---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 16 November 2010 13:40 UTC



** WIRAJUDA TAK PUNYA KEKEBALAN HUKUM

** SBY INGIN KASUS TKW SUMIATI TUNTAS

** THAILAND EKSTRADISI PENYALUR SENJATA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MERAPI MASIH BERBAHAYA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TURKI MAIN BOLA, TAPI BUKAN BAGI BELANDA 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MUTASI GEN BISA PENYEBAB CACAT MENTAL



* WIRAJUDA TAK PUNYA KEKEBALAN HUKUM

Mantan menlu Hassan Wirajuda tidak memiliki kekebalan hukum di Belanda. Karena 
itu ada kemungkinan beliau ditangkap apabila hakim sidang kilat memenuhi 
tuntutan RMS untuk menahan mantan menlu Indonesia tersebut, demikian jurubicara 
kementrian luar negeri Belanda. 

Republik Maluku Selatan (RMS) di pengasingan meminta perdana menteri Belanda 
Mark Rutte agar menangkap mantan menlu RI Hasan Wirajuda, kalau ia nanti berada 
di Belanda. Wirajuda direncanakan akan memberikan ceramah di kota Den Haag, 23 
November mendatang. 

Presiden RMS di pengasingan John Wattilete mengatakan kepada Radio 1 (Radio 
Domestik Belanda) bahwa Wirajuda ikut bertanggung jawab atas pelanggaran hak 
asasi manusia (HAM) di Maluku karena ia pernah menjadi menlu selama 8 tahun. 
Kalau pemerintah Belanda tidak memenuhi permintaan RMS untuk menangkap 
Wirajuda, RMS mungkin akan menggugat pemerintah Belanda seperti yang pernah 
dilakukan terhadap SBY awal Oktober lalu. SBY akhirnya membatalkan kunjungannya 
ke Negeri Kincir Angin sehubungan dengan sidang kilat atau kort geding yang 
diajukan RMS.


* SBY INGIN KASUS TKW SUMIATI TUNTAS

Presiden SBY menuntut keadilan untuk apa yang disebutnya penyiksaan luar biasa 
yang dilakukan terhadap TKW Indonesia di Arab Saudi. 

Seorang TKW asal Indonesia, Sumiati Binti Salan Mustapa, 23 tahun, sejak 8 
November lalu dirawat di rumah sakit di Madinah, karena luka parah antara lain 
di bibir dan wajah akibat penyiksaan oleh majikannya.  

Presiden SBY mengatakan untuk mengirim tim khusus ke Arab Saudi untuk menangani 
kasus tersebut.  "Saya ingin menyampaikan berita yang sangat mengejutkan soal 
apa yang terjadi atas warga Indonesia di Arab Saudi,"kata presiden SBY di 
hadapan pertemuan kabinet.

Presiden SBY memerintahkan menteri luar negeri untuk menangani kasus tersebut 
secara serius. Sumiati adalah seorang TKW asal Dompu, Nusa Tenggara. Ia bekerja 
di Arab Saudi, empat bulan lalu.


* THAILAND EKSTRADISI PENYALUR SENJATA

Thailand akan mengekstradisi penyalur senjata Rusia Viktor Bout ke Amerika 
Serikat. Pemerintah Thailand sepakat dengan keputusan tersebut, ungkap perdana 
menteri Abhisit Vejajijva, Selasa. 

Bout kemungkinan besar akan berangkat ke Amerika pada Selasa malam. Viktor Bout 
adalah mantan pilot angkatan udara Uni Sovyet. Ia ditangkap di Thailand pada 
Maret 2008. Pihak Kejaksaan Agung Amerika menduga Bout menyalurkan senjata 
kepada kelompok-kelompok teror seperti misalnya Al-Qaida.

Bout berjanji untuk mengirim senjata bernilai jutaan euro bagi agen Amerika 
yang menyamar sebagai anggota pemberontak Kolombia FARC. Bout sendiri 
menyatakan tuduhan itu sebagai suatu fantasi.


* AMERIKA SERANG MILITAN PAKISTAN

Sebanyak 20 orang pemberontak tewas setelah pesawat tak berawak Amerika 
menembaki mereka di Pakistan.

Tembakan rudal pesawat mengenai sasaran benteng dan kendaraan di desa Ghulam 
Khan, dekat perbatasan Afghanistan.

"Beberapa pemberontak sedang berjalan dari Afghanistan, ketika mereka 
tertembak, " ujar seorang pemimpin lokal.

Wilayah Waziristan Utara merupakan markas bagi para militan yang berperang 
melawan pasukan koalisi di Afghanistan. Amerika sebelumnya meminta Pakistan 
untuk memberantas pangkalan militan di wilayah itu. Namun Pakistan tidak 
berbuat banyak, akhirnya Amerika menggelar serangan sendiri dengan pesawat tak 
berawak.


* BENTROK PASUKAN PBB DAN WARGA HAITI

Dua orang tewas dalam bentrok antara warga Haiti dengan anggota misi PBB, 
demikian lapor pejabat Haiti dan misi PBB Minustah.

Salah seorang yang tewas adalah seoerang laki-laki berusia 20 tahun. Jenazahnya 
ditemukan di pangkalan misi Minustah di kota Cap-Haiti. Menurut salah seorang 
jurubicara Minustah, laki-laki itu menembaki pasukan PBB. Anggota pasukan 
akhirnya membalas dan menewaskan korban. Sementara itu korban satunya tewas 
saat berlangsungnya kerusuhan di jalanan kota tersebut.

Isu yang beredar di Haiti menyatakan bahwa anggota militer PBB asal Nepal 
menyebarkan bakteri kolera di negara itu. Wabah tersebut sudah menewaskan 917 
orang. PBB menyangkal tuduhan tersebut. Selain itu warga Haiti juga berang 
dengan tidak adanya bantuan dari pemerintah.


* WARGA JERMAN DITUDUH MATA-MATA

Dua warga Jerman yang bulan lalu ingin mewawancara anak laki-laki perempuan 
yang divonis hukuman mati di Iran, akhirnya secara resmi dituduh melakukan 
mata-mata.

Jaksa penuntut umum di pengadilan propinsi Azerbaijan Timur, Malekadjar Sharifi 
mengatakan bawha keduanya datang ke Iran untuk melakukan propaganda. Mereka 
didakwa melakukan tindakan mata-mata.

Sakineh Mohammad Ashtiani mendapat perhatian dunia barat setelah ia divonis 
hukuman rajam karena dakwaan berzina. Selain itu ia didakwa pula dengan 
pembunuhan. Jaksa Sharifi mengatakan, belum ada keputusan kapan hukuman rajam 
itu akan dilangsungkan. Menurutnya media barat sengaja menyebarkan berita soal 
vonis itu untuk menurunkan citra Iran.


* MINAT MAHASISWA ASING BELAJAR DI BELANDA

Sekitar 47 ribu mahasiswa asing terdaftar di pendidikan tinggi Belanda. Enam di 
antara sepuluh mahasiswa adalah perempuan. 

Dari jumlah tersebut, dua pertiganya berasal dari negara-negara Uni Eropa, 
demikian menurut penelitian  yang dilakukan oleh organisasi kerjasama 
internasional untuk pendidikan tinggi Belanda, Nuffic, yang telah 
dipublikasikan. 

Sebagian besar mahasiswa asing berasal dari Jerman yaitu sebanyak 20.800 orang. 
Sementara itu Cina menyalurkan mahasiswa terbanyak ke Belanda dari  
negara-negara di luar Uni Eropa. Ekonomi adalah jruusan yang paling favorit. 

Jurusan yang paling digemari di tingkat universitas adalah pertanian, sementara 
untuk tingkat akademi jurusan bahasa dan budaya yang paling menarik minat.


* BERITA BURSA

Lantai bursa di Eropa dibuka dengan kerugian pada Selasa. Indeks AEX merugi 0,7 
persen sesaat setelah dibuka atau berada pada 342,68 poin.

Nilai tukar euro tercatat $ 1,3610
Satu euro sama dengan Rp 12.186
Satu dolar setara dengan Rp 8.965


* EKS GUANTANAMO INGGRIS DAPAT GANTI RUGI

Sejumlah warga Inggris, eks tahanan tahanan di Guantanamo Bay mendapat ganti 
rugi. Kesepakatan itu dicapai dengan pemerintah Inggris yang akan mengumumkan 
hal tersebut di hadapan parlemen.

Demikian dilaporkan stasiun penyiaran BBC dan koran Inggris, Independent 
berdasarkan laporan sumber-sumber pemerintah.

Enam eks tahanan mengatakan bahwa mereka disiksa dan Inggris turut terlibat 
dalam kasus itu. Dengan ganti rugi tersebut, pemerintah Inggris ingin mencegah 
bocornya cara kerja dinas rahasia.


* MASKOT PIALA EROPA 2012

Dua maskot Piala Eropa 2012 yang akan berlangsung di Polandia dan Ukraina 
dipublikasikan di Warsawa. 

Maskot itu berupa dua pemain bola bersaudara yang masing-masing mengenakan kaus 
dengan warna dua negara. Merah untuk Polandia dan biru untuk Ukraina.

Sementara itu nama maskot akan ditentukan oleh masyrakat. Melalui situs 
Sepakbola Eropa UEFA, masyarakat dapat memutuskan tiga pilihan yaitu Slavek dan 
Slavko, Siemko dan Strimko serta Klemek dan Ladko. Pemenang akan diumumkan 4 
Desember.


* GANGGUAN SHOLAT IDUL ADHA YUNANI

Polisi Yunani mengusir kelompok nasionalis ultra kanan dan rasis dengan gas air 
mata ketika mereka menganggu jalannya sholat Idul Adha. 

Athena merupakan satu-satunya ibukota Uni Eropa yang tidak memiliki mesjid. 
Untuk itu sholat Iedul Adha bagi sekitar 300 ribu warga muslim di Athena dan 
sekitarnya dilakukan di lapangan terbuka.

Di pusat kota lapangan Attika, para perusuh mencoba menganggu jalannya shalat 
Idul Adha dengan musik keras. Selain itu para penduduk sekitar juga memutar 
musik heavy metal dengan keras dan melempar telur.


* PANGERAN WILLIAM NIKAH

Pangeran William dari Inggris, putra tertua pangeran Charles dan almarhumah 
Lady Diana Frances Spencer akan menikah tahun depan dengan Kate Middleton.

Keduanya berusia 28 tahun dan saling dan saling kenal ketika menuntut ilmu di 
universitas di Skotlandia. Rencana pernikahan diumumkan oleh Clarence House, 
kediaman resmi pangeran Charles.


* MERAPI MASIH BERBAHAYA

Aktivitas Merapi sudah berkurang dibanding hari-hari sebelumnya. Namun pakar 
vulkanologi memperingatkan gunung berapi di Jawa Tengah ini masih berbahaya. 
Ribuan pengungsi Senin kemarin kembali ke rumah di desa asal. 

Yuwono Lagaida, direktur Radio Pendawa Angkasa Ria, mitra Radio Nederland di 
Magelang, Jawa Tengah menceritakan para pengungsi sebenarnya belum diizinkan 
pulang ke rumah masing-masing. 

Ternak
Tapi di pagi hari sampai sore para penduduk diperbolehkan pulang ke desa asal 
untuk mencari dan memberi makan ternak mereka. Sore mereka kembali lagi ke 
tempat pengungsian. 

"Pusat vulkanologi belum merekomendasikan para pengungsi untuk pulang. Jadi 
mereka belum boleh pulang."

Yuwono sempat berkunjung ke beberapa tempat pengungsian. Menurutnya kondisinya 
tidak sama. Ada tempat pengungsian yang kekurangan beras. Sementara yang lain 
justru kelebihan beras. 

"Tapi rata-rata untuk kebutuhan pangan dan air bisa terpenuhi."

Pengungsi
Banyak pengungsi jatuh sakit, terutama anak-anak dan orang tua. Para pengungsi 
tidak ada kegiatan apa-apa, cerita Yuwono. Mereka hanya menunggu berita-berita 
terbaru dan membuat dapur umum untuk memasak.

Di zona daerah bahaya, 15 kilometer dari puncak gunung Merapi, banyak tanaman 
rusak. Gunung Merapi masih mengeluarkan abu tapi tidak sebanyak minggu-minggu 
lalu. Awan panas juga sudah berkurang. 

"Tapi menurut sumber balai vulkanologi Yogya itu ada gempa tremor. Jadi tremor 
itu menurut penjelasan mereka adalah energi yang tersimpan di dalam perut 
gunung Merapi itu sendiri masih besar."

Awas
Karena itu balai vulkanologi belum berani menurunkan status Merapi yang 
sekarang masih awas,  status tertinggi. 

"Energi yang tersimpan di dalam gunung Merapi, kalau keluar, bisa berbentuk 
letusan," cerita Yuwono Lagaida. 

Fosdis
Lima belas kilometer dari puncak Merapi terletak rumah milik yayasan Fosdis, 
tempat penampungan anak-anak penyandang cacat. Laki-laki Belanda, Ton van der 
Weij, koordinator proyek di Yogyakarta, belum tahu nasib bangunan Fosdis, 
karena jalan menuju lokasi ditutup.

Tengah malam semua penghuni rumah diungsikan.

Jam dua subuh para penghuni yayasan Fosdis disuruh mengungsi. Untungnya, Ton 
sudah mencari tempat tinggal lain di mana anak-anak untuk sementara bisa 
ditampung. Dengan sejumlah taksi anak-anak diantar ke rumah tersebut. 

Situasi sangat kacau. 

Berisik
Anak-anak panik. Mereka harus cepat mencari barang yang bisa dibawa pergi. 
Aktivitas Merapi memang sangat menakutkan. Gunung memuntahkan lava dan abu. 
Juga suaranya sangat berisik. Anak-anak masih ingat betul gempa bumi menyusul 
letusan Merapi tahun 2006. Mereka takut akan bisa terjadi gempa lagi. 

Anak-anak sangat kecewa harus meninggalkan rumah Fosdis di kaki gunung. 

Kami ini sebagai satu keluarga besar. Anak-anak telah hidup bersama selama enam 
bulan, 24 jam per hari. Mereka diberi pelatihan asertif, pengembangan diri, 
kerja dan lain-lain sehingga nantinya bisa hidup mandiri. 

Ton van der Weij sebenarnya sangat ingin tahu keadaan rumah yayasan Fosdis. 

Atap roboh
"Jalan menuju rumah Fosdis ditutup, jadi kami tidak tahu keadaan di sana," 
cerita Ton. Diharapkan anak-anak bisa kembali ke sana akhir pekan mendatang, 
paling tidak sampai sepuluh kilometer dari puncak gunung. Ton mendengar atap 
rumah telah roboh. 

Menurut Ton tidak mengherankan atap bisa roboh karena diselimuti lima belas 
sentimeter abu vulkanik. 

Erupsi tahun 2006 tidak separah letusan tahun ini, jelas Ton. 

Mereda
Tahun 2006, Merapi hanya satu kali meletus dan mengeluarkan abu. Namun tahun 
ini Merapi meletus sebanyak lima kali. Letusan terakhir adalah yang paling 
berat. Namun kini aktivitas gunung sudah mereda dan hanya mengeluarkan abu, 
cerita Ton.  

Lalu bagaimana nanti dengan pembangunan kembali rumah Fosdis?

Bantuan akan harus datang dari Belanda. Ton tidak menaruh banyak harapan pada 
pemerintah Indonesia. "Itu memang kedengarannya sangat negatif. Tapi ya, itu 
yang saya alami sendiri," kata Ton van der Weij dari yayasan Fosdis. 

www. fosdis.com


* TURKI MAIN BOLA, TAPI BUKAN BAGI BELANDA

Rabu ini menjadi hari istimewa bagi masyarakat Turki di Belanda ketika 
kesebelasan Turki melangsungkan petandingan persahabatan melawan Belanda di 
stadion Amsterdam Arena. Ribuan pendukung berdarah Turki akan menambah semarak 
warna oranye fans Belanda dengan warna merah. Laporan Theo Tamis. 

Pertandingan persahabatan ini terasa seperti layaknya pertandingan di kandang 
sendiri, demikian kata Ketua FC Ankaraspor di Amsterdam, Hayati Kulaksiz 
kelahiran Turki, yang pindah ke Belanda 25 tahun silam. 

"Suasana akan menyenangkan dan tentu saja kami ke stadion untuk menyaksikan 
Belanda main, bukan hanya Turki saja. Banyak orang Turki di sini mengikuti 
pertandingan-pertandingan Belanda, baik live di stadion maupun lewat layar 
televisi. Bagi kami, Belanda adalah tim nasional kedua."

Kewargaan ganda
Ditanya apakah masuknya pemain-pemain berdarah Turki dalam tim Belanda akan 
memperkuat dukungannya terhadap tim Belanda, Kulaksiz tidak menjawab. Tapi ia 
memiliki pendapat mengapa tidak ada pemain Turki yang terseleksi dalam tim 
nasional belakangan ini. 

Bakat-bakat Turki yang memiliki kewarganegaraan ganda sangat berhati-hati untuk 
tidak merusak peluang meraka dengan bergabung dalam salah satu tim, demikian 
katanya. Pemain yang  sudah diseleksi tidak akan bisa berubah loyalitas. 
Apabila mereka bermain untuk salah satu tim nasional maka tidak akan 
diperbolehkan main di tim nasional lainnya.

"Ini berarti para pemain Turki akan menunda keputusan sampai ada secercah 
kepastian bahwa pelatih nasional akan terus melatih paling tidak beberapa tahun 
lagi karena di Turki anda tidak pernah bisa yakin. Itulah mentalitas Turki."

Salah orangtua 
Ragu-ragu atau tidak, tapi jumlah pemain papan atas berkualitas keturunan Turki 
di Belanda tidaklah sebanyak seperti di negara tetangga Jerman. Tapi mengapa? 
Semua berawal pada usia dini, jelas Kukaksiz, dan ini yang membedakan 
masyarakat Turki dari masyarakat Maroko, yang dari segi jumlah hampir sama. 

 "Anda saksikan orangtua Maroko, bahkan nenek-nenek 60 tahun, akan mengantar 
anak-anak mereka ke pertandingan. Tapi masyarakat Turki di Belanda akan 
mendaftarkan anak-anak mereka ke klab sepakbola dan pasrah saja. Mereka tidak 
begitu suka menonton anaknya main atau berlatih. Mereka lebih suka duduk-duduk 
di warung kopi. Saya menyaksikan bakat-bakat muda, 18 atau 19 tahun, yang 
memiliki potensi menjadi pemain profesional tapi saya yakin mereka tidak akan 
berhasil karena bakat besarpun butuh dukungan dari orangtua."

Bintang Jerman-Turki
Situasinya berbeda dengan di Jerman, di mana para pemain berdarah Turki seperti 
Serdar Tasci dan Mesut Ozil sering dipanggil untuk bergabung dengan tim 
nasional, Die Mannschaft.

"Sekitar 80% pendatang Turki di Belanda berasal dari pedesaan, tapi di Jerman, 
mayoritas berasal dari wilayah perkotaan dan memiliki mentalitas yang berbeda. 
Mereka tidaklah tradisional dan lebih aktif. Itulah alasannya."


* MUTASI GEN BISA PENYEBAB CACAT MENTAL

Apa penyebab cacat mental? Berkat penelitian baru Pusat Medik Universitas St. 
Radbouw Nijmegen, penyebab cacat mental jadi makin jelas. Tiga dari sepuluh 
kasus disebabkan mutasi spontan pada sel sperma atau sel telur orangtua. 

"Sudah 3,5 tahun kami berusaha mencari penyebabnya," kata orangtua Sven van 
Berkel. Mereka tak mengerti apa yang salah pada putra mereka. "Kami sering 
bilang, kami akan berhenti dengan semua penelitian ini. Sven harus diambil 
darahnya di bawah obat bius. Walaupun berat dan sulit, toh kami ingin tahu apa 
penyebabnya."

Penyebab cacat mental tak diketahui pada sekitar setengah penderitanya. Tak ada 
yang salah pada penampilan fisik anak-anak cacat mental, orangtua mereka 
"normal" dan kehamilan ibu juga berjalan lancar. Tak ada yang salah pada 
kromosom mereka, namun perkembangan mental anak-anak ini terganggu. Kok bisa?

Kelainan gen
Han Brunner, ahli genetik klinis, mengadakan penelitian bersama Joris Veltman 
mengenai penyebab cacat mental pada anak-anak yang terlihat "normal" ini. 
 "Sekarang kami punya alat yang bisa membaca semua gen dalam tubuh sekaligus. 
Dengan demikian kami bisa membandingkan gen kedua orangtua dengan anak. Kami 
telah melakukan penelitian ini pada sepuluh anak dan orangtua mereka. Pada enam 
anak, kami menemukan kelainan pada sebuah gen, kelainan yang tidak ditemukan 
pada kedua orangtua. Dan kelainan pada satu gen ini yang mungkin menjadi 
penyebab cacat mental," kata Brunner.
Brunner dan Veltman menggunakan teknik baru: Next Generation Sequencing. Teknik 
ini memungkinkan semua 20.000 gen - genoom - pada tubuh seseorang diamati, dan 
dalam hal ini juga dibandingkan dengan gen orangtua. Menurut peneliti, kelainan 
pada sebuah gen terjadi secara spontan. 

Lega
"Perubahan DNA adalah hal lumrah. Jika dibandingkan DNA kita akan sedikit 
berbeda dari DNA orangtua. Sekarang kita bisa memberi tahu orangtua anak-anak 
cacat mental bahwa kelainan gen mungkin timbul saat pembuatan sel sperma atau 
sel telur. Pada kehamilan kedua risiko kelainan akan jauh berkurang," kata 
Joris Veltman.

Jumlah anak-anak yang dilahirkan cacat mental di Belanda kurang lebih 2 banding 
100. Penelitian di Nijmegen ini bisa membuat orangtua mengerti lebih banyak 
mengenai anak-anak cacat mental. Seringkali orangtua lega jika mengetahui 
penyebab kecacatan anak mereka. Kejelasan apakah cacat mental merupakan 
penyakit turunan juga penting bagi orangtua yang masih ingin memiliki anak 
lagi. 

"Penelitian ini sama sekali tidak mengubah Sven," kata ayah Sven, yang jadi 
salah satu kelinci percobaan penelitian ini. Istrinya menambahkan, "Namun saya 
tenang ketika mengetahui apa yang sebenarnya kami hadapi. Sekarang, kami bisa 
mendefinisikannya." 

Orangtua Sven berharap bisa mendapat lebih banyak kejelasan soal bagaimana 
perkembangan anak mereka nantinya. 

Saat ini penelitian Next Generation Sequencing masih terlalu mahal untuk 
digunakan secara umum. Peneliti berharap, harga alat penelitian ini lambat laun 
menurun, namun bukan berarti dalam beberapa tahun ke depan penelitian ini akan 
bisa dilakukan di seluruh dunia. Lagipula alat saja tak akan cukup. Yang juga 
dibutuhkan adalah tenaga ahli yang bisa memproses data penelitian.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke