---------------------------------------------------------------------
WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.
---------------------------------------------------------------------
Edisi ini diterbitkan pada:
Jumat 28 Januari 2011 14:30 UTC
** OPOSISI MYANMAR DILARANG IKUT PEMILU
** NATO: MISI BELANDA DI AFGANISTAN PENTING
** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MUBARAK TETAP TEGAR WALAU DIGOYANG DEMO
** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: MENYOAL AMSTERDAM YANG MAKIN PUTIH SERTA
BEDA ORANG UTAN SUMATRA DAN KALIMANTAN
** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KEMUNAFIKAN APPLE
** Kabinet Abaikan Situasi Afghanistan
** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : WESTERN UNION MEMANGSA PELANGGAN DENGAN
BIAYA TRANSFER
* OPOSISI MYANMAR DILARANG IKUT PEMILU
YANGON (ANP/AFP) - Pemimpin oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi tidak boleh ikut
pemilu. Mahkamah Agung menolak permohonan pencabutan larangan terhadap
partainya untuk berpartisipasi dalam pemilu.
Menurut pengacara Partai Liga Nasional Untuk Demokrasi (NLD), para hakim hanya
butuh beberapa menit untuk melihat kasus mereka. Partai NLD tahun lalu dilarang
ikut pemilu yang untuk pertama kali digelar selama 20 tahun. Waktu itu NLD
menang pemilu tapi regim militer tidak mengakuinya.
Regim militer Myanmar menguasai negara tersebut dengan tangan besi. Pihak
oposisi dilarang ikut partisipasi dalam pemilu. Pemimpin oposisi Aung San Suu
Kyi mendapat tahanan rumah dan baru bebas November lalu.
* INTERNET DI MESIR MATI
KAIRO (ANP/AFP/RTR) - Internet di Mesir Jumat (28/1) mati total. Para aktivis
dalam hari-hari terakhir menggunakan internet untuk mengorganisir demo masal
menentang Presiden Hosni Mubarak.
Situs jejaring sosial Facebook mengumumkan daftar tiga puluh masjid dan gereja
di mana para demonstran bisa berkumpul. Dalam pengumuman diserukan agar warga
Muslim dan Kristen Mesir turun ke jalan melawan korupsi, pengangguran,
penindasan dan dibatasinya kebebasan. Saluran SMS juga terbatas.
* NATO: MISI BELANDA DI AFGANISTAN PENTING
BRUSSEL (ANP) - NATO memuji keputusan pemerintah Belanda untuk mengirim misi ke
Afganistan guna melatih polisi. Juru bicara NATO di Brussel menyatakan misi
Belanda itu akan membantu pemulihan keamanan di Afganistan.
Parlemen Belanda Jumat (28/1) menyetujui pengiriman 545 militer dan polisi ke
Afganistan Utara. Menurut jurubicara NATO pengiriman pelatih ke Afganistan
sangat penting agar negara tersebut bisa mengambil alih fungsi pengamanan
sendiri pada akhir 2014.
* NELSON MANDELA SEMBUH
JOHANNESBURG (ANP/RTR) - Mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela
menjalanan pemeriksaan di rumah sakit. Namun demikian, kondisinya baik-baik
saja.
Wakil Presiden Afrika Selatan Kgalema Motlanthe menyatakan tidak ada alasan
untuk panik. Mandela dibawa ke rumah sakit di Johannesburg Rabu (25/1) lalu.
Sebuah sumber dari keluarga menyatakan Mandela menderita gangguan paru-paru. Ia
diduga akan keluar dari rumah sakit Jumat (28/1).
* ETA HENTIKAN PEMERASAN
MADRID (ANP/AFP) - Gerakan separatis Baskis di Spanyol, ETA, menyatakan
berhenti melakukan pemerasan terhadap perusahaan. Ini berkaitan dengan
gencatan senjata yang diumumkan oleh ETA dua minggu lalu.
Pemerasan adalah sumber penghasilan terbesar ETA. Mereka biasanya mengancam
melakukan serangan apabila perusahaan menolak untuk membayar. Seorang pengusaha
menyatakan ia mendapat surat ancaman dari ETA September lalu. Mereka minta 300
ribu Euro kalau ingin keluarga dan usahanya aman.
Federasi untuk melawan ancaman ETA, Zaitu, menyatakan sejak November lalu sudah
tidak ada lagi surat-surat ancaman. Ini adalah pertama kali dalam sejarah ETA.
Dalam gencatan senjata yang diumumkan ETA pada 1998-1999 dan 2006-2007 tetap
keluar surat pemerasan.
* TINGKAT PENGANGGURAN SPANYOL CAPAI ANGKA PALING TINGGI
MADRID (ANP) - Angka pengangguran di Spanyol dalam kwartal terakhir tahun lalu
naik sampai 20.3 persen. Ini adalah angka paling tinggi sejak 1997, demikian
diumumkan Biro Statistik Spanyol.
Pada kwartal ketiga 2010 tingkat pengangguran di negara Eropa Selatan itu turun
sedikit pada angka 19,8 persen. Pada kwartal terakhir terjadi peningkatan.
Spanyol punya tingkat pengangguran paling tinggi di Zona Euro. Rata-rata
tingkat pengangguran di Zona Eropa mencapai 10,1 persen. Dalam sepuluh tahun
terakhir tingkat pengangguran di Spanyol tidak pernah lebih rendah dari 8
persen.
* POLISI INDIA TANGKAP BIKSU TIBET
DHARAMSHALA (ANP/AFP) - Polisi India melakukan penggerebegan di biara biksu
Tibet di Dharamshala pada Kamis (27/1). Pemimpin biara ditangkap dan uang 600
ribu Dollar Amerika disita.
Polisi menyatakan menemukan kertas uang asing lainnya. Penggerebegan ini
dilakukan setelah dua pria ditangkap dan ternyata mereka membawa uang sebesar
10 juta Rupies. Mereka menyatakan uang tersebut berasal dari ketua biara.
* JERMAN PERPANJANG MISI DI AFGANISTAN
BERLIN (ANP/DPA) - Parlemen Jerman memutuskan memperpanjang misi militer di
Afganistan. Tentara Jerman akan tetap di sana sampai Februari 2012.
Apabila situasi memungkinkan, penarikan mundur pasukan akan mulai dilakukan
pada akhir tahun 2011. Jerman saat ini menempatkan 4860 tentara di Afganistan.
Sebagian besar bekerja di Provinsi Kunduz. Di sana Belanda akan melatih polisi.
* TOKOH OPOSISI MESIR DITANGKAP
KAIRO (ANP/RTR) - Polisi Mesir Jumat (28/1) menangkap politikus Mohammed
ElBaradei yang oleh banyak negara Arab dianggap sebagai pemimpin oposisi Mesir.
Demikian disampaikan Televisi Al-Jazeera. ElBaradai ditangkap setelah
menjalankan Sholat Jumat di sebuah mesjid di Kairo. Puluhan ribu orang turun ke
jalan setelah menjalankan Sholat Jumat menuntut mundurnya Presiden Hosni
Mubarak. Bentrokan pecah antara polisi dan para demonstran.
* WARGA MESIR DI BELANDA DEMO
DEN HAAG (ANP) - Sekitar tiga puluh warga Mesir di Belanda berdemonstrasi di
depan Kedutaan Mesir di Den Haag menentang rejim otoriter pimpinan Hosni
Mubarak.
Para demonstran membawa berbagai spanduk yang antara lain berisi, 'kami ingin
pemilu jurdil', 'Mesir adalah warisan', 'hentikan kekerasan polisi'. Polisi
dalam jumlah besar mengawal jalannya demonstrasi. Rabu (25/1) polisi berhasil
menghalangi seorang pria yang ingin membakar diri di depan kedutaan.
* BERITA BURSA
AMSTERDAM (ANP) - Bursa saham di Eropa Jumat (28/1) ditutup rugi. Ini terkait
dengan rendahnya pembukaan bursa di Wall Street Amerika Serikat dan menurunnya
angka penutupan perdagangan di Asia.
Index AEX dibuka 0,2 persen lebih rendah pada 363,46. Di London dan Paris angka
pembukaan juga turun sampai 0,3 persen.
* KECELAKAAN KAPAL FERI 13 TEWAS
JAKARTA(ANP/AFP) - Tiga belas orang dipastikan tewas karena kebakaran yang
terjadi di Kapal Feri KMP Laut Teduh II di Selat Sunda.
Kapal baru saja berangkat dari Pelabuhan Merak menuju Sumatra ketika kebakaran
terjadi. Menurut otoritas 427 penumpang selamat.
Kecelakaan kapal di Indonesia sering menelan banyak korban karena kapal sering
mengambil penumpang terlalu banyak dan tidak mematuhi aturan keamanan.
* PENERBANGAN DI BALI TERGANGGU
JAKARTA, (Reuters) - Penerbangan dari dan ke Bali terganggu karena awan abu
yang keluar dari Gunung Bromo di Jawa Timur.
Aktivitas Gunung Bromo naik sejak tahun lalu. Tapi ahli gunung merapi
menyatakan ancaman letusan tidak berbahaya. Pejabat di Bandara Ngurah Rai
menyatakan setidaknya ada 11 penerbangan yang dibatalkan. Sekitar 1000
penumpang pesawat harus menginap di hotel pada Kamis (27/1).
* MUBARAK TETAP TEGAR WALAU DIGOYANG DEMO
Untuk pertama kali Mesir digoyang aksi protes akbar. Belum pernah aksi unjuk
rasa tersebut begitu besar sekalipun belum seberapa dibanding aksi demo akbar
mahasiswa Indonesia di jaman reformasi. Sayangnya masyarakat Mesir tidak punya
pilihan, siapa yang lebih baik menggantikan pemerintahan Mubarak. Sejauh ini
pihak KBRI dan PPMI di Kairo mengimbau mahasiswa Indonesia agar tetap tenang.
Demikian Nidlol Masyud ketua 1 ICMI di Kairo yang sudah tinggal 9 tahun di
Mesir.
Nidlol Masyud (NM) : KBRI dan Organisasi Pelajar dan Mahasiswa Indonesia PPMI
Kairo melarang semua mahasiswa dan pelajar disini untuk ikut berdemo. Mereka
dianjurkan untuk tidak banyak keluar rumah. Setahu saya tidak ada yang ikut
serta dalam kegiatan semacam ini.
Radio Nederland (RN) : Situasinya tidak segawat seperti yang banyak diberitakan
di barat. Seolah-olah disana telah terjadi demonstrasi yang luar biasa dan
pemerintahan rejim Mubarak mulai goyah.
NM : Sebenarnya begini, bagi orang Mesir sendiri demonstrasi dengan tingkat
seperti ini memang baru pertama kali terjadi di masa pemerintahan Mubarak. Jika
dibanding dengan sebelum-sebelumnya memang demonstrasi yang sangat besar dan
belum pernah sampai seperti belakangan ini. Tapi, kalau kita bandingkan seperti
yang terjadi misalnya dengan di negara-negara lain termasuk yang terjadi di
Tunsia dan Indonesia pada awal reformasi dulu, tidak seberapa.
RN : Jadi komparitas dengan Indonesia ibaratnya cuma sepuluh persen, atau
gimana ?
NM : Ya tidak begitu besar apalagi satu hari setelah kejadian itu kementrian
dalam negeri Mesir langsung mengeluarkan perintah untuk menghentikan segala
kegiatan demonstrasi. Kita tahu dalam sejarah Mesir kebanyakan demonstrasi yang
dilakukan hanya demonstrasi tertutup di dalam ruangan tidak sampai sebesar ini.
RN : Tadi anda menyebut Tunisia dimana terjadi demonstrasi besar-besaran yang
mengakibatkan perubahan dalam kabinet maupun perubahan pemerintahan. Tapi
demonstrasi di Mesir tidak juga sebesar demonstrasi di Tunisia.
NM : Ya tidak sebesar di Tunisia dan effek yang ditimbulkan juga tidak. Menurut
saya faktor utamanya, kepolisian dan tentara di Tunisia banyak yang berpihak
pada perubahan. Di Mesir, sebaliknya.
RN : Jadi masih cukup solid. Anda sudah lama tinggal di Mesir ?
NM : Ya sudah lebih dari sembilan tahun.
RN : Dan Anda mendalami kultur Mesir. Anda sudah kenal masyarakat Mesir. Anda
fasih bahasanya. Kalau Anda tangkap dari gejala masyarakat, apakah masyarakat
di Mesir sudah 'lelah' atau 'muak' dengan Mubarak ?
NM : Dari semua warga Mesir yang saya temui secara langsung dan saya ajak
berbicara tentang soal ini, semuanya mengatakan demikian. Selama 30 tahun
mereka merasakan ketidak nyamanan jika dibanding dengan beberepa pemerintahan
sebelumnya. Baik dalam bidang ekonomi, sosial, politik bahkan perhatian
terhadap nilai-nilai keagamaan.
RN : Apakah Mubarak punya kekuatan ? Apakah Mubarak hampir menjadi seperti
Soehartonya Indonesia ?
Ikuti wawancara selengkapnya di www.ranesi.nl
* MENYOAL AMSTERDAM YANG MAKIN PUTIH SERTA BEDA ORANG UTAN SUMATRA DAN
KALIMANTAN
Koran Belanda de Volkskrant memberitakan, makin banyak anak muda keturunan
Turki atau Maroko yang berpendidikan tinggi dan lahir di Belanda akhirnya
meninggalkan negara kincir angin tersebut dan kembali ke negara asal orang tua
mereka. Walaupun jumlahnya belum sangat banyak, sebagian besar memberikan
alasan: karena toleransi antarsuku dan -agama di Belanda bertambah buruk.
Emigrasi
Menteri Dalam Negeri Belanda menugaskan penyelidikan mengenai alasan warga
Belanda keturunan beremigrasi ke luar negeri. Sebagian di antara mereka berusia
antara 20 hingga 45 tahun. Anak-anak muda tersebut menyatakan, iklim politik di
Belanda tidak lagi nyaman untuk mereka. Selain itu, pertumbuhan ekonomi di
negara asal - seperti di Turki - memperbesar kemungkinan mendapatkan pekerjaan.
Salah satu dampak dari banyaknya warga keturunan beremigrasi keluar Belanda
adalah semakin banyak warga kulit putih yang tinggal di ibukota Amsterdam.
Berlawanan dengan prasangka bahwa Amsterdam semakin dibanjiri para imigran
non-Barat. "Amsterdam berubah warna," begitu judul artikel di harian de
Volkskrant. Warga asli Belanda yang berpendidikan tinggi semakin suka tinggal
di kota itu.
Sebagai gantinya banyak migran dari Cina, Brazil dan India datang ke Amsterdam.
Selain itu jumlah anak yang dilahirkan di keluarga migran juga turun. Dalam 14
tahun terakhir rata-rata berkurang menjadi 1.9. Sementara generasi kedua
keturunan Maroko, Turki, Suriname dan Antilia yang tinggal di Amsterdam
rata-rata punya anak jauh lebih sedikit lagi. Mereka yang berpendidikan tinggi
kebanyakan hanya punya 1 anak, lapor De Volskrant.
Orangutan
Dari Belanda kita ke Indonesia. Orangutan Sumatra ternyata jauh berbeda dengan
orangutan Kalimantan. Menurut para pakar perbedaan antar ras orang utan jauh
lebih besar dibandingkan manusia. Nenek moyang kedua orangutan itu memang hidup
bersama 400.000 tahun lalu. Setelah itu terjadi perpecahan terutama dalam DNA
orangutan. Demikian publikasi di majalah ilmu pengetahuan Nature.
Orangutan hidup satu juta tahun lalu di wilayah yang jauh lebih besar. Mereka
berasal dari Cina, dan berkembang ke Asia Tenggara serta India Timur. Perbedaan
besar antara orangutan Sumatra dan Kalimantan kemungkinan terjadi pada saat
tersebut. Ditambahkan, nenek moyang manusia, monyet dan orangutan hidup 9
hingga 13 juta tahun lalu. Itu dihitung para pakar berdasarkan DNA manusia yang
setengah persen lebih mirip orangutan dan bukannya simpanse.
Para pakar ini juga menyatakan, DNA orangutan berevolusi lebih lambat
dibandingkan manusia dan simpanse, karena tidak banyak mengandung elemen alu,
yang membantu DNA untuk berkembang biak. Setelah 'perpisahan' antara kedua
jenis - manusia dan monyet - DNA manusia berkembang 5000 kali, sementara orang
utan hanya 250 kali. Dengan membedakan gen-gen antara manusia dengan berbagai
jenis monyet, maka diharapkan akan ditemukan gen yang menentukan selama evolusi
manusia. Demikian majalah Nature.
* KEMUNAFIKAN APPLE
Sukses app untuk Apple dan smartphone lainnya menghasilkan banyak pekerjaan
untuk para web-developer beberapa tahun terakhir ini. Namun akses ke App Store
tidak selalu mudah. Apple menerapkan aturan - yang menurut kritisi - ketat,
namun juga sekaligus tak jelas.
Thijs Papot
Ketika Apple meluncurkan ponsel iPhone 2,5 tahun lalu, tak ada yang menyangka
bahwa apps akan meledak di pasaran. Apps adalah aplikasi khusus yang bisa
diunduh pengguna iPhone dengan gratis atau harga murah. Sekarang, Apple
mengumumkan, 10 miliar app telah diunduh dari App Store mereka. "Ini lebih
hebat dari mimpi terliar kami," kata perusahaan Amerika tersebut.
Sampai sekarang, ada lebih dari 350.000 app yang bisa diunduh. Dulu, app
biasanya digunakan untuk aplikasi game atau tool ringan, sekarang semua
perusahaan ingin punya app sendiri untuk iPhone atau iPad. Untuk mencari produk
di swalayan, mengenali lagu yang sedang diputar, atau mengecek jadwal kereta,
"there's an app for that," jawab slogan catchy Apple.
Komisi Khusus
Namun semua ada batasnya, juga untuk sebuah app. Perusahaan komputer raksasa
Amerika ini menerapkan aturan ketat untuk mengembangkan aplikasi. Di kantor
pusat Apple di Cupertino, California, terdapat sebuah komisi khusus yang
bertugas mengevaluasi setiap aplikasi baru dengan kritis. Apa yang boleh dan
apa yang tidak? Itu yang membingungkan.
"Jangan buat app soal kentut lagi!" kata Apple di panduan terbaru yang disebut
perusahaan ini sebagai "dokumen hidup" atau "dokumen bergerak." Di dalamnya
Apple menyatakan mereka punya hak untuk mengubah aturan kapan saja dan berhak
menentukan sendiri atas alasan apa sebuah app dihapus.
Playboy
Bagaimana pun juga sebuah app tidak boleh mengandung kecabulan, pornografi,
erotisme atau diskriminasi. Tahun lalu Apple menghapus ribuah app yang
"bernuansa seksual" dari App Store mereka. Dalam sebuah pernyataan, Apple
memberi tahu bahwa mereka telah menyesuaikan aturan setelah menerima "keluhan"
dari pengguna. Namun aturannya fleksibel. Majalah Jerman Bild tak menerima
lampu hijau untuk app mereka, di mana Anda bisa menelanjangi perempuan dengan
menggoyangkan iPhone. Namun di sisi lain, app majalah Playboy disetujui.
Apple juga menghambat para web-developer untuk menggunakan kata gay dalam
deskripsi app mereka. Menurut Apple, kata gay mengandung makna erotis. App
sebuah situs gay Amerika, misalnya, tidak disetujui karena mereka memuat gambar
yang dianggap porno: seorang lelaki memakai celana Speedo dan sebuah lukisan
pria telanjang. "Itu menunjukkan kemunafikan Apple," kata Bram Heerink, pendiri
situs Belanda Gay.nl.
Clip apple 1
"Orang Amerika berpendapat, ketelanjangan dalam lukisan adalah pornografi. Jadi
isi museum tak bisa kita masukkan ke app."
Wikileaks
"Ini belum tentu ada hubungannya dengan homofobia," kata situs Grindr-Gay, yang
punya app Apple untuk mendeteksi sesama anggota dengan bantuan GPS. "Saya
berpikir-pikir untuk mengembangkan app situs kami. Namun saya tidak bisa
mencegah orang bertukar foto erotis lewat app ini. Ini bisa digunakan Apple
sebagai alasan menghapus app."
Juga app yang bernuansa politik ditolak Apple. Situs Wikileaks, misalnya, tidak
disetujui Apple. "Tidak sesuai dengan aturan, karena app tak boleh merugikan
pihak ketiga," juru bicara Apple mengemukakan alasan menghapus app Wikileaks
ini, ketika app ini sudah online.
Frustasi
Ketidakpastian juga memancing frustrasi perusahaan dan para app creator. Karena
mengembangkan app tidak murah dan bisa memakan waktu berbulan-bulan, tergantung
kompleksitasnya.
"Tentu saja kami tahu bahwa kami mengambil risiko," kata Martijn Wuite, yang
tahun lalu mengembangkan coffeeshop-app. "Namun kami serius mengikuti aturan
Apple." App untuk coffeeshop Amsterdam akhirnya disetujui, namun tak lama
kemudian dihapus, karena menurut Apple, app ini memuat "aktivitas ilegal."
Wuite menghapus gambar daun ganja dan berharap komite khusus Apple akan
mengubah keputusan. Nyatanya tidak.
Clip apple 2
"Semuanya suka-suka Apple saja," kata Wuite, "Padahal ada beberapa app yang
hampir sama, namun Apple tak keberatan, contohnya karena di sana ada kata
'medical' - yang tentu saja omong kosong."
Hipokrit
Betapa pun Apple berusaha hip dan trendy, kebebasan dihalangi oleh kebijakan
yang ketat dan munafik. Mengapa? Bram Heerink dari situs Gay.nl sulit
menjawabnya.
Clip apple 3
"Mungkin Apple takut terhadap lobi kuat dari organisasi kristen konservatif
American Family Association," kata Heerink. "Kalau organisasi itu protes,
orang-orang Kristen tak akan lagi beli elektronik Apple."
Heerink merujuk terhadap standar ganda: "Segala sesuatu yang kotor dan
menjijikkan, menurut Apple, bisa Anda lihat di iPhone lewat Safari, browser
internet yang terdapat di iPhone."
* Setelah dua hari debat panas, mayoritas kecil anggota parlemen Belanda
akhirnya menyetujui pengiriman misi pelatihan polisi Afghanistan. Pemerintahan
koalisi Perdana Menteri Mark Rutte dipaksa membuat konsensus untuk meloloskan
proposal di parlemen.
Terutama Partai Kiri Hijau masih mempermasalahkan bentuk misi. Ketua partai
Jolande Sap menuntut adanya garansi tertulis dari Kabul bahwa polisi yang
dilatih Belanda tidak akan diterjunkan dalam aksi militer apapun. Akhirnya
partai menyetujui misi.
Misi baru Belanda akan melibatkan 545 personil untuk ditempatkan di Kabul dan
provinsi Kunduz, termasuk 225 pelatih polisi dan personil militer yang
menyediakan dukungan medis dan logistik. Empat jet tempur F16 akan melacak
ranjau pinggir jalan dan meningkatkan keamanan di kawasan yang akan sepenuhnya
dipimpin Belanda.
"Belanda bukanlah pemimpin di Kunduz, jadi jangan berpikir mereka bisa
mencampuri urusan politik." Demikian penjelasan seorang diplomat penting Jerman
di Kunduz. Saya mengingat kata-kata itu sambil membaca janji-janji yang
diberikan kabinet Belanda kepada pihak oposisi untuk mendapatkan cukup dukungan
bagi misi baru di Afghanistan. Tiba-tiba saja pemerintah Belanda bisa
mengajukan persyaratan yang lebih ketat untuk misi pelatihan polisi di Propinsi
Kunduz Afghanistan. Apakah ini realistis?
Pemerintah Belanda bisa menarik napas lega. Di atas kertas misi pelatihan
polisi ke Kunduz kelihatan sangat menarik bagi parlemen Belanda. karena itulah
mereka mendapat cukup dukungan untuk mengirim para pelatih polisi di Kunduz.
Tidak ada perubahan jumlah tentara yang dikirim ke Kunduz untuk melindungi para
pelatih. Selain itu periode pelatihan bagi apara calon polisi Afghanistan juga
semakin lama. Ditambah lagi sewaktu pelatihan maka mereka tidak diajarkan
terlalu banyak cara menggunakan senjata, dan juga diberikan waktu untuk
tema-tema seperti hak asasi manusia.
Selain itu parlemen ingin ada perjanjian hitam di atas putih bahwa
polisi-polisi ini tidak akan langsung dikirim ke medan perang. Belanda juga
harus mengawasi tingkah laku komandan polisi yang sekarang di Kunduz. Ciri khas
sang komandan sudah dikenal orang: hanya mementingkan anak buahnya sendiri,
korup, mencuri dari negaranya sendiri dan kemungkinan terlibat dalam
perdagangan narkoba.
Apakah usulan Belanda bisa dilaksanakan? Den Haag memang ambisius di beberapa
bidang dan memang hal itu juga dibutuhkan Afghanistan. Tapi apakah Belanda
cukup punya wibawa untuk bisa melaksanakan perubahan yang diinginkan? jangan
menyepelekan kekuasaan komandan polisi di Kunduz. Dia seorang penglima perang,
dengan milisi sendiri, dengan dana sendiri, tetapi terutama hubungan dekatnya
dengan wakil presiden. Dan apabila Belanda bukanlah 'pemimpin', seperti yang
dinyatakan oleh diplomat Jerman, maka jangalah punya harapan untuk bisa melawan
seorang komandan polisi seperti itu.
Dan juga janji untuk mengawasi para agen polisi yang dilatih oleh Belanda,
diperkirakan tidak begitu mudah dilaksanakan di negara seperti Afghanistan yang
kacau. Jadi bagaimana caranya? Banyak dari para calon akhirnya akan mencari
pekerjaan lain, karena pekerjaan itu sangat berbahaya. Apakah itu
diperbolehkan? Atau mereka harus berkonsultasi dengan Belanda sebelum mencari
pekerjaan lain?
Itu tentu saja sesuatu yang naif: ketika pasukan Belanda ditempatkan di Kam
Holland, Uruzgan, mereka berkali-kali 'kehilangan' juru bahasanya.
Sumber-sumber informasi yang sangat penting mengundurkan diri apabila mereka
merasa membahayakan diri mereka. Tidak ada cara untuk mencari orang-orang ini
lagi. Selain itu bisa saja terjadi, polisi yang dilatih oleh Belanda dibawa
oleh batalyon Amerika untuk ikut bertempur. Amerika tidak punya masalah
mengikutsertakan polisi dalam aksi-aksi militer.
usulan Belanda yang hingga kini dianggap riil adalah pelatihan para calon lebih
lama. Mungkin NATO dengan dana 1 milyar dolar setiap bulannya bisa ikut
membayar biaya. Bagaimana rincian pelatihan tersebut masih belum dijelaskan di
dalam surat kepada parlemen Belanda. Sebelumnya dephan Belanda mengatakan
mereka bisa merinci hingga ke per jam, dimana jelas tekanan pada pelatihan
berperang. Sekarang informasi itu tidak ada, sementara parlemen Belanda
menuntut agar lebih banyak tugas sipil polisi yang diikutsertakan.
* WESTERN UNION MEMANGSA PELANGGAN DENGAN BIAYA TRANSFER
Uang sebesar 44,3 milyar dolar menguap per tahunnya, tersamar sebagai uang
transfer untuk mengirim uang dari satu negara ke negara lain. "Cukup sudah,"
demikian kampanye Avaaz, sebuah gerakan yang bertekad membabat habis biaya ini
itu dari Western Union.
Perusahaan layangan keuangan ini menagih komisi hingga 20% per transaksi. Kita
temui Josh Maiyo, seorang calon doktor Kenya yang sudah tinggal di Belanda
selama 8 tahun. Gaji dari pekerjaan paruh waktunya sebagai konsultan digunakan
untuk biaya pendidikan Josh dan adiknya. Sisanya dikirim ke keluarga mereka di
Eldoret, Kenya barat. Josh merasa Western Union mengambil untung dari
orang-orang seperti dirinya.
Dimangsa
"Mereka mendapat penghasilan banyak sekali dari transfer yang sebenarnya
sederhana, karena posisi monopoli mereka. Tidak banyak anggota keluarga yang
punya rekening bank, sementara menitipkan uang pada orang lain ada batas
maksimal dan resikonya. Western Union memang cepat dan trandal, tapi ongkosnya
mahal sekali, " kata Josh.
Kasus Josh digunakan oleh Avaaz. Sudah 370 ribu orang menandatangani petisi
sejak kampanye diluncurkan sebulan lalu. Mereka menuntut Western Union memotong
'biaya pemangsaan' menjadi 5% saja.
Biaya Tetap
Sejauh ini, Avaaz belum mendapat reaksi dari perusahaan, kata direktur kampanye
Stephanie Brancaforte. "Mungkin mereka berharap masalah ini berlalu begitu
saja, sehingga dengan sedikit memaksa, mereka bisa menagih pelanggan berapapun
mereka mau. Menurut saya, orang-orang yang menggunakan layanan Western Union
bukan orang-orang yang melek politik. Dan sering kali justru biaya paling
tinggi terjadi di negara-negara dimana masyarakatnya paling membutuhkan layanan
ini."
Solusi sebenarnya, menurut Brancaforte, adalah pemerintah di seluruh dunia
menerapkan hukum dan peraturan yang menentukan biaya transfer. "Para ahli
setuju biaya pengiriman itu penting, tapi karena mereka tidak bekerja untuk
badan yang punya wewenang untuk mengatur, saran mereka cuma sampai tahap
rekomendasi saja."
Pahlawan Masa Kini
Western Union sendiri tidak berencana menurunkan biaya. Direktur Komunikasi
Perusahaan Kristin Kelly mengeluarkan pernyataan resmi sebagai berikut: "Biaya
ditentukan oleh asal dan tujuan transfer serta lama pengiriman. Pada kuartal
ketiga tahun 2010, biaya rata-rata global sebuah transfer Wester Union adalah
kurang dari 6% dari jumlah yang ditransfer." Memang biaya rata-ratanya 6%, tapi
yang ditagih bisa jauh lebih besar, tergantung negara-negara yang terlibat,
jumlah transaksi dan seberapa cepat uang harus sampai di tujuan.
Bank Dunia menghitung, jika biaya transaksi dikurangi hingga 5% dari jumlah
uang yang dikirim, maka para penerima bisa mendapat tambahan 16 milyar dolar.
Jadi mengapa Western Union, sebuah perusahaan yang menyebut kaum migran sebagai
'pahlawan masa kini' dan mengklaim 'dengan bangga mendukung migran dalam
perjalanan menuju kesempatan ekonomi yang lebih baik', tidak melakukan seperti
yang mereka gembar-gemborkan?
Enggan Berkomentar
Para pelanggan Western Union mungkin harus menunggu untuk mendapat jawaban dari
pertanyaan tersebut. Sejauh ini, perusahaan menolak berkomentar.
Gerakan Avaaz berencana menyerahkan petisi ke Western Union dalam waktu dekat.
Gerakan juga berniat meluncurkan kampanye tambahan di Amerika, Kanada, Belgia,
Australia dan Ethiopia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan hal
tersebut. Sementara Josh, bulan depan akan kembali mengirim uang ke keluarganya
di Eldoret, dan seperti biasa lewat Western Union. "Yah, memang tidak ideal,
tapi saat ini cuma itu pilihan yang saya punya," kata Josh.
Keterangan:
Berapa Biayanya?
Bandingkan biaya transfer uang internasional dengan menggunakan alat pembanding
Bank Dunia: <http://remittanceprices.worldbank.org/Country-Corridors>
Kriminal Menggunakan Western Union juga
Di bulan Januari 2011, Western Union mengakui layanan mereka digunakan oleh
kelompok mafia untuk membiayai trafficking. Perusahaan mengatakan berusaha
mempermudah orang mengirim uang, dan pada saat yang sama mempersulit kriminal
menggunakan layanannya. Di tahun 2010, Western Union setuju membayar 94 juta
dolar uang damai kepada negara bagian Arizona untuk hal tersebut.
---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia
Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]
Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]
Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------