---------------------------------------------------------------------
WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.
---------------------------------------------------------------------
Edisi ini diterbitkan pada:
Kamis 25 November 2010 15:50 UTC
** KORSEL TAMBAH PASUKAN DI PERBATASAN
** MALIKI JADI PM IRAK LAGI
** 35 TAHUN KEMERDEKAAN SURINAME
** TINJAUAN PERS: MENIKAH BERSYARAT DAN NASIB HARIMAU TIDAK JELAS
** GEMA WARTA: MENIKAHI ANAK BAWAH UMUR DIANGGAP TINDAK PIDANA
** GEMA WARTA: OASE PERJUANGAN ORANG TUA DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
* KORSEL TAMBAH PASUKAN DI PERBATASAN
Korea Selatan mengirim tambahan pasukan ke kepulauan dekat perbatasan Korea
Utara. Menurut pemerintah di Seoul ini jawaban atas penembakan di pulau
Yeonpyeong.
Situasi perbatasan kedua negara masih tegang. Korea Selatan dan Amerika Serikat
mengumumkan latihan besar militer in Laut Kuning, dekat perbatasan Korea Utara.
Sementara itu Korut mengancam akan melakukan serangan baru, dengan alasan
Korsel menantang secara militer.
Krisis baru antara kedua Korea pecah ketika Korea Utara menembaki pulau
Yeonpyeong, Selasa. Penembakan mortir itu menewaskan dua warga sipil dan dua
tentara Korea Selatan. Serangan itu kemungkinan ditujukan pada pangkalan
militer, tetapi menimpa juga rumah penduduk.
Media Korea Selatan melaporkan, Pemimpin Korea Utara Kim Jong-il, sebagai
panglima angkatan bersenjata, secara pribadi memberi perintah aksi militer
terhadap Korea Selatan. Koran Korsel melaporkan Kim bertemu langsung putranya
Kim Jong-un sebelum penembakan mortir dari Laut Kuning ke pulau Yeonpyeong.
* MALIKI JADI PM IRAK LAGI
Presiden Irak, Jalal Talabani menyodorkan Nuri al-Maliki sebagai kandidat
perdana menteri periode baru. Demikian televisi pemerintah al-Iraqiya.
Presiden Talabani mendapat waktu 30 hari untuk membentuk pemerintahan baru
Irak. Setelah kosong selama delapan bulan, akhirnya tiga kubu terbesar politik
Irak menyetujui pembentukan pemerintahan baru berbasis persatuan nasional.
Menurut kesepakatan itu maka Nuri al-Maliki dari kalangan Syiah tetap sebagai
Perdana Menteri dan Jalal Talabani suku Kurdi menjadi presiden. Sementara itu
Sunni mendapat jabatan ketua parlemen. Mantan perdana menteri, Iyad Allawi akan
memimpin Majelis Rendah yang akan menentukan kebijakan kedepan Irak.
* 35 TAHUN KEMERDEKAAN SURINAME
Suriname merayakan ulang tahun ke 35 kemerdekaan dari Belanda. Pesta seni dan
budaya dimulai sejak pekan lalu sampai 6 Desember.
Presiden Suriname, Desi Bouterse mengatakan sudah saatnya rakyat Suriname
menyadari negaranya bisa menentukan masa depan sendiri. Sementara Wapres Robert
Ameerali berpendapat setelah dana bantuan dari Belanda habis, saatnya Suriname
berdiri sendiri.
Suriname yang multi etnik berpenduduk sekitar setengah juta jiwa, merupakan
bagian wilayah jajahan Belanda sejak 1667. Pedagang budak mengirim ratusan ribu
budak Afrika untuk bekerja di perkebunan. Setelah perbudakan di Suriname
dihapus 1863, buruh perkebunan didatangkan dari India dan Hindia Belanda.
Negeri Amerika Latin ini mendapat status autonomi khusus 1954. Dan 25 November
1975, Republiek Suriname resmi merdeka. Tahun-tahun kemudian Suriname diwarnai
guncangan. Antara lain kudeta militer pimpinan presiden sekarang Bouterse.
Sejak tahun 1990an Surimane menjadi demokratis.
* WILDERS BUNGKAM ANGGOTA PARLEMEN
Anggota parlemen Belanda dari partai untuk kebebasan PVV, Jhim van Bemmel
dilarang berbicara selama enam pekan. Selain itu Van Bemmel juga kehilangan
jabatan sebagai penanggungjawab urusan pembelanjaan negara.
Geert Wilders pemimpin partai kebebasan PVV mengambil keputusan itu karena Van
Bemmel menyembunyikan informasi tentang masa silamnya. Tahun 2006 lalu ia
berusuran dengan pengadilan karena memalsukan dokumen. Pelangaran ini tidak
disampaikan kepada Geert Wilders pada wawancara seleksi jadi anggota parlemen
untuk PVV.
* SKANDAL PELECEHAN KARYAWAN DI BELGIA
Pekerja pabrik metal Belgia berusia 32 tahun dilecehken selama lebih setahun
oleh dua atasannya. Ia antara lain dipaksa membuka celana dan bokongnya
dicoreti slogan. Selain itu dia juga pernah diikat dan diarak keliling pabrik.
Demikian media Belgia, 'Het Laatste Nieuws' melaporkan.
Kasus muncul ke permukaan berkat istri sang korban yang memergoki slogan di
bokong suaminya, tiga pekan lalu. Wanita ini geram dan memprotes ke direksi
perusahaan. Dua atasan akhirnya dipecat tidak hormat.
Sepekan sebelumnya Belgia juga dilanda kasus serupa. Dua karyawan dilecehkan
dan dianiaya selama bertahun-tahun di tempat kerja.
* TUKANG POS BELANDA MOGOK
Para tukang pos pekerja TNT Post melancarkan aksi mogok dua hari, mulai Kamis
hari ini. Mereka memprotes rencana PHK, tiga ribuan karyawan.
Walaupun tidak semassal demonstrasi nasional pekan lalu, namun diperkirakan
lima ribu orang akan berkumpul di Den Haag. Mereka akan menyaksikan dari dekat
debat parlemen mengenai sektor pos.
Menjelang debat, para tukang pos menyampaikan petisi kepada Menteri Sosial,
Henk Kamp dan menteri muda Perekonomian Henk Bleker. Pengunjuk rasa ingin agar
pemerintah turun tangan mengatasi masalah sektor pos.
* KALANGAN BAWAH BELANDA DOYAN INTERNET
Masyarakat kalangan bawah Belanda untuk pertama kali menghabiskan waktu lebih
banyak untuk berinternet dibandingkan kaum pendidikan tinggi.
Demikian kesimpulan penelitian Universitas Twente mengenai penggunaan internet
di Belanda sepanjang 2010. Peneliti menyebutnya sebuah revolusi sosial di dunia
maya.
Masyarakat pendidikan rendah Belanda berinternet rata-rata tiga jam en empat
menit sehari. Ini berarti hampir setengah jam lebih lama dibanding kalangan
pendidikan tinggi, demikian penelitian itu.
Kalangan pendidikan rendah terutama menggunakan internet untuk chatting, main
game online dan nonton film di YouTube. Sementara warga Belanda berpendidikan
perguruan tinggi menggunakan internet terutama sebagai sumber informasi.
* BELANDA PUNYA DATA LENGKAP BIODIVERSITAS
Hanya Belanda yang memiliki catatan flora dan fauna yang lengkap. Demikian
penulis buku tentang biodiversitas, yang prakarsai NCB Naturalis dan Yayasan
EIS-Nederland.
Sedikitnya seratus pakar terlibat penyusunan buku ini yang mencatat 47.800
hewan dan tumbuhan di Belanda. Buku 'De Nederlandse biodiversiteit' ini
dipublikasikan Kamis hari ini. Eksemplar pertama diserahkan kepada mantan
Menteri Pendidikan, Ronald Plasterk di Leiden.
Saat pendataan, para pakar sempat menemukan jenis baru hewan. Sejenis parasit
kecil yang hidup dibalik rahang kepiting dan udang.
* MENIKAH BERSYARAT DAN NASIB HARIMAU TIDAK JELAS
Jika dua orang menikah maka itu berarti semua harta milik mereka adalah milik
berdua. Jika mereka bercerai atau berpisah maka harta itu harus dibagi rata
antara keduanya. Itu adalah pendapat yang kolot menurut Partai sosial liberal
Belanda, Demokrat 66. Mereka mengusulkan agar semua pasangan di Belanda yang
berniat menikah, terlebih dulu mampir di notaris dan membuat persyaratan
pra-nikah. Di dalamnya antara lain diatur urusan finansial apabila pernikahan
berakhir dengan percerain. Demikian dilaporkan berbagai media Belanda.
Walaupun sebagian besar pernikahan di Belanda tidak berakhir dengan perceraian,
tapi parlemen Belanda berpendapat saat ini hampir semua perempuan di Belanda
bekerja, bisa mengurus dirinya sendiri, tidak tergantung secara finansial dari
suaminya dan bahkan banyak yang punya perusahaan sendiri. Jadi tiba waktunya
untuk modernisasi. Syarat pra-nikah terutama penting apabila salah satu partner
punya perusahaan sendiri atau punya harta dalam jumlah besar. Kemungkinan sang
istri atau suami terseret dalam hutang piutang apabila perusahaan bangkrut juga
nihil apabila ada persyaratan pra-nikah.
Para kritikus melihat syarat pra-nikah sebagai cara untuk melarikan diri atau
membuktikan bahwa pasangan tidak saling mencintai sepenuhnya. Bahkan sering
dilihat sebagai bukti tidak percaya kepada calon pasangannya. Satu dari tiga
pernikahan di Belanda berakhir dengan perceraian, jadi persyaratan pra-nikah
yang tidak jelas juga menyebabkan banyak persoalan, yang berakhir dengan baku
hantam. Selain itu juga negatif untuk perempuan, yang biasanya tidak bisa
membangun cadangan finansial lebih besar dari suaminya. Kebanyakan perempuan
Belanda bekerja paruh waktu. Selain itu jika bercerai banyak janda cerai yang
punya masalah finansial.
Halaman depan koran NRC Handelsblad memuat artikel berjudul 'Harimau belum juga
terselamatkan'. Tiga belas negara yang ikut serta dalam KTT Hariamu yang
ditutup Rabu ekmarin di Sint Petersburg Rusia sepakat, jumlah harimau di dunia
yang sekarang hanya 3200, harus menjadi berlipat dua di tahun 2022. Angka itu
merupakan pilihan simbolik karena tahun itu juga tahun hariamu emnurut
perhitungan Cina.
Untuk menggandakan jumlah harimau maka wilayah tempat mereka tinggal atau di
mana mereka msih ditemukan, harus menjadi cagar alam dan dilindungi lebih baik
lagi. Selain itu harus ada larangan untuk membuka hutan atau membangun di
tempat-tempat di mana hariamu berkembang biak. Rusia dan Cina memutuskan
wilayah perbatasan kedua negara dijadikan wilayah aman untukhariamu yang hidup
di wilayah tersebut. Mreka bisa dengan leluasa bergerak dari satu negara ke
negara lainnya. Untuk itu dibutuhkan dana. Banyak dana. Untuk lima tahun
mendatang ke-13 negara menyediakan 350 juta dolar untuk memulai program
penyelamatan harimau.
Di Indonesia misalnya pemerintah harus berhasil untuk melindungi
wilayah-wilayah tempat tinggal harimau yang semakin kecil karena dijadikan
perkebunan karet atau kelapa sawit. Atau di Cina dimana satu harimau bisa
dijual dengan harga 50 ribu dolar. Tulang, anggota tubuh dan kulitnya digunakan
untuk obat tradisonal atau dijadikan hiasan di rumah. Memang perdagangan
harimau dilarang, tapi antara lain korupsi menyulitkan pemberantasan
perdagangan liar. Karena itu NRC handelsblad menyimpulan nasib harimau belumlah
jelas.
* MENIKAHI ANAK BAWAH UMUR DIANGGAP TINDAK PIDANA
Pujiono Cahyo Widiyanto alias Sheikh Puji yang melakukan pernikahan siri dengan
Lutviana Ulfah yang baru berusia 12 tahun dijatuhi hukuman penjara 4 tahun oleh
pengadilan. Keputusan pengadilan itu berdampak luas. Tidak saja pernikahan
dengan anak-anak dibawah umur dihukum sebagai tindak pidana tetapi juga
hubungan sex dengan anak-anak dibawah umur yang marak di sektor prostitusi.
Demikian Aris Merdeka Sirait, sekjen KomNas Anak
Aris Merdeka Sirait (AMS) : Pengadilan memutuskan bahwa Sheikh Puji itu
bersalah. Itu yang penting. Bukan soal hukuman 4 tahun, lebih atau kurang dari
empat tahun. KomNas Perlindungan Anak melihat, siapapun yang melakukan
pernikahan dengan anak dibawah umur itu merupakan tindak pidana. Kita menyambut
baik keputusan yang menyatakan Sheikh Puji bersalah.
Radio Nederland (RN) : Karena melanggar dua Undang-undang. Undang-undang
Perlindungan Anak dan UU Perkawinan.
AMS : Betul. Itu essensi dari keputusan pengadilan. KomNas Anak tidak peduli
dengan masa tahanan yang diputuskan, apakah lebih atau kurang dari empat tahun.
Yang penting bahwa melakukan perkawinan dengan anak-anak dibawah umur dengan
alasan apapun, merupakan tindakan pidana. Ini merupakan pelajaran bagi bangsa
Indonesia bahwa anak-anak harus dilindungi dari perkwaninan dini. Apalagi
dengan bujuk rayu atau janji apapun kepada anak-anak tersebut. Perkawinan
dengan anak-anak dibawah umur patut dihindari di negara ini.
RN : Keputusan pengadilan berdasarkan hukum, sejauh mana bisa effektif bagi
tradisi agama ?
AMS : Dengan keputusan pengadilan yang menyatakan Sheikh Puji bersalah maka
semua yang terjadi sebelumnya, apakah dengan dalih agama atau budaya dan
sebagainya itu merupakan tindakan yang harus dihindar. Ini merupakan pelajaran
bagi semua orang khususnya laki-laki maupun orang-orang yang menganggap diri
sebagai penguasa.
RN : Apakah semua perkawinan siri dinyatakan batal ?
AMS : Perkawinan siri tidak dinyatakan batal, tetapi kalau perkawinan siri
dengan anak-anak dibawah umur itu tidak dibenarkan. Apapun dalihnya, konteks
perlindungan anak itu yang harus dikedepankan. Perkawinan antara kedua belah
pihak yang cukup umur tidak ada masalah karena tidak melanggar hukum. Yang
tidak boleh adalah perkawinan sirih adalah perkwainan dengan anak dibawah umur.
Itu yang menjadi masalah.
Wawancara selengkapnya dapat anda ikuti di www.ranesi.nl
* GEMA WARTA: LEPAS JILBAB DI FACEBOOK
LEPAS JILBAB DI FACEBOOK
Semra Celebi tak lagi pakai jilbab. Menurut gadis Turki ini, tidak perlu pakai
jilbab untuk jadi muslimah yang baik. Toh tidak mudah mengambil keputusan untuk
menanggalkan jilbab. Belum lama ini, Celebi membuat page Facebook khusus: I
took off my Hijab. Laporan Klaas den Tek.
