---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 23 Oktober 2002 15:30 UTC



** POLISI INDONESIA BUAT SKETSA WAJAH TIGA TERSANGKA BOM BALI

** PENEMBAK GELAP AS MENGANCAM DAN TUNTUT UANG

** IRLANDIA DAN INGRIS AKAN BICARAKAN PEMECAHAN KRISIS SKANDAL
MATA-MATA

** TOPIK GEMA WARTA: SEORANG WARGA BALI RAGUKAN KELOMPOK ISLAM
LAKUKAN PEMBOMAN DI KUTA



* POLISI INDONESIA BUAT SKETSA WAJAH TIGA TERSANGKA BOM BALI

Tim Investigasi Polri dan Gabungan Polisi Internasional membuat
sketsa wajah tiga laki-laki yang diduga terlibat tragedi pemboman di
Bali. Polisi menyatakan bahwa ketiga orang tersebut adalah WNI, namun
tidak bersedia memberi keterangan lebih lanjut tentang ciri-cirinya.
Hal ini dilakukan agar pengusutan tidak terganggu. Sketsa dibuat
berdasar keterangan para saksi mata dan pada saat ini hanya digunakan
untuk kepentingan intern. Sementara itu salah seorang tim investigasi
mengatakan pelaku yang sedang dikejar itu bukan Hambali. Sebelumnya
polisi di Jakarta menyebut Hambali sebagai pelaku peledakan.


* PENEMBAK GELAP AS MENGANCAM DAN TUNTUT UANG

Penembak gelap yang menteror penduduk di seputar kota Washington
minggu-minggu belakangan ini, mengancam dan menuntut sejumlah uang.
Sebuah surat ditemukan di rumah makan di Virginia, dimana seorang
korban ditembak Sabtu pekan lalu. Dalam surat itu tertulis:
"Anak-anak kalian tidak akan pernah aman di mana pun". Menurut sebuah
sumber, sang penembak gelap juga menuntut uang sebesar 10 juta dolar.
Polisi yang menduga bahwa surat itu berasal dari sang penembak gelap,
mencoba bicara dengannya lewat televisi. Polisi minta ia membatalkan
tuntutan dan menghentikan aksinya.
Korban ke 13 dari aksi penembakan telah jatuh kemarin. Di dekat kota
Washington, seorang supir bis yang berusia 35 tahun ditembak di
dadanya. Ia tewas di RS.


* IRLANDIA DAN INGRIS AKAN BICARAKAN PEMECAHAN KRISIS SKANDAL
MATA-MATA


Irlandia dan Inggris dalam 10 hari mendatang akan berunding dengan
berbagai pihak di Irlandia Utara untuk memecahkan krisis politik
terbaru mereka. Situasi politik memburuk pekan lalu akibat skandal
penyusupan kelompok IRA dalam lingkungan pemerintah Inggris. Perdana
Menteri Irlandia Utara, David Trimble, dan partai Ulster Unionist
pimpinannya, mengancam mundur jika partai Katolik Sinn Fein tidak
mengambil tindakan tegas atas skandal tersebut. Akibatnya pemerintah
Inggris membubarkan pemerintahan Irlandia Utara untuk keempat kalinya
dalam empat tahun ini. Saat ini sejumlah orang yang diduga terlibat
dalam kasus mata-mata tersebut telah ditangkap. Tetapi, Trimble hanya
mau bekerja sama dengan Sinn Fein jika partai ini memutuskan
hubungannya dengan IRA secara total.


* PENULIS YANN MARTEL RAIH BOOKER PRIZE

Penulis Yann Martel meraih penghargaan Booker Prize untuk fiksi tahun
ini. Selain penghargaan tersebut, Martel juga berhak atas uang
sebesar 70 ribu Euro untuk novelnya 'Kehidupan Pi'. Buku ini
menceritakan kehidupan seorang anak laki-laki yang berusia 16 tahun,
yang selamat dari bencana laut dan berada dalam sebuah perahu
penyelamat bersama dengan berbagai binatang, antara lain seekor
harimau Bengal. Martel yang berusia 39 tahun itu lahir di Spanyol
tapi hidup di Kanada. Sejak awal dia merupakan calon kuat pemenang.
Hal ini semakin nyata setelah kemenangannya tidak sengaja diumumkan
di internet pekan lalu.


* PRESIDEN AFGHANISTAN MINTA BELANDA PIMPIN TENTARA INTERNASIONAL
ISAF

Presiden Afganistan, Hamid Karzai, minta Belanda memimpin tentara
internasional ISAF. Permintaan ini diajukan Karzai dalam pertemuannya
dengan menteri pertahanan Belanda, Benk Korthals di Kabul. Menhan
Belanda bersikap positif terhadap permintaan tersebut. Sebelumnya
telah jelas bahwa Belanda tertarik untuk mengambil alih pimpinan
tentara internasional bersama Jerman. Tetapi keputusan definitif
belum diambil. Korthals ingin kejelasan lebih lanjut tentang
pembiayaannya. Kamis besok, Korthals akan merundingkan hal ini dengan
Menteri Pertahanan Jerman, Peter Struck. Korthals melakukan kunjungan
empat hari di Afganistan dan berbagai wilayah disekitarnya. Selain
dengan Karzai, Menhan Belanda juga melakukan pembicaraan dengan
tentara Belanda yang ditempatkan di Afganistan.


* PETENIS BORIS BECKER DISIDANG DALAM KASUS PENGGELAPAN PAJAK

Sidang pengadilan bagi petenis Boris Becker di mulai di Jerman. Juara
Wimbledon tiga kali itu didakwa menggelapkan pajak pada awal tahun 90
an. Becker menipu dinas pajak sekitar 1,5 juta Euro dengan
mencatatkan dirinya sebagai penduduk Monaco sekalipun kenyataannya ia
tinggal di Munchen. Jika Becker terbukti bersalah ia bisa dijatuhi
hukuman penjara lima tahun. Di perkirakan Becker akan mengaku, dan
oleh karenanya hanya dijatuhi hukuman percobaan.


* SEORANG WARGA BALI RAGUKAN KELOMPOK ISLAM LAKUKAN PEMBOMAN DI KUTA

Intro: Semua orang tahu bahwa dampak kasus pemboman di Legian, Kuta,
Bali sangat besar bagi sektor wisata di Bali. Dan hal ini sangat
disadari oleh penduduk pulau dewata yang ekonominya banyak bergantung
pada sektor tersebut. Oleh karena itu Anak Agung Gede Mahendra
mengimbau agar pemerintah pusat di Jakarta berusaha sekuat tenaga
tangkap pelaku pemboman, supaya Bali cepat aman kembali. Selain itu
Mahendra meragukan apakah benar kelompok Islam melakukan serangan
teror ini, seperti dituturkannya kepada koresponden Michel Chandra
sebagai berikut

Anak Agung Gede Mahendra [AAGM]: Yang ingin kami sampaikan kepada
pemerintah pusat itu adalah bagaimana memulihkan kepercayaan dari
masyarakat internasional bahwa Indonesia, khususnya Bali itu aman dan
nyaman. Dalam hal ini lah pemerintah pusat harus menangkap para
pelaku teror dan mempublikasikan ke masyarakat internasional bahwa
sudah ditangkap pelaku teror sehingga ada citra bahwa Bali atau
Indonesia telah aman.

Radio Indonesia [RN]: Perkembangan terakhir ini kan sudah diarahkan
bahwa, dalam tanda kutip, ini kelompok ekstrim kanan garis keras,
bagaimana anda sendiri melihat atau penduduk Bali melihat bahwa
sekarang ini sudah diarahkan pada kelompok Islam garis keras yang
melakukan pemboman di Bali?

AAGM: Memang kami melihat sasaran atau target dari peledakan bom di
Bali adalah mereka-mereka yang dianggap kelompok Islam garis keras,
mereka-mereka yang dianggap punya jaringan teroris internasional
seperti al-Qaeda. Tapi yang kita lihat, kalau kita pakai logika
intelejen seperti yang sudah sering di bicarakan di Jakarta maupun di
Bali, maka sesungguhnya yang sangat kelihatan terjadi adalah adanya
konspirasi internasional untuk mengkambing hitamkan kelompok Islam
garis keras.

Kalau kita lihat dari sisi makro memang ada usaha dari Amerika dengan
sekutunya untuk menghabiskan teroris internasional. Irak umpamanya
yang akan dihancurkan oleh Amerika. Beberapa waktu sebelum Amerika
akan melancarkan serangan ke Irak itu George W. Bush sudah mengatakan
bahwa Indonesia adalah salah satu jaringan al-Qaeda di Asia Tenggara.
Rentetan peristiwa ini kalau kita lihat seperti ada konspirasi
internasional untuk menghancurkan Bali dan menuduh atau melegitimasi
Indonesia sebagai sarang teroris.

Yang kedua, kalau kita lihat peristiwa Abu Bakar Ba'asyir yang
sekarang dalam status ditahan atau tersangka, ini juga aneh karena
sebelumnya, Umar Al Faruq warganegara Kuwait itu ditangkap oleh
intelejen asing dibawa ke Amerika dan disana Faruq mengaku bahwa ia
kenal Ba'asyir, Faruq mengaku bahwa Ba'asyir akan membunuh Megawati
tapi Ba'asyir dikonfrontir tidak mengaku. Pengakuannya juga dalam
konteks pasca bom Bali, jadi seakan-akan sudah ada rekayasa. Kami
sebagai warga Bali melihat umat Islam di Bali damai-damai saja dengan
umat beragama lain, tidak ada keinginan untuk menghancurkan warganya
sendiri.

RN: Kehidupan beragama di pulau dewata ini bagaimana?

AAGM: Selama ini terus terang saja tidak ada problem dengan agama
lainya dengan Islam ataupun dengan Kristen, di Bali kami rukun-rukun
saja. Kalau kami mengadakan kerja bakti sesuai dengan adat kami pun
semuanya berkumpul, jadi tidak ada yang dikhawatirkan tentang konflik
antar umat beragama. Justru peristiwa ini mengagetkan kami, karena
selama ini rukun-rukun saja. Kami jadi kaget juga, apakah mungkin
kelompok Islam yang melakukan peledakan di pulau dewata itu?

Demikianlah Anak Agung Gede Mahendra di Bali.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke