--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 04 Agustus 2011 13:30 UTC ** DK PBB KUTUK REJIM SURIAH ** GADDAFI BEKERJA SAMA DENGAN EKSTRIMIS ** PRESIDEN TAJIKISTAN LARANG REMAJA KE MASJID ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MUBARAK JALANI PENGADILAN ABAD INI ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: HOMO BERCIUMAN DI TV BELANDA TABU DAN MAJALAH MUSLIMA PERTAMA BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: RESOLUSI HAK RAKYAT PAPUA DICETUSKAN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KASUS AHMADIYAH BUKTI KEMANDULAN HUKUM * DK PBB KUTUK REJIM SURIAH NEW YORK (ANP/AFP/RTR) - Dewan Keamanan (DK) PBB, Rabu (4/8), mengutuk tindak kekerasan yang dilakukan rejim diktator Suriah dan juga semua pelanggaran HAM yang terjadi. Rakyat Suriah sejak Maret lalu turun ke jalan menuntut reformasi. Presiden Bashar al-Assad memerintahkan aparat keamanan menggunakan kekerasan guna menekan para demonstran. Libanon, satu dari 15 anggota DK yang juga negara tetangga Suriah, tidak mendukung pernyataan. Pernyataan DK PBB ini bukan resolusi sehingga tidak disertai sanksi. Sementara itu di berbagai kota di Suriah kembali digelar demonstrasi. Menurut aktivis HAM ada lebih dari 100 ribu pengunjuk rasa turun ke jalan. Aparat keamanan kembali menembaki para demonstran. Empat orang dipastikan tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Puluhan orang lainnya ditahan. * GADDAFI BEKERJA SAMA DENGAN EKSTRIMIS TRIPOLI (ANP) - Rejim Muammar Gaddafi di Libya ingin bekerja sama dengan kelompok muslim radikal untuk melawan pemberontak pro-Barat di wilayah timur negara tersebut. Demikian disampaikan putra Gaddafi, Saif al-Islam, dalam wawancara yang diterbitkan di New York Times. Gaddafi dan keluarganya dalam beberapa bulan terakhir justru menyatakan bahwa kelompok muslim fundamentalis berada di balik pemberontakan. Mereka menyatakan dunia Barat justru membantu Al-Qaeda dengan mendukung para pemberontak. Pemimpin kelompok Islam yang dianggap mitra terpenting Gaddafi, Ali Sallabi, mengakui telah berunding dengan rejim. Namun demikian ia menyangkal akan membentuk aliansi dengan Gaddafi. Sallabi menyatakan gerakannya mendukung Libya yang demokratis tanpa Gaddafi. * PRESIDEN TAJIKISTAN LARANG REMAJA KE MASJID DUSYANBE (ANP/RTR) - Presiden Tajikistan Imomali Rachmon menandatangani undang-undang yang melarang remaja mendatangi masjid dan tempat ibadah lainnya. Aturan ini menurut presiden penting untuk menghindari merebaknya ekstrimisme berbasis agama. Para pemuka muslim marah menanggapi peraturan baru ini. Mereka mengatakan Presiden Rachmon yang sejak 1992 berkuasa di negara bekas Uni Soviet itu tidak tahu apa yang saat ini sedang terjadi di masyarakat. Tajikistan berpenduduk 7,5 juta jiwa, 98 persen di antaranya memeluk Islam. * ASSAD IJINKAN PEMBENTUKAN PARTAI POLITIK DAMASCUS (ANP/AFP) - Presiden Suriah Bashar al-Assad mengeluarkan dekrit yang mengijinkan pendirian partai politik di Suriah. Partai-partai politik baru itu boleh bersaing dengan Partai Baath pimpinannya. Demikian disampaikan Kantor Berita SANA. Bulan lalu pemerintah Suriah menyetujui rancangan UU untuk membentuk sistem politik multi