Jilbab-jilbabnya masih tergeletak rapi di lemari, di rumah orangtuanya. Semra
Celebi menyimpan dan tak berencana membuang jilbab-jilbab yang dulu
dikenakannya. Jilbab adalah bagian dari masa lalu, tapi bukan lagi identitasnya
sekarang. Sekarang Semra tinggal di Amsterdam. Ia merasa jadi orang biasa,
anonim dan bebas.
Semra memakai jilbab untuk pertama kalinya pada usia 10 tahun. Ia mengikuti
contoh adiknya yang bersekolah di SD Islam. Semra sendiri bersekolah di SD
Kristen di Barneveld, Belanda. Bagi ayahnya yang berasal dari keluarga Turki
konservatif, jilbab sangat penting. Awalnya, Semra harus membiasakan diri
ketika baru memakai jilbab.
"Rasanya tidak nyaman, karena saya tak tahu bagaimana teman-teman akan
bereaksi. Saya ingat, teman-teman menarik saya masuk ke dalam kelas karena saya
tak berani menampakkan diri. Tapi saya diterima dengan baik. Kalau lelah
bermain dan gerah, saya lepas saja jilbabnya."
Lap dapur
Reaksi terhadap jilbabnya kadang negatif. Seseorang pernah menjulukinya 'lap
dapur'. Salah satu momen menyakitkan terjadi ketika ia melamar ke perusahaan
mainan yang menolaknya karena "tidak tega menyakiti pelanggan dengan
mempekerjakan gadis berjilbab."
Memakai jilbab jadi punya makna khusus bagi Semra. Ia lebih melihatnya sebagai
bagian dari identitas religius. Tuhan tidak ingin perempuan berpakaian seksi.
Dalam berbagai debat, ia membela pemakaian jilbab dengan menggebu-gebu. Ia
pandai bicara dan terlihat menonjol.
Titik balik
Namun kemudian datang titik balik. Semra kuliah hukum di Universiteit van
Utrecht. Dan sempat magang di Sheffield, New York dan Brussels. Ketika
meninggalkan Barneveld yang kecil dan penuh aturan, Semra mulai ragu. Setelah
membaca berbagai buku, Semra memutuskan membuka jilbabnya.
"Jilbab tidak cocok lagi dengan bagaimana saya ingin menjalankan agama. Bagi
saya sekarang, tidak perlu pakai jilbab untuk jadi muslimah yang baik. Saya
perlu waktu enam bulan sebelum benar-benar melepas jilbab. Sangat sulit. Jilbab
bukan hanya sekadar selembar kain. Ini bagian identitas saya pakai enam belas
tahun. Saya juga takut dengan reaksi dari sekitar."
Dukungan
Sekarang, sudah tiga tahun ia melepas jilbab. Dan Semra harus kembali membela
identitasnya. Kali ini sebagai muslimah tanpa jilbab. Ayahnya tidak senang
dengan keputusannya. Semra juga menerima reaksi negatif dari sekeliling. Namun
ia tak goyah. Belum lama ini Semra membuat page Facebook untuk memberi dukungan
terhadap perempuan yang telah atau berencana melepas jilbab.
Dalam waktu tiga minggu, sekitar seratus perempuan bergabung. Beberapa gadis
menulis, sama seperti Semra, mereka takut akan reaksi sekitar. Seorang ayah tak
mau bertemu putrinya selama beberapa bulan karena sang putri melepas jilbab.
Menurut Semra, page Facebook-nya tidak bermaksud menyuruh perempuan melepas
jilbab.
"Intinya adalah membuat pilihan sendiri. Memang tidak selamanya mudah. Bagi
saya, membuat pilihan sendiri tercermin dari keputusan melepas jilbab. Namun
bisa juga hal lain. Seorang kolega, misalnya, bercerita bahwa ayah mertuanya
mengacuhkannya selama lima tahun karena ia hidup bersama putri sang ayah tanpa
menikah. Itu sebenarnya dilarang. Baginya, keputusan itu adalah tindakan
'melepas jilbab'-nya."
Link:
<http://www.facebook.com/group.php?gid=119846701402568&v=wall>
* OASE PERJUANGAN ORANG TUA DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Memiliki anak berkebutuhan khusus adalah berkah luar biasa. Karenanya orangtua
pun harus belajar banyak untuk menerima kondisi anaknya. Menjadi ekstra sabar,
bermental baja, bukanlah hal mudah. Tapi upaya itu tak perlu dilakukan sendiri.
Reporter KBR6H Anto Sidharta menemui orangtua yang sempat terpuruk, karena tak
bisa menerima kondisi anaknya, lantas belajar bersama dan bangkit. Demi anak
mereka.
Tangan mungil Petera Ramanto bergerak perlahan, menyusuri buku dengan huruf
Braille di depannya. Walau tak bisa melihat, kepalanya menunduk, menghadap ke
arah buku. Remaja 12 tahun itu sedang belajar bersama 3 temannya di Sekolah
Luar Biasa, SLB Rawinala.
Tak mudah bagi Priantiningtyas menerima kondisi anaknya, yang menjadi tuna
netra sejak usia 3 bulan. Hampir 3 tahun Priatiningtyas mengupayakan anaknya
bisa melihat kembali. Sia-sia.
Sementara anggota tubuh Armando bergerak tanpa kendali, sembari ia menekuni
permainan ikan di komputer. Armando mengalami Cerebral Palsy atau gangguan
motorik sejak lahir. Anggota tubuhnya bergerak tanpa kontrol akibat gangguan di
otak. Telinganya pun tuli. Penderita Cerebral Palsy biasanya mengalami gangguan
pada telinga dan mata.
Irnawati, ibu Armando mengaku terpukul menerima kondisi anaknya itu. Walau
sebelum lahir, ia sudah diberitahu dokter soal kemungkinan anaknya cacat.
IRMAWATI: Pertama kali down yah, shock. kita gak tahu mau gimana, ini anak
pertama juga. pengetahuan kita tentang disabilitas nol. waktu dikabarkan
seperti itu saya shock. informasi kita cari susah sekali.. Panik, dan serba
burem lah gak tahu mau gimana.
Irmawati mengakui suaminya sempat kesulitan menerima kondisi anaknya. Namun,
dengan dukungan kuat dari keluarga besarnya, ia bisa benar-benar menerima
kondisi anaknya. Armando kini sudah belajar bagaimana cara mengendalikan
anggota tubuhnya, agar tak bergerak berlebihan. Ia sudah bisa mengoperasikan
mouse atau tetikus. Berkat kekuatan Ibunya, kemampuan Armando bisa berkembang.
Irmawati meyakinkan perlunya pembicaraan dari hati-ke-hati pada orang tua yang
memiliki anak berkebutuhan khusus.
IRMAWATI: Parent support gorup untuk ventilasi, dia akan cerita, orang akan
mengeti apa yang dia hadapi. itu perlu, gitu lo. Orang tua juga harus
memikirkan diri sendiri bukan berarti egois. Sama saja kalau pesawat mau jatuh,
yang pasang oksigen siapa? orang tuanya dulu agar bisa menolong anaknya.
Irmawati dan Priatiningtyas beruntung karena mereka menemukan pelatihan dan
pendampingan untuk orangtua anak berkebutuhan khusus, di SLB Rawinala.
40-an orangtua dan pengasuh anak pagi itu berkumpul di Sekolah Luar Biasa, SLB
Rawinala, Jakarta. Dari remaja sampai separuh baya, sama-sama mengikuti
pelatihan pendampingan anak-anak berkebutuhan khusus. Sang instruktur, Hastin
Trustisari membagi mereka dalam 2 kelompok. Mata peserta lantas ditutup dengan
penutup mata warna hitam. Kelompok pertama diminta bernyanyi.
Kelompok satunya, juga dengan mata tertutup, diminta menebak jenis benda yang
diletakkan di sebuah piring kecil. Di situ ada bumbu dapur, termasuk garam dan
gula. Peserta sibuk meraba, memegang, mencium dan mencicipi sambil terus
menebak benda yang ada di sana. Selanjutnya, kedua kelompok bertukar tugas.
Yang tadinya menyanyi, harus menebak benda. Begitu sebaliknya. Lantas
bersama-sama mereka menuju ke luar kelas. Setiap orang yang pakai penutup mata
membimbing peserta tanpa penutup mata.
Sebagai tantangan tambahan, ada peserta dengan penutup mata yang dibiarkan
berjalan sendirian. Lewat kegiatan ini, peserta diminta meresapi apa rasanya
jadi orang dengan kebutuhan khusus, kata instruktur Hastin Trustisari:
"Kelompok satu kita berikan informasi seluas-luasnya apa yang diraba dan
dirasakan, apa yang diraba, sehingga mereka merasa nyaman dan tidak takut.
Sedangkan kelompok dua memang kita munculkan kekhawatiran akan berkebutuhan
khsus. Biar mereka tahu ternyata didampingi tanpa informasi yang jelas seperti
apa dan dengan penjelasan yang banyak seperti apa".
Pelatihan ini judulnya Orientasi dan Mobilitas. Dirancang untuk orangtua yang
anaknya berkebutuhan khusus, terutama tuna netra. Dengan memakai penutup mata,
orangtua bisa mengetahui seperti apa rasanya tak punya indra penglihatan.
Selain orangtua, perawat berkebutuhan khusus juga ikut pelatihan ini. Baru kali
itu Sulastri tahu apa rasanya tak bisa melihat.
Sudah tiga tahun ini, SLB Rawinala memberikan pelatihan dan pendampingan
seperti ini. Ada juga konsultasi antara guru dan orangtua murid soal
perkembangan anak berkebutuhan khusus. Pelatihan seperti ini masih jarang, kata
Direktur SLB Rawinala, Sigid Widodo.
Kami tidak hanya mendidik anak, tapi juga ikut mendidk orang tua. Kenapa?
Karena orang tua di Indonesia sangat minim sekali pengetahuan tentang bagaimana
menghadapi anak-anak berkebutuhan khusus. Tanpa dukungan kuat dari keluarga,
maka pendidikan anak berkebutuhan khusus tidak ada artinya. Jadi kita
seolah-olah buang-buang tenaga, waktu, tetapi ketika anak berada di rumah,
anak-anak tidak bisa dioptimalkan sebaik mungkin.
Tak mudah menangani anak berkebutuhan khusus. Orangtua yang tak siap bisa punya
beban psikologis, yang pada akhirnya berpengaruh ke kondisi anak. Karenanya,
pendampingan tak hanya dilakukan di SLB Rawinala, tapi juga sampai ke rumah.
Sesama orangtua anak berkebutuhan khusus juga dipertemukan, supaya bisa saling
menguatkan. Jika orangtua sudah bisa menerima kondisi anaknya, maka anak bisa
kembali jadi prioritas. Inilah kunci pengasuhan anak-anak berkebutuhan khusus,
kata Asisten Direktur SLB Rawinala, Budi Prasojo.
Primaningrum: Sedih wajar, tapi ada satu titik kita harus bangkit. Anak kita
perlu kita mandirikan karena dia punya hak yang sama dengananak lain. Kalau
kita terus bersedih, kita tidak akan maksimal memberikan hak dari anak-anak
kita. Alangkah sayangnya. Mari kita tegakkan kepala dan membuka jalan bagi
anak-anak berkebutuhan khusus kita dan meyakini bahwa mereka punya hak masa
depan yang baik.
Laporan ini disusun reporter KBR68H, Anto Sidharta untuk Radio Nederland
Wereldomroep Wereldomroep di Hilversum.
---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia
Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]
Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]
Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------