---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 09 Juli 2002 14:10 UTC



** JAKARTA AKAN KIRIM MENKO POLKAM KE ACEH

** JUMLAH KORBAN TEWAS KEBAKARAN DI PALEMBANG 53 ORANG

** PEMIMPIN ASIA DITUDUH TIDAK PERHATIKAN MASALAH AIDS

** TOPIK GEMA WARTA: KOPASSUS, KOMANDO PASUKAN KHUSUS UNTUK SIAPA?

** TOPIK GEMA WARTA: KOMNAS HAM MANDUL, RAKYAT TEGAKKAN HAKNYA
SENDIRI



* JAKARTA AKAN KIRIM MENKO POLKAM KE ACEH

Pemerintah Jakarta Agustus mendatang akan mengirim Menko Polkam
Susilo Bambang Yudhoyono ke Aceh guna melihat langsung situasi riil
di sana dan meminta masukan dari masyarakat. Berdasarkan laporan
perjalanan ini akan ditentukan apakah Jakarta bersedia melanjutkan
perundingan perdamaian dengan GAM atau mengambil langkah-langkah
lain, termasuk mengubah darurat sipil menjadi darurat militer.
Belakangan banyak analis politik untuk pertama kali menyebut GAM
sebagai organisasi teroris, dan melihat bahwa aksi militer
satu-satunya cara untuk menyelesaikan kasus Aceh. Tetapi Menko Polkam
menyatakan di depan pers, pemerintah tidak akan gegabah dalam
mengambil keputusan, karena ini menyangkut nasib dan masa depan Aceh
sekaligus nasib dan masa depan Indonesia.


* JUMLAH KORBAN TEWAS KEBAKARAN DI PALEMBANG 53 ORANG

Jumlah korban yang tewas akibat kebakaran di sebuah restoran dan
tempat hiburan karaoke di Palembang, Sumatera Selatan meningkat
menjadi 53 orang. Regu pemadam kebakaran sewaktu menginspeksi lantai
teratas gedung pusat pertokoan itu Selasa ini, menemukan sejumlah
mayat korban. Polisi sudah menahan dan mengintrograsi manajer
kompleks tempat hiburan tersebut. Menurut media lokal, di dalam
gedung juga terdapat dua lantai tambahan yang secara illegal
digunakan untuk kedai makanan. Polisi juga akan mengintrograsi
pemilik gedung karena tidak menyediakan sarana pintu darurat.
Kebakaran itu sendiri kemungkinan disebabkan kortsleting listrik.


* PEMIMPIN ASIA DITUDUH TIDAK PERHATIKAN MASALAH AIDS

Para pejabat PBB dan aktivis Aids menuduh para pemimpin Asia tidak
memperdulikan masalah Aids di negara masing-masing yang semakin hari
semakin bertambah parah. Sewaktu KTT mengenai Aids di Barcelona,
Organisasi PBB UNAIDS cemas dalam beberapa tahun mendatang akan
ditemukan lebih banyak penderita penyakit Aids di Asia daripada di
Afrika. Saat ini sekitar tujuh juta penduduk Asia tertular virus HIV
atau sudah menderita AIDS. Terutama di Cina dan India jumlah orang
yang menderita seropositif sangat banyak.

Senin kemarin sewaktu konperensi diperkenalkan sebuah obat baru yang
dapat memberantas virus HIV, penyebab AIDS, dengan cara yang lain
sama sekali. Obat baru ini memberantas virus tersebut sebelum masuk
ke dalam sel-sel badan manusia,  sangat berbeda dari cara kerja
obat-obat AIDS lainnya yang sudah terdaftar di pasar dunia. Obat baru
tersebut akan diperkenalkan kepada pasar tahun depan. Juga terdengar
banyak suara positif mengenai vaksin yang diproduksi sebuah
perusahaan bio-tehnologi Amerika. Hasil tes pertama baru diharapkan
tahun 2003.


* KUNJUNGAN BUSH KE WALL STREET DIHARAPKAN KEMBALIKAN KEPERCAYAAN
INVESTOR

Kunjungan Presiden Amerika Serikat George Bush ke pasar bursa Wall
Street Selasa ini, diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan para
investor, yang belakangan ini sangat negatif akibat rangkaian skandal
keuangan di Amerika. Sewaktu kunjungannya Presiden Bush akan
mengumumkan kebijakan untuk menanggulangi skandal pembukuan seperti
yang melanda Enron dan WorldCom. Selain itu kemungkinan Washington
juga akan memperberat hukuman yang dapat dijatuhkan terhadap korporat
dan eksekutif yang terbukti bersalah melakukan penggelapan uang.
Apakah Bush, atas desakan Kongres, juga akan membenahi otoritas pasar
bursa Amerika SEC, masih dipertanyakan. Paling tidak presiden Amerika
ini menyatakan kepercayaannya terhadap Harvey Pitt, ketua SEC.

Senin kemarin diberitakan skandal pembukuan baru. Menurut harian The
Wall Street Journal konglomerat obat Amerika, Merck, dalam tiga tahun
terakhir memasukkan lebih dari 12 milyard dolar laba fiktif ke dalam
pembukuan.


* UNI AFRIKA RESMI DIDIRIKAN

Uni Afrika mulai Selasa ini resmi didirikan. Para kepala negara dan
pemimpin pemerintahan negara-negara Afrika, Selasa pagi ini di kota
Durban, Afrika Selatan memulai pertemun pertama mereka. Uni Afrika
adalah pengganti Organisasi persatuan Afrika OAU yang beranggotakan
53 negara. Berlainan dengan OAU, Uni Afrika bertujuan membentuk
kerjasama antar negara. Di masa depan Uni Afrika dapat disamakan
dengan Uni Eropa. karena itu akan dibentuk badan-badan dan organisasi
serupa seperti parlemen, mahkamah kehakiman dan bank sentral. Para
pemimpin Afrika mengharapkan Uni Afrika dapat memberikan jalan keluar
untuk masalah kemiskinan dan konflik militer yang beragam di benua
tersebut. Afrika Selatan ditunjuk sebagai ketua bergilir pertama.


* MENLU ISRAEL BERTEMU DENGAN MENTERI KEUANGAN PALESTINA

Menteri Luar Negeri Israel Shimon Peres bertemu dengan Menteri
Keuangan Palestina yang baru, Salam Fayad. Ini adalah pertemuan
tingkat menteri pertama dalam beberapa bulan terakhir. Perdana
Menteri Israel Ariel Sharon mendukung pertemuan tersebut, dengan
syarat tidak dibicarakan masalah perdamaian. Selanjutnya Menlu Peres
juga akan bertemu dengan Mendagri Palestina Abdelrazek al-Yahya.
Kedua menteri Palestina itu dikenal cukup moderat. Tema utama
pembicaraan adalah masalah ekonomi. Menurut media Israel para menteri
juga membicarakan kelanjutan reformasi dalam tubuh pemerintah
Palestina dan posisi pemimpin Palestina Yasser Arafat.

Selanjutnya diberitakan sebuah pasukan komando khusus Israel, Selasa
pagi ini berhasil menembak mati salah satu pemimpin gerakan Jihad
Islam. Moammar Daraghme yang berusia 30 tahun ditembak mati
dimobilnya ketika berada di dekat kota Jenin, Tepi Barat Sungai
Yordan. Para penumpang mobil lainnya berhasil menyelamatkan diri,
demikian dinyatakan juru bicara Jihad Islam.


* ISRAEL AKAN JUAL 49% SAHAM EL AL

Pemerintah Israel akan menjual 49% saham mereka di perusahaan
penerbangan nasional El Al. Proses swastanisasi bertahap ini akan
dimulai tahun depan. Setelah itu akan diputuskan nasib sisa 51% saham
lainnya. Diperkirakan keputusan pemerintah Tel Aviv ini akan mendapat
tentangan dari parlemen, terutama dari kubu ortodoks. Mereka cemas
pemilik baru akan melakukan penerbangan pada hari Sabbath, atau Sabtu
hari beristirahat Yahudi. Tahun lalu El Al merugi 85 juta dolar.
Perusahaan penerbangan ini sangat terkenal dengan peraturan
keamanannya yang sangat ketat, yang memakan sebagian besar anggaran
perusahaan tersebut.


* KAPAL PENANGKAP IKAN CINA TERBAKAR DI TAIWAN

Sejumlah helikopter berhasil menyelamatkan 132 orang awak kapal
penangkap ikan besar Cina yang terbakar di laut lepas. Lima orang
yang cedera saat ini dirawat di rumah sakit. Satu orang masih belum
ditemukan. Karena angin kencang dan ombak tinggi maka kapal-kapal
penyelamat Taiwan tidak bisa mendekati kapal yang terbakar tersebut.
Masih belum jelas apa penyebab kebakaran.


* KOPASSUS: KOMANDO PASUKAN KHUSUS UNTUK SIAPA?

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Ryamizard Ryacudu melantik
Brigjen TNI Sriyanto sebagai komandan jenderal pasukan elite
Indonesia Kopassus. Sriyanto yang dulunya menjabat wakil komandan
jenderal, kini mempunyai tugas membersihkan tudingan tentang
pelanggaran HAM. Indro Tjahyono, pengamat militer dan anggota tim
pengkajian hubungan sipil dan militer, Departemen Pertahanan
Indonesia, menegaskan Kopassus harus membenahi struktur
pertanggungjawaban. Kalau tidak pasukan baret merah ini bisa menjadi
alat penguasa semata.
Persoalan Besar di Kopassus

Indro Tjahjono [IT]: "Penggantian komandan kepada wakilnya, Pak
Sriyanto ini sebenarnya menunjukkan keinginan Kopassus untuk mencari
satu kandidat, komandan baru yang profesional. Profesional dari
kalangan Kopassus sendiri. Jadi, menurut saya ada kemauan dari
Kopassus sendiri untuk membentuk satu tentara elite yang profesional.
Tetapi yang saya lihat sebenarnya justru di Kopassus sendiri masih
ada persoalan besar, pembentukan pasukan ini. Karena format
pembentukan itu dirubah-rubah dan dengan demikian juga postur tentara
elite di Indonesia."

"Kopassus ini juga belum mantap, karena selama ini masih ada satu
pandangan yang salah mengenai apa yang disebut pasukan elite ini.
Seolah-olah pasukan elite ini bisa mengatasi seluruh persoalan
kemiliteran yang ada yang tidak bisa dihadapi oleh tentara-tentara
reguler. Pandangan semacam inilah yang sebenarnya merusak image
[citra, red.] Kopassus sebagai tentara elite yang harus ditempatkan
sebagai tentara elite seperti di negara-negara lain. Justru image
Kopassus itu sendiri yang sekarang itu perlu dibangun. Tidak cukup
hanya sekedar memupuk profesionalisme. Jadi itu yang paling penting."

Radio Nederland [RN]: "Apakah menurut Anda dengan konfigurasi yang
Anda sebutkan tadi cukup membangun image Kopassus yang baru?"

IT: "Sebenarnya Kopassus sendiri menggali, mencari dan merumuskan apa
yang dimaksud khusus di sini. Yang nampaknya arti khusus secara
profesional itu diselewengkan menjadi satu pasukan khusus yang
tujuannya itu dilekatkan pada tujuan kekuasaan presiden. Nah, inilah
yang selalu dikritik oleh banyak orang. Dan sekarang juga belum
tuntas apakah image itu sudah selesai atau sudah berakhir, karena
sekarang masih banyak praktek-praktek yang dilakukan Kopassus setelah
pembunuhan Theys [Hiyo Eluay, anggota Dewan Presidium Papua, red.]
atau penculikan aktivis mahasiswa. Sekarang ini mereka masih muncul
di Ambon dan juga di Jayapura sebagai pasukan-pasukan tanpa komando.
Pasukan yang tidak jelas di BKO-kan ke mana. Jadi ini masih terjadi
sampai saat ini."

RN: "Nah, menurut Anda cara paling baik bagaimana untuk Kopassus agar
imagenya bisa berubah di masyarakat?"

IT: "Dari segi recruitment saya kira Kopassus sendiri banyak
kelirunya. Selama ini Kopassus merekrut tentara, pasukan-pasukan dari
berbagai matra. Tetapi kenyataannya kemudian kemampuan berbagai matra
ini justru disubordinasikan di bawah angkatan darat. Ini yang salah.
Padahal Indonesia sebagai negara maritim ingin menunjukkan bahwa yang
ingin dikemukakan justru matra laut dan udara. Karena itulah
kepentingan angkatan darat cukup kental di dalam Kopassus ini
termasuk juga tabiat angkatan darat yang negatif ikut mewarnai
Kopassus ini. Itu yang terjadi saat ini, saya lihat.

Kopassus itu sendiri menginginkan privilegenya itu dihargai dengan
satu nilai ekonomi atau penghargaan yang terlalu tinggi. Oleh karena
itu banyak praktek bisnis dari Kopassus sendiri yang sembarangan
dilakukan. Misalnya konsesi pasir di Tangerang. Itu masih dilakukan
oleh Kopassus. Kemudian ada Mall di Cijantung yang diledakkan
kemarin, dan pencurian kayu. Itu di belakangnya masih Kopassus.

RN: "Kabarnya itu Kopasssus juga terlibat."

IT: "Itu memang Kopassus. Prabowo dulu di sana. Jadi privilege, image
elite itu sendiri justru menyeret Kopassus pada praktek-praktek yang
negatif itu. Bahkan dia melakukan praktek-praktek operasi intelejen,
yang seharusnya dilakukan oleh Bakin dengan basis pendekatan sipil.
Nah, operasi-operasi intelejen yang dilakukan oleh Kopassus selama
inilah yang sebenarnya mencoreng pasukan khusus itu sendiri."

RN: "Tetapi di mana pertanggungjawabannya kalau begitu?"

IT: "Jadi kalau kita ngomong pertanggungjawaban, itu justru yang
sudah dipikirkan oleh Kopassus. Karena ada satu gray area (daerah
abu-abu, red.) di mana mereka juga kalau perlu mengorbankan
pasukan-pasukan mereka sendiri kalau mereka anggap bahwa operasi itu
merupakan operasi suci demi negara. Mereka bisa korbankan itu. Jadi
seperti kasus Theys, misalnya. Mereka mengorbankan pasukan-pasukan
mereka untuk mengaku. Tapi aktor intelektualnya saya kira kita tidak
bisa sentuh. Demikian pula operasi-operasi pelanggaran HAM di Aceh
pada masa lalu. Kita sebenarnya menangkap prajurit-prajurit yang
memang dikorbankan untuk itu, tapi tidak pernah bahwa hal itu bisa
diusut sampai ke dalam sistem komandonya. Jadi itu saya kira bagian
dari operasi Kopassus selama ini."

"Nah, komandan baru ini apakah bisa mengubah hal demikian. Saya kira
tidak bisa selama Kopassus sebagai satu sistem pasukan elite itu
diubah saat ini. Kalau ciri-ciri Kopassus kayak begitu itu tidak
diubah selama ini, maka saya katakan pasukan elite itu tidak lebih
dari pasukan-pasukan masa lalu. Ini kelihatannya era itu masih belum
berakhir sampai saat ini. Kita tetap membuat pasukan-pasukan semacam
itu yang resikonya itu tergelincir, digunakan oleh kepentingan
kekuasaan. Oleh presiden. Ini yang saya takut ya bahwa Kopassus saat
ini akan menjelma sebagai Kopassus menjelang kejatuhan Soeharto yang
pekerjaannya justru menculik aktivis-aktivis politik itu."


* KOMNAS HAM MANDUL, RAKYAT TEGAKKAN HAKNYA SENDIRI

Komisi dua parlemen Indonesia telah menetapkan 23 calon anggota
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Diantara mereka yang terpilih
terdapat orang-orang lama yang terbukti gagal menegakkan HAM.
Ironisnya mereka yang terkenal gigih dalam penegakan HAM justru gagal
masuk. Diantaranya adalah Wardah Hafids, koordinator konsorsium
masyarakat miskin perkotaan yang kerap membela hak kaum miskin kota.
Calon yang sangat dimusuhi gubernur Jakarta Sutiyoso ini menilai
kinerja Komnas HAM mendatang tidak lebih baik.

Wardah Hafids [WH]: "Kalau dilihat komposisi kayaknya itu Komisi II
masih terlalu berat dipengaruhi oleh kehendak untuk menjaga status
quo dan kembali kepada budaya Orde Baru, begitu. Karena kita lihat
lima anggota lama yang mendaftar itu mereka sudah dinilai oleh rakyat
dan publik gagal melindungi atau menangani kasus-kasus hak asasi.
Jadi dari komposisi yang ada ini agak mengkhawatirkan dalam
pengertian bahwa ada kehendak menjadikan Komnas ini tidak berfungsi
baik atau dia hanya akan seperti yang lalu, lembaga ecek-ecek gitu."

Radio Nederland [RN]: "Anda menilai apakah ini seleksi Anda ini kan
Komisi II, tidak bisa melihat potensi Anda atau memang katakan ada
titipan begitu dari kelompok-kelompok yang memang nggak mau garis
keras pendukung HAM ini masuk?"

WH: "Yang saya dengar begitu. Jadi kekhawatiran bahwa ini nanti juga
LSM muncul kuat. Padahal untuk anggota Komnas itu bukan persoalan LSM
atau apa, tetai kan lebih harusnya kepada integritasnya, komitmennya
kepada permasalahan HAM dan track recordnya seperti apa, kan
seharusnya begitu. Tapi ketakutan kelihatannya besar sekali untuk
persoalan-persoalan nanti LSM yang akan mendominasi, seperti itu.
Saya tidak melakukan lobi sama sekali memang. Tapi yang saya lihat di
media massa itu Hendardi mendapat suara lima, saya mendapat suara
sembilan. Tapi batasnya 22, jadi beda jauh."

RN:  "Tapi saya masih bingung, kenapa Anda tidak didukung oleh
anggota DPR? Apakah anggota DPR tidak begitu cocok dengan para
penegak HAM? "

WH: "Bisa jadi begitu ya. Karena berbagai titipan dan kekhawatiran
macam-macam, lalu dipilih yang bisa dilihat agak lunak. Dengan
melihat kenyataan itu saya pikir memang ada kesengajaan untuk
menjadikan lembaga ini nanti tidak sungguh-sungguh berfungsi baik.
Memperjuangkan atau melindungi hak asasi rakyat. Kan sama ini seperti
Komnasham jilid II saja. dari yang lalu terus dengan yang sekarang
tidak terlalu beda. Paling nanti ketuanya juga Joko Soegiyanto, sudah
senior, punya pengalaman. Jadi bekas Bakin ada di situ. Kalaupun saya
diterima, saya akan mundur kalau dengan kompetisi seperti itu."

RN: "Kan juga ada nama-nama yang katakan ..."

WH: "Yang ada itukan dari NGO-nya kecil sekali jumlahnya. Nah Abdul
Hakim Garuda Nusantara itu sekarang kan menjadi pembelanya Syahrir
Sabirin. Jadi yah sudah agak miring ke mana itu dia?  Condongnya
sudah agak beda. Kan hanya ada M.M  Bilah? Mbak Zumrotin, kemudian
Mansyur Faqih. Paling empat atau lima yang ada kan. Jadi tidak
terlalu kuat menurut saya. Dia memang sengaja dibuat begitu."

RN: "Tetapi selama ini Komnasham memang cuma menjadi lembaga
rekomendasi saja toh?"

WH: "Nanti juga paling seperti itu. Jadi saya pikir kalau
memperjuangkan hak asasi, artinya Komnasham bukan satu-satunya
tempat. Dan kalau kita bisa lebih efektif dengan cara mengambil
posisi independen, saya rasa lebih baik begitu. Beberapa kawan
termasuk saya beberapa hari sebelum diputuskan itu kami diundang oleh
PKB. Mereka mengatakan bersilaturahmi, untuk menyamakan visi atau
bagaimana persoalan calon-calon ini. Lalu mereka itu menyampaikan
bahwa diantara para anggota Komisi II, sangat kuat kekhawatiran itu
tadi. Bahwa Komnasham dikuasai oleh NGO, lalu menjadi terlalu keras,
apa-apa yang seperti itu."

"Ketika suara rakyat tidak didengar yah sudah kita bikin pengadilan
sendiri. Seperti sekarang misalnya untuk Sutiyoso itu, lalu kita
membuatcalon tandingan. yang dari tukang becak, jadi cara-cara
seperti itu kita lakukan. "


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke