---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 10 Juli 2002 13:50 UTC



** SIDANG ADAM DAMIRI DI PENGADILAN HAM AD HOC TIMOR TIMUR DIMULAI

** TUJUH ANGGOTA GAM DITEMBAK MATI TNI

** JUGA PUTRA KEDUA PRESIDEN KORSEL DITUDUH MELAKUKAN KORUPSI

** TOPIK GEMA WARTA: REFERENDUM HARUS DIDAHULUI DENGAN AMANDEMEN UUD
1945

** TOPIK GEMA WARTA: KUNJUNGAN MENKO-POLKAM SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
KE ACEH BISA MENJADI LEGITIMASI DARURAT MILITER



* SIDANG ADAM DAMIRI DI PENGADILAN HAM AD HOC TIMOR TIMUR DIMULAI

Di depan Pengadilan HAM Ad Hoc Timor TImur di Jakarta telah dimulai
sidang terhadap mantan Panglima Daerah Militer IX Udayana Mayjen TNI
Adam Damiri. Damiri antara lain dituduh melakukan kejahatan terhadap
kemanusiaan di Timor Timur. Untuk itu ia dapat dijatuhi hukuman mati.
Menurut jaksa penuntut Damiri tidak melakukan apa pun untuk mencegah
pertumpahan darah pasca referendum kemerdekaan di Timtim, September
1999. Selain itu juga dikatakan prajurit bawahannya bertanggung jawab
atas tewasnya 153 warga Timor Timur. Damiri membantah semua tuduhan
terhadapnya. Ia menegaskan prajurit TNI tidak terlibat dalam
pembantaian di Timtim.


* TUJUH ANGGOTA GAM DITEMBAK MATI TNI

Tujuh anggota Gerakan Atjeh Merdeka GAM ditembak mati dalam
tembak-menembak dengan prajurit TNI di Aceh. Selasa kemarin TNI
membunuh dua anggota GAM. Sementara itu Menko Polkam Susilo Bambang
Yudhoyono berada di Aceh untuk menilai keadaan di propinsi tersebut.
Dan setelah itu dilihat apakah dialog dengan GAM akan dilanjutkan
atau tidak. Jakarta kini tengah mempertimbangkan pelaksanaan keadaan
darurat di Aceh.


* JUGA PUTRA KEDUA PRESIDEN KORSEL DITUDUH MELAKUKAN KORUPSI

Putra Presiden Korea Selatan Kim Dae Jung dituduh melakukan korupsi.
Kim Hong-Up adalah putra kedua Presiden Korsel. Dikatakan ia menerima
uang suap sebanyak 2,2 juta euro. Sebelumnya putra bungsu Presiden
Korsel telah dituntut atas tuduhan korupsi. Pengadilan terhadap Kim
Hong-Up akan dimulai bulan Agustus mendatang. Ia dapat dikenai
hukuman penjara beberapa tahun. Presiden Kim Dae-Jung menyatakan
sangat menyesalkan tingkah laku putranya dan meminta maaf kepada
masyakat Korea atas perbuatan mereka.


* HUKUMAN KERJA PAKSA BAGI MANTAN PERDANA MENTERI PAKISTAN

Mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto dijatuhi hukuman kerja
paksa tiga tahun atas tuduhan korupsi. Pengadilan di Rawalpindi juga
menyita semua barang milik Bhutto. Bhutto dituduh menerima uang suap
dari sebuah perusahaan Arab. Tahun lalu, atas kasus korupsi yang
lain, Bhutto juga sudah dijatuhi hukuman penjara tiga tahun. Bhutto
kini bertempat tinggal di luar negeri dan harus menjalani hukumannya
kalau kembali ke Pakistan.


* KRISIS MELANDA PEMERINTAH PERDANA MENTERI TURKI

Perdana Menteri Turki Bulent Ecevit untuk pertama kalinya
menyinggung-nyinggung kemungkinan mempercepat pemilihan umum.
Demikian dapat dibaca dalam sebuah wawancara Perdana Menteri dengan
harian Turki Milliyet. Ecevit yang sudah selama dua bulan tidak bisa
menjalankan tugasnya karena sakit, menghadapi tekanan kuat karena
krisis dalam pemerintahnya. Sejumlah besar menteri dan wakil
partainya keluar dari pemerintah pekan belakangan. Walau Perdana
Menteri Ecevit Selasa kemarin menunjuk beberapa pengganti, namun
pemerintahan koalisi tiga partai Turki nampaknya belum juga stabil.
Krisis pemerintah juga berdampak negatif terhadap pasar keuangan.
Nilai mata uang Lira merosot dan dalam situasi tidak stabil ini,
masih dipertanyakan apakah Turki layak menerima pinjaman milyaran
dolar dari Dana Moneter Internasional IMF.


* KECELAKAAN HELIKOPTER TEWASKAN PANGLIMA AD DAN AU SIPRUS YUNANI

Panglima Angkatan Darat Siprus Yunani Evangelos Florakis dan Angkatan
Udara Stylianos Demenagas tewas dalam kecelakaan helikopter. Mereka
serta tiga perwira lainnya ikut serta dalam latihan militer. Semua
penumpang helikopter tewas dalam kecelakaan yang terjadi di Siprus
Barat. Belum jelas apa yang menyebabkan kecelakaan helikopter.


* REFORMASI DRASTIS KEBIJAKAN PERTANIAN UNI EROPA

Komisi Eropa menyetujui reformasi drastis kebijakan pertanian.
Rencana Komisaris Pertanian Franz Fischler pada umumnya telah
diketahui. Fischler ingin mempertahankan subsidi kepada para petani,
namun ingin supaya produksi mereka tidak membahayakan lingkungan
hidup. Negara-negara Uni Eropa menentang gagasan Komisaris Pertanian
Fischler ini. Prancis misalnya tidak ingin mengubah sistem subsidi
pertanian yang sekarang berlaku. Belanda dan Jerman justru ingin
mencabut semua subsidi. Di masa mendatang anggota Uni Eropa akan
ditambah dengan 12 negara anggota baru, yang berarti peningkatan
tujuh juta petani. Dikhawatirkan dengan anggota baru ini subsidi
pertanian akan sangat mahal, bahkan tidak terbayar lagi. Senin
mendatang para menteri pertanian Uni Eropa akan bertemu untuk
mengambil keputusan tentang kebijakan pertanian baru.


* BELANDA KECAM KETUA BERGILIR UNI EROPA DENMARK

Belanda menentang pendapat Ketua Bergilir Uni Eropa Denmark tentang
masalah keuangan ketika kelak negara anggota Uni Eropa ditambah.
Perdana Menteri Denmark Anders Fogh Rasmussen belakangan menyatakan
masalah keuangan seharusnya bukan merupakan hambatan bagi penambahan
anggota Uni Eropa. Namun pemerintah Belanda berpendapat, hal ini
tidak menguntungkan masyarakat yang merasa kepada Uni Eropa telah
dilimpahkan terlalu banyak dana. Dalam sepucuk surat kepada
Rasmussen, Menteri Luar Negeri Belanda Jozias van Aartsen
menyampaikan unek-uneknya. Selain itu Van Aartsen menyatakan juga
Jerman, Inggris dan Swedia sependapat dengannya bahwa penambahan
anggota Uni Eropa harus sesuai dengan anggaran yang ditetapkan.


* MARC RAVALOMANANA TIDAK DIAKUI SEBAGAI PRESIDEN MADAGASKAR

Organisasi Kerja Sama baru negara-negara Afrika, yaitu Uni Afrika,
memutuskan tidak mengakui Marc Ravalomanana sebagai Presiden
Madagaskar. Menurut Uni Afrika pengangkatan Ravalomana tidak sesuai
dengan undang-undang dasar. Para pemimpin Afrika menegaskan harus
digelar pemilihan umum baru di Madgaskar setelah perebutan kekuasaan
antara Ravalomanana dengan mantan Presiden Didier Ratsiraka. Dengan
demikian Uni Afrika mengikuti contoh pendahulunya Organisasi Kesatuan
Afrika OAU. Uni Afrika bertujuan meningkatkan demokrasi dan kesatuan
di Afrika.


* REFERENDUM HARUS DIDAHULUI DENGAN AMANDEMEN UUD 1945

Presiden Indonesia Megawati Sukarnoputri di Yogyakarta dengan terharu
menyebut UUD 1945 sebagai dokumen kontrak rakyat Indonesia untuk
hidup bersama sebagai satu bangsa. Sehingga dalam perubahannya perlu
minta persetujuan rakyat melalui referendum. Apakah referendum bisa
dijalankan dengan cara seperti ini? Radio Nederland menghubungi
Makmur Amir, sekretaris jurusan hukum tata negara Fakultas Hukum
Universitas Indonesia. Menurutnya, apabila hendak mengadakan
referendum, Mega harus terlebih dahulu mengubah UUD 1945 dan itu
artinya ia sendiri mengingkari ucapannya tentang ketidaksetujuan
amandemen (Mbak Mega, referendum itu sama saja dengan meng-amandemen
UUD 1945).

Makmur Amir [MA]: Itu secara teoretis memang juga bisa seperti itu,
gitu kan. Tetapi kan harus dibuat aturannya yang memang mengacu
kepada kehendak rakyat gitu. Tetapi karena kita menganut sistem
perwakilan demokrasi, demokrasi perwakilan di mana MPR itu mekanisme
yang melalui pemilihan umum kan. Kemudian MPR pula yang disepakati
untuk melakukan pembuatan atau perubahan konstitusi, maka mau tidak
mau kita harus ke situ.

Betul dalam teori itu kan dia merupakan hak dari masyarakat kan. Tapi
kita kan mesti tahu juga bahwa awal proses penyusunan undang undang
dasar 45 itu kan melalui BPUPKI kemudian disahkan melalui PPKI pada
tanggal 18 Agustus 1945. Karena itu  pula sebagian pakar sampai saat
ini masih menganggap UUD 45 itu kan masih bersifat sementara.

Tapi walau pun demikian, ya tetap kita harus gunakan ketentuan yang
ada di dalam UUD 45 itu. Kalau kita sudah mengacu kepada UUD 45 di
mana MPR yang punya kewenangan untuk melakukan amandemen terhadap UUD
45, tidak ada alasan sungguh signifikan untuk kita kembalikan kepada
rakyat, kecuali kalau UUD 45 ini kita robah bahwa perubahan undang
undang dasar harus dilakukan oleh rakyat. Itu lain persoalan gitu.
Kalau pun pasal 37 UUD 45 itu mau diamandemen, tidak lagi MPR yang
berwenang untuk melakukan perubahan, tetapi rakyat. Ya, harus
ditetapkan dulu dalam UUD 45 bahwa amandemen itu harus dilakukan oleh
rakyat gitu.

Radio Nederland [RN]: Kalau mengubah UUD 45 menurut Megawati ini akan
sama saja akan mengobrak-abrik Republik Indonesia. Apakah ini bisa
diterima atau tidak analogi semacam ini?

MA: Saya kira tidak sejauh itu. Kalau keinginan Ibu Mega misalnya
direspon oleh MPR, ya saya pikir MPR harus membuat kesepakatan bahwa
pasal 37 mengenai kewenangan MPR untuk mengamandemen UUD 45, ya harus
dirobah.

RN: Tapi apa betul sesakral itu UUD 45. Artinya mengubah UUD 45 sama
saja mengubah kesepakatan bangsa sehingga Indonesia bisa bubar?

MA: Begini ya. UUD 45 itu kan sebetulnya kan adanya atau
ditetapkannya sehari setelah proklamasi kemerdekaan kan. Artinya
negara Republik Indonesia berdiri tanggal 17 Agustus 45. Ternyata
bisa berdiri tanpa UUD 45 kan. UUD 45 kan baru sehari kemudian baru
disakralkan, yaitu tanggal 18. Kalau seorang Presiden ngomong begitu,
ya mesti harus melewati aturan-aturan yang ada kan.  Ya paling tidak
dia harus bicara di hadapan MPR gitu kan.

RN: Tetapi kan dia sebagai Presiden ini semacam kayak pressure kepada
MPR untuk tidak mengandemen UUD 45 terutama apalagi kaitannya dengan
pemilihan presiden secara langsung. Ini anda melihatnya apa Megawati
takut atau memang kalau dilakukan pemilihan presiden langsung ini
bisa kacau Indonesia?

MA: Bisa iya, bisa tidak gitu loh. Itu kan relatif. Sebetulnya
masyarakat kita ini sangat paternalistis ya. Ini kan yang suka bikin
kekacauan, ini kan sebetulnya kan hanya ada di kota-kota tertentu
aja. Masyarakat-masyarakat yang relatif dinamis ya. Kalau
masyarakat-masyarakat pedesaan, ya saya pikir bukan itu yang
terpikirkan bahwa mungkin masih ada masyarakat kita yang tidak sempat
ya, atau belum mampu untuk berpikir jauh. Dia bagaimana berpikir bisa
mengisi perutnya gitu. Jadi nggak sejauh itu.

 Saya kira kita kan juga belum pernah ada sebuah penelitian, atau
kita kan belum pernah tanya rakyat seluruh Indonesia ini bahwa itu
mengingkari kan, persoalan-persoalan yang dilakukan oleh MPR. Yang
pasti, sesuai dengan mekanisme, memang MPR yang harus mengamandemen,
sebab negara ini tidak akan pernah bisa selesai kalau tidak ada
patokan yang kita gunakan. Artinya kalau UUD 45 memberi kewenangan
kepada MPR untuk melakukan amandemen, ya maka mari kita tunggu.

Demikian Makmur Amir sekretaris jurusan hukum tata negara Fakultas
Hukum Universitas Indonesia.



* KUNJUNGAN MENKO-POLKAM SUSILO BAMBANG YUDHOYONO KE ACEH BISA
MENJADI LEGITIMASI DARURAT MILITER

Meskipun atas nama misi perdamaian, kunjungan menteri Menko-Polkam
Susilo Bambang Yudhoyono ke Aceh terancam gagal. Rakyat Aceh tidak
percaya lagi pada setiap kunjungan. Bahkan, kunjungan ini bisa
menjadi legitimasi atas darurat militer di Aceh, demikian ketua Ruf
Riadi, ketua LBH Banda Aceh.

Ruf Riadi [RR]: Saya juga agak pesimis bagaimana ketika tiba di Aceh
tanggal 10 Juli ini dia mengatakan tentang mencoba membuat nuansa
damai, sedangkan sebelum berangkat dia sudah menyebarkan
wacana-wacana kekerasan, penempatan militer yang besar, darurat
militer. Jadi saya tidak optimis dengan kedatangan dia ke sini.

Radio Nederland [RN]: Katanya dia membuka pembicaraan 24 jam dengan
semua lapisan masyarakat. Siapa saja boleh datang bertemu dan
berbicara dengan dia. Anda melihat metode ini efektif?

RR: Saya tidak tahu. Karena begini. Saya melihat agenda pembicaraan
dia, agenda pertemuan dia di Aceh. Dia ingin bertemu dengan
eksekutif, legislatif DPR, dengan pemerintah daerah, pangdam,
kemudian kapolda juga, lsm dan lain sebagainya. Saya pikir ini bukan
efektif atau tidak, tetapi mengulang tradisi lama yang selalu
dilakukan oleh orang-orang Jakarta ke Aceh. Beberapa kali
pejabat-pejabat datang ke Aceh selalu mereka mempergunakan
formula-formula seperti itu.

Kemudian sampai di Jakarta mereka sudah memutuskan sendiri. Kasus
Inpres misalnya. Ketika Bambang Susilo Yudhoyono dan Danrem datang ke
Aceh mereka juga katakan kami akan mencari masukan-masukan dari
masyarakat Aceh. Saya akan membuka pintu 24 jam untuk menerima
masukan-masukan. Tetapi ternyata kemudian di Jakarta mereka sudah
punya format sendiri tentang kebijakan yang akan diberikan kepada
Aceh.

Saya yakin bahwa kedatangan ke sini hanya ingin melihat situasi saja,
sedangkan format kebijakan apa yang akan diberikan kepada Aceh itu
sudah terbuat di Jakarta.

RN: Pendekatan pemerintah atas nama misi perdamaian ini katanya
diduga yang menjadi alasan karena memang posisi GAM di Aceh itu sudah
mulai melemah. Anda melihat kenyataan di lapangan memang begitu?

RR: Kalau misalnya melemah, kenapa harus memakai formula pendekatan
penggunaan istilah darurat militer. Kalau istilah melemah, kenapa
harus melakukan penambahan pasukan ke Aceh. Kalau dikatakan istilah
melemah kenapa Jakarta begitu kuat keinginan untuk mencoba
menyelesaikan secara cepat dan menggunakan pendekatan militeristik.
Jadi saya pikir bukan masalah melemah atau tidak tapi keinginan
Jakarta untuk mempercepat penyelesaian Aceh tidak melalui mekanisme
perundingan atau mekanisme dialog.

RN: Tapi itu benar bahwa GAM sendiri di Aceh itu sudah tidak simpatik
lagi karena begitu banyak aksi kekerasan ya yang mereka lakukan
akhir-akhir ini?

RR: Ya, tidak hanya GAM mungkin TNI Polri juga melakukan kekerasan.
Kalau itu kita lihat dari aksi-aksi kekerasan dilakukan oleh kedua
belah pihak. Tetapi kan saya katakan tadi mereka sudah bersepakat
untuk mencoba melakukan peredaan ketegangan. Dan itu sudah
disepakati. Kenapa ini tidak dijaga oleh kedua belah pihak agar
proses-proses kekerasan di Aceh tidak terus berlangsung.

RN: Kembali kepada kunjungan Bambang Yudhoyono, jadi Anda sendiri
berpikir bahwa kunjungan ini hanya untuk basa-basi saja ya, karena
nanti toh kembali ke Jakarta dengan pendapat yang status quo?
Pendapat yang sama?

Demikian Ruf Riadi, ketua LBH Banda Aceh.




---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke