* MIRAS LEBIH MERUGIKAN KETIMBANG HEROIN

Alkohol lebih merugikan daripada heroin dan crack. Dampak keuangan kecanduan 
miras lebih besar kalau dihitung beaya yang harus ditanggung masyarakat. 
Demikian kesimpulan penelitian Britania.
    
Para pakar bukan saja meneliti dampak kecanduan pada tubuh manusia, tetapi juga 
menghitung ongkos kesehatan yang harus dibayarkan dari kecanduan, seperti 
asuransi kesehatan dan beaya penjara.
    
Heroin, crack dan methamfetamine masih dipandang sebagai narkoba yang 
mematikan. Namun kecanduan miras ternyata paling merugikan, kalau dampak 
terhadap lingkungan sekeliling juga dihitung.


* BELANDA KIRIM F-16 KE CHILE

Belanda mulai mengirimkan enam unit jet tempur F-16, yang sudah dijual ke 
Chile. Pengiriman pertama berangkat awal November ini dari landasan udara 
Leeuwarden ke Antofagasta Chile. Negeri Amerika Latin itu membeli total 18 jet 
tempur F-16 dari Belanda.
    
18 pesawat tempur yang dijual ke Chile ini merupakan kebijakan Belanda untuk 
mendapatkan dana tambahan bagi Kementrian Pertahanan. Dengan penjualan ini maka 
jumlah total pesawat tempur Belanda turun dari 105 ke 87 unit. 14 di antaranya 
dikhususkan untuk pelatihan.


* GEORGIA IDAMKAN JOHAN CRUIJFF

Johan Cruijff, pemain legendaris Belanda diharapkan bisa memberi pencerahan 
bagi Vitesse dan timnas Georgia. Merab Zjordania pria Georgia dan sekaligus 
pemilik klub sepakbola Vitesse Arnhem, berharap Johan Cruijff aktif di Asosiasi 
Sepakbola Georgia dan Vitesse, di masa mendatang. Demikian hasil pembicaraan 
pemilik Vitesse dengan legendaris Belanda itu.

Dalam tajuknya di koran Telegraaf, Cruijff mengatakan sedang mempertimbangkan 
tawaran itu. Ia tidak menutup kemungkinan. Masih belum jelas jabatan apa yang 
ditawarkan. Sebelumnya Cruijff pernah melatih Barcelona dan Ajax. Selain itu 
yayasannya, Cruijff Foundation memang aktif di berbagai negara seperti Meksiko 
dan Polandia.


* 35 TAHUN JAWA SURINAME DI BELANDA

Komunitas Jawa Suriname merayakan 35 tahun kehadiran mereka di Belanda, Ahad 31 
Oktober kemarin. Pesta dihadiri ratusan publik berbagai usia ini dirayakan 
dengan pertunjukan gamelan, ledhek dan tembang Campur Sari, di Sint 
Michelsegestel, Belanda Selatan.

Selain itu perayaan juga diisi diskusi tentang suka duka pertama kali 
menginjakkan kaki di negeri Belanda. Kalangan Jawa Suriname dipandang berhasil 
dalam menyesuikan diri dengan lingkungan baru di Eropa.

Menurut Nurman Pasaribu penyelenggara acara ini, kepindahan massal hampir 300 
orang ke Belanda ini perlu dirayakan karena orang Jawa Suriname ini berani 
mengambil keputusan dan mampu membantu saudara di Suriname.  

Komunitas jawa suriname juga tidak  melupakan musibah di Indonesia. Beberapa 
hari sebelumnya mereka melakukan sholat ghaib mendoakan korban Gunung Merapi 
dan Mentawai, demikian ungkap Nurman orang Batak yang sudah jadi Jawa itu. 
"Dalam waktu dekat mereka juga akan melakukan aksi galang dana untuk korban 
gempa di Indonesia."


* BELANDA KEBANJIRAN IMIGRAN DAN KOREA REBUTAN DAUN KOL

Kotamadya Den Haag menyediakan dana tiga juta euro untuk menggalang integrasi 
imigran asal Polandia, Rumania dan Bulgaria. Demikian tulis harian Trouw. Saat 
ini di Den Haag tinggal sekitar 30.000 imigran asal Eropa Timur, dan jumlah ini 
terus bertambah.

