---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Sabtu 22 Juni 2002 15:00 UTC



** INDONESIA INGIN BELI SENJATA DARI CEKO

** KOREA SELATAN BUAT SEJARAH BARU

** PERTEMUAN PUNCAK UNI EROPA

** GEMA PIALA DUNIA: TIM KOREA SELATAN: SI PEMENANG ATAU SI BERUNTUNG



* INDONESIA INGIN BELI SENJATA DARI CEKO
Indonesia masih mempertimbangkan pembelian senjata dari Ceko. Juru
bicara Tentara Nasional Indonesia, Mayor Jenderal Sjafrie Syamsuddin
mengatakan pembelian tersebut masih dalam tahap observasi dan
dibutuhkan pembahasan lebih lanjut. Ia menolak upaya pembelian
tersebut dikarenakan Amerika tidak menjual senjatanya kepada
Indonesia. Namun jenderal yang pernah terlibat kasus penculikan
aktifis dan kerusuhan berdarah Mei 1998 itu menyebutnya sebagai
alternatif.

Sebelumnya, Presiden Indonesia Megawati Sukarnoputri dalam lawatan di
Eropa menyatakan keinginan membeli senjata dari Ceko. Indonesia telah
menganggarkan 9,5 trilyun rupiah untuk pembelian senjata. Amerika
Serikat sendiri masih belum mencabut keputusan pelarangan penjualan
senjata kepada Indonesia menyusul pelanggaran HAM di Timor Timur.


* KOREA SELATAN BUAT SEJARAH BARU

Untuk pertama kalinya dalam sejarah persepakbolaan dunia, negara Asia
maju ke babak semifinal piala dunia. Korea Selatan melalui adu
pinalti akhirnya membungkam kesebelasan Spanyol dengan angka 5-3.
Pertandingan berjalan tegang. Diantara penonton yang hadir terlihat
presiden Korea Selatan Kim Dae Jung. Korea di semifinal akan
berhadapan dengan tim Eropa, Jerman. Sementara pertandingan lain
antara Senegal-Turki berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk Turki
melalui golden goal Ilhan Mansiz di menit 94.

Sementara itu pelatih Korea Selatan asal Belanda, Guus Hiddink
menyebutnya sebagai kejutan tak terduga karena sebelumnya ia tidak
pernah merancang masuk ke semifinal. Pendukung Korea Selatan
merayakan kemenangan di pusat ibukota Seoul. Mereka meminta Hiddink
untuk tetap di Korea sekalipun kontraknya akan berakhir saat
pertandingan akhir piala dunia. Hiddink sebelumnya ditawari
kewarganegaraan Korea Selatan serta dibuat patung penghargaan. Tidak
dilaporkan adanya kekerasan dalam perayaan kemenangan Korea Selatan.
Di Spanyol, publik negara itu menyebutnya sebagai pertandingan yang
memalukan dan menuding wasit memihak Korea Selatan. Warga ibukota
Madrid mengatakan timnas Spanyol dirampok oleh panitia piala dunia
2002, badan sepakbola dunia FIFA dan wasit. Pertemuan Uni Eropa di
Seville bahkan sempat di istirahatkan untuk menyaksikan pertandingan
tersebut.


* PERTEMUAN PUNCAK UNI EROPA

Di Seville, Spanyol para pemimpin negara-negara Eropa mengadakan
pembicaraan lanjutan tentang kebijakan imigrasi dan akibatnya
terhadap Uni Eropa. Konferensi dua hari itu ditutup hari ini. Menurut
beberapa dokumen, bantuan pembangunan tidak akan diberi lagi kepada
negara yang menolak mengambil kembali para pencari suaka. Usulan
pemotongan itu diajukan oleh Inggris dan Spanyol tetapi diolak oleh
anggota Uni Eropa lainnya. Sekalipun demikian para pemimpin Uni Eropa
tetap membuka kemungkinan sangsi terhadap negara yang tidak
mengurangi arus pencari suaka.

Sementara itu tiga bom mobil meledak di hari pertama pertemuan Uni
Eropa. Dua ledakan pertama ada di Fuengirola dan Marbella melukai
empat turis asing dan dua warga Spanyol. Ledakan terakhir terjadi di
Zaragoza, dilaporkan tiga orang luka berat. Serangan itu diyakini
hasil perbuatan gerakan separatis Basgue, ETA.


* AUNG SAN SUU KYI MULAI PERJALANAN POLITIK

Pemimpin oposisi Birma Aung San Suu Kyi memulai perjalanan politiknya
sejak dibebaskan dari tahanan rumah. Perjalanan itu merupakan ujian
pertama bagi keputusan rejim junta militer yang mengijinkan Suu Kyi
melakukan kampanye politik. Pekan lalu pemenang hadiah nobel ini
melakukan perjalan suci ke Kuil Buddha. Ia sekarang mengunjungi
Mandalay, kota terbesar kedua Birma sekitar 600 kilometer dari
ibukota Rangon. Suu Kyi akan menghadiri pertemuan dengan para
pengurus partainya Liga Nasional untuk Demokrasi, NLD.


* SEDIKITNYA 500 TEWAS DALAM GEMPA DI IRAN

Sedikitnya 500 orang tewas dan lebih dari seribu terluka dalam gempa
bumi hebat di utara Iran. Gempa itu berkekuatan enam koma tiga skala
richter. Pusat gempa ada di barat daya propinsi Qazvin. Tujuh
propinsi lainnya juga mengalami guncangan. Kantor berita Iran
mengatakan puluhan desa rusak berat sedangkan daerah lainnya
mengalami gempa susulan yang diperkirakan berlanjut hingga dua pekan
mendatang. Di ibukota Teheran banyak penduduk lari meninggalkan
rumahnya karena panik.


* BELANDA BATASI IJIN TINGGAL PELAJAR ASING

Menteri Pendidikan Belanda Loek Hermans ingin membatasi jumlah
pelajar asing yang mengajukan ijin tinggal. Hermans mengatakan
tindakan itu dilakukan karena banyak terjadi penyalahgunaan sistem
ijin tinggal oleh pelajar asing. Sistem peradilan Eropa memungkinkan
pelajar asing mengajukan ijin tinggal pelajar di Belanda, tanpa
mempunyai hubungan sama sekali dengan Belanda. Menteri Loek Hermans
mengatakan warga Uni Eropa seperti Polandia dan asosiasinya Maroko
bisa mendapatkan ijin tinggal apabila mereka bekerja di Belanda.
Kementerian Pendidikan Belanda ingin membatasi jumlah ijin tinggal
pelajar asing hingga 5000.


* PRESIDEN INDONESIA AKHIRI LAWATAN EROPA

Presiden Indonesia Megawati Sukarnoputri pulang setelah melakukan
kunjungan kenegaraan ke Eropa sejak 8 Juni lalu. Megawati yang
didampingi suaminya Taufik Kiemas serta dua anaknya tiba di pangkalan
militer Angkatan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Dalam lawatan
itu Megawati sempat melontarkan keinginan untuk membeli senjata dari
Ceko dan meminta Vatikan untuk mendukung perdamaian di Poso maupun
Maluku.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri Indonesia akan menghadiri
pertemuan para Menteri Luar Negeri Organisasi Konferensi Islam, OKI
yang berlangsung di Sudan, Senin pekan depan. Dalam pertemuan
tersebut akan dibahas perkembangan isu perang terhadap terorisme dan
penyelesaian konflik Israel-Palestina


* TIM KOREA SELATAN: SI PEMENANG ATAU SI BERUNTUNG

Korea Selatan kembali membuat kejutan dengan menumbangkan Spanyol,
salah satu tim kuat sepakbola dunia. Berikut wawancara Gerard Bibang
dengan Ronny Patinasarani dalam analisa kemenangan Korea Selatan.

Ronny Patinasarani [RP]: Kalau kita lihat memang prestasi Korea
Selatan saat ini dalam piala dunia 2002 jadi surprise ya, bahkan
diluar dugaan tim ini bisa lolos sampai semifinal karena melihat
lawan-lawan yang dihadapi adalah lawan-lawan katakanlah negara-negara
kelas dunia dalam sepakbola. Nah, prestasi Korea Selatan ini tidak
lepas dari pengarahan Guus Hiddink ini yang bisa mengoptimalkan
pemainnya kemudian satu hal yang menjadi kuinci kemenangan adalah
kepintaran Hiddink ini di dalam meramu taktik strategi yang
diterapkan dan disesuaikan dengan kekuatan kelemahan lawan. Kita
lihat inilah salah satu sukses tim Korea Selatan bisa sampai semi
final.

Radio Nederland [RN]: Sistem apa dari Guus ini patut diacungkan
jempol, sehingga bisa menahan sampai adu pinalti?

RP: Yang menarik dalam pertandingan saat ini, baik dalam menghadapi
Italia, Portugal dan sekarang ini Spanyol, bagaimana Hiddink
mengoptimalkan pemain-pemainnya hingga pada saat bertahan dan
menyerang itu punya keseimbangan kekuatan. Dalam arti kata mereka
ingin selalu menempatkan banyak pemain, apakah itu pada saat bertahan
ataupun menyerang. Sehingga kita tidak melihat lagi fungsi-fungsi
pada pemain-pemainnya tapi semua pemain bekerja keras sesuai situasi
permainan saat itu. Sehingga tidak jarang kita lihat seorang
penyerang bisa turun kebelakang untuk memperkuat pertahanan dan
sewaktu-waktu pemain belakang juga bisa hadir di daerah pertahanan
lawan pada saat ia membantu serangan. Apalagi mereka didukung faktor
fisik yang menyamai negara-negara besar lain.

RN: Bung Ronny ini bukan soal taktik tapi soal wasit. Ini Spanyol
menjadi negara kedua setelah Italia memprotes keputusan wasit garis
maupun wasit inti. Anda melihat di lapangan sendiri sebenarnya
bagaimana?

RP: Memang inilah yang ditakuti oleh Spanyol sebelum pertandingan
karena berbekal pengalaman pertandingan sebelumnya. Nah ternyata
kekhawatiran mereka ini terbukti, karena pada saat babak kedua
peluang Baraja ini mutlak gol. Karena pada saat menyundul bola itu
tidak melakukan suatu pelanggaran apa pun. Tapi anehnya wasit yang
berada sedikit jauh dari lokasi membunyikan peluit justru tanda
terjadinya pelanggaran dan menganulir gol Spanyol ini. Ini yang
menjadi tanda tanya. Kemudian yang kedua adalah pada saat situasi
terjadi di sebelah kiri permainan Korea di mana mendapat bola bisa
menerobos penjaga gawang dan dapat dismbut baik dengan Morientes.
Yang ini aneh asisten wasit kedua dari Trinidad Tobago mengangkat
bendera tanda bola telah mewati garis lapangan. Padahal dalam
tayangan ulang bola itu 100% masih berada dalam lapangan. Nah ini
yang membuat kubu Spayol sepertinya putus asa dalam menghadapi
tekanan yang dilakukan bukan oleh pemain Korea tetapi wasit.

RN: Jadi anda boleh mengatakan kemenangan Korea Selatan karena
keberuntungan.

RP: Iya. Karena salah satu faktor juga banyak dibantu oleh wasit dan
yang mengherankan adalah pada saat Korea selalu tampil wasit-wasit
yang bertugas baik wasit tengah maupun wasit asisten adalah dari
negara-negara persepakbolaannya tidak begitu maju. Kalau memang mau
menjaga permainan bisa saja wasit dari Amerika Latin yang ditunjuk
yang punya jam terbang bagus dan terbiasa memimpin
pertandingan-pertandingan yang keras begitu.

RN: Susah juga Korsel menghadapi Jerman kalau kemenangan sekarang
karena beruntung.

RP: Iya. Artinya sejak kita lihat dari Portugal, Italia, dan Spanyol.
Dan ini sudah menjadi rahasia umum kepada tim lainnya, sehingga
menimbulkan rasa takut. Seperti Spanyol jauh-jauh hari memberikan
statement mereka bukan takut kepada pemain Korea, tetapi kepada
wasit. Dan terbukti keraguan mereka terjadi pada saat pertandingan.

RN: Tapi anda sendiri mengakui penampilan Korea Selatan ini juga
spektakuler ya kali ini.

RP: Ya. Artinya kita harus akui bahwa ada point-point plus yang
dilakukan tim Korea ini. Walaupun dibantu wasit misalnya permainan
mereka juga tidak bagus toh juga tidak mungkin. Mereka punya
koordinasi permainan bagus, organisasi pertahanan juga bagus,
kemudian dalam menyerang juga bagus, mereka sangat mengandalkan speed
and powernya yang jalan. Kemudian yang menguntungkan Korea mereka
punya arsitek yang  luar biasa menurut saya dalam pengamatan kepada
tim-tim lawan, sehingga Guus Hiddink ini bisa menerapkan taktik yang
tepat, tapi juga membakar motivasi semangat juang pemainnya untuk
menjalankan tugas dengan maksimal. Ini kelebihan dari Guus Hidink
ini.

Demikian Ronny Patinasarani dari Seoul, Korea Selatan.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke