--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 09 November 2010 15:40 UTC ** OBAMA TIBA DI INDONESIA ** PENGACARA XIAOBO DILARANG KELUAR CINA ** SAIH BIN SAKAM TIDAK BERTEMU BEATRIX ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: AS DUKUNG INDIA DI PBB DAN OBAMA KE INDONESIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DEMONSTRASI KELEDAI AZERBAIJAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BANJIR PENGUNGSI MYANMAR SUDAH DIRAMALKAN * OBAMA TIBA DI INDONESIA JAKARTA (REUTERS/RNW) - Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah tiba di Indonesia Selasa (09/11). Dalam kunjungan ini Obama bertekad meningkatkan perdagangan antara kedua negara serta membangun kerja sama lebih intensif di bidang keamanan. Tur keliling Asia berlangsung sembilan hari. Hari-hari belakangan Obama telah mengunjungi India. Setelah Indonesia, ia akan bertolak ke Korea Selatan dan Jepang. Obama dijadwalkan meninggalkan Indonesia Rabu (10/11). Ia kemungkinan mempersingkat kunjungannya berkaitan dengan asap abu Merapi. Demikian juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, mengatakan. Abu gunung Merapi, Jawa Tengah, akhir pekan lalu mengganggu penerbangan di kawasan. * PENGACARA XIAOBO DILARANG KELUAR CINA BEIJING (ANP) - Mo Shaoping, pengacara pemenang Hadiah Nobel untuk Perdamaian, Liu Xiaobo dilarang meninggalkan Cina. Mo berencana terbang dari bandara Beijing ke London untuk menghadiri konferensi pengacara. Namun, kata Mo, pemerintah Cina menduga ia berencana terbang ke Oslo untuk menerima hadiah Nobel untuk Liu. Upacara penganugerahan Hadiah Nobel Perdamaian berlangsung 10 Desember mendatang di ibukota Norwegia, Oslo. Liu sendiri tidak bisa hadir. Ia menjalani hukuman penjara sebelas tahun karena menyerukan reformasi demokratis di Cina. Setelah Oktober lalu diumumkan ia pemenang Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini, isterinya, Liu Xia dikenai tahanan rumah. * SAIH BIN SAKAM TIDAK BERTEMU BEATRIX HILVERSUM (NOS) - Satu-satunya korban selamat dari pembantaian Rawagede, Jawa Barat, tahun 1947, tidak akan disambut Ratu Belanda, Beatrix. Saih Bin Sakam, 87 tahun, berada di Belanda untuk bercerita bagaimana tentara Belanda membunuh warga desa pada tanggal 9 Desember 1947. Ini pertama kali dia berada di negeri kincir angin. Dalam kesempatan ini ia sangat ingin bertemu sri Ratu. Namun kabinet menolak permintaan untuk bertemu Ratu Beatrix. Kasus Rawagede - permohonan maaf dan ganti rugi untuk sanak saudara korban pembantaian massal Rawagede - merupakan isu politik sangat peka. Selasa (09/11) Saih Bin Sakam rencananya bertemu anggota parlemen dari partai sosial SP, Harry van Bommel. Namun Komisi Tetap Luar Negeri Belanda menolak menyambutnya. Sama halnya dengan veteran perang yang bertempur di Hindia Belanda. Hanya sekolah menengah Willem Lodewijk gymnasium, di provinsi Groningen, bersedia menerima Saih Bin Sakam untuk menceritakan pengalamannya. * THAILAND PULANGKAN WARGA MYANMAR MAE SOT (ANP) - Pihak berwenang Thailand Selasa (09/11) mulai memulangkan ribuan warga Myanmar yang hari-hari belakangan mengungsi dari Myanmar ke Thailand. Mereka mengungsi ke negeri tersebut setelah pertikaian Ahad (07/11) dan Senin (08/11) antara tentara pemerintah Myanmar dengan pejuang suku Karen. Ahad Myanmar untuk pertama kali sejak dua puluh tahun menggelar pemilu, yang diboikot partai oposisi terpenting. Pemilu diwarnai kekerasan, terutama di dan sekitar kota perbatasan Myanmar, Myawaddy. Sekitar 15 ribu