--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 07 Februari 2011 14:30 UTC ** DUTA BESAR BELANDA KELUAR DARI IRAN ** THAILAND DAN KAMBOJA RIBUT SOAL KUIL ** AKSI PROTES MESIR TERUS LANJUT ** MAHASISWA INDONESIA DI MESIR TERANCAM ** PERSIDANGAN WILDERS ** CINA: BANYAK CERAI DARIPADA NIKAH ** TINJAUAN PERS: MULTIKULTI DI INGGRIS DAN MENLU BELANDA KE RAMALLAH ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENGUBURAN RAHASIA ZAHRA BAHRAMI: APA MAKNANYA? ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENGUSAHA BELANDA DI TIMUR TENGAH CEMAS ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DI LAPANGAN TAHRIR: PEREMPUAN SETARA DENGAN PRIA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SOLIDARITAS INDONESIA TERHADAP REVOLUSI ARABIA * DUTA BESAR BELANDA KELUAR DARI IRAN Menteri Luar Negeri Belanda, Uri Rosenthal, memanggil duta besar Belanda untuk Iran kembali ke Belanda. Sebelum kembali ke Belanda, Rosenthal meminta duta besarnya untuk menandatangani sebuah protes keras terhadap pemerintah Iran atas "Perlakuan semena-mena pemerintah Iranatas keluarga Bahrami," ujar Rosenthal dalam kunjungannya di Amman, Yordania. Duta besar Iran di Den Haag, Belanda, akan dipanggil untuk berdiskusi dengan sekretaris jenderal departemen luar negeri Belanda. Warga Belanda asal Iran Zahra Bahrami baru-baru ini dieksekusi di Iran. Hari minggu lalu dia dimakamkan di sebuah lokasi 400 km dari Teheran. Karena jarak, keluarga Bahrami tidak sempat menghadiri pemakamannya. * THAILAND DAN KAMBOJA RIBUT SOAL KUIL Ribuan warga Thailand menyelamatkan diri dari wilayah perbatasan Thailand dan Kamboja sejak akhir pekan lalu akibat perseteruan antara militer dua negara tersebut. Menurut gubernur propinsi Si Sa Ket, Somsak Suwansujalit, sejak hari Jumat lalu 15.000 warganya meninggalkan tempat tinggal mereka. Pada hari itu militer Thailand dan Kamboja saling adu jotos soal lokasi sebuah kuil Hindu, Preah Vihear. Akibat perseteruan ini lima orang jadi korban. Tiga puluh lainnya luka-luka. Sabtu lalu komandan tentara dari kedua negara menyatakan gencatan senjata. Namun kondisi ini dalam waktu cepat segera dilanggar. Tentara dari dua negara itu sampai Senin ini masih berseteru. * AKSI PROTES MESIR TERUS LANJUT Para demonstran yang ada di Lapangan Tahrir, Kairo, Mesir, tidak puas atas hasil pembicaraan antara kabinet pemerintahan presiden Husni Mubarak dan pihak oposisi. Hari Senin ini ribuan demonstran masih berkumpul di lapangan tersebut. Di hari ke empat belas ini unjuk rasa rakyat melawan Mubarak juga terjadi di kota pelabuhan Iskandarsyah. Mereka ingin sang presiden segera mengundurkan diri. Mubarak sendiri baru ingin undur diri jika masa jabatannya habis bulan September mendatang. Oposisi sudah mengumumkan aksi protes baru akan berhenti kalau Mubarak turun. * MAHASISWA INDONESIA DI MESIR TERANCAM Mahasiswa Indonesia di Mesir semakin merasa tidak aman. Demikian tandas Wildi Raihanda, Wakil Presiden DPP Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) di negeri Nil itu kepada Radio Nederland Wereldomroep. Mereka dituduh oleh media Mesir terlibat "dalam revolusi Mesir". Malah mereka dituduh menyuplai logistik kepada para demonstran, tandas Wildi. Sejak tanggal 25 Januari warga Mesir unjuk rasa menuntut Presiden Husni Mubarak mengundurkan diri. Akibat pemberitaan tersebut mahasiswa Indonesia di sana tidak disukai oleh masyarakat awam Mesir. Malah mereka sering dirazia oleh petugas keamanan. Wildi menegaskan, mahasiswa Indonesia tidak mungkin menyuplai logistik kepada para demonstran, sementara keamanan mereka sendiri terancam. * PERSIDANGAN WILDERS Proses persidangan ketua Partai Untuk Kebebasan (PVV), Geert Wilders hari Senin ini kembali diselenggarakan di Belanda. Pengadilan, kejaksaan dan pengacara akan membahas kelanjutan perkara pidana. Wilders dituduh menyebarkan kebencian terhadap Islam dan muslim dengan perkataannya serta mengobarkan diskriminasi atas beberapa kelompok minoritas di Belanda. Namun masih belum jelas kapan kasus ini akan dibahas secara keseluruhan dan bagaimana penanganannya. * CINA: BANYAK CERAI DARIPADA NIKAH Hampir dua juta pasangan di Cina cerai selama tahun 2010. Pada tahun yang sama hanya sekitar 1, 2 juta pasangan di Cina memutuskan untuk menikah. Demikian hasil pengumpulan data departemen kependudukan Cina. Jumlah perceraian di Cina meningkat sejak tahun 2003. Nilai rata-rata peningkatannya adalah 7, 7 persen per tahun. Sebelum tahun 2003 pasangan yang ingin bercerai membutuhkan sebuah sertifikat izin dari kantor atau komite lingkungan untuk melakukan perceraian. Sekarang aturan ini sudah tidak ada lagi. Selain itu warga Cina juga makin sejahtera. Perceraian atau tinggal seorang diri menjadi satu pilihan yang memang memungkinkan. Migrasi buruh juga jadi salah satu faktor meningkatnya perceraian. Banyak pasangan tidak bertemu satu sama lain dalam waktu yang lama. Selain itu juga kebijakan satu anak saja juga berperan besar. * DEMO DEPAN VILLA BERLUSCONI Hari Minggu ratusan pengunjuk rasa berdemo di depan villa perdana menteri Italia, Silvio Berlusconi di dekat kota Milan. "Undur diri! Segera undur diri," teriak para pendemo. Sekitar seratus pengunjuk rasa mencoba mendobrak barikade keamanan. Mereka melemparkan botol-botol dan benda tajam lain ke polisi pengamanan. Akibatnya polisi dan pendemo pun sama-sama menjadi korban aksi unjuk rasa tersebut. Di stasiun kereta api Arcore, dekat Milan, beberapa pengunjuk rasa pun luka-luka akibat bentrok dengan polisi. Aksi protes ini adalah inisiatif kelompok anti Berlusconi bernama "Orang Ungu". Tahun 2009 lalu mereka mengorganisir Hari Tanpa Berlusconi. Sejak hari Sabtu suporter kelompok itu berdatangan ke kota Milan untuk melakukan protes seputar skandal Berlusconi yang dinyatakan bersalah melakukan hubungan seks dengan wanita di bawah umur. * PERUSAHAAN BELANDA KEMBALI BERBISNIS DI MESIR Perusahaan Belanda seperti Heineken dan perusahaan kimia AkzoNobel hari Senin ini kembali berproduksi di Mesir, walau masih sebagian. Karena kekacauan yang terjadi selama dua minggu belakangan di Mesir pelbagai perusahaan besar Belanda mengirim pulang semua stafnya dan menghentikan produksi untuk sementara. Satu dari dua pabrik bir Heineken di Mesir kembali beroperasi. Para staf yang sudah kembali ke Belanda, sampai saat ini belum dapat perintah untuk kembali bekerja di Mesir. Secara keseluruhan Heineken punya enam fasilitas produksi di Mesir. Selain dua pabrik bir, ada juga dua pabrik minuman bersoda, pabrik minuman anggur. Sementara itu pekerjaan di pabrik cat milik AKzoNobel juga kembali dimulai. Semua staf asal Belanda tidak ada yang repatriasi, mereka pun kembali melakukan pekerjaan seperti sedia kala. * PEREKONOMIAN INDIA MENINGKAT 8,6 % Ekonomi India meningkat tahun ini mencapai 8, 6 persen. Ini adalah peningkatan perekonomian tercepat dalam tiga tahun terakhir, meski tahun ini ada peningkatan harga. Pemerintah India mendasari prognosis angka peningkatan perekonomian pada peningkatan yang terjadi di sektor-sektor industri, pembangunan, finansial dan pelayanan masyarakat serta properti. * NIKAH DI LAPANGAN TAHRIR Satu pasangan pengunjuk rasa menikah di tengah-tengah lapangan Tahrir, Kairo, Mesir. Pasangan tersebut dan keluarga mereka memutuskan untuk melakukan upacara pernikahan ditengah-tengah aksi demo, karena tidak ingin meninggalkan lapangan Tahrir. Pasangan tersebut menyatakan seluruh demonstran menjadi saksi pernikahan mereka. Upacara pernikahan dielu-elukan ribuan orang yang ada di lapangan Tahrir. Meski kehidupan sehari-hari di ibukota Mesir itu sudah mulai kembali normal, ribuan orang masih bersikukuh tetap tinggal di lapangan Tahrir demi menurunkan Husni Mubarak. Sementara itu ratusan demonstran hari Senin pagi berpindah tempat ke sebuah gedung besar bernama Mugamma. Gedung ini adalah pusat birokrasi pemerintahan. Para demonstran ingin mencegah pekerjaan di gedung itu berjalan seperti normal lagi. * VAN PERSIE SAKIT Karena sakit Robin van Persie tidak ikut membela tim nasional Belanda yang akan bertanding lawan Austria Rabu mendatang. Penyerang kesebelasan Arsenal ini kena flu berat dan sakit panas. Sebagai pengganti Van Persie, pelatih timnas Belanda, Van Marwijk, memilih Luuk de Jong dari FC Twente. Ini akan jadi pertandingan debutnya di timnas Belanda. Sebelumnya Nigel de Jong dan Rafael van der Vaart juga dikabarkan tidak bisa ikut bertanding karena cidera. Akhirnya karena banyak yang jatuh sakit dan cidera Van Marwijk hanya punya seleksi pemain sebanyak 20 orang. * KUBICA MASIH KOMA Pembalap formula 1, Robert Kubica, menjalani koma buatan. Kurir tim Lotus Renault ini hari Minggu malam menjalani operasi di tangan kanannya selama tujuh jam di rumah sakit Pietra Ligure. Meski harus menjalani koma buatan tim dokter cukup puas atas hasil operasi. Minggu siang mobil Kubica mengalami kecelakaan dalam ronde reli di Andora, dekat Genoa, Italia. Dia mengalami luka parah di lengan dan tangan kanan serta kaki. * PIALA DUNIA 2022 QATAR DI MUSIM PANAS Piala Dunia sepak bola tahun 2022 akan tetap diselenggarakan selama musim panas di Qatar. Demikian ketua FIFA Joseph Blatter dalam sebuah wawancara dengan BBC. Awalnya Blatter acap kali mengatakan Piala Dunia 2022 di Qatar akan diselenggarakan musim dingin, karena temperatur yang sangat tinggi selama musim panas di sana. Blatter mengatakan semua sudah direncanakan untuk terselenggara selama musim panas 2022. Namun beberapa tokoh dunia sepak bola internasional, seperti Franz Beckenbauer dan Michel Platini beranggapan, Piala Dunia 2022 sebaiknya diselenggarakan musim dingin. Temperatur di Qatar pada musim panas bisa mencapai 40 derajat celsius. Blatter berargumen pergantian rencana ini terjadi karena pihak penyelenggara di Qatar bersikeras untuk tetap mengadakan ajang tersebut di musim panas. * MULTIKULTI DI INGGRIS DAN MENLU BELANDA KE RAMALLAH Menteri luar negeri Belanda Uri Rosenthal melakukan kunjungan keliling di Timur Tengah. Sampai menjelang keberangkatan dia berunding dengan ketua Partai populis yang anti-Islam, Geert Wilders, pendukung kabinet Belanda. Wilders mengecam rencana kunjungan Rosenthal ke Ramallah di Tepi Barat Sungai Yordan. Menurut Wilders Palestina harus menjadi bagian dari Yordania dengan ibukota Amman, bukannya Ramallah. Di kota itu Rosenthal akan bertemu sejumlah pemimpin Palestina. Tulis harian De Volkskrant. Menlu Rosenthal memulai kunjungan di Amman dan akan bertemu Raja Yordania, Abdullah. Sesuatu yang luar biasa, apabila seorang menlu bertemu kepala negara. Tapi mengingat situasi di Timur Tengah saat ini, mungkin ada sisi positifnya. Selanjutnya ia akan ke Israel. Sementara kunjungan ke Mesir dibatalkan. Menurut menlu saat ini pemerintah Mesir sedang mengkonsentrasikan diri pada hal lain. Selain itu Belanda telah diwakili Uni Eropa, yang saat ini sedang dalam tahap perundingan di Kairo. Demikian koran De Volkskrant. Dari Belanda ke Inggris. perdana menteri David Cameron menyatakan budaya multi-kultural atau multi-budaya di Inggris sudah mati, tidak ada lagi. Ide itu sudah berpuluh-puluh tahun dijadikan kebijakan pemerintah Inggris, tapi ternyata gagal total. Penduduk Inggris hidup berkelompok sesuai asal masing-masing dan tidak membagi norma Inggris yang sama. Karena itu ia cemas terutama kaum pemuda muslim akan berubah menjadi radikal. Tulis harian Trouw. Demikian dinyatakan perdana menteri Inggris itu di depan KTT keamanan di Munchen. Cameron mengikuti jejak kanselir Jerman Angela Merkel yang mengatakan Oktober tahun lalu bahwa budaya multi di negaranya gagal total. Menurut cameron kelompok-kelompok muslim moderat dibanjiri dengan dana pemerintah, tapi tidak banyak berbuat untuk mencegah ekstremisme. Mereka juga menolak membela persamaan hak untuk perempuan dan homo, karena itu subsidi akan dihentikan. Pidato ini langsung dikecam oleh keolompok-kelompok Islam di Inggris. mereka menyatakan pernyataan itu justru akan membelah masyarakat menjadi dua, muslima dan non-muslima. Pecah diskusi di dalam Inggris antara pendukung dan penentang ide tersebut. Menurut mereka, sampai saat ini tidak ada satu ciri khas budaya Inggris. Semua adalah pembauran menjadi satu budaya baru. Sementara yang lain mengatakan, bukannya multi-budaya yang harus dipermasalahkan, tapi globalisasi dan individualisme yang memecah masyarakat. Demikian koran Belanda Trouw. Dan yang terakhir Vietnam. edisi akhr pekan koran NRC handelsblad memberitakan, pria Asia Timur bisa dengan cepat dan tanpa mengeluarkan banyak biaya menikah dengan seorang putri petani. tapi sebelum upacara dimulai kedua belah pihak setuju akan sejumlah persyaratan bisnis dan calon pengantin diminta untuk tersenyum lebar agar terlihat giginya. Pasar calon istri dibuka di kota Ho Chi Minh. Dengan cara ini setiap tahunnya ribuan perempuan Vietnam berhasil mendapatkan suami yang tinggal di Korea Selatan, Taiwan atau Singapura. Dengan harapan mendapat hidup yang lebih baik. Pria lajang bisa bepergian seminggu ke Vietnam, memilih calon istri dan menikah satu hari kemudian. Apabila surat-surat perjalanan untuk negara baru sudah oke, maka sang istri bisa terbang menyusul suami barunya. Dua kendala terbesar adalah bahasa dan kebiasaan makan. Selain itu para calon istri dilarang bertanya apakah sang suami mencintainya. Karena di pasar kilat ini cinta tak dipermasalahkan, tidak pernah disinggung, dan bukannya suatu persyaratan. Demikian NRC handelsblad dan sekian tinjauan pers. * PENGUBURAN RAHASIA ZAHRA BAHRAMI: APA MAKNANYA? Perempuan Belanda keturunan Iran, Zahra Bahrami, yang pekan lalu dieksekusi di Iran, telah dimakamkan Ahad siang (06/02) di lokasi rahasia Iran. Aparat keamanan Iran memberitahukan hal ini kepada putri Zahra, Banafsheh Najebpour, yang tinggal di Teheran. Menteri Luar Negeri Belanda Uri Rosenthal sementara itu memanggil pulang duta besar Belanda untuk Iran. Sebelum kembali, duta besar itu masih harus mengajukan protes keras terhadap pemerintah Iran tentang "langkah tanpa hormat yang diterima oleh ahli waris Bahrami". Tidak mungkin datang Banafsheh Najebpour menyampaikan hal ini kepada Sadegh Nageshkar, aktivis organisasi hak-hak asasi manusia Iran HRADI, yang langsung menginformasikan Radio Nederland. Banafsheh, putri Zahra Bahrami, juga mengabarkan bahwa aparat keamanan Iran telah melarangnya memberi tahu kedutaan besar Belanda di Teheran soal pemakaman ini. Menurut aktivis hak-hak asasi manusia Sadegh Nagehskar ini berkaitan dengan tuntutan pihak Belanda supaya menyerahkan jenazah Zahra Bahrami kepada keluarganya. "Putri Zahra Bahrami dihubungi aparat keamanan Iran, Ahad sore, jam setengah empat (waktu setempat). Mereka memberitahunya bahwa persiapan pemakaman ibunya telah dimulai. Dia atau satu anggota keluarga lain diperbolehkan menghadiri upacara pemakaman di kota Semnan", tutur Sadegh Nageshkar. "Tapi Semnan terletak sekitar 400 kilometer dari Teheran. Karena itu keluarga Bahrami tidak mungkin bisa datang tepat pada waktunya". Alasan politik Menurut organisasi hak-hak asasi manusia HRADI, semua ini menunjukkan bahwa Zahra Bahrami telah dieksekusi karena alasan politik dan bukan karena narkoba, seperti keterangan resmi pemerintah Teheran. "Di Iran, jenazah tahanan yang dieksekusi karena kasus narkoba, selalu diserahkan kepada keluarga. Sementara jenazah tahanan politik tidak pernah diserahkan kepada keluarga, karena rezim takut pemakaman berakhir dengan demonstrasi." Zahra Bahrami, 45 tahun, dihukum gantung pekan lalu di penjara Evin, Teheran. Awal Januari ia divonis mati karena tuduhan memiliki narkoba. Menyusul eksekusi, beredar desas-desus Zahra telah dianiaya. Menurut organisasi hak-hak asasi manusia HRADI, itu bisa merupakan alasan kedua mengapa pihak berwenang tidak menyerahkan jenazah Zahra kepada keluarga dan mengapa pemakaman berlangsung secara rahasia. Larangan Aparat keamanan Iran juga memberitahu Banafsheh Najebpour, putri Zahra Bahrami, bahwa mereka dilarang menyelenggarakan upacara mengenang ibunya, di mesjid mau pun tempat umum lain. "Jika toh mereka tetap melakukannya, pihak penyelenggara dapat ditahan", ujar Nageshkar, aktivis hak-hak asasi manusia HRADI. Nageshkar menyatakan keluarga Zahra mungkin akan tetap menggelar upacara mengenangnya, dan itu akan dihadiri semua anggota keluarga serta teman. Itu akan diputuskan Senin ini. Kader: Perempuan Belanda keturunan Iran, Zahra Bahrami dieksekusi gantung di Iran akhir Januari (Sabtu 29 Januari) 2011.Menurut keterangan resmi, Bahrami divonis mati karena tuduhan memiliki narkoba. Bahrami mengungsi ke Belanda, bersama putri dan putranya. Di Belanda ia pernah dihukum karena ditudh terlibat perdagangan narkoba serta memiliki paspor palsu. Tahun 2009 Bahrami bertolak ke Iran dalam rangka mengunjungi keluarga. Tahun itu pula ia ditangkap. Di Belanda, eksekusi Zahra Bahrami mengakibatkan sengketa politik. Menurut parlemen Menteri Luar Negeri Uri Rosenthal tidak berbuat cukup mencegah eksekusi perempuan Belanda keturunan Iran. * PENGUSAHA BELANDA DI TIMUR TENGAH CEMAS Telepon di Control Risks tak henti berdering. Perusahaan-perusahaan Belanda di negara-negara Arab cemas. Mereka ingin tahu apa yang harus dilakukan jika demonstrasi menuntut reformasi di tempat mereka pun berkobar. Pertama Tunisia, kemudian Mesir, dan sekarang juga di Maroko, Yordania dan Yaman situasi mulai memanas. Kapan harus bertindak dan informasi apa yang bisa dipercaya? Laporan Johan Huizinga. Seringkali tidak tersedia buku pedoman siap pakai. Tapi menanti hingga esok pagi sampai tank-tank berdatangan, juga bukan pilihan. Perusahaan-perusahaan besar Belanda di Mesir, seperti Shell dan Heineken cepat sekali memutuskan memulangkan karyawannya ke Belanda. Multinasional seperti Shell memiliki buku pedoman lengkap untuk situasi krisis, jelas juru bicara Wim van der Wiel. Inktvlek Shell [Di setiap negara kami punya manajer umum. Dia berperan penting dalam memutuskan turun tangan. Tapi kami tentunya juga melihat pemberitaan media, informasi Departemen Luar Negeri serta pakar keamanan kami sendiri. Semua itu berperan dalam keputusan untuk akhirnya mengevakuasi staf kami.] Beduin Buku pedoman memuat sejumlah hal yang harus diurus. Itu bisa bervariasi dari transportasi ekspat, hingga uang tunai pada saat para pegawai ini tiba di negara tujuan, sekolah untuk anak-anak, dan tempat tinggal sementara. Tapi juga pengawasan dan pengamanan perusahaan harus diurus. Di Mesir, orang Beduin dikerahkan untuk menjaga kompleks perusahaan. Di Mesir, kaum ekspat tidak menghadapi banyak risiko karena biasanya tinggal di pemukiman vila yang dipagari. Pemukiman itu dijaga tentara dan polisi. Tapi situasi bisa juga berbeda. "Kadang-kadang tidak mungkin untuk secara aman datang ke tempat perkumpulan, pihak kedutaan besar harus menyediakan bus untuk evakuasi warga," cerita pedagang kopi Theo Ligthart. Tahun 2004 ia gagal lari dari perang saudara di Pantai Gading. Informasi ekspat Perusahaan bangunan dan konstruksi Belanda BAM, yang aktif di negara-negara Teluk, tidak punya buku pedoman, kata juru bicara Arno Pronk. Inktvlek BAM [Kami tidak punya pedoman seperti itu. Kami tentu mengamati cermat situasi. Dalam hal itu informasi dari Departemen Luar Negeri sangat penting, terutama informasi dari kaum ekspat. Informasi dari mereka cukup terpercaya. Mereka punya rekan-rekan yang lahir dan besar di kawasan dan negara, tempat kami beroperasi. Mereka lebih sering dan cepat tahu perkembangan, ketimbang kami di sini, di Belanda.] Banyak perusahaan, seperti BAM, terutama memakai informasi dari orang-orangnya sendiri di lapangan serta informasi Departemen Luar Negeri. Selain itu mereka bisa menggunakan informasi organisasi-organisasi yang berspesialisasi dalam manajemen risiko dan krisis, tegas Glenn Schoen dari G4S Risk Advisory. Inktvlek Schoen [Tapi sebelumnya juga harus ada persiapan. Kalau tidak, anda harus berimprovisasi saat itu juga, dan itu hampir selalu gagal. Pertanyaan penting adalah: apa kebijakan anda, siapa yang harus diungsikan? Anda berwenang mengeluarkan banyak uang untuk mencharter pesawat terbang? Anda punya kewenangan membeli pesawat terbang dengan uang tunai untuk mentransportasi orang, atau menyewa petugas keamanan?]. Pada akhirnya perusahaan sendiri yang memutuskan apakah menghentikan sebagian atau seluruh aktivitas dan siapa yang dievakuasi. Anjuran tidak bepergian yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri, hanya anjuran saja. Anjuran itu hanya penting dalam menentukan apakah ditanggung asuransi. Mosi tidak percaya Beberapa proses produksi tidak bisa begitu saja dihentikan tanpa risiko. Dari segi komersial, terlalu cepat memutuskan menghentikan proses produksi justru berbahaya. Rezim yang dikritik, yang akhirnya tetap bertahan, bisa melihatnya sebagai mosi tidak percaya. Pada akhirnya, keamanan karyawan yang diutamakan. OPTIONEEL ((Jan-Coos Geesink dari International SOS, salah satu perusahaan terbesar yang menggelar dan membimbing evakuasi: Inktvlek International SOS Sering terlihat bahwa kami melakukan evakuasi lebih cepat, sebelum kedubes Belanda atau Inggris menganjurkan meninggalkan negara. Itu dilakukan dengan persetujuan perusahaan bersangkutan. Kadang juga perusahaan yang memutuskan melakukan evakuasi, dan karyawan sendiri berkata: saya lebih suka tinggal di sini saja. Itu sering juga keputusan terbaik. Kadang-kadang lebih baik untuk tetap tinggal di negeri tersebut daripada meninggalkan negara.] )) VERVOLG TEKST Tidak seorang pun tahu seberapa cepat dan apakah titik noda revolusi yasmin di Tunis atau pemberontakan di Mesir akan menyebar ke negara-negara lain. Perempuan Belanda, Reem Kramer, yang sudah 15 tahun tinggal di Yaman dan mengekspor produk-produk lokal pada skala kecil, bersikap lakonik. Menurutnya unjuk rasa di Yaman bagian kampanye pemilu. "Warga di sini memang mengikuti perkembangan di Mesir lewat Al Jazeera, tapi itu bukan topik pembicaraan utama sehari-hari. Saya sendiri lebih cemas tentang boikot perdagangan Jerman terhadap Yaman yang hingga sekarang masih berlangsung. Itu jelas menghalangi ekspor barang-barang saya ke Eropa." * DI LAPANGAN TAHRIR: PEREMPUAN SETARA DENGAN PRIA Salah satu aspek menonjol dalam pemberontakan rakyat Mesir 13 hari belakangan adalah peran serta kaum perempuan yang baru sekarang saja benar-benar terlihat. Puluhan ribu perempuan dari segala usia turun ke jalan-jalan Kairo dan kota-kota Mesir lain untuk menyuarakan frustrasi sambil mengekspresikan kerinduan mereka pada reformasi dan perubahan. Kaum perempuan ini dengan penuh percaya diri turun ke jalan melakukan pelbagai macam aksi, mulai dari menyanyi, baca puisi, meneriakkan yel-yel, membawa obat-obatan dan makanan sampai merawat yang cedera. Itu semua tidak umum dan jelas sangat riskan, apalagi kalau dilakukan di Lapangan Tahrir (pembebasan) yang begitu penuh sesak. Tahun-tahun belakangan Kairo makin dikenal sebagai kota yang tidak ramah perempuan. Mereka dengan gampang mengalami pelecehan seksual, apalagi kalau sampai terjebak dalam kerumunan massa. Binatang buas Kini situasi Lapangan Tahrir sudah sangat lain, demikian Abir Suliman, aktivis perempuan Mesir terkenal. Ia rajin menulis blog dan Facebook sebagai saluran kampanyenya yang sudah bertahun-tahun menentang pelecehan seksual. "Tidak dilaporkan satupun pelecehan seksual dalam demonstrasi yang sudah berlangsung selama hampir dua pekan ini," kata Abir ketika ditemui di Lapangan Tahrir. Ditambahkannya, "Saya tidak heran kalau di sini kaum perempuan diperlakukan setara dengan kaum pria bahkan memperoleh penghormatan. Kaum muda yang melancarkan protes di sini diilhami oleh harapan dan optimisme, karena itu mereka memberontak dan ingin memperoleh yang terbaik dari pemberontakan itu. Sedangkan penindasan, pengabaian dan korupsi malah mengubah orang menjadi nyaris seperti binatang buas." Seorang demontran yang mendengar percakapan ini tiba-tiba menambahkan, "Di sini bahkan tak ada satupun pencopetan. Itu adalah mukjizat." Hadirin segera menimpali dengan gelak tawa yang keras. Beberapa ratus perempuan bahkan sampai berani bermalam di Lapangan Tahrir, bersama demonstran pria yang lain. Padahal mana bisa masyarakat Mesir mentolerir perempuan yang menginap di luar rumah, apalagi di lapangan terbuka? Dikubur bersama Suad Abdulla, perempuan lajang berusia 26 tahun, dan beberapa ratus perempuan lain menginap di Lapangan Tahrir Rabu lalu ketika para pendukung Mubarak bersama kaum preman lain sibuk menyerang mereka semalaman, menewaskan empat demonstran dan mencederai paling sedikit 500 orang lain. Suad bangga bisa bertahan di sana. "Kakak saya juga di sini, semula dia tidak senang saya tinggal di sini, tapi itu terserah saya, katanya." Mengenang apa yang terjadi malam itu, Suad sedikit menyesal juga kenapa kaumnya tidak pulang saja. "Banyak orang pria yang tidak bisa mengusir para penyerang, karena mereka harus melindungi kami, kaum perempuan." Akhirnya, Abir realistis juga. "Saya hanya bisa berharap pelecehan seksual dan perilaku memuakkan terhadap kaum perempuan sudah dikubur bersama masa lalu. Tapi ketika menyorakkan kemenangan, kita mengalami dan belajar bagaimana memperlakukan sesama manusia dengan hormat dan martabat, tanpa peduli pria atau perempuan. Perilaku seperti itu memang tidak akan lenyap begitu saja. Paling sedikit kita sekarang sudah lebih baik dari tiga pekan silam. Dan itu patut dibanggakan. * SOLIDARITAS INDONESIA TERHADAP REVOLUSI ARABIA Warga Mesir di Belanda bersama dengan orang-orang Belanda belakangan sering berdemo menuntut lengsernya presiden Husni Mubarak. Demo-demo itu diselenggarakan antara lain di Den Haag dan di Amsterdam. Pada unjuk rasa Sabtu (05/02) ada warga Indonesia di Belanda ikut serta, antara lain Reza Muharam. Menurut aktivis perjuangan demokrasi ini, apa yang terjadi di Mesir ini merupakan suatu kemajuan yang perlu didukung. Malah ia merasa kaget kalau melihat tuntutan-tuntutan dan slogan-slogan yang digunakan para pendemo di Lapangan Tahrir di Kairo. Slogan-slogan itu antara lain menuntut penegakan HAM, toleransi agama dan lain-lain. "Saya pikir ini gerakan progresif untuk kemajuan di Mesir," tandas Reza. Solidaritas Warga Indonesia yang ikut berdemo di Dam Amsterdam itu membawa slogan-slogan yang antara lain berbunyi: 'Solidaritas Indonesia untuk Revolusi Arabia.' Bagi Reza dan kawan-kawan yang ikut serta, solidaritas ini perlu diketahui orang banyak. Karena, Indonesia dan Mesir sama-sama negeri muslim dan punya hubungan historis. Peristiwa di Mesir ini banyak sekali kesamaannya dengan peristiwa lengsernya Soeharto pada tahun 1998. Mubarak dan Soeharto banyak kesamaannya. Kedua-duanya adalah diktator yang sudah berkuasa 30 tahun dan menyiapkan dinasti. Soeharto menyiapkan Tutut sebagai penggantinya, sementara Mubarak menyiapkan puteranya untuk melanjutkan jabatannya. Sementara rakyat masing-masing sudah menginginkan perubahan sistem. Namun meski ada kesamaan tapi toh juga ada perbedaan. Dulu Soeharto tidak lama setelah protes memanas langsung mengundurkan diri, tapi untuk menurunkan Mubarak sepertinya lebih alot. Tentara Reza melihat kekuasaan Mubarak memang masih kuat dan tentara berada di baliknya. Mubarak mengatakan ia tidak bisa mundur karena takut terjadi kekacauan. Menurut Reza ini adalah alasan kuno, yang biasa dikatakan oleh para diktator di mana pun. Namun demikian, Reza meramalkan Mubarak akan turun juga. Pendapatnya ini berdasarkan omongannya dengan teman-teman orang Mesir yang ada di Belanda. "Semua teman-teman Mesir mengatakan, ini masalah waktu saja," kata Reza. Sama seperti Soeharto, tambah Reza, Mubarak berusaha agar jangan sampai dihukum dan hartanya tidak diungkit. Dan ada hal lain lagi yang penting bagi penguasa Mesir itu, kalau ia lengser. "Ia butuh semacam garansi tentang keselamatan dia dan keluarganya," kata Reza Muharam. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
