--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 28 Mei 2002 15:10 UTC ** INDONESIA TUNDA KUNJUNGAN RESMI PERTAMA PRESIDEN TIMOR LESTE ** PENANDATANGANAN PERSETUJUAN DEWAN NATO-RUSIA DI ROMA ** PAKISTAN LANJUTKAN UJI COBA RUDAL NUKLIR ** TOPIK GEMA WARTA: MENGAPA INDONESIA MENUNDA KUNJUNGAN DELEGASI TINGKAT TINGGI TIMOR LESTE? ** TOPIK GEMA WARTA: APAKAH KOMANDO OPERASI PENGENDALIAN KEAMANAN MALUKU BISA MENYELESAIKAN KONFLIK? * INDONESIA TUNDA KUNJUNGAN RESMI PERTAMA PRESIDEN TIMOR LESTE Pemerintah Indonesia menunda rencana kunjungan resmi pertama pemimpin Timor Leste untuk waktu yang belum ditentukan. Jakarta memberikan alasan adanya kesulitan penjadwalan. Presiden Xanana Gusmao, Perdana Menteri Mari Alkatiri dan Menlu Jose Ramos Horta rencananya akan tiba di Jakarta Rabu besok dan bertemu dengan Presiden Megawati Soekarnoputri serta sejumlah pejabat pemerintah. Juru bicara deplu membantah adanya pertentangan antara Jakarta dengan Dili. Sewaktu kunjungannya di Jakarta Xanana Gusmao antara lain berencana menandatangani persetujuan didirikannya kedubes Indonesia di Dili. Menurut Deplu Jakarta ingin mengubah kunjungan resmi tersebut dari kunjungan kerja ke kunjungan kenegaraan. * PENANDATANGANAN PERSETUJUAN DEWAN NATO-RUSIA DI ROMA Negara-negara anggota NATO dan Rusia, di ibukota Italia, Roma menandatangi persetujuan bersejarah di mana Moskow mendapat lebih banyak pengaruh sehubungan pengambilan keputusan NATO. Dengan penadatanganan ini resmi didirikan apa yang dinamakan Dewan NATO-Rusia. Di dalam dewan ini suara Rusia sama besar dan pentingnya dengan 19 negara anggota NATO lainnya. Tetapi Moskow tidak punya hak veto, apabila NATO secara sepihak memutuskan untuk melakukan misi. Hingga sekarang Rusia hanya dianggap sebagai teman untuk perdamaian oleh NATO. Tetapi Rusia beranggapan kerjasama ini tidak mencukupi. Dalam KTT NATO di Roma, Italia antara lain dibicarakan kerjasama di bidang pemberantasan terorisme. Pertemuan yang dilangsungkan di pangkalan angkatan udara di luar kota Roma ini, dijaga sangat ketat. Misalnya lalu lintas penerbangan dari dan ke kota Roma sebagian besar dibatalkan hinga KTT berakhir, Selasa malam ini. * PAKISTAN LANJUTKAN UJI COBA RUDAL NUKLIR Untuk ketiga kalinya dalam satu minggu ini Pakistan melakukan uji coba rudal nuklir. Pemerintah Islamabad kelihatannya untuk sementara belum mau mengakhiri rangkaian uji coba tersebut. Menurut mereka ini hanya tes rutin, yang tidak ada hubungannya dengan konflik dengan negara tetangga India. Sementara itu Menteri Luar Negeri Inggris Jack Straw tiba di Pakistan dalam usaha mendamaikan konflik antara kedua negara. Di ibukota Islamabad Straw akan berbicara dengan Presiden Pervez Musaharraf. Kemudian ia akan melanjutkan misi ke India. Sementara itu masyarakat internasional semakin menyuarakan kekhawatiran mereka akan ketegangan antara India dan Pakistan. Jepang menyerukan kepada India untuk mencari jalan keluar diplomatik dan tidak dengan aksi militer. Cina juga menyatakan kecemasan mereka. Pemerintah Beijing meminta dunia untuk berusaha membuka dialog antara India dan Pakistan. * TEMBAK MENEMBAK ANTARA PASUKAN ISRAEL DENGAN PALESTINA DI JENIN Satu warga Palestina tewas akibat serangan pasukan Israel di kota Jenin di Tepi Barat Sungai Yordan. Enam orang Palestina lainnya ditahan dengan tuduhan kegiatan teroris. Di antara mereka juga termasuk pemimpin lokal gerakan radikal Hamas, Rami Awad. Pasukan Israel masuk ke kota Jenin dengan menggunakan tank-tank dan helikopter tempur. Setelah itu pecah tembak menembak dengan para pejuang Palestina. Menurut berita terakhir pasukan Israel tidak masuk ke kamp pengungsi di Jenin. Bulan lalu pasukan Israel memporak-porandakan kamp tersebut, dan kemudian mereka dituduh melakukan kejahatan perang di Jenin. Serangan terbaru di Jenin ini menyusul aksi bunuh diri terakhir Senin kemarin di Tel Aviv. Seorang ibu dan bayinya tewas, dan 20 orang lainnya cedera. * KTT UNI EROPA HARUS BICARAKAN PENAJAMAN UU IMIGRASI Prancis dan Jerman berpendapat, dalam KTT Uni Eropa bulan depan di kota Sevilla, Spanyol juga harus dibicarakan penajaman undang-undang imigrasi. Presiden Prancis Jacques Chirac dan Kanselir Jerman Gerhard Schroder berpendapat, Uni Eropa harus mempertajam kontrol identitas di wilayah perbatasan, dan pemerintah negara-negara anggota harus lebih efektif dalam memberantas penyelundupan manusia. Dalam pertemuan tengah tahunan antara kedua pemimpin pemerintah di Paris, Chirac dan Schroder menekankan bahwa diskusi mengenai politik imigrasi tidak boleh diserahkan kepada pihak ekstrim-kanan. Selain itu KTT Uni Eropa juga akan membicarakan bantuan finansial untuk negara-negara miskin dan perluasan lapangan kerja di Uni Eropa. * PAUS YOHANNES PAULUS TETAP AKAN BERKUNJUNG KE AMERIKA TENGAH Rencana kunjungan Paus Yohannes Paulus II ke Amerika Tengah tidak akan dibatalkan. Antara 30 Juli hingga 2 Agustus mendatang, pemimpin gereja Katholik Roma ini akan berkunjung ke Meksiko dan Guatemala. Demikian dinyatakan Monsigneur Renato Boccardo, yang mengatur perjalanan-perjalanan Paus. Sebelumnya Vatican menyatakan mungkin akan membatalkan kunjungan atau memperpendeknya dengan alasan kesehatan Paus. Tetapi menurut Boccardo Paus Yohannes telah menyetujui secara pribadi program perjalanannya ke Amerika Tengah. Di Meksiko Paus antara lain akan menyatakan Juan Diego, seorang keturunana India sebagai orang suci. Sementara di Guatemala Paus akan menyatakan pendeta Spanyol Pedro de Betancur sebagai orang suci. * ORGANISASI EKSTREMIS JUGA MEREKRUT PEMUDA MUSLIM BELANDA UNTUK JIHAD Organisasi-organisasi muslim ekstremis diberitakan juga merekrut pemuda-pemuda Belanda untuk berjihad. Demikian laporan tahunan dinas intelijen dalam negeri Belanda BVD. Menurut BVD sebagian kecil pemuda muslim di Belanda bersedia untuk ikut serta dalam pertempuran. Mereka biasanya dipersiapkan di Belanda dan kemudian dikirim ke tempat lain di luar negeri. Selain itu BVD melaporkan adanya sayap-sayap kelompok teror seperti Al-Qaidah dan gerakan ekstremis Islam Aljazair GSPC. Kedua kelompok tersebut, menurut BVD berusaha mendapatkan senjata-senjata nuklir, kimia atau biologis di Belanda. Selain ancaman terorisme, dinas intelijen Belanda juga mencemaskan pengaruh dari para aktivis pendukung hak-hak binatang Inggris terhadap rekan-rekan mereka di Belanda. * AMNESTY INTERNATIONAL CEMASKAN NASIB 1200 TAHANAN DI AMERIKA SERIKAT Amnesty International cemas akan nasib lebih dari 1200 orang yang ditahan di Amerika Serikat setelah serangan 11 September. Sebagian besar diantara mereka adalah warga asing, yang ditahan berdasarkan UU khusus, dengan tuduhan kemungkinan terlibat dalam organisasi-organisasi teror asing. Dalam laporan tahunan mereka Amnesty mempertanyakan dasar hukum dari penahanan ini dan proses pengadilan mereka. Selain itu Amnesty juga mengkritik rencana pemerintah Amerika untuk mengadili warga asing lewat Tribunal Militer. Amnesty International menekankan bahwa setelah serangan 11 September, banyak negara memperbaiki kebijakan politik dan hukum mereka. Ini tidak hanya terjadi di negara-negara yang di kuasai rejim militer tetapi juga di negara-negara demokrasi. * PRESIDEN HUGO CHAVEZ IJINKAN SATU PEMIMPIN KUDETA TINGGALKAN VENEZUELA Presiden Venezuela Hugo Chavez menyatakan, ia akan memberikan ijin kepada salah satu pemimpin kudeta yang gagal bulan lalu, untuk meninggalkan negara tersebut. Pengusaha Pedro Carmona, yang sempat menjadi presiden selama satu hari, berhasil melarikan diri dari tahanan rumah dan bersembunyi di keduataan besar Kolombia. Carmona meminta suaka politik kepada Kolombia dan diperbolehkan untuk pergi ke negara tersebut dalam waktu dekat. Pemimpin kudeta lainnya, Wakil Panglima Carlos Molina Tamayu juga berhasil melarikan diri ke kedutaan besar El Salvador dan meminta suaka politik. * MENGAPA INDONESIA MENUNDA KUNJUNGAN DELEGASI TINGKAT TINGGI TIMOR LESTE? Indonesia menunda rencana menerima delegasi Tingkat tinggi Timor Leste dipimpin Presiden Xanana Gusmao ke Jakarta, se hari sebelum hari H. Kunjungan luar negeri pertama Presiden Xanana, PM Mari Alkatiri dan Menlu Ramos Horta yang sedianya akan berlangsung Rabu (besok) ini, sebenarnya bisa menjadi tonggak era baru hubungan dua negara bertetangga. Radio Nederland menghubungi juru bicara Kementrian Luar Negeri Indonesia, Marti Natalegawa. Pertama-tama kami tanyakan apa yang menjadi alasan Indonesia menunda kunjungan ini. Marti Natalegawa [MN]: Ternyata tanggal yang dimaksud tidak memungkinkan dari jadwal presiden. Radio Nederland [RN]: Kapan Indonesia mendengar berita tentanag rencana kunjungan tersebut sebenarnya? MN: Sudah kita terima pada tanggal 22 Mei yang lalu. RN: Kemudian kapan Indonesia menyatakan bahwa tanggal itu sebenarnya kurang cocok? MN: Hari ini, tanggal 28. Jadi memang sewaktu kita menerima permintaan tersebut dari pemerintah Timor Timur, kita sudah mengindikasikan bahwa tentunya ini harus dilihat apakah jadwal yang dimaksud memungkinkan. Namun setelah dikaji kembali ternyata diketahui bahwa tanggal tersebut tidak dimungkinkan. Sehingga kita mengusulkan kepada pihak Timor Timur untuk menunda kunjungan tersebut. Tapi bukan saja menunda, tapi juga meningkatkan status kunjungan menjadi kunjungan kenegaraan. Yang semula mereka sampaikan adalah kunjungan resmi. Dan kita minta, kita sarankan kunjungan itu diganti menjadi paid visit (kunjungan balasan), yang tentunya membutuhkan waktu lebih baik untuk persiapan. Pemerintah menyampaikan penundaan ini kepada Pak Ramos Horta, secara lisan, melalui perwakilan kita di Dili. RN: Apa tanggapan mereka ketika mendengar berita ini? MN: Mereka dapat memahami adanya kendala ini, dan kita sekarang akan mencoba untuk mengatur waktu dalam waktu dekat agar kunjungan kenegaraan itu bisa dapat dilaksanakan. RN: bukankah ini sesuatu yang istimewa, karena setelah pernyataan kemerdekaan 20 Mei lalu, Indonesia adalah negara pertama yang dikunjungi oleh pemimpin Timor Leste? MN: Kita sangat menghargai keinginan dari pemerintah Timor Timur, agar kunjungan pertama dari Presiden Xanana dilakukan ke Indonesia. Namun ternyata tanggal yang dimaksud, 29 dan 30 Mei tidak memungkinkan, seandainya kunjungan itu menjadi kunjungan kenegaraan. RN: Apakah juga ada desakan lain, dari dalam Indonesia sendiri? MN: Tidak ada. Sikap rakyat dan pemerintah Indonesia jelas, kita memandang masalah Timor Timur dengan sikap yang ke depan. Demikian juru bicara Kementrian Luar Negeri Indonesia, Marti Natalegawa. Sementara itu Radio Nederland menghubungi rekan Abupriyadi Santoso di Jakarta. Ia baru saja kembali dari Timor Timur menghadiri upacara proklamasi kemerdekaan RDTL, 20 Mei lalu di Dili. Pertama, kami tanyakan bagaimana rakyat Tim-tim menanggapi penolakan ini. Abupriyadi Santoso: Kalau di Timor Leste mereka sudah sangat siap dan sangat semangat untuk menjalin persahabatan yang kuat dengan Indonesia. Hal ini tentu sangat disayangkan, karena rencana Presiden Xanana dengan Menlu Ramos Horta sudah seminggu lalu diketahui di Dili. dan mereka sangat berkepentingan untuk menjalin persahabatan itu. Ini sangat disayangkan seolah-olah indonesia banyak sekali rewelnya. Sebelum ini terjadi masih ada isu yang harus mereka selesaikan, yang sebenarnya akan menjadi pokok utama pembicaraan antara Presiden Megawati dan Menlu Hasan dengan Presiden Xanana dengan menlu Ramos Horta. Yaitu masalah asset dari pemerintah RI. Asset negara maupun swasta yang ada di Timor Timur. Indonesia menuntut suatu ganti rugi atas asset itu. Sementara TimTim mengatakan, mengapa ini perlu dipersoalkan, bukankah kita jauh lebih banyak rugi? Ada kalangan di sini yang beranggapan ini untuk mengalihkan perhatian dari masalah keadilan, masalah HAM yang menyangkut kekerasan tahun 1999. Ini adalah tema penting yang harus dibicarakan dalam waktu dekat. Nah kalau terjadi pembatalan kunjungan dengan alasan yang mungkin manis, dengan mengatakan bahwa sebaiknya kunjungan kenegaraan daripada kunjungan kerja. Maka ini memberi ruang bagi tim publik opini dan media di Indonesia untuk istirahat soal TimTim. Karena minggu belakangan ini terus menerus masalah TimTim muncul di Indonesia, pengadilan HAM, kemerdekaan TimTim dsb. Ini barangkali bisa menimbulkan kekesalan juga di kalangan tertentu, di kalangan tentara. Yang jelas menimbulkan kekesalan di kalangan Veteran. Bekas prajurit Republik Indonesia yang dulu bertugas di TimTim yang kehilangan banyak koleganya. Kalangan ini tidak suka kalau Preiden Mega ke sana, dan ini kemudian Xanana ke sini. Bertubi-tubi. Mungkin selain itu juga ada tekanan dari pihak tentara sehingga tampaknya Presiden Megawati cenderung mengalah. Indonesia juga dengan ini memberikan isyarat baik kepada kalangan kritisi, kalangan penekan, mungkin kalu diundur akan bisa memberikan kelonggaran. Selain itu kalangan TNi juga ingin menunjukkan bahwa Indonesia itu berbobot, big brother terhadap TimTim, tapi hal ini sebetulnya tidak perlu dilakukan karena TimTim sendiri mengakui pentingnya Indonesia bagi Timor Leste. Dan negara baru ini untuk keamanan maupun kesejahteraan sangat tergantung pada Indonesia yang besar. Demikian rekan Aboeprijadi Santoso dari Jakarta. * APAKAH KOMANDO OPERASI PENGENDALIAN KEAMANAN MALUKU BISA MENYELESAIKAN KONFLIK? Maluku tetap merupakan wilayah konflik antara sipil dan militer. Konflik horisontal hanya sekedar imbas dari pertikaian antar kepentingan elit militer dan sipil di Jakarta. Berdasarkan asumsi tersebut perlu dicermati paradigma penyelesaian konflik dengan dibentuknya Komando Operasi Pemulihan Keamanan di Maluku. Laporan rekan Syahrir dari Jakarta: Akhirnya desakan Uni Eropa diperhatikan juga oleh pemerintah, meski MUI dan beberapa organisasi Islam lainnya menolak Resolusi Parlemen Eropa yang dinilai hanya menguntungkan golongan agama tertentu. Pemerintah Indonesia didesak mengatasi masalah Maluku secepatnya. Karena itu pemerintah hanya memberikan waktu 3 bulan kepada Panglima Divisi II Kostrad untuk mengeliminir potensi konflik Maluku. Untuk mencapai target tersebut pemerintah telah merampungkan dan memutuskan konsep restrukturisasi yang segera dituangkan dalam suatu Keppres. Siapa yang menjadi Panglima Komando Operasi Keamanan Pemulihan Keamanan atau Koopslihkam terjawab melalui SK Panglima No 388 tahun 2002. Panglima TNI Laksamana Widodo AS memutuskan Mayjen Djoko Santoso sebagai Panglima Kodam XVI/Pattimura, sekaligus merangkap sebagai Panglima Koopslihkam di Maluku. Berarti Pangdam Patimura yang lama, dinilai gagal dalam mengatasi kerusuhan-kerusuhan lalu, utamanya bentrokan antara Kopassus dan Brimob. Pangdam lama tidak mampu melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan tidak bisa menertibkan Kopasus di Ambon, Maluku. Bukan rahasia lagi bahwa kekuatan milisi di Ambon didukung sejumlah jenderal pensiunan maupun yang masih aktif. Kopasus pun nampaknya terlibat dalam suatu skenario yang digagas dan dikendalikan dari Jakarta. Pangdam yang lama Brigjen Mustopo kini ditarik ke Mabes TNI AD. Untuk menjamin kesatuan komando dan rantai komando yang jelas, maka Koopslihkam dibentuk dan dipimpin langsung Pangdam XVI/Pattimura. Koopslihkam itu membawahi Satgas Keamanan dan Satgas Penegakan Hukum yang unsurnya berasal dari TNI dan Polri. Sehubungan dengan itu Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa restrukturisasi komando operasi pemulihan keamanan di Maluku nantinya menggunakan Keppres, namun TNI tidak akan mengambil alih tugas-tugas kepolisian dalam struktur baru tersebut. Menurut Menko Polkam, komando operasi pemulihan keamanan tetap bertanggung jawab kepada Gubernur. Pengamat militer Letjen (Purn) Hasnan Habib berkaitan dengan itu, mengritik rencana pemerintah. Itu tak ubahnya menempatkan Maluku sebagai daerah operasi militer, katanya. Padahal tugas TNI hanyalah sebagai penjaga keamanan dari ancaman luar. Sedang keamanan dan ketertiban dalam negeri diserahkan polisi. Hasnan Habib menjelaskan itu dengan merujuk TAP MPR Nomor 6 dan 7 tahun 2000 tentang peran Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian RI. Polisi hanya akan menjabat sebagai Wakil Pangkoopslihan. Menurut Hasnan Habib kemarin, kemampuan, komitmen, ketegasan dan kejujuran Penguasa Darurat Sipil (PDS) Maluku dan jajaran di bawahnya termasuk Pangdam dan Kapolda, lebih penting daripada mengangkat seorang panglima komando operasi. Kalau perlu tambahan kekuatan militer bisa saja mereka diperbantukan kepada Pangdam, katanya. Wilayah Maluku kini mungkin bisa disamakan dengan Timor Timur dahulu ketika pemerintahan Suharto menunjuk seorang panglima komando operasi disana. Seharusnya prioritas utama aparat keamanan di Maluku bukan menggelar operasi militer, melainkan mencegah meluasnya konflik horisontal antar berbagai kelompok di masyarakat. Kalangan LSM mengatakan, penyelesaian yang dilakukan tetap saja tidak berbeda. "Penyelesaian di Maluku tetap saja dilakukan dengan cara-cara yang sangat militeristik," ujar Shanty Parhusip, Koordinator Lembaga Studi Kemasyarakatan. Sejak pemerintahan Habibie, pihak militer sudah mengharapkan agar Maluku dijadikan wilayah kekuasaan militer lewat penanganan Penguasa Darurat Militer. Tetapi kalangan sipil selalu menentangnya. Shanty Parhusip: Penyelesaian konflik di Indonesia, khususnya di Maluku, tetap saja masih menggunakan cara-cara yang sangat militeristik. Sejak jaman Habibie ada kehendak yang sangat keras sekali dari pihak militer, untuk memberlakukan pemerintah darurat militer di wilayah Maluku. Tapi ada respon yang sangat kuat, yang menentang kehendak tersebut. Ini khususnya datang dari masyarakat sipil yang tidak mau pemerintahan darurat militer diterapkan di wilayah tersebut. Maka yang diberlakukan adalah Penguasa Darurat Sipil. Ini pun berlaku di Maluku Utara. Wilayah-wilayah rawan ini dapat dikatakan sebagai tempat-tempat kontradiksi utama militer dan sipil. Bahkan Panglima Laskar Jihad Dja'far Umar Thalib yang tadinya keberatan propinsi Maluku Utara dipimpin Sinjo Sarundajang seorang Pejabat Gubernur yang beragama Nasrani, mengubah sikapnya setelah ia mendengar bahwa Sarundajang yang juga merangkap sebagai Irjen Depdagri akan diganti seorang jenderal TNI. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
