--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 19 Agustus 2002 16:00 UTC ** JAKARTA BERI ULTIMATUM GAM ** 21 ORANG KORUT LARI KE KORSEL LEWAT LAUT ** ABU NIDAL DITEMUKAN TEWAS ** TOPIK GEMA WARTA: PENYAKIT SALURAN PERNAFASAN MEREBAK DI KALTENG AKIBAT KEBAKARAN HUTAN ** TOPIK GEMA WARTA: INDONESIA BERUPAYA MENGGENJOT KUNJUNGAN WISATAWAN MANCA NEGARA MELALUI FLORIADE 2002 * JAKARTA BERI ULTIMATUM GAM Pemerintah Indonesia memberi ultimatum kepada Gerakan Aceh Merdeka GAM agar mencabut tuntutan merdeka. Ultimatum Jakarta ini berlaku sampai Desember mendatang. Apabila hal itu tidak ditanggapi maka pemerintah akan mengambil kebijakan keras terhadap GAM. Demikian hasil sidang kabinet terbatas di Istana Negara, Senin hari ini. Disamping itu Menko Polkam, Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa GAM harus mengambil sikap mengenai kelanjutan perundingan dengan pemerintah. Yudhoyono menambahkan bahwa untuk sementara keadaan darurat di Aceh tidak akan diberlakukan. Meskipun belakangan ini sering terdengar rencana menerapkan keadaan darurat di tanah rencong. * 21 ORANG KORUT LARI KE KORSEL LEWAT LAUT 21 orang Korea Utara berhasil lari ke Korea Selatan hanya dengan perahu nelayan, saja. Inilah untuk pertama kali dalam lima tahun pengungsi Korea Utara berhasil lolos ke Selatan lewat Laut Kuning. Tiga keluarga terdiri dari 11 orang dewasa dan sepuluh anak-anak itu, tiba di pelabuhan Incheon Korsel, setelah berlayar selama dua hari. Setiap tahun puluhan orang Korea Utara mengungsi ke luar negeri, untuk menghindari kelaparan dan krisis. Sebagian besar ke Rusia dan Cina. * ABU NIDAL DITEMUKAN TEWAS Pemimpin gerakan radikal Palestina, Abu Nidal ditemukan tewas di rumahnya di Bagdad Irak. Ia mati karena luka tembakan. Menurut sebuah koran Palestina, Abu Nidal 65 tahun ketika ditemukan sudah meninggal tiga hari akibat bunuh diri. Televisi Arab, Al Jazeera menyatakan bahwa Abu Nidal sedang dicari oleh polisi Irak. Abu Nidal yang punya nama asli Sabri al Bana itu memisahkan diri dari PLO, Gerakan Pembebasan Palestina dan mendirikan gerakan yang radikal, Dewan Revolusi Abu Nidal. Tahun 1980 an gerakan ini melancarkan lebih 20 aksi kekerasan di AS dan Israel. Ia mendapat perlidungan di ibukota Irak Bagdad. * PARLEMEN IRAK DUKUNG MASA JABATAN BARU SADDAM HUSSEIN Parlemen Irak mendukung pencalonan kembali Presiden Saddam Hussein untuk masa jabatan baru. Saddam adalah calon tunggal untuk kursi nomor satu Irak itu. 15 Oktober mendatang rakyat akan memilih dalam referendum mengenai perubahan masa jabatan presiden dari lima menjadi tujuh tahun. Saddam Hussein berkuasa sejak tahun 1979 dengan dukungn 99,96% suara. * PERAYAAN HUT KEMERDEKAAN AFGANISTAN DIJAGA KETAT Perayaan 83 tahun kemerdekaan Afganistan di Kabul mendapat penjagaan sangat ketat. Di Stadion Olimpiade di Kabul berlangsung upacara kenegaraan dihadiri antara lain Presiden Hamid Karzai dan mantan raja, Mohamad Zahir Shah. Untuk pertama kali sejak enam tahun, perempuan boleh ikut hadir dalam upacara kemerdekaan itu. Sejumlah besar aparat keamanan menjaga ketat lokasi-lokasi sekeliling stadion. Karena kurang dana maka upacara kemerdekaan ini tidak disertai parade militer. 83 tahun silam Afganistan merdeka dari Britania Raya. Dalam pidato televisi, Presiden Hamid Karzai menyatakan bahwa negaranya sekarang harus bebas juga dari bantuan luar negeri. * ISLAM JIHAD DAN HAMAS ANGGAP LANGKAH ISRAEL TIDAK CUKUP Kelompok radikal Palestina, Islam Jihad dan Hamas menolak kesepakatan terbaru antara delegasi Israel dan Palestina. Dua organisasi itu menilai rencana penarikan bertahap pasukan Israel dari kawasan Palestina masih tidak mencukupi. Mereka menyatakan tetap akan melancarkan aksi-aksi terhadap Israel. Menteri Pertahanan Israel, Benjamin Ben Eliezer dan Menteri Dalam Negeri Palestina, Abdel Razaq al Yahya mencapai kesepakatan Ahad kemarin. Kesepakatan mencakup penarikan pasukan Israel dari kota Gaza dan Bethlehem sebagai langkah pertama. Sebagai imbalannya Palestina menindak keras kelompok ekstrimis dan menjamin keamanan Israel. * CNN MILIKI 64 KASET VIDEO AL QAEDA Televisi Amerika Serikat, CNN menyatakan mendapatkan 64 buah kaset rekamanan organisasi Al Qaeda. Kaset-kaset itu ditemukan dalam sebuah rumah di Afganistan yang pernah dihuni Usamah bin Laden. Rekaman itu dibuat dalam kurun sepuluh tahun, sampai sebelum serangan 11 September. Rekaman itu terutama berisikan panduan merakit bahan peledak dan melakukan serangan. Di salah satu kaset terdapat rekaman uji coba gas beracun menggunakan anjing di kam pelatihan Al Qaeda. Menurut pakar tamu televisi CNN, kaset-kaset video tersebut merupakan bagian dari arsip milik Al Qaeda. * SRI PAUS AKHIRI KUNJUNGAN DI POLANDIA Pemimpin gereja Katolik Roma, Paus Yohannes Paulus II mengakhiri kunjungan di negara kelahirannya Polandia, Senin ini. Sebelum terbang kembali ke Roma, Paus masih menyempatkan mengunjungi biara, 50 km luar Krakau. Paus memimpin misa di biara 400 tahun itu. Ahad kemarin Paus juga telah memimpin misa terbuka di Krakau, yang dihadiri dua juta pengikut. Juga hadir dalam upacara agama itu presiden Polandia, Lituania dan Slowakia serta mantan presiden Lech Walesa. Pada kunjungan kali ini Paus yang sudah 82 tahun itu berziarah ke makam kedua orang tua. Paus berasal dan menjadi pastor di Krakau Polandia sampai ia diangkat sebagai Uskup tahun 1958. Inilah kujungan ke sembilan di Polandia. Mengingat usianya yang sudah lanjut, diperkirakan ini adalah kujungannya yang terakhir di Polandia. * ANGKA KORBAN TEWAS BANJIR JERMAN MENCAPAI 19 ORANG Jumlah korban tewas banjir di Jerman bagian Timur mencapai 19 orang. Sementara 20 orang masih dilaporkan hilang. Sungai Elbe masih meluap. Meskipun permukaan air di kota Dresden sudah menurun dan ribuan penduduk bisa kembali ke rumah, namun kawasan ke muara sungai masih kritis. Tujuh tanggul Utara Dresden bobol dan penduduk mulai dievakuasi. Regu penolong melempar karung-karung pasir dari helikopter untuk menghambat lubang-lubang tanggul. Rusia mengirim peswat kargo Ilyuchin dan dua kapal ampibi ke Jerman. Selanjutnya Moskow juga meminjamkan 15 kendaraan penyedot air. Rakyat Jerman menyelengarakan kampanye televisi pengumpulan dana untuk para korban. Uni Eropa menjanjikan bantuan bagi negara-negara yang dilanda banjir Jerman, Austria, Slowakia dan Ceko. * PENYAKIT SALURAN PERNAFASAN MEREBAK DI KALTENG AKIBAT KEBAKARAN HUTAN Intro: Status Siaga I atau dengan kata lain 'berbahaya', diberlakukan di kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah sehubungan dengan kabut asap kebakaran hutan. Kabut asap tebal menyelimuti kota tersebut yang menyebabkan jarak pandang terbatas sampai beberapa puluh meter saja di petang hari. Walaupun kegiatan sehari-hari masih bisa berlangsung, tapi kabut tersebut sangat menganggu kesehatan penduduk. Sejak Juli lalu dilaporkan ribuan penduduk menderita penyakit infeksi saluran pernapasan, sakit mata dan batuk. Lebih lanjut penjelasan bapak Uban, koordinator kampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia atau Walhi dari Palangkaraya. Uban [UB] : Di Palangkaraya sudah diinstruksikan status Siaga I mbak, awal bulan Agustus kemarin sudah Siaga II dan 16 Agustus ini Siaga I. Radio Nederland [RN] : Pak Uban mungkin bisa menceritakan sebenarnya kebakaran hutan ini sudah mulai sejak kapan itu pak? UB : Mulainya banyak titik api itu bulan Juli, di Juli itu diperkirakan ratusan titik apinya. Kalau sekarang agak berkurang sih, cuman permasalahannya ini kan tanah gambut. Tanah gambut itu sebenarnya kebakar apinya nggak kelihatan, cuma yang ada timbulnya itu asapnya aja. Sebenarnya gambu itu kan menyerap air, karena hutan itu sebenarnya banyak dialihfungsi ya, jadi enggak bisa nyerap air lagi jadi serapan air di gambut itu kurang dia. Jadi apinya enggak ada cuman asapnya aja. Untuk memadamkan api gambut itu diperlukan hujan dua hari, baru bisa. RN : Lalu apa upaya yang dilakukan untu mencoba untuk mengurangi kebakaran ini pak? UB : Pemerintah saat ini cuman memadamkan dengan cara-cara manual saja, ya disemprot bersama tim Dinas Kehutanan dan ditambah dari Tim Serbu Api dan BKS DIA. RN : Apa penyebab kebakaran kali ini, apakah masih tetap sama dengan tahun-tahun sebelumnya atau kali ini penyebabnya lain? RN : O penyebabnya ya sama aja sih. Kalau ada api kan berarti ada manusia berarti ada yang bakar. Untuk sebagian memang kita akui, kesadaran masyarakat kurang untuk pembakaran lahan-lahan ini. Cuman masalahnya juga kemarin bulan Juli kalau nggak salah pernah gubernur menginstruksikan peringatan pembakaran lahan yang dikeluarkan oleh pemerintah propinsi untuk semua perusahaan perkebunan, perkayuan dan masyarakat. Cuman untuk saat ini berdasarkan tim investigasi kawan-kawan di Walhi. Di situ ternyata kebakaran hutan juga diakibatkan oleh pembukaan perkembunan besar. Itu titik api yang banyak untuk saat ini di perbatasan kota Waringan Timur sama kota Waringan Barat. Sementara kalau kita lihat di peta di dua daerah itu merupakan tempat-tempat perkebunan. Berdasar hasil investigasi bahwa di sana memang banyak titik api. Kalau di daerah Palangkaraya itu memang daerah gambut sebagian memang oleh masyarakat juga sih, masyarakat pedalaman ya masyarakat dayak. Biasanya mereka itu baru bulan September melakukan kegiatan membakar ladang itu. Tapinya kalau sudah mau hujan mereka baru bakar untuk peladangan. RN : Lalu bagaimana apakah kabut asap ini menyulitkan kehidupan sehari-hari di Palangkaraya? UB : Aktivitas masih bisa dilakukan, memang mengganggu sih sebenarnya karena setiap tahun orang Kalimantan, Palangkaraya khususnya itu kalau musim asap ini pasti kena penyakit ISPA (Infeksi saluran pernafasan atas red. ). Berdasarkan data kemarin sekitar bulan Juli kalau tidak salah sudah rudah ribuan orang yang kena penyakit Infeksi saluran pernafasan atas dan penyakit mata yang perih, batuk biasanya hidung sakit dan di badan agak panas. Menurut saya sih aktivitas untuk anak-anak mestinya diliburkan aja dulu. Kayak upacara sekolah yang jelas berada di luar ruangan itu ditiadakan aja dulu. Apalagi untuk anak-anak untuk sekarang ini. Kita tiap tahun merasakan kabut asap terus. Jarak pandang kalau petang, mulai sore sampai malam itu sekitar puluhan meter saja. Cuman kalau siang dari sekitar jam 10 pagi itu masih bisa kita melihat jarak 5 km lah. Cuman sih kondisinya memang tidak sehat untuk saat ini untuk manusia. Sebenarnya sih saya pengin pemerintah segara menginstruksikan bahwa ini adalah sudah suatu bencana. Paling tidak, ada aksi-aksi yang harus dilakukan pemerintah Republik Indonesia untuk mengantisipasi bahaya ini. Aku terus terang bukan atas nama Walhi tapi atas nama pribadi saya sendiri, aku nggak mau anak-cucu, keponakan saya menghirup asap kayak gini terus. Paling tidak sebelum adanya kebakaran hutan pemerintah harus mengadakan aksi-aksi dulu, kalau memang ada pembakaran hutan yang harus segera ditindak. Sementara ini berdasarkan investigasi kawan-kawan bahwa ada terus pembakaran hutan, sampai saat ini kami hanya mempersiapkan laporan-laporan aja lagi. Mungkin ke depan kita mau koordinasi juga dengan pemerintah Propinsi Kalimantan Tengah. Demikian bapak Uban, koordinator kampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia atau Walhi dari Palangkaraya kepada Juliani Wahjana. * INDONESIA BERUPAYA MENGGENJOT KUNJUNGAN WISATAWAN MANCA NEGARA MELALUI FLORIADE 2002 Pemerintah Indonesia berupaya meningkatkan arus wisatawan Eropa menyusul kemerosotan yang terjadi pasca krisis multidimensional dan serangan 11 September. Sebuah acara temu wartawan Belanda dan pagelaran tarian di anjungan Indonesia pada pameran hortikultura Floriade 2002 di Haarlemmermeer, Belanda digelar Ahad 18 Agustus lalu. Meski Floriade 2002 adalah pameran hortikultura namun menurut Myra P Gunawan, Deputi Bidang Sumber Daya dan Promosi Pariwisata, Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata, manifestasi ini adalah ajang promosi pariwisata yang tepat karena banyak dikunjungi wisatawan mancanegara. Myra P Gunawan [MG] : Pameran ini adalah pameran tingkat dunia yang dikunjungi tidak hanya oleh orang-orang Belanda tetapi juga oleh wisatawan-wisatawan dari dunia. Oleh karena itu kami datang ke sini sebetulnya, terutama untuk mengubah image Indonesia yang sekarang ini banyak dipengaruhi oleh pemberitaan-pemberitaan asing. Jadi kita datang ke sini bukan untuk sales tetapi untuk promotion. Radio Nederland [RN] : Jadi untuk meluruskan image gitu? MG : Untuk mengembalikan citra Indonesia dan untuk meyakinkan pada dunia internasional bahwa Indonesia merupakan satu tempat tujuan wisata yang masih pantas dan layak dikunjungi. RN : Kalau menurut anda memang image itu katakanlah rusak sudah ya. Perlu kerja keras untuk memulihkan citra itu bukan? MG : Iya betul, banyak media-media asing yang memberitakan Indonesia hanya dari segi kekurangan-kekurangannya saja tetapi tidak sempat untuk memberitakan apa-apa yang masih baik dan kami coba tampil dengan hal-hal yang masih baik itu tadi. RN : Apa misi hari ini, apa kongkritnya acaranya bu? MG : Hari ini kita akan tampil dengan Indonesian Cultur dan kita ingin memberitahukan pers di Nederland dan juga kepada travel biro yang sepat datang ke arena ini untuk menyampaikan berita-berita baik tentang Indonesia. RN : Terus terang saja ini bukan upaya pertama untuk memoles citra itu bu ya. Bagaimana apakah pernah dilakukan suatu riset kilas balik mengenai hasil serangkaian upaya itu? MG : Iya kita mempunyai semacam promotional campaign yang sudah kita allowence sejak beberapa waktu yang lalu. Namun memang hasilnya sendiri belum dapat kita nyatakan secara nyata karena kemudan banyak sekali eksternalitas yang berpengaruh seperti kejadian 11 September dan lain-lain. Jadi ada banyak faktor-faktor luar yang sebetulnya juga mempengaruhi kinerja pariwisata Indonesia. Jadi bukan tentang Indonesianya sendiri. RN : Itu faktor eksternal ya. Apakah wisatawan meningkat setelah upaya memoleskan citra itu? MG : Saya kira ada peningkatan-peningkatan terutama untuk short haul market yaitu dari Asia Pasifik. Untuk pasar yang jarak jauh dari Eropa dan Amerika memang terjadi penurunan setelah 11 September itu. Masalah globlan ini memang yang dihadapi hampir oleh setiap negara. RN : Jadi banyak sekali pekerjaan rumah? MG : Betul Harlan, bahwa pekerjaan rumah memang banyak sekali dan kita masih akan bekerja keras untuk mencoba menanggapi berita-berita negatif itu melalui media-media yang dilihat oleh para pemirsa dari berbagai negara. RN : Kita sudah membahas tentang citra yang miring tadi bu ya. Apa saja yang bisa dibanggakan kira-kira? MG : Indonesia mempunyai, sebetulnya sumber dayanya dari segi aset-aset wisatanya saya akan mengatakan bahwa Indonesia sangat kaya dan mempunyai sangat banyak variasi-variasi tidak hanya secara geografis, secara historis juga secara culturi. Itu mempunyai suatu variasi yang sangat luas, mungkin tidak banyak negara-negara di dunia yang mempunyai variasi-variasi seperti itu. RN : Tetapi kita juga tidak bisa menutup mata dari banyaknya kekurangan ya? MG : Iya betul, kita mempunyai kekurangan-kekurangan tetapi kita mencoba untuk memfokuskan pariwisata di tempat-tempat tertentu di mana kekurangan-kekurangan itu kita bisa minimalkan. RN : Masalah saingan bu. Tentu negara-negara lain, negara tetangga juga bekerja keras untuk menjaring wisatawan manca negara itu. Dan kalau saya terus terang di Floriade ini banyak sekali saingan misalnya Thailand, Cina semua tampil boleh, solid gitu ya. Bagaimana soal saingan itu bu? MG : Kalau di Floriade ini penampilan negara-negara lain juga lebih banyak di fokuskan kepada produk-produk holtikultura juga yang itu memang bisa menjadi bagian dari pariwisata. Oleh karena itu kami juga mencoba mambawa pariwisata yang ada kaitannya dengan hortikultura atau agrikultur secara lebih luas. Kita misalnya membawa kawan-kawan dari Mustika Ratu yang mempunyai produk yang ada kaitannya dengan kosmetik yang semuanya berbasis pada produk-produk hortikultura di Indonesia. Kita juga sebetulnya memamerkan apa yang kita namakan agrowisata dan kegiatan wisata yang dilakukan di daerah-daerah pertanian. Jadi ada kaitannya dengan Floriade ini. Dan kita mencoba untuk di bidang pariwisata sendiri mencari tempat-tempat yang uniek yang tidak dimiliki oleh negara-negara lain. Kita masih mempunyai natural dan cultural habitat yang berbeda dengan yang lain. RN : Jadi singkatnya kita harus tampil beda gitu ya? MG : Iya betul, kita harus tampil beda dan kita mencari hal-hal yang tidak ada di negara-negara lain. Demikian Myra P Gunawan, Deputi Bidang Sumber Daya dan Promosi Pariwisata, Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata kepada Han Harlan dari Radio Nederland. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