Kecanduan alkohol
Para imigran ini biasanya tinggal di rumah-rumah yang disewa secara ilegal, 
bekerja dalam kondisi buruk, mayoritas dari mereka kecanduan alkohol dan tidak 
punya tempat tinggal tetap. Pusat penampungan tunawisma di Den Haag dipenuhi 
imigran asal Eropa Timur.

Ditambah lagi mereka hampir tidak bisa berbahasa Belanda.

"Ini adalah tugas integrasi terbesar di Den Haag", kata sang walikota. Pemda 
akan menentukan persyaratan bahasa dan integrasi untuk semua imigran Eropa 
Timur. Selain itu pemerintah Belanda dituntut memberlakukan aturan imigrasi 
yang lebih ketat untuk warga Uni Eropa asal Eropa Timur. Demikian Trouw.

Mesjid
Mesjid integrasi Belanda harus ditutup karena punya hutang beberapa ratus ribu 
euro, tulis harian NRC Handelsblad dan Trouw. Mesjid yang terletak di Amsterdam 
Slotervaart ini sering disebut sebagai model dari integrasi antara warga muslim 
dengan Belanda.

Misalnya khotbah selalu dalam bahasa Belanda dan sering menyelenggarakan tema 
atau diskusi yang tabu seperti homoseksualitas dan kecanduan narkoba serta tema 
lain yang menarik anak muda.

Mesjid ini dibangun atas inisiatif Mohammed Cheppih, tokoh muslim liberal dan 
ketua dari Liga Dunia Muslim di Belanda. Mesjid tersebut diresmikan tahun 2008. 
Saat ini sedang dibicarakan apakah mesjid ini bisa bergabung dengan mesjid lain 
di Amsterdam. Demikian Trouw dan NRC Handelsblad.

Kimchi
Bukannya Kim Jong-il, KTT G20 atau turunnya mata uang yang menyebabkan krisis 
di Korea Selatan, tapi melesatnya harga kol putih, bahan dasar Kimchi, makanan 
nasional Korea, penyebab kerusuhan terbesar di Seoul.

"Tidak ada hari tanpa kimchi," itu moto mereka. Kimchi adalah asinan kol putih 
yang diolah dengan cabai dan bawang putih. Orang Korea menyajikannya sebagai 
makanan pendamping, tiga kali sehari.

Karena musim dingin berkepanjangan, dan musim panas yang banyak hujan, sebagian 
besar tanaman kol putih hancur. Akibatnya harganya melangit dan menyebabkan 
'krisis nasional'. Dalam satu minggu harganya naik dari 1 euro menjadi 8 euro 
per kilo.

Aturan darurat
Yang menarik, orang Korea menolak kol asal Cina, karena dicap banyak mengandung 
racun. Kol Cina ini banyak tersedia di supermarket, tapi tidak ada yang mau 
membeli, lanjut Trouw. Karena itu pemerintah Seoul memberlakukan aturan darurat 
untuk kimchi. Misalnya pasar swalayan membuka pendaftaran lewat internet untuk 
kol putih, sehingga semua orang dapat jatah yang sama.

Kol itu baru disuplai akhir November, karena sesuai tradisi di musim dingin 
para perempuan Korea bersama-sama membuat kimchi untuk persediaan satu tahun. 
Selain itu restoran dianjurkan membuat kimchi dari kol asal Cina, sehingga 
harganya tetap stabil.


* HIDUP SEBAGAI HOMO DI KOTA YANG TIDAK RAMAH

Kota Utrecht, Belanda Tengah dikenal sering dilanda insiden intimidasi terhadap 
kaum homo. Di sana pasangan lesbian, homoseksual dan transgender terpaksa 
pindah rumah. Tidak ada angka-angka pasti tentang peningkatan kekerasan 
terhadap kaum homo. Oleh: Marcel Decrane

Walau begitu, kebencian terhadap kaum homoseksual tidak menghalangi Rene 
Tigges, laki-laki gay berumur 40 tahun, pindah ke Utrecht. Ia tinggal di 
pemukiman yang mayoritas penduduknya pendatang. Rene tidak berencana mengubah 
tingkah lakunya.

"Saya akan tetap seperti ini. Jika misalnya berjalan bersama teman homoseksual 
atau mengantarnya ke stasiun, saya akan mengucapkan selamat jalan kepadanya, 
sama seperti dilakukan orang lain," ujar Rene.  

"Saya tidak akan melihat di sekeliling saya apakah ada yang melihat kami 
sehingga saya tidak mengucapkan selamat jalan kepada teman saya itu. Tidak."

Cium
Rene Tigges tetap mencium bibir teman-temannya, juga di jalan. Banyak pemuda 
Maroko tidak menyukainya. Remaja Maroko sering mengintimidasi kaum homo. 
Menurut pemuda Maroko di Utrecht, orang homo sendirilah yang menyulut kebencian.

"Itu salah mereka sendiri. Perilakunya mencolok, menjijikkan. Itu nggak bisa 
kan. Jika saling cium sewaktu berbelanja di toko. Itu nggak sopan, nggak bisa. 
Itu kan provokasi. Laki-laki - perempuan, okay. Mereka harus menghormati itu."

Wilders
Menurut seorang Maroko lain, berusia sekitar 20 tahun, kelompok remaja yang 
paling suka mengganggu kaum homo. Di rumah dan sekolah, mereka tidak diberi 
pengetahuan tentang homosexualitas. Di rumah, homosexualitas dilarang keras.

Ditambah dengan kehadiran politikus Geert Wilders yang suka memanas-manasi 
keadaan dengan kebijakan anti-Islamnya.

"Juga peran Wilders berperan besar di sini. Perjuangannya melawan Islam, 
membuat mereka mencari sesuatu untuk diperangi juga. Itulah kaum homo, kelompok 
yang dilindungi Geert Wilders. Itu yang saya dengar dari kaum muda di sekitar 
sini."

Rene Tigges pengunjung setia Body Talk, satu-satunya kafe homo di Utrecht. Ia 
sudah beberapa kali menerima caci maki orang Maroko: "Homo bangsat, umpatan 
seperti itulah."

Telepon
Menurut Rene, polisi yang menyaksikan salah satu insiden, tidak berbuat 
apa-apa. Namun demikian, dalam waktu dekat, pemkot Utrecht akan membuka nomor 
telepon khusus untuk melapor kekerasan terhadap kaum homo dan lesbian.


* BUDAYA MELOBI ALA BELANDA
 
Siapkan pembicaraan sepanjang maksimal lima menit. Makan dulu sebelumnya, 
sehingga anda dapat berbicara, sementara anggota parlemen bisa menikmati roti 
kejunya. Demikian cara melobi dengan sukses di Belanda. Laporan Martijn van 
Tol. 
 
Perusahaan dan kelompok-kelompok berkepentingan suka sekali berlobi dengan 
politisi. Tapi setiap negara punya cara berbeda dalam melobi. Bagaimana caranya 
di Belanda? Langsungkah anda membahas masalahnya, ataukah anda berbasa-basi 
dulu? Anda membawa serta beberapa hadiah atau itu justru melewati batas?
 
Di Belanda, ratusan pelobi secara full-time mengelilingi politisi dan jumlah 
ini bertumbuh pesat. Selain itu ribuan orang juga melobi di waktu bebas. 
Seperti kelompok aksi ingin menghentikan pembangunan jalan raya baru atau para 
ibu yang menyerukan supaya jam tutup diskotek di desa, tempat mereka tinggal, 
dimajukan.
 
Merayu
Erik van Venetie menulis buku berjudul 'The Lobby Game' yang memaparkan rahasia 
budaya melobi Belanda. 
 
Erik van Venetie: Praktek melobi adalah setua bumi. Penyair Romawi, Ovidius 
menulis buku bagus tentang cara bagaimana laki-laki harus merayu perempuan. 
Tips merayu ini bisa dipakai dalam melobi. Misalnya melobi dengan cara 
informal, memikirkan kepentingan orang lain dan mempengaruhi orang-orang di 
sekitar si pembuat kebijakan. Jadi, tidak langsung menghadap ke menteri, namun 
ke stafnya dulu.
 
Tapi hubungan itu juga tidak perlu terlalu intim, tandas Van Venetie. Bahayanya 
di situ adalah bahwa anda bisa saja tidak lagi mengungkapkan kebenaran. "Merayu 
namun tidak menguasai", itu nasehat Van Venetie.
 
Tradisi 
Pelbagai organisasi di Belanda melakukan lobi. Itu sudah menjadi tradisi lama 
Belanda. Sektor layanan kesehatan saja mengenal lebih dari tiga ratus klub 
pelobi, mempekerjakan sekitar enam ribu orang. Itu bukan hanya perusahaan 
farmasi. Juga Kelompok Spesialis Medis, Federasi Konsumen dan Pasien Belanda 
serta Inspeksi Kesehatan punya kepentingan besar.

Biro pelobi Public Matters menyelidiki praktek melobi di anggota parlemen 
Belanda. Mereka ditanya seberapa sering mereka didatangi orang dan strategi 
melobi mana yang paling sukses. Lebih dari separuh berhubungan sekitar sepuluh 
jam per minggu dengan pelobi. Hanya satu dari sepuluh menampik bujukan si 
pelobi. 
 
Pembicaraan langsung ternyata alat melobi paling efektif, disusul surat dan 
perbincangan lewat telepon.

Mobil Baru 
Menurut Peter van Keulen, seorang pelatih lobby di Public Matters, Belanda 
mengenal kultur lobby terbuka dan anggota parlemen yang gampang didekati. Itu 
tentu saja berguna, namun karena semakin banyak lobi yang harus dilakukan maka 
diharap mereka dapat melakukannya dengan tangkas. 

Saya melatih seseorang sehingga ia dapat bercerita selama lima menit dengan 
menyampaikan intinya. Jadi tidak seperti di Belgia atau Prancis, yang membuka 
pembicaraan dengan keadaan cuaca, keluarga atau mobil jenis terbaru dan sejam 
setelahnya baru berbicara soal pesan yang ingin disampaikan. Di Belanda kami 
bisa langsung: mengapa anda datang dan apa yang sebetulnya anda inginkan. Jika 
anda berbicara dengan seorang anggota parlemen, maka jangan kaget jika mereka 
terlambat datang, namun anda harus punya fleksibilitas untuk menyampaikan pesan 
anda selama sepuluh menit. Saya juga memberi tahu klien saya bahwa mereka 
sebelumnya harus makan, sehingga anggota parlemen dapat makan sementara anda 
menyampaikan pesan anda.

Pelobi Van Keulen, beranggapan bahwa lingkaran lobi Belanda memiliki kekuatan 
untuk membersihkan diri. Ketika seorang politisi melihat politisi lainnya 
menerima banyak hadiah maka hal itu dapat dipastikan akan bocor ke pers.

Ratu
Menurut penulis Erik van Venetie, ratu Beatrix merupakan pelobi paling ulung di 
Belanda. Ia tidak memiliki kekuasaan formal dan berhak menyampaikan pendapatnya 
secara terbuka. Namun ia dengan teknik lobbynya dapat menyebarkan pengaruhnya. 
Seperti misalnya ketika Amnesty International menggelar aksi menentang rencana 
hukum rajam terhadap Amina Lawal, perempuan Nigeria yang divonis hukuman mati 
karena berzina.

"Kebetulan saja, ratu Beatrix melakukan kunjungan kenegaraan ke Nigeria. Ia 
waktu itu mengundang ketua Amnesty Internasional di Belanda. Dan tentu saja itu 
sangat luar biasa, karena belum pernah Amnesty International diundang untuk 
makan malam kenegaraan. Jadi pemimpinnya memperoleh kesempatan untuk berbicara 
dengan presiden Nigeria membahas soal itu. Pelajaran yang dapat anda ambil 
adalah ratu bermain halus dengan tidak melobi sendiri tapi mengundang seseorang 
untuk menyampaikan kritiknya.

Hasilnya tetap menjadi rahasia, namun itulah yang terjadi di Belanda. Para 
pelobi Belanda, memiliki masalah di luar negeri menurut Van Venetie. Warga 
Belanda, menurutnya sangat keras kepala dan berfikir bahwa mereka selalu benar. 
Hal itu bisa menimbulkan situasi yang tidak nyaman. Siapa yang punya saran 
untuk orang Belanda yang keras kepala itu?


* MEDIA INTERNASIONAL SOROTI KEMATIAN HARRY MULISCH

Penulis ternama Harry Mulisch tutup usia Sabtu pada usia 83 tahun. Di luar 
negeri dia dikenal karena novel-novelnya yang diterjemahkan dalam banyak 
bahasa, antara lain De Aanslag yang diterjemahkan ke dalam Indonesia sebagai 
Sergapan dan De ontdekking van de hemel atau Penemuan Angkasa. Oleh: Gerhard 
Verduijn

Koran Belgia Het Laatste Nieuws menyebut kepergian Harry Mulisch sebagai 
kehilangan besar bagi dunia sastra Belanda. Koran lain seperti De Standaard dan 
De Gazet van Antwerpen mengenang Mulisch dengan penghormatan besar.

Hadiah nobel
Lembaga penyiaran Inggris BBC menunjuk bahwa penulis ini sudah sering 
dicalonkan untuk menerima hadiah nobel sastra. Pada situs BBC diumumkan 
karya-karya terpenting Harry Mulisch.

Koran Inggris The Independent menyimpulkan bahwa Belanda telah kehilangan salah 
satu putra literernya. Koran ini juga menunjuk pada salah satu kebanggaan dan 
besarnya jumlah karya Mulisch. "Terbiasa menyebut diri sebagai penulis terbaik 
sepanjang zaman, Mulisch menulis lebih dari 70 novel, esei, puisi dan naskah 
drama. Inspirasi utamanya adalah Perang Dunia Kedua."

Berpengaruh
Koran Amerika The New York Times memuji Mulisch karena mampu menulis dengan 
jelas mengenai filsafat dan moral. "Itu membuatnya sangat berpengaruh di 
Belanda dan juga membuatnya memperoleh pengakuan internasional." Koran New York 
ini mengutip tulisan Mulisch tentang Perang Dunia Kedua, yang dialaminya 
sendiri sebagai anak seorang perempuan Yahudi sedangkan ayahnya, seorang 
Austria, justru malah bekerjasama dengan Jerman.

Terkenal
Media Jerman juga mengenang Harry Mulisch. Koran Die Suddeutssche Zeitung 
mengutip ucapan Mulisch: Di Belanda saya terkenal di seluruh dunia. Tetapi 
lebih lanjut, demikian koran Jerman ini, Mulisch sebenarnya tidak ingin menjadi 
penulis, tetapi dengan De ontdekking van de hemel (Penemuan Angkasa), ia telah 
menulis salah satu roman terkenal dunia dalam dekade belakangan. Mingguan Der 
Spiegel juga menyebut betapa roman besar Mulisch itu terkenal di mana-mana dan 
penulisnya disebut sebagai salah satu penulis besar Belanda setelah Perang 
Dunia Kedua.

Koran Spanyol El Pais menyebut Mulisch sebagai tajam, suka membaca dan ramah. 
"Harry Mulisch, satu dari tiga penulis besar Belanda, yang terakhir meninggal. 
Belanda memiliki tiga penulis utama, selain Mulisch. Dua yang lain adalah 
Willem Frederik Hermans dan Gerard Reve. Dibanding ketiganya Mulisch punya 
sikap berbeda soal kehidupan. Ia tajam, suka membaca dan ramah."


* KREDIT MIKRO, TERLALU BANYAK DAN SERING

Di Nikaragua, kredit mikro menyebabkan parahnya masalah uang. Demikian Stefan 
Platteau, seorang konsultan di bidang pinjaman mikro. Salah satu sebabnya 
adalah ulah agresif para kreditor. Kredit yang mereka berikan terlalu besar, 
tanpa peduli apakah penerimanya layak memperoleh uang sebanyak itu. Oleh Edwin 
Koopman

"Quick end dirty". Itulah cara Stefan Platteau menjuluki pemberi kredit mikro 
yang terlalu mudah dan terlalu banyak meminjamkan uang. Platteau sendiri sudah 
20 tahun aktif dalam bidang ini. Sekarang ia punya lembaga konsultasi Triodos 
Facet di Nikaragua, sebuah negeri yang sangat populer di kalangan lembaga 
pemberi kredit mikro. 

Nikaragua adalah salah satu negara termiskin Amerika Latin dan selalu disukai 
negara-negara yang gemar mengulurkan bantuan pembangunan. 80% keluarga 
Nikaragua menerima bantuan kredit mikro. Dengan kredit mencapai 400 juta dolar, 
Nikaragua berada pada peringkat atas penerima bantuan Amerika Latin, padahal 
perekonomiannya paling kecil. 

Uang panas
Karena disukai kreditor, pasar Nikaragua malah kebanjiran barang. "Siapa saja 
yang menawarkan barang, terus ingin menjualnya. Itu juga dilakukan oleh para 
kreditor pinjaman mikro," demikian Platteau. "Mereka memperoleh uang dari dana 
investasi, uang itu seperti memanas, dan mereka ingin segera membelanjakannya. 
Karena itu mereka bertindak agresif dalam mencari nasabah baru. Sepintas, ini 
memang berlawanan dengan tujuan idiil kredit mikro, tapi ternyata tidaklah 
selalu demikian.

"Penalaran mereka sederhana saja. Missi mereka adalah memberi layanan keuangan 
bagi kaum miskin. Missi itu dianggap akan lebih terpenuhi kalau bisa menjangkau 
10 ribu nasabah, bukan tiga ribu saja. Perkembangan jumlah nasabah ini didorong 
oleh missi sosial mereka.

Jaga-jaga
Menurut Stefan Platteau, cara seperti ini tidak akan menimbulkan masalah pada 
pasar-pasar awal. Tetapi setelah pertumbuhan selama bertahun-tahun, seperti di 
Nikaragua, sebagian besar penduduknya sudah punya kredit. "Karena itu pemberi 
kredit bisa memilih apakah pergi atau menyatakan bahwa kredit mereka lebih 
baik. Mereka biasanya mengusulkan, "Pinjam lagi saja, supaja punya dana 
tambahan untuk jaga-jaga." Warga miskin biasanya langsung bilang ya, dan 
menambah pinjamannya, walaupun sebenarnya dia sudah tidak mampu lagi menanggung 
kredit baru.

Akibatnya seseorang yang hanya butuh 5000 cordoba (mata uang Nikaragua) untuk 
bisa menjalankan tokonya, sampai pinjam dua kali lipat. 5000 pertama dipakai 
untuk menjalankan toko, sedangkan 5000 kedua untuk beli radio atau seragam 
sekolah anaknya. "Beli seragam jelas tidak akan membuatnya mampu melunasi 
kredit itu. Makanya dia pasti akan menghadapi masalah."

Menurut Stefan Platteau ini bukan masalah dunia. "Tetapi juga terjadi di negara 
lain yang begitu gencar mempromosikan kredit mikro, seperti Kirghizia dan 
Ekuador." Dampak sebenarnya bagi orang yang mengalami hal ini masih belum 
jelas. "Masalah ini belum dianalisa dengan baik, tetapi jelas terbayangkan 
puluhan ribu nasabah tidak bisa melunasi kredit mereka.

Ada yang minta tolong pada Movimiento No Pago, gerakan orang yang menolak 
melunasi kredit." Karena itu, dalam tahun-tahun belakangan, Stefan Platteau 
secara khusus mengawasi para nasabah ini, sehingga mereka lebih sadar soal uang 
dan berpikir lebih panjang lagi sebelum menerima tawaran kredit. 

Makin gawat
Di lain pihak, sudah jatuh korban pertama di kalangan kreditor. Dua bulan 
silam, Banco del Exito bangkrut karena apa yang disebut keberhasilannya 
sendiri. "Bank ini juga penyebab timbulnya masalah kredit," kata Platteau. 
"Bank ini melesat sekali. Karena itu mereka mendapat bantuan dari pelbagai dana 
internasional yang juga bertindak begitu agresif. Karena kebangkrutan ini, 
Nikaragua sadar apa masalah sebenarnya. Kesadaran itu sendiri masih belum 
merupakan jaminan masalah ini bisa diseelsaikan. Apalagi kalau dana-dana 
internasional memutuskan menarik uang mereka, maka lembaga kredit itu tidak 
punya uang lagi. "Masalahnya jelas makin gawat lagi."


* BELANDA BUNUH WARGANYA SENDIRI

Salah satu korban selamat dari pembantaian Rawagede, Jawa Barat, berkunjung ke 
Belanda untuk bercerita bagaimana tentara Belanda membunuhi warga desa pada 
tanggal 9 Desember 1947. Sang saksi, Saih bin Sakam, didampingi Sukarman, ketua 
Yayasan Rawagede. 

"Ada seorang pengacara dari KUKB yang menanyakan sejauh mana warga bisa datang 
ke Belanda untuk menjelaskan peristiwa Rawagede," kata Sukarman.

Sebelum ini Komite Utang Kehormatan Belanda, mewakili para korban, telah 
mengajukan petisi kepada pemerintah Belanda. Petisi berisi permintaan Belanda 
mengakui kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945, kemudian Belanda harus 
meminta maaf, yang terakhir, adalah dana kompensasi kepada para korban.

"Petisi ini belum pernah mendapat jawaban," ujar Sukarman. 

Kedatangan Saih bin Sakam diharapkan, selain bisa mendorong petisi, juga 
memperkuat gugatan kepada pemerintah Belanda terkait eksekusi warga desa 
Rawagede. Saih selamat sekalipun sempat terkena tembakan dua kali. Ia ditemukan 
di kali dekat desa. Waktu itu ia bersama kawannya Kadi ditodong senjata tentara 
Belanda. 

Kadi langsung ditembak mati setelah berseru, merdeka! Sedangkan Saih langsung 
mengangkat kedua tangan. Ia bersama warga lain dikumpulkan lalu ditanya tentang 
pejuang Indonesia. Mereka menolak jawab dan tentara Belanda serta merta 
memberondong belakang tubuh. Saih masih hidup karena langsung menjatuhkan diri 
saat mendengar suara tembakan. Walau begitu punggungnya terserempet peluru.  

Cerita saksi mata ini akan diperdengarkan di Belanda.

"Kami akan diundang parlemen bagian luar negeri dan akan ke kota Groningen, ke 
sekolah menengah di sana," tukas Jeffry Pondaag. Aktivis Komite Utang 
Kehormatan Belanda ini bersama Sukarman dan Saih bin Sakam diminta menjelaskan 
tragedi Rawagede kepada para pelajar di kota Belanda tenggara tersebut.

"Kami kan dalam sejarah Belanda dikatakan sebagai teroris dan extrimis. 
Kenyataannya bukan. Kami hanya memperjuangkan tanah air," imbuh Jeffry. 

Belanda mengakui pembantaian Rawagede sebuah tindakan tidak sah, bahkan 
menyatakan  sebagai kejahatan perang. Namun Belanda menolak pemberian 
kompensasi berdasar sebuah peraturan tahun 1971 yang mengatur bahwa seluruh 
alat bukti perang dunia di Indonesia sudah kadaluarsa.

"Kami tidak setuju dengan hukum itu, karena sampai sekarang orang-orang Yahudi, 
yang sebetulnya juga sudah kadaluarsa, masih ditangani. Lagipula jangan lupakan 
jawaban pengacara pemerintah Belanda yaitu waktu terjadi peristiwa Rawagede, 
itu masih dalam hukum Belanda. Kalau masih dalam hukum Belanda, berarti mereka 
membunuh warganya sendiri kan," pungkas Jeffry Pondaag.


* GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: 35 TAHUN JAWA SURINAME BELANDA

35 TAHUN JAWA SURINAME BELANDA

Orang Jawa Suriname merayakan 35 tahun kehadiran mereka di Belanda. Mereka 
tidak menonjol di masyarakat Belanda karena sukses berintergrasi dan tidak 
menimbulkan masalah. Laporan Eka Tanjung.

Pesta yang dirayakan tepat 31 Oktober 2010 itu dihadiri ratusan publik berbagai 
usia ini dirayakan dengan pertunjukan gamelan, ledhek dan tembang Campur Sari, 
di Sint Michelsegestel, Belanda Selatan.

Integrasi Sukses
Selain itu perayaan juga diisi diskusi tentang suka duka pertama kali 
menginjakkan kaki di negeri Belanda. Kalangan Jawa Suriname dipandang berhasil 
dalam menyesuikan diri dengan lingkungan baru di Eropa.

Tetap Membantu
Menurut Nurman Pasaribu, penyelenggara acara ini kepindahan massal hampir 300 
orang ke Belanda ini perlu dirayakan karena orang Jawa Suriname ini berani 
mengambil keputusan dan mampu membantu saudara di Suriname.  

Orang Jawa Suriname tidak lupa musibah di Indonesia. Beberapa hari sebelumnya 
komunitas Jawa Suriname juga melakukan sholat ghaib mendoakan korban Gunung 
Merapi dan Mentawai. Dalam waktu dekat mereka juga akan melakukan aksi galang 
dana untuk korban gempa di Indonesia.

Untuk mendengarkan wawancara dengan Nurman Pasaribu, silakan kunjungi situs web 
kami: 
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/35-tahun-jawa-suriname-di-belanda


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke