--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Sabtu 28 September 2002 11:00 UTC ** PERTEMUAN PARA MENTERI KEUANGAN G7 DI WASHINGTON ** RENCANA RESOLUSI AMERIKA SERIKAT DAN INGGRIS TERHADAP IRAK ** PANTAI GADING MINTA BANTUAN LOGISTIK PRANCIS * PERTEMUAN PARA MENTERI KEUANGAN G7 DI WASHINGTON Para menteri keuangan tujuh negara industri terpenting dalam pertemuannya di Washington menyatakan, ekonomi dunia masih berkembang walaupun berlangsung lambat. Menurut para menteri tersebut, masih terdapat sejumlah risiko yang menghambat perkembangan ekonomi itu, karenanya diperlukan reformasi ekonomi yang drastis. Pertemuan tersebut dibayangi oleh krisis pasar finansial, ancaman perang di Irak yang kemungkinan membuat melonjaknya harga minyak. Direktur Bank Sentral Eropa, Wim Duisenberg di Washington mengajukan kritik tajam terhadap kebijaksanaan anggaran negara-negara Eropa. Sejumlah negara dewasa ini berada pada kekurangan anggaran yang besar. Menurutnya, hal itu disebabkan mereka tidak mengambil langkah-langkah yang diperlukan ketika keadaan perekonomian sedang membaik. Meskipun mengajukan kritik tajam, direktur Bank Sentral Eropa tersebut menyatakan mendukung keputusan Komisi Eropa, untuk memberi peluang waktu dua tahun bagi negara-negara anggota untuk membereskan anggaran mereka. Menjelang dibukanya pertemuan G7 itu, ratusan pengunjukrasa ditahan. Para demonstran itu menentang globalisasi, yang membuat negara-negara miskin semakin menderita. * RENCANA RESOLUSI AMERIKA SERIKAT DAN INGGRIS TERHADP IRAK Amerika Serikat dan Inggris memulai ofensif diplomatik untuk rencana resolusinya terhadap Irak. Resolusi lebih keras itu harus memaksa perlucutan senjata Irak dibawah tekanan aksi militer. Pemimpin Irak Saddam Hussein diberi waktu sepekan untuk menerima semua tuntutan yang diajukan PBB. Kemudian menurutr Rencana Resolusi itu, ia masih diberi waktu 30 hari untuk menginventaris segeap arsenal persenjataannya, yang harus diserahkan kepada PBB. Para utusan Amerika dan Inggris pada hari-hari mendatang akan mengunjungi Rusia, Prancis dan Cina, yang adalah tiga negara lain yang menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Presiden Prancis, Jacques Chirac dalam pembicaraan teleponnya dengan Presiden Amerika Serikat George W Bush mengungkapkan, lebih cenderung kepada rencana dua langkah. Dalam resolusi pertama, Irak harus menerima kembali tanpa syarat kehadiran para inspektur senjata PBB. Kalau Bagdad tidak mau bekerjasama, barulah dilakukan ancaman militer. Cina cenderung menyetujui rencana Prancis, sedang Rusia berpendapat, resolusi baru samasekali tidak diperlukan. * PANTAI GADING MINTA BANTUAN LOGISTIK PRANCIS Pemerintah Pantai Gading meminta bantuan logistik kepada Prancis dalam melawan pihak militer yang memberontak. Pantai Gading, di mana pekan lalu berkobar pemberontakan militer, punya perjanjian pertahanan dengan negara bekas penjajahnya itu. Permintaan agar pasukan Prancis dikirim, untuk sementara masih terdapat kendala. Demikian diungkapkan Perdana Menteri Pascal Affi N'Guessan. Selama ini terdapat 600 tentara Prancis yang secara tetap ditempatkan ibukota ekonomi Abidjan. Tentara Prancis tersebut dalam hari-hari belakangan mengungsikan hampir 2.000 warga asing, termasuk sejumlah warga Belanda, dari kota Bouake di sebelah Utara. Bouake jatuh ke tangan kaum pemberontak, namun tentara pemerintah berusaha merebutnya kembali. Pemberontakan itu sejauh ini menewaskan 300 jiwa. * PEMERINTAH SRI LANKA DAN MACAN TAMIL SALING TUKAR TAWANAN Pemerintah Sri Lanka dan gerakan pemberontak Macan Tamil saling bertukar tawanan. Pihak pemerintah menyerahkan 13 tawanan, sedang Macan Tamil menyerahkan tujuh bekas tentara pemerintah. Pertukaran tawanan yang dilangsungkan di perbatasan dengan wilayah yang dikuasai pemberontak itu, dianggap sebagai langkah baru penting menuju proses perdamaian. Di Sri Lanka sudah hampir 20 tahun dilanda perang saudara, yang menewaskan 10.000 jiwa. Sejak Februari lalu terjadi gencatan senjata. Norwegia bertindak sebagai perantara dalam perundingan perdamaian itu. Perundingan-perundingan itu dilangsungkan di Muangthai. * RATUSAN WARGA PALESTINA DI JALUR GAZA PERINGATI PERLAWANAN PALESTINA Di Jalur Gaza ratusan warga Palestina turun ke jalan untuk memperingati dua tahun dimulainya perlawanan Palestina. Dalam bentrokan yang terjadi dengan tentara Israel, seorang pemuda belasan tahun tewas. Sebelumnya, di Jalur Gaza seorang warga Palestina tewas ketika rumahnya terkena tembakan tank Israel. Diperkirakan, Saptu hari ini, ribuan orang Palestina di kawasan itu akan melancarakan demonstrasi menentang Israel. Gerakan Fatah pimpinan Yasser Arafat berseru untuk dilakukannya perlawan pada tahun ketiga ini. Intifada kedua, pecah setelah pada 28 September 2000, mantan pemimpin oposisi yang sekarang menjadi Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon datang ke tempat yang oleh kaum muslim dianggap sebagai tempat suci. * SEMBILAN JUTA PENDUDUK AMERIKA TENGAH MENDERITA KELAPARAN Hampir sembilan juta penduduk Amerika Tengah menderita kelaparan. Demikian diungkapkan Program Pangan Dunia PBB. Kekurangan bahan pangan tersebut terutama diakibatkan oleh bencana kering berkepanjangan di Guatemala, El Salvador, Honduras dan Nicaragua. Di negara-negara itu juga kekurangan air-minum yang layak dan pengurusan kesehatan. PBB terutama mengkhawatirkan keadaan para balita. Mereka inilah yang paling menderita dalam bencana kelaparan itu. Di Guatemala bantuan darurat diberikan bagi sekitar 7.000 anak-anak yang diancam maut akibat kelaparan. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
