--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 02 Agustus 2002 15:00 UTC ** PRESIDEN MEGAWATI SOEKARNOPUTRI BERUNDING DENGAN MENLU COLIN POWELL ** UTUSAN KOREA SELATAN BERTOLAK KE KOREA UTARA GUNA PERBAIKI HUBUNGAN KEDUA NEGARA ** IRAK UNDANG TIM INSPEKSI PBB KE BAGDAD ** TOPIK GEMA WARTA: MILITER BISA AMBIL UNTUNG DARI PERSETERUAN AMANDEMEN * PRESIDEN MEGAWATI SOEKARNOPUTRI BERUNDING DENGAN MENLU COLIN POWELL Presiden Megawati Soekarnoputri bersama kabinetnya berunding dengan Menlu Amerika Serikat Colin Powell tentang kerjasama militer dan bantuan Amerika dalam memerangi terorisme. Di Jakarta Powell mengatakan, pemerintahnya menawarkan bantuan 50 juta dolar untuk memerangi terorisme. Organisasi-organisasi HAM mengkhawatirakan bantuan itu. Menurut organisasi-organisasi tersebut, bahwa TNI berulangkali melakukan pelanggaran HAM. Sebelumnya, Powell dalam pembicaraannya di Brunei dengan sepuluh negara Asia, berhasil menandatangani kesepakan kerjasama untuk memerangi terorisme. Negara-negara itu antara lain akan saling bertukar informasi-informasi rahasia dan memblokir bankrekening dari mereka yang dianggap teroris. * UTUSAN KOREA SELATAN BERTOLAK KE KOREA UTARA GUNA PERBAIKI HUBUNGAN KEDUA NEGARA Utusan Korea Selatan bertolak menuju Korea Utara untuk melakukan perundingan tiga hari, guna memperbaiki hubungan antara kedua negara. Butir agenda perundingan terpenting adalah kerjasama ekonomi, penyatuan kembali keluarga dan pembangunan jalan kereta api dari Utara ke Selatan. Korea Selatan menawarkan kembali bantuan pangan kepada Korea Utara kalau Pyongyang setuju dengan usulan-usulan yang diajukan. Dibukanya kembali perundingan tersebut dibayangi oleh tuntutan baru Korea Utara dalam konflik tentang garis demarkasi antara kedua negara Korea di Laut Kuning. Pyongyang menghendaki agar batas itu dirobah. Akhir Juni lalu, di kawasan itu terjadi baku tembak antara kapal-kapal Angkatan Laut kedua negara, yang menewaskan puluhan jiwa dan korban luka-luka. * IRAK UNDANG TIM INSPEKSI PBB KE BAGDAD Irak mengundang para infruktur senjata PBB ke Bagdad untuk apa yang dinamakan 'pembicaraan teknis' yang memungkinkan di mulainya kembali inspeksi senjata. == Di tahun 1998 Irak mengusir para inspektur PBB yang mencegah Irak membuat senjata pemusnah massal. Setelah serangan 11 September, Presiden Amerika Serikat George W Bush berusaha membentuk koalisi internasional, untuk melancarkan serangan baru terhadap Irak. Alasan serangan tersebut, adanya ancaman senjata pemusnah massal Irak. == Sebelumnya di depan Senat Amerika Serikat diplomat tinggi Australia, Richard Butler menyatakan, sejak dihentikannya inspeksi senjata PBB, Irak memproduksi senjata kimia dan biologi. Bahkan, demikian Butler, kemungkinan Irak sudah hampir memproduksi bom atom. Butler adalah ketua komisi PBB, yang setelah berakhirnya Perang Teluk, harus mengawasi arsenal senjata Irak. --- Raja Abdullah Kedua dari Yordania memperingatkan Bush, jangan melancarkan aksi militer terhadap Irak. "Semua orang menganggap itu adalah pikiran yang buruk", kata Abdullah dalam wawancaranya dengan harian The Washington Post. Raja Yordania itu berada di Washington untuk berunding dengan Presiden Bush. * DI AFGANISTAN BARAT PECAH BENTROK ETNIS BERSENJATA Di Afganistan Barat berkobar pertempuran atara etnis Tadzjik dan Phathan. Menrurut raja perang Pathan Mohamddad Kareem, dalam pertempuran itu sekurang-kurangnya 50 tentara dan penduduk sipil tewas. Kareem mengatakan, Angkatan Bersenjata Tadzjik menyerang kedudukan pasukannya dan membakar rumah-rumah penduduk Pathan, di mana banyak penduduk mati terbakar. Gubernur Tadzjik setempat, Ismail Khan menandaskan hal itu merupakan aksi pemerintah memerangi penyelundup obat bius. Menurut Khan, sejumlah orang yang diduga penyelundup tewas dan raja perang Kareem dan pengikutnya melarikan diri. * PULUHAN TANK DAN KENDARAAN BERLAPIS BAJA ISRAEL MASUKI KOTA NABLUS Puluhan tank dan kendaraan berlapis baja Israel memasuki kota Nablus, di bagian Utara Tepi Barat Sungai Yordan. Dalam aksi-aksi militer di Jalur Gaza empat penduduk Palesatina tewas. Demikian diungkapkan sumber-sumber Palestina. Seorang anggota gerakan muslim radikal Hamas ditembak dari jarak dekat, setelah ia menyerahkan diri kepada tentara Israel. Aksi-aksi militer itu menyusul peledakan bom di Univeristas Hebreeuw di Jeruzalem Rabu lalu, di mana jutuh jiwa tewas, di antaranya lima warga Amerika. Gerakan Hamas menyataskan bertanggung jawab atas peledakan itu. Presiden George Bush marah atas peledakan bom tersebut dan mengatakan, Amerika akan membalas hal itu. -- Sementara itu para pejabat Palestina bersikeras bahwa selama invasi Israel di Jenin, awal Apil lalu, telah terjadi pembunuhan massal. Menurut laporan penyelidikan PBB yang diumumkan Kamis kemarin, tentara Israel membunuh 52 penduduk Palestina di Jenin, di antaranya 26 penduduk sipil, dan bukan 500 jiwa seperti yang diungkapkan pihak Palestina. * PEMERINTAH MEKSIKO TARIK KEMBALI RENCANA PEMBANGUNAN BANDARA INTERNASIONALNYA Pemerintah Meksiko menarik kembali rencana kontroversial untuk membangun bandara internasional kedua, setelah ditentang keras oleh penduduk tani setempat. Untuk membangun bandara baru Texcoco di San Salbador Antenco, di sebelah Timur-laut Mexico City itu, sekitar 5000 hektar lahan harus diratakan. Sekarang rencana itu gugur. Tiga pekan silam, terjadi konfrontasi kekerasan antara pengunjukrasa dan polisi, yang menewas satu jiwa dan puluhan lainnya menderita luka-luka. Setelah kerusuhan itu, 15 pejabat pemerintah disandera seharian penuh. Pemerinah Meksiko sekarang mencari alternatif lain untuk mengurangi padatnya kesibukan di bandara yang sekarang. * DUA MANTAN BOS PERUSAHAAN AMERIKA WORLDCOM DITANGKAP Dua mantan bos perusahaan telekomunikasi Amerika WorldCom ditangkap, dengan tuduhan melakukan kecurangan dan pembuatan surat-surat palsu. Kedua orang itu bartangung jawab atas kebohongannya tentang jumlah keuntungan perushaan, dan terancam hukuman penjara sepuluh tahun dan denda yang tinggi. WorldCom adalah salah satu perusahaan besar Amerika yang tahun lalu melakukan kecurangan pembukuan; dengan jujur menambahkan angka empat milyar dolar dalam keuntungan perusahaan. WorldCom mengalami masalah berat akibat skandal itu. Perusahaan itu punya hutang lebih dari 40 milyar dolar, dan meminta penundaan waktu pembayaran. WorldCom memperolah kridit bantuan agar lebih dari 20 jut pelanggannya tetap bisa menggunakan telepon. * Normal;heading 1; TOPIK GEMA WARTA: LAPORAN MEGA LUPAKAN PEMBERANTASAN KKN LAPORAN MEGA LUPAKAN PEMBERANTASAN KKN Selama hampir satu jam pada hari pertama Sidang Tahunan MPR, Presiden Megawati Soekarnoputri melaporkan kinerja pemerintah yang dia pimpin sejak 23 Juli 2001. Ada tiga prioritas, yaitu penanganan konflik di daerah, penegakan hukum dan pemberatasan korupsi, serta pemulihan keamanan. Dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, Presiden Megawati hanya menyinggung sulitnya menyelesaikan korupsi pinjaman perbankan, BLBI dalam beberapa kalimat, yang dibacanya hanya dalam beberapa menit saja. Megawati: Hingga saat ini memang belum seperti kita harapkan, khususnya dalam penanganan kasus-kasus tindak pidana yang berkaitan dengan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia atau BLBI. Pemerintah sangat menyadari adanya unsur pelanggaran hukum dalam kasus-kasus tersebut. Namun pemerintah menempuh kebijakan penyelesaian yang mengutamakan diperolehnya kembali piutang-piutang negara tersebut. Megawati sama sekali tidak menyinggung bagaimana penyelesaian kasus korupsi yang melibatkan pejabat atau bekas pejabat negara, seperti kasus Balongan atau kasus Bulog II senilai Rp. 40 milyar, yang melibatkan Ketua DPR Akbar Tandjung. Juga tidak disinggung kasus korupsi mana yang harus diprioritaskan. Anggota Fraksi Partai Golkar yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR, Ferry Mursyidan Baldan mengatakan, Presiden Megawati masih gagal memberantas praktek korupsi di Indonesia. Ini bisa dilihat dari kasus-kasus korupsi yang masih menumpuk di Kejaksaan Agung. Ferry Mursyidan: Harusnya ditegaskan antara prioritas, timetable dan ada tujuan. Yang pertama, dia menjadikan siapa pun akan menjadi takut atau menjadi jera untuk melakukan tindakan korupsi. Yang kedua, kerugian negara itu bisa kembali. Nah dengan dua hal itu dilakukan, saya kira ini bisa bergerak dengan baik dan bisa ada optimesme baru di kalangan masyarakat. Ratusan milyar hingga trilyunan rupiah dana milik negara yang diutang konglomerat juga belum ditangani serius oleh pemerintah. Anggota Fraksi PPP, Faisal Baasyir menilai, pemerintah masih saja menjanjikan penyelesaian terhadap para pengutang kelas kakap itu. Faisal Baasyir: Belum ada hasil yang signifikan. Dalam penanganan masalah obligor-obligor itu belum. Apa yang sudah merupakan pesan atau rekomendasi dalam sidang tahunan yang lalu, yaitu penjelasan-penjelasan mengenai PKPS, pelaksanaan dan tindakan hukum terhadap mereka yang tidak koperatif itu ya harus sudah dilaksanakan, bukan dijanjikan untuk dilaksanakan. Dan sekarang dikatakan diberi tenggang waktu tiga bulan. Wakil Sekretaris Fraksi PBB MPR, Hamdan Zoelva juga melakukan penilaian serupa. Hamdan mengatakan, penjelasan Presiden dalam melaksanakan rekomendasi MPR, khususnya dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi masih sangat normatif dan tidak konkrit. Bahkan, kebijakan-kebijakan Presiden Megawati cenderung berpihak pada konglomerat. Hamdan juga menilai, kebijakan dalam membersihkan aparat pemerintahan dari perilaku korupsi masih belum ada hasil nyata. Penilaian mereka jelas menggambarkan pemerintah kurang berkomitmen melaksanakan pemberantasan korupsi. Tidak itu saja. Pemerintah, juga masih dianggap lemah dalam menyelesaikan konflik di daerah-daerah, seperti Aceh dan Maluku. Meskipun Presiden mengatakan, masalah Aceh dan Maluku sudah ada kemajuan, namun anggota Fraksi Reformasi MPR asal Aceh, Tengku Syaiful Ahmad menilai, belum ada langkah-langkah nyata menangani Aceh. Syaiful Ahmad: Belum justru.. taruh kongkritlah hakim saja ga ada di Aceh. Kemudian masalah pembakaran sekolah, penculikan, itu harus diteliti. Tidak langsung menuduh GAM misalnya. Kalau menuduh begitu gampangan saja. Ini kan suatu pekerjaan yang harus dijawab. Walaupun kinerja pemerintah lemah, khususnya di bidang pemberantasan korupsi, Sekjen PDI Perjuangan Sucipto mengatakan, pidato Megawati tidak perlu ditanggapi. Alasannya, sudah ada kesepakatan fraksi-fraksi untuk tidak menilai pidato Presiden. Sucipto: Progress report itu ga seperti tahun yang lalu jadi ga perlu penilaian balik. Oleh karena itu nanti juga sudah tidak ada jawaban dari pejabat lembaga tinggi. Ya udah pidato tadi, habis itu ada rekomendasi apa dari MPR yang masukannya dari pandangan umum fraksi-fraksi. Tapi ga seperti yang lalu, jadi cukup rekomendasi aja. Secara kasat mata, kinerja pemerintah memang masih lemah. Itu harus diakui. Terlepas adanya kesepakatan fraksi-fraksi untuk tidak menilai pidato Presiden, atau itu hanya ketakutan adanya kritik terhadap Megawati, evaluasi terhadap kinerja pemerintah harus terus dilakukan. Pidato Megawati, tidak cukup hanya didengar melainkan juga dinilai. Mega, tak boleh kebal kritik, khususnya menyangkut agenda reformasi. Tim Liputan 68H melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum * MILITER BISA AMBIL UNTUNG DARI PERSETERUAN AMANDEMAN Perseteruan dua kubu antara yang pro dan anti amandemen UUD 45 kian memanas. Kelompok anti amandemen mengklaim memiliki 200 tanda tangan termasuk tanda tangan dari Taufik Kemas. Ini menarik, karena sebenarnya isteri Taufik, yakni Megawati Soekarnoputri, presiden Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan telah memerintahkan agar fraksinya mendukung panuh amandemen UUD 45. Radio Nedeland menghubungi Eros Djarot, Ketua Partai Nasionalis Bung Karno, yang dulunya dekat dengan Megawati. Pertama-tama ia mengomentari perbedaan pendpat antara Taufik Kiemas dengan isterinya. Eros Djarot [ED]: Itu kan problem klasik di PDI P, di mana antara yang satu dan yang satunya itu selalu menjadi masalah dari Partai itu sendiri. Radio Nederland [RN]: Yang satu dan yang satunya lagi itu, siapa dan siapa ED: Ya antara si Ibu dan si Bapaklah. RN: Bukan selama ini mereka berdua itu kompak ED: Ya di satu titik kadang-kadang begitu. Kadang-kadang kalau moodnya berbeda, jadi ini partai tergantung dari mood (suasana hati - red) keluarga. RN: Kemudian apa Anda tidak bisa melihat nanti kemungkinan besar akibat adanya penandatanganan anti-amandemen ini, di satu sisi juga Megawati memerintah agar amandemen disetujui, Anda melihat akan terjadi dead lock (jalan buntu - red) di MPR ED: Sebetulnya kan tarik menarik ini terjadi karena tidak transparan kerja dari teman-teman MPR. Rakyat itu tidak tahu kok, apa yang di-amandemen, yang mana saja itu buta semuanya. relatif butalah. Hingga satu ya masalah yang dihadapi bangsa Indonesia itu. Apa yang di-amandemen tidak tahu. Siapa yang meng-amandemen juga jadi masalah. Kerena kridibilitas wakil rakyat ini kan turun di mata rakyat. Jadi memang agak crusial (gawat - red) ini keadaannya. RN: Kalau begitu nanti bisa dead lock dong kayaknya ED: Ya, kemungkinan dead lock itu, kalau foting kok masih saya sangsikan ya. Tetapi kemungkinan bisa ada. Apalagi kalau ada desain politik di belakang itu ya. Kalau dead lock kan bisa saja ketidak becusan pemerintahan sipil, gitu kan, akhirnya mungkin ada langkah lain di belakang itu. RN: Anda mencurigai, ini ada desain politik dari siapa dan bagaiaman analisa Anda. ED: Saya tidak mengatakan saya mencurigai. Tetapi saya rasa logika politik bisa saja kita alurkan begitu. Apalagi pernyataan Panglima TNI kan bernoansa, bernuansa warning (peringatan -red) gitu kan. Ya kalau memang tidak solusi kan kembali ke UDD 45 lagi dan kembali saja ke yang lama. Itu salah satu statement dia. RN: Itu artinya apa Pak Eros ED: Bisa diartikan bahwa.. ya ada dua sebetulnya sih, kalau itu dan otonomi daerah itu mengalami jalan buntu, maka bukan tidak mungkin memberi kesempatan atau peluang sebuah peniliaian bahwa pemerintahan sipil itu, memang tidak jelas. Sehingga pemerintahan sipil ini tidak solit gitu ya, dan membahayakan negara. Kalau umpanya dead lock kan berarti tanpa konstitusi nantinya. Ya kan, artinya kembali ke old frame (kerangka lama - red) lagi yang mungkin menimbulkan tarik menarik yang cukup signifikan itu. RN: Jadi Anda melihat permainan antara kelompok anti-amandemen dan yang pro-amandemen ini nampaknya, maksud saya TNI ini tinggal menunggangi saja? ED: Bisa begitu, kalau umpanya kawan-kawan di sipil ini tidak jeli melihat itu semua. Bisa dimanfaatkan. Artinya kalau mau dimanfaatkan bisa gitu kan. Masalahnya mau dimanfaaatkan atau tidak itu kan belum ada langkah-langkah atau indikasi yang signifikan. Tapi alur politik bisa membangunkan atau menimbulkan arus itu. Kalau masalah antara Mega dan Taufik itu kan masalah klasik. Bukan satu kasus yang baru pertama kali. Jadi nggak bisa dijadikan indikasi itu. Indikasinya justru kepemimpinan Mega dalam MPR itu sendiri. Pada saat penyelenggaraan awalnya, sehingga yang sekarang ini sampai hari persidangan. Memang proses itu memancing orang untuk melahirkan pro dan kontra. Artinay bisa jadi, kalau kita lengah gitu bisa masuk ke desain politik tertentu. Saya tidak mengatakan sudah ada desain dari awal. Tapi bisa terjebak masuk desain tertentu. Karena kalau dead lock, semua serba dead lock gitu, bisa menjurus kepada hal-hal, di mana penguasa militer atas nama kepentingan negara dan keamanan negara, mengambil langkah-langkah Demikian Eros Djarot Ketua Partai Nasionalis Bung Karno. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
