--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 14 Agustus 2002 15:00 UTC ** ABLIO SOARES DIVONIS TIGA TAHUN PENJARA ** EKONOM AUSTRALIA IMBAU HOWARD TANDATANGANI PROTOKOK KYOTO ** ASET PARTAI KOMUNIS FILIPINA DI BANK-BANK BELANDA DIBEKUKAN ** TOPIK GEMA WARTA: HUKUMAN RINGAN ABILIO SOARES MELECEHKAN BANGSA INDONESIA ** TOPIK GEMA WARTA: RINGANNYA HUKUMAN ABILIO SOARES MENCORENG MUKA INDONESIA * ABLIO SOARES DIVONIS TIGA TAHUN PENJARA Pengadilan adhoc HAM di Jakarta memvonis mantan gubernur Timor Timur Abilio Soares tiga tahun penjara. Jaksa sebenarnya menuntut sepuluh tahun penjara. Soares dinyatakan bersalah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan terutama dalam peristiwa pembantaian tiga tahun lalu. Tindak kekerasan itu terjadi setelah kelompok pro kemerdekaan memenangkan referendum. Pembumihangusan itu merenggut nyawa sekitar seratus warga. Mantan gubernur Timor Timur ini merupakan tersangka pertama yang divonis dalam kasus pelanggaran HAM di wilayah bekas jajahan Portugal itu. * EKONOM AUSTRALIA IMBAU HOWARD TANDATANGANI PROTOKOK KYOTO Sekelompok pakar ekonomi Australia mengimbau perdana menteri John Howard agar menandatangani protokol Kyoto. Menurut 254 ekonom itu, Australia juga harus mengurangi pancaran gas rumah kaca. Perubahan iklim mengakibatkan risiko yang luar biasa bagi ekonomi dan masyarakat, tegas para sarjana ekonomi itu. Pemerintahan Howard berkeberatan terhadap perjanjian Kyoto karena di dalamnya konon tidak tercantum keputusan mengenai dampak rumah kaca di negara-negara berkembang. Namun para pakar ekonomi Australia ini menyatakan, bahwa delapan puluh persen dari pancaran gas rumah kaca disebabkan oleh negara-negara industri, termasuk Australia. Menurut penelitian baru-baru ini, Australia ternyata adalah produsen terbesar gas rumah kaca, per kepala. * ASET PARTAI KOMUNIS FILIPINA DI BANK-BANK BELANDA DIBEKUKAN Presiden Filipina Gloria Arroyo menyambut baik keputusan Belanda untuk membekukan aset bank Partai Komunis Filipina CPP. Dia berharap partai ini bersedia segera berunding. Kelompok komunis Filipina sudah bertahun-tahun melaksanakan pemberotakan bersenjata melawan pemerintah Filipina. Belanda menampung sejumlah anggota CPP, termasuk Jose Maria Sisson. Menurut badan intelijen Belanda AII, mereka mengimbau perlawanan bersenjata dari Belanda. Pemerintah Belanda memutuskan untuk membekukan aset bank atas permohonan Amerika, yang baru-baru ini memasukkan CPP dalam daftar teroris. * BANJIR DI JERMAN TIMUR MELUAS Banjir di Jerman Timur meluas. Di pelbagai kawasan diberlakukan keadaan darurat dan dikhawatirkan akan terjadi banjir besar, yang diakibatkan sungai Elbe dari Ceko. Negara bagian Saxon paling parah dilanda banjir. Enam orang warga meningal dunia, sekitar 30 ribu warga dievakuasi. Di Dresden, ibu kota negara bagian Saxon, orang berusaha sekuat tenaga untuk membatasi dampak banjir. Kanselir Jerman Gerhard SchrOder malam ini akan mengunjungi kawasan yang paling parah dilanda banjir. Sementara itu permukaan air di Praha, ibu kota Ceko, belum mencapai puncak ketinggiannya. Pusat kota yang historis itu kemungkinan besar tidak akan menjadi korban banjir. Dan permukaan air sungai-sungai di Austria mulai menurun. Hujan yang sempat turun berlarut-larut selama dua hari, kini telah berhenti. Peringatan akan terjadinya banjir sudah dicabut. * PRESIDEN BUSH IMBAU PENGHEMATAN Presiden Amerika Serikat, George Bush, mengimbau Kongres untuk menghemat. Bush menyatakan percaya terhadap ekonomi Amerika, tapi juga menekankan bahwa pemerintah dalam kondisi sekarang harus menghemat. Demikian ditegaskan presiden Bush di forum ekonomi Universitas Waco, Texas, yang dihadiri oleh sekitar 250 politisi, menejer, serikat buruh dan mahasiswa. Kelompok Demokrat mengkritik ucapan Bush itu. Kata-kata prsiden itu, menurut mereka, masih persis sama ketika kampanye pemilu dulu, padahal situasi sudah berubah total. Kamu demokrat menuding presiden tidak fleksibel dan ingin mempersoalkan kebijakan pajaknya. Sementara itu kemarin diumumkan, tidak pernah terjadi perusahaan-perusahaan go publik di Amerika Serikat yang meminta penundaan pembayaran utang sebanyak Selasa lalu. * PEMIMPIN BRIGADE AL AQSA DIADILI ISRAEL Tokoh Palestina Marwan Barghuti didakwa resmi di pengadilan Israel. Barghuti adalah pemimpin gerakan Al Fatah pimpinan Yasser Arafat dan merupakan lambang penting bagi intifada kedua. Dia adalah buron yang paling banyak dicari oleh Israel. Barghuti antara lain dituduh memimpin kelompok teroris Brigade Al Aqsa. Namun Barghuti membantah segala tuduhan di depan hakim dan menyatakan dirinya berjuang untuk hidup damai antara Israel dan Palestina. Pengadilan pemimpin Pal estina ini akan diawali 5 September. * SWIS TOLAK TANDATANGANI PERJANJIAN DENGAN AMERIKA Swis menolak menandatangani perjanjian dengan Amerika. Pemerintah Amerika meminta Swis menyetujui kesepakatan untuk tidak mengekstradisi tentara Amerika kepada Mahkamah Agung Kriminal di Den Haag. Tetapi pemerintah di Bern tidak melihat adanya alasan untuk memenuhi permohonan itu. Selain itu Swis menilai, perjanjian-perjanjian seperti ini bisa merusak nama baik Mahkamah. Amerika sudah berhasil mencapai kesepakatan dengan Israel dan Rumania. Menlu AS Colin Powell menampik berita yang mengatakan bahwa Washington akan menarik bantuan tentaranya ke negara-negara yang bersedia mengekstradisi warga Amerika ke Mahkamah Internasional. Menurut Powell memang ada perundingan tentang Mahkamah, tapi Amerika tidak bakal menindak para sekutunya. * HUKUMAN RINGAN ABILIO SOARES MELECEHKAN BANGSA INDONESIA Hukuman tiga tahun penjara yang dijatuhkan terhadap Jose Abilio Osorio Soares gubernur terakhir Timtim, menurut Joaquim Fonseca dari Yayasan HAK di Dili, Timor Leste, mencerminkan pelecehan bagi rakyat Indonesia, Timor Timur dan dunia internasional. Lebih lanjut berikut Joaquim Fonseca: Joaquim Fonseca (JF): Masalah keadilan rangenya itu bukan antara satu sampai sepuluh. Hanya ada dua nilai: adil atau tidak adil. Itu saja. Dan ini tidak adil, baik buat di Indonesia maupun buat Timor. Buat Timor Lorosae ini adalah suatu kegagalan. Karena Timor bisa melihat bahwa ada kemungkinan untuk keadilan ditegakkan. Ini preseden penting buat Timor untuk meletakkan dasar bagi keadilan dan penegakan hukum di masa depan. Buat Indonesia sendiri ini justru sangat penting bagi proses demokratisasi yang sedang berjalan. Kalau persoalan kasusnya yang sedang menjadi sorotan dunia internasional kemudian tidak dipakai untuk mendorong gugatan itu, maka Indonesia akan gagal menggunakan momentum ini bagi proses demokratisasi. Karena tidak akan pernah di dalam sejarah ABRI yang selama ini melakukan tindakan sewenang-wenang itu dimintai pertanggung jawaban oleh penguasa sipil di muka hukum. Dan sebetulnya ini kan sebuah proses yang direkayasa untuk memenuhi tuntutan-tuntutan negara-negara seperti Amerika yang jelas selama ini mendukung tindak kejahatan yang dilakukan oleh militer Indonesia, baik di Timor Lorosae maupun di tempat-tempat lain dalam Indonesia sendiri. Karena kalau misalnya persoalan ini diusut mereka pasti akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tertentu menyangkut dukungan-dukungan yang selama ini didapatkan oleh tentara Indonesia untuk melakukan semua operasi itu. Simpul: untuk membuka keterlibatan dari penanggung jawab yang lebih tinggi, baik di pihak militer, maupun sipil pemerintah Indonesia itu, akan dicoba diputus melalui hukuman-hukuman ringan yang diberikan kepada orang-orang sipil seperti Abilio, Timbul Silaen, karena ini kan insentif buat mereka untuk tutup mulut. Mereka nggak akan bisa tunjuk-tunjuk ke atas lagi. Radio Nederland (RN): Anda utarakan tadi bahwa ini bisa jadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia, di tempat-tempat lainnya. Bisa anda jelaskan lebih dalam lagi? JF: Begini. Pelanggaran yang terjadi di Timor ini kan jelas sekali terjadi di mata dunia internasional. Terjadi ketika sebuah missi PBB berada di Timor Lorosae dan diliput secara luas oleh wartawan-wartawan internasional. Nah, kalau ini - yang bukti-butkinya jelas - tidak bisa ditegakkan, tidak bisa diadili orang-orang yang melakukan kejahatan - apalagi kejahatan-kejahatan yang tersembunyi- , dari segi hukum sendiri ini tidak akan menumbuhkan kepercayaan pada pihak penegak hukum. Kemudian mengusut persoalan-persoalan lain yang mungkin tidak segamblang seperti yang terjadi di Timor Timur, ini akan suram penegakan hukum di Indonesia ke depan. RN: Bisa tidak dikatakan bahwa sepertinya peradilan Adhoc HAM Timtim di Jakarta ini sebenarnya sedang melecehkan rakyat Timor Timur , dan juga melecehkan Indonesia sendiri dan juga dunia internasional? JF: Saya setuju dengan pendapat ini. Dan sebetulnya yang dipertanyakan bukan seorang jenderal saja bukan satu dua orang di pihak militer. Ini Indonesia sebagai sebuah bangsa. Dan itu termasuk rakyatnya juga. Nah, kalau Indonesia yang begitu besar itu dikorbankan dengan cara seperti ini hanya untuk menyelamatkan tokoh-tokoh tertentu di dalam tubuh militer atau sipil yang melakukan kejahatan, kerugian akan lebih besar. Jadi ini melecehkan baik rakyat Indonesia mau pun rakyat Timor Lorosae, juga masyarakat internasional yang begitu peduli terhadap proses penegakan HAM dan demokratisasi di Indonesia, maupun di Timor Lorosae. Demikian Joaquim Fonseca dari Yayasan HAK di Dili, Timor Leste. * RINGANNYA HUKUMAN ABILIO SOARES MENCORENG MUKA INDONESIA Peradilan Adhoc HAM Timor Timur di Jakarta hanya menjatuhkan hukuman tiga tahun kepada Abilio Soares, gubernur Timtim saat itu. Hukuman itu jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa yang meminta hukuman sepuluh tahun enam bulan. Abilio dianggap bertanggung jawab atas situasi kota yang tidak terkendali pasca pengumuman referendum yang memakan korban ribuan jiwa tewas serta peluluhlantakan kota Dili. Radio Nederland menghubungi Manuel Carascalao yang menjadi saksi mata pembumihangusan Timtim saat itu dan juga salah satu tokoh penting kemerdekaan Timor Leste. Dalam wawancaranya yang dimaksud dengan tiga bulan di sini adalah tiga tahun. Manuel Carascalao (MC): Memang dia tidak bunuh siapa-siapa, tapi dia bertanggung jawab atas beberapa pembunuhan yang ada di Timor Lorosae ini. Tidak pernah dia buka mulut untuk menyatakan: 'Jangan bunuh!''. Berarti dia ada partipisipasi dalam hal ini. Kok hanya tiga bulan. (tiga tahun, red.) Radio Nederland (RN): Dan apakah anda menilai bahwa sebenarnya penjatuhan hukum ini semacam upaya untuk dia senang begitu, supaya tidak membuka mulut terhadap siapa saja yang terlibat di atas dia? MC: Saya kira itu demikian. Karena waktu saya ke Jakarta minggu lalu untuk beri kesaksian terhadap beberapa orang, anaknya datang sama saya tanya: "Kenapa bapak seteru bapak saya?". Saya bilang: "Bapak anda adalah gubernur Timor Lorosae waktu itu. Dia tahu siapa yang ada di balik permainan ini semua. Dan dia harus buka mulut untuk menyatakan. Kalau tidak, bagaimana kita tetap harus minta pertanggungjawaban kepada dia. Karena kita tidak tahu orang lain." Kita sudah lihat sudah lihat di situ permainannya. RN: Kami sempat berbicara dengan Andi Samsam Ngandro, kepala humas pengadilan Jakarta Pusat. Dia mengatakan bahwa Abilio Soares sebenarnya juga bertanggung jawab untuk pembentukan paramiliter, milisi yang ada di Timor Timur. MC: Ya, soalnya saya ada rekaman waktu mereka ada upacara. Untuk mulai aksi pembunuhan di Dili di situ di tv itu upacara, tapi dia tidak bertindak apa-apa. Berarti dia setuju. Ya, dia merestui. Berarti dia bertanggung jawab atas kejadian-kejadian itu. RN: Tapi di satu sisi saya juga tidak melihat adanya tekanan secara terus menerus dari pemerintahan Timor Timur. Apakah anda melihat ini ada korelasinya? MC: Saya kira itu kurang rasa tanggung jawab. Pernah ada surat yang presiden Xanana kirim ke sana tentang minta supaya dia jangan dihukum. Saya kira di situ ada rasa kurang tanggung jawab. Atau dia berpartisipasi. Saya tidak tahu. Saya berhak curiga. Tidak mungkin satu orang bertanggung jawab diminta tidak dihukum. Kenapa? Yang mati adalah ribuan orang yang tidak punya senjata apa pun dan tidak berbuat kesalahan apa pun. Saya kira perlu kita sampaikan lagi bahwa kita sangat menyesal ada pengadilan yang tidak adil sebagaimana mestinya. Saya di waktu saya menyaksikan di sana sebagai saksi saya selalu minta kepada pengadilan supaya melakukan keadilan sebagaimana mestinya. Dan kalau bisa memperbaiki nama baik Indonesia yang sudah kotor sekali akibat permainan-permainan tertentu. RN: Dengan penjatuhan hukuman anda menilai ini justru tidak bisa memperbaiki muka Indonesia ya? MC: Tidak bisa memperbaiki karena tetap tidak dihukum orang yang bertanggung jawab. Akan dihukum orang kecil mungkin nanti. RN: Ini sebenarnya siapa yang paling bertanggung jawab, karena tadi anda sebutkan: "Ini belum kena yang paling bertanggung jawab."? MC: Itu Kopasus yang dulu dipimpin oleh menantu presiden Soeharto, Prabowo. Kemudian siapa lagi yang bertanggung jawab saya kurang tahu tapi ada beberapa jenderal waktu itu yang ada di Dili. Kiki Syahnakri, Zaki Anwar dan ada beberapa lagi yang ada disitu, mereka tidak berbuat apa-apa. RN: Dan Abilio Soares ini hanya baru satu sosok saja gitu dan itu hanya kecil? MC: Ya Abilio Soares orang sipil, tapi dia punya jabatan sebagai gubernur tanggung jawabnya berat. Sama dengan komandan militer waktu itu, komanda Korem. Saya datang ke sana minta beliau - waktu rumah saya mau diserang- supaya melindungi rumah saya, atau beri perlindungan. Dia bilang sambil ketawa, bukan dia urusan itu. "Itu urusan kamu.", katanya. "Kalau begitu bapak kasih senjata untuk serang mereka,"kata saya. Dia ejek saya sambil ketawa: "Minta sama CNRT, "katanya. Berarti mereka itu terlibat semua. RN: Nah sekarang bagaimana apa yang bisa anda lakukan? MC: Saya di sini hanya mungkin bisa berusaha untuk minta supaya ada penelitian terhadap kegiatan-kegiatan berapa orang dari tahun 75 ke sini. Ada orang yang kriminal kecil dapat 4 sampai 5 tahun di sini, kenapa Abilio dapat hanya tiga bulan (tiga tahun, red.). Demikian Manuel Carascalao. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