partai. Dengan dekrit ini UU tersebut bisa diterapkan. Menurut peraturan partai politik baru tidak boleh berdasarkan agama, suku atau kepentingan regional. Partai yang mendiskriminasi juga dilarang. * PERGANTIAN PEJABAT MILITER TURKI ANGKARA (ANP/RTR) - Presiden Turki Abdullah Gul mengangkat pejabat militer baru. Jendral Necdet Ozel diangkat sebagai panglima besar tentara. Selain itu ia juga mengangkat komandan baru untuk angkatan darat, angkatan udara dan laut. Pengangkatan ini dilakukan menyusul mundurnya pejabat militer Turki minggu lalu. Ini sebagai protes terhadap penangkapan para petinggi militer yang dituduh merencanakan kudeta. * JEPANG INTERVENSI YEN YANG SEMAKIN KUAT TOKYO (ANP/RTR) - Jepang melakukan intervensi valuta asing untuk menekan nilai tukar Yen yang semakin membumbung tinggi. Bank Sentral Jepang mengumumkan akan mengambil kebijakan moneter lainnya. Pembelian obligasi negara dan perusahaan akan dinaikkan sebesar 10 milyar Yen dari 40 milyar Yen. Selain itu Bank Sentral juga mengumumkan akan mempertahankan tingkat bunga dasar antara 0-0,1 persen. Kuatnya Yen berdampak negatif terhadap ekspor Jepang. Ekonomi negara tersebut memburuk sejak terjadinya gempa dan tsunami Maret lalu. * CINA TANGKAP TERSANGKA PERACUN MAKANAN BEIJING (ANP) - Polisi Cina menangkap 2000 orang yang diduga bertanggung jawab atas terjadinya keracunan makanan. Sejak April lalu 5000 perusahaan sudah ditutup. Demikian disampaikan Kantor Berita Cina Xinhua. Dalam beberapa tahun terakhir Cina diguncang berbagai kasus keracunan makanan. Pada 2008 lalu enam bayi tewas dan 300 ribu anak sakit karena melamin yang ditambahkan ke susu.Secara keseluruhan pemerintah Cina sudah memeriksa 5,92 juta perusahaan produksi dan distribusi makanan. Dari jumlah itu ditemukan 1200 kasus penambahan zat makanan yang tidak boleh dikonsumsi manusia. Misalnya, beras dengan kandungan logam berat dan roti yang mengandung bahan pengawet yang dilarang. * BERITA BURSA AMSTERDAM (ANP) - Nilai obligasi negara Italia mulai pulih. Kamis (4/8) tingkat rendemen obligasi 10 tahun turun berada pada kisaran antara 5,9 dan 6 persen. Kenaikan nilai obligasi ini disusul dengan pulihnya bursa saham di Eropa. Spekulasi tentang paket stimulasi ekonomi Bank Sentral Amerika memberi kepercayaan kepada para pialang saham untuk berdagang lagi. Index AEX Belanda pada paruh pertama perdagangan naik 0,5 persen pada 312,21. Sementara bursa di London, Paris dan Frankfurt turun antara 0,1 sampai 0,7 persen. * PEBOLA MATSUDA WAFAT TOKIO (ANP/RTR) - Bintang sepak bola Jepang Naoki Matsuda meninggal dunia Kamis (4/8). Dua hari sebelumnya ia mendapat serangan jantung saat sedang berlatih. Matsuda berusia 34 tahun. Back handal ini sudah 40 kali membela Kesebelasan Jepang. Ia menjadi kunci keberhasilan Jepang melaju ke babak 16 besar dalam Kejuaraan Piala Dunia 2002. * MUBARAK JALANI PENGADILAN ABAD INI Di Mesir proses hukum Mubarak disebut NULLpengadilan abad ini. Husni Mubarak (83) harus mempertanggungjawabkan perannya dalam tragedi kematian sekitar 850 demonstran. Namun apakah mantan presiden Mesir ini akan menjalani proses adil di negaranya sendiri? Laporan Myrtille van Bommel dan Klaas den Tek. Pengadilan pertama yang aneh digelar di Akademi Polisi, di Kairo. Akibat kesehatannya yang buruk Mubarak digiring ke pengadilan di atas tempat tidur. Di sana, demi keamanan Mubarak ditempatkan di dalam NULLkandang khusus selama persidangan. Pengadilan mantan diktator ini mengingatkan orang akan Saddam Hussein, diktator Irak yang divonis hukuman mati pada 2006. Organisasi hak azasi manusia Amnesty International dan Human Rights Watch waktu itu berpendapat, Hussein tidak menjalani proses hukum yang adil. Proses Adil Pengacara berdarah campuran Mesir-Belanda, Emad El-Sharkawi, berada di Mesir untuk mengikuti NULLproses historis tersebut. Ia percaya pada sistem hukum Mesir, yang menurutnya bisa dibandingkan dengan sistem hukum Belanda. El-Sharkawi tidak meragukan independensi pengadilan. Toh ia mengakui, mungkin saja pengadilan akan berjalan tidak adil: NULLMubarak bukan terdakwa biasa. Ia adalah figur istimewa dalam sejarah Mesir. Dan pengadilan pasti mendapat tekanan dalam segala aspek. Tentu saja tekanan dari media dan dari dunia politik. Saya bisa membayangkan, jika hakim memberikan lebih banyak kesempatan pada pengacara Mubarak, ia akan dituduh kaki tangan Mubarak dalam pengadilan. Itu tidak boleh terjadi. Uji Kasus Kekhawatiran lain El-Sharkawi adalah bahwa baik pengacara Mubarak maupun pengacara para korban akan menyalahgunakan proses hukum. Sudah jelas terlihat sejak pengadilan pertama bahwa kedua belah pihak ingin memanggil banyak saksi. Menurut pengacara berdarah Belanda-Mesir ini, hal itu merugikan karena hanya akan menunda proses. Lagipula kemungkinan terjadinya kontradiksi dari kedua pihak sangat besar. Dan itu bisa menguntungkan Mubarak. Juga Geert Jan Knoops, pengacara Belanda dan guru besar Hukum Pidana Internasional, berpendapat bahwa proses melawan Mubarak berjalan normal. Terlalu dini untuk mengatakan pengadilan ini tidak adil, kata Knoops. Ia menerima kesan bahwa hakim cukup mempertimbangkan kesehatan Mubarak. Kasus mantan presiden Mesir ini, menurutnya, adalah uji kasus (test-case) penting karena di banyak negara, ada sejumlah mantan pemimpin yang jadi subjek penyelidikan pidana di negara mereka sendiri. Seperti Silvio Berlusconi di Italia. Komisi Kebenaran Menurut Knoops , secara yuridis sulit sekali menyeret Mubarak ke pengadilan di negara lain. Tidak ada tribunal internasional atau negara lain yang berwenang menuntut Mubarak. Ia didakwa atas kesalahan-kesalahan yang melanggar hukum Mesir. Toh, menurut Knoops, ada pilihan lain: NULLDi Mesir bisa dibentuk komisi kebenaran dan rekonsiliasi, seperti yang dulu dilakukan di Afrika Selatan. Sebuah komisi yang menyelidiki fakta. Dalam komisi ini orang-orang seperti Mubarak bisa mengungkapkan penyesalan mereka. Ini adalah pilihan prinsipil yang hanya bisa diputuskan oleh masyarakat Mesir. Kemarahan besar Menurut El-Sharkawi pembentukan komisi macam itu tidak terpikirkan di Mesir. Warga Mesir tak akan menerima usulan itu: NULLPengadilan Mubarak digelar berdasarkan undang-undang Mesir. Dan mereka memutuskannya lewat proses hukum. Tiap NULLpenyimpanganNULL yang dilakukan, seperti membentuk komisi, bisa dianggap korupsi atau setidaknya percobaan untuk membantu Mubarak lolos dari hukuman. Menurut pengacara berdarah Belanda-Mesir ini, kebencian dan amarah rakyat Mesir terlalu besar, dan hanya pengadilan yang bisa meredakannya. NULLPadahal ada kemungkinan bahwa Mubarak dibebaskan dari pengadilan. Hanya saja rakyat tidak akan memahaminya, kata El-Sharkawi. * HOMO BERCIUMAN DI TV BELANDA TABU DAN MAJALAH MUSLIMA PERTAMA BELANDA Belanda menerbitkan majalan glossy pertama untuk muslima, Hoda, yang berarti tuntunan atau arah yang tepat. Majalah ini ingin menarik muslima Belanda berusia 18 hingga 35 tahun, lingkupnya sama dengan majalah perempuan lainnya tapi dengan sudut pandangan khusus, budaya belanda-Maroko. Artikel yang diketegahkan juga khusus untuk kaum perempuan, misalnya "sepuluh tips untuk menghindari makanan bergula saat Idul Fitri" atau "cara terbaik berpuasa di kantor" karena kebanyakan kantor Belanda tidak paham jika salah satu pegawainya berpuasa. Bahkan bagaimana cara merias wajah terbaik untuk perempuan berjilbab, juga dibahas. Komentar pertama dari para pembacanya positif, "banyak majalah Belanda memberikan tips mengenai paskah atau natal, tapi tidak mengenai ramadhan. Atau mereka terlalu berpusat pada perempuan berkulit putih. Juga jarang sekali ada nama Maroko atau model Maroko yang digunakan majalah-majalah tersebut. Jadi saya tidak mengenali diri sendiri." Tapi ada perbedaan. Misalnya para model tidak pernah tampil mengenakan pakaian dalam atau bahkan telanjang. Artikel mengenai seks juga tidak prominen dipasang di halaman muka. Hoda tidak berambisi untuk menonjolkan faktor emansipasi perempuan, tapi menyinggung soal politik dan agama. Demikian De Volkskrant. Masih di Belanda. Rabu malam kemarin publik Belanda mengucapkan terima kasih kepada kiper terbaik belanda sepanjang jaman, Edwin van der Saar. Acara perpisahan ini dihadiri 50.000 orang di stadion ArenA Amsterdam yang penuh sesak. Acara perpisahan terpenting adalah pertandingan bola antara 'dream team' yang dipilih oleh van der Saar sendiri, melawan team Ajax lama ditambah sejumlah pemain nasional Belanda. Nama-nama besar seperti Wayne Rooney, Alessandro del Pierro, Ryan Giggs melawan Winston Bogarde, Frank Rijkaard, Danny Blind dan Philip Cocu. Kehadiran Sir Bobby Charlton dan Sir Alex Ferguson menandai betapa pentingnya Van der Saar untuk klub terakhirnya Manchester United. Dengan perpisahan ini, kiper Belanda tersebut menutup 31 tahun jenjang karirnya yang dimulai saat ini berumur 9 tahun untuk klub desa kelahirannya voorhout. Setelah itu ia bermain untuk Ajax, Juventus, Fulham dan yang terakhir Manchester United. Ternyata untuk belanda yang terkenal demokratis dan liberal, masih tabu memperlihatkan dua orang homo yang berciuman di televisi. Karena itu dua stasiun televisi Belanda KRO dan VARA membuat acara televisi Flikker Op! yang memberi penerangan tentang tema homoseksualitas. Emansipasi kaum LGBT di Belanda ternyata belum selesai. Banyak pemirsa yang marah ketika mereka melihat dua orang homo berciuman di televisi. Sekolah belanda juga tidak memberikan penerangan seputar tema ini, dan banyak pasangan homoseksual yang dicaci-maki oleh tetangganya di Belanda. Memang LGBT diterima di Belanda, tapi dalam praktek tema ini jauh lebih peka. Banyak anak muda yang tidak berani mengatakan kalau mereka homo karena takut dijauhi atau bahkan dimusuhi teman dan keluarga. Berbagai pakar juga menerangkan berbagai prasangka dan isu negatif tentang homoseksualitas. Menurut pembawa acara, acara khusus ini dibutuhkan. "Baru apabila Belanda bisa menyiarkan iklan dua homo yang berciuman tanpa masalah, maka acara ini tidak diperlukan lagi." Sekian Algemeen Dagblad dan tinjauan pers. * RESOLUSI HAK RAKYAT PAPUA DICETUSKAN Hak rakyat Papua untuk menentukan nasib sendiri ternyata dikorbankan. Untuk itu ada tiga resolusi yang disepakati dalam Konferensi Para Pengacara Untuk Papua di Oxford, Inggris. Salah satunya adalah rakyat Papua punya hak untuk menentukan nasib sendiri sesuai dengan hukum internasional. Konferensi soal Papua itu merupakan pertama kalinya di luar negeri. Ikuti keterangan Benny Wenda, ketua Free West Papua di Inggris kepada Radio Nederland. Konferensi itu membahsa mengapa itu terjadi di tanah Papua dan atas nama hukum internasional rakyat Papua ditekan dan harus ikut kemauan negara-negara asing selain Indonesia di antaranya Amerika dan Belanda. Rakyat Papua selalu merindukan hak-haknya yang menurut standar hukum Internasional. "Itu yang menjadi akar masalah di Indonesia sejak tahun 1963 di mana Indonesia secara ilegal menguasai tanah Papua. Sampai hari ini terjadi pembunuhan, pemenjaraan pemerkosaan di mana-mana." Konferensi tersebut juga menilai dan melihat kembali apa yang terjadi. Sebetulnya ada tiga kesepakatan, namun sampai saat ini belum diumumkan secara resmi. Poin terakhir adalah rakyat Papua punya hak untuk menentukan nasib sendiri sesuai hukum internasional. Benny Wenda menjelaskan, Pepera (Penentuan Pendapat Rakyat-red) yang terjadi sesuai kesepakatan New York ternyata tidak dilaksanakan di lapangan. Yang harus terjadi tambah Benny Wenda adalah one man one vote. Namun rakyat Papua tidak pernah memilih dan tidak pernah dipilih. Indonesia sebetulnya sudah setuju hal tersebut tapi tidak pernah dilaksanakan di Papua. Kerusuhan Sementara itu kerusuhan yang terjadi di Papua beberap hari terakhir menurut Benny Wenda sebetulnya sudah "diatur", sehubungan dengan adanya konferensi tersebut. "Dua hari sebelumnya sudah ada kekerasan di mana-mana. Ini merupakan skenario supaya militer ada di Papua. Supaya dunia luar melihat bahwa rakyat Papua itu menciptakan kekerasan." Benny Wenda menduga skenario tertentu dilakukan intelijken Indonesia dengan militer. Jadi yang terjadi setiap acara yang menyangkut kegiatan konferensi seperti ini selalu saja ada. Ini bakal pertanyaan besar oleh dunia. Rakyat Papua tandasnya. di mana-mana sudah mendukung karena di Inggris berbicara masalah hak-hak asasi bukan berbicara soal politik. "Kami berbicara prinsipil, hukum yang salah harus diluruskan." Konferensi sehari soal Papua itu diikuti oleh 150 wakil-wakil Papua di seluruh dunia dan juga perwakilan kelompok hak-hak asasi manusia. * KASUS AHMADIYAH BUKTI KEMANDULAN HUKUM Dua belas terdakwa pelaku penyerangan terhadap Jemaat Ahmadiyah di Cikeusik hanya divonis 3-6 bulan. Padahal tragedi awal Februari lalu itu menyebabkan tiga anggota Ahmadiyah tewas. Reporter KBR68H Nur Azizah melaporkan dari Pengadilan Negeri Serang, Banten. Ruang sidang Pengadilan Negeri Serang Banten disesaki pengunjung sidang yang sebagian besar memakai kain sarung dan sorban di kepala. Duduk di kursi pesakitan laki-laki berbaju putih, memakai peci hitam, dan sarung. Dia adalah Adam Damini bin Armad, terdakwa penyerangan terhadap warga Ahmadiyah di Cikeusik Banten, Februari lalu. Majelis hakim menilai, Adam Damini tidak terbukti melanggar pasal tentang penghasutan. Terdakwa Adam Damini hanya divonis enam bulan penjara. Di ruang sidang lainnya, otak penyerangan warga Ahmadiyah di Cikeusik, terdakwa Ujang Muhammad Arif bin Abuya Surya juga menanti vonisnya. Sama seperti Adam Damini, Ujang hanya divonis 6 bulan penjara. Ringan Kamis lalu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Serang menjatuhkan vonis untuk 12 terdakwa kasus penyerangan itu. Adam Damini, Ujang Muhammad dan Saad Baharudin hanya tiga di antara 12 terdakwa itu. Total bagi seluruhnya vonis yang dijatuhkan sangat ringan, hanya antara 3-6 bulan. Dengan dipotong masa tahanan, maka sebagian terpidana itu akan segera melenggang bebas dari penjara. Tragedi penyerangan terhadap Jemaat Ahmadiyah, Cikeusik terjadi pada awal Februari lalu. Ketenangan di Minggu pagi itu terusik. Ribuan massa merangsek ke halaman rumah pemimpin Ahmadiyah setempat, Suparman. Ribuan orang itu melempar batu, membakar mobil dan motor, hingga menyiksa dan menewaskan tiga Ahmadi. Pengadilan digelar untuk mengungkap kasus ini. Namun sejak awal aroma ketidakadilan memang tercium. Juni lalu, Deden Sujana, warga Ahmadiyah menjadi saksi atas terdakwa Adam Damini. Namun, pentas pengadilan malah menghakimi Deden. Zainuda Irwan Aziz dari Masyarakat Pemantau Peradilan mengaku menemukan banyak kejanggalan dalam persidangan insiden Cikeusik. Satu diantaranya tuntutan jaksa mengabaikan bukti rekaman video yang menjadi barang bukti penyidikan. Tak Adil Dengan proses pengadilan yang tak berimbang, akhir cerita pun menjadi tak adil untuk kaum minoritas. Direktur LBH Jakarta, Nurkholis Hidayat. Nurkholis: "Jadi putusan yang ringan itu, yang kami anggap gagal menghadirkan keadilan bagi korban dan pada komunitas keseluruhan masyarakat Indonesia ini. Sejak awal sekali itu memang kami lihat disengaja untuk digagalkan untuk menghadirkan kebenaran dan keadilan bagi korban." Aktivis HAM meminta negara bertindak lebih tegas. Juru Bicara Ahmadiyah Indonesia, Zafrulloh Ahmad Pontoh, menerima putusan hakim atas vonis ringan terhadap 12 terdakwa penyerangan Ahmadiyah, Cikeusik. Tapi Zafrulloh menekankan, nurani seharusnya dibutuhkan dalam vonis tersebut. Pegiat pluralisme yang juga bekas Ketua PP Muhamadiyah, Syafii Maarif mengatakan, ada keraguan pada penegak hukum untuk menangani kasus Ahmadiyah. Syafii Maarif: "Penegak hukum itu harus jujur, harus berani, harus punya nyali. Itu aja masalahnya. Gimana mulai. Dari polisi sendiri lah, dari polisinya, dari jaksa, dari hakim. Itu memang harus punya nyali. Mereka kan independen harusnya mereka jangan terlalu mempertimbangkan politik dong. Jangan takut dengan kelompok-kelompok garis keras dan segala macam." --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