orang mengungsi menuju Mae Sot, Thailand. Beberapa ratus kilometer di selatan, lima ribu orang Myanmar mengungsi ke distrik Thailand, Kanchanaburi. * USDP MENANG PEMILU MYANMAR YANGON (ANP) - Partai Uni Solidaritas dan Pembangunan, USDP, yang didukung rezim militer Myanmar, menyatakan meraih kemenangan besar dalam pemilu Ahad (07/11) di Myanmar. Kabarnya partai memenangkan sekitar 80 persen kursi dalam parlemen. USDP menjalin hubungan erat dengan diktator Than Shwe, yang sejak tahun 1992 berkuasa di Myanmar, bekas Burma. Ahad lalu Myanmar untuk pertama kali sejak 20 tahun menggelar pemilu. Pemilu diboikot partai oposisi terpenting. Menurut negara-negara Barat dan Jepang, pemilu hanya sandiwara belaka. * PEMIMPIN JUNTA ARGENTINA MENINGGAL DUNIA BUENOS AIRES (ANP) - Emilio Massera, pemimpin junta semasa rezim diktatur Argentina, meninggal dunia Senin (08/11). Sumber rumah sakit melaporkan ia meninggal dalam usia 85 tahun akibat pendarahan otak. Massera salah satu pemimpin junta yang adalah otak di balik kudeta Argentina tahun 1976. Kudeta ini merupakan awal diktatur militer 1976-1983 di bawah pimpinan jenderal Jorge Videla. Massera memimpin angkatan laut serta ESMA, pusat pelatihan angkatan laut, tempat ribuan lawan politik ditahan, dianiaya dan dibunuh. Hanya seratus dari lima ribu tahanan masih hidup. Tahun 1985 Massera serta pemimpin junta lain divonis hukuman penjara seumur hidup sehubungan kejahatan terhadap kemanusiaan. Tahun 1990 ia diberi pengampunan presiden ketika itu, Carlos Menem. Namun 2007 hakim menyatakan tidak sah keputusan Menem. 1998 Massera kembali ditangkap, kali ini karena dituduh terlibat penculikan bayi milik penentang junta. * MAHASISWI BELANDA DILARANG MASUK ISRAEL YERUSALEM (RNW) - Mahasiswi Belanda, Anne de Jong, yang Mei lalu bergabung dalam konvoi bantuan kemanusiaan untuk Gaza, dilarang masuk Israel. Ia juga sempat ditahan satu malam sebelum dipulangkan ke Belanda dengan pesawat. De Jong, 29 tahun, kuliah jurusan antropologi pada universitas London. Ia diberitahu dilarang masuk Israel karena ikut salah satu kapal konvoi bantuan. De Jong bertolak ke Israel menghadiri kongres tentang bantuan pembangunan untuk wilayah-wilayah Palestina. Ia tidak boleh masuk Israel selama sepuluh tahun karena masuk negeri tersebut secara ilegal. Mei lalu Israel menggunakan kekerasan menghentikan kapal-kapal yang berlayar di perairan internasional. Beberapa orang tewas dalam aksi itu. Dua warga Belanda, termasuk De Jong, dibawa ke Israel dan tak lama kemudian dibebaskan. * PARTAI KOMUNIS KUBA GELAR KONGRES HAVANA (ANP) - Untuk pertama kali sejak 13 tahun, partai komunis Kuba kembali menyelenggarakan kongres. Kongres bertujuan untuk mencari jalan keluar atas krisis ekonomi Kuba dan direncanakan akan digelar April mendatang. Presiden Kuba, Raul Castro mengumumkan rencana itu Senin (08/11) seusai bertemu sekutunya, Presiden Venezuela, Hugo Chavez. Kongres terakhir partai komunis Kuba berlangsung tahun 1997 di bawah rezim Fidel Castro, saudara laki-laki Raul. Partai komunis biasanya mengadakan kongres setiap lima tahun sekali. Tapi tahun-tahun belakangan pertemuan partai beberapa kali ditunda tanpa alasan jelas. Presiden Castro dan Chavez, Senin merayakan kerja sama sepuluh tahun antara Kuba dan Venezuela. Dua negara bekerja sama melawan musuh bersama, yakni Amerika Serikat. Menurut dua sekutu kerja sama itu juga dilanjutkan dalam dasawarsa mendatang. * LIMBAH NUKLIR CAPAI GORLEBEN DANNENBERG (ANP) - Setelah perjalanan 92 jam, limbah nuklir mencapai tempat penyimpanan di Gorleben, tujuan akhir limbah. 20 kilometer terakhir ditempuh dengan truk dan bukan dengan kereta api. Transportasi limbah nuklir mengalami penundaan besar akibat blokade dan aksi lain para penentang penyimpanan limbah nuklir di Gorleben. Polisi Jerman Senin malam (08/11) membongkar blokade-blokade terakhir. * DUA WNI DICULIK DI NIGERIA LAGOS (AFP) - Tujuh warga asing diculik dalam serangan terhadap kilang minyak lepas pantai Nigeria. Di antara korban penculikan adalah dua warga negara Indonesia. Lima korban lain adalah dua warga Amerika Serikat, dua Prancis dan satu warga Kanada. Kelompok pria bersenjata menyerang kawasan pengeboran minyak Senin (08/11). Dua orang terluka dalam aksi tersebut. Masih belum jelas apakah pelaku menuntut uang tebusan. * PAKET MENCURIGAKAN DI ATHENA ATHENE (ANP) - Polisi Yunani menyelidiki sebuah paket mencurigakan untuk kedutaan besar Hungaria di Athena. Pekan silam sejumlah paket berisi bom dikirim ke beberapa kedutaan besar di Athena, termasuk kedutaan besar Belanda. Dua laki-laki yang diduga pengirimnya ditahan awal pekan lalu. Salah satu dari mereka diduga berhubungan dengan sebuah gerakan ekstrim kiri. Organisasi ini mulai muncul di Athena tahun 2008 dan terutama melancarkan serangan kecil terhadap gedung pemerintah dan rumah politisi. * POLISI PARIS TANGKAP TERSANGKA TEROR PARIS (ANP) - Polisi Prancis Selasa (08/11) menahan lima orang yang diduga pernah tinggal di kamp pelatihan kelompok militan di kawasan perbatasan Pakistan dan Afghanistan. Demikian sumber-sumber kehakiman Prancis melaporkan. Menurut stasiun radio Prancis RTL lima orang tersebut tiba di Paris naik pesawat terbang. Stasiun televisi berbahasa Arab al-Jazeera melaporkan, Osama bin Laden akhir Oktober silam mengutuk Prancis. Pemimpin al-Qaeda menunjuk pada penculikan lima warga Prancis di Niger, Afrika. Menurut Osama penculikan itu antara lain berkaitan dengan kebijakan muslim Prancis. Kebijakan itu bersifat diskriminatif. Osama juga menyerukan agar Prancis menarik mundur pasukan dari Afghanistan. * EKSPOR SENJATA BELANDA DIPERMASALAHKAN GRONINGEN (ANP) - Tahun lalu Belanda mengekspor senjata senilai 1,41 miliar euro. Itu peningkatan 12 persen dibandingkan tahun 2008. Demikian tercantum dalam laporan tahunan Kampanye Melawan Perdagangan Senjata CtW yang terbit Selasa (09/11). Menurut organisasi banyak senjata dikirim ke kawasan dan negara diktatur yang dianggap kontroversial. Seharusnya pemerintah bersikap lebih berhati-hati dalam pemberian izin ekspor senjata. Menurut CtW Maroko, yang membeli tiga kapal tempur senilai 555 juta euro, negara tujuan terpenting. Negara pembeli besar lainnya adalah Amerika Serikat (178 juta), Jerman (149 juta), Kanada (85 juta) dan Turki (66 juta). * BERITA BURSA AMSTERDAM (ANP) - Bursa saham Eropa pada umumnya dibuka lebih rendah. Indeks AEX di Amsterdam turun 0,2 persen pada 346,08 poin. Bursa saham Paris dan Frankfurt merugi 0,3 persen, sementara bursa saham London naik 0,1 persen. 1 Euro = 1,3835 USD 1 USD = 8.893,00 IDR 1 Euro =12.313,95 IDR * AS DUKUNG INDIA DI PBB DAN OBAMA KE INDONESIA Amerika Serikat mendukung pencalonan India untuk menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Demikian harian Belanda Trouw dan de Volkskrant. Washington sebelumnya belum pernah secara terbuka mendukung niat India. Susunan dan jumlah anggota tetap Dewan Keamanan PBB memang sudah lama menjadi bahan diskusi. Dewan yang sekarang terdiri atas 15 negara, dengan lima anggota tetap yang masing-masing punya hak veto untuk menolak resolusi. Kekuatan Baru Negara-negara besar yang baru seperti Brasilia, Jepang, Afrika Selatan, dan India sudah beberapa kali menyatakan niat menjadi anggota tetap. Mereka menekankan, pembagian kekuasaan di dunia sudah berubah. Sebelumnya Washington sudah mendukung niat Jepang, dan sekarang India. Sebagai sekutu tentu saja Obama tidak bisa bersikap lain selain mendukung, jelas de Volkskrant. Walaupun Amerika mendukung niat India, bukan berarti bahwa keinginan itu pasti terlaksana, lanjut Trouw. Sampai saat ini, upaya reformasi selalu ditahan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Obama juga menekankan, apabila India ingin berperan sebagai negara adikuasa, India harus membereskan pelanggaran hak-hak asasi manusia. India adalah salah satu sekutu Burma, yang dipandang Amerika sebagai negara yang menekan demokrasi. Usir Dari India kita ke Belanda. Walikota Gouda menyatakan akan mengusir semua keluarga yang bermasalah dari kotanya. Hampir semua keluarga itu keturunan Maroko, demikian dinyatakan sang walikota kepada harian Algemeen Dagblad. Sudah beberapa tahun kota Gouda dilanda teror-teror jalanan yang terutama dilakukan anak-anak muda keturunan Maroko, yang usianya sekitar 12 tahun. Misalnya mereka melempari penduduk manula dengan telur dan umbi bunga. Menurut walikota Cornelis, orangtua anak-anak itu menolak bekerja sama untuk mengatur, mendidik dan menasehati anak-anak agar mengubah sikap. Selain itu banyak orangtua yang membantah anaknya berbuat nakal, sementara sang anak di luar rumah melakukan perusakan atau penganiayaan. Menurutnya, saat ini ada sekitar 20 keluarga sangat bermasalah di kota tersebut. Sang walikota mengakui, dengan mengusir mereka, masalahnya belum selesai. Menurutnya, dibutuhkan satu generasi sebelum masalah ini dapat dipecahkan. Demikian Algemeen Dagblad. Obama "Berkunjung kembali ke masa kecil di Indonesia," demikian judul artikel mengenai Obama di The International Herald Tribune. Kedua rumah tempat Obama menghabiskan sebagian masa kecilnya, dan sekolah dasarnya di Jakarta hampir empat dekade lalu, masih berdiri dan tidak berubah. Sebagian teman lamanya bahkan masih tinggal di perkampungan Menteng dalam. Ketika presiden Amerika Serikat Barack Obama mendarat di Jakarta, dia akan melihat kota yang di satu sisi tidak berubah, tapi di sisi lain mengalami perubahan luar biasa. Jakarta menyambut Obama sebagai anak hilang yang datang kembali. Kepopulerannya yang luar biasa di Indonesia berkurang karena sang presiden telah dua kali membatalkan kunjungan ke Indonesia. Sejumlah tetangga dan teman bermain Obama di Matraman Dalam bercerita tentang Barry yang gampang bergaul dan bahkan nakal. Teman-teman bermainnya menceritakan, dulu Obama pernah ditanya apa cita-citanya jika sudah besar: "Saya akan menjadi presiden," jawabnya. Demikian The International Herald Tribune. * GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: RUMAH KEMATIAN YANG PENUH TAWA RUMAH KEMATIAN YANG PENUH TAWA Anak-anak kurus kering yang sekarat. Orangtua yang sudah putus asa memperjuangkan hidup anak-anaknya. Gambaran itulah yang dimiliki banyak orang Belanda mengenai kinderhospice, yang secara harfiah berarti "rumah kematian untuk anak-anak." Kinderhospice adalah semacam panti perawatan bagi anak-anak yang sakit parah. Bagaimana suasana di sana? Reporter Maurice Laparliere menghabiskan waktu 24 jam di kinderhospice Lindenhofje di Amsterdam. Jujur saja, wajah-wajah terkejut mengelilingi saya ketika saya mengutarakan niat untuk mengunjungi Lindenhofje. Haruskah kamu pergi ke sana? Kata hospice seolah identik dengan "kematian." Dan hospice untuk anak-anak adalah tempat paling menyedihkan di dunia, sebuah potret mengerikan bagi tiap orangtua. Makan Siang Kinderhospice, panti perawatan anak-anak, terdapat di seluruh dunia. Tapi di Belanda, tempat ini tidak mirip panti atau rumah sakit, melainkan rumah biasa. Lindenhofje terletak di tengah kawasan perumahan di Amsterdam. Saya menguatkan diri, saya datang tepat waktu untuk makan siang. Dua balita ceria dan seorang remaja duduk di meja makan. Mereka menyanyikan lagu ritual: Selamat makan! Dengan riang gembira Nina, Stefanie dan Rodrigo menikmati makan siang. Roti khusus disiapkan, karena dua di antara mereka pasien diabetes, mereka mengidap banyak penyakit dan ketertinggalan perkembangan. Tapi selain itu, mereka sama seperti anak-anak lain: menyukai headphone dan mikrofon yang saya bawa. Kabel dan ular Saya berkenalan dengan tiga anak "paling sehat" dari sembilan anak. Walaupun sakit dan butuh perawatan ekstra, mereka terlihat normal seperti anak-anak lain. Mereka ditaruh di Lindenhofje beberapa hari dalam seminggu untuk mengurangi beban orangtua, sehingga orangtua bisa memberikan perhatian kepada kakak-adik mereka yang tidak sakit. Walau terlihat seperti rumah biasa, ada dunia lain di Lindenhofje. Pintu di sebelah keranjang bayi besar menuju ke ruang medis yang penuh tandu, kabel, tabung dan mesin. Pelan namun pasti anak-anak masuk ke ruangan itu. David yang berumur 5 tahun cacat berat. Ia tak akan bisa duduk, apalagi berjalan. Berbicara saja tak mungkin baginya. Masa depannya jelas tak jelas. Hal yang sama dialami si kembar Luca dan Mattheo, dua balita pirang menggemaskan yang berusia 3 tahun. Otot mereka sangat kejang sampai-sampai tak akan bisa bekerja lagi dalam sepuluh atau lima belas tahun ke depan. Tawa riang Jacques, ayah si kembar, mengatakan ia menikmati tiap saat bersama kedua putranya. Ia tidak mau memikirkan masa depan. Ia memijat betis anak-anaknya. Si kembar kadang membalasnya dengan senyum lebar. Anak-anak cacat berat diletakkan di kursi besar. Mereka menonton Teletubbies di televisi. Kadang mereka dipangku. Saya merasa bahwa malaikat kematian masih menunggu di sudut. Saya merasa, terlalu banyak tawa di sini. Koordinator perawatan Chantal de Leeuw: "Kami tak menyangkal bahwa kami berurusan dengan anak-anak sekarat. Kadang kondisi mereka tiba-tiba menurun drastis. Kalau begitu, kami harus bertindak, dan tindakan medis bisa dilakukan di sini. Di Lindenhofje ada anak-anak dari usia 0 -19 tahun yang tidak terlalu parah untuk dirawat di rumah sakit, namun terlalu sakit untuk tinggal di rumah. Yang mereka suka, di sini kami tidak pakai jas putih seperti dokter dan suster di rumah sakit. Tak ada aroma dan alat-alat medis bergeletakkan di mana-mana seperti di rumah sakit. De Leeuw lalu memberitahu peran Lindenhofje dan panti perawatan anak sejenis: "Betapa sakit pun mereka, anak-anak selalu ingin bermain. Walaupun keadaan mereka menyedihkan, mereka selalu ingin bersenang-senang. Rosa, 13 tahun, jadi buta akibat tumor di kepalanya. Ia suka permainan kartu dan permainan papan. Saki-sakit begitu, ia berusaha belajar braille agar bisa main kartu. Ia membuat sistem sendiri dengan pipa plastik untuk mengetahui di mana pion-pionnya berada. Jangan salah, anak-anak punya kekuatan besar." Semangat hidup Malam berlalu dengan cepat. Kami menonton televisi dan membuat rel kereta api dengan lego. Anak-anak yang lebih sehat kadang meminum pil atau menerima suntikan insulin untuk diabetes. Anak-anak terbelakang dan sakit parah terlihat puas di dunia kecil mereka. Semuanya berjalan lancar. Setelah beberapa waktu saya tidak sadar saya berada di "rumah kematian" untuk anak-anak. Kartu-kartu dukacita yang tertempel di dinding mengingatkan bahwa tak selamanya hari berlalu dengan tenang di Lindenhofje. Toh, kalau boleh saya usul: hilangkan nama 'kinderhospice' - rumah kematian anak-anak. Itu penghinaan terhadap semangat hidup anak-anak. * DEMONSTRASI KELEDAI AZERBAIJAN Selama beberapa minggu mendatang, dua puluh 'keledai' akan berdemonstrasi di depan sejumlah kedutaan besar Azerbaijan di Eropa, memprotes pemerintahan sang diktator. Dengan aksi ini para pencari suaka politik ingin mengadukan penyalahgunaan kekuasaan Presiden Ilham Aliyev. Mereka juga menuntut pembebasan blogger Adnan Hajizadeh dan Emin Milli. Laporan Myrtille by van Bommel. Kedua blogger tersebut sudah jadi simbol penjajahan di negara Asia Tengah ini. Keduanya membuat film sindiran tentang pembelian keledai oleh sang presiden pada kunjungan resmi ke Jerman tahun 2009. Suvenir ini mencapai 40 ribu euro harganya. Berpakaian sebagai keledai, Adnan Haji Zadeh dan Emin Milli, mereka mempertanyakan apa yang mereka sebut pemborosan itu. Tidak lama kemudian, mereka dipukuli dan ditangkap, lalu dijatuhi hukuman penjara 3,5 tahun. Penangkapan mereka, menurut organisasi Committee Outlines of Democracy in Azerbaijan CODA, adalah contoh intoleransi rejim di Baku, yang membungkam segala macam bentuk kritik. Berlagak Pilon Di bawah pemerintahan Ilham Aliyev dan ayah serta pendahulunya, Heydar Aliyev, banyak jurnalis ditangkap serta ribuan orang dibunuh selama 20 tahun terakhir. Hampir setengah dari 8 juta penduduk Azerbaijan meninggalkan negara itu, terutama dengan alasan keselamatan. Menurut Toeral Goemmatov dari CODA, dunia internasional mencurahkan sedikit sekali perhatian akan pelanggaran HAM di Azerbaijan. "Negara ini adalah salah satu produsen minyak terbesar dunia. Taruhannya terlalu besar. Oleh karena itu para pimpinan seperti Sarkozy dan bekas PM Belanda Balkenende berjabat tangan dengan presiden Aliyev di foto. Sementara itu mereka berlagak pilon dengan apa yang terjadi di Azerbaijan dan membiarkan rejim tak terusik." KKN Di Azerbaijan, semua di bawah kendali presiden Aliyev. Seluruh jabatan tinggi, dari pemerintah hingga polisi, diduduki anggota keluarga atau teman sang presiden. Pengangkatan pejabat bukan berdasarkan kapasitas, kata Goemmatov. "Negara tersebut dipimpin orang-orang yang bahkan tidak lulus sekolah dasar dan cuma punya satu kepentingan: untuk cepat kaya. Sementara masyarakat tetap miskin." Mobilisasi Belum lama ini Azerbaijan melangsungkan pemilu. Tapi Goemmatov tidak mau menipu diri dengan ilusi demokrasi. Oposisi yang sesungguhnya tidak ada di negara itu. "Oleh karena itu kami ingin memberi sinyal pada para pemuda Azerbaijan, mereka tidak dilupakan. Bahwa kita tidak terima lagi rejim bertingkah sesuka hati dan kami ingin mendengar suara mereka. Kami mencari reunifikasi dengan sama-sama mengatakan 'TIDAK'. " Pada demonstrasi di depan kedutaan besar Azerbaijan di pelbagai negara Eropa, 20 'keledai' akan mengakui kejahatan yang mereka lakukan selama 20 tahun terakhir dengan cara lucu. Para keledai mewakili antara lain sang presiden, istrinya Mehriban Aliyeba dan para menteri Azerbaijan. * BANJIR PENGUNGSI MYANMAR SUDAH DIRAMALKAN Beberapa hari setelah pelaksanaan pemilu di Myanmar diperkirakan sekitar 150.000 pengungsi telah menyeberangi perbatasan dengan Thailand. Aliran pengungsi ini menyusul pertikaian antara pemberontak Karen dan tentara Burma, dan hampir tidak ada hubungannya dengan pemilu yang berlangsung. Tekanan terhadap kamp-kamp pengungsi yang terletak di sepanjang perbatasan dengan Thailand, meningkat. Laporan Johan Huizinga dan John Tyler. Mereka harus terburu-buru meninggalkan rumah mereka, membawa barang seadanya dan kemudian menuju ke arah sungai. Setelah menyeberangi sungai tersebut, mereka tiba di wilayah yang cukup aman di Thailand. Wartawan Australia Phil Thornton tinggal tidak jauh dari perbatasan tersebut, dan melihat bagaimana para pengungsi menyeberangi sungai ini. clip 1 myanmar thornton Ada petani, pekerja harian, datang ke sini membawa barang yang bisa mereka bawa dengan tangan. Suatu pemandangan yang menyedihkan. Kamu melihat laki-laki, perempuan, anak-anak, ibu hamil. Kaum manula yang hanya membawa sedikit barang di kantong plastik mereka. Mereka menyeberang menggunakan perahu panjang, banyak suara, banyak orang yang panik mencoba mencapai pinggir sungai yang penuh lumpur di wilayah Thailand yang aman. Para pengungsi melarikan diri dari pertempuran yang sedang berlangsung di kota Myawaddy, di mana tentara pemerintah Myanmar menyerang para pemberontak yang terdiri atas penduduk etnik Karen. Paling tidak satu orang pengungsi tewas ketika sebuah granat yang kesasar meledak di pinggir sungai di wilayah Thailand. Thornton mengatakan tentara Thailand cukup efisien menjauhkan para pengungsi dari wilayah perbatasan yang berbahaya. Bagaimananapun juga para pengungsi boleh dibilang cemas. Bukan tempat liburan Ewout Suithoff dari organisasi pengungsi ZOA berkunjung ke kamp yang terletak di perbatasan Thailand, Mae Sot September lalu, "memang situasi di tempat itu boleh dibilang menyedihkan." Di wilayah ini sudah beberapa puluh tahun lamanya berdiri kamp-kamp pengungsi untuk penduduk Karen yang melarikan diri dari negara tetangga Myanmar. Sejak kemerdekaan Burma, atau Myanmar sekarang, di tahun 1948 minoritas Karen memperjuangkan kemerdekaan mereka. Menurut Suithoff September lalu sudah ada tanda-tanda akan pecah kembali pertikaian. clip 2 myanmar zoa ketika saya di sana, sudah diperhitungkan arus pengungsi sebesar 10 hingga 15 ribu pengungsi ke wilayah tersebut. Ketegangan waktu itu sudah meningkat dan diperkirakan pemilu akan jadi alasan pecahnya kekerasan baru. Suithoff tidak melihat adanya hubungan langsung dengan pemilu yang digelar rezim militer Myanmar. Konflik yang spesifik ini sudah berlangsung bertahun-tahun, jelasnya. Para pemberontak Karen mula-mula memperjuangkan kemerdekaan. Tetapi sekarang, seperti berbagai kelompok minoritas lainnya, menuntut otonomi luas di dalam pemerintah federal Myanmar. Sebelumnya pemimpin rejim telah mengirim tambahan pasukan ke wilayah perbatasan. Ribuan pengungsi yang datang minggu ini dari tiga tempat di perbatasan, akhirnya tiba di kamp yang telah menampung sekitar 145.000 pengungsi lainnya. Mereka telah berada di kamp tersebut selama bertahun-tahun. Para pendatang baru tidak bisa begitu saja kembali ke desa mereka. Tapi Suithoff menambahkan pemerintah Thailand punya pendapat yang berbeda. Menurut berita terakhir kelompok pertama pengungsi Burma telah dipulangkan kembali ke negaranya. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
