---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 22 Juli 2011 14:40 UTC



** HADZIC DITERBANGKAN KE ROTTERDAM 

** PARLEMEN BELANDA DUKUNG BANTUAN YUNANI 

** LIBURAN PADATI BANDARA SCHIPHOL

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : BELANDA TETAP DUKUNG YUNANI 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : RATIFIKASI STATUTA ROMA BISA LINDUNGI TNI 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : MAIN HAKIM SENDIRI - BELANDA IKUT JEJAK 
AMERIKA



* HADZIC DITERBANGKAN KE ROTTERDAM

BELGRADO (ANP) - Goran Hadzic warga Serbia yang dituduh sebagai penjahat perang 
Yugoslavia bertolak dari Belgrado dengan tujuan Belanda.

Pesawat milik pemerintah Serbia ditunggu kedatangannya di bandara Rotterdam. 

Hal itu disampaikan pemerintah Serbia hari ini (22/7). Stasiun televisi Serbia 
menayangkan pesawat B92 yang lepas landas dari Belgrado.

Hadzic adalah tertuduh penjahat perang Yugoslavia terakhir yang akan dihadapkan 
ke tribunal Yugoslavia di Den Haag.


* BANTUAN BARU BAGI YUNANI

BRUSSEL (ANP) - 17 pemimpin negara-negara Uni Eropa sepakat untuk kembali 
memberikan bantuan pada Yunani, demikian Herman Van Rompuy presiden Uni Eropa 
di Brussel hari Kamis (21/7).

Menurut Van Rompuy Yunani menerima C 109 miliar dari Uni Eropa, Dana Moneter 
Internasional IMF dan sektor swasta. Sektor perbankan dan sektor bisnis lain 
memberikan C 37 miliar. Dalam pertemuan puncak Uni Eropa di Brussel juga 
disepakati agar dana darurat Euro lebih feksibel.

Ketua komisi Eropa Jose Manuel Barroso menyebut bantuan baru itu sebagai 'paket 
positip'. "Akhirnya ada kejelasan mengenai bantuan sektor swasta," tegas 
Barroso. Perdana menteri Yunani George Papandreou juga puas. "Bantuan itu 
meringankan beban warga Yunani."


* PARLEMEN BELANDA DUKUNG BANTUAN YUNANI

DEN HAAG (ANP) - Suara mayoritas parlemen Belanda menyetujui kesepakatan 
negara-negara Uni Eropa untuk menambah bantuan kepada Yunani.

Partai liberal VVD dan Kristen Demokrat CDA yang berkoalisi di kabinet, puas. 
Demikian pula dengan dua partai oposisi, partai buruh PvdA dan partai sosial 
demokrat D'66.

Yang masih terus menentang adalah partai kanan populis PVV dan partai sosialis 
SP. PVV adalah partai yang mendukung koalisi kabinet di parlemen dan SP adalah 
oposisi.

Sementara itu partai oposisi yang lain yaitu partai Kristen sosial konservatif 
Christen Unie yang selama ini juga menentang bantuan dana kepada Yunani 
menyebut bantuan itu positip. Penghapusan sebagian utang kepada Yunani, menurut 
Christen Unie sebagai 'langkah ke arah yang positip'.


* ASIA LEGA DENGAN BANTUAN YUNANI

TOKIO (ANP) - Pedagang saham dan bursa di Tokio lega atas bantuan baru bagi 
Yunani.

Nilai index Nikkel naik 1,2% pada 10.132,11 poin. Nilai tertinggi selama dua 
minggu.

Dampak positip terutama nampak di sektor perbankan. Faktor lain adalah laporan 
positip bank Morgan Stanley di Amerika. 

Nilai index All Ordinaries di Sydney naik 1%, Kospi di Seoul naik 1,2% dan Hang 
Seng di Hongkong naik 1,7%

Pada pembukaan pasar saham dan bursa di Amsterdam, nilai index AEX naik 0,6% 
pada 338,77 poin. Nilai index naik di Paris, Frankfurt dan London naik 0,8%.

Di Amsterdam nilai tukar C = US$ 1,4429
di Jakarta C = Rp. 12.250,-
dan US$ = Rp. 8.515,-

cuaca di Hilversum mendung berawan. Suhu berkisar pada 18 derajat Celsius


* PEMAIN DRUM DITUNTUT PELECEHAN SEKSUAL

ZWOLLE (ANP) - Pengadilan di Zwolle Belanda tengah menuntut Alvin M (35 tahun) 
dari Amsterdam dua tahun penjara, diantaranya delapan bulan bersyarat berkaitan 
dengan pelecahan seksual dengan dua remaja perempuan berumur 14 dan 16 tahun.

Alvin M adalah pemain drum band Maluku 'Massada' di Belanda. Kedua korban 
merupakan fans dari band tersebut. Mereka dilecehkan di sebuah ruangan tempat 
band berlatih, demikian jaksa.

Pengadilan juga memberlakukan larangan kepada tertuduh untuk mengunjungi North 
Sea Jazz Festival selama dua tahun mendatang. Larangan tersebut merupakan 
permintaan dari orang tua korban remaja berumur 14 tahun. Korban mengunjungi 
festival jazz tersebut. Ia ketakutan dan menghindar pertemuan dengan tertuduh.

Alvin M mengaku perbuatannya. Hal itu menurutnya dilakukan di bekas rumahnya di 
Zwolle. Menurut pengacaranya, tertutuh terpesona oleh sanjungan kedua fansnya. 
Alvin M bukan seorang pedofilia, tegas pengacaranya. 

Keputusan pengadilan akan dibacakan tanggal 28 Juli.


* KEDUA KOREA BERTEMU DI BALI

SEOUL (ANP) - Untuk pertama kali sejak dua setengah tahun Korea Utara dan Korea 
Selatan menggelar pertemuan tingkat diplomat.

Pertemuan tersebut berlangsung di Bali menjelang pertemuan ASEAN hari Sabtu 
(23/7).

Demikian kantor berita Korea Selatan, Yonhap. Perundingan tersebut dimaksud 
untuk menghidupkan kembali perundingan enam negara mengenai ambisi nuklir 
Pyongyang.

Tahun 2008 Korea Utara meninggalkan meja perundingan. Tahun lalu Pyongyang 
menyatakan bersedia untuk melanjutkan lagi perundingan.

Korea Selatan, Amerika Serikat dan Cina sepekat, para diplomat kedua Korea 
berunding terlebih dahulu dengan utusan Amerika sebelum perundingan enam negara 
dimulai. Perundingan enam negara juga dihadiri oleh utusan Rusia.


* RUSIA & LIBIA BICARA SOAL KHADAFFI

MOSKOW (ANP) - Minggu ini di Moskow diplomat top Rusia dan Libia membicarakan 
hengkangnya pemimpin Libia Muammar Khadaffi.

Demikian kantor berita Rusia Interfax berdasarkan sebuah nara sumber di 
kementrian luar negeri Rusia. 

Menurut nara sumber itu dibicarakan 'soal masa depan' Khadaffi berkaitan dengan 
'hubungan antara utusan Ghadaffi dengan utusan Amerika dan Perancis.' Hari Rabu 
(20/7) menlu Libia, Abdelati 1l-Obeidi berunding dengan menlu Rusia Sergej 
Lavrov.

Rusia mengkritik Amerika dan negara-negara lain yang mengakui 'Dewan Peralihan 
Libia' di Benghazi sebagai wakil rakyat Libia. Dengan sikap tersebut, menurut 
Moskow negara-negara tersebut mendukung sebuah gerakan politik ditengah  
berkecamuknya perang saudara.


* REDAKTUR THE SUN DIPECAT

LONDON (ANP) - Matt Nixson redaktur bagian peliputan di koran The Sun dipecat 
setelah pengusutan intern oleh induk perusahaan News International berkaitan 
dengan skandal di koran minggu News of the World (NotW). Demikian situs web 
koran Inggris, The Guardian.

Nixson bekerja selama setengah tahun di koran The Sun. Sebelumnya bekerja di 
News of the World (NotW). Kedua koran merupakan bagian dari News International, 
milik milyarder Rupert Murdoch. NotW dibubarkan berkaitan dengan pengusutan 
skandal penyuapan dan penyadapan telepon.

News International sebelumnya mengeluarkan pernyataan bahwa salah seorang staf 
redaktur dipecat karena terlibat skandal di NotW.

Putera Rupert Murdoch, James Murdoch dituduh memberikan keterangan palsu kepada 
komisi pengusut parlemen Selasa lalu. Hal itu disampaikan oleh dua mantan 
pejabat tinggi NotW, Colin Myler dan Tom Crone, demikian koran The Guardian.


* BANTUAN C 7 MILIAR BAGI AFRIKA

RIJSWIJK (RNW/ANP) - Kerjasama organisasi bantuan Belanda SHO sejauh ini 
berhasil mengumpulkan C 7 juta untuk membantu korban kekeringan di wilayah 
tanduk Afrika.

Dua hari lalu, jumlah bantuan mencapai C 5 juta.

Pada tanggal 11 Juli dibuka dompet bantuan di rekeking giro 555. Serta merta di 
berbagai kota di Belanda digelar aksi pengumpulan dana bagi korban kekeringan 
di Afrika timur. Hari Jum'at (22/7) SHO melakukan aksi pengumpulan dana dengan 
Radio dalam negeri Radio 2 di bandara Schiphol Amsterdam.

PBB resmi memberlakukan keadaan darurat di dua wilayah di Somalia selatan. 
Hanya dalam keadaan yang benar-benar gawat PBB memberlakukan keadaan darurat di 
wilayah-wilayah yang dilanda kelaparan.

Wilayah tanduk Afrika dilanda kekeringan terparah sejak 60 tahun. Lebih dari 10 
juta warga menderita kekuarangan pangan yang sangat memilukan.


* LIBURAN PADATI BANDARA SCHIPHOL

SCHIPHOL (RNW/ANP) - Kepadatan di bandara Schiphol Amsterdam mencapai puncaknya 
hari ini Jum'at 22 Juli. Keramaian dimulai jam 04.00 pagi waktu setempat. 
Penerbangan ke tempat-tempat liburan dimulai jam 06.00 pagi. Sampai Jum'at jam 
11.00 pagi sudah lebih dari seribu penumpang diterbangkan ke tempat-tempat 
liburan, demikian jurubicara bandara Schiphol. 

Hari ini bandara Schiphol melayani 171.000 penerbangan. Petugas ekstra 
dikerahkan untuk melayani penumpang.

Menurut bagian imigrasi sejauh ini semua berjalan mulus. Tempat-tempat yang 
melayani penumpang ditambah. Laporan mengenai bagasi penumpang yang 
mencurigakan ternyata disebabkan oleh sikat gigi elektronik.

Puncak keramaian akan terus berlangsung selama akhir pekan ini. Bandara 
Schiphol Amsterdam akan melayani lebih dari 500.000 penumpang.

Warga Belanda tidak saja menggunakan pesawat terbang menuju ke tempat liburan 
mereka. Mereka yang menggunakan mobil ke Perancis dan Jerman akan juga memadati 
jalan bebas hambatan.

Akhir pekan ini dimulai masa liburan sekolah di propinsi Belanda utara dan 
tengah.


* BELANDA TETAP DUKUNG YUNANI

Pemerintah Belanda tidak bisa mencapai persetujuan tentang bantuan baru untuk 
Yunani. Silang pendapat terjadi terutama antara kristen demokrat CDA dan 
liberal konservatif VVD yang pro-Eropa, dengan PVV yang Euroskeptis. Laporan 
Klaas den Tek.

Bagaimana Perdana Menteri Mark Rutte menjaga supaya salah satu partai terbesar 
kabinetnya tidak menarik diri? Dengan menerima kenyataan bahwa perbedaan 
pendapat tidak bisa dijembatani. Dalam hal bantuan untuk Yunani, Rutte 
mengandalkan dukungan partai oposisi seperti partai buruh PvdA dan partai 
demokrat D66.

Itulah sebabnya seusai KTT di Brussels, Rutte bisa sepenuhnya mendukung 
persetujuan tentang Yunani.

"Apa yang terjadi hari ini adalah: pencegahan penyebaran masalah ke negara 
anggota lain. Saya rasa kita sudah mengambil segala tindakan untuk itu. Pada 
saat yang sama, kita memastikan Yunani bisa kembali aktif bertransaksi, seperti 
yang dilakukan Belanda."

Namun Mark Rutte mengingatkan bahwa pengaruh para pimpinan Eropa terbatas. 
Terutama dalam hal pasar keuangan.

"Saya tidak akan mengulas soal pasar keuangan. Peran saya dan pimpinan 
pemerintahan lain adalah memastikan kepentingan Anda sebagai pembayar pajak, 
penerima pensiun, penabung, pekerja, semua sama-sama terjamin."

Pro Eropa
Pada tingkat Eropa, Prancis dan Jerman sudah memuluskan jalan sebelum KTT. 
Jerman dan Belanda menuntut pihak asuransi, dana pensiun dan bank tetap ikut 
menyumbang. Menkeu De Jager sudah menerapkan hal itu sejak beberapa bulan lalu, 
dan ini memancing dikritik media internasional. Pada debat majelis rendah 
sebelum KTT, De Jager menekankan ini menunjukkan dirinya pro-Eropa. Dengan 
pengaturan ketat, Uni Eropa tidak semakin dalam terperosok dalam lumpur, 
demikian pemikirannya.

Tapi PVV-nya Wilders justru ingin 'Eropa' diperkecil. Menurut partai, Yunani 
tidak perlu mendapat bantuan lagi sepeser pun. Yunani sendiri yang bikin 
masalah dan mereka sendiri yang harus menyelesaikan. Wilders ingin Yunani cabut 
dari euro. Anggota parlemen PVV Teun van Dijk dalam debat dengan menteri De 
Jager mengatakan:

"Jika sejumlah anggota secara terus menerus gagal memenuhi kesepakatan, mereka 
harus 'ditendang' dari Uni Eropa. Jika kita tidak mengambil langkah itu, maka 
semua kesepakatan yang sudah disetujui tidak akan ada artinya. Tiap anggota 
jadi bisa melakukan apapun yang mereka mau."

Keputusan apa yang diambil PVV dari keputusan kabinet untuk tetap mendukung 
Yunani? Sebenarnya tidak ada. Partai mengancam mengkaji ulang dukungan atas 
kabinet jika bantuan baru untuk Yunani menyebabkan penghematan baru di Belanda. 
Tapi menurut kabinet, hal itu tidak akan terjadi. Jadi sementara ini perdana 
menteri Rutte masih bisa mengandalkan dukungan PVV.


* RATIFIKASI STATUTA ROMA BISA LINDUNGI TNI

Kalau Indonesia meratifikasi Statuta Roma tentang Mahkamah Pidana Internasional 
(ICC), maka Tentara Nasional Indonesia TNI bisa terlindungi dari tuduhan 
pelanggaran HAM. Demikian tandas berbagai kelompok pembela HAM Kamis (21/07). 
Direktur Eksekutif Human Rights Resource Center for Asean, Marzuki Darusman, 
yang termasuk mendukung ratifikasi tersebut menambahkan, Statuta Roma itu tidak 
berlaku surut.
Rafendi Djamin dari Human Rights Watching Group membenarkan bahwa ratifikasi 
itu tidak berlaku surut.

"Dia (ICC, red) hanya bisa melakukan peradilan pelanggaran HAM internasional 
pada kejadian-kejadian setelah berlakunya Statuta Roma tersebut yaitu pada 
tahun 2002."

Kasus Desi Bouterse
Aktivis HAM yang pernah lama tinggal di Belanda ini, selanjutnya menyebut 
Belanda sebagai contoh. Negeri kincir angin ini dulu mau mengadili Desi 
Bouterse, Presiden Suriname yang dulu pernah menjadi pemimpin rezim militer, 
atas tuduhan pelanggaran HAM. Kejahatan yang dilakukan Desi Bouterse terjadi 
sebelum Belanda meratifikasi konvensi anti penyiksaan, tambah Rafendi Djamin.

Namun demikian, menurut Rafendi Djamin, meski ratifikasi tidak berlalu surut, 
itu tidak berarti bahwa kejahatan HAM yang terjadi di Indonesia pada masa lalu 
tidak bisa dan tidak perlu diselesaikan.
"Mekanisme untuk penyelesaian itu tetap ada misalnya melalui pengadilan HAM ad 
hoc," katanya.

Komisi Kebenaran
Pengadilan HAM ad hoc itu, tambahnya, diatur oleh UU No 26 Tahun 2000. Cara 
lain untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM pada masa lalu adalah 
dengan membentuk komisi kebenaran.
"Itu juga yang menjadi agenda penting untuk menyelesaikan kasus-kasus 
pelanggaran HAM pada masa lalu."

Rafendi Djamin menambahkan pula ratifikasi Statut Roma itu bisa mendorong 
penyempurnaan UU No 26 Tahun 2000 tadi. "Bagian dari ratifikasi adalah 
harmonisasi perundang-undangan yang masih belum sesuai dengan instrumen HAM 
internasional."

Periode lalu,  jelas Endi (nama panggilan akrab Rafendi Djamin), pihak TNI 
masih ragu untuk meratifikasi itu. "Karena takut nanti semuanya pada diadili," 
ujarnya. Padahal TNI sebenarnya tidak perlu takut. "Justru itu malah membantu 
pihak TNI untuk tidak melanggar HAM," katanya.

Terakhir Rafendi Djamin mengatakan, peradilan HAM internasional bersifat 
komplimenter. "Mekanisme HAM nasional harus selesai dulu, baru bisa dibawa ke 
persidangan internasional."


* MAIN HAKIM SENDIRI - BELANDA IKUT JEJAK AMERIKA

"Coro!" "Cabul!" "Pedofil!" Lima puluh orang lebih berkumpul di depan sebuah 
rumah di jalanan pemukiman yang tenang. Beberapa meneriakkan hinaan, yang lain 
mengintip ke dalam lewat jendela. Seorang pria dengan megafon mengompori 
gerombolan. "Jika pemerintah tidak bisa dan tidak mau melindungi anak-anak 
kita, maka kita harus lakukan itu sendiri."  Malam itu, sebuah bangku di taman 
depan berubah fungsi jadi alat pemukul untuk memecahkan kaca jendela. Cat 
merah, tomat dan amoniak dilempar ke dalam rumah. Tulisan 'Pedo' ditorehkan 
dengan cat merah di dinding. Laporan John Tyler.


Menurut John ini rasanya tidak asing. Di negara asalnya Amerika Serikat, 
sentimen publik terhadap pedofil dan para pelanggar seksual lain bisa sangat 
ekstrim. Hukum federal yang mengharuskan pelanggar diumumkan secara publik 
seakan-akan mendorong masyarakat untuk main hakim sendiri. Banyak yang 
beranggapan rehabilitasi suatu hal yang tidak mungkin dan ketakutan jadi pemicu 
utama keinginan melindungi anak-anak dari 'machluk mengerikan' tersebut.

Di Texas dan Missouri, hakim menghukum para penjahat seks dengan memajang tanda 
"Bahaya : Ini Rumah Pelaku Pelanggar Seksual" di depan rumah mereka. Peraturan 
baru di Florida mengharuskan para penjahat seks untuk mengenakan alat pelacak 
GPS seumur hidup, bahkan setelah masa hukuman penjara mereka selesai. Dan di 50 
negara bagian Amerika, masyarakat berhak tahu alamat para pelaku pelanggaran 
seksual.

Pemikiran seperti ini sekarang mulai berkembang di Belanda. Insiden yang 
diceritakan di muka terjadi di akhir pekan pertengahan bulan Juli di Hengelo, 
kota dekat perbatasan Jerman. Tapi tidak seperti kejadian di Amerika, kerumunan 
bukan mengejar-ngejar seorang terdakwa penjahat seks. Penghuni rumah mengatakan 
dia tidak pernah punya hubungan seksual dengan anak-anak. Lalu mengapa dia 
diusik?

Tak Bisa Diterima
Martijn Uittenbogaard (39 tahun) adalah bendahara dan juru bicara asosiasi 
pedofil 'Martijn'. Selama 29 tahun terakhir kelompok memperjuangkan penerimaan 
masyarakat Belanda akan kaum pedofil. Kegemparan di luar rumah tersebut 
disebabkan ide-ide Martijn.

Hal ini bisa jadi mengejutkan. Dalam wawancara dengan koran NRC Next belum lama 
ini dia mengatakan ,"Orang tua memperlakukan anak-anak seperti harta milik. 
Tapi mereka sebenarnya milik semua orang...Jaman sekarang ini, anak-anak 
terlalu dilindungi. Berangkat ke sekolah, berolahraga atau melakukan aktivitas 
lain, semuanya sangat terorganisir. Ini membuat hubungan pedofil benar-benar 
tidak mungkin."

Uittenbogaard berpendapat segala peraturan yang membatasi seksualitas harus 
dicabut dan anak-anak seharusnya diijinkan berhubungan seksual dengan orang 
usia berapapun. Tidak perlu dikatakan, ide Martijn dan rekan-rekan tidak bisa 
diterima masyarakat umum.

Perubahan Jaman
Awalnya, organisasi Martijn sempat diterima. Penulis terkenal, politisi dan 
tokoh masyarakat lain terang-terangan mendukung pedofili. Segelintir tokoh 
masyarakat bahkan mengaku sebagai pedofil. Menteri kehakiman Korthals Altes 
mengajukan usulan mengubah peraturan usia seks dewasa dari 16 menjadi 12 tahun. 
Usulan ditolak.

Namun jaman berubah, organisasi pun jadi bulan-bulanan. Kementrian kehakiman 
mungkin terpaksa menindak Martijn setelah terbukti 8 pengurus atau mantan 
pengurusnya punya latar belakang kriminal yang berkaitan dengan pelanggaran 
seksual. Ketuanya saat ini dipenjara atas tuduhan kepemilikan pornografi anak.

Perkembangan lain adalah semakin kerasnya sikap masyarakat Belanda yang memang 
dari awal sudah skeptis tentang argumen soal pedofili. Tersibaknya tabir 
pelecehan seksual yang terjadi di gereja Katolik membuat banyak orang berang. 
Juga kasus 87 balita yang dilecehkan secara seksual oleh seorang pegawai 
penitipan anak di Amsterdam dan pasangannya.

Keadilan
Warga sipil akhirnya makin sering main hakim sendiri. Selain cacian dan ancaman 
yang langsung ditujukan kepada Uitenbogaard di Hengelo, ada seorang anggota 
organisasi yang diusir dari rumahnya di provinsi Friesland, Belanda utara. 
Seorang penulis yang hanya mendukung hak bicara organisasi Martijn juga 
dipecahkan kaca rumahnya dan pintunya ditulisi 'Pedo' dengan cat merah.

Bisa dimengerti jika Belanda tidak menyambut hangat pemikiran organisasi 
pedofil Martijn. Tapi pertanyaannya apakah Belanda benar-benar ingin mengikuti 
jejak masyarakat Amerika yang 'ringan tangan'?


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke